Tampilkan postingan dengan label KRI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KRI. Tampilkan semua postingan

Jumat, 18 September 2026

TNI AL Siapkan 310 Personel untuk Jadi Awak Kapal Induk KRI Sriwijaya

   https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjNWD-c9Q3xCRxJqs_XTc07pVJGoIsgZlH9ReGaMjw8yDqgX1pmGcamxApxRmt_nEuddd0GQOwrZIbGftc0PYT2OK2Te5ClGjKQBcf7tGCilPZrS5VyertemC-dMF0JMfXzXHQVE6sz0YQtq63C3k5yh2EE0dbUe8-wKHNjJJUXeCcqesAepEwdvi0DKcvn/s1200/IMG_0755.jpegITS Garibaldi ketika dikawal 2 Brawijaya class di perairan Indonesia (Dispenal)

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) menyiapkan 310 personel untuk menjadi calon awak kapal induk KRI Sriwijaya.

Dikutip dari siaran pers Komando Armada (Koarmada) RI di Jakarta, Kamis, dijelaskan upaya penyiapan itu dilakukan dengan cara memberikan berbagai pelatihan kepada para calon awak kapal.

"Materi diberikan sebagai bekal pengetahuan, keterampilan, dan profesionalisme yang harus dimiliki setiap prajurit, sebelum mengemban tugas sebagai pengawak KRI Sriwijaya," ujar Kepala Dinas Penerangan Koarmada RI Kolonel Laut (P) Wishnu Ardiansyah.

Para pengajar yang dihadirkan dipastikan memiliki latar belakang yang relevan dengan kebutuhan pengetahuan para calon awak kapal.

Salah satu yang telah memberikan pengarahan kepada para calon awak kapal, yakni Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) RI Laksamana Madya TNI Denih Hendrata di Gedung Canopus, Kolat Armada RI, Jakarta Utara, Rabu (16/9).

Kendati demikian, Wishnu tidak menjelaskan secara rinci materi apa saja yang diberikan kepada para personel.

Dia juga tidak menjelaskan secara rinci sejak kapan proses pendidikan tersebut berlangsung. "Dapat dipastikan pembentukan calon pengawak dilaksanakan melalui pelatihan yang terarah, disiplin dan berorientasi pada kesiapan operasional," kata dia.

Dengan adanya pelatihan tersebut, TNI AL berharap para calon awak kapal KRI Sriwijaya mendapatkan ilmu yang cukup agar mampu mengawaki kapal induk dengan lebih maksimal. .

    antara   

Kamis, 17 September 2026

ITS Giuseppe Garibaldi Tiba di Indonesia

  Dikawal Brawijaya dan Prabu Siliwangi https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjNWD-c9Q3xCRxJqs_XTc07pVJGoIsgZlH9ReGaMjw8yDqgX1pmGcamxApxRmt_nEuddd0GQOwrZIbGftc0PYT2OK2Te5ClGjKQBcf7tGCilPZrS5VyertemC-dMF0JMfXzXHQVE6sz0YQtq63C3k5yh2EE0dbUe8-wKHNjJJUXeCcqesAepEwdvi0DKcvn/s1200/IMG_0755.jpegITS Garibaldi ketika dikawal 2 Brawijaya class di perairan Indonesia (Dispenal)

Giuseppe Garibaldi, calon kapal induk pertama Indonesia, akhirnya memasuki perairan Tanah Air.

Kedatangan kapal dengan nomor lambung 551 itu terlihat dalam sejumlah foto yang diterima dari Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Dispenal).

Garibaldi terlihat berlayar di tengah laut dengan dua fregat TNI Angkatan Laut (AL) berada di sisi kiri dan kanannya.

Kedua kapal pengawal tersebut merupakan fregat kelas Brawijaya, yakni KRI Brawijaya-320 dan KRI Prabu Siliwangi-321.

Ketiganya berlayar dalam satu formasi saat Garibaldi memasuki perairan Indonesia melalui Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) I.

Dari udara, Garibaldi tampak menempati posisi di tengah formasi.

Dua fregat TNI AL bergerak di sisi kanan dan kiri kapal dengan jarak tertentu.

Jejak putih dari buritan ketiga kapal terlihat membelah permukaan laut.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiaeGkfFAqf8BLCBcKa0vhtzcPbYCLlmjaf5UvY3xf91Twbw5ikmeESEqGdHbfMp4VNwMnf6hKf4JKY6w7ulp9Frkk76Kq16L8bSf0jUodOA_bYPI-UlxTgZysLTV_AY1-xWy2rdOMEUvXn0oNJj4ru5JyxOwvvH3gisKn2rYUtN7-LqBBhkLeb0XwOxHOe/s720/IMG_0750.jpegFormasi tersebut memperlihatkan pengawalan terhadap Garibaldi sepanjang pelayarannya memasuki wilayah perairan Indonesia.

Di bagian atas bangunan kapal, nomor lambung 551 terlihat jelas. Bendera Italia juga berkibar di dekat struktur anjungan kapal.

Sementara itu, salah satu foto memperlihatkan sebuah pesawat angkut bermesin turboprop terbang rendah di atas laut, tepat di depan Garibaldi.

