Tampilkan postingan dengan label Latgab. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Latgab. Tampilkan semua postingan

Jumat, 01 Mei 2026

Peluncuran Rudal Exocet B3 KRI GNR 332

 ⚓️ 🚀 Latopslagab 2026 KRI GNR 332 menembakkan rudal Exocet B3 dalam Latopslagab 2026 menghancurkan target (eks KRI Teluk Hading) (Kodiklat)

Dalam menghadapi era peperangan modern, TNI melaksanakan Latihan Operasi Serangan Gabungan (Latopslagab) secara masif di Perairan Karimun Jawa, Kamis (23/4).

Latihan ini melibatkan 20 Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dan pesawat tempur F-16 TNI AU yang berhasil menghancurkan sasaran eks-KRI Teluk Hading dengan cepat melalui serangan terintegrasi.

Kegiatan diawali dengan penembakan Rudal Exocet MM40 Block 3 oleh unsur KRI, dilanjutkan Operasi Udara Lawan Laut (OULL) oleh tiga pesawat F-16 yang menjatuhkan bom MK-12 dengan presisi tinggi.

Selain itu, dilaksanakan pula Artillery Duel oleh Striking Force TNI AL yang berhasil menghancurkan sasaran darat di Pulau Gundul.

Latihan ini merupakan demonstrasi kekuatan nyata (show of force) dan bukti interoperabilitas matra laut dan udara. Selain menguji kemampuan teknis, kegiatan ini juga berfungsi sebagai daya tangkal (deterrence) guna menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

  🚀  Garuda Militer  

Jumat, 24 April 2026

Unsur KRI Koarmada II Tunjukkan Kekuatan Tempur

 ⚓️ Pada Puncak Latihan Operasi Laut Gabungan TA. 2026 KRI Sampari tembakan rudal C705 (Dispenal)

Unsur koarmada II, yakni KRI I Gusti Ngurah Rai-332 dan KRI Sampari-628 yang tergabung dalam Satgas Penembakan Senjata Khusus Kogaslagab berhasil menembakkan rudal pada latihan puncak Latopslagab TA. 2026 yang digelar di Laut Jawa, perairan Kepulauan Karimun Jawa, Kamis (23/4). Aksi ini menjadi momen krusial dalam menunjukkan kesiapan tempur prajurit Jalasena dalam menghadapi berbagai spektrum ancaman di laut.

Dalam pelaksanaan latihan, Dansatkor Koarmada II Kolonel Laut (P) Adam Tjahja S. selaku Dansatgas Baksus onboard di KRI I Gusti Ngurah Rai-332 yang di Komandani Kolonel Laut (P) Ahmad Makmur Ikhlas menembakkan rudal Exocet MM 40 Blok III dengan sasaran eks KRI Teluk Hading-538 yang telah purna tugas sebagai alutsista TNI AL.

Sementara itu, KRI Sampari-628 yang di Komandani Letkol Laut (P) Eko Darmawan melaksanakan penembakan rudal C-705 juga berhasil mengenai sasaran Pulau Gundul di wilayah Kepulauan Karimun Jawa. Seluruh rangkaian penembakan berlangsung aman, dan sesuai rencana, menegaskan profesionalisme serta akurasi tinggi prajurit TNI Angkatan Laut.

Keberhasilan latihan ini disaksikan langsung oleh Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsuddin dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto serta Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., dari atas KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992. Sementara itu, Pangkoarmada II Laksda TNI I G. P. Alit Jaya, S.H., M.Si., selaku Pangkogaslagab memimpin seluruh unsur yang tergabung dalam Kogaslagab dari KRI Brawijaya-320. Kehadiran pimpinan tertinggi pertahanan negara tersebut menjadi bentuk dukungan sekaligus apresiasi terhadap kesiapan operasional TNI AL dalam menjaga kedaulatan maritim Indonesia.

Pada latihan ini melibatkan berbagai unsur kekuatan TNI AL yang terbagi dalam unsur tugas penembak, pengamanan, dan bantuan. Selain itu, pesawat udara, helikopter, serta drone turut dilibatkan untuk mendukung jalannya latihan secara terintegrasi, sehingga mampu mensimulasikan operasi laut modern yang kompleks dan realistis.

Sebelum mencapai puncak latihan, berbagai serial latihan telah dilaksanakan saat menuju daerah latihan (Rahlat). Seluruh rangkaian ini dirancang untuk mengasah kemampuan taktis, koordinasi, serta interoperabilitas antar unsur dalam menghadapi skenario operasi gabungan.

Latopslagab TA. 2026 tidak hanya menjadi ajang unjuk kekuatan tempur, tetapi juga wujud nyata komitmen TNI Angkatan Laut dalam menjaga kedaulatan dan keamanan laut Indonesia. Momentum ini sekaligus mempertegas semangat juang serta profesionalisme prajurit Jalasena dalam menghadapi tantangan pertahanan maritim yang semakin dinamis.

