Sabtu, 25 Juli 2026

Helikopter Mi-17V5 TNI AD Laksanakan Latihan Angkut Barang

  Mendukung mobilitas logistik Helikopter Mi17V5 702 baru Skadron 31/AYC latihan angkut barang (Skadron 31/AYC)

Latihan sling load merupakan bagian penting dalam menjaga kesiapan awak dan alutsista untuk mendukung mobilitas logistik serta berbagai misi operasi.

Setiap prosedur dilaksanakan dengan standar keselamatan tinggi demi tercapainya keberhasilan tugas.

Skadron Udara 31/Amur Yudha Cakti (atau Skadron 31/Serbu) merupakan skadron udara dibawah kendali Pusat Penerbangan Angkatan Darat yang bermarkas di Lanumad Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah.

Skadron 31/Amur Yudha Cakti selain berperan sebagai satuan penerbangan TNI Angkatan Darat dalam Operasi Militer Perang (OMP), juga berperan dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

  🚁 
Skadron 31/AYC  

Jumat, 24 Juli 2026

Menteri PU Beber Daftar Jalan Tol Jadi Landasan Pesawat Tempur

✈   Untuk  kondisi daruratPesawat F16 mendarat di jalan tol trans Sumatera (Dispenau)

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo membeberkan daftar jalan tol yang bakal menjadi landasan darurat bagi pesawat tempur. Adapun lokasi lintasan tersebut, mayoritas berada di Barat Indonesia.

"Ada beberapa ruas jalan tol yang memang kita diamanatkan bisa dipakai penerbangan pesawat jet tempur manakala dalam kondisi darurat. Ini dalam kondisi darurat ya, jadi ada disclaimer dulu," ujar Dody di Kantor Kementerian PU Jakarta, Rabu (22/7).

Saat ini pemerintah tengah menyiapkan sejumlah ruas jalan tol yang bisa dimanfaatkan sebagai landasan pesawat tempur. Meskipun begitu, Dody menegaskan bahwa penggunaan jalan tol tersebut hanya dilakukan dalam kondisi darurat.

Dody mengungkapkan salah satu jalan tol yang telah diuji coba untuk pendaratan pesawat tempur adalah Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka).

Ke depan, Dody mengatakan jalan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi), serta Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan akan bisa digunakan untuk pendaratan pesawat tempur.

Sejumlah jalan tol di Sumatera juga akan dimanfaatkan sebagai lokasi pendaratan darurat untuk pesawat tempur, salah satunya tol yang berada di Lampung yakni Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka).

Selanjutnya, di ujung Sumatera ada Tol Sigli-Banda Aceh yang diperkirakan bisa dimanfaatkan menjadi landasan darurat pesawat tempur.

"Kemarin yang sudah kita coba kan di Lampung ya. Kemudian Pak Menhan, minta lagi yang di ujung Sumatera, mungkin nanti Aceh Sigli yang kita akan coba di situ. Terus kemudian, Situbondo, di Prosiwangi itu kita siapkan," tandas Dody. (ldy/ins)

  ✈  CNN  

Kamis, 23 Juli 2026

Indonesia Mengerahkan Frigat ke Rusia untuk Latihan 'Orruda' 2026

 ⚓️ Sembari Mengurangi Partisipasi dalam 'RIMPAC' di AS KRI GNR 332 menembakkan rudal Exocet B3 dalam Latopslagab 2026 menghancurkan target (eks KRI Teluk Hading) (Kodiklat)

TNI Angkatan Laut (TNI AL) telah mengerahkan frigat KRI I Gusti Ngurah Rai-332 ke Vladivostok untuk Latihan 'Orruda' 2026; ini merupakan pengerahan kapal perang Indonesia yang pertama kalinya ke Rusia untuk latihan bilateral tersebut.

Pengerahan ini dilakukan di saat Indonesia berpartisipasi dalam Latihan 'Rim of the Pacific' (RIMPAC) 2026 tanpa menyertakan kapal perang angkatan laut, sebagaimana tercantum dalam daftar peserta yang dirilis oleh Armada Pasifik AS.

Ini adalah kali pertama Indonesia tidak mengirimkan kapal ke RIMPAC sejak tahun 2014, tidak termasuk edisi tahun 2020 yang terdampak oleh pandemi Covid-19.

Partisipasi Indonesia dalam 'Orruda' 2026 dikonfirmasi melalui pernyataan TNI Angkatan Laut kepada Janes pada tanggal 21 Juli.

