Tampilkan postingan dengan label Raider. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Raider. Tampilkan semua postingan

Jumat, 08 September 2023

Prajurit Kopasgat Berlatih Operasi Serbuan Lintas Udara Jarak Jauh dari Jepang ke Jawa Timur

Latihan Super Garuda Shield 2023https://tni-au.mil.id/konten/unggahan/2023/09/WhatsApp-Image-2023-09-07-at-18.06.34-1536x1536.jpeg(Dispenau)

Sebanyak 50 Prajurit Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) dari Batalyon Komando (Yonko) 464/Nanggala mengikuti Operasi Lintas Udara Jarak Jauh (Long Distance Airborne Operation) sebagai bagian dari Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) Tahun 2023, yang berangkat dari Pangkalan Militer Atsugi, Jepang, Jumat, (8/9/2023).

Direncanakan para prajurit baret jingga tersebut akan diterbangkan sejauh 5.589 kilometer melintasi Samudera Pasifik dengan menggunakan Pesawat Angkut Raksasa AU Amerika Serikat Boeing C-17 Globemaster.

Pada operasi lintas udara jarak jauh ini, para prajurit Yonko 464 Nanggala akan menempuh perjalanan selama 8 jam menuju Indonesia, untuk selanjutnya diterjunkan dengan menggunakan parasut T-11 di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Grati, Pasuruan, Jawa Timur.

Pada kesempatan Latma ini ke 50 prajurit Kopasgat dipimpin langsung oleh Pasiops Yonko 464 Kopasgat Kapten Pas Nur Syahbani R.

Selain personil dari Kopasgat, kegiatan Latma Operasi Lintas Udara Jarak Jauh juga diikuti oleh matra TNI lain, dengan komposisi 21 prajurit dari Yonif Para Raider 501/Bajra Yudha, 25 prajurit Yonif Para Raider 502/Ujwala Yudha dan 29 prajurit dari Brigif Para Raider 18 yang dipimpin oleh Danbrigif 18 Letkol Inf Danang Prasetyo Wibowo.

Sebelumnya para prajurit mendapat kesempatan dalam mengikuti Ground Trainning Familirisasi Parasut T-11, Ground Training Airbone Operation, gladi peta dan model, latihan multilateral drill teknis dan taktis serta melaksanakan olahraga Airborne multilateral selama di Narashino, Jepang bersama para prajurit lain dari beberapa negara, yaitu dari Angkatan Berdenjata Jepang, Amerika Serikat dan Inggris.

Ilmu, keahlian dan pengalaman yang didapat bisa diturunkan pada prajurit dari satuan-satuan lain dengan menggunakan pesawat transport modern kita seperti C-130J Super Hercules yang daya angkut dan jarak tempuhnya juga cukup jauh.

 ♖
TNI AU  

Jumat, 01 September 2023

Kostrad-AD Latihan Bersama Australian Defence Force di Australia

 Latma Wirrajaya Ausindohttps://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgQP9aFzvP3Rc2sCnW3fZO2xcn4rIqHiCa8KzEDSZnZKY_3NZ2yIlongZ32Npfb6A5L5SzDDwPffTUTBIBvUJV3d7IkWCD92uzxmwbJrwdGQXcW6Yg5nDQW1pQdZyC7C4MUKeBugiY6OjrOgIJ0HdzCxvrT-qUDR0orzOpjA_YZqHlbN7yBaMSrzlBg57lr/s700/Exercise-Wirrajaya-Ausindo.jpeg(Penkostrad)

Latihan bersama antara TNI AD dan Australian Defence Force (ADF) yang dikenal sebagai “Exercise Wirrajaya Ausindo” dilaksanakan di Tiwi Island dan Darwin city, wilayah Utara Australia. Latihan ini merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat hubungan pertahanan dan keamanan antara kedua negara. Rabu (30/08/2023).

Dalam skenario latihan ini terbagi menjadi dua kompi, yaitu kompi Charlie Battalion 5 RAR Australian Defence Force (ADF) dipimpin oleh Major Moulton beserta satu Peleton dari TNI AD Yonif Mekanis Raider 412/BES/6/2 Kostrad. Berangkat menuju Tiwi Island menggunakan LCR selama 8 jam perjalanan, melewati laut samudera setelah itu melaksanakan pengamanan pantai dan patroli wilayah sekitar. Sedangkan satu kompi Garuda TNI AD Yonif Mekanis Raider 412/BES/6/2 Kostrad yang dipimpin oleh Kapten Inf Andika Dwi Nugraha, bertugas melumpuhkan musuh yang melarikan diri diwilayah Darwin kompleks.

TNI AD dan Australian Defence Force (ADF), Bergerak secara bersama-sama melaksanakan serbuan perkotaan (Purkota) kewilayah yang dikuasai oleh musuh, melumpuhkan dan menghancurkan pertahanan, serta berhasil merebut sasaran diwilayah Darwin City, Northern Australia.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi0WO6p5AtWYmcxKlekRki6w6CjTpnbhmetlpRVhb6PYjd8ea27K5MeYUdHa4AsUoisb1f9Z4i2ltdKBS867sZ5JQfAF0F1Ga72K2W7XebvHKE06OruCx9oa2qt93TuMqhq27b2DKc9bHgagnvDnqCQbd8vxm8GYBH9guWgb7COE4o9jNg0QfbHMTtXmWkT/s700/Exercise-Wirrajaya-Ausindo-.jpeg Dalam latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan operasional dan taktis dari kedua angkatan bersenjata, serta memperdalam pemahaman tentang taktik, teknik, dan prosedur masing-masing pihak.

