Tampilkan postingan dengan label World. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label World. Tampilkan semua postingan

Rabu, 06 Mei 2026

[Global] Turkiye Luncurkan Rudal Balistik Yildirimhan Jangkauan 6.000 Km

🚀 Yildirimhan menggunakan nitrogen cair tetroksida Rudal Yildirimhan (Republika)

Pusat Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pertahanan Nasional Turki meluncurkan rudal balistik antarbenua (ICBM) Yildirimhan di Pameran Pertahanan dan Dirgantara Internasional SAHA 2026, Istanbul, Selasa (5/5/2026). Hal itu menandai pengenalan publik salah satu sistem rudal jarak jauh tercanggih di Turki.

Rudal antarbenua tersebut mampu mencapai kecepatan Mach 25 dan memiliki jangkauan yang dilaporkan sejauh 6.000 kilometer (km). Yildirimhan menggunakan nitrogen cair tetroksida sebagai bahan bakar dan ditenagai oleh empat mesin propulsi roket.

Perusahaan pertahanan Turki dan lembaga publik memamerkan platform dan teknologi yang baru dikembangkan di pameran yang berlangsung pada 5-9 Mei 2026 itu. Dilaporkan Anadolu, peluncuran rudal terjadi ketika Turki terus memperluas kemampuan industri pertahanannya, termasuk drone, teknologi rudal, pertahanan udara, penerbangan, dan platform terkait ruang angkasa.

  Produk baru 
Beberapa teknologi Turki dipamerkan untuk pertama kalinya di SAHA 2026. Munisi keliling cerdas Mizrak produksi Baykar yang dikembangkan secara nasional dan orisinal, dengan jangkauan lebih dari 1.000 km dan kemampuan otonom berbasis AI, diluncurkan di pameran itu. UAV Kamikaze K2 dan munisi keliling Sivrisinek milik Baykar juga akan dipamerkan untuk pertama kalinya.

Aselsan juga memperkenalkan lima produk baru dan versi terbaru dari enam produk kepada ekosistem pertahanan global, termasuk kemampuan serangan baru untuk Blue Homeland Turkiye. Teknologi itu akan menambah kemampuan baru pada sistem pertahanan udara Steel Dome, serta sistem-sistem baru yang akan menjadi pengubah permainan dalam serangan udara.

Platform Sistem Senjata Energi Terarah Alka-Kaplan Hybrid, yang dikembangkan atas kerja sama Roketsan dan FNSS dan dikenal sebagai senjata laser, turut dipresentasikan di SAHA 2026 dengan kemampuan tambahan. STM memamerkan sistem udara dan angkatan lautnya yang dikembangkan untuk kebutuhan medan perang modern.

STM membawa UAV kamikaze jarak jauh, versi baru UAV kamikaze sayap tetap Alpagu dengan kemampuan yang ditingkatkan, sistem drone pencegat yang menghadirkan pendekatan inovatif untuk pertahanan udara. Juga, ada sistem pengintaian pengawasan mini yang dirancang untuk memberikan intelijen dan aliran data secara real-time. Pameran itu dihadiri lebih 140 delegasi negara..


  🚀 
Republika  

Senin, 27 April 2026

[Global] Korea Utara Lirik Su-35 dari Rusia

  Untuk modernisasi angkatan udaranya  
Ilustrasi SU35 Rusia, dikabarkan akan di beli Indonesia (TASS)
Korea Utara dilaporkan tengah mempertimbangkan akuisisi jet tempur kelas berat Su-35 dari Rusia. Langkah ini diambil untuk memperkuat pertahanan udara mereka secara signifikan.

Kesepakatan potensial ini mencakup pembelian sekitar 12 hingga 14 unit pesawat, menurut laporan Military Watch Magazine, dengan nilai kontrak diperkirakan mencapai angka 1 miliar dolar AS.

Rusia sendiri telah meningkatkan kapasitas produksi Su-35, sehingga peluang ekspor ke negara mitra terbuka lebih lebar.

Kehadiran Su-35 diproyeksikan oleh Pyongyang untuk menggantikan armada lama Angkatan Udara Korea Utara yang saat ini masih mengandalkan pesawat tua MiG-29 dan Su-25.

