Tampilkan postingan dengan label Kopaska. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kopaska. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 Maret 2026

TNI AL Kirim KRI RE Martadinata-331 dan Pasukan Kopaska ‘Serbu’ Australia

  Latma Kakadu 2026   Ilustrasi KRI REM 331 (Dispenal]

TNI AL mengerahkan kapal perang KRI Raden Eddy Martadinata-331 untuk bertolak ke Australia. Kapal ini membawa misi khusus bersama pasukan elite Komando Pasukan Katak (Kopaska) untuk mengikuti latihan militer berskala internasional, Kakadu 2026.

Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) II Laksda I Gung Putu Alit Jaya, melepas langsung keberangkatan KRI REM-331 dari Surabaya, Jawa Timur, Selasa (3/3). Alit Jaya menegaskan, para prajurit memikul tanggung jawab besar sebagai duta bangsa di kancah dunia.

Prajurit bukan hanya membawa nama satuan, tetapi juga membawa nama besar TNI di forum internasional. Saya menekankan seluruh personel untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab serta menjunjung tinggi disiplin dan profesionalisme,” tegas Alit Jaya saat memberikan amanat di atas geladak KRI I Gusti Ngurah Rai-332.

  Misi 41 Hari Bersama Pasukan Elite 
Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Koarmada II Kolonel Laut (P) Antonius Februar, membeberkan detail kekuatan personel dalam misi kali ini. KRI RE Martadinata-331 akan menempuh pelayaran panjang selama 41 hari, terhitung mulai 3 Maret hingga 13 April mendatang.

Antonius menjelaskan, kapal membawa total 145 personel pilihan. “Komposisinya terdiri atas 138 anak buah kapal (ABK), satu dokter, perwira intelijen, serta personel penerangan,” ujar Antonius saat dikonfirmasi Indonesia Defense Magazine.

TNI AL juga menyertakan unit tempur khusus untuk memperkuat daya gedor dan keahlian taktis di Australia. Antonius menyebut Satgas Kakadu 2026 ini membawa dua personel Kopaska yang merupakan pasukan elite spesialis sabotase bawah air, serta dua personel penyelam untuk melakoni simulasi tempur tingkat tinggi.

  Ajang Bergengsi Sejak 1993 
Latihan Kakadu merupakan ajang dua tahunan bergengsi yang diselenggarakan oleh Angkatan Laut Australia. Tahun ini menandai penyelenggaraan ke-17 sejak Kakadu pertama kali digelar pada 1993 silam.

Indonesia sendiri merupakan salah satu negara yang rutin berpartisipasi sejak awal gelaran ini untuk memperkuat diplomasi pertahanan di kawasan Asia-Pasifik. Tahun ini, sebanyak 20 negara mengirimkan unsur terbaiknya untuk menguji profesionalisme prajurit di laut.

Antonius mengungkapkan, skala latihan tahun ini sangat masif karena melibatkan puluhan armada tempur dunia. Angkatan Laut Australia mengerahkan 15 kapal perang, dari total 34 kapal perang yang ikut berpartisipasi. Armada besar ini terdiri atas 33 kapal permukaan dan satu unit kapal selam yang siap beradu taktik di perairan Darwin.

  Adu Taktik Tempur Udara hingga Meriam 
Para prajurit TNI AL akan menjajal berbagai materi latihan berat yang terbagi dalam fase pelabuhan dan fase laut. Antonius menceritakan, prajurit akan melakoni latihan menembak sasaran di laut menggunakan meriam kapal atau Gunnery Exercise (Gunnex).

Selain itu, KRI RE Martadinata-331 akan mengasah taktik strategi laut lewat Admiralty Exercise (Adex) dan latihan koordinasi tempur dengan pesawat udara atau Combat Air Support (CAS). Prajurit juga melatih kemampuan operasional di perairan terbuka yang jauh dari daratan melalui Surface Exercise Over The Horizon (Surfex OTH).

Antonius menambahkan, prajurit melatih reaksi cepat dalam proses pengiriman logistik atau isi bensin antarkapal saat tetap berlayar dalam latihan Replenishment at Sea (RAS). Tak ketinggalan, satgas bakal melakoni koordinasi lintas unit antarkapal negara yang berbeda melalui Cross Deck, serta latihan teknik pengambilan foto taktis militer.

