Rabu, 13 Oktober 2021

KRI Martadinata dan KRI I Gusti Ngurah Rai Akan Ikut Latihan Operasi Amfibi TNI AL

⚓️ Merupakan latihan parsial Armada Jaya XXXIX/2021 KRI REM 331 [Indnesia armed force]

Dua kapal fregat kelas SIGMA, KRI RE Martadinata-331 dan KRI I Gusti Ngurah Rai-332, akan turut dalam Latihan Operasi Amfibi TNI AL TA 2021, yang akan melibatkan sistem kesenjataan TNI AL dari Komando Armada TNI AL I, Komando Armada TNI AL II, Pusat Penerbangan TNI AL, Korps Marinir TNI AL, Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL.

Saya diperintahkan Kepala Staf TNI AL, Laksamana TNI Yudo Margono, untuk merencanakan dan melaksanakan latihan operasi amfibi dalam waktu dekat,” kata Panglima Komando Armada I TNI AL, Laksamana Muda TNI Arsyad Abdullah, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin.

Margono, kata dia, juga menunjuk dia untuk menjadi panglima Komando Tugas Gabungan Operasi Amfibi pada latihan terpadu pada 20 Oktober 2021.

Latihan Operasi Amfibi merupakan latihan parsial Armada Jaya XXXIX/2021 yang sempat tertunda pada awal April akibat kasus Covid-19 yang saat itu meningkat sangat signifikan di Tanah Air. Saat itu, unsur-unsur yang terlibat latihan sudah bersiap untuk dikerahkan namun perkembangan terbaru soal Covid-19 membuat semua itu ditunda.

KRI GNR 332 [TNI]

Adapun yang menjadi tujuan dari latihan itu, selain untuk meningkatkan profesionalisme prajurit TNI AL, adalah untuk mengetahui tingkat kesiapan operasional, sekaligus sebagai tolok ukur hasil pembinaan latihan dalam satu tahun anggaran.

Serta keterpaduan komponen Sistem Senjata Armada Terpadu,” kata dia.

Berbagai hal tentang persiapan terungkap dalam rapat koordinasi penyiapan Latihan Operasi Amfibi Tahun Anggaran 2021, dibahas di Gedung Nanggala, Markas Komando Komando Armada I TNI AL, Senin.

KRI RE Martadinata-331 dan KRI I Gusti Ngurah Rai-332 dari kelas SIGMA 10514 memiliki panjang total 105,11 meter dan berat 2.365 ton. Kapal perang itu merupakan multi mission fregate kelas SIGMA yang dibangun PT PAL Indonesia (Persero) dan bekerja sama dengan Damen Schelde Naval Shipbuilding, Belanda.

Mereka mendesain kapal fregate kombatan untuk menjalankan berbagai misi, yaitu peperangan anti kapal permukaan, peperangan anti kapal selam, peperangan anti serangan udara, serta peperangan elektronika. Kapal perang kelas inilah yang paling sering dikerahkan untuk tugas internasional Indonesia di bawah bendera PBB.

 ⚓️ 
antara  

Selasa, 12 Oktober 2021

Indonesia Eyes A400M for Aerial Tanker Requirements​

 Amid funding challengesA400M [Hauke-Christian Dittrich/dpa via AP] ✈️

Indonesia has revisited plans to procure a fleet of Airbus A400M aircraft to enhance its military airlift capabilities, however, it is now in talks to decide if the airframe can also fulfil its air force's in-flight refuelling requirements.

Documents forwarded to Janes reveal that the matter was discussed at a virtual meeting between the Indonesian Ministry of Defence's (MoD's) Directorate General for Defence Potential (DDP) and representatives from Airbus Indonesia on 1 October.

Also present during the meeting were officials from state-owned defence electronics company PT Len, Bandung-based aerospace firm PT Dirgantara Indonesia (PTDI), aircraft maintenance company PT GMF AeroAsia, and directors overseeing offset matters at the DDP's office.

As reported by Janes in June 2021, the Indonesian Ministry of Finance (MoF) has granted approval for the country to obtain up to USD 700 million in foreign loans to procure two aerial tankers for the Indonesian Air Force (TNI-AU).

And given outstanding requirements from the TNI-AU for more military airlift platforms, the A400M has been proposed as a suitable aircraft type by Airbus Indonesia given its ability to undertake both roles, Janes was informed by the source that forwarded the meeting documents.

Indonesia's interest in the A400M was first articulated in 2016 by then defence minister Ryamizard Ryacudu. In 2017, the MoF approved budget of up to USD 2 billion for a fleet of five aircraft. However, the funds were never allocated in the country's national budget in the subsequent years and the programme has been in limbo since.
 

  ✈️
Janes  

Senin, 11 Oktober 2021

Infoglobal Laksanakan Factory Acceptance Test dengan G7 Aerospace

 🛩 Factory Acceptance Test produk MPCD [Infoglobal]

Infoglobal menggelar Factory Acceptance Test (FAT) untuk produk Multi Purpose Cockpit Display (MPCD) bersama G7 Aerospace Malaysia pada 6 Oktober 2021.

FAT ini dilaksanakan untuk menguji kesesuaian produk sebelum dipasarkan di Malaysia.

FAT digelar secara live melalui conference call di Workshop Infoglobal, Surabaya dan disaksikan oleh tenaga ahli G7 Aerospace di Malaysia. Sebanyak 6 produk MPCD diuji dalam proses FAT dan kegiatan ini berjalan dengan sukses.

