Tampilkan postingan dengan label Penerbad. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penerbad. Tampilkan semua postingan

Rabu, 03 Desember 2025

PTDI Selesai Laksanakan Pemeliharaan & Perawatan Helikopter Bell 412 EP TNI AD

Helikopter Bell 412 EP selesai harwat di Bandung (PTDI)

PT Dirgantara Indonesia (PTDI) melaksanakan ferry flight satu unit helikopter Bell 412 EP yang telah selesai menjalani program Pemeliharaan dan Perawatan (Harwat).

Unit yang diberangkatkan dari Apron Hanggar Helikopter PTDI Bandung menuju Pangkalan Udara Pondok Cabe ini merupakan bagian dari total empat unit helikopter Bell 412 series milik TNI AD yang dipercayakan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI kepada PTDI untuk dilakukan perawatan berkala.

Selanjutnya, helikopter tersebut akan melanjutkan penerbangan menuju home base Skadron 12 Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad) di Way Tuba, Lampung, untuk mendukung misi kemanusiaan dan penanggulangan bencana.

Pengoperasian ini merupakan tindak lanjut dari penugasan Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, selaras dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto terkait percepatan penanganan kesulitan masyarakat serta pemulihan infrastruktur terdampak di wilayah Aceh dan Sumatera Barat.

Selain helikopter Bell 412, operasi dukungan logistik bagi wilayah terdampak juga diperkuat dengan penggunaan helikopter H225M Caracal milik TNI AU yang dikerahkan untuk membawa berton-ton bantuan bagi korban banjir di Sumatera-Aceh, serta mempercepat distribusi bantuan ke daerah yang sulit dijangkau.

Pemanfaatan alutsista produksi PTDI tersebut menunjukkan bahwa produk pesawat dan helikopter PTDI tidak hanya mampu mendukung misi operasi militer, tetapi juga dapat memberikan kontribusi maksimal dalam misi penanganan darurat bencana.

  ✪
PTDI  

Selasa, 16 September 2025

GMF Selesaikan Perawatan Helikopter Bell 412 ke-4 Penerbad

  Siap maintenance empat unit lainnyaHelikopter Bell 412 Penerbad (Jetphotos/Fahmun)

PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMF) melalui lini bisnis Defense Industry berhasil menyelesaikan pekerjaan perawatan Helikopter Bell 412 dengan kode registrasi HA-5230. Pekerjaan yang meliputi perawatan 5.000 Flight Hours / 5 Years Inspection ini diselesaikan tepat waktu sesuai Turnaround Time (TAT) yang disepakati, yakni 186 hari. Helikopter tersebut secara resmi diserahkan GMF kepada Pusat Penerbangan TNI AD (Puspenerbad) di Markas Pusat Penerbangan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (Mako Puspenerbad) dan diterima langsung oleh Komandan Puspenerbad (Danpuspenerbad), Mayor Jenderal TNI Zainuddin.

Penyelesaian helikopter ke-4 ini merupakan bagian dari kontrak perawatan total 8 unit helikopter Bell 412 milik TNI AD. Setelah empat unit pertama berhasil dituntaskan, GMF akan melanjutkan pengerjaan pada empat unit tersisa, dimulai dengan dua unit pada September 2025 dan disusul unit lainnya secara bertahap.

Direktur Utama GMF, Andi Fahrurrozi, menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terus terjalin antara GMF dan TNI AD. “Kami berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan Puspenerbad kepada GMF dalam mendukung kesiapan operasional alutsista nasional. Dengan pengalaman dan kapasitas yang mumpuni dalam menangani helikopter Bell 412, kami optimis dapat memberikan hasil perawatan sesuai standar tertinggi untuk penyelesaian empat unit selanjutnya. GMF berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan pemeliharaan terbaik, tidak hanya untuk memastikan keselamatan dan keandalan armada, tetapi juga untuk memberikan kontribusi nyata bagi kemandirian ekosistem pertahanan Indonesia,” ungkap Andi.

