Tampilkan postingan dengan label Basarnas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Basarnas. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 April 2025

Indonesia Kembali Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Myanmar

 Menlu RI pastikan bantuan lancar dari serangan militer 
https://cdn.antaranews.com/cache/infografis/1140x2100/2025/04/02/20250402-bantuan-korban-gempa-myanmar.jpg.webpIndonesia mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi korban gempa bumi di Myanmar yang terjadi Jumat (28/3). Bantuan ini menunjukkan solidaritas dan komitmen Indonesia dalam membantu penanganan bencana di kawasan ASEAN. (antara)

M
enteri Luar Negeri RI (Menlu), Sugiono memastikan distribusi bantuan kemanusiaan dari Pemerintah Indonesia untuk rakyat Myanmar terdampak gempa bumi via jalur udara berjalan lancar.

Hal itu dikatakannya merespons serangan militer Myanmar yang menembaki konvoi Palang Merah China yang membawa bantuan ke daerah yang dilanda gempa, pada Selasa (1/4) malam.

"Kita berkoordinasi dengan sangat baik dengan seluruh Menteri Luar Negeri ASEAN. Jadi, hambatan komunikasi tidak, karena kita sama-sama ASEAN dan kita menyampaikan bahwa mereka membutuhkan pertolongan dan bantuan," katanya usai memimpin apel pelepasan bantuan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BNPB, Suharyanto mengabarkan bahwa Pemerintah Myanmar akan menutup akses bantuan luar negeri secara menyeluruh mulai Jumat (5/4).

Meski demikian, kara Suharyanto, Indonesia memastikan bahwa bantuan kemanusiaan yang dikirim tetap dapat masuk ke Myanmar sebelum batas waktu yang ditetapkan.

Ia mengonfirmasi bahwa pengiriman bantuan dari Indonesia via Halim Perdanakusuma – Banda Aceh (RON) – Naypyidaw, Myanmar telah mendapat izin dari pemerintah Myanmar.

"Benar bahwa Myanmar akan menutup bantuan dari luar negeri secara maksimal besok, Jumat. Sampai sekarang kita berangkat, sore ini sudah sampai di sana. Namun, untuk bantuan logistik, karena membutuhkan waktu untuk proses pengiriman dan penempatan di pesawat, baru tiba besok, tetapi pemerintah Myanmar telah mengizinkannya," ujar Suharyanto.

Ia menjelaskan bahwa yang akan dihentikan sepenuhnya oleh Myanmar mulai Jumat adalah kunjungan delegasi dari negara mana pun. Namun, bantuan kemanusiaan yang telah dikirim sebelum tenggat waktu tetap diperbolehkan masuk.

Situasi di Myanmar semakin mencekam setelah gempa bumi magnitudo 7,7 yang terjadi pada 28 Maret lalu. Selain menghadapi bencana alam, kondisi keamanan di negara tersebut juga tidak stabil akibat konflik antara militer Myanmar dan kelompok bersenjata etnis.

Pada Selasa (1/4) malam, konvoi Palang Merah China yang membawa bantuan ke daerah terdampak gempa, menjadi sasaran tembakan militer Myanmar.

Tentara Pembebasan Nasional Ta'ang (TNLA), kelompok bersenjata etnis yang menguasai wilayah tersebut, mengungkapkan bahwa militer Myanmar menembaki sembilan kendaraan konvoi menggunakan senapan mesin berat saat melewati Kotapraja Naung Cho di Negara Bagian Shan dalam perjalanan menuju Kota Mandalay.

TNLA menyatakan bahwa pihaknya telah memberi tahu junta militer tentang rute dan rencana pengiriman bantuan tersebut. Namun, serangan tetap terjadi. Junta militer Myanmar membenarkan insiden tersebut, yang terjadi sekitar pukul 21.30 waktu setempat, menurut pernyataan juru bicara junta, Mayor Jenderal Zaw Min Tun.

 Tim K9 Polri temukan korban gempa dalam operasi SAR 

https://cdn.antaranews.com/cache/1200x800/2025/04/03/1000197520_1.jpg.webpTim K9 INASAR 1 berhasil menemukan korban gempa dalam pencarian yang dilakukan di perumahan di wilayah Naypyidaw, Myanmar, Rabu (2/4/2025). (ANTARA/HO-Polri/am)

Tim K9 INASAR 1 yang tergabung dalam Operasi Kemanusiaan Myanmar 2025 berhasil menemukan korban gempa yang tertimbun reruntuhan dalam pencarian yang dilakukan di perumahan di wilayah Naypyidaw, Myanmar, Rabu (2/4).

Pencarian tersebut dimulai sekitar pukul 12.30 waktu setempat dengan melibatkan empat personel Polri dan dua anjing pelacak K9, seperti disampaikan K9 Officer Iptu Erasmus dalam keterangan tertulis yang diterima ANTARA di Jakarta, Kamis.

Pada lokasi pencarian pertama, anjing pelacak K9 yang bernama Walet berhasil menemukan satu titik sumber bau yang diduga berasal dari korban.

"Setelah K9 Walet menemukan titik bau di Site I, kami segera melakukan eksekusi dan berhasil menemukan satu korban perempuan yang sudah meninggal dunia," kata K9 Officer Iptu Erasmus.

