Tampilkan postingan dengan label Penerbad. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penerbad. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 Oktober 2026

Yonbekang 5/ARY Melaksanakan Latihan Muatan Gantung Helikopter

  Menggunakan helikopter Kamov  Penampakan helikopter Kamov yang digunakan penerbad (Skadron 31/AYC)

Yonbekang 5/ARY melaksanakan kegiatan latihan Mutunghel sebagai upaya dalam meningkatkan kemampuan, keterampilan, dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas pokok satuan.

Latihan tersebut dilaksanakan bersama dengan Skadron 31/AYC menggunakan Helikopter Kamov.

Melalui latihan yang terencana dan terukur, diharapkan terjalin koordinasi yang semakin solid serta terwujud prajurit yang profesional, tangguh, dan siap menghadapi berbagai tantangan tugas.

  ✪ Yonbekang 5/ARY   

Minggu, 20 September 2026

TNI AD Beli Helikopter Mi-35M dari Rusia

  Antar logistik ke Papua hingga Bantuan Kemanusiaan Penampakan helikopter Mi35M penerbad (KERIS reborn)

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak membeberkan alasan TNI AD membeli helikopter Mi-35M dari Rusia.

Menurut Maruli kehadiran helikopter ini mengakhiri ketergantungan TNI AD yang selama puluhan tahun menyewa helikopter dari pihak luar negeri.

“Helikopter Mi-35M adalah heli yang bisa membawa beban. Kalau dulu dibilangnya Kamov untuk di Papua. Jadi selama ini kita hanya bisa menyewa heli yang orang luar negeri punya. Sudah berpuluh tahun ya,” kata Maruli kepada wartawan di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Sabtu (19/9).

Maruli menjelaskan fungsi operasional Helikopter ini nantinya ditujukan untuk mendukung pergerakan personel, pasokan logistik, serta bantuan kemanusiaan bagi masyarakat di daerah terisolir, contohnya di Pegunungan Papua yang memiliki ketinggian di atas 2.000 mdpl.

“Sekarang kita punya heli yang bisa mengangkat beban secara spek bisa sampai 5 ton. Tapi kalau ketinggian, mungkin kita amannya 3 ton. Sehingga ini juga bisa sekalian mendukung personel kita, juga bisa membantu masyarakat. Selama ini masyarakat di pegunungan di Papua ini bantuan-bantuannya sulit, ya. Karena keterbatasan penerbangan. Nanti ke depan ini, operasional bulan 10 untuk membantu masyarakat,” kata Maruli.

Untuk diketahui, seperti dilansir dari Defence Security Asia, TNI AD baru saja kedatangan dua helikopter serang Mi-35M buatan Rusia. Helikopter ini masuk ke dalam jajaran penerbangan TNI Angkatan Darat (Penerbad).

Keberadaan dua Helikopter Mi-35M itu terungkap ke publik pada awal September 2026 melalui foto yang beredar di media sosial.

Kedua helikopter tersebut nantinya akan bergabung dengan lima Mi-35P yang telah menjadi bagian dari kemampuan helikopter serang Indonesia sejak 2003..

  ✪ IDM   

Kamis, 10 September 2026

TNI AD Terima Dua Helikopter Mi-35M Baru dari Rusia

  Puspenerbad saat ini mengoperasikan Mi-35P varian lama Penampakan helikopter Mi35M penerbad (KERIS reborn)

Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad) telah menerima helikopter tempur Mi-35M baru buatan Rusia, dengan gambar yang beredar di media sosial pada 3 September 2026. Dikutip dari Militarywatchmagazine pada Kamis (10/9/2026), TNI AD saat ini, mengoperasikan Mi-35P varian lama di Lanumad Ahmad Yani, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Helikopter Mi-35M adalah salah satu turunan yang paling dimodernisasi dari keluarga Mi-24. Dikembangkan oleh Rostvertol, helikopter tersebut menggabungkan konfigurasi dasar helikopter serang-angkut lapis baja berat dan helikopter serang Mi-24 dengan perubahan substansial pada propulsi, avionik, sistem penerbangan, dan konfigurasi senjatanya.

Salah satu perbedaan yang paling jelas adalah pemasangan meriam. Mi-35P Indonesia menggunakan meriam laras ganda GSh-30K 30mm yang dipasang secara kaku di sisi badan pesawat bagian depan. Sehingga helikopter itu sendiri perlu bermanuver untuk mengarahkan senjata ke sasaran.