Alit Jaya menambahkan, keterlibatan KRI RE Martadinata-331 bertujuan untuk meningkatkan interoperabilitas. Istilah ini merujuk pada kemampuan berbagai angkatan laut dunia untuk bekerja sama secara kompak menggunakan standar operasional internasional demi menjaga stabilitas keamanan kawasan. (at)

 ⚓️ 
IDM  

Minggu, 27 April 2025

39 Siswa Kopaska Berlatih Terjun Malam dari Pesawat NC-212 Aviocar

🛩 🪂  (Puspenerbal)

Skuadron Udara 600 Wing Udara 2 Puspenerbal Juanda mendukung Latihan Terjun Malam Paradasar bagi 39 siswa DIKKOPASKA Angkatan XLVIII, Pusdiksus, Kodikopla, Kodiklatal yang dimulai pada Kamis malam (24/4/2025).

Latihan Terjun Malam Paradasar sebagai bagian dari kemampuan infiltrasi udara taktis yang krusial bagi setiap pasukan khusus TNl AL menjadi tahap akhir dari Dikkopaska yang berlangsung selama 10 bulan.

Latihan Terjun Malam yang berlangsung hingga awal Juni 2025 ini berlangsung dalam tiga sorti penerbangan malam, para siswa melaksanakan penerjunan statis dari ketinggian 1.500 kaki menggunakan pesawat CASA NC 212-200 Aviocar.

Latihan terjun malam ini membekali siswa dengan kemampuan dasar sebelum terjun Free Fall dikegelapan, bertujuan meningkatkan kemampuan calon prajurit Kopaska dalam kondisi minim cahaya.

Materi latihan mencakup ground training dan praktik terjun statik pada malam hari. Pesawat CASA NC 212-200 diawaki oleh Mayor Laut (P) Anjun, Lettu Laut (P) Satrio, dan Letda Laut (P) Reno, yang menerbangkan pesawat dan membuka ramp atas aba-aba pelatih untuk penerjunan malam.

Komandan Skuadron Udara 600, Mayor Laut (P) Marwanto, menyatakan bahwa NC 212-200 mendukung berbagai latihan TNI AL dan menjadi andalan angkut taktis, termasuk infiltrasi udara terbatas dan logistik, kapanpun dibutuhkan.

Sedangka Komandan Wing Udara 2 Puspenerbal, Kolonel Laut (P) Adam Firmansyah, menambahkan bahwa pesawat ini memiliki rekam jejak panjang dalam berbagai operasi dan penugasan, serta akan terus mendukung operasi-operasi di masa mendatang.

  🛩 Pelopor Wiratama  

Sabtu, 21 Desember 2024

TNI AL Latihan Pasukan Khusus di Kepulauan Riau

 Ditinjau KSAL 
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhuVxgD1YpRyZMvtN8qyBGIXgfV98V3h1zoG1NOcq1m-QT2scCuiV1uCQ2VWMKWFHPTzA7-6N1LvIM5IE0X0UfZ1qczHveoGgVHtIYRKvkmh88nn4fddQo8xL3WBBPPFKUE4DsvFNPUij235rWjVu-HecKvLzP4fZDrRMKpqMr5v-FklwseT_KTz49kJv3Q/s1440/470504588_122205245438211399_5565654438153949462_n.jpg(Dispen Korps Marinir)

D
i Daerah Latihan Dabosingkep, Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayor Jenderal TNI (Mar) Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP. mendampingi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr.Opsla. meninjau Latihan Pasukan Khusus TNI Angkatan Laut (Latpassusla) bertempat di Pantai Todak, Dabo Singkep, Kepulauan Riau, Sabtu (14/12/2024).

Dalam kegiatan melibatkan pasukan Khusus TNI AL yang terdiri dari Detasemen Jalamangkara (Denjaka), Batalyon Intai Amfibi (Yontaifib) Korps Marinir dan Komando Pasukan Katak (Kopaska) dengan tujuan meningkatkan kemampuan, profesionalisme, serta naluri tempur Prajurit Pasukan Khusus.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjbEbmJ1w-j-MIOzxdF8tsiD000Vx9VZgiSSiCXs4mQBCmQcfJk7s8Ol8Ave2o0cAh8982wRGmDm5nz7rGMO43hVegAHqOKYnP2gEkQRrewxKDccqYJ8zYEopgw0WLDVZFL5dL3M9kA47Sk5TbGtO4B5JyYCu5jtLfDVa0iLcSU0QNT3V8CCT20OGcZ-52h/s3051/470205139_1001639615341297_7201928488569014641_n.jpgDalam kesempatan ini Kepala Staf Angkatan Laut didampingi Komandan Korps Marinir meninjau sekaligus menyaksikan langsung pelaksanaan latihan dengan didampingi para pejabat tinggi TNI AL. Sejumlah materi latihan dilaksanakan oleh para prajurit satuan elit TNI AL ini diantaranya Pendaratan Khusus, Beach Clearing & Demolisi, Terjun Tempur, Rubber Duck, serta Fast Roping/Stabo.