Setelah berhasil menyelesaikan pencarian di lokasi pertama, tim K9 melanjutkan pencarian ke lokasi kedua sekitar pukul 14.00 waktu Myanmar. Di lokasi tersebut, K9 Walet kembali menunjukkan hasil yang positif dengan menemukan titik bau yang diduga berasal dari korban lain.

"Kami langsung menginformasikan temuan ini kepada tim penyelamat INASAR untuk segera melakukan evakuasi di lokasi tersebut," ujar Erasmus.

Tim K9 INASAR 1 terdiri atas empat personel Polri masing-masing Iptu Erasmus sebagai K9 Officer, Aipda M. Sahid dan Bripka Hasan Musa sebagai handler K-9, serta Aipda Triyo Arbi yang bertugas sebagai veterinarian K-9.

Dua anjing pelacak yang turut serta dalam pencarian ini, K9 Gizi dan K9 Walet, keduanya dalam kondisi sehat dan siap melanjutkan pencarian.

Operasi ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan bantuan kemanusiaan kepada negara sahabat, serta bukti nyata dari peran serta Indonesia dalam misi kemanusiaan internasional.

Tim K9 INASAR 1 akan terus melanjutkan pencarian untuk memberikan pertolongan kepada korban yang masih terjebak dan memastikan bantuan yang maksimal dapat diberikan.

  👷 antara  

Sabtu, 08 Februari 2025

KRI Matabongsang-873 Selamatkan Kapal Basarnas

 Mengalami Kerusakan Mesin Dan Kemudi https://www.centralberitanews.com/app/webp-express/webp-images/uploads/2025/02/centralberitanews.com-kri-matabongsang-873-kembali-selamatkan-kapal-kali-ini-milik-basarnas-yang-mengalami-kerusakan-mesin-dan-kemudi-img-20250207-wa0132.jpg.webpKRI Matabongsang 873 tiba di TKP ⛑
KRI Matabongsang-873, salah satu kapal perang jajaran Komando Armada (Koarmada) III yang sedang melaksanakan Operasi Perisai Sura-I di bawah kendali operasi Gugus Keamanan Laut (Guskamla) III, kembali menunjukkan profesionalismenya dalam operasi penyelamatan di laut.

Kali ini, KRI Matabongsang-873 berhasil menyelamatkan KN Pandudewanata, kapal milik Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) yang mengalami kerusakan mesin di perairan Halmahera, Maluku Selatan.

  Dramatis, Evakuasi di Tengah Arus Deras dan Angin Kencang 
KN Pandudewanata saat itu tengah melaksanakan misi pencarian wartawan Metro TV yang hilang pasca ledakan kapal milik Basarnas saat menjalankan operasi SAR terhadap kapal nelayan yang tenggelam. Dalam perjalanan, KN Pandudewanata mengalami gangguan kemudi, sehingga tidak dapat melanjutkan misi dan segera mengirimkan permintaan bantuan ke KRI Matabongsang-873 melalui radio channel 16.

Menerima permintaan bantuan, Komandan KRI Matabongsang-873, Mayor Laut (P) Mahmud Ridho Ardi, S.E., S.A.P., M.A.P., M.Tr.Opsla., langsung memerintahkan kapalnya untuk bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Kondisi arus yang deras dan angin kencang membuat proses evakuasi berlangsung cukup dramatis. Namun, dengan profesionalisme dan kesigapan prajurit TNI AL yang melaksanakan prosedur dengan tepat, proses penyelamatan dapat berlangsung dengan aman dan berhasil.

Saat ini, KN Pandudewanata beserta seluruh ABK, wartawan, dan keluarga korban telah ditarik menuju Pelabuhan Trikora, Tidore, guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.

  Kronologi Penyelamatan 
https://peloporwiratama.co.id/wp-content/uploads/2025/02/IMG-20250207-WA0034.jpgPukul 07.15 WIT – KRI Matabongsang-873 bertolak dari Pelabuhan Trikora, Tidore untuk bergerak ke area SAR.

pukul 09.01 WIT – Pada posisi 00° 17’46” U – 127°35’31” T, KN Pandudewanata melaporkan mengalami trouble kemudi dan meminta bantuan KRI Matabongsang-873 melalui radio channel 16.

pukul 09.10 WIT – KRI Matabongsang-873 segera memutar haluan dan menempuh jarak 5 NM untuk melaksanakan bantuan.

pukul 09.20 WIT – KRI Matabongsang-873 tiba di lokasi dan bertemu dengan KN Pandudewanata pada posisi 00° 22’40” U – 127° 34’01” T.

pukul 09.25 WIT – Sekoci KRI Matabongsang-873 dikerahkan untuk melakukan koordinasi dan briefing teknis pelaksanaan towing.

pukul 09.40 WIT – Tali towing sepanjang 150 meter dikirimkan ke KN Pandudewanata. Saat itu, kapal sempat hanyut mendekati daratan akibat angin kencang 15-25 knot.

pukul 09.56 WIT – KRI Matabongsang-873 mulai menarik KN Pandudewanata menuju Pelabuhan Trikora Tidore dengan kecepatan 7,6 knot. Jarak pelabuhan dengan lokasi kejadian sekitar 19 NM.

Keberhasilan penyelamatan ini menunjukkan komitmen TNI Angkatan Laut, khususnya Koarmada III, dalam menjaga keamanan dan keselamatan pelayaran di wilayah perairan Indonesia Timur.