  Tentang 5.000 Flight Hours / 5 Years Inspection
Perawatan 5.000 Flight Hours / 5 Years Inspection merupakan perawatan besar (heavy maintenance) yang wajib dilakukan pada helikopter Bell 412 setiap mencapai 5.000 jam terbang atau 5 tahun, mana yang tercapai lebih dahulu. Tujuan perawatan ini adalah memastikan seluruh sistem dan komponen dalam kondisi aman (safe) dan laik terbang (airworthy).

Ruang lingkup pekerjaan yang GMF kerjakan meliputi pemeriksaan airframe melalui visual inspection, corrosion prevention, dan NDT; overhaul pada komponen utama termasuk power train, rotors, power plant, dan flight control; perawatan pada electrical dan avionics; serta proses rotor track and balancing. Selain itu dilakukan pula weight and balance, servicing, dan operational check pada setiap sistem untuk memastikan kelayakan terbang helikopter.

Dengan keberhasilan penyelesaian perawatan ini, GMF kembali menegaskan posisinya sebagai mitra strategis pertahanan Indonesia melalui layanan pemeliharaan pesawat yang andal, profesional, dan berstandar internasional. Keberhasilan ini juga membuktikan kapabilitas GMF sebagai MRO terintegrasi yang mampu memenuhi kebutuhan di berbagai sektor, mulai dari defense, general aviation, hingga industrial solutions.
 

 
GMF  

Senin, 01 September 2025

Prajurit TNI Asah Kemampuan Mobil Udara

  Dalam Super Garuda Shield 2025 Latihan Mobud (dispen TNI/antara)

Dentuman langkah prajurit dan deru baling-baling helikopter kembali mewarnai langit Baturaja, Sumatera Selatan, saat Latihan Mobil Udara (Mobud) menjadi salah satu rangkaian utama dalam Latihan Gabungan Bersama Super Garuda Shield (SGS) 2025, Jumat (29/8/2025).

Latihan mobil udara (Mobud) adalah operasi militer yang melibatkan pemindahan taktis pasukan tempur ke sasaran melalui udara menggunakan helikopter atau pesawat, dan kemudian terlibat dalam pertempuran darat.

Latihan ini sering dilakukan oleh satuan tempur TNI, seperti Yonif (Batalyon Infanteri) dan pasukan Marinir, untuk meningkatkan kemampuan profesionalisme prajurit dalam skenario penyergapan, pengejaran, atau penanggulangan teror di area yang tidak terjangkau oleh operasi darat.

Dalam suasana tropis yang penuh tantangan, prajurit Yonif 330/Tri Dharma Kostrad bergerak cepat, terkoordinasi, dan penuh disiplin.

Setiap pergerakan peleton menggambarkan keterampilan taktis, memanfaatkan kontur alam, menjaga kecepatan, sekaligus menunjukkan presisi dalam menjawab ancaman di medan operasi.

Latihan ini tidak hanya melatih ketangguhan fisik, tetapi juga membangun daya juang dan kecerdikan taktis.

Mobud peleton menjadi simbol adaptasi pasukan terhadap dinamika pertempuran modern di medan tropis, sekaligus bukti kesiap-siagaan TNI dalam mengawal setiap jengkal tanah air. (Puspen TNI)

  💥 
24 Jam  

Minggu, 16 Maret 2025

Bell dan Black Diamond Heliaero Tuntaskan Memodernisasi Avionik Helikopter Penerbad

 Enam helikopter Bell 412EP Puspenerbad berteknologi glass cockpit Enam helikopter Bell 412EP Puspenerbad berteknologi glass cockpit (Dispenad) ✪

Bell Textron Inc, perusahaan Textron Inc mengumumkan bahwa enam helikopter Bell 412EP yang telah dimodernisasi dengan BasiX-Pro Glass Cockpit Retrofit Kit telah diserahkan ke Pusat Penerbangan TNI Angkatan Darat, Jakarta.