Usai pelaksanaan latihan, Dankormar mengikuti kegiatan Bakti Sosial dengan membagikan paket bantuan sembako kepada 300 masyarakat pesisir, Bakti Kesehatan berupa pengobatan gratis dan khitan kepada 200 masyarakat, serta Makan Sehat Bergizi bersama dengan 500 siswa-siswi di wilayah Dabo Singkep.

  ★ Korps Marinir  

Rabu, 25 September 2024

Kopaska-Taifib Latihan Pasukan Khusus

Dalam Operasi Amphibi Di PapuaOperasi Amphibi Di Papua (dispen Koarmada III)

Dua Pasukan Khusus yang dimiliki oleh TNI AL yaitu Satuan Komando Pasukan Katak Koarmada III dan Intai Amphibi dari Pasmar 3 Sorong melaksanakan latihan bersama di Pulau Jefman, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya. Selasa dini hari (24/9/24).

Latihan khusus ini bernama Latihan Pasukan Khusus (Latpassus) dalam Operasi Amphibi TA.2024 yang bertempat di Satkopaska Koarmada III, dimulai sejak tanggal 9 September 2024 dan dibuka oleh Wadan Puskopaska Kolonel Laut (P) Henricus Prihantoko di Mako Koarmada III.

Sebelumnya berbagai tahapan latihan telah dilakukan, yakni latihan geladi posko, Tactical Floor Game (TFG), latihan parsial, gelar pasukan serta pada puncaknya dilaksanakan latihan manuver latihan (Manlap) atau Full Mission Profile (FMP).

Operasi pasukan khusus TNI AL tersebut diawali dengan pergerakan penyusupan ke daerah yang telah dikuasai oleh musuh dari titik luncur dengan mendekat ke sasaran menggunakan metode selam tempur, yang tetap mengutamakan kecepatan dan kerahasiaan yang tinggi kedua tim bergerak mendekati sasaran menggunakan subs skimmer, sedangkan dua tim berikutnya memperkuat sebagai tim assault (QRF).

Menurut Dansatkopaska koarmada III Kolonel Laut (P) Robinson H Etwiory, S.E.,M.M latihan ini dalam rangka uji kesiapsiagaan operasional dalam terjadinya kontinjensi darurat, meningkatkan profesionalisme prajurit (Kopaska-Taifib) serta yang utama adalah mewujudkan keterpaduan satuan khusus TNI AL (Kopaska-Taifib) dalam pelaksanaan Operasi amfibi maupun dalam mendukung Tugas TNI AL lainnya.

Ditempat terpisah, Pangkoarmada III Laksamana Muda TNI Hersan, S.H.,M.Si., mengatakan agar Prajurit yang sedang melaksanakan latihan selalu memahami secara rinci semua prosedur, aturan, tugas dan tanggung jawab masing-masing serta laksanakan dengan serius dan penuh rasa tanggung jawab serta disertai motivasi yang tinggi agar mampu mencapai tujuan yang diinginkan.

  💂 TNI  

Minggu, 16 Juni 2024

TNI AL Kerahkan 2 Kapal Perang untuk Latma Malindo Jaya

Di KinabaluKRI FKO 368 (antara)

TNI Angkatan Laut mengerahkan dua kapal perang dari Komando Armada II yaitu KRI Frans Kaisiepo-368 dan KRI Sampari-628 untuk mengikuti Latihan Bersama (Latma) Malindo Jaya 27AB/24 di perairan sekitar Kota Kinabalu, Malaysia, sekitar akhir Juni.

Kepala Staf Koarmada (Kaskoarmada) II Laksamana Pertama TNI Isswarto melepas langsung keberangkatan dua kapal perang itu sekaligus mengecek kesiapan mereka mengikuti Latma Malindo Jaya dalam apel gelar kesiapan dan upacara pelepasan di Dermaga Madura Koarmada II, Ujung, Surabaya, Jawa Timur, Jumat.

