Tampilkan postingan dengan label Helikopter. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Helikopter. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 April 2026

Puspenerbal Uji Efektivitas Helikopter Bell 505

  Dalam misi pengintaian taktis Sejumlah penerbang TNI AL saat menguji efektivitas manuver helikopter Bell 505 Jet Ranger X, Sidoarjo, Senin (6/4). (Dok. Puspenerbal)

Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) terus memodernisasi kemampuan tempur para penerbangnya. Kali ini, helikopter Bell 505 Jet Ranger X dikerahkan untuk menguji efektivitas manuver perlindungan udara (air cover) serta pengintaian taktis di wilayah perairan Nusantara.

Latihan yang berlangsung di Sidoarjo, pada Senin (6/4) ini melibatkan sejumlah perwira menengah dan pertama, di antaranya Mayor Laut (P) Alfred, Kapten Laut (P/W) Utami, Lettu Laut (P) Dito, serta Letda Laut (P) Jovanda. Para penerbang tersebut fokus mengasah kemahiran dalam mengawal pergerakan unit kawan, baik yang berada di darat maupun di permukaan laut.

Komandan Skuadron Udara 200 Letkol Laut (P) Bani Safangat, menegaskan intensitas latihan merupakan kunci utama untuk mencetak kru pesawat yang andal. Ia berkomitmen meningkatkan standar kemampuan personel agar selalu siap menghadapi dinamika penugasan yang kian kompleks.

Latihan ini menjadi sarana pembuktian efektivitas helikopter Bell 505 dalam mendukung kurikulum pendidikan penerbang TNI AL yang modern. Kami ingin memastikan koordinasi dan kewaspadaan ruang udara tetap terjaga selama misi berlangsung,” ujar Bani, dikutip dari keterangan Dispen Puspenerbal, Selasa (7/4).

Senada dengan itu, Komandan Wing Udara 2 Puspenerbal Kolonel Laut (P) Oscar Johanes Novie, mengingatkan kemahiran taktis bukan sekadar rutinitas di atas kertas. Sebagai praktisi penerbang, ia menekankan pentingnya penguasaan teknik secara mendalam bagi setiap perwira.

Penguasaan taktis secara mendalam adalah kebutuhan operasional demi menjamin keberhasilan tugas di masa depan. Kemahiran dalam manuver ini harus menjadi refleks bagi setiap penerbang,” tegas Oscar.

 Bell 505 Jet Ranger X: Helikopter Latih Berteknologi Tinggi

Helikopter Bell 505 Jet Ranger X hadir sebagai instrumen modern dalam sistem pendidikan penerbang TNI AL. Sebagai helikopter ringan bermesin tunggal, pesawat ini dirancang untuk menggantikan peran generasi lama dengan menawarkan efisiensi tinggi serta teknologi digital mutakhir. Keunggulan utamanya terletak pada penggunaan dek penerbangan Garmin G1000H NXi, sebuah sistem navigasi terintegrasi yang menyajikan seluruh informasi instrumen dalam layar digital resolusi tinggi, sehingga memudahkan penerbang memantau situasi selama misi pengintaian.

Dapur pacu helikopter ini ditenagai oleh mesin Safran Arrius 2R yang sudah dilengkapi sistem kendali digital otoritas penuh atau Dual Channel FADEC. Teknologi ini memastikan kinerja mesin tetap optimal secara otomatis sekaligus mencegah risiko kelebihan beban saat bermanuver. Dengan kemampuan melesat hingga kecepatan 125 knot atau sekitar 232 kilometer per jam, Bell 505 mampu menjangkau jarak hingga 560 kilometer dalam sekali terbang.

Selain aspek teknis, Bell 505 menonjol karena desain kabinnya yang luas dengan lantai rata, memberikan fleksibilitas tinggi untuk berbagai konfigurasi misi taktis. Penggunaan material komposit pada struktur bodinya membuat helikopter ini lebih ringan namun tetap kokoh.