Mi-35M menggunakan turet NPPU-23 yang dipasang di dagu, yang menggabungkan meriam laras ganda 23mm GSh-23V. Hal itu memungkinkan senjata untuk diarahkan secara independen dalam busur yang jauh lebih lebar. Mi-35M juga menggabungkan sejumlah perubahan yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja penerbangannya dan mengurangi bobot. Rotor utamanya menggunakan bilah komposit, sementara rotor ekor mengadopsi konfigurasi berbentuk X yang khas yang terkait dengan helikopter serang Mi-28 yang lebih baru.

Selain itu, avionik dan kemampuan pertempuran malam Mi-35M juga merupakan peningkatan signifikan dibandingkan varian sebelumnya. Helikopter itu kompatibel dengan sistem penglihatan malam dan menggabungkan sistem elektro-optik modern, memungkinkan senjatanya digunakan lebih efektif di malam hari dan dalam kondisi visibilitas buruk.

Hal itu memberikan kemampuan Mi-35M yang jauh lebih dekat dengan kemampuan yang diharapkan dari helikopter serang modern sambil mempertahankan kemampuan keluarga Mi-24 untuk mengangkut pasukan dan peralatan. Saat ini Rusia adalah satu-satunya negara yang memproduksi tiga jenis helikopter serang kelas berat secara bersamaan, yaitu Mi-35, Mi-28, dan Ka-52.

Tidak seperti dua jenis lainnya, Mi-35 bukanlah desain baru pasca-Perang Dingin, tetapi varian Mi-24 yang dimodernisasi secara besar-besaran. Tidak hanya memiliki kemampuan tempur yang unggul, tetapi juga dapat berfungsi sebagai helikopter tempur dengan kemampuan pengangkutan personel terbatas.

Sebanyak 11 negara asing telah mengakuisisi Mi-35 sejak jenis itu mulai ditawarkan ke luar negeri pada awal tahun 2000-an, dengan lebih dari 180 unit telah diekspor. Belarus adalah operator baru terbaru, dan mulai menerima pesawat tersebut pada awal 2023.

  ✪ Republika   

Jumat, 28 Agustus 2026

TNI AU Uji Kemampuan Helikopter Mendarat di Kapal Perang

   Jelang Kedatangan Garibaldi Bulan Depan https://asset.kompas.com/crops/hJ6Isxd-KuNfmSjsLvzzjh9jYEs=/0x0:0x0/1200x800/data/photo/2026/08/28/6a914ec2ca1e7.jpgTNI Angkatan Udara (AU) menguji kemampuan helikopter beroperasi dari kapal perang menjelang kedatangan Giuseppe Garibaldi, calon kapal induk pertama Indonesia, yang akan menjadi bagian dari armada TNI Angkatan Laut (AL).( (DOK. Dinas Penerangan Angkatan Udara)

TNI Angkatan Udara (AU) menguji kemampuan helikopter beroperasi dari kapal perang menjelang kedatangan Giuseppe Garibaldi, calon kapal induk pertama Indonesia, yang akan menjadi bagian dari armada TNI Angkatan Laut (AL).

Pengujian dilakukan melalui latihan Ship Board Operation (SBO) dengan mendaratkan helikopter H-3218 Skadron Udara 6 TNI AU di Landing Platform Dock (LPD) KRI Makassar, Surabaya, pada 24-26 Agustus 2026.

“Helikopter H-3218 Skadron Udara 6 TNI AU melaksanakan take off dan landing di LPD KRI Makassar dalam rangkaian latihan SBO terintegrasi yang melibatkan TNI AD, TNI AL, dan TNI AU,” kata Kadispenau Marsma TNI I Nyoman Suadnyana, dalam keterangannya, Jumat (28/8/2026).

Sebelum mendarat di kapal, para penerbang terlebih dahulu mengikuti pembekalan dan simulasi take off serta landing di helideck simulator.

“Tahapan ini memberikan pembekalan kepada penerbang mengenai prosedur, teknik, dan aspek keselamatan dalam pelaksanaan operasi helikopter berbasis kapal,” ujar dia.

Mereka juga berlatih menggunakan replika flight deck dengan siluet kapal induk Garibaldi.

Setelah itu, helikopter H-3218 melakukan take off dan landing di flight deck KRI Makassar yang berada di Dermaga Batoe Poron.