Meski kedua pesawat tersebut pernah menjadi legenda di masanya, pembaruan teknologi dibutuhkan untuk menghadapi dinamika konflik modern.

Akuisisi Su-35 dinilai akan membawa lompatan teknologi yang drastis bagi negara di Semenanjung Korea tersebut.

Su-35 merupakan jet tempur generasi 4++ yang memiliki kemampuan tempur luar biasa. Pesawat dibekali dengan berbagai fitur canggih, jauh melampaui armada tempur udara Korea Utara saat ini.

Radar modern yang digunakan Su-35 mampu mendeteksi dan melacak banyak target sekaligus dari jarak yang sangat jauh.

Pesawat juga dilengkapi mesin berteknologi Thrust Vectoring sehingga memberikan kelincahan ekstrem (supermaneuverability) di udara.

Untuk berperang, Su-35 dilengkapi rudal udara ke udara dan udara ke permukaan generasi terbaru dengan akurasi tinggi.

Jika kesepakatan ini terwujud, Korea Utara akan bergabung dengan daftar operator internasional jet tempur ini.

Faktor kedekatan Pyongyang dengan Moskow, dinilai dapat memuluskan rencana ini untuk direalisasikan. (AF)

  ✈️
  Airspace Review.  

Minggu, 19 April 2026

[Teror] Tentara Prancis Gugur di Lebanon

  👹 Presiden Macron Marah BesarIlustrasi Kendaraan UNIFIL Perancis (CNN) 🛡

Satu tentara Prancis yang bertugas dalam misi Pasukan Penjaga Perdamaian di Lebanon (UNIFIL) gugur pada Sabtu (18/4) waktu setempat.

Presiden Prancis Emmanuel Macron murka dan mengutuk keras terkait kematian tentaranya tersebut.

Pemerintah Prancis kemudian menyatakan bahwa tentaranya gugur kemungkinan besar karena serangan dari Hizbullah, milisi proksi Iran, dikutip dari Reuters.

Dalam percakapan telepon dengan Presiden Lebanon Joseph Aoun dan Perdana Menteri Nawaf Salam, Presiden Macron mengutuk insiden itu sebagai "serangan yang tidak dapat diterima."

Selain membuat satu tentara Prancis gugur, serangan yang diduga dari Hizbullah itu menyebabkan tiga personel UNIFIL terluka, dua di antaranya luka parah.

UNIFIL mengatakan penilaian awal menunjukkan bahwa tembakan berasal dari aktor non-negara, diduga Hizbullah, dan bahwa penyelidikan telah dilakukan atas apa yang disebutnya sebagai "serangan yang disengaja."

Macron juga mengatakan bukti sejauh ini mengarah pada kelompok bersenjata yang didukung Iran dan mendesak otoritas Lebanon untuk bertindak terhadap mereka yang bertanggung jawab.

Menteri Angkatan Bersenjata Prancis Catherine Vautrin mengatakan patroli tersebut diserang saat menjalankan misi untuk membuka jalan menuju pos UNIFIL yang telah terisolasi oleh pertempuran di daerah tersebut.

UNIFIL menyatakan prajurit itu gugur tembakan senjata ringan langsung di Desa Ghandouriyeh, Lebanon selatan.

Tentara Lebanon mengutuk penembakan itu dan mengatakan telah membuka penyelidikan. Presiden Aoun menyampaikan belasungkawa dan memerintahkan penyelidikan segera, sementara Perdana Menteri Salam juga mengutuk serangan itu.

Kematian tentara Prancis menambah korban gugur dari pasukan internasional dalam misi UNIFIL. Sebelumnya, tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia gugur akibat serangan dari Israel ke pos jaga di Lebanon selatan.

UNIFIL pertama kali dikerahkan pada tahun 1978 dan tetap berada di sana selama konflik berturut-turut, termasuk perang tahun 2024 di mana posisinya berulang kali menjadi sasaran tembakan. (bac)

  👹 CNN  

Kamis, 16 April 2026

[Global] Kamboja Terima Korvet Rudal Tipe 056C Pertama dari China

https://www.armyrecognition.com/templates/yootheme/cache/4d/Cambodia_receives_first_Type_056C_missile_corvette_from_China_at_Ream_Naval_Base_925_001-4d4542cf.webpKorvet type 056C terbaru Kamboja (Army Recognition)

Kamboja telah menerima korvet rudal Tipe 056C pertama buatan China di Pangkalan Angkatan Laut Ream, menandai peningkatan signifikan dalam kemampuan tempur maritim Angkatan Laut Kerajaan Kamboja..