  🎯 Pelopor Wiratama  

Kamis, 12 Desember 2024

Puspenerbal Terima Tiga Helikopter BO-105 dari BASARNAS

 Untuk Misi SAR Puspenerbal Terima Tiga Helikopter BO-105 dari BASARNAS (Puspenerbal)

Pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut (Puspenerbal) kembali menerima secara resmi tiga unit helikopter BO-105 dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) pada Senin (9/12/2024).

Acara serah terima yang berlangsung di Lanud Atang Sendjaja, Bogor ini, ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Kusworo, dan Paban VI Sopsal, Kolonel Laut (P) Victor Pardamean.

Komandan Wing Udara 2 Puspenerbal, Kolonel Laut (P) Adam Firmansyah, yang mewakili Komandan Puspenerbal, Laksda TNI Sisyani Jaffar, turut serta melaksanakan inspeksi langsung terhadap helikopter yang diserahkan.

Kolonel Laut (P) Adam Firmansyah mengapresiasi dukungan Basarnas dalam memperkuat kapasitas TNI AL, khususnya dalam misi pencarian dan pertolongan (SAR).

"Helikopter BO-105 memiliki sejarah panjang dalam mendukung berbagai misi darurat, dan kini, dengan integrasi ke Puspenerbal, kami siap meningkatkan respon terhadap berbagai kebutuhan operasi, baik dalam bidang SAR maupun operasi militer," ujarnya.

Danwing Udara 2 Puspenerbal, juga menegaskan kesiapan Wing Udara 2 Puspenerbal Juanda untuk memaksimalkan peran helikopter ini melalui pengawakan yang profesional dan pelatihan berkelanjutan.

Tiga unit helikopter yang diserahkan meliputi HR-1521, HR-1522, dan HR-1524 yang masing-masing diawaki oleh pilot dari Wing Udara 1 Puspenerbal dan Wing Udara 2 Puspenerbal.

Komandan Wing Udara 2 menyebut bahwa HR-1521 akan menjadi bagian integral dalam operasi Wing Udara 2, sementara HR-1522 dan HR-1524 ditempatkan di wilayah barat untuk mendukung pembinaan operasi SAR di bawah Wing Udara 1 Puspenerbal Tanjungpinang.

"Sinergi antara Wing Udara 1 dan Wing Udara 2 akan memastikan optimalisasi pengoperasian helikopter ini demi kepentingan nasional," tambahnya.

Menurutnya, serah terima ini mencerminkan kepercayaan terhadap TNI AL sebagai garda terdepan dalam menjaga keselamatan masyarakat.

"Kami mengemban amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Helikopter ini bukan hanya aset strategis, tetapi juga simbol dari sinergi antarinstansi untuk melayani masyarakat," tutupnya.

  🚁 Puspenerbal  

Sabtu, 12 Agustus 2023

Militer ASEAN Siap Gelar Latihan Gabungan Bersama di Laut Natuna

 Wujudkan Solidaritas Kawasanhttps://assets.ayobandung.com/crop/0x0:0x0/750x500/webp/photo/2023/08/12/af062749-33a8-4086-b463-cc7f6c975f5e-3504586653.jpgPeninjauan medan oleh Mabes TNI menjelang Latihan Gabungan Bersama ASEX 01-Natuna. (Puspen TNI)

Dengan luas hampir 4,5 juta kilometer persegi dan jumlah penduduk 660 juta jiwa, ASEAN merupakan kawasan strategis sekaligus menarik bagi "perebutan pengaruh" negara-negara lain, terutama negara-negara maju.

Untuk meningkatkan stabilitas dan mewujudkan solidaritas di kawasan, militer negara-negara ASEAN akan menggelar Latihan Gabungan Bersama di Laut Natuna. Latgabma ini diberi nama ASEX 01-Natuna pada 18-25 September 2023 mendatang.

Menjelang ASEX 01-Natuna (ASEAN Solidarity Exercise) 2023, rombongan dari Markas Besar TNI dan Basarnas (Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan) melaksanakan tinjau medan atau survei di Natuna dan Batam mulai Kamis 10 Agustus sampai dengan Sabtu 12 Agustus 2023. Kegiatan awal tinjau medan diawali rapat dipimpin Asisten Operasi (Asops) Kogabwilhan I Laksamana Pertama TNI Bambang Dharmawan, di Lantamal IV Batam pada Jumat, 11 Agustus 2023.

https://pbs.twimg.com/media/F3SgTonb0AAAwQX?format=jpg&name=mediumAsops Pangkogabwilhan I Laksma TNI Bambang Dharmawan memaparkan kegiatan yang akan dilakukan bertujuan untuk menyamakan persepsi sekaligus mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan pelaksanaan ASEX 01-Natuna, mulai dari tahap perencanaan hingga pengakhiran dan diharapkan akan menghasilkan kesepakatan bersama dari masing-masing delegasi terkait penyusunan skenario latihan. Termasuk pelibatan alutsista, pengawak beserta asetnya dan finalisasi jadwal serta tempat latihan.

Melansir dari Puspen TNI, rombongan Batam menetapkan Dermaga Batu Ampar di Batam, Kepulauan Riau, sebagai tempat akan dilaksanakan acara Pembukaan Latgabma ASEX 01-Natuna nanti. Sementara di Natuna tempat yang menjadi pusat kegiatan adalah Selat Lampa dan pulau Sabang Mawang sebagai titik lokasi di wilayah perairan Natuna Selatan yang masuk dalam Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI).