Modernisasi yang dilakukan oleh PT Black Diamond Heliaero (BDH), Authorized Maintenance Centre Bell di Indonesia, memberikan pembaruan dengan menghadirkan kokpit digital yang canggih dengan layar beresolusi tinggi, serta sistem pencatatan data mesin dan operasi penerbangan untuk helikopter Bell 412EP milik Pusat Penerbangan TNI Angkatan Darat.

"Kolaborasi yang sangat baik dengan tim purnajual memampukan kami untuk menyelesaikan proyek penting ini untuk Pusat Penerbangan TNI Angkatan Darat dalam waktu yang lebih cepat. Kami berharap dapat terus bekerja sama dengan Bell untuk memberikan solusi yang inovatif dan efektif bagi armada helikopter Bell milik Pusat Penerbangan TNI Angkatan Darat,” kata Karina Kasih, Presiden Direktur PT Black Diamond Heliaero, dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (13/3/2025).

Perlengkapan retrofit Bell BasiX-Pro Glass Cockpit mengganti instrumen analog dengan sistem kokpit kaca yang terintegrasi penuh, dengan menggunakan layar produksi terbaru Bell dari Astronautics serta avionik Garmin. Modernisasi ini menggunakan teknologi dan instrumentasi terkini dan selaras dengan sistem yang digunakan pada pesawat SUBARU Bell 412EPX dan Bell 429.

"Modernisasi avionik pada helikopter milik Pusat Penerbangan TNI Angkatan Darat mengganti kokpit menjadi kokpit digital yang modern, sehingga meningkatkan kapabilitas Bell 412EP mereka dalam mendukung kebutuhan misi nasional. Kami senang dengan tanggapan awal yang positif yang mana sistem terbaru ini sudah meningkatkan kemampuan operasi Pusat Penerbangan TNI Angkatan Darat di berbagai medan, termasuk dataran tinggi dan dalam kondisi cuaca yang cepat berubah," kata Chris Schaefer, Vice President Global Customer Solutions Bell, menambahkan.

Bell telah hadir di Indonesia selama lebih dari 50 tahun dengan sekitar 110 pesawat yang saat ini beroperasi di berbagai instansi pemerintah dan organisasi komersial. Keberadaan Bell di Indonesia mencakup fasilitas layanan resmi Bell, yakni fasilitas pemeliharaan bersertifikat dan memiliki teknisi layanan pelanggan khusus yang berbasis di Jakarta. (*)

  🚁
SWA  

Senin, 17 Februari 2025

8 Heli TNI AD Latihan Tembak di Cipatat

Terpantau 2 Heli penerbad (Penerbad) ✪

Delapan helikopter terbang di ruang udara Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Sesekali terdengar suara tembakan dan dentuman yang berasal dari peralatan tempur milik TNI AD tersebut.

Asap putih terlihat mengepul dari dinding perbukitan yang ada di belakang area Pusat Pendidikan Infanteri (Pusdikif) yang diasumsikan sebagai markas musuh. Usut punya usut, helikopter itu sedang melaksanakan latihan tembak.

Latihan tembak itu disaksikan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Maruli bahkan sempat menjajal langsung peralatan tempur milik Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad).

Maruli naik helikopter Bell 412, ia kemudian dibawa mengitari ruang udara Cipatat. Setelah terbang di atas lapangan Pusdikif, ia kemudian menembakkan senjata gatling gun yang bisa menembakkan 3000 butir peluru dalam waktu 1 menit saja.

Selain Bell 412, helikopter lain yang terlibat dalam latihan tembak itu yakni Apache AH-64E, Fennec AS 550 C3 , Mil Mi-17 V5, serta helikopter Bolkow 105. Di akhir latihan tembak, delapan helikopter itu terbang beriringan.

"Hari ini, sesuai dengan program latihan (TNI AD), kita latihan menembak dari helikopter. Memang jadwal rutin yang kita laksanakan untuk mengasah kemampuan prajurit penerbang," kata Maruli saat ditemui usai latihan menembak, Senin (17/2/2025).

