Tampilkan postingan dengan label Denjaka. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Denjaka. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 03 Januari 2026

115 Personel Satgas Rajawali dan Koops Habema Dapat KPLB

  Rebut Markas OPM di 3 Lokasi 115 Personel Satgas Rajawali dan Koops Habema Terima KPLB

Sebanyak 115 prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Satuan Tugas Rajawali dan Komando Operasi (Koops) Habema menerima Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) atas keberhasilan mereka menguasai markas Organisasi Papua Merdeka (OPM) di tiga lokasi berbeda dalam rangkaian operasi militer sepanjang Oktober hingga November 2025.

Pemberian KPLB dipimpin langsung Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan disaksikan Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin di markas Koops Habema, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Jumat (2/1/2026) kemarin.

Para prajurit penerima KPLB berasal dari pasukan tempur lintas matra, meliputi Komando Pasukan Khusus (Kopassus), Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad), serta Korps Marinir TNI AL dan Detasemen Jala Mangkara (Denjaka).

Mereka mengikuti upacara dengan mengenakan baret kebanggaan satuan masing-masing.

Prosesi penanggalan pangkat lama dan penyematan pangkat baru dipimpin Panglima TNI, kemudian dilanjutkan pemberian ucapan selamat oleh Menhan RI, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Pangkogabwilhan III Letjen TNI Bambang Trisnohadi, serta Pangkoops Habema Mayjen TNI Lucky Avianto.

KPLB diberikan kepada prajurit yang terlibat langsung dalam sejumlah operasi penting, di antaranya Operasi Kinetik 5 Oktober 2025 di Kampung Wunabunggu, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan.

Dalam operasi tersebut, Satgas Rajawali III berhasil menguasai markas kelompok bersenjata Kodap XII Lanny Jaya serta menetralkan tokoh kunci OPM, Mayu Waliya, yang menjabat Komandan Operasi Kodap XII.

Selanjutnya, pada Operasi Badai 15 Oktober 2025, Satgas Rajawali II dan III merebut markas kelompok bersenjata Kodap VIII Soanggama pimpinan Undius Kogoya di Kampung Soanggama, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. Operasi tersebut menewaskan 14 anggota OPM.

Operasi berlanjut melalui Operasi Badai Kasuari 9 November 2025, saat personel Yonif 10 Marinir, Denjaka, serta unsur pendukung lainnya menyergap markas OPM di wilayah Sungai Wariager, Distrik Moskona Barat, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat.

Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dalam amanatnya menegaskan pemerintah tidak akan ragu memberikan penghargaan kepada prajurit yang menjalankan tugas dengan risiko tinggi.

Ada kebahagiaan tersendiri bagi seorang komandan ketika dapat memberikan penghargaan kepada prajuritnya. Negara tidak akan mengabaikan mereka yang berkeringat dan rela berkorban demi bangsa dan negara,” ujar Sjafrie.

Ia menambahkan, penghargaan akan terus diberikan kepada prajurit yang menunjukkan prestasi, integritas, serta pengabdian luar biasa.

Sementara itu, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menegaskan Kenaikan Pangkat Luar Biasa merupakan bukti nyata kehadiran negara bagi prajurit yang mengabdikan diri melampaui tugas dan tanggung jawabnya.

KPLB adalah penghargaan negara kepada prajurit TNI yang menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan prestasi luar biasa dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI,” tegas Panglima TNI.

Pemberian KPLB ini diharapkan dapat meningkatkan moril, semangat juang, dan profesionalisme prajurit TNI, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (ron)

  💂 
Fajar Papua  

Rabu, 22 Januari 2025

Panglima TNI Resmikan Gedung Trisula Denjaka

 Dan serahkan ransus Mobile Dual Ramp System Ransus anti teror Mobile Dual Ramp System (Dispenal)

P
anglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meresmikan Gedung Trisula Barak Siaga Detasemen Jalamangkara (Denjaka) dan menyerahkan Kendaraan Khusus (Ransus) Mobile Dual Ramp System, bertempat di Kesatrian Marinir Arthur Solang Denjaka, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (20/01/2025).

Kedatangan Panglima TNI disambut dengan Jajar Kehormatan oleh Jaga Ksatrian dilanjutkan menerima Paparan dari Komandan Korps Marinir (Dankomar), Panglima TNI juga menyaksikan demonstrasi kemampuan prajurit Denjaka yang menunjukkan profesionalisme dan kesiapan tinggi dalam menjaga kedaulatan negara.

Kegiatan dilanjutkan dengan peresmian Gedung Trisula Barak Siaga Denjaka dan penyerahan Ransus Mobile Dual Ramp System. Fasilitas dan kendaraan khusus ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan operasional Detasemen Jalamangkara dalam melaksanakan tugas-tugas strategis.

Dalam pesan tertulisnya, Panglima TNI menyampaikan motivasi dan semangat kepada seluruh prajurit Denjaka.

Pertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia sampai titik darah penghabisan, jangan lupa berlatih dan berdoa, jaya selalu Detasemen Jalamangkara,” tulis Panglima TNI.

Turut hadir dalam kegiatan diantaranya, Irjen TNI, Pangkoarmada RI, Para Asisten Panglima TNI, Danpuspom TNI, Kapuskes TNI, Kapusjianstralitbang TNI, Dankoopsus TNI, para Pejabat Mabes TNI dan para Pejabat Mabes AL serta tamu undangan lainnya.

