Sabtu, 15 Oktober 2022

Taruna Tingkat III AAU Laksanakan Latihan Pertahanan Pangkalan

Di Gunung Kidulhttps://indonesiadefense.com/wp-content/uploads/2022/10/IMG-20221013-WA0181-1-1068x605.jpg(Dok Dispenau)

Taruna Tingkat III AAU melaksanakan Latihan Pertahanan Pangkalan sebagai kelanjutan dari teori yang didapatkan di kelas. Latihan dengan sandi Bhuwana Paksa ini merupakan aplikasi lapangan dari materi yang telah diperoleh para Taruna selama pembelajaran di kelas.

Latihan ini juga merupakan bagian dari Operasi Hanud Aktif, yaitu Hanud Titik dalam rangkaian Sistem Pertahanan Udara Nasional, meliputi manajemen operasional Hanlan, termasuk teknik dan taktik maupun strategi pertahanan di darat, baik yang bersifat horizontal maupun vertikal dalam mengamankan obyek-obyek vital yang ada di Pangkalan Udara.

Latihan kematraan dengan sandi Bhuwana Paksa ini akan dilaksanakan di Ksatrian AAU dan Pangkalan Gading, Gunungkidul, Yogyakarta dan diselengarakan dari tanggal 10-13 Oktober 2022.

Sebelumnya, Gubernur AAU, Marsda TNI Eko D. Indarto, Jum’at (7/10) memberikan arahan kepada Seluruh Taruna Tingkat III (Sermadatar AAU) yang akan melaksanakan Latihan Pertahanan Pangkalan selama 5 hari.

Pada kesempatan tersebut Eko menekankan agar para Sermadatar tersebut mempersiapkan diri sehingga Latihan Pertahanan Pangkalan dapat berjalan lancar dan aman sesuai rencana yang telah ditetapkan.

Ada waktu dua hari sebelum kalian berangkat melaksanakan, yaitu Sabtu-Minggu. Persiapkan diri kalian dengan sebaik-baiknya agar Latihan dapat berjalan lancar. Cari referensi dari berbagai sumber sebanyak-banyaknya terkait dengan pertahanan pangkalan, sehingga pada saat nya pelaksanaan latihan kalian tidak akan menghadapi kendala. Sudah saatnya bagi Taruna Tingkat III untuk mengatur dan mempersiapkan diri dalam memperkaya ilmu pengetahuan dan teknologi. Namun demikian agar semua tetap terkontrol dengan baik, maka hasil penguasaan literasi yang kalian lakukan harus dilaporkan kepada pengasuh dan akan menjadi nilai tambah dalam pelaksanaan Latihan tersebut.” pesan Eko.

Memperhatikan instruksi yang ditekankan oleh Gubernur AAU, sejak hari pertama latihan hingga hari keempat para Taruna tampak penuh semangat dan sangat mematuhi setiap instruksi yang diberikan oleh pelatih maupun pengasuh. (gin)

 ♖
Indonesia Defense  

PTDI Tanda Tangani Perpanjangan dan Penambahan Fasilitas Kredit dengan Bank Mandiri

Helikopter H225M buatan PT Dirgantara Indonesia. (PTDI) 

Direktur Keuangan, Manajemen Risiko, dan SDM PT Dirgantara Indonesia (PTDI), Wildan Arief dan Senior Vice President Government and Institutional II Group PT Bank Mandiri (Persero), Tbk., Teuku Ali Usman menandatangani perpanjangan dan penambahan fasilitas kredit Non Cash Loan dan fasilitas IGF Deferred Payment dengan rincian fasilitas kredit Non Cash Loan sebesar USD 297 Juta, sebagaima keterangan PTDI, Kamis (13/10/2022).

Hal tersebut dilakukan untuk penyelesaian pengerjaan proyek Helikopter H225M dan suku cadang pesawat NC212i, Helikopter H225M VIP dan pengerjaan proyek MRO pesawat C-130.

Fasilitas IGF Deferred Payment memiliki plafond maksimum USD 2,2 Juta untuk pembelian bahan baku atau jasa untuk menunjang aktivitas pengerjaan proyek MRO pesawat C-130.

Direktur Keuangan, Manajemen Risiko, dan SDM PTDI, Wildan Arief mengatakan fasilitas yang diberikan Bank Mandiri digunakan untuk mendanai proyek helikopter H225M dan suku cadang NC212i serta untuk proyek helikopter H225M VIP dan juga untuk MRO pesawat C-130.

Kami ucapkan terima kasih atas dukungan perbankan untuk menyelesaikan proyek-proyek yang telah kami peroleh dari Kementerian Pertahanan. Bank Mandiri memberikan komitmennya untuk tumbuh bersama nasabahnya yaitu PTDI dan dengan dukungan dari Bank Mandiri maka PTDI dapat terus berkembang dapat terus maju dan dapat memberikan yang terbaik untuk negara menyelesaikan produknya dengan baik”, kata Wildan Arief.

Insya Allah dengan dukungan Bank Mandiri maka PTDI bisa semakin besar nantinya dan kita bisa semakin besar bisnisnya. Tumbuh Bersama itu adalah keinginan kami sebagai partner”, tegasnya.

Senior Vice President Government and Institutional II Group PT Bank Mandiri (Persero), Tbk., Teuku Ali Usman mengatakan bahwa kerjasama ini bukan hanya bicara bisnis semata tapi untuk menjaga keutuhan NKRI melalui pertahanan negara.

Ini bagian dari sumbangsih kami kepada negara yang memastikan bahwa PTDI menjadi tulang punggung untuk pengadaan produk-produk yang memang dibutuhkan oleh negara untuk mempertahankan kesatuan dan keutuhan negara secara keseluruhan, ini menjaga harta martabat semua”, ujar Teuku Ali Usman.

Kami senang menjadi mitranya PTDI dan kita harapkan sesuai dengan tagline kita Terdepan, Terpercaya, Tumbuh Bersama Anda, jadi seiring berjalannya waktu dengan support yang diberikan Bank Mandiri kepada PTDI, PTDI bisa menjadi yang terbaik, terbesar, baik di Indonesia maupun di mancanegara”, ujarnya.