Dikirim oleh China dan secara resmi diserahkan pada 8 April 2026, kapal ini memperkenalkan potensi peperangan permukaan yang mampu meluncurkan rudal, menggeser Kamboja dari armada yang berfokus pada patroli menuju operasi tempur angkatan laut terintegrasi di perairan pesisir..

Kapal korvet, dengan nomor lambung 622, tiba pada 4 April 2026, dengan awak lengkap, menyelesaikan fase pertama dari hibah dua kapal yang diumumkan pada tahun 2024, dengan unit kedua dijadwalkan tiba pada bulan Juni..

Pengiriman ini, menyusul pembukaan kembali Pangkalan Angkatan Laut Ream setelah perluasan yang didanai China, meningkatkan kesiapan operasional Kamboja dan memperkuat kemampuannya untuk melakukan patroli keamanan maritim dan operasi angkatan laut terkoordinasi di Teluk Thailand.

 
👷
Army Recognition  

Selasa, 14 April 2026

[Global] Rusia Aplikasikan Rudal R77-1 ke Sistem Peluncur Darat Terbaru

Pesawat SU-30Mk2 TNI AU dengan rudal R77 (dispenau)

Rusia dilaporkan telah mengoperasikan sistem pertahanan udara (SAM) terbaru yang memanfaatkan teknologi rudal udara ke udara jarak menengah-jauh (BVR) R-77-1.

R-77-1 adalah adalah versi penyempurnaan menyeluruh dari rudal R-77 standar (RVV-AE) yang dalam kode NATO disebut AA-12 Adder.

Berkat peningkatan profil aerodinamis dan mesin roket yang lebih efisien, jangkauannya meningkat signifikan menjadi sekitar 110 km (saat diluncurkan di udara) dibandingkan versi awal yang 80 km.

Dilengkapi dengan seeker radar aktif tipe 9B-1248 (Izdeliye 424), R-77-1 lebih tahan terhadap gangguan elektronik (jamming) dan memiliki kemampuan mengunci target dengan penampang radar (RCS) yang lebih kecil.

Dari sisi dimensi, R-77-1 sedikit lebih panjang dan lebih berat dibandingkan pendahulunya. Ekstensi ini memberikan ruang tambahan untuk sistem elektronik baru dan bahan bakar roket yang lebih banyak.

Kehadiran sistem ini terungkap melalui dokumentasi yang menunjukkan unit peluncur tersebut telah disiagakan di wilayah Oryol untuk memperkuat perlindungan objek vital.

Sistem peluncur baru menggunakan pilon pesawat yang telah dimodifikasi dan dipasang pada platform darat untuk meluncurkan empat rudal R-77-1 sekaligus.

Langkah ini menunjukkan kemampuan industri pertahanan Rusia dalam melakukan integrasi teknologi lintas platform secara cepat dan efisien.

Berdasarkan spesifikasi teknis, penggunaan R-77-1 pada platform darat ini mampu menjangkau target pada ketinggian hingga 9 km (sekitar 29.500 kaki).

Sistem ini dirancang untuk menciptakan lapisan pertahanan tambahan dalam menghadapi ancaman rudal jelajah maupun wahana udara tak berawak (UAV).

Meskipun dioptimalkan untuk peluncuran darat, rudal ini tetap mempertahankan akurasi tinggi yang menjadi ciri khas keluarga besar rudal Vympel.

Penggelaran sistem ini di wilayah Oryol, yang berjarak sekitar 160 km dari perbatasan, dinilai sebagai jawaban Rusia atas dinamika ancaman udara yang terus berkembang.

Selain memperkuat kepadatan sistem SAM yang sudah ada, aplikasi rudal R-77-1 di darat menjadi bukti fleksibilitas doktrin militer Rusia dalam memanfaatkan inventaris senjatanya.