Kombinasi antara kelincahan dan teknologi radar yang presisi menjadikannya platform yang sangat efektif untuk melatih manuver sulit, termasuk memberikan perlindungan udara bagi pasukan kawan di darat maupun laut. (at)

  ⏁ 
 IDM  

Kamis, 05 Maret 2026

KRI Brawijaya-320 Uji Alat Robotik untuk Pindahkan Helikopter Panther

(Dispenal)

TNI AL terus mempercanggih kemampuan operasional kapal perangnya. KRI Brawijaya-320 baru saja menguji coba alat robotik canggih untuk memindahkan helikopter di atas geladak kapal.

Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmada II menggelar uji coba tersebut bersama Skuadron Udara 100 Puspenerbal. Mereka memadukan sistem kapal dengan helikopter Panther AS565 MBe dalam rangkaian latihan operasi, Kamis (5/3).

Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Koarmada II Kolonel Laut (P) Antonius Februar, menjelaskan fungsi alat bernama Mantis Remote Aircraft Mover (RAM) tersebut. Ia menyebut alat ini bekerja layaknya robot pendorong untuk menarik dan memarkir helikopter.

Sistem ini berfungsi membantu proses penarikan dan pemindahan helikopter. Alat ini menempatkan pesawat di area geladak kapal secara aman dan presisi, khususnya saat kondisi kapal berada di tengah laut yang bergelombang,” ujar Antonius dalam keterangannya.

Ia menambahkan, uji coba ini bertujuan memastikan “interoperabilitas” atau kemampuan kerja sama sistem antarunit. Kru kapal ingin memastikan sistem pemindah (Heli Traversing System) milik KRI Brawijaya benar-benar cocok dan bisa bekerja optimal dengan helikopter Panther.

Melalui kegiatan ini, prajurit tidak hanya menguji kesiapan peralatan, tetapi juga menyelaraskan prosedur tetap (SOP). Kami meningkatkan kemampuan koordinasi antara awak kapal perang dan pilot helikopter,” tambahnya.

Dengan teknologi ini, TNI AL berharap seluruh sistem dapat bekerja efektif. Hal ini sangat penting untuk mendukung kelancaran tugas operasi di laut lepas yang seringkali memiliki cuaca tak menentu. (at)

  ⚓️ 
IDM  

Kamis, 19 Februari 2026

PT E-System Solutions Indonesia Memilih MD Helicopters

MD Helikopter (PT ESS)

PT E-System Solutions Indonesia Memilih MD Helicopters untuk Program Penelitian dan Pengembangannya, yang menggabungkan helikopter berawak dengan sistem tanpa awak untuk mengembangkan solusi spesifik untuk Manned Unmanned Teaming (MUM-T).

PT E System Solutions akan membeli armada hingga 14 helikopter MD-530F, di mana dua helikopter dialokasikan untuk pengujian penerbangan dan pengembangan, dan 12 unit lainnya akan digunakan untuk menyediakan Ekosistem Pelatihan Lanjutan yang menggabungkan drone dan platform tanpa awak.

  ESS  

Selasa, 03 Februari 2026

[Video] A Defense Mission with H225M Helicopters

  Upload by Strategis Global Industri Logistics 

SGI
successfully handled the shipment of two H225M helicopters from Marseille, France to Bandung, Indonesia.

These helicopters are the result of a strategic collaboration between PT Dirgantara Indonesia and Airbus Helicopters. Before departure, each unit underwent a thorough inspection by PTDI and SGI teams to ensure full compliance with technical and safety standards. Once cleared, the helicopters were carefully transported by truck to Port Fos-sur-Mer in France.

Supported by the Indonesian Defense Attaché in France, Air Marshal Anang Surdwiyono, the final pre-shipment process was completed smoothly on the day of departure. From there, the helicopters began an almost two-month journey aboard a specific vessel, crossing continents before arriving safely at Tanjung Priok Port, Jakarta. Immediately upon arrival, they were delivered to PTDI’s facility in Bandung.

On September 15, an official flight test and review were conducted at Monas, Central Jakarta, attended by PTDI President Director Gita Amperiawan, Indonesia’s Minister of Defense Sjafrie Sjamsoeddin, and Head of the Defense Logistics Agency, Air Marshal Yusuf Jauhari.

As emphasized by the Minister of Defense, the H225M plays a strategic role as a command and control platform—supporting military operations as well as humanitarian missions. Its arrival marks an important milestone in strengthening Air Force operational readiness, modernizing defense capabilities, and advancing national industry independence through PTDI.