 ⚓️ 
Aksara Indonesia  

Senin, 20 April 2026

Eks KRI Teluk Hading-538 Akan Jadi Sasaran Tembak Rudal

  Di Latopslagab 2026 KRI Teluk Hading 538 (TNI AL)

Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Dermaga Baru Kodaeral VI Siang ini. Di bawah langit biru yang saksi bisu pengabdiannya, Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut VI (Komandan Kodaeral VI) Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, S.H., M.M secara resmi memimpin tradisi pelepasan dan penghormatan terakhir bagi Eks Kapal Perang KRI Teluk Hading-538, kapal angkut tank legendaris ini kini purnatugas dari jajaran alutsista TNI Angkatan Laut. Kamis (16/04/2026).

Tradisi TNI AL ini bukan sekadar seremoni perpisahan, melainkan bentuk apresiasi tertinggi atas dedikasi tanpa batas yang telah ditunjukkan oleh kapal perang ini selama puluhan tahun menjaga kedaulatan NKRI. Eks KRI Teluk Hading-538 dikenal tangguh, melintasi ribuan mil laut dalam berbagai operasi militer, misi kemanusiaan, hingga pengangkutan logistik ke pelosok negeri.

Komandan Kodaeral VI menyampaikan Penghormatan terakhir diberikan melalui jajar kehormatan sebagai simbol rasa hormat kepada "Sang Veteran Samudera". Kepergian Eks Kapal Perang KRI Teluk Hading-538 dari dermaga Kodaeral VI menandai akhir dari sebuah era, namun sejarah kegagahannya akan selalu tercatat dalam tinta emas sejarah maritim Indonesia.

"Selamat jalan, Eks Kapal Perang KRI Teluk Hading-538. Terima kasih atas darma baktimu. Jalesveva Jayamahe", ucap Komandan Kodaeral VI.

 Sasaran tembak rudal di Latopslagab 2026

Eks Kapal Perang KRI Teluk Hading-538 nantinya akan ditarik oleh Kapal Perang Republik Indonesia Leuser-924 menuju lautan lepas untuk dijadikan sasaran tembak dalam Latopslagab (Latihan Operasi Laut Gabungan) TNI AL Tahun 2026 guna menguji kesiapan tempur alutsista dan meningkatkan profesionalisme prajurit.

Dalam momen yang penuh nilai heroik ini, Komandan Kodaeral VI didampingi oleh jajaran pejabat teras Kodaeral VI, di antaranya Wadan Kodaeral VI Laksamana Pertama TNI Dr. Arya Delano, S.E., M.Pd., M.Han, Para Pejabat Utama (PJU) Kodaeral VI, Dansatlinlamil-3, Para Kadis/Kasatker Kodaeral VI, Para Staf Inspektorat Kodaeral VI, dan Para Sahli Poksahli Kodaeral VI serta tim merpluq Kodaeral VI.

 👷 
TNI AL  

Senin, 25 Agustus 2025

Super Garuda Shield 2025 Dimulai

 6.501 Serdadu dari 13 Negara Jadi Peserta 
https://asset.kompas.com/crops/Jpn9SIWNSHhkRL62zQH8s-V26JA=/0x0:0x0/1200x800/data/photo/2025/08/25/68abe96c60330.jpg(Kompas)

T
entara Nasional Indonesia (TNI) resmi membuka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) 2025.

Latihan multinasional tahunan ini diikuti 6.501 personel dari TNI dan 12 negara sahabat, serta menghadirkan pengamat dari 12 negara lain.

Tahun ini, latihan berlangsung hingga 4 September 2025 di sejumlah lokasi, mulai dari Jakarta, Baturaja (Sumatera Selatan), hingga Dabo Singkep (Kepulauan Riau).

"Dengan semangat dan penuh kebanggaan, saya nyatakan latihan gabungan bersama Super Garuda Shield tahun 2025, secara resmi saya nyatakan dibuka," kata Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto yang dibacakan oleh Wakil Panglima Jenderal Tandyo Budi Revita di Gedung Yos Soedarso, Seskoal, Jakarta, Senin (25/8/2025).

Turut hadir dalam pembukaan SGS 2025, yaitu Komandan Komando Indo Pasifik Amerika Serikat (US INDOPACOM) Laksamana Samuel Paparo.

Panglima TNI menilai, latihan ini bukan sekadar manuver militer, tetapi juga wadah membangun kepercayaan, jembatan persahabatan, dan komitmen bersama menjaga perdamaian serta stabilitas kawasan.

Latgabma Super Garuda Shield 2025 diikuti pasukan dari 13 negara pengirim personel, yakni Indonesia, Amerika Serikat, Australia, Kanada, Inggris, Jerman, Prancis, Belanda, Brasil, Jepang, Korea Selatan, Singapura, dan Selandia Baru.

Selain itu, 12 negara lain mengirimkan pengamat, di antaranya India, Malaysia, Kamboja, Timor Leste, dan Papua Nugini.

Latihan kali ini juga lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya, baik dari jumlah pasukan maupun materi yang dilibatkan.

Dunia saat ini menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks, dari bencana alam hingga ancaman siber, dari ketegangan kawasan hingga ketidakpastian global," tutur Wakil Panglima.