Dipilihnya Natuna dan Batam sebagai tempat latihan adalah gagasan yang pernah disampaikan oleh Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono beberapa waktu yang lalu. Panglima TNI menjelaskan bahwa Latgabma Asex 01-Natuna bukan merupakan latihan militer bersenjata melainkan latihan yang menitikberatkan pada latihan non tempur seperti Operasi Patroli Gabungan Maritim, Evakuasi Medis, Search and Rescue (SAR) serta Humanitarian Assistance and Disaster Relief (HADR) atau pemberian bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana di wilayah yang disimulasikan terdampak bencana.

Menurut rencana Latgabma ASEX 01-Natuna akan dihadiri oleh seluruh Panglima Angkatan Bersenjata negara anggota ASEAN. Sehingga tempat-tempat yang akan dijadikan Latma telah disurvei secara cermat dengan pertimbangan-pertimbangan taktis agar dapat berjalan optimal demi menjaga kehormatan bangsa dan negara di mata internasional. ***

 ♖
Jakarta Daily  

Selasa, 27 Juni 2023

Heli Caracal TNI AU Terjunkan Personil SAR Gabungan

 Evakuasi Pesawat SAM Air PK-SMW, di Yalimo, Papua (dispenau) 

Tim SAR gabungan telah diterjunkan di lokasi jatuhnya pesawat SAM Air, di Yalimo, Papua Pegunungan. Satgas Tim SAR gabungan terdiri dari Unsur helikopter dan Kopasgat TNI AU, Basarnas, dan unsur SAR daerah Papua, sudah bekerja sejak Sabtu, (25/6/2023).

Pelaksanaan SAR hari pertama (Sabtu, 25/6) terkendali cuaca, dan dilanjutkan hari kedua (Minggu, 26/6). Pada hari kedua, TNI AU mengerahkan satu helikopter EC 725 Caracal dengan 7 kru, dan 3 personel Kopasgat, serta 3 personel Basarnas.

Pada hari kedua, Helikopter EC 725 Caracal, berhasil menurunkan 6 personel SAR di droping zone, untuk evakuasi korban ke lokasi jatuhnya pesawat. Pesawat SAM Air PK-SMW, yang di awaki oleh Capt Hari Permadi, copilot Levi Murib, serta empat penumpang, dilaporkan jatuh di pegunungan Yalimo, Papua. Pesawat milik SAM Air, terbang dari bandara Elelim Yalimo Papua Pegunungan dengan tujuan distrik Poik, Yalimo Papua.

Tim SAR di lokasi melakukan penyusuran dari titik droping ke arah barat dengan radius 200 m, tetapi belum menemukan korban, karena medan yang cukup ekstrim dan hutan lebat. Tim SAR memutuskan kembali ke titik droping, dan SAR dihentikan sementara.

Hari Senin (27/6/2023), Komandan Lanud Silaspapare Jayapura, Marsma TNI Dadan Gunawan, S.T., M.M., CHMRP, selaku Dansatgasud, ketika memimpin briefing di Wamena mengatakan, di hari ketiga Senin (26/6), tim SAR kembali melakukan pencarian korban. Untuk meningkatkan kemampuan SAR, selain melibatkan helikopter Caracal TNI AU, misi SAR juga ditambah satu unit helikopter SAR dari PT. Intan Angkasa Air Service, serta 12 personel gabungan dari Kopasgat, Basarnas dan Yonif 756/WMN, serta perlengkapan tambahan untuk SAR.

Misi Tim SAR tambahan untuk menyiapkan helipad, dan dukungan logistik, termasuk tabung oksigen, jas hujan dan Air minum serta bahan makanan. Diharapkan pesawat dan personil TNI, bisa mendukung Tim SAR gabungan menyelesaikan misi SAR ini dengan aman dan selamat, meski dihadapkan medan dan cuaca yang kurang baik.

  ⍟
Metro Headline  

Senin, 26 Juni 2023

TNI AD Akan Bantu Evakuasi Pesawat Jatuh di Yalimo

Dandim Jayawijaya Pimpin Rapat Evakuasihttps://tniad.mil.id/konten/unggahan/2023/06/WhatsApp-Image-2023-06-26-at-09.34.20.jpeg(TNI AD)

Komandan Kodim 1702/Jayawijaya Letkol Cpn Athenius Murip, S.H.,M.H., memimpin rapat gabungan (briefing) membahas rencana proses evakuasi korban pesawat SAM AIR PK-SMW (C-208), bertempat di ruang rapat Kantor Perhubungan Udara Wamena, Jayawijaya, Papua Pegunungan, Sabtu (24/6/2023).

Dandim mengatakan, Kodim 1702/Jayawijaya siap mendukung dan membantu rencana yang sudah diatur oleh Tim SAR sebagai pihak yang berwenang untuk melakukan evakuasi. Sementara target evakuasinya yaitu dua orang kru dan empat penumpang pesawat Semuwa Aviasi Mandiri (SAM Air) Caravan PK-SMW (C-208) yang dipiloti Cpt. Hari Permadi, pasca dilaporkan hilang kontak dan ditemukan jatuh di hutan wilayah Welarek, Yalimo, Papua, Jumat sore (23/6) kemarin.