Media menilai, inovasi ini sekaligus menghidupkan kembali riset jangka panjang mengenai sistem pertahanan titik yang mandiri dan memiliki daya getar tinggi. (RNS)

  🚀 
 Airspace Review  

Kamis, 09 April 2026

[Teror] Kendaraan UNIFIL Tertembak di Lebanon

  👹 Kemlu panggil dubes israelIlustrasi Kendaraan UNIFIL Italia (Ist) 🛡

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Italia memanggil duta besar Israel, Rabu (8/4), setelah insiden di Lebanon yang mengakibatkan kendaraan Italia untuk penjaga perdamaian Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL) rusak akibat tembakan peringatan dari Israel.

Menteri Luar Negeri Antonio Tajani, dalam sebuah unggahan di platform X, mengatakan bahwa dia baru saja menginstruksikan duta besar Israel untuk Italia untuk dipanggil ke Kemlu Italia guna mengklarifikasi apa yang terjadi di Lebanon.

Tajani juga menekankan bahwa militer Italia tetap tidak akan "tersentuh".

Langkah itu diambil setelah Menlu Tajani mengatakan kepada parlemen Italia bahwa konvoi pasukan UNIFIL Italia terkena tembakan selama terjadinya peningkatan ketegangan.

"Tembakan peringatan Israel merusak salah satu kendaraan kami. Untungnya, tidak ada korban luka yang dilaporkan, tetapi konvoi itu (UNIFIL Italia) harus kembali," kata Tajani seperti dilaporkan Kantor Berita ANSA.

Semula, kata Tajani, konvoi tersebut membawa personel ke Beirut untuk repatriasi.

Dia juga memperingatkan tentang intensifikasi operasi Israel, dengan mengatakan bahwa telah terjadi pemboman Israel terdahsyat sejak dimulainya kembali perang dan 150 pesawat dilaporkan terlibat di seluruh Lebanon.

  👹 anews  

Sabtu, 21 Maret 2026

[Global] Iran Tembak 2 Rudal Jarak Jauh ke Pangkalan Diego Garcia

Ilustrasi rudal jelajah Iran (Ist)

Iran menembakkan dua rudal balistik ke arah pangkalan militer gabungan Amerika Serikat-Inggris Diego Garcia di Samudra Hindia pada Jumat (20/3).

Kedua rudal tersebut tidak mengenai sasaran pangkalan miiter yang jaraknya sekitar 4.000 kilometer dari wilayah Iran.

Dilansir AFP, salah satu rudal tersebut gagal di udara. Sementara rudal kedua menjadi sasaran pencegat SM-3 yang ditembakkan dari kapal perang AS.

Meski tak kena sasaran, laporan menyebut peluncuran rudal tersebut menunjukkan bahwa Iran punya rudal dengan jangkauan yang lebih jauh daripada yang diperkirakan sebelumnya.

Sebab Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi bulan lalu mengeklaim bahwa Teheran telah membatasi jangkauan rudalnya hanya hingga 2.000 kilometer.

Gedung Putih dan Kedutaan Besar Inggris di Washington, serta Kementerian Pertahanan Inggris, belum berkomentar.

Diego Garcia di Kepulauan Chagos adalah satu dari dua pangkalan yang diizinkan Inggris, untuk digunakan oleh AS sebagai "operasi pertahanan" melawan Iran.

AS diketahui telah menempatkan pesawat pembom dan peralatan militer lainnya di pangkalan Diego Garcia. Pangkalan itu merupakan pusat utama operasi Asia, termasuk saat aksi pemboman AS di Afghanistan dan Irak.

Inggris sebelumnya sepakat untuk mengembalikan Kepulauan Chagos kepada Mauritius, usai menguasainya sejak tahun 1960-an dan mempertahankan sewa untuk pangkalan di Diego Garcia.

Presiden AS Donald Trump mengecam keputusan tersebut. (dna)

  🚀 
CNN  

Jumat, 20 Maret 2026

[Global] IRGC Bantah Netanyahu, Iran Klaim Produksi Rudal Berlanjut

Ilustrasi rudal balistik Iran (@IISS)

Garda Revolusi Iran (IRGC) menegaskan Teheran masih terus memproduksi rudal. Penegasan tersebut membantah pernyataan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang menyebut Iran sudah tidak memiliki kapasitas tersebut.