Selain aspek pelatihan militer, latihan ini juga memberikan kesempatan bagi personel militer dari kedua negara untuk saling berinteraksi, berkolaborasi, dan membangun hubungan pribadi yang lebih baik.

Tujuannya adalah untuk membangun kepercayaan dan pemahaman antara personel militer Australia dan Indonesia, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kerja sama di berbagai bidang keamanan dan pertahanan. (Penkostrad).

 ♖
Indosiber  

Minggu, 06 Agustus 2023

Bersama Tuhan Kami Menyerbu Dari Langit

Pasukan TNI Yonif PR 501/BY Kostrad Terjun dari Langit Australiahttps://peloporwiratama.co.id/wp-content/uploads/2023/08/IMG-20230803-WA0016.jpg32 pasukan Infanteri Para Raider 501/Bajra pimpinan Letkol Inf Arief Widyanto melaksanakan serbuan udara dengan penerjunan di daerah latihan Australia. (Dok. Puspen TNI)

Komandan Batalyon Infanteri Para Raider 501/Bajra Yudha Letkol Inf Arief Widyanto pimpin 32 orang prajurit terbaiknya melaksanakan serbuan udara dengan penerjunan di daerah latihan Australia dengan semboyan pasukan mereka “Bersama Tuhan kami menyerbu dari langit”, saat berakhirnya latihan bersama Joint Land Combat dengan kode nama “Talisman Sabre” 2023 di DZ Kapyong Shoalwater Bay Training Area Australia, Rabu (2/8/23).

Dalam kegiatan Joint Land Combat yang dilaksanakan pada tanggal 16 dan berakhir tanggal 30 Juli 2023 oleh Prajurit Yonif Para Raider 501/Bajra Yudha sebanyak 32 orang diikuti oleh 7 orang Perwira, Lettu Inf Rahman NR Sebagai Komandan Kompi, Lettu Inf Muiz Arrazzaq Pasiops, Lettu Inf Pandu Wicaksono Danton 1, Lettu Inf Fahrizal Danton 2, Lettu Inf Hardiyas S Danton 3, Lettu Ckm Dwi Leo Waldi Danton Kesehatan dan Letda Inf Ali Rusli Nur Perwira Penerangan Puspen TNI.

Akhir dari Joint Land Combat pada kegiatan Latgabma Talisman Sabre 2023 Para Prajurit terbaik dari Yonif Para Raider 501/Bajra Yudha Kostrad mewakili TNI unjuk gigi kemampuan terjun lintas udara, manuver udara serta melaksanakan serbuan yang mewarnai langit Australia. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan Interoperabilitas dan mengembangkan hubungan kuat antara pasukan militer yang berpartisipasi.

https://peloporwiratama.co.id/wp-content/uploads/2023/08/IMG-20230803-WA0015.jpgKita adalah Prajurit Para Raider yang sudah terbiasa melaksanakan penerjunan, walau demikian jangan lupa berdoa, jaga faktor keamanan dalam setiap kegiatan tetap fokus dan semangat. Tunjukkan kemahiranmu di langit dan daratan Australia, ingat semboyan”Bersama Tuhan Kita Menyerbu Dari Langit”,”tegas Danyonif PR 501/BY Kostrad.

Pada latihan gabungan negara multinasional kali ini, TNI mengerahkan 32 pasukan terbaiknya dipimpin langsung Danyonif Para Raider 501/Bajra Yudha Letkol Inf Arief Widyanto melaksanakan penerjunan bersama Tuhan Serbu Dari Langit di DZ Kapyong Shoalwater Bay Training Area Australia menggunakan Pesawat C-140. A-1328 Skuadron Udara 32 dengan Instruktur Penerbang Letkol Pnb Yudhi Bandung Sukarmanto, S.Sos. Mayor Pnb M. Ebor Subarkat dengan Crew pesawat 16 orang dan Rigger Letda Cba Muhammad Aditya dari Perbekud Yonbekangrad 5 serta Jumping Master dari Denmatra 2 Kopasgat, Serma Bejo, Serka Supriyanto, Serka Supeno, Serka Didik, Serka Toni, Sertu Ismanto, Serda Salim.

Penerjunan yang dilaksanakan pukul 10.00 waktu Australia, Rabu (2/8/23) oleh para prajurit Yonif Para Raider 501/Bajra Yudha Kostrad membawa nama TNI dalam keadaan selamat dan disambut hangat serta penghargaan yang tinggi dengan diberikan dan disematkannya “Brevet Terjun Australia” di DZ Kapyong Shoalwater Bay Training Area oleh Commander of Joind Operation Command, Letnan Jendral Greg Bilton kepada Letkol Inf Arief Widyanto sebagai perwakilan.