Selain KRI I Gusti Ngurah Rai-332, TNI Angkatan Laut juga telah mengirimkan personel pasukan khusus, penyelam, dan tim medis ke Vladivostok untuk latihan tersebut.

Pernyataan tersebut menyebutkan bahwa pengiriman delegasi Indonesia ini merupakan kelanjutan dari kerja sama pertahanan yang dimulai melalui latihan perdana 'Orruda', yang diselenggarakan oleh Indonesia pada bulan November 2024.

Meskipun Indonesia masih tercantum sebagai salah satu dari 31 negara peserta 'RIMPAC' 2026, kontribusinya terbatas pada kontingen personel Korps Marinir Indonesia, menurut informasi yang dirilis oleh Armada Pasifik AS.

Kontingen tersebut berpartisipasi dalam berbagai kegiatan, termasuk latihan penembakan dengan peluru tajam, latihan infiltrasi fast-rope, latihan pertempuran jarak dekat, dan kegiatan latihan amfibi multinasional di Hawaii.

Berkurangnya kontribusi unsur angkatan laut ini berbeda dengan penyelenggaraan 'RIMPAC' sebelumnya.

Indonesia mengerahkan frigat KRI Raden Eddy Martadinata-331 ke 'RIMPAC' 2024, sementara latihan-latihan sebelumnya melibatkan kapal kombatan permukaan utama TNI Angkatan Laut, termasuk KRI I Gusti Ngurah Rai.

  🚀  Jane’s  

Di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi

  Italia Incar Proyek Pertahanan Rp 25 Triliun https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgphym2zFh4V7VvkhMGw1tpQ52ALft9Vcff-dNKgnmIBBfdJ6rDRGBphjBBr1kl0bT2z9gzxU97BKGqb9SyOVYaePeoLEnYIWUYtGdpdCLOdfLoUSwAQZVcGuV9UDArUxbq38C6w3FyQXRCl4CnfYpP0jXrYwS4KbGKlV_7LIa8iVUrfSWyRrDQ495c_5S0/s1125/daftar-terbaru-negara-paling-berkuasa-di-dunia-ada-indonesia-1784271923568.jpeginfografic Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi akan hadir bulan September  (CNBC)

Rapat Paripurna DPR RI resmi menyetujui penerimaan hibah alat peralatan pertahanan dan keamanan (Alpalhankam) berupa satu unit kapal induk Giuseppe Garibaldi dari Pemerintah Italia kepada Kementerian Pertahanan RI, Selasa (21/7/2026).

Persetujuan tersebut disahkan setelah lebih dulu mendapat lampu hijau dari Komisi I DPR RI. Wakil Ketua Komisi I DPR RI Budi Djiwandono menegaskan seluruh fraksi menyepakati usulan tersebut. "Komisi I DPR RI secara bulat dan sepakat menyetujui penerimaan hibah Alpalhankam dari luar negeri," ujar Budi.

Persetujuan hibah mengacu pada surat Menteri Pertahanan Nomor B/1845/M/VII/2026 tertanggal 7 Juli 2026 yang mengusulkan penerimaan satu unit kapal induk dari Italia.

Direktur Jenderal Kekuatan Pertahanan Kementerian Pertahanan Hendrikus Haris Haryanto menjelaskan, proses hibah bermula dari surat Representative of The Italian Coordination Committee Ministry of Defense pada 8 Mei 2026 yang kemudian ditindaklanjuti melalui kajian teknis TNI AL.

Menurut Haris, hibah tersebut dinilai mampu mempercepat pengadaan alutsista tanpa membebani APBN sekaligus memperkuat kemampuan pertahanan maritim Indonesia.

Giuseppe Garibaldi memiliki panjang sekitar 180 meter, lebar 33 meter, bobot sesaran 13.800 ton, dan mampu melaju hingga kecepatan 30 knot. Kapal itu dapat mengoperasikan helikopter maupun pesawat Short Take-Off and Vertical Landing (STOVL) dengan kapasitas sekitar 550 personel.

"Penerimaan hibah ini memberikan efisiensi besar bagi negara karena mempersingkat waktu pengadaan, tidak membebani APBN, serta siap memperkuat pertahanan maritim maupun berbagai operasi kemanusiaan," kata Haris.