Juru bicara IRGC Jenderal Ali Mohammad Naeini mengatakan, industri rudal Iran tetap berjalan bahkan di tengah kondisi perang. Pernyataan itu disampaikan dalam laporan yang dikutip surat kabar pemerintah Iran, IRAN, pada Jumat (20/3/2026).

"Skor industri rudal kami adalah 20 dan tidak ada kekhawatiran dalam hal ini karena kami memproduksi rudal bahkan dalam kondisi perang, yang luar biasa, dan tidak ada masalah khusus dalam penimbunan," ujar Naeini, seperti dikutip Al Jazeera.

Dalam sistem pendidikan Iran, nilai 20 merupakan skor tertinggi atau sempurna.

Pernyataan ini sekaligus menjadi respons atas klaim Netanyahu sehari sebelumnya. Dalam konferensi pers di Israel pada Kamis, Netanyahu menyebut Iran tidak lagi mampu memproduksi rudal balistik.

"Kami menang, dan Iran sedang dihancurkan," kata Netanyahu.

Lebih lanjut, Naeini menegaskan konflik yang tengah berlangsung belum akan berakhir dalam waktu dekat. Ia menyebut masyarakat Iran masih siap menghadapi kelanjutan perang hingga ancaman benar-benar hilang.

"Orang-orang ini mengharapkan perang berlanjut sampai musuh benar-benar kelelahan," ujarnya. "Perang ini harus berakhir ketika bayang-bayang perang telah sirna dari negara ini."

Sebagai informasi, ketegangan antara Iran dan Israel dalam beberapa waktu terakhir terus meningkat dan diwarnai saling serangan, baik secara langsung maupun melalui proksi di kawasan Timur Tengah. Situasi ini memicu kekhawatiran eskalasi konflik yang lebih luas, terutama karena melibatkan kemampuan militer strategis seperti rudal balistik dari kedua pihak. (tfa/tfa)

  🚀 
CNBC  

Rabu, 18 Maret 2026

[Global] Mengenal Drone Lucas Buatan AS

🛩  ⦻ Versi 'KW' dari Shahed Iran Drone Shahed Iran yang ditiru AS. (via REUTERS/Iranian Army/WANA)

Drone Lucas FLM 136 milik Amerika Serikat menjadi sorotan karena disebut sebagai "versi tiruan" dari drone Shahed-136 buatan Iran.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi menyatakan AS telah mengembangkan drone yang mirip dengan model Iran dan digunakan untuk menyerang ke negara-negara Arab.

"Kami juga baru-baru ini menerima informasi yang menunjukkan AS dan Israel melancarkan serangan terhadap negara-negara Arab dari titik-titik tertentu," kata Araghchi dikutip dari Doha News.

"AS telah mengembangkan drone yang mirip dengan drone Shahed kami, yang disebut 'Lucas'. Drone ini digunakan untuk menyerang target di negara-negara Arab," lanjut Araghchi.

Dilansir Euro News, sejumlah perusahaan AS mengembangkan drone yang terinspirasi dari HESA Shaded 136 milik Iran, yakni pesawat tanpa awak otonom yang diluncurkan dari bak truk untuk serangan kamikaze.

Drone yang dikembangkan oleh Shahed Aviation Industries, afiliasi Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) pada 2016 itu, diperkirakan berharga sekitar US$ 20.000 dan US$ 50.000 (sekitar Rp 340 juta dan Rp 850 juta).

Salah satunya perusahaan merekayasa balik versi drone mereka bernama FLM 136, drone yang kini digunakan untuk pertama kalinya dalam operasi tempur terhadap Iran.

Drone FLM 136 pertama kali diperkenalkan tahun lalu oleh perusahaan Spektreworks yang berbasis di Arizona.

Drone kamikaze tiruan amerika gagal terbang dan jatuh di Iraq (X)
Sistem ini dikenal sebagai Low-cost Uncrewed Combat Attack System atau LUCAS, yakni drone tempur tanpa awak berbiaya rendah yang dapat dioperasikan oleh tim kecil serta mampu lepas landas dan mendarat secara otomatis.