"Latihan gabungan bersama Super Garuda Shield tahun 2025 hadir sebagai wadah untuk berlatih bersama, berdiri, bahu-membahu, serta merespons setiap tantangan dengan cepat dan tepat," tambahnya.

  Menu latihan Garuda Shield 

Super Garuda Shield 2025 mengusung tema Komando Gabungan Bersama Melaksanakan Operasi Gabungan Multinasional.

Materi latihan di antaranya Staff Exercise (Staffex) atau pengambilan keputusan kepemimpinan dan perintah operasi hingga Cyber Exercise (Cyberex) atau penguatan pertahanan siber.

Ada pula latihan Airborne Ops and Jungle Field Training Exercise (FTX), Special Operation Force (SOF) berupa infiltrasi militer hingga operasi lintas udara.

Para prajurit berbagai negara juga akan latihan Amphibious Operation, yakni operasi pendaratan oleh marinir.

Kemudian Engineer Civil Action Project yang merupakan latihan pembangunan sarana dan prasarana desa.

Terakhir, ada latihan Combined Arms Live Fire Exercise (CALFEX) di mana para prajurit berlatih tembakan munisi tajam terintegrasi.

Dalam kesempatan itu, Laksamana Paparo menyampaikan apresiasi kepada Indonesia sebagai tuan rumah, sekaligus menekankan pentingnya membangun ikatan persahabatan lintas negara melalui latihan bersama.

Saya juga ingin menyampaikan terima kasih kepada 12 negara yang bergabung bersama Amerika Serikat dalam bermitra dengan Indonesia untuk menyelenggarakan Super Garuda Shield terbesar yang pernah ada," kata Paparo.

"Ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjadikannya yang terbaik, dan tahun depan menjadikannya lebih besar dan lebih baik lagi," tambahnya.

  🤝 Kompas  

Selasa, 22 Juli 2025

Kopasgat Turut Latihan Gabungan Talisman Sabre 2025

  Bersama pasukan khusus TNI lainnya di Australia Latihan Gabungan Talisman Sabre 2025 (TNI)

Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) TNI AU menunjukkan profesionalisme tinggi dalam latihan gabungan multinasional Talisman Sabre 2025 yang digelar di wilayah New South Wales dan Queensland, Australia.

Bersama pasukan khusus TNI lainnya yakni Kopassus dan Denjaka, Kopasgat ambil bagian dalam skenario latihan intensif yang melibatkan lebih dari 35.000 personel militer dari 19 negara.

Dalam sesi Joint Terminal Attack Controller (JTAC) di Evans Head Air Weapons Range, New South Wales, personel Detasemen Matra (Denmatra) Kopasgat berlatih langsung bersama unsur udara Australian Defence Force (ADF), mengasah kemampuan mengarahkan serangan udara secara presisi dari darat.

Latihan ini merupakan bagian krusial dari operasi lintas domain yang menuntut kecepatan, akurasi, dan koordinasi tingkat tinggi.

Partisipasi Kopasgat menegaskan kesiapan operasional TNI AU dalam mendukung skenario pertempuran modern, sekaligus memperkuat interoperabilitas Indonesia di tengah dinamika pertahanan kawasan.

Kolaborasi pasukan khusus tiga matra TNI juga mencerminkan soliditas dan kapasitas gabungan dalam menjawab tantangan keamanan global.

Dengan semangat TNI AU AMPUH (Adaptif, Modern, Profesional, Unggul dan Humanis), keikutsertaan Kopasgat dalam Talisman Sabre 2025 tak hanya menunjukkan kemampuan teknis, tetapi juga mempertegas komitmen TNI AU untuk terus menjadi bagian dari solusi keamanan regional dan mitra strategis komunitas internasional.

  🪂 
TNI  

Minggu, 22 Desember 2024

Menhan Sjafrie Tinjau Daerah Latihan di Nunukan, Kalimantan Utara

 Perisai Trisula Nusantara  
https://www.kemhan.go.id/wp-content/uploads/2024/12/1734753359124-768x512.jpgMenhan Sjafrie meninjau daerah latihan (rahlat) di Nunukan, Kalimantan Utara dari helikopter (Kemhan) 🚁

U
sai berencana membangun kawasan pertahanan di Pulau Morotai, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin melaksanakan kunjungan kerja ke Tarakan, Kalimantan Utara, Jumat (20/12/2024).

Dalam kunjungan kerjanya ini Sjafrie meninjau rencana pembangunan daerah latihan (rahlat) di wilayah Kalimantan Utara.

Guna mendukung program Perisai Trisula Nusantara, maka kolaborasi antar sektor terkait perencanaan strategis, kolaborasi internasional dan pendekatan terintegrasi untuk mengembangkan infrastruktur serta pelaksanaan latihan di daerah latihan Kalimantan Utara menjadi salah satu hal esensial guna melanjutkan pembangunan kekuatan pertahanan negara,” tulis Sjafrie dalam akun media sosialnya.