FAT dengan G7 Aerospace secara online

Sebelum FAT dilaksanakan, MPCD juga telah menjalani proses Quality Control untuk menjamin kualitas produk.

MPCD buatan Infoglobal memiliki kelebihan pada software-nya yang kompatibel untuk pesawat Hawk 100 dan Hawk 200 tanpa dilakukan pemrograman ulang.

Sebanyak 6 produk MPCD diuji dan akan dikirimkan ke Malaysia serta menjadi ekspor perdana Infoglobal.

  ⍟ Infoglobal  

Batalyon Mandala Yudha Tingkatkan Kemampuan Tempur

 Di puslatpur kodiklat TNI AD, Martapura[Kostrad]

D
alam rangka meningkatkan kemampuan prajurit Batalyon Mandala Yudha Kostrad, sebanyak 21 prajurit kecabangan Kavaleri dibawah pimpinan Lettu Kav Johan Adhitama, S.T.Han Kompi TTB Yon Mandala Yudha membawa 5 Tank Leopard Batalyon Mandala Yudha berangkat menuju Puslatpur Kodiklat TNI AD (Terukis Rahayu, Martapura, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan) melaksanakan kegiatan latihan Boresigthing dan Zeroing di Puslatpur.

Pelaksanaan kegiatan latihan ini merupakan program Pusat Kesenjataan Kavaleri (Pussenkav) dalam membina prajurit Kavaleri salah satunya untuk mewujudkan efektifitas dan akurasi tembakan Tank Leopard yang cepat, tepat dan akurat sehingga meningkatkan kesiapan operasional Ranpur.

Boresighting adalah penyesuaian Microwave atau antena radar untuk menyelaraskan lubang tembakan sedangkan Zeroing adalah menguji presisi tembakan kanon dengan menembak sasaran berupa lesan.

Dengan dilaksanakan latihan ini, diharapkan 21 prajurit Kaveleri Batalyon Mandala Yudha mendapat pengalaman dan pembelajaran yang sangat penting untuk mendukung tugas pokok TNI.

 
Kostrad  

Minggu, 10 Oktober 2021

Penampakan Pesawat Angkut A400M

Akankah diakuisisi TNI AU ?Pesawat A400 ini ramai dibicarakan para pencinta militer Indonesia.  


Kementerian Pertahanan dan Airbus Defence and Space (ADS) sejak beberapa bulan silam telah terlibat dalam diskusi intensif untuk membahas rencana akuisisi dua unit pesawat angkut A400M. (AP Photo/Achmad Ibrahim)


Rencana pembelian pesawat angkut yang memiliki payload 37 ton ini mungkin akan satu paket dengan pengadaan pesawat A330 bekas yang akan direkonfigurasi menjadi Airbus Corporate Jet. (AP Photo/Achmad Ibrahim)


Diskusi intensif antara kedua belah pihak merupakan upaya Kemenhan untuk segera membelanjakan alokasi Penetapan Sumber Pembiayaan (PSP) senilai US$ 5,8 miliar yang diberikan oleh Menteri Keuangan pada 26 April 2021 silam. (AP Photo/Victor R. Caivano)


Terdapat beberapa hal menarik mengenai rencana pengadaan pesawat angkut yang dikembangkan oleh lima negara Eropa ini sejak 1989 dalam program Future Large Aircraft. Mulai dari pendanaan, kemampuan, dan paket offset. (AP Photo/Miguel Angel Morenatti)


Pesawat ini mampu terbang dengan kecepatan 860 km/jam, dengan kemampuan mengangkut 37 ton, kuat dan bisa berpindah-pindah. (AP Photo/Achmad Ibrahim)


A400M dapat melaju dan mendarat di landasan pacu yang telah disiapkan maupun medan yang cukup terjal. (Etat-Major des Armees via AP)


Pesawat ini pernah dilibatkan membawa bantuan kemanusiaan dan dalam upaya pemulihan pascagempa bumi dan tsunami di Palu pada Oktober 2018 lalu. (Etat-Major des Armees via AP)


Pesawat A400M ini memiliki desain yang inovatif dengan teknologi dan teknik yang sangat canggih yang dapat menjalankan beberapa tugas berbeda, seperti misi taktis jarak pendek, misi strategis jarak jauh, dan sebagai tanker. (Moritz Frankenberg/dpa via AP)


Pesawat angkut militer multi-nasional ini memiliki empat mesin turboprop, menjembatani kemampuan strategis C17 Globemaster yang lebih besar dan kemampuan taktis C130 yang lebih kecil. (Hauke-Christian Dittrich/dpa via AP)


Pihak Airbus mengklaim A4000M merupakan pesawat yang tergolong hemat bahan bakar.(AP Photo/Francois Mori)


A400M merespons misi taktis dan strategis Angkatan Udara di seluruh dunia, dan sangat cocok untuk mengangkut peralatan berukuran besar langsung ke titik sasaran. Pesawat ini memiliki sertifikasi untuk beroperasi di landasan pacu yang lebih kecil dan beraspal dan mampu beroperasi dalam infrastruktur yang tersedia. (AP Photo/Francois Mori)


Tak hanya bisa mengangkut pasukan, Airbus A400M juga bisa mengangkut truk semi-trailer seberat 25 ton dengan peti kemas berukuran 6 meter, perahu penyelamatan, ataupun peralatan pengangkut besar lain seperti mesin pengeruk atau penderek yang dibutuhkan dalam upaya penyelamatan pasca bencana alam. (AP Photo/Christophe Ena, Pool)

  CNBC  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...