  ⍟
Tanhana News  

Jumat, 14 Oktober 2022

[Global] Korea Selatan Menemukan Cacat pada Armada Kapal Selam Tipe 214

Son Won-il class (Type 214) (U.S. Navy photo)

Menurut sebuah laporan yang disampaikan oleh Anggota Majelis Nasional Partai Kekuatan Rakyat Shin Wonsik, Angkatan Laut Republik Korea (ROKN) menemukan cacat utama pada kesembilan kapal selam kelas Son Won-il versi modifikasi dari Type 214 Jerman juga dikenal sebagai KSS II. Ini merupakan pukulan besar bagi kekuatan kapal selam ROKN, yang sangat bergantung pada kapal.

Menurut Shin, cacat pada kabel modul inverter ditemukan pada 7 kapal selam kelas Son Won-il, sementara 2 di antaranya memiliki cacat "fungsional" pada modul inverter itu sendiri. Modul, yang diproduksi oleh Siemens Jerman, merupakan komponen penting dalam sistem propulsi kapal selam, dengan dua belas dipasang di setiap kapal selam. Naval News melaporkan awal tahun ini bahwa tiga kapal selam kelas Son Won-il mengalami masalah dengan sistem. Pengarahan terbaru oleh Shin telah mengkonfirmasi bahwa masalah ini secara signifikan lebih luas dari yang diperkirakan sebelumnya.

Lebih buruk lagi, penyebab pasti dari cacat terkait kabel masih belum diketahui, yang berarti bahwa tujuh dari kapal selam ROKN telah dikerahkan tanpa perbaikan yang diperlukan. Hal ini menyebabkan banyak insiden, termasuk salah satu yang melibatkan kapal ketiga kelas, ROKS An Jung-geun, yang harus ditarik kembali ke pantai setelah terdampar di tengah Laut Timur ketika modul inverter gagal tiba-tiba pada Januari tahun lalu.

Shin juga melanjutkan dengan mengatakan bahwa masalahnya adalah "paling mungkin" hasil dari depolimerisasi instrat pelapisan luar kabel dari cacat struktural dalam kabel itu sendiri, mengingat bahwa mereka memiliki tiga lapisan perlindungan. Namun, mungkin ada masalah tambahan. Sebagai contoh, Roks Jeong Ji, kapal kedua kelas, belum dikerahkan tunggal 2019, karena kebocoran dari sistem pendinginnya yang merusak modul inverter. Naval News mewawancarai kapten Roks Jung Jung selama Madex 2019. Selain itu, kerusakan lebih lanjut dapat disebabkan oleh modul inverter oleh karat yang telah dihasilkan dari kabel.

Administrasi Program Akuisisi Pertahanan telah membayar Siemens 7,1 miliar Won Korea (sekitar $ 5 juta) untuk perbaikan. Diharapkan bahwa proses perbaikan untuk setiap kapal selam Tipe 214 yang dimodifikasi, termasuk waktu yang diperlukan untuk mengangkut modul ke Jerman, akan memakan waktu enam bulan. Ini kemungkinan akan mempengaruhi kesiapan armada kapal selam di tahun -tahun mendatang. Administrasi saat ini memiliki hitam administrasi sebelumnya untuk kegagalan ini.

Namun, beberapa pengamat Korea Selatan juga menulis online bahwa pemerintahan saat ini juga harus bertanggung jawab dan berhenti mengarahkan kembali kritik.

 ⚓️  Naval News  

Helikopter Panther TNI AL Masuk Hanggar KRI

[Puspenerbal]

Pada 13 Oktober 2022, Skuadron Udara 100 Wing Udara 2 yang diperkuat Alutsista Heli AS565 MBe Panther melaksanakan latihan Heli Traversing di KRI R.E. Marthadinata 331.

Latihan ini merupakan sejarah bagi TNI AL khususnya Puspenerbal dimana pertama kalinya digelar latihan bersama antara crew Heli dari Skuadron Udara 100 Wing Udara 2 Puspenerbal dan Crew KRI R.E. Marthadinata 331, dengan bersama-sama melatihkan bagaimana melipat baling baling dan memindahkan heli dari deck ke dalam hanggar KRI dengan sistem yang dimiliki KRI R.E. Marthadinata 331.

Kesempatan ini menjadi titik awal untuk menentukan prosedur tetap dalam melaksanakan operasi gabungan khususnya untuk crew heli dan crew KRI yang bertugas di medan operasi bersama kedepannya, diharapkan dengan helikopter masuk kedalam hanggar dapat memberikan keuntungan baik secara teknis maupun taktis dalam melaksanakan misi peperangan di laut.

Dalam latihan ini dihadiri oleh Komandan Wing Udara 2 Kolonel Laut (P) Sahid Hamdani, S.H. didampingi Komandan Skuadron Udara 100 Mayor Laut (P) Aris Pujiantoro.

  Barometer 99  

Satuan Kavaleri TNI AD Butuh Modernisasi Senjata

✈ Drone kombatan Turkiye di beritakan di minati TNI [ISWNews]

Direktur Pembinaan Kesenjataan Pusat Kesenjataan Kavaleri (Pussenkav) Kodiklat TNI Angkatan Darat Brigjen TNI Agus Erwan menuturkan Satuan Kavaleri TNI AD membutuhkan modernisasi senjata dan transformasi organisasi.

"Karena operasi satuan kavaleri hanya bisa efektif dalam sebuah operasi gabungan," kata Agus dalam webinar "Tantangan Kavaleri dalam Perang Modern" yang diadakan Indonesia Strategic and Defence Studies (ISDS) secara daring, Rabu.

Menurut dia, relevansi satuan kavaleri ditentukan oleh kemampuannya beradaptasi dengan teknologi modern.

"Pada dasarnya kavaleri memiliki fungsi penggempur di darat yang sifatnya ofensif dengan daya tembak, daya gerak, dan daya kejut," tuturnya.

Dalam taktik pertempuran kavaleri, lanjut Agus, berkaca dari berbagai perang yang ada belakangan ini seperti di Ukraina harus bisa bekerja sama dengan satuan lain membentuk persenjataan gabungan ("combined arms"), misalnya dengan satuan penerbang TNI AD dan infanteri mekanis. Saat ini Satuan Kavaleri di berbagai Kodam dan Divisi 3 Kostrad masih dikembangkan.