Diketahui, program Perisai Trisula Nusantara yang digagas oleh Menteri Pertahanan Sebelumnya, Prabowo Subianto bertujuan untuk mendukung pertahanan wilayah dan memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Perisai Trisula Nusantara sendiri merupakan kekuatan tiga matra untuk melindungi kedaulatan negara dari ancaman luar. Untuk itu, penguatan program ini akan diutamakan di daerah rawan konflik juga bencana.

Selain melakukan kunjungan ke Tarakan, di hari yang sama Sjafrie langsung bergeser ke daerah Nunukan, Kalimantan Utara. Kedatangan eks Pangdam Jaya ini sekaligus meninjau terkait rencana pembangunan daerah latihan gabungan matra darat, laut dan udara dengan medan yang menantang.

Dengan kolaborasi bersama, kita wujudkan pengembangan infrastruktur untuk mendukung latihan TNI yang lebih optimal,” kata Sjafrie. (Pram/Fajar)

  ★ Fajar  

Senin, 18 November 2024

Latihan Puncak Penembakan Munisi Tajam Terintegrasi Pada Latgabma Keris Woomera 2024

Di Situbondo(Puspen TNI)

Komandan Kodiklatal Letjen TNI (Mar) Nur Alamsyah, S.E., M.M., M.Tr.(Han)., selaku Direktur Latihan memimpin secara langsung pelaksanaan Latihan Puncak Combined Arms Life Fire Exercise (CALFEX) atau Latihan Tembakan Munisi Tajam Terintegrasi pada Latgabma Keris Woomera 2024, bertempat di Titik Tinjau (T12) Puslatpur Marinir 5 Baluran, Situbondo Jawa Timur. Sabtu (16/11/2024).

Jumlah personel yang terlibat dalam CALFEX terdiri dari 1000 prajurit-prajurit terbaik pilihan dari 3 Matra baik dari TNI maupun ADF, termasuk di dalamnya terdapat prajurit penembak jitu (Sniper) dari militer kedua negara.

Adapun jenis Alutsista yang terlibat pada kegiatan CALFEX Keris Woomera tahun 2024 terdiri dari Alutsista TNI Angkatan Darat berupa persenjataan Artileri tembakan lintas datar dan lintas lengkung yang terdiri dari 2 pucuk Meriam Howitzer kaliber 105 mm dan 84 mm, Javeline, Mortir 81 dan berbagai senjata Infanteri ringan serta senjata mesin lainnya seperti 100 pucuk senjata ringan terdiri dari 80 pucuk senjata SS2 v2, 2 pucuk SMR, 6 pucuk Minimi dan 4 pucuk SPR 2.

Selain itu TNI AD juga menerjunkan 2 unit Heli Serbu Apache dan 2 unit tank Leopard serta pesawat tempur F-16 milik TNI AU.

Sedangkan Alutsista yang diterjunkan militer negeri Kangguru di antaranya Heli Tiger, tank Abrams M1A1, Howitzer dan Mortir ADF.

Dalam keterangannya di hadapan media, Dankodiklatal menyampaikan bahwa Latgabma Keris Woomera ini merupakan Stepping Stone atau batu loncatan yang sangat bagus karena latihan ini adalah latihan bilateral pertama dan terbesar yang dilaksanakaan oleh TNI dan ADF.

  💂 TNI  

Kamis, 14 November 2024

Ratusan Prajurit Marinir dan Militer Australia Gelar Operasi Amfibi di Pantai Banongan

 Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera 2024Latihan bersama pendaratan amfibi Keris Woomera 2024 (TNI)

Dua pesawat tempur F-16 TNI Angkatan Udara tiba-tiba melancarkan serangan udara ke wilayah Pantai Banongan, Situbondo pada Rabu pagi, 13 November 2024.

Serangan jet tempur F-16 TNI AU yang menargetkan kekuatan Artileri Pertahanan Udara musuh itu diikuti dengan Operasi Gabungan Amfibi yang dilaksanakan oleh 300 pasukan pendarat gabungan yang terdiri dari pasukan Amfibi Marinir TNI AL dan pasukan dari 1st Combat Ground Infantry Battalion Angkatan Darat Australia.

Operasi Amfibi ini merupakan salah satu rangkaian puncak dari Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera 2024 antara TNI dan Australian Defense Force (ADF) yang digelar di Pantai Banongan, Situbondo, Jawa Timur.

Komandan Kodiklatal Letjen TNI (Mar) Nur Alamsyah selaku Direktur Latihan Keris Woomera 2024 mengatakan, bahwa latihan gabungan Keris Woomera 2024 ini merupakan latihan militer bilateral terbesar antara TNI dan Angkatan Bersenjata Australia yang melibatkan sekitar 3000 personel.

"Dia menambahkan, tujuan dari latihan bersama ini untuk menyamakan teknik dan prosedur dari operasi gabungan Amfibi yang dimiliki oleh kedua Angkatan Bersenjata dalam hal ini dari Korps Marinir TNI AL dan ADF.

Saya sangat bangga melihat prajurit berlatih bersama, bahu membahu meyelesaikan seluruh rangkaian latihan ini. Semoga latihan ini akan dapat dilaksanakan di tahun tahun mendatang untuk memupuk kebersamaan utamanya untuk menjaga stabilitas di kawasan,
" kata Dankodiklatal Letjen TNI (Mar) Nur Alamsyah dalam keterangan resminya yang diterima VIVA Militer.