 ♖
Siaga Indonesia  

Senin, 17 Juli 2023

Prajurit TNI Latihan Militer Multinasional 10 Negara

Tiba Di Australiahttps://sumbawanews.com/wp-content/uploads/2023/07/IMG-20230717-WA0001-640x427.jpgTNI [Foto/Pen Kopassus]

Atase Udara Kolonel Nav Muhammad Jausan menyambut di Darwin Australia dan Atase Darat Kolonel Chb Tomi Avianto menyambut di Townsville Australia atas kedatangan 118 Prajurit TNI gabungan tiga matra dalam rangka mengikuti Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Talisman Sabre 2023 dalam sebuah penyambutan kedatangan yang berlangsung di Base Ops Darwin dan Townville, Australia, Minggu (16/7/2023).

Dalam sambutannya, Athan Udara dan Athan Darat menyakinkan bahwa pasukan yang sudah tiba seluruhnya dalam keadaan aman dan diterima oleh penyelenggara Latgabma Talisman Sabre 2023.

Lebih lanjut disampaikan bahwa kegiatan pada tanggal 17 Juli 2023 yang terlibat sebagai Augmantees akan melaksanakan penerbangan menuju First Division (Divisi-1) Australia, tempat berkumpulnya penyelenggara Latgabma Talisman Sabre 2023 di Brisbane.

Sementara untuk delegasi TNI yang telah memiliki pengalaman serta kualifikasi para yaitu Pasukan TNI AD Para Raider melaksanakan Airborne Operation bergabung dengan Brigade 3 Australia di Port Hedland.

Pasukan Marinir TNI AL yang melaksanakan Amphibious Operation akan bergabung di Kapal HMS Haidelied dengan Marinir Australia pada tanggal 19 Juli 2023.

Dalam pelaksanaannya, seperti yang telah ditegaskan oleh Asops Panglima TNI, agar mengutamakan keselamatan (zero accident) dalam melaksanakan seluruh rangkaian kegiatan latihan serta menjalin komunikasi dan kerja sama secara profesional dengan prajurit multinasional dalam rangka mempererat hubungan antar Angkatan Bersenjata.

 ♖
Sumbawanews  

Minggu, 11 Desember 2022

Setia Mengintip di Balik Malam Indah Hutan Papua

Cerita Pasukan Tengkorak Kostrad TNIPasukan Yonif Para Raider 305/Tengkorak bersama Mayjen TNI Bobby

Komandan Satgas Organik Yonif Para Raider 305/Tengkorak, Letnan Kolonel Inf Ardiansyah alias Raja Aibon Kogila dengan pasukannya menyambut langsung kedatangan Mayjen TNI Bobby di Bilorai.

Satu persatu pos-pos Pasukan Tengkorak yang ada di Intan Jaya disambangi Mayjen TNI Bobby. Di pos-pos tersebut, ia tak cuma bercengkrama dengan para prajurit TNI tapi juga meninjau langsung sejumlah fasilitas umum yang telah dibangun Pasukan Tengkorak selama beberapa bulan di Intan Jaya.

Memang, tak begitu lama perwira tinggi TNI Angkatan Darat itu berada di Intan Jaya. Meski begitu, dengan nyali besar beliau menyempatkan diri untuk jalan kaki berpatroli bersama Pasukan Tengkorak.

Tak ada gangguan keamanan apapun yang terjadi selama Mayjen TNI Bobby bersama Pasukan Tengkorak hingga ia kembali terbang. Padahal, beberapa hari sebelumnya Intan Jaya cukup meriah dengan letusan senjata api yang dilepaskan KST OPM pimpinan Undius Kogoya dari hutan dan gunung.

Namun, di balik kedatangan Pangdivif I Kostrad ke Intan Jaya itu. Ada cerita menarik yang diungkapkan Raja Aibon Kogila dalam siaran resmi yang diterima VIVA Militer.

Jadi menurut Raja Aibon Kogila, beberapa jam sebelum kedatangan Mayjen TNI Bobby, tepatnya Selasa malam. Kondisi alam di Intan Jaya sangat berbeda dari hari-hari sebelumnya.

Pasukan Yonif Para Raider 305/Tengkorak, Kostrad di Intanjaya.

Malam itu rembulan bersinar dengan indahnya menerangi Intan Jaya di tengah gulitanya belantara Papua.

"Tuhan nampaknya memerintahkan alam Papua menyambut kedatangan sang Panglima Divisi Infanteri 1 Kostrad, Mayjen TNI Bobby Rinal Makmun. Kabut dan hujan, yang biasanya tak pernah absen setiap hari, kali ini tak menampakkan diri," tulis lulusan Akmil 2004, ARUPADATU itu.

Walau alam sepertinya menyambut dengan bahagia kedatangan sang jenderal. Bukan berarti Raja Aibon Kogila dan Pasukan Tengkorak Kostrad terlarut dalam suasana indah itu.

Tak ada kata terlena. Sebab, Raja Aibon Kogila sangat menyadari betul, bahwa di segala sisi Intan Jaya belum tentu bisa bersahabat. KST OPM selalu mengincar kelengahan Pasukan Tengkorak. Mereka mengintip dari segala tempat untuk melancarkan serangan gangguan keamanan.