Behind this successful delivery, SGI played a crucial role as the forwarding partner—ensuring precise coordination, uncompromised safety, and seamless execution across borders. Because in defense logistics, every detail matters, and every mission must succeed.

 Video from Youtube : 


  🎥 Youtube 

Jumat, 02 Januari 2026

Dubes Achmad Rizal Purnama Jajaki Kerja Sama Industri Pertahanan

Dubes Achmad Rizal Purnama (kiri) dan Corporate Marketing Leader dari Turkish Aerospace Industries Murat Zace di Kedutaan Besar RI (KBRI) Ankara, Turki pada 24 Desember 2025. (Foto X @AchmadRPurnama)

DUTA Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Turki Achmad Rizal Purnama menerima kunjungan Murat Zace, Corporate Marketing Leader dari Turkish Aerospace Industries (TUSAS). Pertemuan tersebut berlangsung di Kedutaan Besar RI (KBRI) Ankara, Turki pada 24 Desember 2025.

Pertemuan dengan pemimpin TUSAS tersebut membahas penguatan kerja sama Indonesia–Turki di bidang industri pertahanan. Khususnya pada pengembangan dan potensi kolaborasi teknologi pertahanan udara.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak mendiskusikan sejumlah platform strategis. Antara lain pesawat tempur Kaan, wahana udara nirawak Anka, serta berbagai platform helikopter.

Diskusi ini merupakan bagian dari upaya Indonesia untuk memperkuat kemampuan pertahanan nasional sekaligus memperluas kemitraan strategis dengan mitra internasional,” ungkap Dubes Rizal dalam pernyataannya.

Rizal menegaskan, Turki merupakan salah satu mitra penting Indonesia dalam pengembangan industri pertahanan. Utamanya, yang berbasis alih teknologi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta peluang produksi bersama di masa depan.

Kaan adalah pesawat tempur generasi kelima yang dikembangkan Turkish Aerospace Industries. Pesawat ini dirancang dengan teknologi siluman (stealth), kemampuan avionik canggih, serta integrasi sistem persenjataan modern.

Kaan diproyeksikan menjadi tulang punggung pertahanan udara Turki di masa depan. Pesawat ini menarik minat sejumlah negara mitra, termasuk Indonesia, untuk kerja sama pengembangan teknologi dan industri pendukungnya.

Sedangkan Anka merupakan pesawat tanpa awak kelas menengah hingga berat yang mampu melakukan misi pengintaian, pengawasan, serta serangan. Drone ini memiliki daya jelajah panjang dan dapat membawa berbagai sensor serta persenjataan presisi.

Selain pesawat tempur dan drone, pembahasan juga mencakup platform helikopter produksi Turki yang dirancang untuk berbagai misi. Seperti transportasi militer, pencarian dan penyelamatan (Search And Rescue/SAR), hingga operasi taktis.

Helikopter-helikopter ini dikembangkan dengan fokus pada keandalan, fleksibilitas misi, serta kemampuan beroperasi di berbagai medan. Hal ini sejalan dengan kebutuhan geografis Indonesia.

  🛩
RM  

Kamis, 25 Desember 2025

Kemhan Klarifikasi Informasi Tanda Tangan Kontrak Beli Helikopter Mi-8

 Sebut baru penjajakan Ilustrasi helikopter Caracal TNI AU mendarat di Lereng Bukit memberikan pengiriman di lokasi bencana (Dispenau)

Kementerian Pertahanan mengklarifikasi informasi setelah disebut telah menandatangani kontrak pembelian helikopter.

Kabar ini muncul setelah akun Instagram Lembaga Kajian Pertahanan Strategis (KERIS) menyebut Kementerian Pertahanan menandatangani pengadaan 12 unit helikopter Mi-8/Mi-17 antara PT Systems Solutions Indonesia dengan Baloggan Kemhan.

Bahkan, beberapa disebut telah beroperasi di Aceh untuk penanganan banjir bandang dan tanah longsor.

Terkait postingan helikopter dari Lembaga KERIS, perlu kami luruskan bahwa informasi tersebut belum dapat disebut sebagai pembelian atau kontrak pengadaan,” kata Karo Infohan Setjen Kemhan Brigjen Rico Ricardo Sirait kepada Kompas.com, Rabu (24/12/2025).