Dia berpendapat perlu ada perencanaan dan anggaran yang memadai dari Kementerian Pertahanan. Secara taktis, ke depan perlindungan udara yang bisa menopang operasi satuan kavaleri adalah "Short Range Air Defence", "Active Protective System", dan pesawat nirawak baik untuk pengintaian, pembawa misil, maupun untuk misi bunuh diri.

Short Range Air Defence TNI AD

Wakil Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Brigjen Rano Tilaar mengatakan modernisasi satuan kavaleri yang paling mendasar dengan mengkombinasikan teknologi antara unsur serangan darat, udara, daya gerak, dan daya kejut.

"Perang modern menunjukkan kalau kerawanan kavaleri ada di udara," ujarnya.

Rano mengatakan banyak peranan satuan kavaleri dalam operasi-operasi TNI, seperti dalam operasi lawan insurjensi di Papua.

Apalagi, katanya, saat ini banyak satuan infanteri mekanis yang sudah dilengkapi dengan panser. Efeknya, kavaleri sangat efektif untuk pengamanan perbatasan, daerah rawan, dan teritorial.

Walaupun pemerintah ingin meningkatkan kemampuan alutsista TNI, kata dia, kerap kali ada hambatan dalam proses "Government to Government".

Dia mencontohkan Tank Scorpion yang diimpor dari Inggris sempat dihambat suku cadangnya. Saat ini AS masih sangat ketat mengaitkan antara politik luar negeri dan perdagangan alutsista.

  antara  

Kamis, 13 Oktober 2022

Skuadron Udara 700 Wing Udara 2 Latihan Target Drone Multicopter

https://scontent.fcgk30-1.fna.fbcdn.net/v/t39.30808-6/311341435_5170178886423746_2826538055327776209_n.jpg?_nc_cat=106&ccb=1-7&_nc_sid=730e14&_nc_ohc=3l2tt5KC3KsAX--PgZx&_nc_ht=scontent.fcgk30-1.fna&oh=00_AT85qh7tLgtNB2-Wl9hDq4WLlL3jIVTvM0FtFTbtezw0UA&oe=634D1F5DUjicoba target drone VTOL [Puspenerbal]

S
kuadron Udara 700 Wing Udara 2 melaksanakan latihan target drone multicopter Vertical Take Off Landing (VTOL) Fixed Wing, Pasuruan, Jawa Timur, Selasa (11/10).

Dikutip dari laman resmi TNI AL, target drone multicopter VTOL Fixed Wing adalah pesawat tanpa awak hasil pengembangan Dislitbangal, bekerja sama dengan PT Aeroterascan yang dirancang sebagai sasaran latihan penembakan pertahanan udara.

Latihan ini bertujuan agar para personel Wing Udara 2, khususnya Skuadron Udara 700 menjadi kru Pesawat Udara Tanpa Awak (PUTA) yang profesional dalam menjalankan tugas ke depan.

Target drone multicopter VTOL Fixed Wing Ai-400 mampu terbang dengan ketinggian 500-800 meter, durasi terbang satu hingga tiga jam, Kecepatan Maksimum 45 m/s dan dilengkapi payload flare, smoke serta hot section.

Selain Komandan Wing Udara 2 Kolonel Laut (P) Sahid Hamdani, turut hadir dalam pelaksanaan latihan tersebut, yaitu Papelat Mayor Laut (P) Rai Terianom Pasops Wing Udara 2 dan Letkol Laut (P) Eni Ambarsari selaku Palaklat serta seluruh kru dari Skuadron Udara 700 Wing Udara 2. (at)

  ★
Indonesia Defense  

Rabu, 12 Oktober 2022

Indonesia Kini Miliki Dua Kapal Kapal Penyapu Ranjau Asal Jerman

⚓ Diresmikan Kasal Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono meresmikan dua kapal baru TNI AL di Jerman, Selasa, 11 Oktober 2022. (Dok Dispen AL)

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono terbang ke Jerman untuk meresmikan dua kapal terbaru yang akan memperkuat armada TNI Angkatan Laut (AL).

Dua kapal yang diresmikan Yudo berjenis MCMV (Mine Counter-Measure Vessel) yang merupakan kapal perang jenis Buru atau Penyapu Ranjau produksi Abeking & Rasmussen (A&R) Shipyard, Jerman.

Peresmian tersebut dilakukan Galangan Abeking & Rasmussen, Lemwerder, Jerman. Selasa, 11 Oktober 2022.

Kedua kapal penyapu ranjau tercanggih ini diberi nama Pulau Fani dan Pulau Fanildo.

Ship Naming
atau pemberian nama kedua kapal tersebut secara seremonial diberikan oleh Ibu Vero Yudo Margono selaku “Ibu Kandung Kapal” dengan prosesi pemotongan tali pengikat kendi untuk pemecahan kendi ke badan kapal.

Selanjutnya Wamenhan menekan tombol nama kapal. Sementara pelaksanaan Ship Launching Pulau Fani ditandai dengan dengan memotong tali tambat kapal dengan menggunakan kampak oleh Kasal Laksamana Yudo.

Kedua kapal jenis MCMV buatan A&R ini lebih canggih dengan teknologi peperangan ranjau modern dibandingkan kapal buru ranjau yang telah dioperasionalkan TNI AL sekarang.

Kapal tersebut memiliki beberapa keistimewaaan diantaranya berbahan baja non magnetik yang sementara ini hanya ada di galangan luar Indonesia, memiliki degausing system untuk mengurangi kemagnetan kapal, dan dilengkapi penggerak motor elektrik untuk mengurangi tingkat kebisingan.

Selain itu, memiliki dimensi yang lebih besar dengan panjang 61,4 meter dan lebar 11,1 meter, memiliki peralatan sonar terbaru yang mampu mendeteksi dan mengklasifikasi kontak bawah air.

Ada juga ROV (Remotely Operated Vehicle) untuk identifikasi dan netralisasi ranjau, AUV (Autonomous Underwater Vehicle) untuk membantu mendeteksi dan mengklasifikasi kontak bawah air, serta akan dilengkapi dengan USV (Unmanned Surface Vessel) yakni kapal tanpa awak untuk pemburuan dan penyapuan ranjau.

Pebangunan kapal perang secara berkelanjutan ini merupakan program prioritas Kepala Staf Angkatan Laut yang berkomitmen meningkatkan dan mengembangkan kekuatan dan kemampuan pertahanan secara professional, khususnya pertahanan matra laut yang syarat dengan tekhnologi dan perkembangannya sangat dinamis.