Helikopter tersebut diterbangkan Letkol Pnb Sofan Hasani sebagai Pilot in Command (PIC).

Latihan disupervisi Danwing Udara 2.1 Grup 2 Heli Kolonel Pnb A. Mauludin Mulyono.

“Pelaksanaan tersebut menjadi bagian dari upaya TNI AU meningkatkan kemampuan dan kesiapan penerbang dalam melaksanakan operasi helikopter dari dan menuju kapal, sekaligus memperkuat interoperabilitas antarmatra dalam mendukung pelaksanaan operasi gabungan,” ujar dia.

Latihan SBO tersebut juga menjadi bagian dari persiapan rangkaian kegiatan HUT TNI ke-81, termasuk Naval Parade dan peresmian Giuseppe Garibaldi yang direncanakan berganti nama menjadi KRI Gajah Mada.

“Penguasaan Ship Board Operation menjadi salah satu bentuk kesiapan TNI AU dalam mendukung pelaksanaan operasi gabungan secara terpadu sesuai tuntutan tugas di masa mendatang,” pungkas dia.

Diberitakan sebelumnya, setelah lebih dari empat dekade berlayar di bawah bendera Italia, kapal perang Giuseppe Garibaldi kini memulai perjalanan baru.

Pada Senin (24/8/2026) malam waktu Indonesia atau Selasa (25/8/2026) dini hari waktu Italia, kapal yang nantinya menjadi kapal induk pertama Indonesia itu meninggalkan Italia menuju Tanah Air.

Pelayaran ini menjadi bagian dari proses hibah kapal yang nantinya akan menjadi kapal induk pertama Indonesia, yang rencananya tiba di Tanah Air pada pertengahan September 2026.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait membenarkan keberangkatan Giuseppe Garibaldi dari Italia.

“Benar, sesuai rencana kapal Garibaldi akan bertolak dari Italia (Senin) malam ini,” kata Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait saat dihubungi Kompas.com, Senin (24/8/2026).


  ⍟ Kompas   

Senin, 24 Agustus 2026

Kapal Induk Garibaldi Bakal Bernama KRI Gajah Mada

   Tiba di RI Bulan Depan https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgphym2zFh4V7VvkhMGw1tpQ52ALft9Vcff-dNKgnmIBBfdJ6rDRGBphjBBr1kl0bT2z9gzxU97BKGqb9SyOVYaePeoLEnYIWUYtGdpdCLOdfLoUSwAQZVcGuV9UDArUxbq38C6w3FyQXRCl4CnfYpP0jXrYwS4KbGKlV_7LIa8iVUrfSWyRrDQ495c_5S0/s1125/daftar-terbaru-negara-paling-berkuasa-di-dunia-ada-indonesia-1784271923568.jpeginfografic Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi akan hadir bulan September  (CNBC)

TNI Angkatan Laut segera memiliki kapal induk baru bernama KRI Gajah Mada. Kapal itu merupakan ITS Giuseppe Garibaldi yang berangkat dari Italia malam ini.

"Dan kami mohon doanya, malam ini mungkin jam 22.00, KRI Gajah Mada akan meninggalkan Italia menuju Indonesia," kata KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali saat mengunjungi Kraton Majapahit, Jakarta Timur, Senin (24/8/2026).

Ali menerangkan, kapal induk ini memang didatangkan langsung dari Italia. Nama asal sebelum KRI Gajah Mada adalah ITS Giuseppe Garibaldi dan akan berganti nama saat tiba di wilayah Indonesia.

"Namanya masih ITS Garibaldi, masih berbendera Italia. Tapi sesampainya di Indonesia akan berganti bendera menjadi KRI Gajah Mada," jelas dia.

Ali meminta dukungan doa agar perjalanan KRI Gajah Mada selamat sampai Indonesia. Dia mengatakan kapal itu akan tiba sekitar 15 hingga 20 September mendatang.

"Semoga selamat dalam perjalanan, sukses, karena ini akan melewati Terusan Suez, melewati Laut Merah juga, tapi dikawal juga oleh fregat-fregat Italia. Dan mudah-mudahan tanggal 20 atau tanggal 15 atau tanggal 20 September ini sudah tiba di Indonesia," ucapnya.

KRI Gajah Mada akan berganti bendera setiba di Indonesia. Ali mengatakan Presiden Prabowo Subianto akan ikut meresmikan kapal itu.