KSAD Menembak Langsung dari Heli Puspenerbad ✪

Maruli mengatakan latihan tersebut juga untuk mengasah kemampuan terbang dan tempur prajurit penerbang Angkatan Darat sehingga kedepannya bisa terus dievaluasi dan ditingkatkan.

"Kita coba kesiapan bagaimana penerbad-penerbad kita kemampuan terbangnya dan kemampuan tempurnya. Artinya kita juga harus tetap melatih skill tempur dengan alutsista yang kita miliki. Jenisnya ada Ada Apache, Bolkow, Belt, kita coba semua di sini," ucap Maruli.

Maruli ikut menjajal langsung senjata TNI AD. Menurutnya, hal tersebut penting dilaksanakan sebagai bahan evaluasi bagaimana kondisi senjata yang dimiliki TNI.

"Ya tadi saya coba juga langsung. Kita akan terus evaluasi supaya bisa lebih baik lagi dalam penggunaannya. Jadi kalau sering disampaikan, bahwa negara yang cinta damai harus siap perang. seperti yang disaksikan tadi, saya cukup puas karena mereka bisa maintenance kemampuannya dengan baik," kata Maruli.

Disinggung soal penambahan alat utama sistem senjata (Alutsista) TNI, Maruli mengatakan penambahan alutsista bakal dilakukan supaya semakin maju dan mumpuni.

"Kita akan terus berdiskusi melihat perkembangan. Nanti ke depannya, tambahan alutsista Indonesia akan semakin maju. Tentu penguatan itu kita persiapkan," ujar Maruli. (dir/dir)

  ✪
detik  

Jumat, 10 Januari 2025

Dorong Percepatan Kontrak Efektif Enam N219 untuk TNI AD

 👷 Menhan Sjafrie Kunjungi PTDI Menhan Sjafrie Kunjungi PTDI (PTDI)

Menteri Pertahanan RI, Letjen TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin didampingi Wakasad, Letjen TNI Tandyo Budi Revita, Irjen Kemhan RI, Letjen TNI Rui F.G.P Duarte, Kabaranahan Kemhan RI, Marsdya TNI Yusuf Jauhari dan Dirjen Pothan Kemhan RI, Mayjen TNI Piek Budyakto, melakukan kunjungan kerja ke PT Dirgantara Indonesia (PTDI). Kedatangan rombongan diterima langsung oleh Direktur Utama PTDI, Gita Amperiawan beserta jajaran Direksi, serta Wakil Komisaris Utama PTDI, Marsda TNI (Purn.) Bonar H. Hutagaol dan Komisaris PTDI, Marsda TNI Oki Yanuar.

Kunjungan ini diawali dengan peninjauan fasilitas produksi dan hanggar PTDI, dimana Menhan Sjafrie meninjau langsung kemampuan PTDI dalam mendukung pemenuhan kebutuhan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) nasional.

Dari kunjungan Menhan tadi sore, beliau akan berupaya mendorong percepatan efektif kontrak-kontrak yang sebelumnya telah diperoleh PTDI dan meminta agar PTDI betul-betul siap dalam menjalankan kontraknya, baik dari kesiapan SDM maupun sistemnya,” kata Gita Amperiawan, Direktur Utama PTDI.

Pada kesempatan ini, Menhan Sjafrie meninjau progress produksi 1 (satu) unit pesawat CN235-220 Military Transport (serial number N71) untuk end user TNI AL dan pesawat NC212i untuk end user TNI AU, serta mengunjungi hanggar N219 dan meninjau langsung pesawat karya anak bangsa yang telah memperoleh kontrak pengadaan sebanyak 6 (enam) unit oleh Kemhan RI untuk end user TNI AD, sebagai salah satu kontrak yang akan diupayakan percepatan efektifnya.