Perwira tinggi bintang satu itu menjelaskan, Kementerian Pertahanan saat ini masih berada pada tahap penjajakan dan evaluasi teknis.

Proses tersebut mencakup uji kesesuaian platform helikopter untuk mendukung berbagai misi, khususnya operasi kemanusiaan dan bantuan bencana.

Terkait keberadaan helikopter dalam misi bantuan kemanusiaan di wilayah Sumatera, termasuk Aceh, dapat kami sampaikan bahwa beberapa unit yang digunakan masih dalam konteks uji coba operasional (trial) untuk melihat efektivitas, keandalan, dan interoperabilitasnya dalam kondisi lapangan nyata,” kata dia.

Kegiatan ini merupakan bagian dari proses penilaian sebelum pemerintah mengambil keputusan lebih lanjut,” ucap dia.

Oleh karena itu, Kementerian Pertahanan belum bisa menyampaikan perusahaan dan negara asal karena masih dalam proses penjajakan.

Karena proses penjajakan masih berjalan dan belum masuk pada tahap pengadaan resmi,” jelas dia.

Sementara itu, CEO E-System Solutions, Habib Boukharouba dalam unggahannya di akun personal Linked-In miliknya menyatakan bahwa PT E-Systems Solutions Indonesia membantu operasi kemanusiaan TNI AD di Aceh dengan menerjunkan sejumlah helikopter.

Menurutnya, pengiriman ini dapat dimungkinkan melalui program Fast Track Aquisition (FTA). Ia pun menyatakan bahwa pengiriman ini dimungkinkan melalui kerja sama erat yang terjalin antara Kemenhan dengan E-System Solutions Indonesia.

  ⍟
Kompas  

Minggu, 21 Desember 2025

Helikopter Caracal TNI Angkatan Udara Mendarat di Lereng Bukit

 Salurkan bantuan ke Nagari Sungai Limau Helikopter Caracal TNI Angkatan Udara Mendarat di Lereng Bukit (Dispenau)

Helikopter EC-725/H225M Caracal milik TNI Angkatan Udara mengambil keputusan kritis dengan mendarat di lereng bukit yang memiliki kemiringan tajam untuk menjangkau masyarakat terdampak bencana di Nagari Sungai Limau, Kabupaten Pesisir Selatan, Jumat (19/12/2025).

Helikopter Caracal bernomor registrasi HT-7206 lepas landas dari Lanud Sutan Sjahrir dengan membawa 2,33 ton bantuan logistik. Setibanya di lokasi, dengan melihat kondisi medan yang ada helikopter melakukan pendaratan pada area terbatas di lereng bukit yang menuntut presisi tinggi dan perhitungan yang matang untuk mendistribusikan bantuan kepada masyarakat.

Proses pendaratan dilaksanakan secara terukur dengan memperhitungkan kontur medan dan faktor keselamatan penerbangan. Berkat profesionalisme awak helikopter, pendaratan dapat dilakukan dengan aman meskipun menghadapi tantangan medan yang ekstrem.

Usai pendaratan, prajurit TNI AU bersama unsur TNI lainnya bergerak cepat menurunkan bantuan dari helikopter. Bantuan tersebut selanjutnya disalurkan kepada masyarakat Nagari Sungai Limau melalui kerja sama yang solid antara aparat dan warga setempat.

Kadispenau Marsma TNI I Nyoman Suadnyana, S.T., M.M., menyampaikan bahwa operasi ini merupakan wujud nyata kehadiran TNI AU dalam membantu masyarakat di daerah terdampak bencana.

Pengoperasian Helikopter Caracal memungkinkan TNI AU menjangkau wilayah-wilayah yang sulit diakses melalui jalur darat. Dengan tetap mengutamakan keselamatan penerbangan, TNI AU berkomitmen memberikan bantuan secara cepat, tepat, dan berkelanjutan,” ujarnya.

  ⍟
Militer Udara  

Selasa, 09 Desember 2025

Presiden Prabowo Akan Mendatangkan Helikopter Mi-26 asal Rusia

Helikoter terbesar dunia Mi-26 asal Rusia (airforce)

Teka-teki helikopter yang dibeli pemerintah RI akhirnya terkuak.