"Dan tanggal 25 bisa pengukuhan atau pergantian bendera menjadi bendera Indonesia dan penggantian nama dari Garibaldi menjadi Gajah Mada. Rencana Bapak Presiden akan ikut meresmikan, hadir di onboard di kapal induk Gajah Mada. Dan nanti kapal induk itu juga dengan nama Gajah Mada akan memiliki semangat yang luar biasa untuk menyatukan Nusantara," katanya.

Ali menambahkan, kapal induk itu tidak hanya dilengkapi dengan helikopter Angkatan Laut, tapi juga helikopter Angkatan Udara dan helikopter Angkatan Darat. Dia memastikan kapal itu akan dipakai oleh semua matra TNI.

"Namun memang pilot-pilotnya akan kita latih untuk bisa mendarat di kapal induk. Itu semangat persatuan kita dan menjaga kesatuan karena Bapak Presiden berpesan bahwa yang sangat berperan dalam menjaga kesatuan dan persatuan NKRI ini adalah TNI," ucap dia.

Seperti diketahui, dalam rapat paripurna DPR pada bulan Juli lalu telah disepakati penerimaan hibah satu unit kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi dari pemerintah Italia. Persetujuan diambil setelah seluruh anggota DPR yang hadir menyatakan setuju.

Persetujuan diambil saat rapat paripurna digelar di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (21/7). Wakil Ketua Komisi I DPR Budi Djiwandono menyampaikan laporan hasil pembahasan persetujuan penerimaan hibah alpalhankam dari luar negeri.

Ketua DPR Puan Maharani lalu meminta persetujuan forum paripurna atas laporan Komisi I DPR terkait penerimaan hibah tersebut. Para peserta rapat pun sepakat menyetujuinya.

"Kami menanyakan kepada Sidang Dewan yang terhormat, apakah Laporan Komisi I DPR RI atas persetujuan penerimaan hibah 1 unit kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi dari Pemerintah Republik Italia dapat kita setujui?" tanya Puan.

"Setuju," jawab peserta rapat. (tsy/ygs)


  ⍟ detik   

Sabtu, 25 Juli 2026

Helikopter Mi-17V5 TNI AD Laksanakan Latihan Angkut Barang

  Mendukung mobilitas logistik Helikopter Mi17V5 702 baru Skadron 31/AYC latihan angkut barang (Skadron 31/AYC)

Latihan sling load merupakan bagian penting dalam menjaga kesiapan awak dan alutsista untuk mendukung mobilitas logistik serta berbagai misi operasi.

Setiap prosedur dilaksanakan dengan standar keselamatan tinggi demi tercapainya keberhasilan tugas.

Skadron Udara 31/Amur Yudha Cakti (atau Skadron 31/Serbu) merupakan skadron udara dibawah kendali Pusat Penerbangan Angkatan Darat yang bermarkas di Lanumad Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah.

Skadron 31/Amur Yudha Cakti selain berperan sebagai satuan penerbangan TNI Angkatan Darat dalam Operasi Militer Perang (OMP), juga berperan dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

  🚁 
Skadron 31/AYC  

Jumat, 17 Juli 2026

Skadron 31/AYC Operasikan Alutsista Baru

  Danpuspenerbad laksanakan kunker Helikopter Mi17V5 702 baru Skadron 31/AYC (Skadron 31/AYC)

Dalam rangka meningkatkan kesiapan dan keselamatan operasional penerbangan, Komandan Pusat Penerbangan TNI Angkatan Darat (Danpuspenerbad) melaksanakan kunjungan kerja yang dirangkaikan dengan doa bersama sebagai wujud ikhtiar memohon perlindungan dan keselamatan bagi seluruh personel serta Alutsista helikopter yang baru.

Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai keimanan, kebersamaan, dan profesionalisme dalam mendukung tugas pokok Penerbad.

Dengan harapan, setiap pelaksanaan operasi penerbangan senantiasa diberikan kelancaran, keamanan, serta keberhasilan dalam mengemban setiap tugas demi kepentingan bangsa dan negara.

Dalam rangka mendukung kesiapan pelaksanaan tugas operasi, Helikopter Mi-17V5 HA-5234 dan HA-5235 melaksanakan Proof Flight sebagai bagian dari tahapan untuk memastikan kesiapan alutsista dalam mengemban berbagai misi penerbangan.