Di balik hibah tersebut, media Italia Infodifesa.it mengungkap alasan yang lebih jauh dibanding sekadar kerja sama pertahanan Italia-Indonesia.

Dalam laporannya pada 11 Maret 2026, kapal yang sebelumnya sempat ditawarkan sekitar 450 juta dolar AS itu disebut menjadi bagian dari paket kerja sama industri pertahanan senilai 1,53 miliar euro atau lebih dari Rp 25 triliun.

Paket tersebut mencakup penjualan enam kapal selam produksi Drass, 24 pesawat latih M-346 buatan Leonardo, hingga pesawat patroli maritim, sementara Fincantieri (perusahaan pembuat kapal asal Italia) juga telah lebih dulu mengamankan kontrak kapal perang dari Indonesia.

Media tersebut juga menyebut nilai sisa Giuseppe Garibaldi diperkirakan hanya sekitar 54 juta euro, jauh lebih kecil dibanding potensi keuntungan industri yang akan diperoleh Italia.

Selain itu, Italia harus mengeluarkan sekitar 5 juta euro per tahun untuk merawat kapal yang sudah tidak dioperasikan, sementara biaya pembongkarannya diperkirakan mencapai 18,7 juta euro.

Kondisi itu membuat opsi hibah dinilai lebih menguntungkan dibanding mempertahankan kapal tersebut di negaranya. Giuseppe Garibaldi sendiri diluncurkan pada 1985 dan pernah menjadi kapal andalan Angkatan Laut Italia dalam berbagai operasi internasional, mulai dari Somalia hingga Libya.

Kapal itu dipensiunkan pada 2024 setelah digantikan kapal generasi baru yang lebih modern. Di Italia, keputusan menghibahkan kapal ini sempat menuai kritik karena sebagian kalangan mengusulkan agar Garibaldi dijadikan museum terapung untuk kepentingan pariwisata.

Di Indonesia, rencana pengoperasian kapal induk bekas berusia sekitar 40 tahun itu juga memunculkan sorotan di DPR.

Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin mengingatkan usia kapal yang sudah mendekati batas normal masa pakai berpotensi membebani anggaran operasional TNI AL, mengingat biaya operasional diperkirakan mencapai 5 juta euro per bulan atau sekitar Rp 101 miliar, belum termasuk kebutuhan retrofit yang ditaksir berkisar Rp 7,2 triliun hingga Rp 16,8 triliun.

"Apakah ini tidak membebani anggaran TNI, khususnya TNI AL?" tanya Hasanuddin dalam rapat kerja Komisi I DPR RI.


   afu   

Rabu, 22 Juli 2026

TNI AU Jalani Latihan DBFM pada Pitch Black 2026

✈   Di AustraliaPesawat T50i Golden Eagle T-5020 TNI AU di Australia (Dispenau/DoD Aus)

Penerbang pesawat tempur T-50i Golden Eagle TNI Angkatan Udara mengikuti latihan Dissimilar Basic Fighter Maneuver (DBFM) dalam rangkaian latihan udara multinasional Pitch Black 2026 di wilayah udara Darwin, Australia, Senin (20/7/2026).

Latihan ini menjadi bagian dari Air Maneuver Exercise (AMX) untuk meningkatkan pemahaman taktis, kemampuan tempur udara, serta interoperabilitas dengan angkatan udara negara sahabat sebelum memasuki skenario latihan yang lebih kompleks.

Pada sesi DBFM, para penerbang TNI AU mempelajari karakteristik dan performa berbagai jenis pesawat tempur, prosedur penerbangan, komunikasi, serta tata cara operasi di wilayah udara Darwin. Sebagai bagian dari Force Integration Training (FIT), penerbang T-50i melaksanakan latihan bersama penerbang pesawat F-16D milik Republic of Singapore Air Force (RSAF) dan F-35A Japan Air Self-Defense Force (JASDF).

Keikutsertaan TNI AU dalam Pitch Black 2026 mencerminkan komitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme, kesiapan operasional, serta memperkuat kerja sama dan interoperabilitas dengan angkatan udara negara-negara sahabat.

  ✈  TNI AU  

Leonardo, PT ESystem Solutions, Dan Kemhan Menandatangani LoI Helikopter AW 149

  Untuk TNI AL  (Leonardo)

Leonardo, PT ESystem Solutions, dan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kementerian Pertahanan) hari ini mengumumkan penandatanganan Surat Pernyataan Niat (Letter of Intent/LOI) untuk pasokan dan dukungan helikopter angkatan laut bagi Angkatan Laut Indonesia.