Presiden Prabowo Subianto membocorkan helikopter yang akan diakuisisi merupakan helikopter angkut asal Rusia. "Sebentar lagi kita datangkan Mi-26, lebih besar lagi," kata Prabowo saat memimpin rapat terbatas (ratas) di Lanud Sultan Iskandar Muda, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh pada Ahad (7/12/2025) malam WIB.

Jawaban Prabowo itu keluar saat merespons jawaban dari anak buahnya yang menjelaskan salah satu helikopter yang dikerahkan TNI untuk mengirimkan bantuan ke wilayah terisolasi di Provinsi Aceh. "Itu (helikopter) Mi berapa? Mi-17?" kata Prabowo.

Hanya saja, Prabowo tidak menjelaskan apakah helikopter angkut produksi Mil Moscow Helicopter Plant tersebut merupakan hasil pengadaan saat ia menjabat menteri pertahanan (menhan) atau disewa untuk membantu tanggap darurat dalam pengiriman bantuan ke warga korban bencana. Meski begitu, helikopter berjuluk Halo tersebut merupakan alutsista angkut berat terbesar dan terkuat di dunia buatan negeri Beruang Merah yang bisa memuat kargo sampai 20 ton atau setarar 90 personel.

Saat berpidato pada Hari Ulang Tahun ke-61 Partai Golkar di Istora Senayan, Jakarta Pusat pada Jumat (5/12/2025) malam WIB, Prabowo mengeklaim, Indonesia merupakan bangsa yang kuat dan mampu menghadapi berbagai cobaan, termasuk bencana alam yang saat ini terjadi di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Dia mengeklaim, pemerintah bereaksi cepat dalam penanganan bencana di berbagai daerah.

Spesifikasi Mi-26, pernah diincar Penerbad (majalah Palagan)

Tidak heran, TNI tiga matra sampai bisa mengerahkan 50 helikopter untuk membantu mengirimkan logistik ke daerah tersulit terdampak bencana.

"Alat-alat negara segera hadir. Mungkin beberapa bulan, beberapa tahun yang lalu, tidak ada yang bisa memperkirakan bahwa negara kita mampu mengerahkan 50 helikopter. 50 helikopter sekarang sedang bergerak di daerah musibah," kata Prabowo.

Dia mengungkapkan, pemerintah telah memutuskan untuk memperkuat armada udara untuk penanganan bencana dan kebutuhan pertahanan negara. Mulai Januari 2025, sambung dia, pemerintah akan mendatangkan 200 helikopter tambahan guna memperkuat kesiapsiagaan nasional.

"Minggu ini helikopter baru datang, lima buah helikopter minggu ini. Dan terus berdatangan, dan saya sudah perintahkan mulai Januari tahun depan dan seterusnya, kita akan datangkan 200 helikopter di Republik Indonesia ini. Beberapa bulan yang lalu kita datangkan lima Hercules terbaru C-130J, beberapa minggu lalu kita datangkan Airbus A400," ucap Prabowo.

  ⍟
Republika  

Minggu, 07 Desember 2025

Prabowo Bakal Beli 200 Helikopter Tahun Depan

Helikoter TNI banyak diturunkan dalam OMSP. (dispenau) 

Presiden Prabowo Subianto mengaku akan membeli 200 helikopter mulai Januari 2026.

Menurutnya, pembelian itu akan melengkapi pesawat Hercules C130J dan Airbus A400 yang telah hadir lebih dulu di Indonesia.

"Minggu ini helikopter baru datang 5 buah, dan terus berdatangan. Dan saya sudah perintahkan mulai Januari tahun depan dan seterusnya, kita akan datangkan 200 helikopter di RI ini," kata Prabowo dalam puncak Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Golkar di Istora Senayan, Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (5/12/2025).

Prabowo menyampaikan, alutsista itu dapat digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk untuk mengevakuasi bencana alam.

Dalam bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera, misalnya, negara sudah mengerahkan 50 helikopter untuk membawa bantuan logistik.