Dari segi ukuran, drone ini hampir identik dengan Shahed 136, dengan panjang sekitar 3 meter dan lebar 2,5 meter.

Namun, bobotnya jauh lebih ringan, yakni 81,5 kilogram dibandingkan Shahed yang mencapai 200 kilogram.

Konsekuensinya, kapasitas muatan FLM 136 juga lebih kecil, sekitar 18 kilogram, sementara Shahed mampu membawa hingga 50 kilogram.

FLM 136 mampu menjalankan misi serangan hingga enam jam dengan jangkauan sekitar 444 mil laut dan dapat beroperasi pada ketinggian maksimum 15.000 kaki atau sekitar 4.500 meter.

Pesawat tanpa awak ini menggunakan mesin pembakaran internal yang memungkinkannya melaju dengan kecepatan jelajah sekitar 137 km per jam dan mencapai kecepatan maksimum hingga 194 km per jam.

Harga setiap unit drone diperkirakan sekitar US$ 35.000 (sekitar Rp 595 juta), setara dengan biaya produksi Shahed 136.

Drone itu kini diluncurkan dari darat oleh Satuan Tugas Scorpion Strike (TFSS), unit di bawah Komando Pusat AS yang ditempatkan di Timur Tengah, untuk menjalankan serangan kamikaze satu arah, serupa dengan konsep operasi drone Shahed 136. (rnp/bac)

  🛩
CNN  

Rabu, 11 Maret 2026

[Global] 20 Update Baru Perang Iran

140 Tentara AS Luka & Trump Omong Doang Tel aviv black out (Ist)

Perang masih terus berkecambuk di Timur Tengah. Sejak serangan Amerika Serikat (AS) bersama Israel ke Iran 28 Februari yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Khamenei pertempuran terus berkecamuk.

Lalu bagaimana updatenya di hari ke-11 perang? Berikut rangkuman CNBC Indonesia, Rabu (11/3/2026).

  1.140 Tentara AS Terluka
Pentagon mengatakan bahwa sekitar 140 personel militer AS telah terluka dalam serangan dalam perang Iran. Sebelumnya, tujuh anggota militer AS di awal konflik yang telah diberikan oleh militer AS.

  2.Tidak Ada Gencatan Senjata
Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan di media sosial tak negara itu tak akan mau melakukan gencatan senjata. "Kami tidak mencari gencatan senjata," tegasnya.

Ia mengatakan Amerika dan Israel harus "diberi pelajaran". Ini, ujarnya, akan membuat mereka kapok menyerang Iran lagi.

  3.Ledakan di Teheran
Tiga ledakan terjadi di Teheran Selasa malam. Namun belum ada informasi langsung tentang target yang dituju.

  4.Israel Umumkan Serangan Baru
Rabu pagi, militer Israel mengatakan bahwa mereka telah melancarkan "gelombang serangan" baru terhadap Teheran. Ini dikatakan setelah serangkaian ledakan terdengar di Teheran.

"IDF (militer) telah memulai gelombang serangan tambahan terhadap target rezim teror Iran," tulis militer Israel di saluran Telegram resminya.

  5.Iran Luncurkan Serangan Balasan Baru
Iran meluncurkan rentetan rudal baru. Menurut Pasukan Garda Revolusi Iran (IRGC) kota-kota Israel termasuk Tel Aviv menjadi target, termasuk kepentingan AS di wilayah tersebut.

  6.Pertemuan Darurat IEA
Negara-negara anggota Badan Energi Internasional (IEA) bertemu untuk pembicaraan krisis. Ini guna menilai keamanan pasokan minyak dan potensi pelepasan stok darurat karena perang di Timur Tengah mengganggu pasar.

  7.Trump Warning Ranjau di Selat Hormuz
Trump memberi peringatan agar Iran tidak memasang ranjau di Selat Hormuz. Ini dikatakannya saat mengumumkan bahwa pasukan AS telah menghancurkan 10 kapal pemasang ranjau Iran.