Pelaksanaan kegiatan ini mencerminkan komitmen Penerbad TNI Angkatan Darat dalam menjaga profesionalisme, kesiapan operasional, serta keselamatan terbang, sehingga setiap alutsista senantiasa siap digerakkan kapan pun dan di mana pun negara memanggil.

Dengan semangat “Mental Juara”, Skadron-31/Amur Yudha Cakti terus berkomitmen menghadirkan kemampuan terbaik dalam mendukung setiap tugas operasi demi menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

  🚁 
Skadron 31/AYC  

Rabu, 03 Desember 2025

PTDI Selesai Laksanakan Pemeliharaan & Perawatan Helikopter Bell 412 EP TNI AD

Helikopter Bell 412 EP selesai harwat di Bandung (PTDI)

PT Dirgantara Indonesia (PTDI) melaksanakan ferry flight satu unit helikopter Bell 412 EP yang telah selesai menjalani program Pemeliharaan dan Perawatan (Harwat).

Unit yang diberangkatkan dari Apron Hanggar Helikopter PTDI Bandung menuju Pangkalan Udara Pondok Cabe ini merupakan bagian dari total empat unit helikopter Bell 412 series milik TNI AD yang dipercayakan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI kepada PTDI untuk dilakukan perawatan berkala.

Selanjutnya, helikopter tersebut akan melanjutkan penerbangan menuju home base Skadron 12 Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad) di Way Tuba, Lampung, untuk mendukung misi kemanusiaan dan penanggulangan bencana.

Pengoperasian ini merupakan tindak lanjut dari penugasan Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, selaras dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto terkait percepatan penanganan kesulitan masyarakat serta pemulihan infrastruktur terdampak di wilayah Aceh dan Sumatera Barat.

Selain helikopter Bell 412, operasi dukungan logistik bagi wilayah terdampak juga diperkuat dengan penggunaan helikopter H225M Caracal milik TNI AU yang dikerahkan untuk membawa berton-ton bantuan bagi korban banjir di Sumatera-Aceh, serta mempercepat distribusi bantuan ke daerah yang sulit dijangkau.

Pemanfaatan alutsista produksi PTDI tersebut menunjukkan bahwa produk pesawat dan helikopter PTDI tidak hanya mampu mendukung misi operasi militer, tetapi juga dapat memberikan kontribusi maksimal dalam misi penanganan darurat bencana.

  ✪
PTDI  

Selasa, 16 September 2025

GMF Selesaikan Perawatan Helikopter Bell 412 ke-4 Penerbad

  Siap maintenance empat unit lainnyaHelikopter Bell 412 Penerbad (Jetphotos/Fahmun)

PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMF) melalui lini bisnis Defense Industry berhasil menyelesaikan pekerjaan perawatan Helikopter Bell 412 dengan kode registrasi HA-5230. Pekerjaan yang meliputi perawatan 5.000 Flight Hours / 5 Years Inspection ini diselesaikan tepat waktu sesuai Turnaround Time (TAT) yang disepakati, yakni 186 hari. Helikopter tersebut secara resmi diserahkan GMF kepada Pusat Penerbangan TNI AD (Puspenerbad) di Markas Pusat Penerbangan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (Mako Puspenerbad) dan diterima langsung oleh Komandan Puspenerbad (Danpuspenerbad), Mayor Jenderal TNI Zainuddin.

Penyelesaian helikopter ke-4 ini merupakan bagian dari kontrak perawatan total 8 unit helikopter Bell 412 milik TNI AD. Setelah empat unit pertama berhasil dituntaskan, GMF akan melanjutkan pengerjaan pada empat unit tersisa, dimulai dengan dua unit pada September 2025 dan disusul unit lainnya secara bertahap.

Direktur Utama GMF, Andi Fahrurrozi, menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terus terjalin antara GMF dan TNI AD. “Kami berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan Puspenerbad kepada GMF dalam mendukung kesiapan operasional alutsista nasional. Dengan pengalaman dan kapasitas yang mumpuni dalam menangani helikopter Bell 412, kami optimis dapat memberikan hasil perawatan sesuai standar tertinggi untuk penyelesaian empat unit selanjutnya. GMF berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan pemeliharaan terbaik, tidak hanya untuk memastikan keselamatan dan keandalan armada, tetapi juga untuk memberikan kontribusi nyata bagi kemandirian ekosistem pertahanan Indonesia,” ungkap Andi.