"Mungkin beberapa bulan, beberapa tahun yang lalu, tidak ada yang bisa perkirakan bahwa negara kita mampu mengerahkan 50 helikopter. 50 helikopter sekarang sedang bergerak di daerah musibah," ucap Prabowo.

Menurut Prabowo, hal itu merupakan bentuk negara hadir ketika masyarakat kesulitan akibat bencana.

Menurutnya, Indonesia adalah bangsa yang besar yang mampu mengatasi semua cobaan yang ada.

"Kita menyadari bahwa bangsa kita, negara kita ternyata adalah negara yang besar dan yang kuat. Kita mengalami cobaan-cobaan, kita mengalami badai, kita mengalami bencana, tapi bangsa kita kuat utuh dan bangsa kita mampu mengatasi semua cobaan yang kita hadapi," tutur dia.

Saat ini, menurut Prabowo, masyarakat sudah melihat bagaimana bentuk negara sudah hadir.

"Kita buktikan rakyat melihat reaksi pemerintah cepat, reaksi pemerintah mengatasi masalah. Kita sudah buktikan sekarang rakyat melihat ada musibah di bagian dari wilayah tanah air kita, tapi alat-alat negara segera hadir," tandas Prabowo.

  ⍟
Kompas  

Sabtu, 06 Desember 2025

Wakasau Tinjau Program Management Review Pengadaan Helikopter AW-189

(dispenau)

Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) Marsdya TNI Ir. Tedi Rizalihadi S., M.M. meninjau Program Management Review (PMR) pengadaan helikopter angkut berat AW-189 di fasilitas Leonardo Helicopters, Italia, pada 1–3 Desember 2025.

Wakasau hadir sebagai observer bersama tim PMR yang terdiri dari personel TNI AU yaitu Dangrup Heli Koopsau, Sesdisaeroau, Paban III/Aero Slogau, serta personel Kementerian Pertahanan yaitu Kolonel Kal M. Agus Fauzan dan Kolonel Lek Dwi Anggoro. Selain itu hadir pula Direktur Niaga, Teknologi, dan Pengembangan PT Dirgantara Indonesia (PTDI), Bpk. Moh. Arif Faisal selaku perwakilan dari pihak penyedia.

Dari pihak Leonardo Helicopters, PMR diikuti oleh Mr. Giulio Volpato beserta para manajer program, kontrak, desain interior, dan pelatihan.

Rangkaian kegiatan PMR mencakup peninjauan helikopter AW-189 di Lenate Airport, inspeksi lini produksi di Pabrik Leonardo Varese, serta paparan mengenai kontrak, desain, dan aspek teknis yang menjadi bagian dari paket pengadaan.

Selain itu, turut dilaksanakan diskusi untuk merumuskan action key sebagai tindak lanjut hasil peninjauan, sehingga langkah berikutnya dapat disusun secara tepat dan selaras dengan arah kebijakan TNI AU.

Secara keseluruhan, PMR memberikan gambaran komprehensif mengenai aspek teknis, produksi, dan dukungan pelatihan yang termasuk dalam paket pengadaan. Kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat kesiapan TNI AU dalam memenuhi kebutuhan alat peralatan pertahanan dan keamanan (alpalhankam) ke depan.

  ⍟ 
TNI AU  

Rabu, 03 Desember 2025

PTDI Selesai Laksanakan Pemeliharaan & Perawatan Helikopter Bell 412 EP TNI AD

Helikopter Bell 412 EP selesai harwat di Bandung (PTDI)

PT Dirgantara Indonesia (PTDI) melaksanakan ferry flight satu unit helikopter Bell 412 EP yang telah selesai menjalani program Pemeliharaan dan Perawatan (Harwat).

Unit yang diberangkatkan dari Apron Hanggar Helikopter PTDI Bandung menuju Pangkalan Udara Pondok Cabe ini merupakan bagian dari total empat unit helikopter Bell 412 series milik TNI AD yang dipercayakan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI kepada PTDI untuk dilakukan perawatan berkala.

Selanjutnya, helikopter tersebut akan melanjutkan penerbangan menuju home base Skadron 12 Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad) di Way Tuba, Lampung, untuk mendukung misi kemanusiaan dan penanggulangan bencana.