Kaskoarmada II, saat membacakan amanat Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) II Laksamana Muda TNI Ariantyo Condrowibowo, menjelaskan Latma Malindo Jaya 27AB/24 merupakan latihan yang rutin digelar oleh angkatan laut dua negara untuk meningkatkan kesiapan tempur di laut, sekaligus menjalin interoperabilitas yang lebih baik dalam menjaga keamanan di laut.

Indonesia dan Malaysia berbagi wilayah perairan di beberapa perairan rawan, di antaranya Selat Malaka, Laut China Selatan, dan di Laut Sulawesi.

Untuk itu, saya menekankan kepada seluruh prajurit yang tergabung dalam satgas (satuan tugas) agar selalu menunjukkan profesionalisme yang tinggi, prajurit Jalasena yang berkualitas dan memiliki kemampuan untuk dapat bekerja sama dengan angkatan laut negara lain,” kata Kaskoarmada II saat membacakan amanat Panglima Komando Armada II sebagaimana dikutip dari siaran resmi Dinas Penerangan Komando Armada II TNI AL yang dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Untuk Latma Malindo Jaya 27AB/24, TNI AL memberangkatkan total 220 personel yang terdiri atas para pengawak KRI Frans Kaisiepo-368 dan pengawak KRI Sampari-628, kemudian pasukan dari Komando Pasukan Katak, prajurit penyelam dari Dinas Penyelamatan Bawah Air Koarmada II, dan tim medis. Tidak hanya dua kapal perang, TNI AL juga mengirimkan satu alutsista udaranya, Helikopter Panther HS-1311.

Sementara itu, Angkatan Laut Malaysia — yang nama resminya Tentera Laut Diraja Malaysia — juga menyiapkan dua kapal perang, yaitu KD Selangor dan KD Sundang, serta Helikopter HOM AW 139, dan pasukan khusus dari Pasukan Khas Laut (Paskal) TLDM.
 

  antara  

Senin, 03 Juni 2024

KRI R. E. Martadinata Berlayar menuju Hawaii

⚓️  Ikuti Latihan Bersama Rimpac 2024 KRI Raden Eddy Martadinata (REM) 331 (ist)

Kapal perang KRI Raden Eddy Martadinata-331 berlayar menuju Hawaii, Amerika Serikat untuk mengikuti Latihan Bersama Multirateral Rim Of The Pacific (Latma Rimpac) tahun 2024 pada 26 Juni - 2 Agustus.

Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) RI Laksamana Madya TNI Denih Hendrata memimpin langsung upacara keberangkatan kapal dan pasukan yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Latma Rimpac 2024 di Dermaga Madura Komando Armada II, Ujung, Surabaya, Jawa Timur, Jumat.

Dalam amanatnya, Denih mengingatkan Latma Rimpac 2024 menjadi kesempatan bagi TNI Angkatan Laut untuk menguji doktrin, taktik, dan prosedur peperangan laut terbaru, terutama untuk operasi laut gabungan dan operasi amfibi.

Latihan itu, kata dia, juga menjadi ajang untuk menguji ketahanan alutsista TNI AL mengingat materi operasi tahap laut (sea phase) Latma Rimpac 2024 bakal berlangsung selama 3 minggu nonstop di laut tanpa ada kesempatan sandar di pangkalan.

Oleh karena itu, Pangkoarmada RI meyakini Latma Rimpac dapat menjadi kesempatan unjuk kekuatan TNI AL terutama dalam kerangka kerja sama internasional bersama angkatan laut asing.

Rimpac ini fokus pada war fighting (latihan tempur, red.) di mana kita sudah menyiapkan jauh sebelumnya untuk tugas latihan ini. Targetnya, yaitu melihat kekuatan militer angkatan laut Pasifik dan Eropa sehingga kita bisa menerapkan itu di TNI AL,” kata Pangkoarmada RI ke Satgas Latma Rimpac 2024 sebagaimana dikutip dari siaran resmi Komando Armada RI TNI AL yang dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Satgas Latma Rimpac 2024 dipimpin oleh Komandan KRI R. E. Martadinata-331 Kolonel Laut (P) Adam Tjahja Saputra. Kolonel Adam membawahi pasukan sebanyak 183 prajurit, yang terdiri atas 128 pengawak kapal, 43 prajurit dari Korps Marinir, tujuh personel dari Komando Pasukan Katak (Kopaska), kemudian lima personel staf latihan.