Sementara itu, Panglima Operasi Gabungan Angkatan Bersenjata Australia Vice Admiral Justin Jones, AO., CSC., mengungkapkan bahwa apa yang disaksikan hari ini merupakan salah satu dari bentuk latihan peperangan yang begitu kompleks, yakni peperangan amfibi yang melibatkan berbagai unsur.

"Saya sangat terkesan dan melihat perkembangan yang signifikan dari demonstrasi kemampuan militer tiga matra antar kedua Angkatan Bersenjata dalam latihan gabungan ini," Panglima Operasi Gabungan ADF Vice Admiral Justin Jones.

Sejumlah Alutsista andalan militer dua negara sahabat pun ikut terlibat dalam latihan gabungan operasi Amfibi ini. Diantaranya adalah kapal perang KRI Makassar-590 dari Satuan Kapal Amfibi dan KRI RE Martadinata-331 dari Satuan Kapal Eskorta TNI Angkatan Laut, serta dua pesawat tempur F-16 milik TNI Angkatan Udara. Sedangkan Alutsisa milik ADF yang dilibatkan antara lain dua Kapal Perang Angkatan Laut Australia yakni HMAS Adelaide dan HMAS Stuart, Helikopter serbu MI-17, Heli Apache AH-64E, Heli Panther serta tank M1A1 Abrams milik Angkatan Darat Australia.

Untuk diketahui, selain latihan gabungan Operasi Amfibi, Latgabma Keris Woomera 2024 ini juga akan melaksanakan latihan puncak lainnya, seperti latihan Operasi Gabungan Evakuasi Warga Sipil atau Non-combatant Evacuation Operations (NEO) dan Latihan Penembakan Munisi Tajam Terintegrasi atau Combined Joint Live Fire Exercise (CALFEX).

  💂 VIVA.co.id  

Kamis, 07 November 2024

Marinir TNI AL Latihan Operasi Pendaratan di Pulau Bathrust Australia

 Latgabma Keris Woomera 2024 
https://scontent-sin6-3.xx.fbcdn.net/v/t39.30808-6/465912235_122195594648211399_1968971090697217312_n.jpg?_nc_cat=106&ccb=1-7&_nc_sid=127cfc&_nc_eui2=AeGXAyrLwwtNrHWa-0kCmmiRZ52qq_5oUJFnnaqr_mhQkVqnKHBWvnqOmxT3q1ifIY4&_nc_ohc=-QakZd1K90MQ7kNvgHgpux0&_nc_zt=23&_nc_ht=scontent-sin6-3.xx&_nc_gid=AaYwftyeDMj72XBgrYkCk8P&oh=00_AYCRX9hBbuzvr9gvD3kl34-lisevKjTRL76dNvBNIP5XPA&oe=673299DCPrajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut latihan operasi pendaratan amfibi di Pulau Bathrust, Darwin, Australia, Selasa (5/11/2024) dalam rangkaian Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera 2024 pada 1–17 November 2024 di Darwin, Australia, dan Jawa Timur, Indonesia. (HO-Pusat Penerangan TNI)

S
ebanyak 25 prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut mengikuti latihan operasi pendaratan amfibi bersama pasukan dari Angkatan Darat Australia di Pulau Bathrust Australia dalam rangkaian Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera 2024.

Pusat Penerangan (Puspen) TNI dalam siaran resminya yang dikonfirmasi di Jakarta, Kamis, menjelaskan latihan operasi pendaratan amfibi yang berlangsung Selasa (5/11) merupakan bagian dari latihan integrasi Latgabma Keris Woomera yang digelar oleh TNI dan Angkatan Bersenjata Australia pada 1–17 November 2024.

Komandan Kompi (Danki) Batalyon Infanteri 3 Marinir Kapten Marinir Adam Keulana, yang memimpin pasukan dari Indonesia dalam latihan itu, menjelaskan latihan itu menjadi ajang menguji kemampuan prajurit Korps Marinir TNI AL dan prajurit Angkatan Darat Australia tepatnya dari 1st Combat Ground Infantry Battalion yang bermarkas di Townsville, New South Wales.

Dalam latihan ini, kami berlatih dan saling berbagi pengetahuan serta pengalaman terkait teknik dan prosedur dalam Operasi Pendaratan Amfibi,” kata Kapten Marinir Adam sebagaimana dikutip dari siaran resmi Puspen TNI.

Dia melanjutkan latihan operasi pendaratan amfibi di Pulau Bathrust diawali dengan debarkasi pasukan pendarat menggunakan perahu karet dari kapal perang Australia HMAS Adelaide, yang lego jangkar di perairan Australia. Kemudian, pasukan pendarat, yang di antaranya prajurit Korps Marinir TNI AL, berhasil mendarat di pesisir dan melaksanakan serbuan amfibi.

Pasukan Intai Amfibi Korps Marinir TNI AL, yang tergabung sebagai peserta latihan, juga berlatih mengintai (reconnaissance) daerah musuh dan gerak-gerik musuh dalam latihan operasi pendaratan amfibi itu.