Pengoperasian ini merupakan tindak lanjut dari penugasan Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, selaras dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto terkait percepatan penanganan kesulitan masyarakat serta pemulihan infrastruktur terdampak di wilayah Aceh dan Sumatera Barat.

Selain helikopter Bell 412, operasi dukungan logistik bagi wilayah terdampak juga diperkuat dengan penggunaan helikopter H225M Caracal milik TNI AU yang dikerahkan untuk membawa berton-ton bantuan bagi korban banjir di Sumatera-Aceh, serta mempercepat distribusi bantuan ke daerah yang sulit dijangkau.

Pemanfaatan alutsista produksi PTDI tersebut menunjukkan bahwa produk pesawat dan helikopter PTDI tidak hanya mampu mendukung misi operasi militer, tetapi juga dapat memberikan kontribusi maksimal dalam misi penanganan darurat bencana.

  ✪
PTDI  

Kamis, 20 November 2025

TNI AU Terima Dua Helikopter EC-120B Colibri dari TNI AL

EC-120B Colibri TNI AL (AkangAviation)

TNI Angkatan Udara resmi menerima Barang Milik Negara (BMN) berupa dua helikopter EC-120B Colibri beserta suku cadang dari TNI Angkatan Laut. Serah terima tersebut digelar di Gedung Neptunus, Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (18/11/2025).

Dalam kesempatan itu, Aslog Kasal menegaskan alih status BMN ini merupakan tindak lanjut dari evaluasi efektivitas penggunaan alutsista. “Kami menaruh kepercayaan penuh bahwa TNI Angkatan Udara mampu memanfaatkan helikopter ini secara optimal,” ujar Aslog Kasal.

Lebih lanjut Aslog Kasal menambahkan bahwa helikopter tersebut telah melalui proses pengecekan bersama antara Puspenerbal dan TNI AU. “Pada prinsipnya TNI Angkatan Laut sudah siap menyerahkan, dan waktunya baru dapat disesuaikan pada hari ini,” kata Aslog Kasal.

Aslog Kasal juga berharap sinergi antarmatra, baik dalam operasi maupun logistik, dapat terus diperkuat.

Sementara itu, Aslog Kasau Marsda TNI Nur Surachman menyampaikan apresiasi atas penyerahan BMN tersebut. Menurutnya, tambahan dua unit EC-120B Colibri berikut suku cadang sangat penting untuk mendukung kebutuhan organisasi.

Aslog Kasau menegaskan bahwa seluruh unit yang diterima akan dirawat sesuai ketentuan kelaikan sehingga dapat memperkuat pendidikan penerbang TNI AU serta meningkatkan kesiapan satuan.

Penyerahan ini ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima oleh Aslog Kasal dan Aslog Kasau. Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Waaslog Kasau, Kapusbekmatau, Kadisaeroau, Kadismatau, Ir Koharmatau. Sementara dari pihak TNI AL turut dihadiri Waaslog Kasal, Kadismatal, Kadisadaal, Danpuspenerbal serta pejabat TNI AL lainnya.

   ⍟  TNI AU  

Senin, 13 Oktober 2025

TNI-AU Perkuat Kekuatan Tempur Pasukan di Darat Maupun Udara

Ilustrasi Helikopter Caracal TNI AU menembakan roket (Dispenau)

Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Laksamana Pertama TNI I Nyoman Suadnyana memastikan TNI AU akan terus mengasah kemampuan tempur baik dari segi serangan udara ataupun pasukan di darat.

Salah satu upaya yang dilakukan TNI AU dalam mengasah kemampuan tempur yakni menggelar latihan Attack Training Mission (ATM) di Air Weapon Range (AWR) Salatri, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Rabu (8/10).

"Latihan terus dilakukan secara rutin demi mempersiapkan kemampuan tempur pasukan," kata I Nyoman saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

Dia menjelaskan latihan tersebut TNI AU mengerahkan helikopter H225M Caracal dari Skadron Udara 8.

Pilot helikopter diharuskan untuk melatih ketepatan menembak dari udara ke darat dalam rangka simulasi memberikan bantuan serangan kepada pasukan.

Selain melatih daya bidik para penerbang helikopter, kata I Nyoman, latihan ini juga melatih kedisiplinan serta kemampuan manuver helikopter para penerbang.