  Pelopor Wiratama  

Sabtu, 21 Desember 2024

TNI AL Latihan Pasukan Khusus di Kepulauan Riau

 Ditinjau KSAL 
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhuVxgD1YpRyZMvtN8qyBGIXgfV98V3h1zoG1NOcq1m-QT2scCuiV1uCQ2VWMKWFHPTzA7-6N1LvIM5IE0X0UfZ1qczHveoGgVHtIYRKvkmh88nn4fddQo8xL3WBBPPFKUE4DsvFNPUij235rWjVu-HecKvLzP4fZDrRMKpqMr5v-FklwseT_KTz49kJv3Q/s1440/470504588_122205245438211399_5565654438153949462_n.jpg(Dispen Korps Marinir)

D
i Daerah Latihan Dabosingkep, Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayor Jenderal TNI (Mar) Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP. mendampingi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr.Opsla. meninjau Latihan Pasukan Khusus TNI Angkatan Laut (Latpassusla) bertempat di Pantai Todak, Dabo Singkep, Kepulauan Riau, Sabtu (14/12/2024).

Dalam kegiatan melibatkan pasukan Khusus TNI AL yang terdiri dari Detasemen Jalamangkara (Denjaka), Batalyon Intai Amfibi (Yontaifib) Korps Marinir dan Komando Pasukan Katak (Kopaska) dengan tujuan meningkatkan kemampuan, profesionalisme, serta naluri tempur Prajurit Pasukan Khusus.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjbEbmJ1w-j-MIOzxdF8tsiD000Vx9VZgiSSiCXs4mQBCmQcfJk7s8Ol8Ave2o0cAh8982wRGmDm5nz7rGMO43hVegAHqOKYnP2gEkQRrewxKDccqYJ8zYEopgw0WLDVZFL5dL3M9kA47Sk5TbGtO4B5JyYCu5jtLfDVa0iLcSU0QNT3V8CCT20OGcZ-52h/s3051/470205139_1001639615341297_7201928488569014641_n.jpgDalam kesempatan ini Kepala Staf Angkatan Laut didampingi Komandan Korps Marinir meninjau sekaligus menyaksikan langsung pelaksanaan latihan dengan didampingi para pejabat tinggi TNI AL. Sejumlah materi latihan dilaksanakan oleh para prajurit satuan elit TNI AL ini diantaranya Pendaratan Khusus, Beach Clearing & Demolisi, Terjun Tempur, Rubber Duck, serta Fast Roping/Stabo.

Usai pelaksanaan latihan, Dankormar mengikuti kegiatan Bakti Sosial dengan membagikan paket bantuan sembako kepada 300 masyarakat pesisir, Bakti Kesehatan berupa pengobatan gratis dan khitan kepada 200 masyarakat, serta Makan Sehat Bergizi bersama dengan 500 siswa-siswi di wilayah Dabo Singkep.

  ★ Korps Marinir  

Rabu, 08 November 2023

Koopssus TNI Latihan Bebaskan Dua Orang Warga Negara Asing

https://static.promediateknologi.id/crop/0x0:0x0/750x500/webp/photo/p1/693/2023/11/07/57c2198c505684988790b5bf1a029eea-2807231719.jpgOperasi latihan pembebasan sandera yang dilakukan oleh Koopssus TNI. (Puspen TNI)

Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI menggelar Operasi Pembebasan sandera dua orang warga negara asing bertempat di kawasan hutan gunung daerah Situ Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada Selasa dini hari, 7 November 2023.

Didapatkan informasi bahwa dua orang warga negara asing yang sedang melaksanakan penelitian di kawasan gunung Tangkuban Perahu disendera oleh kelompok teroris yang menamakan dirinya "Laskar Burangrangrang Merdeka" (LBM) yang diduga berafiliasi dengan ISIS. Mendapat informasi ini, Komando atas mengeluarkan perintah direktif untuk menindaklanjuti informasi tersebut.

Operasi pembebasan sandera ini merupakan skenario dari Latihan Aksi Khusus Komando Operasi Khusus TNI Semester II Tahun 2023 yang dilaksanakan di daerah latihan Kopassus Situ Lembang dengan melibatkan pasukan elit Tri Matra yaitu Sat 81 Gultor Kopassus TNI AD, Denjaka TNI AL, serta Sat Bravo 90 Kopasgat TNI AU.

Adapun latihan yang ditampilkan adalah teknik dan taktik infiltrasi darat dan udara, teknik menembak reaksi, teknik dan taktik pertempuran jarak dekat, teknik dan taktik perebutan cepat, operasi pembebasan sandera, teknik prosedur evakuasi, teknik eksfiltrasi, dan teknik menembak runduk, semua dapat dilakukan dengan sempurna.

Wadan Koopssus TNI Brigjen TNI (Mar) Supriyono selaku wakil Direktur Latihan (Wadirlat) mengatakan latihan ini merupakan wujud Sinergitas Tri Matra dalam rangka kesiapan dalam melakaanakan operasi-operasi khusus secara terpadu, terintegrasi dan profesionalisme dan siap digerakkan setiap saat. "Tidak ada prajurit yang profesional terbentuk tanpa latihan," tegasnya saat membacakan amanat Komandan Koopsus TNI Mayjen TNI Joko Putranto saat menutup latihan.