Di samping itu, Direktur Utama PTDI juga melaporkan terkait upaya PTDI dalam memperkuat perannya sebagai sentra pengembangan produk aerospace generasi baru. Saat ini, PTDI telah terbuka untuk bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan start-up seperti PT Vela Prima Nusantara (Vela) dan PT Intercrus Aero Indonesia (Intercrus) yang berinisiatif mengembangkan moda transportasi masa depan, yaitu pesawat terbang e-VTOL berbasis Advanced Air Mobility (AAM). Dalam hal ini, Menhan Sjafrie mengapresiasi peran PTDI dalam mengembangkan ekosistem dirgantara, khususnya pada pemberdayaan SDM dan engineer muda di Indonesia untuk merealisasikan pengembangan, manufaktur, hingga komersialisasi pesawat AAM.

Dalam semangat visi pemerintahan baru, kunjungan Menhan Sjafrie ke PTDI diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah dan industri pertahanan dalam mewujudkan kemandirian pertahanan Indonesia. Sebagai industri strategis nasional, PTDI memiliki peran vital dalam meningkatkan daya saing melalui inovasi, pengembangan kapabilitas dan kapasitas produksi di bidang kedirgantaraan, sekaligus memperluas kontribusi Indonesia di sektor dirgantara global.

  🛩 Suara Merdeka  

Minggu, 10 Maret 2024

[Video] Helikopter AH-64E Melakukan Penembakan

 Diposkan Indonesia Military News Observer
Helikopter AH-64E Guardian saat latihan tahunan Puspenerbad TA 2024 di Daerah Latihan Pusat Pendidikan Infanteri (Rahlat Pusdikif), Cipatat, Jawa Barat, Selasa (5/3/2024).

Terlihat Helikopter Penerbad AH-64E melakukan penembakan Hydra 70mm, Hellfire missile dan 30mm m320 chaingun (dengan memperlihatkan display yang dilihat oleh gunner melalu lockheed martin MTADS/PNVS)

 Berikut video dari X :  

  🎥 X  

Rabu, 06 Maret 2024

[Video] Momen Helikopter Perang TNI AD Gelar Latihan di Pegunungan Sanghyang Cipatat

 Liputan Kompas https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg8-O2eNO53B9OZ3e8d70WXri_yd8-yPYlxhvnmkI84nshLKEs8vW4VdjrQlkwRaEJE20FZWgjZJTIiVKc8x7tt1mrhiFPPU0HBFdHP_uiXIVjo2Kh2hu462CTrvKCtW2HZZzJC4cCNdNLsqz-3oAP3neBSy_g9h2Vdx8fSTtFrJOKpF8KlNLls1HDXE-HV/s750/65e6b0b6797cc.jpgHelikopter Apache TNI AD (Kompas)

Sebanyak 8 helikopter perang mengudara di atas langit perbukitan Gunung Sanghyang, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, Selasa (5/3/2024).

Dalam latihan pertempuran prajurit TNI di pegunungan karst itu, lima helikopter menjadi kendaraan perang. Sedangkan tiga unit lainnya menjadi helikopter serbu.

Ada pula satu unit yang difungsikan menjadi helikopter evakuasi dan pemadam kebakaran.

Helikopter itu membidik target yang berada di tengah hutan di badan gunung dengan menembakkan roket yang dikendalikan oleh Prajurit Korps Penerbangan Angkatan Darat (Penerbad).

 Berikut video dari Youtube : 


  ✪ Youtube 

Sabtu, 02 Maret 2024

[Video] 6 dari 12 UCAV ANKA Dirakit di Indonesia

🎥 Diposkan Kemhan RI ✈ 12 drone tersebut akan digunakan tiga matra, 6 UCAV untuk TNI Angkatan Udara, 3 UCAV untuk TNI Angkatan Darat, dan 3 UCAV untuk TNI Angkatan Laut. (Istimewa)

Salah satu penekanan Presiden Joko Widodo @jokowi pada Rapim TNI-Polri tahun 2024, TNI dan Polri diminta cepat beradaptasi dalam perkembangan teknologi pada sistem pertahanan dan keamanan yang pesat, di antaranya penggunaan drone sebagai senjata yang akurat dan mematikan.