  Tentang 5.000 Flight Hours / 5 Years Inspection
Perawatan 5.000 Flight Hours / 5 Years Inspection merupakan perawatan besar (heavy maintenance) yang wajib dilakukan pada helikopter Bell 412 setiap mencapai 5.000 jam terbang atau 5 tahun, mana yang tercapai lebih dahulu. Tujuan perawatan ini adalah memastikan seluruh sistem dan komponen dalam kondisi aman (safe) dan laik terbang (airworthy).

Ruang lingkup pekerjaan yang GMF kerjakan meliputi pemeriksaan airframe melalui visual inspection, corrosion prevention, dan NDT; overhaul pada komponen utama termasuk power train, rotors, power plant, dan flight control; perawatan pada electrical dan avionics; serta proses rotor track and balancing. Selain itu dilakukan pula weight and balance, servicing, dan operational check pada setiap sistem untuk memastikan kelayakan terbang helikopter.

Dengan keberhasilan penyelesaian perawatan ini, GMF kembali menegaskan posisinya sebagai mitra strategis pertahanan Indonesia melalui layanan pemeliharaan pesawat yang andal, profesional, dan berstandar internasional. Keberhasilan ini juga membuktikan kapabilitas GMF sebagai MRO terintegrasi yang mampu memenuhi kebutuhan di berbagai sektor, mulai dari defense, general aviation, hingga industrial solutions.
 

  ☆
GMF  

Senin, 01 September 2025

Prajurit TNI Asah Kemampuan Mobil Udara

  Dalam Super Garuda Shield 2025 Latihan Mobud (dispen TNI/antara)

Dentuman langkah prajurit dan deru baling-baling helikopter kembali mewarnai langit Baturaja, Sumatera Selatan, saat Latihan Mobil Udara (Mobud) menjadi salah satu rangkaian utama dalam Latihan Gabungan Bersama Super Garuda Shield (SGS) 2025, Jumat (29/8/2025).

Latihan mobil udara (Mobud) adalah operasi militer yang melibatkan pemindahan taktis pasukan tempur ke sasaran melalui udara menggunakan helikopter atau pesawat, dan kemudian terlibat dalam pertempuran darat.

Latihan ini sering dilakukan oleh satuan tempur TNI, seperti Yonif (Batalyon Infanteri) dan pasukan Marinir, untuk meningkatkan kemampuan profesionalisme prajurit dalam skenario penyergapan, pengejaran, atau penanggulangan teror di area yang tidak terjangkau oleh operasi darat.

Dalam suasana tropis yang penuh tantangan, prajurit Yonif 330/Tri Dharma Kostrad bergerak cepat, terkoordinasi, dan penuh disiplin.

Setiap pergerakan peleton menggambarkan keterampilan taktis, memanfaatkan kontur alam, menjaga kecepatan, sekaligus menunjukkan presisi dalam menjawab ancaman di medan operasi.

Latihan ini tidak hanya melatih ketangguhan fisik, tetapi juga membangun daya juang dan kecerdikan taktis.

Mobud peleton menjadi simbol adaptasi pasukan terhadap dinamika pertempuran modern di medan tropis, sekaligus bukti kesiap-siagaan TNI dalam mengawal setiap jengkal tanah air. (Puspen TNI)

  💥 
24 Jam  

Minggu, 16 Maret 2025

Bell dan Black Diamond Heliaero Tuntaskan Memodernisasi Avionik Helikopter Penerbad

 Enam helikopter Bell 412EP Puspenerbad berteknologi glass cockpit Enam helikopter Bell 412EP Puspenerbad berteknologi glass cockpit (Dispenad) ✪

Bell Textron Inc, perusahaan Textron Inc mengumumkan bahwa enam helikopter Bell 412EP yang telah dimodernisasi dengan BasiX-Pro Glass Cockpit Retrofit Kit telah diserahkan ke Pusat Penerbangan TNI Angkatan Darat, Jakarta.

Modernisasi yang dilakukan oleh PT Black Diamond Heliaero (BDH), Authorized Maintenance Centre Bell di Indonesia, memberikan pembaruan dengan menghadirkan kokpit digital yang canggih dengan layar beresolusi tinggi, serta sistem pencatatan data mesin dan operasi penerbangan untuk helikopter Bell 412EP milik Pusat Penerbangan TNI Angkatan Darat.