Di lokasi berbeda, prajurit Korps Marinir TNI AL lainnya mengikuti latihan simulasi pertempuran kota jarak dekat (Bluebolt Urban Operation) di Markas 1st Brigade Royal Australian Regiment, Robertson Barrack, Darwin, Australia.

Komandan kontingen TNI yang mengikuti latihan itu, Letkol (Mar) Empri Airudin, menjelaskan pasukan dari dua negara berbagi pengalaman dan pengetahuan mengenai taktik tempur dalam pertempuran kota.

Tujuan dari latihan ini adalah untuk saling berbagi ilmu taktik serta melatih kemampuan pertempuran jarak dekat serta menghancurkan musuh dan menguasai medan perang perkotaan,” kata Letkol Empri.

https://scontent-sin6-3.xx.fbcdn.net/v/t39.30808-6/465790574_122195594594211399_5369461368406049031_n.jpg?_nc_cat=110&ccb=1-7&_nc_sid=127cfc&_nc_eui2=AeGCe12AtkpeGEOGnkyK-mXdu-DQHrE5gOe74NAesTmA53EW_SFSo11uXJTkfWsnTt0&_nc_ohc=nGatN6dTZiUQ7kNvgH9BCNB&_nc_zt=23&_nc_ht=scontent-sin6-3.xx&_nc_gid=A_A_qjxfKIwZCtGfVfco7Rw&oh=00_AYB8NE8sZEDAqjZ85StmZPTxGPx-PY1MWzHwXLPNCA31-w&oe=6732A6C0Latgabma Keris Woomera, yang melibatkan pasukan dari tiga matra TNI dan Angkatan Bersenjata Australia, dibuka di geladak kapal HMAS Adelaide, Darwin, Australia, pada Minggu (3/11). Latihan itu berlangsung di beberapa lokasi yang berada di Australia dan Indonesia. Dalam pekan pertama, tahapan latihan berlangsung di Pulau Melville, Pulau Bathrust, dan markas Angkatan Bersenjata Australia di Darwin.

Kemudian, tahapan puncak, dijadwalkan berlangsung di perairan Jawa Timur dan Pantai Banongan, Situbondo, Jawa Timur pada 13–16 November 2024. Di Pantai Banongan, pasukan dari dua negara kembali latihan operasi pendaratan amfibi dengan melibatkan di antaranya pasukan infanteri, tank, artileri, jet tempur, dan helikopter serbu dari tiga matra TNI dan Angkatan Bersenjata Australia (ADF).

Beberapa simulasi operasi yang menjadi materi latihan Latgabma Keris Woomera mencakup latihan operasi pendaratan amfibi, latihan simulasi pertempuran kota, latihan operasi unit kesehatan di laut (MOHU), simulasi evakuasi dan distribusi bantuan bencana, dan latihan gabungan penembakan munisi tajam terintegrasi.

Komandan Indo Pasifik Endevour (IPE) 2024 Commodore Michael Harris, saat membacakan sambutan komandan Komando Operasi Gabungan Australia dalam acara pembukaan, menyebut Latgabma Keris Woomera 2024 merupakan kesempatan bagi TNI dan ADF menguji kemampuan tempur gabungan di laut, darat, dan udara dengan menggunakan skenario pertempuran yang kompleks.

"Dengan berlatih bersama, pasukan kita akan membangun taktik, teknik, dan prosedur bersama untuk meningkatkan interoperabilitas dan kesiapan dalam menghadapi tantangan keamanan bersama di kawasan,” kata Commodore Harris.

Dalam rangkaian Indo-Pacific Endeavor (IPE) 2024, militer Australia berkeliling ke 14 negara untuk berlatih bersama baik dalam skenario pertempuran ataupun untuk penanggulangan bencana, juga untuk mempererat hubungan antarpersonel dan meningkatkan kapasitas prajurit masing-masing negara. Sebanyak 14 negara yang menjadi tujuan IPE Australia tahun ini, yaitu Bangladesh, Brunei Darussalam, Kamboja, India, Indonesia, Laos, Malaysia, Maladewa, Filipina, Singapura, Sri Lanka, Thailand, Timor Leste, dan Vietnam.

Dalam rangkaian itu, Indonesia menjadi satu-satunya negara yang menggelar latihan gabungan bersama dengan Angkatan Bersenjata Australia.

  ★ antara  

Sabtu, 13 Juli 2024

[Video] Jalak Sakti dan Trisula Perkasa 2024

 Liputan Kompas TV 

Jalak Sakti dan Trisula Perkasa tahun 2024, adalah perhelatan event latihan gabungan yang diinisiasi oleh Komando Operasi Udara 1 dan Komando Pasukan Gerak Cepat yang berbeda dari tahun sebelumnya.

Dengan mengerahkan armada satuan pesawat tempur F 16 dari Skadron Udara 16, pesawat angkut guna membantu mobilitas udara dari Skadron Udara 2 dan Skadron udara 31, dukungan intelijen oleh pesawat Boeing 737-200 milik Skadron udara 17, serta bantuan kekuatan helikopter dari Skadron Udara 6 dan Skadron Udara 8.