Searah dengan penekanan Presiden Jokowi, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto @prabowo melalui jajarannya, beberapa waktu lalu telah melakukan penandatanganan kontrak dengan Turkish Aerospace, untuk pembelian 12 unit pesawat nirawak (Unmanned Aerial Vehicle/UAV) ANKA.

Dari jumlah 12 unit, 6 di antaranya akan dirakit di Indonesia, dan pengiriman unit dilakukan 32 bulan setelah berlakunya kontrak.

 Berikut video dari Youtube : 


  📹
Youtube  

Sabtu, 24 Februari 2024

Indonesia Menandatangani Pengadaan Tiga Pesawat Angkut CN235-220

https://asset.kompas.com/crops/Av1o43Dt4QFzyAkK2JWU9o6A5fg=/0x39:800x572/750x500/data/photo/2019/06/29/3337628284.jpgCN235 [Kompas] 🛩
P
erusahaan kedirgantaraan milik negara PT Dirgantara Indonesia (PTDI) telah menerima kontrak untuk tiga pesawat CN235-220 lagi dari Kementerian Pertahanan (MoD).

Kontrak senilai USD 85 juta telah ditandatangani pada 30 November 2023 dan pesawat tersebut akan diserahkan ke Pusat Penerbangan TNI Angkatan Darat dalam konfigurasi angkut pasukan, kata perwakilan PTDI yang berbicara dengan Janes di Singapore Airshow 2024.

Dalam konfigurasi yang dipesan, pesawat ini akan mampu menampung 49 tentara lengkap atau hingga 34 pasukan terjun payung untuk operasi penyisipan lintas udara.

Bila tidak diperlukan untuk operasi penerjun payung, kursi samping di kabin pesawat dapat dinaikkan untuk mengakomodasi kebutuhan transportasi kargo atau dengan cepat dipasang kembali hingga 18 tandu untuk misi evakuasi medis dan bantuan bencana, kata PTDI.

CN235-220 memiliki berat lepas landas maksimum (MTOW) sebesar 16.500 kg dan mampu membawa muatan hingga 5.200 kg. Dengan muatan maksimum, pesawat ini memiliki jangkauan sekitar 414 n mil.

Ditenagai dua mesin General Electric CT7-9C yang menggerakkan dua baling-baling Hamilton Standard HS 14 RF-21 berbilah empat, mampu mencapai kecepatan maksimum 237 kt dengan kecepatan jelajah irit 169 kt, demikian rincian lebih lanjut yang diberikan PTDI.

Badan pesawat pertama berdasarkan kontrak ini dijadwalkan akan dikirimkan pada tahun 2026.

  Jane's  

PT DI Mendapatkan Pesanan 6 N219​

✈ Singapore Airshow 2024 ✈ N219  [PTDI]

Perusahaan kedirgantaraan milik negara PT Dirgantara Indonesia (PTDI) telah mendapatkan kontrak pertamanya untuk pesawat twin-turboprop N219 dengan pelanggan militer.

Perwakilan perusahaan yang berbicara dengan Janes di Singapore Airshow 2024 telah mengonfirmasi bahwa kontrak senilai USD 68 juta untuk enam pesawat telah ditandatangani dengan Kementerian Pertahanan Indonesia (MoD) pada November 2023. Keenam unit tersebut akan dikirim ke TNI Angkatan Darat.

Pesawat N219 PTDI mengambil desain dari Airbus Military C212 Aviocar dan pertama kali dirancang pada tahun 2007 sebagai platform multimisi, lepas landas dan mendarat jarak pendek yang dapat beroperasi dari landasan pacu yang sulit, seperti yang terdapat di provinsi-provinsi terpencil di Indonesia.

Prototipe pesawat ini selesai dibangun pada tahun 2015 dan sebagian didanai oleh hibah dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Penerbangan perdananya dicapai pada tahun 2017.