 ⚓️ 
antara  

Kamis, 25 April 2024

Prajurit Kopassus dan Kopasgat Berlatih dengan Kopaska

 Dankodikopsla Kodiklatal Buka Kursus Peperangan Laut Khusus 
https://peloporwiratama.co.id/wp-content/uploads/2024/04/IMG-20240424-WA0065.jpg(TNI) 💥

S
elama tiga bulan Pasukan Khusus Sat-81 Gultor Kopassus dan Sat Bravo -90 Kopasgat akan menjalani latihan di Sekolah Komando Pasukan Katak (Sekopaska) Pusdiksus Kodikopsla Kodiklatal. Program Pendidikan Kursus Peperangan Laut Khusus TA. 2024 secara resmi di buka oleh Komandan Kodikopsla (Dankodikopsla) Kodiklatal Laksma TNI Muhammad Iwan Kusumah, bertempat di Lapangan Dewa Ruci Kodikopsla Kodiklatal Surabaya. Rabu (24/04/2024).

Dankodikopsla dalam amanatnya menyampaikan bahwa, adapun pendidikan yang dibuka pada hari ini, pada hakikatnya merupakan pendidikan integrasi bagi pasukan khusus TNI yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar memiliki kualifikasi dalam peperangan laut khusus serta nantinya mampu mendukung operasi-operasi TNI baik Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Selama mengikuti pendidikan ini, para siswa akan dibekali berbagai ilmu pengetahuan dan keterampilan tentang renang laut, penyelaman, teknis dan taktis peperangan laut khusus sehingga nantinya dapat dijadikan bekal dalam penugasan di daerah operasi”, jelas Laksma Muhammad Iwan Kusumah.

Kepada Komandan Pusdiksus khususnya Komandan Sekopaska beserta staf, Instruktur dan Bingsis, Dankodikopsla mengucapkan selamat bekerja, laksanakan program pendidikan ini dengan penuh rasa tanggung jawab. Perhatikan rambu-rambu dalam operasional pendidikan dengan tetap mengutamakan keselamatan para siswa hingga pendidikan ini selesai.

Dan kepada para siswa, Laksma Iwan mengucapkan selamat belajar dan berlatih. pesan saya, jangan lupa untuk selalu mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, gunakan kesempatan ini sebaik-baiknya dan kembangkan kemampuan kalian untuk berkompetisi secara sehat dan positif serta pupuk rasa persaudaraan diantara para siswa, wujudkan kekompakan dan saling membantu selama mengikuti program pendidikan ini hingga selesai.

 
💂 Pelopor Wiratama  

Selasa, 23 April 2024

TNI AL Persiapkan KRI R. E. Martadinata untuk RIMPAC 2024

⚓️ Di Hawaii KRI REM 331 ketika menguji rudal hanud Mica (TNI AL)

Komando Armada (Koarmada) II TNI Angkatan Laut (TNI AL) mempersiapkan KRI Raden Eddy Martadinata-331 untuk mengikuti latihan bersama Rimpac dengan Angkatan Laut Amerika Serikat (USINDOPACOM) di Hawaii, Amerika Serikat, pada Juni 2024.

Panglima Koarmada II Laksamana Muda Ariantyo Condrowibowo dalam rapat di Markas Komando Koarmada II, Ujung, Surabaya, Jawa Timur, Senin, mendengar rencana garis besar (RGB) latihan bersama Multirateral Rim Of The Pacific (Rimpac) Tahun Anggaran 2024 dari Komandan KRI R. E Martadinata yang juga bertugas sebagai Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Rimpac 2024 Kolonel Laut (P) Adam Tjahja Saputra.

Dalam paparannya kepada Pangkoarmada II, sebagaimana dikutip dari siaran resmi Dinas Penerangan Koarmada II TNI AL di Jakarta, Senin, Kolonel Adam menyampaikan rencana latihan yang kemungkinan bakal melibatkan 43 kapal perang dan lima kapal selam dari dua negara, termasuk KRI R. E Martadinata, yang merupakan bagian dari Satuan Kapal Eskorta Koarmada II.

Tidak hanya itu, TNI AL juga bakal mempersiapkan 43 prajurit dari Korps Marinir TNI AL dan tujuh prajurit dari pasukan elite TNI AL Komando Pasukan Katak (Kopaska).