"Saat masyarakat Intan Jaya terlelap dalam keheningan malam, sebagian prajurit Kostrad dari Karawang, dengan senjata siap tembak, bergerak meninggalkan pos-pos mereka. Kapten Inf Suryo, Panglima Perang Tengkorak menyebar pasukannya di banyak lokasi Distrik Sugapa untuk menjaga ketenangan Intan Jaya, sekaligus menyambut kedatangan sang Bapak (Mayjen TNI Bobby-red)," tulis Raja Aibon Kogila.

Perlu diketahui, kehadiran Satgas Organik Yonif Para Raider 305/Tengkorak di Intan Jaya, telah membuat banyak perubahan yang berarti di wilayah itu.

Gangguan keamanan yang tadinya intens berlangsung hingga membuat kehidupan masyarakat mati suri, kini secara perlahan berhasil diredam. Malahan sejumlah tokoh penting KST OPM mulai merapatkan barisan mendukung perjuangan Pasukan Tengkorak untuk membangun kehidupan Intan Jaya.

Saat ini hanya tersisa satu kelompok KST yang masih membandel, yaitu KST pimpinan Undius Kogoya. Sejauh ini Undius sendiri mengaku sudah tak berdaya dengan kehadiran Pasukan Tengkorak.

Begitu juga dengan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat, perlahan mulai bisa dinormalkan lagi melalui berbagai program teritorial yang dijalankan para Ksatria Tengkorak.

  💂 Viva.co.id  

Sabtu, 12 November 2022

Yonif Raider 509 Kostrad Laksanakan Latihan Pengoperasian Drone

Siapkan operator drone untuk penugasan(Pendiv2)

Guna menyiapkan operator Drone untuk penugasan, Yonif Raider 509/BY/9/2 Kostrad laksanakan latihan pengoperasian Drone yang dilaksanakan di Mayonif Raider 509 Balawara Yudha. Kecamatan Sumber Sari, Kabupaten Jember. Kamis (10/11/22).

Selain Alustista yang memadai, juga diperlukan alat pendukung Drone guna membantu dan mempermudah prajurit dalam mendeteksi, mengintai dan menangkal gerak gerik musuh di medan-medan yang sulit dijangkau di medan tugas.

Danyonif Raider 509 Kostrad Letkol Inf Hulisda Melala menyampaikan bahwa Teknologi hadir untuk mempermudah aktivitas manusia terkhusu dalam kegiatan operasi penugasan sehingga di lingkungan militer pun teknologi seperti drone sudah lazim dimanfaatkan untuk menunjang operasi.

Kemampuan inilah yang didalami prajurit Condromowo yang akan melaksanakan tugas operasi di Papua.

Kemajuan teknologi informasi secara pasti telah memberikan andil yang sangat besar dalam mendorong kemajuan dan kemampuan prajurit pada masa sekarang, didukung kemajuan teknologi terutama teknologi pesawat terbang, sehingga dapat meningkatkan kemampuan personel dalam mengawaki dan memahami dasar-dasar kemampuan drone. (pendiv2)

  💂
Divif 2 Kostrad  

Jumat, 07 Oktober 2022

[RIP] Satu Anggota TNI Gugur Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya

Ditembaki ketika patroliKIlustrasi

Kontak tembak kembali terjadi di Intan Jaya, Papua. Kontak tembak terjadi di Kampung Titigi, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya. Personel Satgas Yonif Raider 400/BR yang sedang patroli untuk menjamin keamanan warga masyarakat, ditembak KKB pada Jumat (6/11/2020).

Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Kapen Kogabwilhan III), Kolonel Czi IGN Suriastawa dalam rilis tertulisnya menyebutkan 2 prajurit TNI ditembak, 1 diantaranya gugur atas nama Pratu Firdaus. “Saat ini sedang dilaksanakan proses evakuasi korban,” katanya.

Kolonel Czi Suriastawa juga menyampaikan, bahwa kejadian ini menambah daftar korban jiwa di Intan Jaya. “Bukan hanya prajurit TNI-Polri yang memang bertugas, warga sipil juga jadi sasaran kebiadaban KKB,” ujarnya.

Dan kemarin kita mendengar pernyataan Bupati Intan Jaya tentang kelakuan KKB yang suka mengambil dana desa. Selebaran permintaan dana kepada masyarakat juga beredar. Dan ini semua menunjukkan bahwa KKB dan pendukungnyalah akar masalah di Papua. (rgp/wan)

  💂 Indonesia Defense  

Sabtu, 20 Agustus 2022

[Video] Eksesais Linud Malindo 2022

💂 Dipublikasikan oleh Yonif Para Raider 432 Kostrad Tentera Darat Malaysia (Tentera Darat) dan Tentara Nasional Indonesia – Angkatan Darat (TNI-AD) telah melaksanakan latihan bersama Eksesais LINUD MALINDO 2022.

Latihan bilateral ini dilaksanakan dengan gabungan kumpulan pengempur 10 Briged (Para) dan Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (KOSTRAD).

Pihak Markas 10 Briged (Para) dalam satu kenyataan berkata, latihan bilateral ini melibatkan ketumbukan anggota tentera dari kedua-dua negara iaitu Batalion ke-17 Rejimen Askar Melayu Diraja (PARA) dan Yonif Para Raider 432.