Pesawat tersebut terlihat berada dalam satu rangkaian kegiatan pelayaran dengan kapal.

Kapal induk ini akan tiba di Jakarta pada Jumat, 18 September 2026,” kata keterangan Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal), dikutip Kamis (17/9/2026).

Menurut rencana, kedatangan kapal induk akan disambut oleh Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, dan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali.

Ada juga Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny, serta para pejabat pemerintah lainnya.

Kedatangan ITS Giuseppe Garibaldi ke Tanah Air menjadi bagian penting dalam perjalanan penguatan kemampuan TNI AL dalam memperkuat Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya dalam penanggulangan bencana dan misi kemanusiaan seperti yang telah menjadi prioritas Presiden RI,” jelas Dispenal.

Adapun Giuseppe Garibaldi, calon kapal induk pertama Indonesia, mulai berlayar dari Italia menuju Tanah Air pada Senin (24/8/2026) malam waktu Italia atau Selasa (25/8/2026) dini hari waktu Indonesia.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjbaAl76nivNfoRqpKcFBWaCTVzq02LqxB9b4WiK6AsNnDskvVhwltmPmYXYwD1U1kl7s74-zJSzxgmx3fLJ8e6tJATVwy-H5tHZE5A8QdnITxQeZyEfOmfajov53l2WFG1tvtC-Rfu3Vm84OVPfxStUysd2cDO53QP7ORROGzsaA6xdejqFxP7S8Q2VYJS/s1726/IMG_0744.jpegBenar, sesuai rencana kapal Garibaldi akan bertolak dari Italia (Senin) malam ini,” kata Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait saat dihubungi Kompas.com, Senin (24/8/2026) malam.

Dalam perjalanan menuju Indonesia, Giuseppe Garibaldi direncanakan melintasi Terusan Suez dan singgah di Jeddah, Arab Saudi, serta Colombo, Sri Lanka. Setelah itu, kapal akan melanjutkan pelayaran menuju Indonesia.

Menurut rencana, pelayaran akan memakan waktu selama 3 pekan sehingga kapal diperkirakan tiba di Indonesia pada pertengahan September 2026.

Sebelum pelayaran ini, TNI Angkatan Laut (AL) mengonfirmasi bahwa sebanyak 100 prajuritnya telah bertolak ke Italia untuk menjemput Giuseppe Garibaldi.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut Marsekal Pertama Tunggul mengatakan, 100 prajurit TNI AL ini berlatih sebelum mengawaki kapal induk pertama Indonesia itu.

Saat ini perkembangannya, kru dari Garibaldi sudah berada di Italia untuk melaksanakan serangkaian pelatihan sebelum pelaksanaan penyeberangan,” ujar Tunggul saat dihubungi Kompas.com, 14 Juli 2026.

Setelah itu, mereka akan membawa Giuseppe Garibaldi berlayar ke Indonesia dengan skema joint crew, yakni pengawak gabungan yang terdiri atas personel TNI AL dan Angkatan Laut Italia.

Kemudian setelah tiba di Indonesia akan dilaksanakan serah terima sampai dengan 100 persen pengawakan dari prajurit TNI Angkatan Laut,” jelas dia. .

    Kompas   

Selasa, 15 September 2026

Naval Parade di Teluk Jakarta Diikuti 102 KRI, Garibaldi Tampil Perdana

  Rangkaian HUT ke-81 TNI akan dimeriahkan naval parade atau sailing pass dan fly pass https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhXqCBIR0ip6eKp3P9K76WxQ1MYYAdlkob1z90mlXmAaMLQ6iYXrAVKQaa5v6rdC1l38kWmJNMdifnAnlnmsZyrxUy64s7_g0g601JMzZUzPZsOnqyiFcQYD4IOOgiajlhjDDQ3YEHACcLKVU_vYw9lR4WWYYPTprDaV6GZswpzqfTZyGVKfOAbg_81gIWB/s1500/IMG_0741.jpegITS Garibaldi ketika bersiap menuju Indonesia (Srilanka Navy)

Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyiapkan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI Tahun 2026. Berbagai kegiatan telah dimulai sejak Agustus hingga berlangsung pada Oktober 2026, dengan puncak peringatan pada 5 Oktober 2026 di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.

Pada 20 September 2026, Mabes TNI menggelar TNI Fair dilanjutkan dengan TNI Run 10K dan 5K serta Fun Walk 6,4 kilometer yang masing-masing ditargetkan diikuti sekitar 10 ribupeserta. Menjelang puncak HUT TNI, juga dilaksanakan Ziarah Rombongan pada 21-26 September 2026, Ziarah Nasional pada 28 September 2026, serta Doa Bersama Lintas Agama pada 1 Oktober 2026 yang diikuti 3.000 peserta dan disertai pembagian 3.000 paket sembako.

"Rangkaian HUT ke-81 TNI juga akan dimeriahkan naval parade atau sailing pass dan fly pass pada 4 Oktober 2026 di perairan Teluk Jakarta," kata Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi dalam siaran pers di Jakarta, Selasa (15/9/2026).