Dalam paparan yang sama, dia juga menjelaskan Satuan Tugas Rimpac, yang rutin dikirim oleh TNI AL tiap dua tahun sekali ke Hawaii, merupakan wujud eratnya hubungan dan kerja sama antara TNI Angkatan Laut dan militer Amerika Serikat, utamanya Komando Pertahanan Gabungan AS di Indo-Pasifik (USINDOPACOM).

Dia melanjutkan latihan bersama itu pun bertujuan meningkatkan kemampuan profesionalisme personel TNI AL dalam melaksanakan operasi dan latihan bersama berskala internasional, meningkatkan kemampuan operasi laut jarak jauh dan penyiapan dukungan logistik tempur, serta meningkatkan kemampuan TNI AL dalam mendukung kebijakan pemerintah guna mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Dalam rapat yang sama, Pangkoarmada II menginstruksikan jajaran prajuritnya yang terlibat dalam latihan itu untuk mempersiapkan diri maupun alutsista yang akan digunakan dengan baik. Laksda Ariantyo juga meminta mereka memanfaatkan kesempatan itu sebagai pengalaman dalam penugasan karena itu dapat menambah wawasan untuk menjadi semakin profesional.

Latihan bersama Rimpac tahun ini rencananya juga diikuti oleh Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI. Kepala Bakamla RI Laksamana Madya TNI Irvansyah menyampaikan rencana keikutsertaan Bakamla di Rimpac 2024 saat dia bertemu Wakil Komandan Coast Guard Amerika Serikat (USGC) Laksamana Steven D. Poulin di Washington D. C., Amerika Serikat, 9 Maret 2024.

 ⚓️ 
antara  

Minggu, 17 September 2023

TNI AL Persiapkan Dua Kapal Cepat Rudal dan Prajurit Kopaska

 Latma MTA Philindo-2023 KRI Sampari-628. (Dispenal)

TNI Angkatan Laut (AL) mempersiapkan dua kapal cepat rudal (KCR), yakni KRI Sampari-628 dan KRI Hiu-634, untuk latihan bersama Angkatan Laut Filipina dalam latma bersandi “MTA Philindo-2023”.

Apel persiapan alat utama sistem persenjataan (alutsista) beserta pasukan telah digelar di Markas Komando Armada (Koarmada) II, Surabaya, Jawa Timur, pada Jumat (15/9/2023).

Komandan Satuan Kapal Cepat (Dansatkat) Koarmada II Kolonel Laut (P) Didik Kusyanto memimpin apel kesiapan tersebut.

Didik, yang juga selaku Dansatgas Latma mengatakan bahwa Latma MTA Philindo-23 bertujuan meningkatkan profesional prajurit TNI AL dan Angkatan Laut Filipina dalam bidang kerja sama, kesepahaman serta hubungan militer kedua negara.

KRI Hiu-634. (shipspotting)

Materi yang akan dilatihkan antara lain naval warfare dan maritim interdiction operations (MIO).

Didik meminta kepada seluruh personel yang bertugas agar tidak ada yang melakukan pelanggaran serta menjaga nama baik diri sendiri, keluarga, dan TNI AL.

Persiapkan segala sesuatunya dengan sebaik-baiknya, sehingga bisa menunjukkan performa baik di hadapan negara-negara lain yang juga terlibat dalam latihan tersebut,” kata Didik dalam siaran pers Koarmada II, Minggu (17/9/2023).

Setelah pelaksanaan apel kesiagaan, dilanjutkan pemeriksaan ruangan-ruangan di KRI Sampari-628 dan KRI Hiu-634.

Hal tersebut bertujuan sebagai upaya pencegahan adanya pelanggaran yang terjadi selama melaksanakan latihan bersama Philindo-23.
 

  💂 Kompas  

Selasa, 28 Februari 2023

Drone Bug Nano UAV Perkuat TNI AL

✈ Akan digunakan Kormar dan Kopaska TNI AL ✈ Bug Nano UAV (BAE)

Kepala Dinas Materiel Senjata dan Elektronika Angkatan Laut (Kadissenlekal) Laksamana Pertama TNI Teguh Prasetyo, S.T., M.Soc.Sc., secara resmi membuka Refreshment Training Drone Bug FX Nano UAS Quadcopter 1A untuk digunakan Pasukan Kormar dan Kopaska TNI AL, Senin (27/02/2023), yang diwakili oleh Kasubdis SPT Sewaco Dissenlekal di Surabaya.