Perjanjian tersebut juga mencakup rencana untuk mengembangkan kemampuan bantuan teknis, pemeliharaan, penyelesaian, dan pelatihan lokal.

Jika diikuti dengan kontrak, ini dapat mengarah pada pasokan helikopter AW149 untuk pencarian dan penyelamatan serta penanggulangan bencana, baik untuk operasi berbasis darat maupun di atas kapal.

Helikopter AW 149 Multi mission (Leonardo)

Program ini mendukung program modernisasi angkatan laut Indonesia, memperkuat kemampuan tanggap daruratnya. Ini juga akan semakin memperluas kehadiran Leonardo di pasar helikopter Indonesia, khususnya dalam kebutuhan penyelamatan, penegakan hukum, dan transportasi penumpang.

LOI tersebut menyoroti kemitraan yang berkembang antara Leonardo dan PT ESystem Solutions, menyusul peluncuran program pesawat tempur ringan M-346 F Block 20 Indonesia.

Ini menunjukkan kepercayaan berkelanjutan dari Kementerian Pertahanan Indonesia terhadap produk dan teknologi Leonardo serta komitmen perusahaan untuk memberikan kontribusi besar bagi pertumbuhan industri kedirgantaraan dan pertahanan nasional negara tersebut.

AW149 adalah helikopter militer kelas menengah multiperan generasi terbaru yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan angkatan bersenjata yang paling menuntut dan telah digunakan secara internasional untuk melakukan berbagai misi termasuk transportasi taktis, utilitas, dukungan jarak dekat, MEDEVAC/CASEVAC, SAR, dan Pencarian dan Penyelamatan Tempur. Pemilihannya di Indonesia akan semakin memperkuat kehadirannya di Asia Tenggara.

  ⍟
Leonardo   

Leonardo, PT ESystem Solutions, & Kemhan RI Menandatangani Kontrak 12 M-346 F Blok 20

✈   Untuk memenuhi kebutuhan pelatihan dan pertempuran AU IndonesiaPesawat M-346 F blok 20 (Leonardo)

Leonardo dan PT ESystem Solutions Indonesia hari ini mengumumkan penandatanganan kontrak untuk menyediakan 12 pesawat tempur ringan multiperan Leonardo M-346 F “Block 20” kepada Kementerian Pertahanan (Kementerian Pertahanan) Republik Indonesia guna memenuhi kebutuhan operasional Angkatan Udara Indonesia.

Kontrak ini, yang merupakan tindak lanjut dari Surat Pernyataan Niat (Letter of Intent/LOI) yang diumumkan pada Februari tahun ini, mencakup lokalisasi berbagai kemampuan dukungan, pemeliharaan, perbaikan menyeluruh, dan pelatihan, serta pengembangan sumber daya manusia. Pengiriman diharapkan dimulai pada tahun 2030.

Program ini akan memberikan kontribusi besar pada rencana modernisasi armada pesawat Kementerian Pertahanan Indonesia, dengan memanfaatkan teknologi dan kinerja canggih M-346. M-346 F Block 20 akan menyediakan kemampuan tempur multiperan dan memungkinkan pelatihan tingkat lanjut bagi pilot Indonesia.

Indonesia akan menjadi pengguna ke-23 dari M-346. Kontrak ini juga memperkenalkan standar “Blok 20” baru di Asia, menyusul Eropa dan Amerika Utara. Hanya delapan bulan setelah pesanan pertama, permintaan global yang kuat dan cepat untuk versi terbaru pesawat ini jelas menunjukkan bahwa pesawat ini memenuhi persyaratan pelanggan.

Kemitraan yang kuat dengan PT ESystem menegaskan komitmen Leonardo untuk membangun kolaborasi yang solid dan langgeng, serta untuk mendukung industri kedirgantaraan dan pertahanan Indonesia dengan manfaat lokal yang signifikan.

Lorenzo Mariani, CEO dan General Manager Leonardo, mengatakan: “Pengenalan M-346 F di Indonesia memberikan bukti nyata bukan hanya tentang kualitas intrinsik sistem pesawat, tetapi juga tentang kepercayaan negara yang berkelanjutan dan terus berkembang terhadap kemampuan kami di berbagai bidang. Kami di sini untuk tetap tinggal dan memperluas kontribusi serta keterlibatan kami, baik di sektor yang sudah mapan maupun sektor baru, untuk memberikan tingkat teknologi yang dibutuhkan negara dalam peta jalan pengembangan kedirgantaraan dan pertahanan jangka panjangnya.”