Menurut Agung, kegiatan yang direncanakan dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto tersebut akan menampilkan sailing pass, fly pass serta demonstrasi pasukan khusus, dan alutsista baru. "Data perencanaan mencatat 102 KRI terlibat dalam rangkaian Naval Parade," katanya.

Sementara itu, informasi yang didapatkan Republika, kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi (C551) yang bakal berubah nama menjadi KRI Sriwijaya akan tampil perdana dalam acara di Teluk Jakarta. Garibaldi akan melintas dikawal armada tempur TNI AL di hadapan RI 1.

Puncak HUT ke-81 TNI pada 5 Oktober 2026 di Monas, diawali upacara yang dipimpin Presiden RI. Sebagai inspektur upacara, Prabowo sekaligus bakal meresmikan satuan baru. Kegiatan dilanjutkan dengan parade dan defile pasukan serta alutsista, melibatkan 81 Satuan Setingkat Batalyon (SSB), terdiri 51 SSB pasukan TNI dan 30 SSB non-TNI.

Defile akan menampilkan 520 unit alutsista dan kendaraan, terdiri atas 420 unit alutsista atau kendaraan TNI, serta 100 kendaraan antik dan non-TNI. Selain parade dan defile, puncak peringatan akan dimeriahkan demo gabungan yang menampilkan demonstrasi udara serta gabungan udara dan darat.

"TNI juga menyiapkan kegiatan sosial berupa pembagian 40 ribu paket sembako dan 40 ribu porsi makan gratis bagi masyarakat. Seluruh rangkaian HUT ke-81 TNI menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan kedekatan TNI dengan rakyat serta menunjukkan kontribusi TNI bagi masyarakat dan bangsa Indonesia," kata Agung.

    Republika   

Kamis, 03 September 2026

Koarmada II Latihkan Rencana Pergerakan Unsur Pada Sailing Pass Naval Parade HUT Ke-81 TNI

 Gelar Tactical Floor Game https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiTQdcM_TbYuEHrSA9IOFQt7Pst9ky9Ywc2Muj_8KolznFD_4_5GcVRQboij5bcOS1XaQv5zB6LDL5kKfJ9oZJoqe4kXZ9R8rLDRRv5nd037-vqdSAVsQ6vC_xlWm7q7wY8A40dnYGGL-KB1bBAxh7WlO2UQUFQ0DQC-3lFE3FY9hQIXvm7i3Eb3WRXJESU/s1170/Gelar%20Tactical%20Floor%20Game,%20Koarmada%20II%20Latihkan%20Rencana%20Pergerakan%20Unsur%20Pada%20Sailing%20Pass%20Nava.webpGelar Tactical Floor Game dalam pelaksanaan Sailing Pass Naval Parade yang direncanakan digelar di perairan Teluk Jakarta (Koarmada II)

Panglima Koarmada II Laksda TNI I G. P. Alit Jaya, S.H., M.Si., memimpin Tactical Floor Game (TFG) Sailing Pass Naval Parade dalam rangka memperingati HUT Ke-81 TNI, bertempat di Gedung Panti Tjahaya Armada (PTA) Koarmada II, Surabaya, Rabu (2/9).

TFG dilaksanakan sebagai bagian dari persiapan dan pemahaman seluruh unsur yang terlibat dalam pelaksanaan Sailing Pass Naval Parade yang akan digelar di perairan Teluk Jakarta. Kegiatan ini membahas secara detail manuver unsur KRI, Pesawat udara serta kesiapan seluruh prajurit pendukung demo laut, udara, dan Pasukan Khusus Laut (Pasusla).

Dalam arahannya, Pangkoarmada II menekankan pentingnya seluruh peserta memahami rangkaian kegiatan secara menyeluruh, sekaligus menguasai tugas dan tanggung jawab masing-masing unsur.

Secara umum seluruh kegiatan rangkaian harus dipahami, sehingga setiap unsur mengerti tahapan pelaksanaan dan dapat melaksanakan tugasnya dengan baik,” tegas Pangkoarmada II.

Lebih lanjut disampaikan bahwa setiap tim dan unsur, baik KRI, Pesud maupun unsur pendukung lainnya, harus mempersiapkan diri secara matang sehingga tercipta orkestrasi yang tepat dan mampu bekerja sebagai satu kesatuan. Setiap unsur juga dituntut memahami setiap perubahan situasi dan manuver yang telah direncanakan.

Pangkoarmada II juga menekankan aspek keselamatan dan kesiapsiagaan. Seluruh unsur, termasuk pesawat yang terlibat, diminta senantiasa dalam kondisi siap dan memastikan seluruh perlengkapan telah diperiksa serta dipersiapkan dengan baik sesuai waktu yang tersedia.

Selain kesiapan unsur, komunikasi menjadi salah satu kunci keberhasilan pelaksanaan Naval Parade.

Pangkoarmada II mengingatkan agar jaring komunikasi antara Pengendali Utama dengan seluruh unsur demo laut, udara, dan Pasusla dapat terjalin dengan baik serta tidak mengalami kendala maupun kepadatan komunikasi.

Kunci terakhir adalah komunikasi. Pengendali utama harus yakin bahwa komunikasi benar-benar terjalin dengan seluruh unsur,” tegasnya.

