Sabtu, 10 Oktober 2020

[Teror] TGPF Intan Jaya Dihadang dan Ditembaki KKB Papua

Usai Olah TKPhttps://akcdn.detik.net.id/community/media/visual/2020/10/09/tgpf-intan-jaya-ditembaki-kkb-usai-melakukan-olah-tkp-di-distrik-hitadipa-intan-jaya-papua-dok-kogabwilhan-iii-1_43.jpeg?w=700&q=90TGPF Intan Jaya ditembaki KKB usai melakukan olah TKP di Distrik Hitadipa, Intan Jaya, Papua (dok Kogabwilhan III)

Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) penembakan di Intan Jaya, Papua, ditembaki kelompok kriminal bersenjata (KKB). Rombongan dihadang dan ditembaki KKB usai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Info sementara, benar terjadi penghadangan oleh KKB setelah laksanakan olah TKP di Hitadipa menuju Sugapa. Korban 1 militer dan 1 tim investigasi," kata Kapen Kogabwilhan III Kolonel Czi IGN Suriastawa kepada wartawan, Jumat (9/10/2020).

Penembakan terjadi di daerah Kampung Mamba Bawah, Distrik Hipadita, Intan Jaya, hari ini pukul 15.30 WIT. Saat itu TGPF sedang kembali dari Distrik Hitadipa menuju ke Sugapa.

Korban penembakan pertama adalah Satgas Apter Hitadipa, Sertu Faisal Akbar, yang mengalami luka tembak di pinggang dan dalam kondisi sadar. Satu korban lain ialah dosen UGM yang masuk ke dalam TGPF, Bambang Purwoko, yang saat ini juga dalam kondisi sadar. Bambang mengalami luka tembak di pergelangan kaki kiri dan pergelangan tangan kiri.

https://akcdn.detik.net.id/community/media/visual/2020/10/09/tgpf-intan-jaya-ditembaki-kkb-usai-melakukan-olah-tkp-di-distrik-hitadipa-intan-jaya-papua-dok-kogabwilhan-iii_43.jpeg?w=480Kedua korban dirawat di RSUD Sugapa (dok Kogabwilhan III)

Kedua korban dirawat di RSUD Sugapa. Sementara rombongan TGPF sudah berada di lokasi yang aman.

TGPF bergerak menuju Sugapa, Intan Jaya dari Bandara Mozes Kilangin Timika menuju Bandara Sugapa dengan menggunakan dua pesawat carter pada Kamis (8/10) pukul 07.05 WIT. Tim mendarat di Bandara Sugapa Intan Jaya, pukul 08.32 WIT.

Ketua TGPF, Benny Mamoto, mengatakan tim sudah berada di Timika sejak Rabu karena transit dan hari ini bergerak ke Sugapa guna mencari fakta-fakta penembakan yang menewaskan 2 anggota TNI, 1 warga sipil dan 1 pendeta.

"Kami hari ini bergerak menuju Sugapa untuk mulai mengambil keterangan-keterangan kasus penembakan di Intan Jaya," kata Ketua TGPF Benny Mamoto saat ditemui di Hotel Horison, Timika, Papua, Kamis (8/10).

 ♖ detik  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.