Kami siap membantu percepatan evakuasi sejak semalam. BPBD dan para relawan kita gerakan hari ini untuk ikut membantu evakuasi. Harapan kami, semua personel yang akan melakukan evakuasi agar tetap waspada, dan terlebih menjaga faktor keamanan. Semoga dalam pelaksanaan evakuasi tersebut berjalan aman dan lancar,” ujar Dandim.

Sementara itu, Kasiops Basarnas Kelas A Jayapura, Marinus Benediktus Ohoirat, S.H., menambahkan bahwa terkait insiden kecelakaan pesawat itu, Basarnas melaksanakan evakuasi korban menggunakan Heli Caracal milik TNI AD.

Untuk rencana evakuasi itu sendiri, kami memilih melaksanakan repling (menuruni ketinggian dengan menggunakan media tali), karena mengingat situasi dan lokasi yang tidak mendukung. Adapun rencana kami selanjutnya adalah apabila hari ini sudah dievakuasi maka korban akan langsung dibawa menuju RS Bhayangkara Jayapura,” ungkapnya.

Turut hadir dalam rapat tersebut, personel dari Kodim 1702/JWY, Basarnas, Polres Jayawijaya, Kopasgat, dan pihak terkait lainnya. (Dispenad)

 ♖
TNI AD  

Rabu, 08 Maret 2023

Koarmada III Bersama Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Kapal KM Vivie Rae II

Di Laut Arafuru https://peloporwiratama.co.id/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230305-WA0117.jpgCN235 MPA TNI AL [Dispenal] 🛩
K
oarmada III Kerahkan Unsur Udara dan Laut untuk mencari KM Vivie Rae II yang mengalami mati mesin di perairan Arafura, dimana pada awalnya Koarmada III menerima laporan tersebut dari Pangkalan TNI Angkatan Laut/ Lantamal XI Merauke yang meneruskan informasi dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Merauke. Minggu (05/03/23).

Setelah menerima informasi tersebut Panglima Komando Armada III (Pangkoarmada III) Laksamana Muda TNI Agus Hariadi, M. Han, langsung memerintahkan Pesawat Udara/ Pesud Patmar TNI Angkatan Laut CN 235-220 MPA P-8304 dan Kapal Perang, untuk bergabung dengan Tim SAR Gabungan sebagai upaya mencari kapal yang sedang mengalami kerusakan mesin.

Hasil pencarian yang dilaksanakan Pesud Patmar TNI Angkatan Laut CN 235-220 MPA P-8304, dengan Pilot Kapten Laut (P) Triyoga Sakti I dan Co Pilot Lettu Laut (P/W) Catur Arum Nuryani, S.Tr.Han., akhirnya dapat menemukan KM Vivie Rae II dengan posisi terapung di Perairan Laut Arafuru, dari komunikasi antar pesawat dengan kapal tersebut dapat diketahui ABK kapal sebanyak 6 (enam) orang WNA dalam keadaan sehat, kebutuhan makanan yang ada di kapal masih mencukupi dan kapal tersebut mengalami kerusakan dan menunggu evakuasi.

Kronolgis kejadian bermula saat KM Vivie Rae II bergerak dari Marshall Island pada tanggal 26 Februari 2023 menuju Sorong, dan pada tanggal 02 Maret 2023 mengalami kerusakan mesin, selanjutnya Kapten kapal segera menghubungi Kantor perwakilannya yang berada di Bali untuk memintakan bantuan guna penarikan kapal KM Vivierae II tersebut.

Adapun Tim SAR Gabungan yang terlibat dalam pencarian dan penyelamat kapal tersebut adalah Basarnas Merauke, Lantamal XI Merauke, Kementerian Perikanan dan Kelautan Merauke, Polairud Merauke. Distrik Navigasi Merauke, dan SROP Merauke serta . Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPPKL) Merauke.

  Koarmada III  

Minggu, 12 Februari 2023

Menhan Lepas Keberangkatan Bantuan Kemanusiaan RI untuk Turki

https://garuda.industry.co.id/uploads/berita/detail/70321.jpeg(industry)

M
enteri Pertahanan RI Prabowo Subianto melepas keberangkatan pengiriman bantuan kemanusiaan ke Turki yang mengalami musibah bencana gempa. Bantuan itu diangkut menggunakan Pesawat TNI AU Hercules C130 dan Boeing 737, yang diberangkatkan dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (11/2/2023).

Pengiriman bantuan kemanusiaan ke Turki ini sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo di mana jalinan hubungan diplomatik Indonesia dan Turki sudah terjalin erat sejak lama. “Ada makanan, sepatu boots, baju hujan, selimut, dan kita akan terus kirim,” ujar Menhan Prabowo pada konferensi pers.

Adapun Indonesia akan mengirimkan tim medis dari TNI, “Medis itu akan menyusul semua dengan tim media dari TNI dan dari Kementerian Kesehatan,” kata Menhan Prabowo. Demikian keterangan dari Dispen TNI dan Biro Humas Setjen Kemhan.

Menhan Prabowo juga menjelaskan bahwa selanjutnya akan dikirim pula bantuan untuk Suriah.