   Koarmada II  

Rabu, 26 Agustus 2026

Giuseppe Garibaldi Dikawal Fregat Italia Belayar ke Indonesia

   2 KRI Siap Sambut Saat Masuk Perairan Indonesia https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjhZhtXJRrvUiH9njjQwKBc2gp6qfAwSApaJw5InWT5PlLNPNbV7fmiDF16KNYCpgQ7IMVk7A8_e35f3TujN5uHB1YFSuRTEo9SGPzZ81TALfBTpe-2NtVzeEXnTw1TeiNZ6lV8WWL4rjSmrBbawLGoX6AaHfRlCRRRhyzTFlaHsYpRt4xAigdpAT-LE3nB/s596/Garibaldi.jfifKapal induk ITS Giuseppe Garibaldi akan hadir bulan September  (marina military)
TNI Kapal induk Giuseppe Garibaldi yang tengah berlayar dari Italia menuju Indonesia mendapat pengawalan kapal fregat Italia selama melintasi Laut Merah, Teluk Aden, dan Laut Arab.

Selama melintasi Laut Merah-Teluk Aden-Laut Arab akan dikawal oleh beberapa kapal Fregat Italia,” kata Kadispenal Laksma TNI Tunggul, saat dikonfirmasi, Selasa (25/8/2026).

Setelah memasuki perairan Indonesia, Giuseppe Garibaldi juga akan mendapat pengawalan dari minimal dua kapal fregat TNI AL.

Dan rencananya akan ada pengawalan minimal 2 KRI fregat Indonesia dan pesawat udara Puspenerbal pada saat memasuki perairan Indonesia,” ucap dia.

Pesawat Puspenerbal juga direncanakan melakukan on board ke Giuseppe Garibaldi sebagai bagian dari rangkaian penyambutan kapal tersebut.

Sementara itu, Giuseppe Garibaldi akan dilibatkan dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI.

Kapal perang eks Angkatan Laut Italia itu direncanakan ikut dalam kegiatan sailing pass yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT TNI ke-81.

Sesuai rencana awal Garibaldi rencananya akan dilibatkan sebagai salah satu unsur Sailing Pass dalam rangka HUT TNI ke-81,” kata Tunggul.

Kendati demikian, Tunggul belum menjelaskan lebih lanjut terkait rencana itu. Keterlibatan Giuseppe Garibaldi dalam kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda awal setelah kapal itu berlayar dari Italia menuju Indonesia.

Giuseppe Garibaldi mulai berlayar dari Italia menuju Indonesia pada Senin (24/8/2026) malam waktu setempat atau Selasa (25/8/2026) dini hari WIB. Perjalanan kapal tersebut diperkirakan memakan waktu sekitar tiga pekan dan ditargetkan tiba di Indonesia pada pertengahan September 2026.

Dalam pelayarannya menuju Indonesia, Garibaldi direncanakan melintasi Terusan Suez, dengan agenda singgah di Jeddah, Arab Saudi, dan Colombo, Sri Lanka, sebelum melanjutkan pelayaran menuju Indonesia,” ungkap Karo Infohan Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait kepada Kompas.com, Selasa (25/8/2026).

Setibanya di Indonesia, Giuseppe Garibaldi akan berganti nama menjadi KRI Gajah Mada dan bakal menjalani proses penyesuaian sebelum nantinya digunakan oleh TNI Angkatan Laut.

Diberitakan sebelumnya, rapat paripurna DPR RI menyetujui permohonan pemerintah untuk menerima hibah satu unit kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi dari Pemerintah Republik Italia, Selasa (21/7/2026).

Persetujuan itu diambil setelah DPR mendengarkan laporan Komisi I DPR RI mengenai hasil pembahasan permohonan penerimaan hibah alat peralatan pertahanan dan keamanan (Alpalhankam) dari luar negeri.


   Kompas   

Selasa, 18 Agustus 2026

Prabowo Ajukan KRI Ki Hajar Dewantara Dijual

 ⚓️ 🤝 Bersurat ke DPR ilustrasi KRI Ki Hajar Dewantara (Dispenal) 

Presiden Prabowo Subianto mengusulkan ke DPR agar kapal perang latih milik TNI AL, KRI Ki Hajar Dewantara dijual.

Hal itu diketahui lewat pengajuan surat Presiden (Surpres) ke DPR RI.

Surpres tersebut dibacakan langsung oleh Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dalam forum Rapat Paripurna DPR ke-2 masa persidangan I tahun sidang 2026-2027 yang digelar Selasa (18/8/2026).

"Perlu kami beritahukan bahwa pimpinan dewan telah menerima surat dari Presiden RI, yaitu R-33 tanggal 14 Juli, hal Permohonan Persetujuan DPR RI Terhadap Penjualan Barang Milik Negara berupa 1 unit Kapal Eks KRI Ki Hajar Dewantara," kata Dasco.

Selain itu, Prabowo turut mengirim Surpres mengenai calon Gubernur Bank Indonesia (BI), calon Deputi Gubernur Senior BI, dan calon Deputi Gubernur BI.

Selanjutnya, ada pula Supres mengenai calon Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan.