Kasal Laksamana Yudo menjelaskan urgensi pengadaan kedua kapal tersebut adalah dikarenakan Indonesia memiliki laut yang sangat luas, dimana 2/3 wilayah Indonesia terdiri dari lautan yang masih banyak terdapat ranjau laut peninggalan perang dunia ke-2, di samping itu juga karena dinamisnya perkembangan tekhnologi persenjataan ranjau saat ini.

TNI AL perlu kapal MCMV untuk menjaga perairan Indonesia aman, bebas dari gangguan dan ancaman senjata bawah air terutama ranjau, serta untuk membersihkan perairan Indonesia yang masih memiliki potensi bahaya ranjau,” papar Yudo.**


  💂
 Pikiran Rakyat  

[Global} Malaysia Luncurkan Kapal OPV Produksi Lokal

Kapal OPV pertama dengan nomor lambung 8305 milik APMM (KamarulAzizi)

Malaysia meluncurkan kapal OPV pertama produksi dalam negeri milik Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia  (APMM/Maritim Malaysia).

Mengutip laman APMM, Kapal OPV pertama ini di luncurkan pada pagi hari di pelabuhan Klang, disaksikan oleh pejabat setempat dan petugas TH Heavy Engineering Berhad.

Kapal ini nantinya akan diserahkan pada awal tahun 2023, setelah selesai melakukan ujicoba dan pelatihan.

Kapal OPV pertama ini mempunyai panjang 83 meter dengan lebar 13.7 meter berkemampuan melakukan pengawasan jarak jauh sehingga ke kawasan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) .

Desain kapal seperti kapal Damen 1800, mampu melaksanakan operasi di laut dalam tempo maksimum 21 hari.

Nantinya kapal peronda laut ini akan ditempatkan/beroperasi di kawasan perairan sekitar Beting Patinggi Ali, Sarawak.

  ★
Garuda Militer  

[Global] Setop Bantu Ukraina atau Perang Meluas

➶ Dubes Rusia Ancam ASDetik-detik Ledakan di Dnipro Ukraina, Kepul Asap di Depan Mata (CNN) ★

Duta Besar Rusia untuk Amerika Serikat, Anatoly Antonov, mengklaim bantuan dari Barat ke Ukraina akan membuat perang semakin meluas.

"Kami mendesak Amerika Serikat dan sekutunya agar tidak melewati 'garis merah' yang sedang mereka dekati. Berhenti memberikan senjata mematikan ke rezim Kyiv," kata Antonov dalam sebuah pernyataan dari Kedutaan Besar Rusia untuk AS, Senin (10/10), dikutip dari CNN.

"Bantuan seperti itu, termasuk memberikan bantuan intelijen, instruktur, dan panduan perang kepada Kyiv, bisa berujung pada eskalasi yang lebih jauh besar dan meningkatkan risiko bentrok antara Rusia dan NATO," lanjutnya.

Selain itu, Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov turut mewanti-wanti bahaya bantuan Barat ke Ukraina.

"Kami memperingatkan dan berharap mereka sadar bahaya dari eskalasi yang tidak terkontrol di Washington dan ibu kota negara Barat lain," kata Ryabkov dalam media Rusia, RIA, pada Selasa (11/10).

Sebagaimana diberitakan Reuters, Ukraina meminta bantuan pertahanan udara dari Barat usai Rusia meluncurkan lebih dari 84 rudal ke sejumlah kota di negara itu pada Senin (10/10).

Merespons serangan Rusia, Presiden AS Joe Biden dalam panggilan telepon pada Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berjanji bakal memberikan sistem pertahanan udara canggih ke Ukraina.

Selain AS, Jerman juga menjanjikan sistem pertahanan udara ke Ukraina.

Menteri Pertahanan Jerman, Christine Lambrecht, menuturkan negaranya akan mengirimkan empat sistem pertahanan udara IRIS-T SLM ke Ukraina. (isa/vws)

  AS-Jerman Ngebut Kirim Sistem Pertahanan ke Ukraina 
Sistem pertahanan udara IRIS-T SLM (twitter)

Amerika Serikat dan Jerman menyatakan bakal mengirimkan sistem pertahanan udara ke Ukraina yang sedang bertahan melawan gempuran rudal Rusia di tengah amukan Presiden Vladimir Putin.

Dalam perbincangan telepon dengan Presiden Volodymyr Zelensky, Presiden Joe Biden berjanji akan memberikan sistem pertahanan udara canggih ke Ukraina.

"Presiden Biden berjanji untuk terus memberikan dukungan yang diperlukan Ukraina untuk membela diri, termasuk sistem pertahanan udara canggih," demikian pernyataan Gedung Putih yang dikutip Reuters.

Biden juga mengutuk serangan Rusia di Ukraina baru-baru ini. Ia menyebutnya sebagai "serangan tak masuk akal."

Selain AS, Jerman juga menjanjikan sistem pertahanan udara ke Ukraina.

Menteri Pertahanan Jerman, Christine Lambrecht, menuturkan negaranya akan mengirimkan sistem pertahanan udara IRIS-T SLM ke Ukraina.

"Serangan rudal terbaru di Kyiv dan banyak kota lain menunjukkan betapa penting bagi kami untuk menyuplai sistem pertahanan udara ke Ukraina dengan cepat," kata Lambrecht dalam sebuah pernyataan pada Senin (10/9).

"Serangan Rusia dengan rudal dan drone meneror populasi warga sipil secara khusus. Oleh karena itu, kami kini memberikan dukungan, khususnya senjata pertahanan udara."

Sebagaimana diberitakan CNN, Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina menuturkan Rusia telah meluncurkan lebih dari 84 rudal dan serangan udara ke negara itu.

Akibat serangan ini, setidaknya 14 orang tewas dan 97 lainnya luka-luka.

Rusia melancarkan serangan besar-besaran ini setelah Putin mengamuk karena kerusakan jembatan Crimea akibat ledakan pada akhir pekan lalu.