Saksikan aksi dog fight, gempuran bombardi pesawat F 16 dan juga Heli serang serta aksi terjun dan penyalamatan sandera oleh Komando Pasukan Gerak Cepat dan Satbravo 90.

 Video dari Youtube : 


 🎥 Youtube  

Senin, 10 Juni 2024

Satrad 212 Laksanakan Latkersamtis Combine Ops Garda Ambara

 Peningkatan ISR Capability dan Interoperability  Operasi Garda Ambara 2024 untuk mengamankan Laut Natuna Utara (Satrad 212) 📡

TNI AU
bersama unsur matra lain senantiasa bekerjasama dalam mengamankan wilayah kedaulatan tanah air. Tidak ada sedikitpun setiap jengkal teritorial kedaulatan negara yang akan terlepas dari pengawasan kita. Terutama wilayah perbatasan dan wilayah terdepan yang harus diamankan dan dipertahankan demi keutuhan NKRI.

Sebagai implementasi dalam mewujudkan visi tersebut, selama pekan ini Satrad 212 melaksanakan latihan dan operasi integratif (Latkersamtis), yang merupakan kegiatan latihan kerja sama taktis antar unsur TNI AD, TNI AL dan TNI AU di bawah komando dan kendali Kogabwilhan 1, yang juga sebagai gelar Ops Garda Ambara-24, dalam mengamankan wilayah Laut Natuna Utara dan sekitarnya.


Satuan Radar 212 Natuna dilengkapi dengan Vera-NG (Radar Pasif), Weibel MFSR 2100/45 (Radar GCI), dan Thomson TRS-2215R (Radar GCI) (TNI AU) 📡

Satrad 212 Ranai sebagai unsur yang berkemampuan Intelligent, Surveillance & Reconnaissance (ISR) berperan dalam melaksanakan deteksi dini ancaman baik yang berada di udara maupun permukaan.

Satrad 212 berperan penting dalam melaksanakan relay aliran komunikasi dan informasi antar unsur TNI yang berada di wilayah Natuna guna mewujudkan operasi militer terpadu.

Terlibat pada kegiatan ini Lanud Rsa, Skadron udara 16, Satrad 212 Ranai, Denhanud 477 Pasgat, Arhanud Komposit 1/Gardapati, Armed Komposit 1/Gardapati dan KRI JOL-358 di bawah kendali Guspurla Koarmada 1.

Diharapkan dengan latihan ini, Satuan TNI Terintegrasi (Tri Matra Terpadu) di Natuna semakin siap menghadapi setiap kemungkinan situasi yang berkembang di Laut Natuna Utara dan sekitarnya.

  📡
Satrad 212  

Selasa, 19 September 2023

ASEAN Gelar Latihan Militer Gabungan Untuk Pertama Kalinya

Ke-10 negara anggota dan calon anggota ke-11 Timor Leste, akan melakukan latihan di sekitar perairan Natuna Upacaca pembukaan Latgab ASEX 01-Natuna yang dimpin Panglima TNI Laksamana Yudo Margono di Dermaga Batuampar, Batam, Selasa (19/09). (Foto:Doc/Yonmarhanlan IV Batam)

Panglima TNI, Laksamana Yudo Margono membuka secara langsung Kegiatan Asean Solidarity Exercise In Natuna (ASEX) 01- Natuna bertempat di Pelabuhan Batu Ampar, Kota Batam, Selasa (19/09/2023).

Dalam smabutannya, Panglima TNI, Laksamana Yudo Margono mengatakan bahwa ASEX 01-Natuna tahun 2023 merupakan latihan kombinasi negara-negara Asean yang teridiri dari 11 Negara. Kegiatan ini akan berlangsung selama 7 hari, mulai dari tanggal 19 hingga 25 September 2023.

Latihan ini melibatkan elemen militer dan sipil dari negara-negara Asean dan kegiatan ini pertama kali diadakan dengan TNI sebagai koordinator.

Lanjut Yudo, kegiatan ini merupakan wujud nyata dari komitmen Indonesia dengan negara-negara ASEAN.

Latihan militer ini bukan untuk unjuk kekuatan karena akan menitikberatkan pada latihan non tempur,” ujar Yudo usai upacara pembukaan Latgab ASEX-01N d peabuhan Batu Ampar.

ASEX-01N dititikberatkan pada latihan non tempur, seperti operasi patroli gabungan maritim, evakuasi medis, misi pencarian dan penyelamatan (SAR) dan operasi kemanusiaan dan pemberian bantuan dalam bencana,” sambung Yudo.

Dijelaskan Yudo, adapun negara-negara ASEAN yang mengikuti dalam kegiatan ini adalah, Singapura, Thailand, Brunei Darussalam, Vietnam, Phillipina, Kamboja, Laos, Myanmar, Timor Leste dan Indonesia.