"Surat-surat tersebut telah dan akan ditindaklanjuti sesuai dengan Peraturan DPR RI Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Tertib dan Mekanisme yang Berlaku," ujarnya. (cip)

 ⚓️  sindonews  

Rabu, 12 Agustus 2026

Taiwan Sebut Latihan Angkatan Laut China dan Indonesia Provokatif

 ⚓️ 🤝 ilustrasi KRI GNR 332 ketika latihan menembakan rudal Exocet (Dispenal) 

Kementerian Pertahanan Cina menyatakan bahwa salah satu kapal perangnya dan sebuah fregat Indonesia akan melakukan "latihan pelayaran bersama" di sebelah timur Taiwan.

Kegiatan ini disebut akan "meningkatkan kemampuan operasional gabungan kedua angkatan laut" serta "bersama-sama menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan tersebut".

Merespons hal tersebut, pemerintah Taiwan mengecam rencana latihan Cina yang disebutnya "berbahaya". Taipei menyebut bahwa Beijing berusaha menciptakan kesan palsu kepada komunitas internasional seolah-olah mereka menguasai perairan tersebut.

Cina menganggap Taiwan yang memiliki pemerintahan demokratis sebagai wilayahnya. Pada Juni 2026, Beijing memulai patroli penjaga pantai di lepas pantai timur wilayah administrasi Taipei. Langkah ini memicu kemarahan Taiwan serta kekhawatiran Amerika Serikat (AS) dan beberapa pihak Barat lainnya.

Pada Selasa (11/08) Kementerian Pertahanan Cina menyatakan bahwa latihan tersebut akan berlangsung pada pertengahan Agustus di sebuah lokasi yang belum dijelaskan, tetapi terletak di sebelah timur Taiwan. Kegiatan ini merupakan "latihan navigasi" bersama kapal angkatan laut Indonesia. Langkah ini dianggap sangat tidak biasa karena Cina pada umumnya tidak mengadakan latihan bersama militer asing di dekat Taiwan.

 Merusak status quo

Pada Selasa (11/08) malam, Dewan Urusan Daratan Taiwan, lembaga yang bertanggung jawab terhadap kebijakan terkait Cina, menyatakan bahwa latihan tersebut merupakan "provokasi militer" dan Beijing harus "segera menghentikan perilaku berbahaya yang merusak status quo ini."

Dalam pernyataannya, dewan tersebut menyebut bahwa Cina kini berusaha menggelar latihan bersama "negara-negara terkait" di perairan sebelah timur Taiwan. Langkah ini menyusul serangkaian tindakan Cina belakangan ini, termasuk kegiatan yang disebut Taiwan sebagai "patroli penegakan hukum rutin" di wilayah administrasi Taipei.

"Hal ini, pada kenyataannya, merupakan manipulasi politik, 'tindakan yang hanya sekadar nama, tetapi pada kenyataannya merupakan ekspansi', yang bertujuan menciptakan kesan palsu di hadapan komunitas internasional bahwa komunis Cina memiliki yurisdiksi atas perairan di sebelah timur Taiwan," ujar dewan tersebut.

Dewan tersebut juga menegaskan bahwa Taiwan akan terus memantau dengan cermat perkembangan di wilayah sekitarnya dan mengambil "langkah-langkah yang diperlukan dan tepat".

Terkait informasi latihan gabungan Cina dan Indonesia ini, kantor berita Reuters dan AFP menyebut belum ada respons dari Angkatan Laut dan Kementerian Pertahanan Indonesia.

Tim DW Indonesia juga telah meminta keterangan terkait hal tersebut kepada Kementerian Pertahanan. Namun, masih belum ada respons hingga artikel ini diterbitkan.

 Taiwan gelar latihan perang tahunan

Saat ini, Taiwan sedang menggelar latihan militer tahunan Han Kuang, tempat mereka melakukan simulasi terkait cara memukul mundur upaya serangan Cina.

Pengumuman Cina muncul ketika Wakil Menteri Pertahanan (Menteri Perang) Amerika Serikat bidang Kebijakan, Elbridge Colby, bertemu dengan Menteri Pertahanan Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin di Jakarta pada Selasa (11/08).

Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan kepada Colby bahwa perluasan kerja sama pertahanan tidak bertujuan untuk mendirikan pangkalan militer AS di Indonesia. Hal itu disampaikan oleh pernyataan dari Kementerian Pertahanan Indonesia.

Cina sendiri tidak mengakui klaim kedaulatan pemerintahan Taiwan dan militer Beijing beroperasi hampir setiap harinya di sekitar Taipei.

Seperti kebanyakan negara, Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik formal dengan Taiwan, tetapi pulau itu adalah rumah bagi lebih dari 300.000 pekerja migran Indonesia.

Taipei mengatakan bahwa hanya rakyat Taiwan yang dapat memutuskan masa depan mereka dan telah berulang kali mengecam tekanan militer Cina.

 Bukan Latihan Perang

TNI AL angkat bicara terkait rencana latihan pelayaran antara militer China dan Indonesia di lepas pantai timur Taiwan. TNI AL mengatakan latihan tersebut bukanlah bersifat war fighting, melainkan tradisi navy secara universal.

