Selasa, 22 Juli 2014

[World Article] 10 Temuan Intelijen AS atas Pelaku Penembakan MH17

Ilustrasi ini dia 10 temuan intelijen AS atas pelaku penembakan MH17 (Foto: Reuters)Ilustrasi 10 temuan intelijen AS atas pelaku penembakan MH17 (Foto: Reuters)

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) John Kerry membeberkan hasil penemuan intelijen mereka atas pelaku penembakan pesawat Malaysia Airlines MH17. Mengingat tidak ada pihak yang mau bertanggung jawab usai pesawat itu dilaporkan jatuh di wilayah Ukraina.

Temuan intelijen tersebut menunjukkan bukti-bukti mengenai dugaan keterlibatan pihak separatis pro-Rusia dalam insiden jatuhnya MH17.

Berikut ini 10 poin penemuan intelijen AS seperti dikutip DNA India, Senin (21/7/2014).

1. Selama sebulan terakhir, kami mendeteksi adanya peningkatan jumlah persenjataan berat yang dimiliki oleh kelompok separatis pro - Rusia. Pada akhir pekan kemarin, Rusia dikabarkan telah mengirim peralatan militer sekira 150 kendaraan termasuk tank, mobil pengangkut personel lapis baja, artileri, dan beberapa peluncur roket.

2. Selama sebulan terakhir kelompok separatis pro - Rusia sudah menunjukkan kemampuannya untuk menjatuhkan target pesawat termasuk pesawat angkut besar.

3. Pada waktu Pesawat Malaysia Airlines MH17 putus kontak, kami mendeteksi adanya serangan rudal yang diluncurkan daerah wilayah kelompok separatis di tenggara Ukraina. Kami percaya rudal itu berjenis SA-11.

4. Sebuah video yang diposting di YouTube menangkap pembicaraan kelompok separatis yang memiliki sebuah sistem rudal SA -11 pada 14 Juli 2014.

5. Pada Kamis 17 Juli 2014 menunjukkan sistem perjalanan SA-11 dikendalikan oleh kelompok separatis dari Kota Torez dan Snizhne, dekat lokasi jatuhnya pesawat. Lokasi ini memiliki jangkauan dengan ketinggian yang mampu menembak jatuh pesawat MH17 menggunakan SA - 11.
Ilustrasi ini dia 10 temuan intelijen AS atas pelaku penembakan MH17 (Foto: Reuters)Ilustrasi ini dia 10 temuan intelijen AS atas pelaku penembakan MH17 (Foto: Reuters)

6. Ukraina dikabarkan juga mampu mengoperasikan sistem rudal SA-11. Namun, saat insiden itu terjadi tidak ada sistem pertahanan udara Ukraina yang berada dalam jangkauan kecelakaan. Ukraina juga tidak pernah menembakkan rudalnya, meskipun kerap Rusia melanggar wilayah teritorial udaranya.

7. Dalam pembicaraan yang berhasil ditangkap, seorang yang dianggap pemimpin kelompok separatis juga mengaku bahwa mereka telah menembak jatuh pesawat sipil.

8. Data rekaman yang didapat oleh dinas keamanan Ukraina sudah dievaluasi oleh Intelijen AS. Mereka mengonfirmasi bahwa percakapan pemimpin kelompok separatis itu memang otentik.

9. Berdasarkan video yang diposting di media sosial menunjukkan transporter rudal SA-11 yang berada di wilayah Krasnodon telah kembali ke Rusia.

10. Perihal lokasi kecelakaan jelas menunjukkan bahwa tempat tersebut memang dikuasai secara penuh oleh kelompok separatis.(ang)(rhs)

  ★ Okezone  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.