  Berikut video dari Youtube : 


 💂  Youtube  

Rabu, 13 Juli 2022

Yonif Raider 515/UTY/9/2 Kostrad Latihan Mobile Training Team Senjata Bantuan

💂 Di Situbondo Uji tembak senjata snti tank FGM-148 Javelin [Yonif Raider 515]

Prajurit Awak Senjata Bantuan Yonif Raider 515/UTY/9/2 Kostrad melaksanakan latihan MTT (Mobile Training Team) Senjata bantuan di Puslatpur Marinir Baluran Kabupaten Situbondo.

Sebelum melaksanakan Latihan MTT (Mobile Training Team) senjata Bantuan yang sebenarnya (menembak basah) prajurit terlebih dahulu melaksanakan Teori Praktis di Mayonif Raider 515/UTY/9/2 Kostrad.

Komandan Batalyon Yonif Raider 515/UTY/9/2 Kostrad Letkol Inf J.P.Banjarnahor S.I.P. mengatakan latihan MTT (Mobile training Team) Senjata Bantuan ini merupakan Latihan dalam rangka menyiapkan personil Khususnya personil kompi bantuan untuk mendukung Latma Garuda Shield di bulan Agustus nanti.

Dengan adanya latihan seperti ini diharapkan para prajurit bisa lebih terlatih dan menguasai materi dengan baik, serta memahami setiap langkah demi langkah dan tahapan demi tahapan dalam proses menembak menggunakan senjata Lintas Lengkung, Lintas Datar dan Senjata Anti tank FGM-148 Javelin termasuk bagaimana cara mengatasi apabila ada gangguan pada pucuk” Ujar Danyon.

Kemampuan dalam mengoperasikan serta menembak Senjata Bantuan mutlak harus dikuasai oleh prajurit Yonif Raider 515/UTY/9/2 Kostrad yang mengawaki senjata tersebut, karena Senjata ini merupakan pendukung dalam membantu pergerakan pasukan.

Minggu, 13 Maret 2022

US ARMY dan Yonif Para Raider 330 Kostrad Laksanakan Latihan Menembak

Latma Platoon Exchange-Ihttps://indosiber.id/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220311-WA0082.jpgPenkostrad

Latihan menembak Yonif Para Raider 330 Kostrad dan Us Army dalam mengikuti Kegiatan PLATOON EXCHANGE-1 2022 di lapangan tembak 400 YPR 330/TD.Cicalengka. Kamis. (10/03/2022).

Penuh antusias, semangat dan rasa percaya diri yang penuh anggota YPR 330 Kostrad dan US Army juga menampilkan kemampuan terbaik mereka untuk mendapatkan hasil yang maksimal sehingga kegiatan berjalan seru diselimuti rasa kekeluargaan dan keseriusan, karena kedua pihak saling berlatih dan saling berbagi ilmu.

Komunikasi antara prajurit melalui kegiatan ini diharapkan peserta kedua delegasi bisa menunjukkan kemampuannya sekaligus menjalin kebersamaan antar peserta agar terbangun semangat kerjasama yang baik.

Walaupun di akhir-akhir latihan cuaca hujan tidak menurunkan semangat berlatih Prajurit YPR 330/TD Kostrad dan US Army, mereka tetap terlihat penuh semangat dan menebar senyum persahabatan. (Penkostrad).

 ♖
Indosiber  

Sabtu, 21 Agustus 2021

2 Teroris KKB Pembakar Pesawat Ditangkap Kostrad

♙ Di Intan Jayahttps://akcdn.detik.net.id/community/media/visual/2021/08/20/kostrad-tangkap-2-pria-anggota-teroris-kkb-jaringan-sabinus-waker-salah-satunya-pelaku-pembakaran-pesawat-di-intan-jaya-dok-si.jpeg?w=700&q=90Kostrad menangkap dua pria anggota teroris KKB jaringan Sabinus Waker. Salah satunya pelaku pembakaran pesawat di Intan Jaya. (dok. Situs Kostrad)

Satgas Pamtas Mobile Yonif Para Raider 501/BY Kostrad mengamankan dua orang diduga anggota kelompok separatis dan teroris Papua (KSTP). Keduanya diduga anggota KKB pimpinan Sabinus Waker.

Kedua anggota KKB tersebut diamankan petugas saat patroli di Kampung Holomama, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, pada Rabu (11/8).

Penangkapan dilakukan tim gabungan Titik Kuat Holomama Satgas Pamtas Mobile Yonif Para Raider 501/BY yang dipimpin Komandan Titik Kuat Lettu Inf Dwinanda.

"Mendapatkan dua orang anggota pok (kelompok) KSTP Kodap VIII Kabupaten Intan Jaya pimpinan Sabinus Waker. Kedua orang tersebut atas nama Januarius Sani dan Alpon Tipagau," demikian keterangan di situs Kostrad seperti dilihat, Jumat (20/8/2021).