Konfigurasi standar pesawat tempur ringan M-346 F “Blok 20” yang baru akan dilengkapi dengan kokpit yang menampilkan Layar Area Besar (Large Area Display/LAD), radar pemindaian elektronik aktif, tautan data Link 16, penanggulangan elektronik, dan sistem senjata baru.

Pesawat ini menawarkan sistem pelatihan penerbangan canggih yang lengkap dan terintegrasi, termasuk GBTS (Sistem Pelatihan Berbasis Darat) - kombinasi elemen dan skenario simulasi dengan penerbangan nyata sesuai dengan logika Live, Virtual and Constructive (LVC) - dengan kemampuan tempur ringan tambahan untuk misi udara-ke-udara dan udara-ke-permukaan, yang dimungkinkan oleh sistem misi, peralatan, dan sensor canggih, termasuk kemampuan pengisian bahan bakar di udara.

M-346 adalah elemen inti dari sistem pelatihan penerbangan canggih yang mutakhir dan terus berkembang, yang telah membuktikan efektivitasnya: sebuah kisah sukses yang telah mencatat lebih dari 170.000 jam terbang dengan lebih dari 170 pesawat yang dipesan hingga saat ini, memungkinkan beberapa angkatan udara di seluruh dunia – termasuk Asia – untuk melatih pilot menerbangkan pesawat tempur generasi terbaru berkinerja tinggi dan mempersiapkan transisi menuju 'sistem udara tempur' generasi berikutnya.

Sistem M-346 telah dipilih oleh 23 pengguna untuk melatih pilot mereka, termasuk di Sekolah Pelatihan Penerbangan Internasional Italia . Sistem ini juga digunakan untuk melakukan operasi taktis sebagai pesawat tempur multiperan ringan. Berkat kemampuan dan manuvernya yang berkinerja tinggi, M-346 juga telah dipilih oleh Angkatan Udara Italia sebagai pesawat masa depan untuk "Frecce Tricolori", tim aerobatik nasional Italia.

  ✈  Leonardo  

Selasa, 21 Juli 2026

Kapal Induk Pertama RI Datang ke Indonesia 20 September 2026

  Salah satu pangkalannya di Lampung https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgphym2zFh4V7VvkhMGw1tpQ52ALft9Vcff-dNKgnmIBBfdJ6rDRGBphjBBr1kl0bT2z9gzxU97BKGqb9SyOVYaePeoLEnYIWUYtGdpdCLOdfLoUSwAQZVcGuV9UDArUxbq38C6w3FyQXRCl4CnfYpP0jXrYwS4KbGKlV_7LIa8iVUrfSWyRrDQ495c_5S0/s1125/daftar-terbaru-negara-paling-berkuasa-di-dunia-ada-indonesia-1784271923568.jpeginfografic Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi akan hadir bulan September  (CNBC)

Dirjen Kekuatan Pertahanan (Kuathan) Kementerian Pertahanan (Kemhan) Marsda TNI Hendrikus Haris Haryanto mengatakan kapal induk pertama Indonesia, yakni Giuseppe Garibaldi akan datang di Indonesia pada 20 September 2026 mendatang.

Hal tersebut dikatakan Hendrikus saat mengikuti rapat dengan Komisi I DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin.

"Rencana kedatangan kapal pada tanggal 20 September 2026," kata dia dalam rapat yang dipantau di akun YouTube TV Parlemen.

Untuk menyambut kedatangan kapal itu, dia mengatakan TNI AL sudah melakukan berbagai persiapan, di antaranya pengiriman pasukan ke Italia untuk dilatih menjadi awak kapal induk. Tercatat ada 100 personel yang telah dikirim oleh TNI.

Sebanyak 100 personel itu akan mengikuti pelatihan secara materi dan praktik hingga akhirnya mampu untuk mengoperasikan kapal induk dari Italia ke Indonesia.

Selain itu, TNI AL juga tengah mempersiapkan beberapa tempat untuk jadi pangkalan kapal induk salah satunya di Lampung.

Dengan adanya berbagai persiapan itu, diharapkan TNI akan lebih maksimal dalam mengoperasikan kapal induk.