Dalam pelepasan keberangkatan bantuan untuk Turki ini turut hadir Menko PMK Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P., Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dan Kabasarnas Marsdya TNI Henri Alfiandi serta sejumlah pejabat Kemhan lainnya.

https://defencehub.live/attachments/330777631_5901178756667137_1420117140424153619_n-jpg.53971/Boeing B737-400 Noreg A-7308 tiba di Blang Bintang (Getty Images)

Menko PMK dalam sambutannya mengatakan, bahwa semoga bantuan ini dapat meringankan penanganan darurat bencana sehingga Turki dapat segera pulih kembali dari bencana.

Total muatan bantuan dari Kemhan sebesar 5.441 kg berupa 4.000 stel jas hujan, 1.000 pasang sepatu boots dan 3.500 helai selimut. Bantuan ini disesuaikan dengan kondisi cuaca di Turkiye yang saat ini mencapai suhu di bawah 7 derajat celcius. Adapun muatan bantuan dari BNPB dan Basarnas. Bantuan ini tergabung dalam program “Emergency Medical Team” (EMT).

Selain berupa barang, program EMT juga terdiri dari bantuan tenaga kesehatan militer TNI maupun dari Kementerian Kesehatan.

Personel TNI yang dikirim berasal dari TNI AD, TNI AL, TNI AU dan Puskes TNI sejumlah 17 orang yang terdiri dokter umum, perawat serta dokter spesialis anastesi, bedah tulang, bedah umum, anak, dan penyakit dalam. Selain itu, Puskes TNI juga membawa obat-obatan untuk pengobatan korban bencana.

Sementara akan diberangkatkan secara terpisah, bantuan kemanusiaan Medium Utility Search And Rescue (MUSAR) yang terdiri dari 20 personel Zeni TNI AD beserta peralatan untuk pencarian dan pertolongan, yang memiliki kemampuan konstruksi dan operator dari Satuan Zeni Konstruksi maupun Zeni Kostrad dipimpin perwira setingkat Letnan Kolonel serta personel dari Basarnas.

Pesawat TNI AU yang digunakan untuk mengangkut bantuan kemanusiaan ke Turkiye pada Sabtu ini adalah Boeing B737-400 Noreg A-7308 dari Skadron Udara 17 dengan pilot Mayor Pnb Arief R. Hakim dan Mayor Pnb Kresna Hendra W beserta crew, serta Pesawat C-130 Hercules Noreg A-1326 dari Skadud 32 dengan pilot Ltk Pnb Yudi Bandung dan Mayor Pnb Andang Rohiman beserta crew. (Biro Humas Setjen Kemhan)

  ★ Industry  

Selasa, 10 Mei 2022

35 Prajurit TNI Ikuti Latihan Trilateral Crocodile Response Excercise 2022

💂 🏃 Di Australia (Dok Puspen TNI)

35 prajurit yang berasal dari tiga matra mengikuti Latihan Bersama Crocodile Response Exercise 2022 bertempat di Darwin, Australia, Senin (9/5).

Crocodile Response Exercise adalah bentuk latihan gabungan operasi bantuan kemanusiaan bencana yang melibatkan TNI, Basarnas, ADF dan Marinir Amerika Serikat (AS).

Australia sebagai tuan rumah melibatkan beberapa lembaga sipil pada latihan yang akan berlangsung selama 14 hari di kota Darwin dan Nhulunbuy yang disimulasi dan terdampak bencana.

Koordinator latihan Captain Pietro Ruggeri mengatakan latihan dibagi menjadi dua sesi, yaitu pada minggu pertama adalah sesi akademis, kemudian minggu kedua dilanjutkan simulasi pemberian bantuan kemanusiaan dan cara mengatasi bencana di lokasi yang terdampak bencana.

Selain itu, Pietro menambahkan bahwa para peserta yang menerima materi dari akademisi dan perwakilan Badan SAR masing-masing negara, terkait metode pengiriman bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana.

Para peserta diberi kesempatan untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman tentang pelaksanaan operasi bantuan kemanusiaan.

Lesson-Learned dari latihan tersebut, diharapkan masing-masing negara peserta latihan saling meningkatkan interoperabilitas merespon bencana, termasuk memberikan bantuan manusia yang berlaku secara internasional,” tutup Pietro dikutip dari keterangan resmi, Selasa (10/5). (BFM)

 💂 
IDM 

Minggu, 26 Desember 2021

Basarnas Luncurkan Kapal SAR KN Ganesha 105

Kapal canggih yang dibuat di BatamKN SAR Ganesha 105 yang diresmikan di Batam. [Foto: Zalfirega/kepripedia.com]

Satu unit kapal yang diberi nama SAR Ganesha 105 hasil karya anak bangsa yang diproduksi oleh perusahan galangan kapal di Tajunguncang, Batam diluncurkan, pada Rabu (23/12) kemarin.

Kepala Basarnas RI, Marsekal Madya TNI Henri Alfiandi, menjelaskan kapal baru ini berukuran panjang 68 meter dan lebar 12 meter.

"Kapal yang dibuat dengan bahan bimetal ini mampu menempuh kecepatan 16 knots," katanya dalam pesan tertulis yang diterima kepripedia, Kamis (23/12).

Dari segi kekuatan, kapal tersebut mampu membawa satu buah unit helikopter tipe Eurocopter AS365 N3 + Dhoupin. Kapal ini juga memiliki satu set sistem DPO yang dapat mengunci posisi koordinat kapal agar tetap stabil pada koordinat yang telah ditentukan.