Lebih lanjut dia mengatakan, "Dedikasi semangat dan loyalitas yang telah ditunjukkan oleh prajurit dalam latihan ini merupakan bentuk pengabdian bagi kepentingan TNI sekaligus pertanggungjawaban TNI kepada negara, salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mengasah kemampuan dan keterampilan yang dimiliki melalui metode latihan." ***

 ♖
Jakarta Daily  

Selasa, 14 Maret 2023

Latihan Penanggulangan Terorisme Malindo Darsasa 11AB/2023 Resmi Dibuka

Di Pahang, MalaysiaPasukan khusus Indonesia dan Malaysia (twitter Jatosint) 🗡

Asisten Ketua Staf (AKS J3) Mejar Jeneral Dato’ Nur Hafiz bin Abdul Karim didampingi oleh Asops Panglima TNI Mayor Jenderal TNI Agus Suhardi, secara resmi membuka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Malindo Darsasa-11AB/2023 yang diikuti sebanyak 610 personel (149 personel TNI dan 461 personel ATM), bertempat di Kem PKLN Semarak, Pahang, Malaysia, Senin (13/3/2023).

Dalam sambutannya AKS J3 Mejar Jeneral Dato’ Nur Hafiz bin Abdul Karim mengatakan bahwa, Latgabma Malindo memiliki sasaran objektif untuk mewujudkan dan meningkatkan kemampuan serta interoperability dalam melaksanakan operasi bersama penanggulangan terorisme dan berusaha untuk mengaplikasikan serta memantapkan pemahaman prosedur keselamatan pasukan kedua negara.

Saya percaya melalui Latgabma ini, kedua pihak akan dapat berbagi ilmu pengetahuan, kemampuan serta pertukaran informasi di antara Angkatan Tentera Malaysia (ATM) dan TNI”, ungkap Mejar Jeneral Dato’ Nur Hafiz.

Dalam kesempatan tersebut Asops Panglima TNI Mayor Jenderal TNI Agus Suhardi menyampaikan bahwa, secara geografis dan demografis Indonesia dan Malaysia memiliki ikatan persaudaraan yang sangat erat, maka perlu adanya sebuah mekanisme kerjasama yang solid antara ATM dan TNI.

Kita bersama harus mampu membangun sebuah jaringan (network) yang terstruktur dengan baik di bidang operasi gabungan bersama khususnya dalam operasi Counter Terorisme (CT)”, Kata Mayjen TNI Agus.

Lebih lanjut dikatakan oleh Mayor Jenderal TNI Agus Suhardi bahwa, penyelenggaraan latihan kali ini berfokus pada operasi gabungan bersama pemberantasan terorisme.

Kita akan saling berbagi dan mengambil pelajaran berharga dari berbagai macam latihan yang telah dilaksanakan, sehingga apabila suatu ketika, pada keadaan sebenarnya, kita dituntut untuk terjun menghadapi tantangan yang timbul, TNI dan ATM siap bekerja sama sesuai dengan protap Malindo yang telah disepakati”, tutup Asops Panglima TNI.

  💂 Indonesia Daily  

Senin, 27 Februari 2023

3 Latihan Denjaka Paling Berat

 Nomor Terakhir Taruhannya Nyawa 
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEii_Ive2u0pi9RpAfwS6gbuGGlmSVSZ3jNgyRlsaxOCx7skypsH_Nl21BsKi4QU4Y1sSvnCs2mvI7uHsRZZI9x2erH6zDiusWhjAUM3jIQkLkah3R1uSNf0Lyr262U20Qj-OL-0CSJUZbHGI6M3V59mG_wdYP-X2WFzxU0g6MwBB4OLXnlonSyPnrgM/s1176/mengenal-pasukan-elite-denjaka-xoj.jpgDenjaka (infographic Sindonews)

T
erdapat tiga latihan Denjaka paling berat yang bisa diketahui. Bahkan nyawa adalah salah satu taruhannya.

Denjaka atau Detasemen Jalamangkara merupakan detasemen penanggulangan teror aspek laut gabungan dari personel Komando Pasukan Katak dan Batalyon Intai Amfibi Korps Marinir TNI AL.

Sebagai pasukan yang akan menjalankan operasi antiteror mereka diharuskan mengikuti Kursus Penanggulangan Teror Aspek Laut (PTAL) dan menjalani beberapa latihan kemampuan fisik mulai dari berengan, bela diri, hingga terjun payung.

Dilansir dari laman resmi TNI, kursus ini merupakan program khusus TNI-AL yang dilaksanakan dalam rangka melahirkan prajurit berkualifikasi kemampuan khusus Detasemen Jalamangkara (Denjaka) sebagai pasukan anti teror aspek laut.

Dalam kursus atau latihan Denjaka ini terdapat beberapa hal yang harus dilakukan oleh personilnya.

 Berikut tiga latihan denjaka yang paling sadis :

  1. Terjun Payung di Malam Hari 
https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2020/06/PS2_5504.jpgTerjun payung di malam hari (berita jatim)

Latihan terjun payung untuk Denjaka dikenal lebih ganas dari biasanya. Karena pada latihan terjun payung biasa, parasut akan langsung dibuka ketika pasukan telah keluar dari pintu pesawat.