Dalam latihan ini terdapat 5 kapal yang dioprasikan menuju Natuna, antara lain, Kapal Diraja Brunei Dani Ehsan 07, Kapal Diraja Malaysia Terengganu 174, Republik of Singapore Ship Vigour 92, KRI dr. Radjiman Widya Diningrar, KRI Jhon Lee 358.

Kegiatan seperti ini setiap tahunnya nanti akan kita agendakan dan akan dijadikan menjadi lebih baik. Nantinya kegiatan di Natuna adalah latihan-latihan laut, bakti sosial dan bakti kesehatan,” tutur Yudo.

Setelah melakukan pengarahan, kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan seluruh personel dan kesiapan setiap kapal yang akan diberangkatkan..

 ⚓️  Batam Click  

Senin, 07 Agustus 2023

Batalyon Zeni Tempur 10 Dalam Latihan Gabungan TNI Tahun 2023

https://divif2.kostrad.mil.id/wp-content/uploads/2023/08/1-6.jpeg(Pen Kostrad)

Batalyon Zeni Tempur 10/JP/2 Kostrad, Mengikuti Kegiatan Latihan Gabungan TNI Tahun 2023 dengan Tema “Kogabwilhan TNI Melaksanakan Kampanye Militer Di Mandala Operasi Dalam Rangka Menegakkan Kedaulatan NKRI” Bertempat di Asembagus kompleks, Situbondo Jawa Timur. Selasa (01/08/2023).

Latihan Puncak Latgab TNI Tahun 2023 in juga disaksikan oleh Menkopolhukam, Mohammad Mahfud MD, Panglima TNI Laksamana TNI Yudho Margono S.E., M.M., C.S. F.A., serta Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dr Dudung Abdurachman, Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali, dan Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo.

https://divif2.kostrad.mil.id/wp-content/uploads/2023/08/4-1-1000x600.jpegDalam Latgab Kali ini Prajurit Yonzipur 10 bertugas memperlancar manuver Batalyon Infanteri 516 dalam operasi serangan dengan Penerobosan Lapangan Ranjau yang dilaksanakan oleh Regu Zipur, dengan dimulainya GMUK Serpas personil Dari Pelabuhan Koarmada 2 Dengan KRI Teluk Lampung Menuju Pantai Banongan Situbondo ditempuh 2 Hari perjalanan Laut.

Setelah KRI bersandar langsung melaksanakan Pendaratan dan Pasukan bergerak menuju DP Serangan.

Setelah Regu Zipur melaksakan penerobosan lapangan ranjau maka dilanjutkan dengan serangan yang dilaksanakan Pasukan Infanteri, Tank Leopard, Tank Yonkav 3, Serta Tank Amfibi milik Marinir TNI AL, Helicopter Apache, pesawat Sukhoi dan masih banyak alutsista lainya.

 ♖
Kostrad  

Sabtu, 05 Agustus 2023

Dokumentasi Penembakan Rudal SSM KRI John Lie 358

🚀 Saat Latgab 2023 KRI John Lie 358 (KRI John Lie 358)

Senin, 31 Juli 2023, pada rangkaian kegiatan Latihan Gabungan TNI TA.2023, Kogaslagab II berhasil menguasai kedudukan laut dengan menghancurkan sasaran (Ex KRI SRI) menggunakan rudal dari 4 unsur KRI dan bom yang dijatuhkan pesawat tempur F-16 milik TNI AU.

KRI John Lie-358 yang tergabung dalam Kogaslagab II menjadi salah satu unsur yang menjadi penembak Senjata Khusus (Sensus) Rudal Exocet MM40 B3. Rudal berhasil ditembakkan dan mengenai sasaran dari jarak 35 NM.

Penembakan rudal Exocet MM40 B3 di KRI John Lie-358 ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan upgrade Fire Control System (FCS) Exocet MM40 dari Block 2 menjadi Block 3 di KRI kelas MRLF, sekaligus menjadikan KRI John Lie-358 sebagai KRI kelas MRLF pertama yang berhasil menembakan senjata khusus rudal exocet MM 40 Blok 3 dan mengenai sasaran.

Pada kesempatan ini Panglima TNI didampingi para Kepala Staf Angkatan menyaksikan secara langsung kegiatan Latihan Gabungan TNI yang diselenggarakan di Laut Bali dan Tanjung Jangkar Situbondo Jawa Timur.

Dansatkor Koarmada I Kolonel Laut (P) Awang Bawono, S.E., M.M., M.A.P., CRMP di tempat terpisah menyampaikan bahwa Latgab TNI ini merupakan uji terakhir dari hasil latihan dan pembinaan kesiapan tempur personel dan alutsista khususnya KRI di jajaran Satkor Koarmada I. Hal tersebut sesuai dengan penekanan Panglima Koarmada I, Laksamana Muda TNI Erwin S. Aldedharma, S.E., M.M., M.Sc.

Ini selaras dengan Perintah Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr.Opsla yaitu Tingkatkan kesiapan operasional, baik alutsista maupun satuan-satuan operasi, diikuti dengan peningkatan kemampuan (capability) dalam menjawab panggilan tugas yang saat ini selalu berkembang secara dinamis.

  ⚓️
KRI John Lie 358 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...