"Passing exercise yang dilaksanakan bukan bersifat war fighting, tetapi sebagai tradisi navy secara universal apabila melintas wilayah perairan suatu negara," kata Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul saat dimintai konfirmasi, Rabu (12/8/2026).

Diketahui, berdasarkan siaran pers Kemlu, Kapal Perang Indonesia KRI I Gusti Ngurah Rai (GNR)-332 tiba di Pier 33, Vladivostok, Federasi Rusia pada 23 Juli 2026. Kedatangan KRI Gusti Ngurah Rai tersebut untuk mengikuti Latihan Bersama (Latma) ORRUDA (Orel Garuda) 2026 antara Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) dan Angkatan Laut Federasi Rusia. Latihan itu dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu Harbour Phase pada 24-26 Juli 2026 dan Sea Phase pada 27-28 Juli 2026.

Sementara itu, menurut Laksma Tunggul, selama perjalanan Lintas Laut (linla) KRI I Gusti Ngurah Rai (GNR)-333 dari Vladivostok Rusia sampai kembali ke tanah air, akan dilaksanakan latihan passing exercise dengan negara-negara yang akan dilewati. Passing exercise adalah latihan bersama untuk menyambut dan mengantarkan kapal perang asing.

Laksma Tunggul mengatakan latihan tersebut merupakan bentuk kerja sama hubungan diplomatik di bidang maritim yang melekat pada kapal perang. Ia menegaskan kembali sikap politik Indonesia yang bebas aktif sehingga membuka peluang untuk bekerja sama dengan negara mana pun, termasuk latihan bersama.

"Passex ini juga merupakan goodwill engagement yang umum dilakukan angkatan laut di dunia sebagai wujud naval brotherhood serta diplomasi maritim yang melekat pada kapal perang," tuturnya.

"Politik luar negeri Indonesia bebas aktif memberikan peluang kerja sama menguntungkan dengan negara mana pun, termasuk giat Passex dengan sejumlah negara," katanya. (yld/imk)

 ⚓️  Detik  

Jumat, 07 Agustus 2026

TNI AU Kerahkan 5 Alutsista Baru dalam Latihan Gabungan TNI

  Di Dabo Singkep, Kepri Alutsista terbaru TNI AU dalam latihan gabungan TNI di Kepri (Dispenau)

TNI Angkatan Udara (AU) mengerahkan lima alat utama sistem persenjataan (alutsista) dalam Latihan Integrasi TNI 2026 di Dabo Singkep, Kepulauan Riau, Rabu (5/8/2026).

Berdasarkan siaran pers dari Dinas Penerangan Angkatan Udara (Dispenau), kelima alutsista itu terdiri dari empat jet tempur Rafale dan satu pesawat angkut A400M.

Pada latihan tersebut, TNI AU mengerahkan berbagai unsur udara yang meliputi pesawat tempur, pesawat angkut, pesawat intai, helikopter, pesawat tanpa awak serta pasukan gerak cepat untuk mendukung pelaksanaan operasi gabungan secara terpadu,” kata Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana.

Foto yang dirilis TNI AU turut memperlihatkan empat jet tempur Rafale tampak mengawal satu pesawat angkut strategis A400M yang terbang dalam formasi di atas langit Dabo Singkep.

Sementara itu, berdasarkan keterangan Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal), TNI menampilkan simulasi peperangan modern dalam Latihan Integrasi TNI 2026 di Dabo Singkep.

Dalam latihan itu, TNI AL menembakkan rudal C-705 dari KRI Sampari-628 dan mengoperasikan Unmanned Surface Vehicle (USV) atau drone laut untuk menyerang sasaran musuh.

Latihan dipimpin Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin bersama Panglima TNI dan para kepala staf angkatan.

Skenario yang dimainkan menggambarkan operasi gabungan TNI dalam menghadapi ancaman modern dengan melibatkan kekuatan darat, laut, udara, hingga peperangan siber.

Operasi diawali dengan serangan udara menggunakan pesawat tempur Rafale dan F-16 yang membawa bom MK-82.

Setelah itu, Korps Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) melaksanakan operasi khusus untuk membuka jalan bagi serangan berikutnya.

Di laut, TNI AL mengerahkan USV kamikaze yang diluncurkan dari KRI Soeharso-991, disusul operasi ranjau laut serta infiltrasi Komando Pasukan Katak (Kopaska) yang mensimulasikan sabotase kabel bawah laut.

Dalam skenario yang sama, satuan siber juga melakukan serangan untuk melumpuhkan sistem kelistrikan lawan.

Setelah sasaran dinyatakan lumpuh, KRI Sampari-628 menembakkan rudal C-705 ke target di darat.

TNI AL juga mengerahkan Bantuan Tembakan Kapal dari KRI Prabu Siliwangi-321, KRI Sultan Iskandar Muda-367, dan KRI Raden Eddy Martadinata-331.

Korps Marinir turut memberikan dukungan tembakan menggunakan Multi Launcher Rocket System (MLRS).

Sementara itu, TNI AD mengerahkan pasukan lintas udara yang diterjunkan dari pesawat Hercules C-130, drone pengintai, drone tempur, serta satuan Artileri Medan untuk mendukung operasi gabungan.

Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan bahwa berdasarkan laporan Panglima TNI, para Kepala Staf Angkatan, serta hasil peninjauan langsung di lapangan, TNI telah menunjukkan kesiapan yang meyakinkan dalam menjalankan tugas menjaga, memelihara, dan mengamankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” bunyi keterangan.

Menurut dia, kemampuan yang diperagakan mencerminkan peningkatan kesiapan tempur, baik dari sisi alutsista, kualitas prajurit, maupun dukungan amunisi.

Sjafrie juga menilai penggunaan alutsista buatan dalam negeri dalam latihan itu menjadi bagian dari upaya memperkuat kemandirian industri pertahanan nasional sekaligus meningkatkan daya tangkal Indonesia terhadap berbagai ancaman.

Latihan Integrasi TNI 2026 dirancang untuk menguji kemampuan operasi gabungan antarmatara, memperkuat koordinasi, serta meningkatkan kecepatan pengambilan keputusan dalam menghadapi dinamika peperangan modern.

 Berikut video liputan IDN Times :


 ✈️ 
Kompas  

Kamis, 06 Agustus 2026

TNI Gelar Latihan Operasi Gabungan di Kepri

 ⚓️ 🚀 Libatkan Hampir 13.000 Personel Kapal perang TNI AL, KRI Sampari 628 tembakkan rudal C-705 dalam Operasi TNI Terintegrasi 2026 (Dispenal)

Tentara Nasional Indonesia menggelar skenario Operasi TNI Terintegrasi 2026 di Daerah Latihan TNI AL Dabo Singkep, Kepulauan Riau dengan menampilkan kemampuan tempur Perisai Trisula Nusantara dari Matra Darat, Laut dan Udara. Dalam simulasi tersebut, berbagai Alutsista dikerahkan, termasuk drone kamikaze AKM KI-50 buatan dalam negeri, serta penembakan rudal C-705 dari KRI Sampari-628. Latihan ini dipimpin oleh Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin beserta Panglima TNI dan para Kepala Staf Angkatan. Rabu (5/8).

Latihan terintegrasi ini menggabungkan antara teknologi dan strategi peperangan di era modern. Operasi diawali dengan pertahanan udara dari TNI AU yang mengerahkan pesawat tempur terbaru Rafale dan F-16 dengan muatan bom MK-82, kemudian dilanjutkan Operasi Khusus Matra Udara dari Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat).

Dari segi laut, TNI AL mengerahkan Unmanned Surface Vehicle (USV) Kamikaze yang diluncurkan dari KRI Soeharso-991 dengan sasaran di laut dilanjutkan dengan operasi peranjauan, serta infiltrasi pasukan khusus yang juga melaksanakan sabotase kabel bawah air oleh Komando Pasukan Katak (Kopaska). Latihan ini juga melibatkan peperangan siber yang salah satunya diasumsikan pelumpuhan terhadap instalasi listrik musuh.

Setelah daerah musuh dipastikan lumpuh dari serangan siber, maka peluru kendali C-705 yang ada di KRI ditembakkan dengan sasaran musuh di darat sehingga fasilitas musuh lumpuh. Tidak hanya rudal, TNI juga menembakkan Bantuan Tembakan Kapal (BTK) dari KRI Prabu Siliwangi-321, KRI Sultan Iskandar Muda-367 dan KRI Raden Eddy Martadinata-331 serta tembakan Multi Launcher Rocket System (MLRS) dari Korps Marinir.

Selain unsur udara dan laut, operasi juga didukung oleh pasukan Lintas Udara (Linud) TNI AD juga melaksanakan penerjunan tempur dari Pesawat Hercules C-130. TNI AD juga mengerahkan intai drone tempur serta pasukan Artileri Medan. Seluruh rangkaian latihan dirancang untuk meningkatkan kesiapan tempur dan kemampuan operasi gabungan dalam menghadapi ancaman modern.

Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan bahwa berdasarkan laporan Panglima TNI, para Kepala Staf Angkatan, serta hasil peninjauan langsung di lapangan, TNI telah menunjukkan kesiapan yang meyakinkan dalam menjalankan tugas menjaga, memelihara, dan mengamankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Menurutnya, kemampuan yang ditampilkan dalam latihan ini menjadi bukti nyata meningkatnya kesiapan tempur TNI, baik dari aspek alutsista, kualitas prajurit, maupun dukungan amunisi.

Menhan juga menegaskan bahwa revitalisasi pertahanan negara pada tahun 2026 mulai menunjukkan hasil yang signifikan. Berbagai kemampuan tempur yang diperagakan dalam latihan, termasuk penggunaan produk industri pertahanan dalam negeri, menjadi bukti bahwa Indonesia terus memperkuat kemandirian pertahanan nasional sekaligus meningkatkan daya tangkal dalam menghadapi berbagai ancaman.

Operasi TNI Terintegrasi 2026 menjadi bagian dari upaya peningkatan profesionalisme prajurit melalui latihan yang mengintegrasikan berbagai sistem persenjataan dan teknologi terkini. Materi latihan menitikberatkan pada kecepatan pengambilan keputusan, koordinasi, serta efektivitas pelaksanaan operasi gabungan sesuai skenario yang telah direncanakan.