Putin menuding Ukraina sebagai dalang di balik ledakan itu. Namun, Ukraina tak pernah mengakui, walau sebelumnya mereka dilaporkan memang menargetkan jembatan tersebut. (pwn/has)

  102 Rudal Meluncur dalam 2 Hari 
Serangan rudal presisi berlanjut, Rusia klaim hancurkan sistem energi dan komando militer Ukraina. (Foto/Swissinfo)

Rusia terus memborbardir Ukraina dengan rudal usai Jembatan Kerch, yang menghubungkan Crimea-Rusia, hancur pekan lalu. Total ada 102 rudal yang diluncurkan selama dua hari ke belakang.

Pada Selasa (11/10) waktu setempat, Ukraina melaporkan pasukan Kyiv berhasil mencegat 18 rudal jelajah.

Mengutip CNN, Komando Angkatan Udara Bersenjata Ukraina mengatakan bahwa pihaknya 'menembak jatuh' empat rudal sejak pukul 09.00 pagi waktu setempat.

Selanjutnya, sekitar pukul 9.30 hingga 13.00 waktu setempat, mereka kembali berhasil mencegah 14 rudal.

Di hari sebelumnya, Senin (10/10), tercatat 84 rudal yang diluncurkan Rusia menghantam Ukraina. Dari jumlah ini, setidaknya 54 rudal berhasil dicegah pasukan Kyiv.

Dengan demikian, jika dihitung, selama dua hari Rusia telah meluncurkan 102 rudal ke Ukraina.

Imbas serangan rudal itu, 19 orang dilaporkan tewas. Sejumlah masyarakat di beberapa wilayah di Ukraina juga dilaporkan hidup tanpa listrik dan air.

Menanggapi serangan masif Rusia, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky meminta negara sekutu mengirim lebih banyak peralatan pertahanan udara.

"Pertahanan udara saat ini menjadi prioritas nomor satu dalam kerja sama pertahanan kami," kata dia, dalam sebuah cuitan di Twitter.

Zelensky juga bersumpah akan memperkuat militer dan membalas serangan Rusia. Ia menegaskan akan membuat medan perang menjadi arena yang menyakitkan bagi musuh.

Serangan Rusia ke Ukraina baru-baru ini terjadi usai Presiden Vladimir Putin murka gegara sebagian jembatan yang menghubungkan Crimea-Rusia hancur akibat ledakan.

Ia menuding Ukraina sebagai dalang atas kerusakan jembatan itu. Putin juga meminta pasukan Moskow melakukan serangan besar-besar ke negara tetangganya tersebut. (isa/asr)

  CNN  

Selasa, 11 Oktober 2022

3 F16 C/D Perkuat Skadron Udara 14

✈️  [RSN]

Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsekal Pertama TNI Ian Fuady pimpin upacara pelepasan 3 pesawat tempur F-16 dari Skadud 16 Wing Udara 6 Lanud Roesmin Nurjadin dari Kota Bertuah Pekanbaru-Riau menuju Kota Pendekar- Madiun-Jawa Timur, untuk memperkuat Skadron Udara 14 Wing Udara 3 Lanud Iswahyudi, tempat di Shalter Skadud 16 Wing Udara 6 Lanud Rsn, Selasa (11/10/22).

Pelapasan turut dihadiri, Komandan Wing Udara 6 Kolonel Pnb Bagus Haryadi B, Kadisops Kolonel Pnb Asri Efendi Rangkuti, Kadislog Kolonel Tek Dody Kurniadi, S.E., Kadispotdirga Kolonel Tek P. Siboro, S.T., Danskadud 12 Letkol Pnb Putut Hanggiro, Danskadud 16 Mayor Pnb Bambang Aulia Yudhistira, Dansatpom Letkol Pom I Gede Eka Santika, Danskatek 045 Letkol Tek Hironimus Setiajaya, Karumkit dr.Sukirman, Pejabat Lanud Rsn, dan Para Perwira di Jajaran Skadud 16.

Komandan Lanud Roesmin N. Marsma TNI Ian Fuady dalam sambutannya mengatakan, tradisi pelepasan ini sengaja dilaksanakan untuk mengingat kembali kinerja pesawat F-16 (Eagle Flight) di Skadud 16 yang kurang lebih 8 tahun pengabdian di Bumi Lancang Kuning, hal ini tentunya menjadi kenangan dalam benak dan fikiran para penerbang dan crew Skadud16.

"3 Pesawat F-16 ini akan bergabung ke Skadud 14, untuk menambah kekuatan, tentunya sesuai perintah Kasau", kata Marsma TNI Ian Fuady.

Lebih lanjut Ian Fuady mengatakan, seperti yang kita ketahui bahwa Skadud 16 adalah tulang punggung di Wilayah Koopsud I, oleh sebab itu setiap kegiatan operasi selalu melibatkan pesawat F-16 termasuk 3 pesawat F-16, ketiga pesawat tersebut ikut berjasa dan berkontribusi dalam mengamankan wilayah udara bagi barat Sumatera.

Meskipun tiga pesawat hijrah ke Lanud Madiun, diharapkan para penerbang, dan crew Skadud 16 tetap semangat dan optimis, meskipun karena berkurangnya jumlah pesawat yang ada.

"Oleh karena itu kepada Mayor Pnb Barika, Kapten Pnb Marko, dan Lettu Pnb Sulistiyo, saya titipkan pesawat ini menuju Skadud 14 Wing Udara 3 Lanud Iswahyudi, dan kami mendoakan semoga selamat dan sukses di kesatuan yang baru", ujar Ian Fuady.

Kegiatan diakhiri do'a, foto bersama, pelepasan stiker lambang Skadud 16, dan dilepas dengan tradisi penyiraman, dan ditutup flypass ketiga pesawat.

Kapenlanud RSN

  ✈️
Seribu Parit News  

[Global] Rusia Puas Tembak 84 Rudal Sehari ke Ukraina

➶ Semua Target KenaRusia puas usai menembakkan 84 rudal ke Ukraina dalam sehari, Senin (10/10). Mereka mengklaim rudal tersebut mengenai 'semua target yang ditentukan.' (Reuters/Stringer) ★

Rusia puas usai menembakkan 84 rudal ke Ukraina dalam sehari, Senin (10/10). Mereka mengklaim rudal tersebut mengenai "semua target yang ditentukan."

"Hari ini, angkatan bersenjata Rusia telah meluncurkan serangan besar dengan senjata jarak jauh berpresisi tinggi terhadap militer, komunikasi, dan target energi Ukraina," demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia pada Senin (10/9), dikutip Reuters.