N219 memiliki panjang keseluruhan 16,7 m, tinggi 6,2 m, dan lebar sayap 19,5 m. Pesawat ini memiliki berat lepas landas maksimum sebesar 7.030 kg (15.498 lb) dan dapat menghasilkan muatan maksimum sebesar 2.313 kg (5.099 lb).

  Jane's  

Jumat, 23 Februari 2024

Indonesia Diberitakan Mengurangi Pesanan Helikopter Black Hawk

 Menjadi 22 unit Black Hawk bersenjata lengkap (Lockheed Martin) ✪

Kementerian Pertahanan (Kementerian Pertahanan) tampaknya telah mengurangi program untuk melengkapi angkatan bersenjata negara tersebut dengan helikopter Sikorsky S-70M Black Hawk.

Salinan dokumen terkait kontrak yang diberikan kepada Janes oleh sumber industri di Singapore Airshow 2024 menunjukkan bahwa Angkatan Darat Indonesia sekarang akan menerima total 22 badan pesawat, bukan 24 yang awalnya diumumkan oleh kementerian.

Kementerian Pertahanan Indonesia pertama kali mengumumkan dalam pernyataan pada 7 Desember 2023 di X (sebelumnya Twitter) bahwa perusahaan dirgantara milik negara PT Dirgantara Indonesia (PTDI) menandatangani kontrak dengan Lockheed Martin untuk pengadaan 24 helikopter S-70M Black Hawk. Namun, postingan ini tampaknya telah dihapus.

Dokumen yang diberikan kepada Janes di Singapore Airshow 2024 menunjukkan bahwa kontrak ini sekarang mencakup pengiriman 22 helikopter Black Hawk dengan total nilai kontrak sebesar USD 585 juta, termasuk paket pelatihan untuk pilot dan awak darat, suku cadang, dan peralatan pendukung terkait.

Ini berarti harga satuan sebesar USD 25,213,773 per badan pesawat, menurut dokumen tersebut. Ke-22 badan pesawat tersebut akan diproduksi di anak perusahaan Lockheed Martin di Polandia, PZL Mielec, namun dikirim ke fasilitas PTDI di Bandung untuk diselesaikan.

Ketika dikonfigurasi untuk operasi utilitas, helikopter Black Hawk dapat mengangkut hingga 12 tentara. Selain tugas transportasi, pesawat ini dapat dikonfigurasi untuk operasi penembakan penekan dan dapat dilengkapi dengan senjata penembakan ke depan, roket, dan rudal udara-ke-darat yang dirancang dengan laser.

Dari segi daya angkut, Black Hawk mampu membawa perbekalan hingga 4.080 kg sebagai muatan internal maupun eksternal.

  ✪
Jane's  

Minggu, 28 Januari 2024

TNI AD Terima 4 Unit Helikopter AS 550 Fennec Hasil Refurbishment

Telah Diperbaiki Sistem Avionik-nya Helikopter AS 550 Fennec TNI AD (TNI AD)

Helikopter Panther AS 565 MBE dan Fennec yang diserahkan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (24/1/2024), telah mengalami perbaikan pada sistem avionik.

Untuk Helikopter Panther TNI AL untuk yang di-refurbishment dan dimodernisasi utamanya adalah bagian avioniknya,” kata Kepala Biro Humas Setjen Kementerian Pertahanan Brigjen Edwin Adrian Sumantha saat dikonfirmasi, Kamis (25/1/2024).

Refurbishment juga dilakukan pada sistem avionik Helikopter Fennec yang diserahkan kepada TNI AD, Rabu kemarin.

Serta dilakukan penggantian beberapa bagian dari helikopter tersebut yang sudah waktunya diganti,” kata Edwin.

Selain pesawat Super Hercules C-130J unit keempat pesanan Indonesia ke TNI AU, Menhan Prabowo juga menyerahkan Helikopter Panther AS 565 MBE dan Fennec.