Sementara pasukan Denjaka dilatih untuk terjun bebas terlebih dahulu sebelum mengembangkan parasutnya supaya tidak mudah terdeteksi musuh.

Tidak hanya itu, terkadang latihan ini juga akan dilakukan pada malam hari dengan jarak pandang terbatas.

  2. Bertahan Hidup di Hutan 
https://radarcirebon.disway.id/upload/2017/12/tni.jpgBertahan hidup di hutan (radar cirebon)

Latihan Denjaka selanjutnya adalah bertahan hidup di hutan tanpa perbekalan dalam waktu berhari hari.

Sehingga mereka dituntut untuk memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia.

Latihan ini bertujuan untuk melatih ketahanan fisik dan kemampuan perorangan. Mereka juga harus siap akan serangan binatang buas yang terdapat di hutan.

  3. Berenang di Laut dengan Tangan dan Kaki Terikat 
https://img.okezone.com/content/2021/11/04/337/2496451/sadisnya-pendidikan-denjaka-dilempar-ke-laut-tangan-dan-kaki-terikat-hingga-bertahan-hidup-di-hutan-N5xZOUeOEn.jpgBerenang dengan tangan dan kaki terikat (okexone)

Bisa dibilang latihan Denjaka inilah yang paling berbahaya. Dimana mereka akan ditempa di tengah ombak ganas dan terkadang tangan dan kaki mereka juga akan diikat.

Tujuannya adalah untuk melatih daya tahan, kemampuan menyelamatkan diri dan bertahan hidup yang tinggi. Sehingga bila dihadapkan situasi sulit di tengah laut mereka dapat mengatasinya.

Tentunya bukan hanya tiga latihan ini saja yang akan dilakukan oleh pasukan Denjaka. Karena mereka juga akan dilatih untuk melakukan beberapa kemampuan khusus seperti menembak, lari dan berenang, peningkatan kemampuan bela diri, penguasaan taktis dan teknik penetrasi rahasia, darat, laut dan udara.

  ★ sindonews  

Jumat, 18 November 2022

TNI AL Akan Tambah Alutsista untuk Perkuat Pasukan Elite Marinir

BMP3F Marinir [TNI AL]

TNI Angkatan Laut berencana akan menambah alutsista modern untuk menambah sistem persenjataan pasukan elite Korps Marinir.

Hal itu diungkapkan oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya (Laksdya) TNI Ahmadi Heri Purwono usai memimpin upacara peringatan HUT ke-77 Marinir di Lapangan Ksatrian Marinir Hartono, Cilandak Jakarta Selatan, Selasa, 15 November 2022.

Menurut Wakasal, sejumlah alutsista modern yang akan memperkuat sistem persenjataan Marinir diantaranya adalah senjata sniper dan drone atau pesawat nirawak (UAV).

Selain itu, Wakasal mengungkapkan, TNI Angkatan Laut juga sedang menjajaki pengadaan senjata perorangan untuk prajurit pasukan khusus, yakni Detasemen Jalamangkara (Denjaka) dan Intai Amfibi (Taifib).

Kita juga sedang membeli alat peroangan senjata untuk melengkapi pasukan khusus kita, yaitu Denjaka dan Taifib, juga peroangan pasukan-pasukan infanteri (Marinir) kita, ada sniper yang paling modern, ada drone,” kata Wakasal Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono.

Heri mengakui bahwa upaya mendatangkan drone untuk Korps Baret Ungu tak lepas dari melihat perang yang terjadi antara Rusia dan Ukraina.

Untuk itu, prajurit petarung Marinir yang dijuluki Hantu Laut itu pun tengah dipersiapkan untuk mengarah pada penggunaan alutsista tersebut.

Insya Allah di 2023-2024 nanti kita akan mengambil senjata itu, perlu proses, ada negosiasi, ada penawaran, ada syarat-syarat bagaimana bisa memiliki senjata tersebut dan sebagainya, Insya Allah tahun 2023 nanti,” ujarnya.

Lebih jauh Heri menyampaikan, selain akan membeli alutsista canggih untuk Korps Marinir, TNI AL saat ini tengah memodernisasi sistem kendali senjata dan alat bidik dua jenis tank amfibi milik marinir buatan Rusia, yakni BMP-3F dan PT-76.

Dari hasil modernisasi ini, nantinya BMP-3F bisa mengunci 5 hingga 15 sasaran sekaligus pada posisi kanan maupun kiri.

Dari bidikan tersebut, BMP-3F dapat melancarkan tembakan secara otomatis dan berturut-turut.

Dia menargetkan upaya modernisasi tersebut akan rampung pada pertengahan 2023.

Insya Allah pertengahan 2023 akan selesai, minimal kita punya 57 Tank BMP-3F yang siap tempur, siap digunakan untuk suatu saat,” katanya.

Juga kita berusaha mengajukan kepada Kemenhan untuk pengadaan BMP-3F yang selama ini masih tertunda jumlahnya, untuk sambil menunggu itu dilaksanakan adalah modernisasi tadi,” tambahnya.