Peserta pelatihan sejumlah 15 personel ini terdiri dari prajurit Pasmar I, Pasmar II, Satkopaska I, Satkopaska II dan Satkopaska III. Drone Bug FX Nano UAS Quadcopter 1A penggunaan Drone dalam mendukung operasi militer untuk perang di lingkungan TNI Angkatan Laut masih sangat jarang atau belum begitu populer. oleh karena itu perlu didasari dengan pengetahuan yang benar dan tepat sasaran bagi Pasukan Kormar dan Kopaska untuk memaksimalkan pengoperasian Drone Bug FX Nano UAS Quadcopter 1A ini.

Sudah menjadi tugas dan tanggung jawab Dissenlekal selaku badan pembina teknis materiel kesenjataan dan elektronika dalam rangka mendukung kesiapan teknis dan operasional Alutsista TNI AL. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan 10 hari kedepan sampai dengan tanggal 10 Maret 2023 memiliki tujuan sebagai upaya dalam rangka meningkatkan profesionalisme prajurit.

Turut hadir dalam Pembukaan Pelatihan ini Dirpers Puskopaska, Perwira Puskopaska dan Perwira Dissenlekal. Kegiatan berlangsung lancar dan aman.

 
TNI AL  

Rabu, 15 Februari 2023

Skuadron 600 Turunkan Kopaska dengan Taktik Air Landed

✈ Latihan Rebut Pangkalan Udara ✈ Skuadron Udara 600 jajaran Wing Udara 2 Puspenerbal latihan bersama dengan Kopaska. (Foto: Dok. Instagram @wingudara2puspenerbal)

Skuadron Udara 600 Wing Udara 2 Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) bersama Komando Pasukan Katak (Kopaska), pada pekan lalu menggelar latihan bersama.

Dikutip dari Instagram @wingudara2puspenerbal, Senin (13/2), skenario latihan bersama ini merebut pangkalan udara Juanda yang jatuh ke tangan musuh, sebagai aset penting TNI AL yang harus dikuasai kembali.

Dalam latihan ini, NC-212-200 dari Skuadron Udara 600 jajaran Wing Udara 2 bersama dengan Kopaska sebagai pasukan khusus trimedia, menggelar operasi khusus insertion ke pangkalan udara Juanda.

Pesawat udara NC-212-200 yang dioperasikan oleh Lettu Laut (P) Rana dan Lettu Laut (P) Fitrian tersebut melaksanakan taktik air landed. Pesawat akan mendarat, membuka ramp door untuk menurunkan Kopaska di runway dan segera pergi meninggalkan pangkalan.

Selain itu, operasi ini dapat memberikan efek kejut terhadap musuh, karena efek pendadakan dengan kedatangan pasukan secara cepat dan tiba-tiba. Taktik ini memerlukan kolaborasi dan kerja sama yang baik untuk melaksanakan operasi air landed.

Bahkan, dibutuhkan perhitungan yang tepat dan terkoordinasi antara pilot, kru serta pasukan sehingga dapat dilaksanakan dengan baik, aman dan tercapainya keselamatan terbang dan kerja.

Komandan Wing Udara 2, Kolonel Laut (P) Ma’arif, didampingi Komandan Skuadron Udara 600, Mayor Laut (P) Zulda turut meninjau langsung pelaksanaan latihan taktik air landed.

Latihan seperti ini penting dilaksanakan untuk menjalin kerja sama yang baik agar operasi yang dilaksanakan berhasil,” tegasnya. (at)

  IDM  

Minggu, 20 November 2022

Latgabma Ausindo Amphibious Assault Exercise 2022 di Todak

Libatkan 1.000 PrajuritPasukan Intai Amfibi Marinir (Taifib), Pasukan Infanteri Marinir TNI Angkatan Laut dan Australian Defence Forces (ADV) saat mengikuti puncak Latgabma Amphibious Assault Joint Exercise (Ausindo AAJEX) di Pantai Todak Dabo Singkep, Riau, Minggu (20/11). (Indonesia Defense)

Pada penutupan latihan bersama tersebut dihadiri langsung oleh Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa, yang mana Jenderal Andika menginginkan konsep latihan bersama kedepan dapat dikonsep lebih menantang.

Kami ingin latihan setiap tahun semakin sulit, tahun ini lebih sulit dari tahun lalu, tahun dengan harus lebih sulit lagi. Tadi sudah mulai kami bicarakan, apa nih konsep untuk tahun depan,” kata Jenderal Andika dikutip dari Antaranews.com, Minggu (20/11/2022).