Pernyataan itu lalu berlanjut, "Tujuan dari serangan itu telah tercapai. Semua target yang ditentukan terkena."

Serangan Rusia baru-baru ini dianggap sebagai salah satu serangan terbesar yang dikoordinasikan untuk melawan Ukraina.

Pihak Ukraina melaporkan Rusia menembakkan lebih dari 84 rudal di delapan wilayah negara itu.

Murka, Kyiv kemudian menyebut Rusia sebagai negara teroris dalam pertemuan darurat Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Namun, serangan ini mendapatkan respons positif dari pejabat pro-Moskow, salah satunya pemimpin Chechen, Ramzan Kadyrov, yang mengaku "100 persen puas" dengan serangan Rusia di Ukraina.

Serangan ini sendiri terjadi usai Presiden Vladimir Putin mengatakan bakal membalas Ukraina karena "menyerang" Jembatan Kerch yang menghubungkan Rusia ke Crimea.

Sementara itu, Ukraina bergembira atas pengeboman itu, tetapi tak mengklaim bertanggung jawab.

Jembatan ini merupakan salah satu properti penting bagi Rusia karena menjadi jalur untuk memasok keperluan pasukan mereka di Ukraina.

Selain itu, jembatan ini juga dianggap sebagai lambang kegagahan Rusia yang mencaplok Crimea pada 2014 lalu.

  Ukraina Murka 
Detik-detik Ledakan di Dnipro Ukraina, Kepul Asap di Depan Mata (CNN)

Perwakilan Ukraina menumpahkan amarahnya di rapat Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) setelah Rusia menembakkan 84 rudal, Senin (10/10). Ukraina menyebut Rusia sebagai negara teroris.

"Rusia sekali lagi membuktikan mereka adalah negara teroris yang harus dihalangi dengan berbagai cara terkuat yang mungkin dilakukan," kata Duta Besar Ukraina untuk PBB, Sergiy Kyslytsya, dalam pidato pembukaannya, seperti dikutip AFP.

"Sayangnya, Anda sulit mendesak perdamaian yang stabil dan waras selama kediktatoran yang gila dan tak stabil tetap ada di wilayah Anda."

Kyslytsya kemudian bercerita bahwa keluarga dekatnya turut menjadi korban serangan Rusia. Ia juga mengungkap 14 warga sipil tewas dan 97 orang lainnya terluka dalam serangan Moskow ini.

Merespons pernyataan Ukraina, Duta Besar Rusia untuk PBB, Vasily Nebenzya, mengaku Moskow tidak secara langsung memerintahkan serangan rudal itu.

"Kami dituduh saat kami mencoba melindungi saudara dan saudari kami di Ukraina timur," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, menyebut serangan Rusia sebagai "tindakan eskalasi perang yang tak dapat diterima."

PBB sendiri kala itu sedang menyelenggarakan debat untuk membahas pencaplokan empat wilayah Ukraina oleh Rusia.

Namun, debat itu berlangsung kala Rusia meluncurkan serangan rudal di berbagai kota Ukraina, termasuk Kyiv.

Berdasarkan keterangan Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina yang dirujuk CNN, Rusia meluncurkan lebih dari 84 rudal dan serangan udara. Dari total itu, militer Ukraina berhasil mencegat 56 rudal dan drone. (pwn/has)

 
CNN  

KRI REM Menembak Terbaik di Latma Kakadu 2022

Ketika KRI REM 331 latihan penembakan meriam 76 mm [Koarmada II]

Setelah sebulan mengikuti latihan bersama Kakadu-22 di perairan Darwin, Australia, KRI Raden Eddy Martadinata-331 bersandar di Dermaga Madura, Koarmada II, Jumat (7/10). Yang membanggakan di event latihan yang diikuti 33 negara itu, TNI-AL menjadi salah satu peserta terbaik.

Kepala Staf Koarmada II Laksamana Pertama TNI Andi Abdul Aziz mengatakan, di bawah kepemimpinan Kolonel Laut (P) Nopriadi selaku komandan KRI Raden Eddy Martadinata-331, prestasi berhasil diraih para personel. Latihan penembakan Gunex SU-1 towed target firing dan Guned 612 misalnya.

Personel Koarmada II berhasil melakukan penembakan dengan tepat sasaran. Kondisi tersebut menunjukkan semangat, kekompakan, serta profesionalisme para prajurit tetap terjaga. Bahkan semakin meningkat.

Keberhasilan ini menunjukkan bahwa prajurit TNI-AL memiliki kemampuan yang tinggi dalam mengawaki alutsista,’’ kata Andi di geladak KRI Raden Eddy Martadinata-331, Jumat (7/10). Andi menjelaskan, keterlibatan TNI-AL dalam latihan bersama Kakadu-22 merupakan program rutin dua tahunan bersama Royal Australian Navy (RAN).

 ⚓️ 
Prokal  

Kapal Patroli Cepat Terbaru TNI AL Perkuat Lantamal XIV

⚓ PC-60 Produksi LokalKRI Bawal-875 tiba di Sorong

Komandan Lantamal XIV Sorong, Laksma TNI Imam Musani, S.E,.M.SI,.M.TR. Opsla didampingi Ketua Korcab XIV beserta PJU Lantamal XIV dan pengurus Jalasenastri korcab XIV DJA III menyambut kedatangan kapal patroli cepat yang diberi nama KRI Bawal-875 di dermaga Lantamal XIV. Jumat (7/10/2022).

Kapal yang dikomandani oleh Letkol Laut (P) Ary Mahayasa, S.T., M.M.S. ini berukuran 60 meter dengan lebar 8,5 bobot 440 sampai dengan 520 ton. Dibuat oleh PT Caputra Mitra Sejati (CMS), kapal perang ini mampu melaju dengan kecepatan maksimal 24 knots. Sedangkan kecepatan jelajah dapat mencapai 17 knots dan kecepatan ekonomis 15 knots.

Kapal tersebut diklaim memiliki ketahanan berlayar selama 8 hari dengan jarak jelajah 3000 mil laut dan dapat mengangkut 50 personel. Sementara untuk persenjataannya, kapal perang ini akan dilengkapi dengan meriam utama (single barrel) 40 milimeter yang berkemampuan tracking system dengan dilengkapi laser range finder, IR camera dan day camera. Dengan demikian, senjata tersebut mampu ditembakkan dari fire control system, serta 2 unit meriam 12,7 milimeter.