  ♞
Viva.co.id  

Senin, 27 Juni 2022

TNI Gelar Latihan Penanggulangan Terorisme

Di tinjau Dankoopssus TNI bersama Wadan Korps MarinirKoopssus

Wakil Komandan Korps Marinir (Wadankormar) Brigjen TNI (Mar) Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP bersama Komandan Koopssus TNI Mayjen TNI Joko.P. Putranto meninjau langsung Latihan Penanggulangan Terorisme Satgultor TNI Semester I TA 2022 di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Selasa (21/06/2022).

Sebelumnya Latihan Satgultor TNI ini sudah berlangsung dari tanggal 15 sd 17 Juni 2022 dalam bentuk Gladi Posko dan pada pagi ini tanggal 21 Juni 2022 pelaksanaan latihan yang berlangsung di Kawasan Ancol Jakarta Utara dan nanti malam di Bandara Internasional Soekarno Hatta.

Latihan Penanggulangan Terorisme Satgultor TNI Semester I TA 2022 ini melibatkan beberapa satuan elite TNI yang tergabung dalam Satuan Gultor TNI dari Satuan 81 Kopassus TNI AD, Denjaka TNI AL dan Satbravo Kopasgat TNI AU.

Latihan ini mengambil tema “Satgultor TNI Melaksanakan Operasi Penanggulangan Aksi Terorisme Di Wilayah DKI Jakarta Dan Sekitarnya Dalam Rangka Mendukung Tugas Pokok TNI.”

  💂
Pelopor Wiratama  

Selasa, 29 Maret 2022

Kendaraan Taktis P6 ATAV Milik TNI

Digunakan tiga matra P6 Yontaifib Marinir ★

T
entara Nasional Indonesia (TNI) memiliki kendaraan taktis (rantis) yaitu rantis All Terrain Assault Vehicle atau P6 ATAV yang di produksi oleh PT Sentra Surya Ekajaya (SSE Defense) yang bergerak dalam bidang produksi kendaraan untuk misi khusus yang perakitannya dilakukan di Kota Tangerang.

Salah satu satuan di TNI yang menggunakan P6 ATAV adalah Korps Pasukan Khas (Korpaskhas) yang kini berganti nama menjadi Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) dari matra Angkatan Udara.

Selain Kopasgat, P6 ATAV juga digunakan oleh pasukan elite TNI Angkatan Laut, Detasemen Jala Mangkara (Denjaka) dan TNI Angkatan Darat, Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

 Spesifikasi kendaraan taktis (rantis) P6 ATAV

Rantis ini telah dilengkapi sejumlah fitur dan desain yang juga menarik, sehingga cocok dibawa ke segala medan.

Dilansir dari laman PT Sentra Surya Ekajaya, P6 ATAV dibekali mesin empat silinder turbo diesel 2.500 cc. Rantis P6 ATAV diklaim bisa mencapai torsi maksimal 144 PS (142 horsepower) pada 3.400 Rpm dengan konfigurasi mesin belakang.

Pada ban P6 ATAV memiliki kemampuan run flat tires, yang memungkinkan ban mobil yang kempis masih bisa dijalankan dengan aman pada kecepatan dan jarak tempuh tertentu. Pada bagian suspensi, P6 ATAV menggunakan independent suspension.

Selain itu, juga terdapat dudukan senjata pada bagian samping dan atas. Dudukan senjata di samping memiliki ukuran kaliber 5,56 mm. Pada dudukan senjata bagian atas kaliber 7,62 mm. Untuk kursi, rantis P6 ATAV memiliki empat buah dan satu untuk penembak.

 Kelaikan militer rantis P6 ATAV

Dilansir dari Kemhan RI, Pusat Kelaikan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI melaksanakan Penandatanganan dan penyerahan Sertifikat Kelaikan Militer Kendaraan Taktis (Rantis) P6 ATAV Matra Laut pengadaan Kemhan kepada PT. Sentra Surya Ekajaya sebagai produsen atau penyedia materil kendaraan, (25 /11/20).

Adapun proses sertifikasi Dokumen/Review Document dan Pemeriksaan Kesesuaian/Conformity Inspection serta Pengujian Fungsi/Functional Test yang telah dilaksanakan oleh Tim IMLA (Indonesian Military Landworthiness Authority). (ADT)

 
Indonesia Defense  

Minggu, 09 Januari 2022

[Video] Rubber Duck Operation CN 295

Diposkan TV Dispenau Skadron Udara 2 mengerahkan sebuah pesawat CN 295 dengan PIC Mayor Pnb F. Ali Ngimron beserta 8 crew melaksanakan Latihan Penerjunan Rubber Duck Operation dengan pasukan khusus Detasemen Jala Mangkara (Denjaka) di perairan kepulauan Anambas Laut Natuna Utara, Minggu (19/12/2021).

Rubber Duck Operation
merupakan kegiatan infiltrasi pasukan khusus dan menggunakan perlengkapan khusus yang dimiliki oleh TNI AU dan TNI AL.


  Youtube  

Senin, 23 Agustus 2021

[Video] TNI AL Gelar Latihan Perang Pasukan Khusus di Pantai Banongan

Video diposkan iNewsPasukan Khusus TNI Angkatan Laut, menggelar latihan operasi gabungan, di Pantai Banongan, Situbondo, Jawa Timur.