Selain melibatkan dalam jumlah besar tentara, pada latihan tersebut kedua negara ini juga mengerahkan beberapa alat utama sistem senjata (Alutista), TNI AL mengerahkan KRI Banjarmasin 592 dengan jumlah prajurit sebanyak 500 prajurit, yang meliputi Korps Marinir TNI AL, Kopaska, Taifib, Helikopter, Tim Kesehatan serta dukungan udara F16 milik TNI Angkatan Udara.

Sementara negara Australia mengerahkan Kapal Perang HMAS Adeleide, Helikopter, LLC (Lite Landing Craft), Zodiac, Truck Logistik serta tim kesehatan dan personel dengan jumlah yang sama dengan TNI AL.

Dari Australia melibatkan kapal LHD (landing helicopter dock) berukuran cukup besar, lebih dari 200 meter, namanya HMAS Adelaide. Sedangkan TNI AL menggunakan KRI Banjarmasin,” ungkap Jenderal Andika.

Dijelaskan Jenderal Andika, kedua kapal tersebut awalnya sudah bertemu di perairan Lingga sejak 18 dan 19 November 2022, pertemuan itu melakukan pertukaran taktik tempur. Selanjutnya pada Minggu dini hari sekitar pukul 00.00 WIB, kapal mulai mendekati ke sasaran dan pukul 01.00 WIB beberapa pasukan diturunkan untuk menuju ke sasaran menggunakan kendaraan lapis baja, perahu karet bermesin besar dan bermesin kecil sampai tidak bermesin.

Lebih jauh diungkapkannya, setelah sasaran dikuasai oleh pasukan pertama, lalu pasukan kedua kembali diturunkan untuk memberikan bantuan pada pagi harinya. Kemudian disusul dengan bantuan dari pesawat tempur F16 milik TNI Angkatan Udara.

Taktik serangan untuk menguasai sasaran kata Panglima TNI Jenderal Andika juga menggunakan taktik mobile udara yang melibatkan pesawat terbang atau helikopter.

  💂 Kutipan  

Jumat, 18 November 2022

TNI AL dan Tentara Australia Akan Gelar Latihan Pendaratan Amfibi di Dabo Singkep

⚓️ Ausindo Amphibious Assault Exercise KRI Banjarmasin-592 [TNI AL]

TNI Angkatan Laut dan Angkatan Laut atau Royal Australian Army (RAA) dalam waktu dekat ini berencana akan menggelar latihan Serbuan Amfibi bersama-sama di Pulau Dabo Singkep, Kepulauan Riau.

Saat dikonfirmasi, Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya (Laksdya) TNI Ahmadi Heri Purwono membenarkan rencana latihan bersama yang akan dilakukan oleh angkatan laut dua negara sahabat itu.

"Iya, jadi kita akan bersama-sama dengan pasukan pendaratnya Australia untuk melaksanakan latihan di Dabo Singkep," kata Wakasal Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono usai melepas keberangkatan Satgas SBJ dan PPKM, serta KRI Teluk Palu-523 ke Pulau Tidore di Dermaga JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu, 16 November 2022.

Untuk diketahui, rencana latihan serbuan pendaratan Amfibi ini bersandi “Ausindo Amphibious Assault Exercise”. Rencananya latihan akan digelar pada tanggal 19 - 20 November 2022 di wilayah perairan Dabo Singkep, Kepulauan Riau.

Latihan Serbuan Amfibi yang akan digelar antara TNI Angkatan Laut dan Angkatan Laut Australia itu merupakan bagian dari gelaran Indo-Pacific Endeavour (IPE), yang merupakan program latihan secara rutin tiap tahun yang diselenggarakan oleh Royal Australian Navy bersama Angkatan Laut negara mitra di kawasan Indo-Pasifik sejak tahun 2017, salah satunya TNI Angkatan Laut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun VIVA Militer dari Dispenal, dalam latihan tersebut, TNI Angkatan Laut mengerahkan KRI Banjarmasin-592 yang didukung oleh 500 prajurit, yang terdiri dari pasukan pendarat Korps Marinir TNI AL, Kopaska, serta Taifib, Helikopter TNI AL, Tim Kesehatan, serta dukungan pesawat udara F-16 milik TNI Angkatan Udara.

Sedangkan Angkatan Laut Australia akan mengerahkan Kapal Perang HMAS Adelaide, Helikopter, LCC, Zodiac, Truk Logistik, serta ambulance, dengan pelibatan personel yang nyaris berimbang.

 ⚓️  Viva  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...