"Attack Training Mission tidak hanya menitikberatkan pada aspek teknis penerbangan dan penembakan, tapi juga membentuk disiplin, ketangguhan, serta kemampuan melaksanakan misi dukungan udara jarak dekat secara efektif," jelas dia.

Dia menjelaskan kegiatan latihan rutin ini berjalan dengan lancar dan aman. Seluruh alutsista dan pilot serta prajurit di lapangan tidak mengalami insiden apapun saat latihan.

Dengan adanya latihan ini, I Nyoman berharap kemampuan tempur personel TNI AU semakin terasah sehingga siap diterjunkan dalam misi apapun demi menjaga NKRI.

  ⍟
antara  

Kamis, 02 Oktober 2025

[Video] 51 KRI Parade di Teluk Jakarta

 Disaksikan Presiden Prabowo 
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgix_rhfBLW6gPJHWKD3sSYeo6am5xfp_dX6ikEubm7ro9aFgGm_9tGu8z6eqMK-KSwWrj7w25K_mvjl35OF6dls0lbf3e0pqvv88IKwNwpGjVqM9iQE4413RzkImO-BAprrdbVA-321XpoNfAIzqrPef9Ko5Td33AYh2WBxXozngRROFofxqYm9ZWgvlp6/s1200/Kompas_2161049951069083492_n.jpgSailing pass 51 KRI di Teluk Jakarta (Kompas)

M
omen luar biasa terjadi di perairan Teluk Jakarta! Dalam sebuah parade militer laut yang spektakuler, puluhan kapal perang milik TNI (Tentara Nasional Indonesia) melintas dengan formasi yang memukau pada Kamis (02/10/2025).

Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan HUT ke-80 Tentara Nasional Indonesia pada 5 Oktober mendatang.

Tidak hanya kapal perang, helikopter dan pasukan khusus laut pun turut serta dalam parade ini.

 Berikut video dari Kompas TV :


   📹  Youtube  

Prabowo Saksikan Sailing Pass TNI AL dari Atas KRI

 ⚓️ TNI AL kerahkan 51 KRI Sailing pass di Teluk Jakarta disaksikan Presiden (Kompas)

Presiden Prabowo Subianto menyaksikan sailing pass atau parade kapal perang TNI AL di Teluk Jakarta. Prabowo menyaksikan langsung dari atas KRI dr Radjiman Wedyodiningrat-992.

Acara ini digelar dalam kegiatan 'Presidential Inspection' menjelang HUT ke-80 TNI, Kamis (2/10/2025). Prabowo didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menko Infrastruktur dan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menko Polkam Djamari Chaniago, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Waktu Trenggono, Menkomdogi Meutya Hafid, Mensesneg Prasetyo Hadi, Kepala BIN Herindra, Kapala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo, serta Seskab Teddy Indra Wijaya.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, KSAL Laksamana Muhammad Ali, KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak, dan KSAU Marsekal Tonny Harjono juga hadir. Parade ini diikuti puluhan kapal perang TNI AL.

Parade dipimpin KRI Brawijaya-320. TNI AL juga mengerahkan Pasukan Khusus Laut (Passusla) beserta 51 unsur kapal perang yang terdiri atas 6 fregat, 10 korvet, 2 kapal selam, 3 kapal LST dan LPD, 16 kapal cepat, 2 kapal ranjau, 6 kapal patroli, 4 kapal bantu, serta 2 kapal patih taruna AAL, yaitu KRI Dewaruci dan KRI Bima Suci.

Ada juga unsur kapal dari kedinasan lain, seperti dari ADRI, Bakamla, Basarnas, Polairud, KKP, KPLP, dan perhimpunan kapal nelayan, yang turut berlayar di belakang Parade Kapal Perang TNI AL.

Selain itu, TNI AL memamerkan kekuatan Penerbangan Angkatan Laut (Penerbal) dengan menerbangkan Pesawat Udara di antaranya Bonanza, Piper, CN-235, Cassa NC-212, Heli Bell-412, serta Heli Panther serta 3 Unmanned Areial Vehicle (UAV) berupa drone. (eva/haf)

  ⚓️ 
detik  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...