Latihan yang dipantau langsung Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Yudo Margono tersebut, memperagakan aksi kemahiran pasukan khusus dalam menyelinap dan membasmi musuh.


 ♖ Youtube  

Minggu, 22 Agustus 2021

Latihan Pasukan Khusus Gabungan TNI AL

Di Situbondohttps://garuda.industry.co.id/uploads/berita/detail/49855.jpegKepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E.,M.M. didampingi Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayor Jenderal TNI (Mar) Suhartono meninjau secara langsung Latihan Operasi Dukungan Pasukan Khusus Gabungan (Latopsdukpassusgab) TNI AL Tahun 2021 antara Intai Amfibi (Taifib) Korps Marinir TNI AL dan Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL di daerah latihan pertempuran Marinir Banongan Situbondo Jawa Timur. Minggu (22/08/2021).

Dikeheningan malam tepat pada hari H jam J, dengan menggunakan 2 Pesawat Udara TNI AL jenis Casa tanpa diketahui musuh para pasukan khusus dari Prajurit Intai Amfibi (Taifib) Marinir dan Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL mulai melompat satu persatu dari ketinggian 6000 feet untuk melaksanakan terjun tempur dan Rubber Duck Operation (RDO) menuju titik coordinat Dropping Zone (DZ) di darat dan ditengah laut yang selanjutnya bermanuver dengan senyap menuju sasaran.

Latihan gabungan Pasukan Khusus TNI AL kali ini dengan mengusung tema “Prajurit Intai Amfibi (Taifib) Korps Marinir dan Kopaska Koarmada TNI AL, melaksanakan Latihan Operasi Dukungan Pasukan Khusus Gabungan TNI AL TA 2021 di Surabaya, Situbondo dan sekitarnya dalam rangka mendukung tugas pokok Kogab TNI.”

https://i2.wp.com/jakartagreater.com/wp-content/uploads/2021/08/20210822_110018-e1629605083821.jpg?resize=660%2C439&ssl=1 Dalam latihan ini seluruh Pasukan Khusus TNI AL melaksanakan materi latihan mulai dari terjun tempur yang dilakasanakan malam hari dengan tujuan mengutamakan faktor kerahasiaan, Rubber Duck Operation (RDO) latihan yang diawali dengan menerjunkan perahu karet dari pesawat selanjutnya para penerjun dengan teknik free fall menyusul mendarat dilaut dengan material perahu karet langsung menuju pantai yang dikuasai musuh mengutamakan faktor kecepatan. Stabo (Suspention Tactical Airbourne Operations) yaitu suatu tehnik pemindahan pasukan lewat udara dengan menggunakan tali yang digantungkan pada helikopter dengan tujuan untuk melaksanakan eksfiltrasi dari suatu tempat dengan cepat.

Dari beberapa tehnik tersebut harus dilakukan oleh pasukan khusus yang sudah sangat terlatih karena dalam pelaksanaan suatu operasi sangat dibutuhkan kerahasiaan, kecepatan, kecermatan, ketelitian dan perhitungan yang tepat karena resiko yang sangat tinggi terhadap keselamatan pasukan maupun alutsista.

Tujuan Latopsdukpassusgab ini adalah Untuk menguji kemampuan, keterampilan dan kesiapan pertempuran darat, laut dan udara prajurit Intai Amfibi (Taifib) Korps Marinir dan Kopaska Koarmada TNI Angkatan Laut dalam rangka mendukung tugas pokok Kogab TNI. Demikian Informasi yang dihimpun dari Dispen Kormar.

https://nusantarapos.co.id/wp-content/uploads/2021/08/IMG-20210822-WA0028.jpgPerlu ketahui bahwa Intai Amfibi Marinir atau sering disebut Taifib dalah satuan elit dalam Korps Marinir yang memiliki spesialisasi dalam operasi Pengintaian Amfibi (Amphibious reconnaissance) dan Pengintaian Khussus (Special reconnaissance). Dahulunya satuan ini dikenal dengan nama KIPAM (Komando Intai Para Amfibi). Untuk menjadi anggota Taifib, calon diseleksi dari prajurit marinir yang memenuhi persyaratan mental, fisik, kesehatan, dan telah berdinas aktif minimal dua tahun. Salah satu program latihan bagi siswa pendidikan intai amfibi, adalah berenang dalam kondisi tangan dan kaki terikat, sejauh 3 km. Dari satuan ini kemudian direkrut lagi prajurit terbaik untuk masuk kedalam Detasemen Jala Mengkara, pasukan elitnya TNI Angkatan Laut.

Sedangkan Kopaska adalah Komando Pasukan Katak Angkatan Laut atau lebih dikenal dengan sebutan Puskopaskal adalah unit pasukan penyelam (Manusia katak) dan Peledakan (demolisi) dari TNI AL.