  Ternyata Pembakar Pesawat 
https://akcdn.detik.net.id/community/media/visual/2021/01/08/foto-foto-pesawat-maf-di-intan-jaya-papua-yang-dibakar-kkb-1_169.jpeg?w=620Pesawat perintis milik Mission Aviation Fellowship (MAF) dengan registrasi PK-MAX dibakar KKB di Bandara Kampung Pagamba, Papua. (Foto: dok. Humas Polda Papua)

Dansatgas Pamtas Mobile Yonif Para Raider 501/BY Letkol Inf Arfa Yudha Prasetya menuturkan kedua pria yang diamankan teridentifikasi dengan ditemukannya kartu tanda pengenal TPNPB-OPM, dokumen tertulis tentang kegiatan, atribut Bintang Kejora, foto dan video kegiatan KSTP, alat komunikasi berupa handy talkie (HT), dan HP.

Petugas mengamankan sejumlah barang bukti dari penangkapan tersebut. Kemudian terungkap bahwa salah satu anggota KKB tersebut ikut membakar pesawat MAF pada awal tahun lalu.

"Dari hasil pemeriksaan kedua orang tersebut didapat bahwa atas nama Januarius Sani merupakan salah satu tersangka dalam kasus pembakaran pesawat MAF di Bandara Kampung Pagamba, Distrik Mbiandoga, Kabupaten Intan Jaya, pada 6 Januari 2021," katanya.

Hal ini dikuatkan dengan barang bukti video yang terdapat di ponsel Januarius Sani.

  2 Anggota KKB Diserahkan ke Polisi 

Pangkoopsgab Pinang Sirih 03 Brigjen TNI Susilo mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan Satgas Yonif PR 501/BY Kostrad.

Dia juga memerintahkan Dansektor Honai Letkol Inf Ary Novrian agar tawanan/KSTP diperlakukan sesuai prosedur yang berlaku, yaitu diserahkan kepada pihak kepolisian untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

"Setelah (mereka) dimintai keterangan, kemudian Satgas Pamtas Mobile Yonif Para Raider 501/BY Kostrad menyerahkan kedua warga tersebut disertai barang bukti kepada pihak Polres Intan Jaya untuk proses lebih lanjut," tutur Brigjen Susilo. (jbr/idh)

 ♖ detik  

Selasa, 18 Mei 2021

[RIP] TNI Diserang OTK di Distrik Dekai Papua

1 Prajurit TNI Gugur dan 1 KritisIlustrasi, Penyerangan oleh orang tak dikenal (OTK) di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua menyebabkan satu prajurit TNI, Prada AYA meninggal dunia, Selasa (18/5/2021). [Puspen TNI]

Penyerangan oleh orang tak dikenal (OTK) di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua menyebabkan satu prajurit TNI, Prada AYA meninggal dunia, Selasa (18/5/2021).

Hal ini dikonfirmasi oleh Kasatgas Humas Ops Nemangkawi Kombes M Iqbal Alqudusy. "Benar," kata Iqbal saat dikonfirmasi MNC Portal Indonesia, Jakarta, Selasa (18/5/2021).

Sementara itu, serangan OTK itu juga mengakibatkan satu personel TNI lainnya Praka A mengalami kritis. Namun, saat ini aparat gabungan TNI-Polri sudah melakukan evakuasi dan melakukan penyisiran pasca-kejadian itu.

Dari informasi yang dihimpun, kedua senjata milik korban tersebut dibawa lari oleh pelaku OTK itu. (abd)

 Bawa Lari 2 Pucuk Senapan Serbu SS2 VI

Kelompok Bersenjata di Kabupaten Yahukimo, Papua dikabarkan menyerang menggunakan senjata tajam terhadap dua prajurit Yonif Para Raider 432/Waspada Setia Jaya anggota Satgas Pengamanan Daerah Rawan (Pamrahwan) Prada Ardi Yudi Ardiyanto dan Praka Alif, Selasa (18/5/2021).

Akibat penyerangan di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua tersebut dua prajurit Raider tersebut gugur sementara dua senjata SS2 VI kaliber milik keduanya dibawa lari kelompok bersenjata tersebut.

Sebelumnya kedua prajurit Para Raider tersebut sedang melakukan pengamanan daerah rawan di Bandara Nop Goliat Dekai Yahukimo.

Saat melakukan pengamanan kedua prajurit tersebut diserang menggunakan senjata tajam di Tanggul Kali Brasa, Dekai, Kabupaten Yahukimo, Selasa (18/5/2021) sekitar pukul 11.20 WIT, dekat Camp PT Pentagon Terang Asli.

Kepala Penerangan Kogabwilhan III Kol Czi IGN Suristiawa membenarkan adanya informasi penyerangan tersebut. "Ya dari informasi di lapangan menyebutkan ada dua prajurit TNI dari Satgas Pamrahwan Yonif 432/WSJ yang gugur diserang OTK," kata Kapen Kogabwilhan saat dihubungi SINDOnews.

Saat ini personel gabungan telah melakukan evakuasi terhadap dua prajurit TNI yang gugur tersebut.

Kasatgas Humas Nemangkawi Kombes Iqbal Alqudusi juga membenarkan adanya penyerangan tersebut.