"Kapal KN SAR Ganesha 105 ini memiliki kem," terang dia.

Ia pun berharap dengan alutsista berupa kapal serba lengkap ini, menjadi dasar utama Basarnas untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Indonesia dan internasional.

"Nantinya kapal Ganesha 105 akan diperuntukan untuk suplai operasi Basarnas dan pusatkan di wilayah Ambon," kata dia.

Henri memaparkan, kapal ini merupakan garapan PT Karimun Anugrah Sejati (KAS) yang dikerjakan kurang lebih selama dua tahun. Namun karena pandemi ada sedikit kendala.

"Untuk harga produksi pembuatan kapal tersebut membutuhkan biaya sebesar Rp 120 miliar," terang dia kepada awak media.

Ia pun mengungkapkan ke depannya, akan mengurangi pembuatan kapal berukuran besar. Namun memprioritaskan kapal kecil yang dapat menembus ombak besar di perairan samudera.
 

  ✪ Kumparan  

Jumat, 15 Oktober 2021

Koarmada I Latihan Simulasi Erupsi-Tsunami Anak Krakatau

 Kerahkan Kapal Perang hingga HelikopterTNI AL menggelar simulasi penanganan bencana letusan Gunung Anak Krakatau yang menyebabkan tsunami. Kapal perang hingga heli dikerahkan dalam simulasi. (M Iqbal/detikcom)

Letusan Gunung Anak Krakatau menyebabkan tsunami setinggi 3,6 meter yang menerjang pesisir barat Banten dan memakan banyak korban jiwa. Kapal perang hingga helikopter dikerahkan untuk mengevakuasi korban.

Selain menimbulkan banyak korban, rumah warga hancur diterjang gelombang tsunami. Pepohonan tumbang dan menyebabkan korban luka.

Letusan gunung berapi yang memicu tsunami itu ditampilkan dalam simulasi penanganan bencana yang digelar di Pelabuhan Indah Kiat, Kota Cilegon. Simulasi itu digelar sebagai mitigasi bencana erupsi gunung berapi dan tsunami yang sewaktu-waktu bisa menerjang wilayah Cilegon dan sekitarnya.

"Latihan ini disimulasikan terjadi bencana ada tsunami yang masih bisa diprediksi. Pada latihan ini kita mencoba pengambilan keputusan dengan cepat untuk menanggulangi bencana sehingga langkah-langkah, tindakan yang diambil dapat melaksanakan penanggulangan bencana dengan cepat dan tepat khususnya dalam mengevakuasi korban," kata Panglima Koarmada I, Laksamana Muda TNI, Arsyad Abdullah kepada wartawan di Pelabuhan Indah Kiat, Jumat (15/10/2021).

Pada pelaksanaan tsunami tersebut, TNI AL mengerahkan kapal perang dan helikopter untuk mengevakuasi korban. Selain itu, beberapa unsur SAR dikerahkan, seperti personel BPBD, Basarnas, dan Dinas Kesehatan.

Mereka yang mengalami luka-luka dievakuasi ke posko kesehatan yang berada di sekitar lokasi kejadian. Sementara, korban yang membutuhkan penanganan cepat dievakuasi menggunakan helikopter.

"Di sini juga kita menyiapkan ada berbagai macam kendaraan-kendaraan ambulans, kendaraan SAR kemudian kendaraan-kendaraan untuk mengevakuasi korban, dan ada helikopter agar kita mengevakuasi korban dengan cepat, khususnya korban-korban yang kritis yang harus segera kita tangani," kata dia.

Latihan ini, ini kata Arsyad bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi kontingensi yang terjadi berkaitan dengan bencana alam.

"Sekaligus mengecek kesiapan seluruh personel dan kelengkapan sarana prasarana pendukung serta keterpaduan dalam rangka kesiapsiagaan penanggulangan bencana alam yang bisa terjadi kapan saja," ucapnya. (jbr/jbr)
 

  💂 detik  

Sabtu, 31 Juli 2021

TNI AU Bentuk Satuan Baru

Khusus Operasi Pencarianhttps://akcdn.detik.net.id/visual/2017/04/07/1d6625df-917b-47f1-be85-1399d01b5452_169.jpg?w=650Ilustrasi personel TNI AU (CNN Indonesia/Hesti Rika)

Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo meresmikan Satuan Udara Pencarian dan Pertolongan (SATUD PP), di Wing 4 Lanud Atang Sanjaya, Bogor, Jawa Barat, Jumat (30/7).

Satuan tersebut dibentuk lantaran ada kebutuhan pengembangan organisasi untuk melaksanakan tugas operasi udara khusus dalam bentuk Operasi Pencarian dan Pertolongan (OPP). Pula, sejalan dengan slogan Swa Bhuwana Paksa.

"Tugas pencarian dan pertolongan merupakan tugas yang tidak ringan, terlebih cakupan NKRI yang luas," kata Marsekal Fadjar mengutip Antara, Jumat (30/7).

Nantinya, satuan yang baru dibentuk itu akan bersinergi dengan kementerian dan lembaga lainnya. Terutama dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).