Helikopter Panther AS 565 MBE diserahkan ke TNI AL yang diterima langsung Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana Muhammad Ali.

Tiga unit Helikopter Panther AS 565 MBE digelar di lokasi, dari total delapan yang dimodernisasi.

Kemudian, Helikopter Fennec diserahkan ke TNI AD yang diterima Kepala Staf TNI AD (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak.

Terdapat empat Helikopter Fennec selesai mengalami refurbishment dan digelar di lokasi.

  🚁 Kompas  

Kamis, 21 Desember 2023

PTDI dan Bappenas Fokus Kembangkan N219

✈ Untuk Konektivitas di Kepulauan Riau ✈ N219  [PTDI]

Pesawat N219 bisa dimanfaatkan sebagai sarana pembuka ratusan potensi ekonomi di Indonesia. Untuk itu, PT Dirgantara Indonesia (PTDI) menekankan pengembangan pesawat N219 dan N219 Amphibious, khususnya untuk konektivitas di wilayah Kepulauan Riau.

Pesawat N219 merupakan hasil karya anak bangsa yang dipilih sebagai wahana transportasi udara untuk meningkatkan konektivitas serta membuka aksesibilitas baru di Kepulauan Riau dalam pengembangan “ekonomi biru”.

Hal itu mengemuka dalam acara puncak Indonesia Development Forum (IDF) 2023, yang diselenggarakan oleh Kementerian PPN RI/Bappenas di Radisson Golf & Convention Center Batam, Kepulauan Riau pada 18-19 Desember 2023.

Menteri Bappenas, Suharso Monoarfa mengatakan, transformasi ekonomi Bappenas di Kepulauan Riau merupakan salah satu komitmen Pemerintah dalam mendukung pengembangan ekosistem bisnis pesawat N219.

Pengembangannya melibatkan PTDI sebagai industri manufaktur pesawat terbang nasional, leasing company, pemerintah daerah, maskapai penerbangan, serta keterlibatan BUMD untuk pengembangan MRO N219 di daerah.

Direktur Utama PTDI, Gita Amperiawan menyampaikan, pesawat N219 bisa memainkan peran penting dalam memenuhi seluruh rute perintis di wilayah Kepulauan Riau secara optimum.

Pada Juni 2023, PTDI telah melakukan “N219 Market Survei Flight” di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, sebagai bentuk kegiatan komersialisasi pesawat N219 di dalam negeri. Survei dilakukan untuk mendukung program transformasi ekonomi di Kepulauan Riau.

Dukungan Bappenas diharapkan dalam pengembangan pesawat N219 Amphibious untuk membuka akses dan menjangkau pulau-pulau kecil di Kepulauan Riau yang belum memiliki bandara atau airstrip. Adanya pesawat amfibi juga bisa membuka peluang pengembangan pariwisata dan kekayaan alam laut di pulau-pulau kecil tersebut.

Tercatat ada delapan pesawat amfibi yang beroperasi di Indonesia sekarang ini. Potensi kebutuhannya dalam 10 tahun ke depan adalah 54 unit. Kebutuhan ini direncanakan dapat dipenuhi oleh pesawat N219 Amphibious, yang ditargetkan untuk uji terbang Agustus 2024.

Pesawat N219 dan N219 Amphibious dapat menjadi penggerak pengembangan ekonomi biru sebagai solusi transportasi udara untuk menjangkau area 3TP (tertinggal, terdepan, terluar, perbatasan) yang kaya akan sumber daya alam laut,” kata Gita.

Menurut Gita, sinergi dan komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung komersialisasi pesawat N219 sangat penting untuk mencapai kesuksesan dalam kemandirian ekosistem dirgantara nasional.

PTDI juga telah memperoleh kontrak pengadaan enam pesawat N219 dari Kemhan RI untuk end user TNI AD dan saat ini kami terus berupaya untuk mendorong implementasi pemanfaatan pesawat N219 oleh pemerintah daerah,” ucapnya.

  Indoaviation  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...