"Kolaborasi yang sangat baik dengan tim purnajual memampukan kami untuk menyelesaikan proyek penting ini untuk Pusat Penerbangan TNI Angkatan Darat dalam waktu yang lebih cepat. Kami berharap dapat terus bekerja sama dengan Bell untuk memberikan solusi yang inovatif dan efektif bagi armada helikopter Bell milik Pusat Penerbangan TNI Angkatan Darat,” kata Karina Kasih, Presiden Direktur PT Black Diamond Heliaero, dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (13/3/2025).

Perlengkapan retrofit Bell BasiX-Pro Glass Cockpit mengganti instrumen analog dengan sistem kokpit kaca yang terintegrasi penuh, dengan menggunakan layar produksi terbaru Bell dari Astronautics serta avionik Garmin. Modernisasi ini menggunakan teknologi dan instrumentasi terkini dan selaras dengan sistem yang digunakan pada pesawat SUBARU Bell 412EPX dan Bell 429.

"Modernisasi avionik pada helikopter milik Pusat Penerbangan TNI Angkatan Darat mengganti kokpit menjadi kokpit digital yang modern, sehingga meningkatkan kapabilitas Bell 412EP mereka dalam mendukung kebutuhan misi nasional. Kami senang dengan tanggapan awal yang positif yang mana sistem terbaru ini sudah meningkatkan kemampuan operasi Pusat Penerbangan TNI Angkatan Darat di berbagai medan, termasuk dataran tinggi dan dalam kondisi cuaca yang cepat berubah," kata Chris Schaefer, Vice President Global Customer Solutions Bell, menambahkan.

Bell telah hadir di Indonesia selama lebih dari 50 tahun dengan sekitar 110 pesawat yang saat ini beroperasi di berbagai instansi pemerintah dan organisasi komersial. Keberadaan Bell di Indonesia mencakup fasilitas layanan resmi Bell, yakni fasilitas pemeliharaan bersertifikat dan memiliki teknisi layanan pelanggan khusus yang berbasis di Jakarta. (*)

  🚁
SWA  

Senin, 17 Februari 2025

8 Heli TNI AD Latihan Tembak di Cipatat

Terpantau 2 Heli penerbad (Penerbad) ✪

Delapan helikopter terbang di ruang udara Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Sesekali terdengar suara tembakan dan dentuman yang berasal dari peralatan tempur milik TNI AD tersebut.

Asap putih terlihat mengepul dari dinding perbukitan yang ada di belakang area Pusat Pendidikan Infanteri (Pusdikif) yang diasumsikan sebagai markas musuh. Usut punya usut, helikopter itu sedang melaksanakan latihan tembak.

Latihan tembak itu disaksikan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Maruli bahkan sempat menjajal langsung peralatan tempur milik Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad).

Maruli naik helikopter Bell 412, ia kemudian dibawa mengitari ruang udara Cipatat. Setelah terbang di atas lapangan Pusdikif, ia kemudian menembakkan senjata gatling gun yang bisa menembakkan 3000 butir peluru dalam waktu 1 menit saja.

Selain Bell 412, helikopter lain yang terlibat dalam latihan tembak itu yakni Apache AH-64E, Fennec AS 550 C3 , Mil Mi-17 V5, serta helikopter Bolkow 105. Di akhir latihan tembak, delapan helikopter itu terbang beriringan.

"Hari ini, sesuai dengan program latihan (TNI AD), kita latihan menembak dari helikopter. Memang jadwal rutin yang kita laksanakan untuk mengasah kemampuan prajurit penerbang," kata Maruli saat ditemui usai latihan menembak, Senin (17/2/2025).

KSAD Menembak Langsung dari Heli Puspenerbad ✪

Maruli mengatakan latihan tersebut juga untuk mengasah kemampuan terbang dan tempur prajurit penerbang Angkatan Darat sehingga kedepannya bisa terus dievaluasi dan ditingkatkan.

"Kita coba kesiapan bagaimana penerbad-penerbad kita kemampuan terbangnya dan kemampuan tempurnya. Artinya kita juga harus tetap melatih skill tempur dengan alutsista yang kita miliki. Jenisnya ada Ada Apache, Bolkow, Belt, kita coba semua di sini," ucap Maruli.

Maruli ikut menjajal langsung senjata TNI AD. Menurutnya, hal tersebut penting dilaksanakan sebagai bahan evaluasi bagaimana kondisi senjata yang dimiliki TNI.