Sebelumnya, TNI AL mempersiapkan Pangkalan TNI AL Lampung menjadi salah satu tempat bersandarnya kapal induk Giuseppe Garibaldi.

Hal tersebut dibenarkan Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana TNI Tunggul saat jumpa pers di Mabes AL, Jakarta, Senin (13/7).

"Jadi, Lampung merupakan salah satu pangkalan yang disiapkan untuk mengakomodasi tempat labuh maupun bersandar dari (kapal induk) Garibaldi," kata Tunggul.

Lanal Lampung ditetapkan sebagai salah satu pangkalan kapal induk Garibaldi karena beberapa pertimbangan, salah satunya lokasinya yang strategis.

Tunggul melanjutkan saat ini pihaknya sedang mempersiapkan banyak hal di Lanal Lampung untuk menyambut Garibaldi, salah satunya pengembangan fasilitas dan wilayah lanal agar mendukung kebutuhan operasional kapal induk.

Tunggul memastikan seluruh fasilitas itu akan selesai dibangun sebelum kapal induk Garibaldi datang ke Indonesia sebelum hari jadi TNI pada Oktober 2026.


   antara   

Senin, 20 Juli 2026

Komisi I DPR Setujui Hibah Kapal Giuseppe Garibaldi dari Italia

  Diharapkan ikut tampil pada HUT TNI https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj3MoVGQ4NZZ3KV-RZ37sLFHmtVHJ7iZGY5r0Mj681nZ38QGvy6TN66cToFKV3PBr3Cv3mjKGCY2SDMEf_eoQUG7RAlB-B6uYGuYgcZgbgsMPBT1yJi195z7FpzCOwq2T1qJ9h56hPv1aUECf5PaNweMkGxuHWTEoz0goUHdtch7l8GMdrGZdAzs-98eysf/s1265/Kapal%20induk%20Giuseppe%20Garibaldi.jpgKapal induk ITS Giuseppe Garibaldi akan hadir tahun ini.  (Marina militare)

Komisi I DPR menyetujui hibah kapal induk atau aircraft carrier Giuseppe Garibaldi dari Pemerintah Republik Italia senilai 54 juta euro (sekitar Rp 1,1 triliun).

Persetujuan diambil dalam rapat pleno Komisi I DPR yang dihadiri Wakil Menteri Pertahanan Marsekal TNI (purn) Donny Ermawan, Senin (20/7).

"Komisi I DPR RI menyetujui hibah satu unit kapal induk, Italian Ship Giuseppe Garibaldi, senilai 54.022.426,67 sen euro dari pemerintah Republik Italia kepada Kementerian Pertahanan RI sebagaimana surat Menhan RI kepada Ketua DPR RI nomor B/1845/m/VII/2026 tanggal 7 Juli 2026," ujar Utut dalam rapat.

Direktorat Jenderal Kekuatan Pertahanan, Hendrikus Haris Haryanto mengatakan hibah kapal induk merujuk pada surat dari Representative of The Italian Coordination Committee Ministry of Defense of Italian Republic Nomor Protokol 001 pada 8 Mei 2026.

Menurut Haris, surat itu berisi persetujuan Parlemen Italia tentang pemberian hibah kapal Giuseppe Garibaldi.

Berdasarkan surat tersebut, Kementerian Pertahanan kemudian melakukan kajian yang tertuang dalam Surat KSAL Nomor R/328/ V/2026 tanggal 26 Mei 2026.

Haris mengungkap spesifikasi kapal tersebut memiliki panjang kurang lebih 180 meter dengan lebar 33 meter, draft 8,2 meter, dan displacement kurang lebih 13,8 ton.

Kapal memiliki kecepatan maksimum 30 knot, dan kecepatan jelajah 20 knot. Selain itu juga dilengkapi empat propulsion system yakni empat gas turbin LM2500.

Menurut Haris, kapal memiliki kapasitas penerbangan untuk helikopter maupun pesawat yang mempunyai kemampuan short take-off atau vertical landing. Dengan kapasitas kru 550 personel.

"Penerimaan hibah ini juga mempunyai makna untuk efisiensi bagi negara, di mana mempersingkat waktu pengadaan, tidak membebani APBN pengadaan, serta memperkuat pertahanan maritim maupun berbagai operasi kemanusiaan," kata Haris. (thr/kid)


   CNN