Danlantamal XIV, berpesan kepada personil kapal, agar merawat dan menjaga Alutsista baru itu dengan rasa bangga, ikhlas dan penuh tanggung jawab.

Saya juga berpesan kepada seluruh anggota KRI Bawal yang bergabung di Lantamal XIV agar mengikuti aturan-aturan yang berlaku. Perhatikan budaya-budaya daerah dan jangan sampai kita berada di wilayah Papua ini menjadi salah satu dari bagian masalah, tetapi yang saya harapkan adalah kehadiran kalian merupakan salah satu dari solusi dan penyelesaian berbagai macam masalah,”jelas Danlantamal XIV.

Untuk itu, sambung Danlantamal XIV, bina hubungan yang baik antar anggota KRI dan dengan prosedur personil yang ada di Lantamal XIV maupun Koarmada III, serta seluruh masyarakat yang ada di wilayah Papua Barat ini, khususnya dan pada umumnya di wilayah Papua, termasuk Maluku Utara. “Karena wilayah Lantamal XIV itu masuk provinsi Maluku Utara juga sampai Lanal Ternate dan Morotai,”pungkas Danlantamal XIV. (Tim/Red)


  💂
 mpginews  

Senin, 10 Oktober 2022

[Global] Kiev Tuding Rusia Luncurkan 75 Rudal ke Ukraina dalam Sehari

Mobil-mobil terbakar setelah serangan rudal Rusia di Kiev, Ukraina, 10 OKtober 2022. (Foto: Reuters) ★

Kepala militer Ukraina Jenderal Valeriy Zaluzhny mengatakan pasukan Rusia meluncurkan 75 rudal di Ukraina pada Senin pagi (10/10/2022).

Serangan fatal menargetkan ibukota Kiev, dan kota-kota di selatan serta barat.

Negara teroris, Rusia, telah melakukan serangan rudal dan udara besar-besaran di wilayah Ukraina, juga menggunakan drone penyerang. Di pagi hari, agresor meluncurkan 75 rudal, 41 di antaranya ditembak jatuh oleh pertahanan udara kami,” ujar Jenderal Valeriy Zaluzhny di media sosial.

Rudal Rusia menghantam beberapa sasaran di pusat kota Kiev pada Senin pagi, menurut Wali Kota Vitaly Klitschko di saluran Telegramnya.

Dia mendesak warga mencari perlindungan dan menghindari bepergian ke ibu kota. Klitschko mengatakan "infrastruktur kritis" kota itu telah terkena dampaknya.

Anton Gerashchenko, penasihat menteri dalam negeri Ukraina mengatakan satu rudal menghantam Jalan Vladimirskaya, tempat kantor utama Dinas Keamanan Ukraina (SBU) bermarkas.

Gerashchenko membagikan video di Telegram yang menunjukkan awan asap membubung di atas kaki langit, dan mengatakan beberapa kendaraan sipil hancur.

Penasihat menambahkan layanan kereta bawah tanah telah dihentikan sebagian di Kiev, dan semua stasiun bawah tanah sekarang berfungsi sebagai tempat penampungan.

Gerashchenko kemudian mengatakan lima warga sipil tewas dan 12 orang terluka di ibu kota.

Serangan juga dilaporkan di kota timur Dnepr, dan ledakan di Lviv, Ukraina barat. Operator kereta api nasional memperingatkan beberapa kereta bisa tertunda karena kerusakan rel.

Dalam posting di saluran Telegramnya, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengkonfirmasi telah terjadi serangan rudal di seluruh Ukraina. “Sayangnya, ada yang tewas dan terluka,” ujar dia.

Serangan itu terjadi setelah Moskow menuduh dinas keamanan Ukraina mendalangi pemboman truk yang merusak Jembatan Crimea, yang menghubungkan semenanjung dengan daratan Rusia, pada Sabtu. Tiga orang tewas dalam serangan itu, menurut pihak berwenang.

Ukraina tidak mengkonfirmasi atau menyangkal keterlibatannya. Namun, beberapa pejabat tinggi dan instansi pemerintah secara terbuka merayakan pengeboman tersebut.

  Rusak 11 Infrastruktur Penting 
Asap mengepul di atas kota setelah serangan rudal Rusia di Kiev, Ukraina, 10 Oktober 2022. Foto/REUTERS

Pemerintah Ukraina melaporkan kerusakan serius pada sejumlah infrastruktur negara itu setelah serangan rudal Rusia pada Senin pagi (10/10/2022).

Perdana Menteri Denis Shmigal memperingatkan warga harus mengantisipasi terputusnya layanan dasar.

Hingga pukul 11:00, 11 objek infrastruktur utama di delapan wilayah Ukraina dan di Kiev telah rusak,” papar kepala kabinet Ukraina itu di media sosial.

Dia menambahkan, “Kita perlu bersiap untuk gangguan sementara listrik, air, dan telekomunikasi.

Dia mengulangi penilaian yang dibuat Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, bahwa tujuan serangan itu adalah untuk menakut-nakuti penduduk, dan mendesak masyarakat untuk "menahan diri."

Pada Senin, laporan datang dari banyak bagian Ukraina tentang beberapa serangan rudal. Kantor Valery Zaluzhny, panglima angkatan bersenjata Ukraina, mengklaim 75 rudal ditembakkan ke negaranya, dan pertahanan udara mencegat 41 rudal.

Menurut pejabat Ukraina, Rusia juga menggunakan drone kamikaze terhadap beberapa sasaran.

Pejabat senior dan media Ukraina mengatakan serangan itu menargetkan pembangkit listrik dan elemen infrastruktur energi lainnya.

Pembangkit listrik dan situs utama lainnya di Kiev, Lviv, Kharkov, dan Zhitomir Region menjadi sasaran, menurut laporan.

Operator jaringan listrik nasional Ukrenergo mengklaim telah "melibatkan skema pasokan cadangan" dan memperbaiki kerusakan setelah serangan.

Administrasi Wilayah Kiev mendesak warga mengisi daya perangkat mereka dan menimbun air karena potensi gangguan utilitas.