"Saat ini personal Gabungan TNI-Polri dipimpin Kapolres Yahukimo AKBP Deni Herdiana telah mengevakuasi korban dan sedang melakukan penyisiran terhadap pelaku," kata Kombes Iqbal. (sms)

  sindonews  

Kamis, 04 Februari 2021

Baku Tembak TNI di Intan Jaya Papua

Anggota kelompok kriminal bersenjata tewashttps://akcdn.detik.net.id/visual/2018/12/06/71c85ad9-ee46-4525-9692-b3737846799a_169.jpeg?w=650Prajurit TNI di wilayah Papua. (Antara Foto/Iwan Adisaputra)

Satu anggota kelompok bersenjata di Papua atau biasa disebut aparat sebagai Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) tewas usai kontak tembak dengan anggota TNI di Titigi, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Kamis (4/2).

Hal ini dibenarkan Komandan Korem 173 PBB Brigjen TNI Iwan Setiawan.

"Kontak tembak di Hitadipa antara anggota Yonif 400/BR di Titigi, Kabupaten Intan Jaya, menewaskan satu anggota KKB," ucap Iwan dilansir dari Antara.

Belum ada keterangan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut.

Sehari sebelumnya TNI memastikan kabar anggota TNI tewas setelah terlibat baku tembak dengan sejumlah orang KKB di Papua adalah informasi bohong.

Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III TNI Kolonel CZI Gusti Nyoman Suriastawa menyebut tak ada baku tembak yang terjadi di wilayah Nenas Dobo, Distrik Mapnduma, Kabupaten Ndugama, Papua, Selasa (2/2), dengan Kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM).

Sebelumnya beredar pesan berantai yang menyebut KKB di bawah komando Egianus Kogoya menyerang pos TNI yang berlokasi di Distrik Mapnduma.

Dalam pesan tersebut, pihak KKB mengklaim telah menembak mati dua anggota TNI. Mereka juga menyebut sejumlah anggota TNI mengalami luka berat dalam kontak senjata tersebut.

Suriastawa meminta agar pihak KKB yang tergabung dalam TPNPB menghentikan aksi penyebaran berita atau informasi bohong ke publik. Sebab kata dia hal tersebut telah membuat resah masyarakat Papua.

"TPNPB hentikan buat isu-isu yang meresahkan masyarakat, mari kita bersama-sama membangun Papua dan Papua Barat agar tercipta hidup rukun, damai, dan sejahtera," kata dia.

Sementara itu belum ada keterangan resmi dari KKB di bawah pimpinan Kogoya terkait peristiwa tersebut. (Antara/pris)


 Sita Ponsel dan HT Anggota KKB 

Anggota TNI Yonif 400/Banteng Raiders menyita sebuah telepon selular (Ponsel) dan Handy Talky (HT) dari anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang ditembak mati di Kabupaten Intan Jaya.

Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono mengatakan penembakan anggota KKB terjadi di Hipadipa, Kabupaten Intan Jaya, bukan di Titigi pada Rabu (3/2) pukul 05.00 WIT.

"Anggota Yonif juga mengamankan telepon selular dan HT yang diduga digunakan untuk berkomunikasi di antara kelompok tersebut," kata Yogi seperti dikutip Antara.

Meskipun menyita Ponsel dan HT, TNI tak menemukan senjata milik KKB yang tewas karena diduga senjata tersebut dibawa rekan Peria yang kabur.

Kata Yogo, anggota KKB tewas bernama Peria Mirib. "Saat ini, personel TNI masih melaksanakan pembersihan di sekitar TKP," kata Yogo.

Batalyon 400/BR tergabung dalam satuan tugas pengamanan daerah rawan (pamrahwan) . Dari data yang dihimpun, sejak awal Januari 2021 tercatat dua kasus kontak tembak yang menewaskan tiga personel TNI dari Yonif 400/BR yang bertugas di Intan Jaya.

Ketiga prajurit yang gugur yaitu Prada Agus Kurniawan pada 10 Januari dan Pratu Roy Vebriantos erta Prada Agus Kurniawan meninggal dalam kontak tembak 22 Januari.

KKB terus melakukan aksi di Kabupaten Intan Jaya, Papua. KKB juga mengeluarkan ajakan perang terbuka terhadap aparat TNI Polri di wilayah tersebut.

Tantangan perang terbuka itu tak ditanggapi Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III TNI, Kolonel CZI Gusti Nyoman Suriastawa.

Kata dia, tantangan tersebut hanya buang-buang waktu padahal banyak hal yang mesti dilakukan TNI untuk mengamankan wilayah Papua dan Papua Barat.

"Tidak perlu ditanggapi, hanya buang buang waktu saja," kata Suriastawa saat dihubungi CNNIndonesia.com melalui pesan singkat, Rabu (3/2). Antara/ugo)

 ♖ CNN  

Rabu, 03 Februari 2021

450 Prajurit Yonif Para Raider 501/BY Jaga Perbatasan

Gantikan Raider 400/BRhttps://i1.wp.com/jakartagreater.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210202-WA0010-e1612247343996.jpg?fit=660%2C320&ssl=1Sebanyak 450 prajurit Batalyon Infanteri Para Raider 501/Bajra Yudha (Yonif Para Raider 501/BY) diberangkatkan ke Papua untuk melaksanakan tugas operasi Pengamanan RI-Papua Nugini

Sebanyak 450 prajurit Batalyon Infanteri Para Raider 501/Bajra Yudha (Yonif Para Raider 501/BY) diberangkatkan ke Papua untuk melaksanakan tugas operasi Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-Papua Nugini selama 9 bulan di wilayah Intan Jaya, Papua menggantikan Yonif Raider 400/BR yang akan berakhir masa tugasnya.