Hadir dalam kegiatan peninjauan tersebut mulai dari Dankodiklatal Laksdya TNI Nurhidayat, Pejabat Utama Mabesal, Pangkotama TNI AL Wilayah Surabaya, Pejabat Utama Mako Kormar dan Komandan Komando Latih Korps Marinir (Dankolatmar)

 ♖ Industri  

Selasa, 12 Januari 2021

KSAL Kerahkan 14 KRI Bantu Operasi SAR Sriwijaya Air

Tambah 6 Kapal Perang Ilustrasi KRI Semarang 594 [PAL]

K
epala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono memberikan semangat moril Prajurit TNI Angkatan Laut yang melaksanakan Search And Rescue (SAR) jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 dengan meninjau langsung aktivitas prajurit di lokasi SAR menggunakan KRI Kurau-856, di perairan Kepulauan Seribu, Senin (11/1/2020).

Peninjauan langsung ke para penyelam di atas beberapa sea rider di sekitar area yang diperkirakan black box berada. Dalam tatap muka tersebut, Yudo menekankan agar tetap menjaga keselamatan, kesehatan, motivasi yang tinggi dan bekerja secara professional. Pada saat ini juga, Yudo memberikan dukungan logistik extra untuk menunjang kebugaran para prajurit.

Saat mengunjungi kapal survey KRI Rigel-933, Yudo menjelaskan kehadirannya di lokasi tersebut untuk memberikan dukungan moril kepada para prajurit khususnya TNI AL agar tetap semangat dalam melaksanakan SAR dan pencarian keberadaan black box.

Menurutnya, Panglima TNI kemarin telah menyampaikan area keberadaan black box sudah ditemukan, namun sampai sekarang masih dalam proses pencarian karena di bawah masih banyak puing-puing yang tertimbun. “Situasi laut tidak sama seperti kemarin, saat ini kondisi berombak dan dapat memengaruhi vacibility keadaan di bawah. Tentunya akan menjadi kendala, namun dengan profesionalisme mereka, saya tekankan harus dengan sabar mencari dengan kekuatan dan kemampuan profesionalisme yang mereka miliki,” ungkapnya.

Lebih jauh Yudo menyebutu sebanyak 14 KRI dilibatkan dalam operasi SAR tersebut, setelah ada penambahan 6 KRI dari jumlah sebelumnya yang hanya 8 KRI. Penambahan unsur tersebut merupakan unsur yang akan melaksanakan latihan di Natuna. Latihan tersebut dibatalkan untuk melaksanakan operasi kemanusiaan saat ini, sehingga untuk latihannya akan ditentukan setelah kegiatan SAR ini selesai.

Sementara itu, untuk pasukan Sea Rider dan penyelam dari Dislambair, Kopaska, Taifib dan Denjaka yang diterjunkan berjumlah 160 orang personel secara bergantian dan saat ini ada 88 orang yang berada di lokasi SAR.

Dengan didatangkannya KRI Semarang-594 yang dilengkapi dengan portable jumper diharapkan bisa digunakan sebagai markas agar para penyelam dapat beristirahat dan menghilangkan dehidrasi dengan masuk ke dalam jumper. “Kita berharap semoga Black Box segera ditemukan dan puing-puing tetap diangkut dinaikkan kepermukaan. Tentunya semua ini dikoordinasikan oleh Basarnas dan instansi terkait lainnya,” tambahnya.

  ★ sindonews  

Senin, 21 Desember 2020

Denjaka Lumpuhkan Teroris

Di Pelabuhan Cirebonhttps://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj7crB_ASzcT34_aze1EezgGNNbKV-NYxZOQn73oEaJQ5F8swLLdvv3b8a5AoDvTAY3JZqi0H0c_8u9XUBsH3nyS606no3hyphenhyphenyjlKBxqiTXSlZlfobzNPnptJ9FLWmKgH8NOCNaACEe57dDd/s1080/EppY8EzVEAAto-R.jpg[TNI AL]

Dalam waktu yang singkat, cepat, tepat, mematikan, Pasukan Khusus TNI AL Detasemen Jalamangkara (Denjaka) yang sudah sangat terlatih tersebut melumpuhkan sekelompok teroris yang sudah menguasai objek vital Kapal Liquefied Petroleum Gas (LPG) dan gudang batu bara di Pelabuhan Cirebon Jawa Barat, Sabtu (19/12/2020).

Dalam aksinya tersebut sekelompok teroris menyandera Kapten beserta anak buah Kapal LPG yang sedang berlabuh dan Kepala Gudang Batubara yang berada di Dermaga Pelabuhan Cirebon serta meminta agar rekan-rekan mereka (teroris) untuk segera di bebaskan.

https://militermeter.com/wp-content/uploads/2020/12/img_20201220_2326041040077461967460808.jpgMengetahui hal tersebut sesuai jalur Komando, Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P segera memerintahkan Pasukan Denjaka untuk menumpas siapa saja yang akan mengganggu kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal tersebut merupakan puncak rangkaian Latihan Tri Wulan (TW) IV Tahun Anggaran 2020 Detasemen Jalamangkara yang langsung ditinjau oleh Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayor Jenderal TNI (Mar) Suhartono, M.Tr.(Han) beserta Pejabat Utama Markas Komando Korps Marinir (Mako Kormar).

https://militermeter.com/wp-content/uploads/2020/12/IMG_20201220_232540-678x381.jpgMateri Latihan kali ini sesuai dengan Perintah Harian Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Yudo Margono,S.E.,M.M. “Bangun sumber daya yang unggul dan profesional serta tangguh menghadapi segala ancaman.” meliputi Infiltrasi bawah permukaan dengan tehnik selam tempur, Infiltrasi atas permukaan dengan Sea Rider, Infiltrasi udara dengan tehnik Free Fall dan Fast Rope, Ship Boarding, Sniper, Serbuan Gedung dan Serbuan Kapal.

