Akan bertambah hingga 105 unit secara berkala hingga 2028
Ranpur Amfibi terbaru 12 AAV7-M35 batch 1 telah berganti warna, sesuai warna kamuflase terbaru marinir (Tribunnews)
Menteri Pertahanan (Menhan) RI memimpin penyerahan 12 unit kendaraan tempur amfibi (assault amphibious vehicle/AAV)7 M-35 ke Pasukan Marinir (Pasmar) 1 di Mako Marinir Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (28/9/2026).
AAV tersebut tiba dari Amerika Serikat (AS) dan menjalani proses pembongkaran di Terminal Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (22/09/2026).
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali menjelaskan, AAV7 tersebut dibeli dari US Marine Corps melalui skema foreign military sales (FMS). Dengan begitu, Marinir mendapatkan harga diskon atas ranpur tersebut. Terkait alokasi anggaran, ia meminta hal itu ditanyakan langsung kepada Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI.
"Jadi ini merupakan foreign military sales dari Amerika. Kita diberi harga khusus karena kita dekat dengan Marinir Amerika Serikat. Hubungan dengan Marinir Indonesia sangat baik," kata Ali di lapangan Markas Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan.
Ali menjelaskan, ranpur tersebut jauh lebih modern daripada LVT-7A1 produksi Korea Selatan (Korsel) yang sudah dimiliki Marinir sejak Desember 2009. Keunggulan AAV7, sambung dia, bisa menampung 21 prajurit plus tiga awak kendaraan yang terdiri dari pengendara, pemberi komando dan pemegang senjata.
"Kendaraan ini juga mampu melewati perairan atau laut dengan sea state 5. Jadi makanya diberi nama M35 ya," kata Ali.
Dia menjelaskan, saat ini Korps Marinir TNI AL baru kedatangan 12 unit dari total 35 AAVyang sudah dibeli. Meski begitu, menurut Ali, total pengadaan ranpur itu mencapai 105 AAV. "Akan hadir lagi 23 (ranpur) di akhir bulan November 2026," jelas Ali.
Dia melanjutkan, nantinya, seluruh AAV ditempatkan di Pasmar I, II, dan III untuk memperkuat pertahanan wilayah maritim Indonesia. Dengan adanya kendaraan itu, Ali berharap, Korps Marinir TNI AL dapat semakin maksimal dalam menjalankan misi perang dan kemanusiaan.
♞ Republika
Ranpur Amfibi terbaru 12 AAV7-M35 batch 1 telah berganti warna, sesuai warna kamuflase terbaru marinir (Tribunnews)Menteri Pertahanan (Menhan) RI memimpin penyerahan 12 unit kendaraan tempur amfibi (assault amphibious vehicle/AAV)7 M-35 ke Pasukan Marinir (Pasmar) 1 di Mako Marinir Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (28/9/2026).
AAV tersebut tiba dari Amerika Serikat (AS) dan menjalani proses pembongkaran di Terminal Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (22/09/2026).
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali menjelaskan, AAV7 tersebut dibeli dari US Marine Corps melalui skema foreign military sales (FMS). Dengan begitu, Marinir mendapatkan harga diskon atas ranpur tersebut. Terkait alokasi anggaran, ia meminta hal itu ditanyakan langsung kepada Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI.
"Jadi ini merupakan foreign military sales dari Amerika. Kita diberi harga khusus karena kita dekat dengan Marinir Amerika Serikat. Hubungan dengan Marinir Indonesia sangat baik," kata Ali di lapangan Markas Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan.
Ali menjelaskan, ranpur tersebut jauh lebih modern daripada LVT-7A1 produksi Korea Selatan (Korsel) yang sudah dimiliki Marinir sejak Desember 2009. Keunggulan AAV7, sambung dia, bisa menampung 21 prajurit plus tiga awak kendaraan yang terdiri dari pengendara, pemberi komando dan pemegang senjata.
"Kendaraan ini juga mampu melewati perairan atau laut dengan sea state 5. Jadi makanya diberi nama M35 ya," kata Ali.
Dia menjelaskan, saat ini Korps Marinir TNI AL baru kedatangan 12 unit dari total 35 AAVyang sudah dibeli. Meski begitu, menurut Ali, total pengadaan ranpur itu mencapai 105 AAV. "Akan hadir lagi 23 (ranpur) di akhir bulan November 2026," jelas Ali.
Dia melanjutkan, nantinya, seluruh AAV ditempatkan di Pasmar I, II, dan III untuk memperkuat pertahanan wilayah maritim Indonesia. Dengan adanya kendaraan itu, Ali berharap, Korps Marinir TNI AL dapat semakin maksimal dalam menjalankan misi perang dan kemanusiaan.