"Ya tadi saya coba juga langsung. Kita akan terus evaluasi supaya bisa lebih baik lagi dalam penggunaannya. Jadi kalau sering disampaikan, bahwa negara yang cinta damai harus siap perang. seperti yang disaksikan tadi, saya cukup puas karena mereka bisa maintenance kemampuannya dengan baik," kata Maruli.

Disinggung soal penambahan alat utama sistem senjata (Alutsista) TNI, Maruli mengatakan penambahan alutsista bakal dilakukan supaya semakin maju dan mumpuni.

"Kita akan terus berdiskusi melihat perkembangan. Nanti ke depannya, tambahan alutsista Indonesia akan semakin maju. Tentu penguatan itu kita persiapkan," ujar Maruli. (dir/dir)

  ✪
detik  

Jumat, 10 Januari 2025

Dorong Percepatan Kontrak Efektif Enam N219 untuk TNI AD

 👷 Menhan Sjafrie Kunjungi PTDI Menhan Sjafrie Kunjungi PTDI (PTDI)

Menteri Pertahanan RI, Letjen TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin didampingi Wakasad, Letjen TNI Tandyo Budi Revita, Irjen Kemhan RI, Letjen TNI Rui F.G.P Duarte, Kabaranahan Kemhan RI, Marsdya TNI Yusuf Jauhari dan Dirjen Pothan Kemhan RI, Mayjen TNI Piek Budyakto, melakukan kunjungan kerja ke PT Dirgantara Indonesia (PTDI). Kedatangan rombongan diterima langsung oleh Direktur Utama PTDI, Gita Amperiawan beserta jajaran Direksi, serta Wakil Komisaris Utama PTDI, Marsda TNI (Purn.) Bonar H. Hutagaol dan Komisaris PTDI, Marsda TNI Oki Yanuar.

Kunjungan ini diawali dengan peninjauan fasilitas produksi dan hanggar PTDI, dimana Menhan Sjafrie meninjau langsung kemampuan PTDI dalam mendukung pemenuhan kebutuhan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) nasional.

“Dari kunjungan Menhan tadi sore, beliau akan berupaya mendorong percepatan efektif kontrak-kontrak yang sebelumnya telah diperoleh PTDI dan meminta agar PTDI betul-betul siap dalam menjalankan kontraknya, baik dari kesiapan SDM maupun sistemnya,” kata Gita Amperiawan, Direktur Utama PTDI.

Pada kesempatan ini, Menhan Sjafrie meninjau progress produksi 1 (satu) unit pesawat CN235-220 Military Transport (serial number N71) untuk end user TNI AL dan pesawat NC212i untuk end user TNI AU, serta mengunjungi hanggar N219 dan meninjau langsung pesawat karya anak bangsa yang telah memperoleh kontrak pengadaan sebanyak 6 (enam) unit oleh Kemhan RI untuk end user TNI AD, sebagai salah satu kontrak yang akan diupayakan percepatan efektifnya.

Di samping itu, Direktur Utama PTDI juga melaporkan terkait upaya PTDI dalam memperkuat perannya sebagai sentra pengembangan produk aerospace generasi baru. Saat ini, PTDI telah terbuka untuk bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan start-up seperti PT Vela Prima Nusantara (Vela) dan PT Intercrus Aero Indonesia (Intercrus) yang berinisiatif mengembangkan moda transportasi masa depan, yaitu pesawat terbang e-VTOL berbasis Advanced Air Mobility (AAM). Dalam hal ini, Menhan Sjafrie mengapresiasi peran PTDI dalam mengembangkan ekosistem dirgantara, khususnya pada pemberdayaan SDM dan engineer muda di Indonesia untuk merealisasikan pengembangan, manufaktur, hingga komersialisasi pesawat AAM.

Dalam semangat visi pemerintahan baru, kunjungan Menhan Sjafrie ke PTDI diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah dan industri pertahanan dalam mewujudkan kemandirian pertahanan Indonesia. Sebagai industri strategis nasional, PTDI memiliki peran vital dalam meningkatkan daya saing melalui inovasi, pengembangan kapabilitas dan kapasitas produksi di bidang kedirgantaraan, sekaligus memperluas kontribusi Indonesia di sektor dirgantara global.

  🛩 Suara Merdeka  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...