Fadjar mengatakan peresmian Satuan Udara Pencarian dan Pertolongan merupakan tindak lanjut dari Peraturan Panglima Tentara Nasional Indonesia Nomor 5 Tahun 2021 tentang organisasi dan Tugas Satuan Udara Pencarian dan Pertolongan Wing 4 Pangkalan TNI Angkatan Udara Atang Sendjaja.

"Saya ingin mengingatkan bahwa satuan ini memiliki tujuan yang sangat mulia karena terkait secara langsung dengan keselamatan jiwa manusia," ujar Fadjar.

Mengutip situs tni-au.mil.id, pembentukan Satuan Udara Pencarian dan Pertolongan tak lepas dari wilayah Indonesia yang begitu luas dan dipisahkan lautan sehingga membuat tugas pencarian serta pertolongan di Indonesia tidak ringan.

Fadjar mengatakan perlu ada organisasi permanen di lingkungan TNI AU. Organisasi itu harus mampu melaksanakan tugas pencarian dan pertolongan, penyiapan alutsista, serta melaksanakan pembinaan kemampuan dan profesionalisme sumber daya manusia.

"Inilah yang menjadi latar belakang pembentukan Satuan Udara Pencarian Pertolongan di bawah Komandan Wing 4 Pangkalan TNI Angkatan Udara Atang Sendjaja," kata Fadjar.

"Lebih dari itu, Satuan Udara ini juga diharapkan dapat mendukung kelancaran tugas Operasi Militer selain Perang TNI pada masa mendatang," tambahnya. (Antara/bmw)

 ♖ CNN  

Jumat, 25 Juni 2021

Kapal Negara 249 Permadi

Kapal SAR dengan Navigasi Canggih Khusus JatimKN SAR 249 Permadi yang diresmikan operasionalnya untuk Jawa Timur pada Kamis (24/6/2021). [Anton suarasurabaya.net]

Marsekal Madya TNI Henri Alfiandi Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) meresmikan operasional Kapal Negara (KN) SAR 249 Permadi, untuk Kantor SAR Surabaya, Kamis (24/6/2021).

Berlokasi di Terminal Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak. Acara peresmian ini dihadiri Gubernur Jawa Timur beserta jajaran Forkopimda Jawa Timur.

Kabasarnas menjelaskan, nama Permadi diambil dari nama lain Arjuna, anggota Pandawa Lima.

Permadi adalah ksatria yang memiliki watak atau karakteristik yang cerdik, pandai, pendiam, teliti, sopan santun, berani, dan suka melindungi yang lemah.

Spesifikasi KN SAR 249 Permadi merupakan tipe kapal cepat, dengan panjang 40 meter, lebar 7,80 meter, tinggi geladak utama 3,60 meter, serta memiliki kecepatan jelajah hingga 30 knot,” kata Henri.

Kapal itu menggunakan 3 mesin 1400 HP dengan itu 60 jam dan daya jelajah 1200 NM. Dilengkapi sistem navigasi GPS dan satelit yang bisa dikendalikan langsung dari pusat oleh Basarnas di Base Center Command (BCC).

Pengadaan kapal yang dilengkapi dengan berbagai peralatan SAR itu menggunakan anggaran multiyears dan dikerjakan perusahaan dalam negeri,” kata Henri.

Kapal ini merupakan 1 dari 6 unit armada kapal baru yg dimiliki Basarnas.

Penempatan 6 kapal itu, yaitu KN SAR 249 Permadi untuk Kantor SAR Surabaya, KN SAR 250 Puntadewa untuk Kantor SAR Maumere, KN SAR 251 Parikesit untuk Kantor SAR Mamuju, KN SAR 252 Seta untuk Kantor SAR Tarakan, KN SAR 247 Tetuka untuk Kantor SAR Banten dan KN SAR 248 Sanjaya 248 untuk Kantor SAR Medan.

Henri menjelaskan, Jawa Timur dengan Surabaya sebagai ibukota provinsi adalah salah satu kota tersibuk, dengan penggunaan moda transportasi laut yang tinggi.

Menurutnya, konsekuensi logis dari dinamika iru adalah kondisi kedaruratan, baik kecelakaan, bencana, maupun kondisi membahayakan manusia.

Untuk itu, Kantor SAR Surabaya sebagai representasi Basarnas di Jawa Timur, siap memberikan pelayanan SAR kepada masyarakat sesuai slogan Basarnas yaitu Quick Response of Search and Rescue.

Sementara itu Gubernur Khofifah menyampaikan terima kasih, sehingga KN SAR 249 Permadi ini menjadi penguat dalam pelaksanaan pencarian dan pertolongan di wilayah Jatim.

Tidak hanya itu, Khofifah menyampaikan, saat ini butuh adanya kediklatan SAR yang juga melibatkan kerelawanan dan elemen masyarakat.

Menurutnya, elemen masyarakat juga butuh diberikan penguatan diklat SAR guna menguatkan tim search and rescue.

Oleh sebab itu, jika nanti pandemi Covid-19 sudah berakhir, Basarnas akan maksimalkan lagi diklat untuk relawan SAR dari elemen masyarakat,” harapnya.

Selain itu, Gubernur juga mengapresiasi adanya Call Center 115 yang terkoneksi dengan Pusat Basarnas yang menurutnya juga butuh sosialiasi ke masyarakat luas. (ton/den)
 

  ✪ Suara Surabaya  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...