 Berikut video liputan dari antara :  


  🎥  TNI AL  

Rabu, 05 Agustus 2026

TNI AL Uji Drone Kamikaze dan Kapal Tanpa Awak di Dabo Singkep

 Latihan terintegrasi TNI 2026 USV produksi PAL ikut dalam latihan terintegrasi di Dabo Singkep (PAL)

TNI Angkatan Laut bersiap menguji deretan alutsista canggih dalam Latihan TNI Terintegrasi 2026 di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, pada Rabu (5/8/2026).

Dalam latihan tempur ini, TNI AL memamerkan amunisi nirawak, mulai dari drone Kamikaze udara hingga unmanned surface vessel (USV) atau kapal permukaan tanpa awak berjenis penabrak peledak.

Persiapan manuver lapangan berskala besar tersebut ditinjau langsung oleh Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) RI Laksamana Muda Denih Hendrata saat menginspeksi ratusan prajurit dan kesiapan alutsista di Dermaga Madura Koarmada II, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (1/8/2026).

Pengecekan akhir ini memastikan seluruh prajurit dan alutsista yang terlibat dalam latihan operasi amfibi berada dalam kondisi siap tempur,” ujar Denih dalam keterangannya.

Skenario latihan tempur gabungan tiga matra ini dirancang untuk menguji taktik perang modern secara intensif. Selain pengoperasian drone penyerang dan kapal permukaan tanpa awak, para prajurit mengasah kemampuan penembakan artileri, operasi siber, hingga latihan tembak cepat antiserangan udara (anti-air rapid open fire exercise) dengan sasaran wahana udara nirawak (unmanned aerial vehicle).

Di tingkat pasukan khusus, Komando Pasukan Katak (Satkopaska) menyusun taktik infiltrasi, pendaratan senyap, dan sabotase bawah air menggunakan metode lepas-jemput cepat (cast and recovery). Sementara itu, pasukan gabungan Marinir, penyelam, serta penerbang TNI AL menyimulasikan pendaratan amfibi untuk merebut tumpuan pantai musuh.

Denih menekankan pentingnya keterpaduan taktis antara jajaran Koarmada II bersama unsur TNI Angkatan Darat dan TNI Angkatan Udara selama latihan berlangsung. “Sinergi antarmatra dan kesiapan teknis menjadi kunci utama keberhasilan Latihan TNI Terintegrasi 2026 ini,” tegasnya.

Rangkaian persiapan ditutup dengan pelepasan kapal perang KRI Prabu Siliwangi-321 dari jajaran Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmada II. Kapal perang terbaru TNI AL tersebut bertolak langsung menuju perairan Dabo Singkep untuk memimpin gelombang serangan amfibi.

  ★ Teras Batam  

Komandan KRI GNR 322 Kunjungi Pejabat Pemerintah & Militer di Osaka

 ⚓️ Naval Diplomacy KRI GNR 332 berlabuh di Yokosuka Naval Base, berdampingan dengan kapal fregat terbaru Jepang, Mogami class. (Ist)

Dalam rangka mempererat hubungan kerja sama militer antara Indonesia dan Jepang, Komandan KRI GNR-332 Kolonel Laut (P) Ahmad Makmur Ikhlas melaksanakan kunjungan kehormatan kepada sejumlah pejabat pemerintah, aparat keamanan, dan militer di Kota Yokosuka, Jepang. Senin (3/8).

Kunjungan diawali dengan Courtesy Call kepada Deputy Mayor of Yokosuka City, Kazuhiro Hirasawa. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban sebagai wujud penguatan hubungan persahabatan antara Pemerintah Kota Yokosuka dengan TNI AL.

Selanjutnya, rombongan melaksanakan kunjungan kehormatan kepada Chief of Yokosuka Police Station, Superintendent Kobayasi Hitoshi. Pertemuan tersebut menjadi sarana untuk mempererat komunikasi serta membangun sinergi yang baik dalam mendukung keamanan dan kelancaran aktivitas maritim selama KRI GNR-332 berada di Yokosuka.

Tidakk lupa kunjungi kapal Destroyer Asagiri, yang diberitakan akan dihibahkan ke Indonesia (@junkst1)

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Courtesy Call kepada Chief of Coast Guard Yokosuka Office, Rear Admiral Kondo Shuji. Dalam kesempatan tersebut, kedua pihak saling bertukar informasi serta membahas pentingnya kerja sama dalam mendukung keselamatan pelayaran, keamanan laut, dan hubungan profesional antarpenjaga pantai serta angkatan laut.

Sebagai penutup, Komandan KRI GNR-332 beserta rombongan juga menyempatkan berkunjung kepada Commodore of Destroyer Squadron 15 United States Navy, CAPT David A. Huljack. Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat hubungan baik, meningkatkan kerja sama antara Indonesia dan Angkatan Laut Amerika Serikat.

Kunjungan kehormatan ini merupakan implementasi dari program prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali di bidang Naval Diplomacy.

  🚀  Pelopor Wiratama  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...