Usai meninjau Latihan Mayor Jenderal TNI (Mar) Suhartono, M.Tr.(Han) di hadapan awak media mengatakan bahwa tujuan dari latihan ini adalah untuk menguji kesiapsiagaan Pasukan Denjaka untuk melaksanakan operasi penanggulangan terorisme dalam rangka menghadapi kemungkinan ancaman terorisme yang diperkirakan kemungkinan akan terjadi.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEinEOJostvnlTdRrF-jkKb3rpxCqp23NrexXF_xswufM1SvqncrSf5d3V6WukAjFWFbJg0DKjIUlJ_rssXav2mIhmQssvmEwK8kXk1TToXI17bIHRy4vd03sOVpP9Ar6BlCa_YFED13Qw-a/s853/EppY9ZXUYAE6_oX.jpgLebih lanjut orang nomor satu di Korps Marinir tersebut mengatakan bahwa secara umum latihan yang dilaksanakan tersebut saya nilai baik diatas rata-rata.

Hadir dalam kegiatan latihan tersebut Pejabat Utama Mako Kormar, Komandan Lanal Cirebon (Danlanal Cirebon), unsur Muspida dan tokoh masyarakat Kota serta Kabupaten Cirebon. (Dispen Kormar)

 ♖ TNI AL  

Rabu, 25 November 2020

338 Personel Pasukan Khusus TNI Latihan di Perairan Selat Malaka

Menjaga kehormatan dan kedaulatan NKRI.https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg_Mhymxv3LHOcBhEPjHGgFOkhGd2ov2YkyefymakQhIwxxH_D7FmnTBWDSTBSJcYIQN1oHb9a2MW0pbdiwZTWYY5r2ejwkcfrpE72uHBCrVio0MrfXu0-tyX9rCzUvBdb5Zpwt1Qm_WkU/s1600/Screenshot_2020-11-24-21-06-51-80.jpgKoopssus TNI

Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai komponen Pertahanan Negara, tidak akan membiarkan terorisme menghantui dan mengancam kehidupan masyarakat.

"Oleh karenanya, perlu dilakukan upaya-upaya untuk meningkatkan daya cegah dan daya tangkal serta kecepatan bertindak dalam menanggulangi terjadinya aksi terorisme," kata Komandan Komando Operasi Khusus (Dankoopssus) TNI Mayjen TNI Richard TH. Tampubolon saat memimpin Apel Gelar Pasukan Latihan Penanggulangan Anti-Teror (Latgultor) Satuan Aksi Khusus (Sataksus) TNI dalam Rangka Pengamanan VVIP TA 2020, di Pelabuhan JICT II Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin.

Richard mengatakan, latar belakang diselenggarakan latihan penanggulangan teror aksi khusus dalam rangka pengamanan VVIP TA 2020 adalah, sebagai implementasi strategis untuk menghadapi kemungkinan terjadinya serangan teror terhadap para Pejabat VVIP, salah satunya adalah Presiden dan Wakil Presiden RI serta tamu VVIP setingkat Kepala Negara atau Presiden dan Wakil Presiden negara sahabat sebagai wujud menjaga kehormatan dan kedaulatan NKRI.

"Ini juga bertujuan untuk meningkatkan profesionalitas TNI, menguji kesiapsiagaan Satgultor TNI untuk melaksanakan Operasi penanggulangan terorisme dalam rangka menghadapi kemungkinan ancaman terorisme yang akan terjadi dan juga untuk memberi rasa tenang, aman dan nyaman bagi seluruh warga," papar Richard.

Mantan Wakil Danjen Kopassus ini mengatakan, aksi terorisme adalah "act of war" (bentuk perang), sehingga TNI harus siap mulai dari penangkalan, penindakan, sampai dengan pemulihan.

"Terorisme adalah salah satu hideouse crime (kejahatan yang mengerikan), hal ini bisa terjadi setiap saat termasuk pada situasi pandemik COVID-19 seperti saat ini," ujarnya.

Komandan Koopssus TNI menerangkan bahwa terorisme tidak hanya menjadi ancaman bagi Indonesia saja, akan tetapi menjadi ancaman global, terbukti tidak saja menimbulkan korban jiwa yang cukup besar.

"Terorisme juga menyebabkan trauma psikologis yang berkepanjangan bagi masyarakat, serta menimbulkan dampak negatif yang cukup luas terhadap berbagai aspek kehidupan," ucap Richard.

Latihan Penanggulangan Teror Sataksus TNI dalam Rangka Pengamanan VVIP TA 2020, diselenggarakan oleh Koopssus TNI, melibatkan 338 Personel di antaranya dari Satuan 81 Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD, Detasemen Jala Mangkara (Denjaka) TNI AL dan Detasemen Bravo (Denbravo) 90 Paskhas TNI AU.

Keberangkatan Sataksus TNI menuju Medan Latihan akan dipusatkan di wilayah sekitaran Perairan Selat Malaka, Tanjung Pinang, Kepulauan Riau.

 ♖ antara  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...