Masalah dengan pasokan air dilaporkan di kota-kota Lviv dan Kharkov, dan di Wilayah Chernigov dan Krivoy Rog.

Ibu kota itu sendiri, yang merupakan entitas administratif yang terpisah, menutup sistem metronya, karena orang-orang bergegas ke stasiun mencari perlindungan.

Serangan itu tampaknya tidak terbatas pada sistem energi Ukraina. Wilayah Kiev di mana markas besar Dinas Keamanan Ukraina (SBU) berada dilaporkan diserang.

Satu proyektil dilaporkan mendarat di sebelah apa yang oleh penduduk ibu kota disebut “jembatan Klitschko” yang diberi nama serupa Wali Kota Vitaly Klitschko.

Kantornya melaporkan menghabiskan USD 7,5 juta untuk jalur pejalan kaki, dan dia secara pribadi memimpin upacara pembukaan pada tahun 2019.

Rekaman dari kamera CCTV tampaknya menunjukkan jembatan itu sebagian besar utuh setelah diguncang ledakan.

Eskalasi pada Senin terjadi dua hari setelah apa yang disebut Moskow sebagai serangan teroris Ukraina di Jembatan Crimea, yang menghubungkan Crimea dengan daratan Rusia.

Satu ledakan kuat di bagian lalu lintas jalan jembatan menewaskan beberapa warga sipil dan sebagian merobohkan struktur, tetapi gagal menghancurkannya.

Pejabat senior Ukraina sebelumnya mengklaim jembatan itu adalah target militer yang sah, dengan alasan peran strategisnya untuk memasok pasukan militer Rusia.

Banyak pejabat Ukraina bersorak atas insiden itu, yang tampaknya melibatkan bahan peledak yang ditanam di satu truk kargo.

Beberapa jam setelah kejadian, layanan pos nasional bahkan merilis perangko khusus untuk merayakan acara tersebut. Orang-orang di Kiev diundang untuk berfoto selfie di depan replika perangko raksasa.

Pada Senin, Presiden Vladimir Putin mengkonfirmasi Rusia meluncurkan serangan rudal ke sejumlah infrastruktur di seluruh Ukraina sebagai pembalasan atas apa yang dia gambarkan sebagai pola “serangan teroris” terhadap infrastruktur Rusia.

  Balasan untuk Serangan Teroris! 
CCTV merekam saat-saat mengerikan jembatan Crimea dihantam ledakan. [Foto/Mirror]

Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan jika Ukraina mengatur lebih banyak serangan teroris terhadap Rusia, akan ada tanggapan militer signifikan serupa yang diluncurkan pada Senin (10/10/2022).

Dia mengkonfirmasi, “Pasukan Rusia melakukan serangan besar-besaran dengan senjata presisi jarak jauh pada objek energi Ukraina, dan kontrol dan komunikasi militer.

Serangan itu terjadi dua hari setelah satu bom merusak Jembatan Crimea yang strategis. Moskow menyebutnya sebagai serangan teroris Ukraina.

Jika ada upaya lebih lanjut untuk melakukan serangan teroris di tanah kami, Rusia akan merespons dengan tegas dan dalam skala yang sesuai dengan ancaman yang diciptakan terhadap Rusia,” papar Putin.

Sebelumnya pada hari itu, beberapa wilayah Ukraina diserang rudal, dengan 11 fasilitas infrastruktur utama rusak, menurut Perdana Menteri (PM) Ukraina Denis Shmygal.

Putin menyatakan Rusia membalas sejumlah upaya untuk menyerang infrastruktur Rusia yang dikaitkan dengan Kiev.

Antara lain, Ukraina telah merusak saluran listrik tegangan tinggi yang memasok listrik yang dihasilkan oleh pembangkit listrik tenaga nuklir Kursk, mencoba menyabotase pipa gas alam Turkish Stream, dan berada di balik ledakan pada Sabtu yang merusak Jembatan Crimea, menurut Putin.

Rezim Kiev telah menggunakan metode teroris untuk waktu yang sangat lama,” ujar presiden Rusia, mengutip pembunuhan yang ditargetkan terhadap tokoh masyarakat, penembakan tanpa pandang bulu di kota-kota Donbass dan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Zaporozhye sebagai contoh tindakan tersebut.

De facto, rezim Kiev telah menempatkan dirinya setara dengan kelompok teroris internasional, yang paling menjijikkan di antara mereka. Membiarkan kejahatan seperti itu tanpa tanggapan menjadi tidak mungkin,” tegas dia, sebelum mengkonfirmasi bahwa Rusia telah menyerang infrastruktur Ukraina.

Selain menyalahkan Ukraina atas serangkaian serangan terhadap infrastruktur Rusia, Putin menyebutkan penonaktifan jaringan pipa bawah laut Nord Stream.

Dia mengatakan Rusia dilarang negara-negara Eropa untuk menyelidiki sabotase itu. Putin menegaskan kembali, “Kita semua tahu betul penerima manfaat utama dari kejahatan itu.

Putin membuat pernyataan saat dia memimpin pertemuan Dewan Keamanan Nasional Rusia.

Sabotase jaringan pembangkit listrik tenaga nuklir Kursk dilaporkan pada pertengahan Agustus.

Menurut badan keamanan Rusia, FSB, agen Ukraina melancarkan serangkaian serangan dan menjatuhkan enam menara transmisi, membahayakan pasokan listrik ke perbatasan Wilayah Kursk dan bagian lain Rusia.

Upaya menghancurkan infrastruktur energi Rusia yang digunakan untuk memasok hidrokarbon ke Turki dan Eropa selatan dilaporkan FSB bulan lalu.

Berbeda dengan insiden di Wilayah Kursk, calon penyabot ditangkap dan bukti dikumpulkan bahwa tersangka melakukannya untuk Ukraina, menurut penegak hukum.

Ledakan pada Sabtu di Jembatan Crimea, penghubung utama antara semenanjung dan daratan Rusia, menewaskan beberapa warga sipil dan merobohkan sebagian jembatan.

Aleksandr Bastrykin, kepala Komite Investigasi Rusia, melaporkan kepada Putin pada Minggu bahwa Ukraina berada di balik kejahatan itu.

Pemimpin Rusia itu setuju bahwa “tidak ada keraguan” tentang hal itu. (sya)

  sindonews