Mereka diberangkatkan dengan menggunakan empat pesawat TNI AU yakni, tiga Hercules C-130 dan satu Boeing B-737, dari Lanud Iswahjudi, Madiun, Jawa Timur, Selasa (2/2/2021). Rinciannya, Pesawat Boeing 737/AI-7304 dari Skadron Udara 5 Lanud Sultan Hasanuddin Makassar, Satu Pesawat Hercules C-130/A-1391 dari Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta dan Dua pesawat Hercules C-130 A-1303 dan A-1337 dari Skadron Udara 32 Lanud Abdulrachman Saleh Malang.

Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Mayjen TNI Tiopan Aritonang yang memimpin upacara pemberangkatan tersebut mengatakan, dalam melaksanakan tugas pokok Yonif PR 501/BY adalah sebagai kekuatan penangkal setiap bentuk ancaman dalam operasi pengamanaan perbatasan RI-Papua Nugini dalam rangka menegakkan kedaulatan negara, melindungi keselamatan bangsa dan mempertahankan keutuhan wilayah NKRI di wilayah perbatasan. “Laksanakan tugas secara profesional dengan memahami tugas pokok yang sudah diberikan, dan berpedoman kepada petunjuk maupun protap yang berlaku. Hindari pelanggaran HAM dengan mematuhi Rules of Engagement (ROE) yang berlaku,” tegasnya.

https://i0.wp.com/jakartagreater.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210202-WA0014-e1612247311427.jpg?resize=660%2C320&ssl=1Dia juga mengatakan, agar para Prajurit menjaga soliditas baik antar satuan TNI, Polri maupun instansi lain dan senantiasa tingkatkan Interoperability serta koordinasi dengan satuan lain dalam rangka mencapai keberhasilan tugas pokok satuan. “Selain itu, lakukan tugas ini dan tetap memelihara kemampuan tempur dan jasmani serta mempedomani Protokol Kesehatan dalam menghindari penularan Covid-19,” katanya.

Diakhir amanatnya, dia menekankan agar meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa; yakinkan pada diri masing-masing bahwa tugas operasi yang sedang dilaksanakan ini adalah tugas mulia; utamakan keselamatan dan keamanaan personel maupun materiil selama operasi tanpa mengorbankan pertimbangan taktis di lapangan; awali dengan perencanaan dan persiapan yang matang; laporkan secara berjenjang dan berikan keputusan yang tepat, cepat serta hindari pelanggaran dan jaga nama baik institusi TNI.

Saya tekankan agar evaluasi Satgas terdahulu dijadikan pelajaran penting untuk tidak terulang lagi kejadian yang merugikan TNI, ini perlu dipahami dengan baik terutama oleh unsur Komandan. Gunakan selalu pertimbangan, utama dalam setiap pelaksanaan tugas,” tambahnya. (cip)

 ♖ Sindonews  

Sabtu, 23 Januari 2021

[RIP] Kronologi Gugurnya 2 Prajurit TNI

Dalam Kontak Tembak dengan KKBhttp://www.nabire.net/wp-content/uploads/2021/01/yu7.jpgIlustrasi

Sebanyak dua prajurit TNI dari Yonif Raider 400/Banteng Raiders meninggal dunia dalam kontak senjata dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Titigi, Distrik Sugapa, Intan Jaya, Papua, Jumat (22/1/2021) pagi.

Kedua prajurit TNI yang gugur bernama Pratu Roy Vebrianto dan Pratu Dedi Hamdani.

Pratu Roy menjadi nama pertama yang dinyatakan gugur dalam insiden yang berlangsung pada pagi ini.

Saat itu, Pratu Roy dilaporkan ditembak usai melaksanakan shalat subuh.

"Pratu Roy ditembak dari jarak 200 meter pada saat melaksanakan pembersihan usai melaksanakan ibadah salat subuh," ujar Kepala Penerangan (Kapen) Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Kogabwilahan III) Kolonel Gusti Nyoman Suriastawa dalam keterangan tertulis, Jumat sore.

Sementara, Pratu Dedi yang bertugas di Pos Hitadipa menjadi prajurit kedua yang gugur.

Pratu Dedi meninggal setelah dihujani peluru ketika tengah melakukan pengejaran terhadap anggota KKB.

Pengejaran yang dilakukan Pratu Dedi merupakan respons akibat Pos Titigi ditembaki KKB.

"Korban juga ditembaki secara membabi buta dari arah ketinggian di hutan yang terletak antara Kampung Sugapa Lama dan Kampung Hitadipa," ungkap Suriastawa.

Suriastawa menambahkan, keduanya dinyatakan meninggal ketika petugas berusaha mengevakuasi ke Timika menggunakan helly Caracal.

Diberitakan sebelumnya, pihak TNI melaporkan kontak tembak TNI dan KKB berlangsung pada Jumat pagi. Bahkan, baku tembak keduanya bertahan hingga Jumat siang.

 ♖ Kompas  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...