Ia pun mengancam Teheran tentang konsekuensi militer yang belum pernah terjadi sebelumnya jika menargetkan Selat Hormuz. Komentar Trump muncul setelah Teheran bersumpah bahwa tidak ada minyak Teluk yang akan melewati selat tersebut, karena harga minyak tetap sangat fluktuatif akibat terhentinya pengiriman barang.

  8.Harga Minyak Anjlok
Harga minyak mentah turun dan sebagian besar saham naik karena negara-negara pengimpor minyak membahas kemungkinan pelepasan cadangan sambil memantau Selat Hormuz, jalur air minyak utama yang sepi lalu lintas. Patokan harga minyak internasional, Brent anjlok 11,3% menjadi US$ 87,80 per barel, sehari setelah mendekati US$ 120.

  9.Drone Ukraina
Para ahli militer Ukraina di bidang pertahanan drone akan pergi ke Qatar, Uni Emirat Arab (UEA), dan Arab Saudi minggu inI. Mereka akan datang guna membantu negara-negara Teluk menangkis serangan Iran.

Ukraina sendiri berpengalaman dengan serangan drone Shahed Iran. Drone tersebut dipakai Rusia menyerang Ukraina.

  10.Peretasan Kamera
Direktorat keamanan siber Israel mengatakan telah mengidentifikasi puluhan peretasan yang dilakukan Iran ke kamera keamanan Israel untuk tujuan spionase sejak awal perang. Israel mendesak masyarakat untuk memperbarui kata sandi dan perangkat lunak mereka.

  11.Iran Tangkap 30 Mata-Mata
Kementerian Intelijen Iran mengumumkan penangkapan 30 orang yang dituduh memata-matai negara itu "atas nama musuh Amerika-Zionis". Mereka yang ditangkap termasuk seorang warga negara asing, yang kewarganegaraannya tidak diungkapkan.

  12.Diplomat Tewas
Iran menuduh Israel membunuh empat diplomatnya dalam serangan akhir pekan di sebuah hotel di Beirut. Hal ini terungkap dalam sebuah surat yang ditujukan kepada kepala PBB.

  13.Kilang Minyak Ditutup
Salah satu kilang minyak terbesar di dunia, fasilitas Ruwais di UEA, menghentikan operasinya sebagai "tindakan pencegahan". Ini setelah serangan pesawat tak berawak terhadap kompleks industri tempatnya berada, kata sebuah sumber kepada AFP.

  14.Bencana Minyak
Raksasa minyak Arab Saudi, Aramco, memperingatkan bahwa perang di Timur Tengah dapat memiliki "konsekuensi bencana" pada pasar minyak. Perusahaan itu menyerukan pembukaan kembali Selat Hormuz, yang biasanya membawa sekitar 20% pasokan minyak global tetapi telah ditutup oleh konflik tersebut.

  15.Putin Minta Setop Perang
Presiden Rusia Vladimir Putin menyerukan "de-eskalasi" konflik Iran. Hal ini terungkap dalam percakapan telepon dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian, kata Kremlin.

"Pezeshkian berterima kasih kepada Rusia atas dukungannya, khususnya atas bantuan kemanusiaan yang diberikan kepada Iran," tambah Kremlin, membenarkan bahwa Moskow telah mengirimkan bantuan kepada sekutunya, Teheran.

  16.Evakuasi Kedutaan
Denmark dan Belanda mengumumkan bahwa mereka memindahkan staf kedutaan mereka di Teheran ke Azerbaijan. Evakuasi sebelum ya juga dilakukan AS ke staf-staf nya di negara Arab.

  17.Tidak Ada Agenda Berbicara dengan Amerika
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengatakan kepada stasiun televisi AS PBS bahwa negerinya "tidak memasukkan agenda berbicara dengan AS". "Saya rasa berbicara dengan Amerika tidak akan ada dalam agenda kami lagi", ujarnya menambahkan bahwa Teheran memiliki "pengalaman yang sangat pahit" selama negosiasi sebelumnya.

  18.Belum Selesai
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengatakan serangan terhadap Iran "belum selesai". Ia tiba-tiba menyinggung rakyat Iran, menyebut keinginan Israel membebaskan Iran dari pemerintah saat ini.

"Aspirasi kami adalah untuk membawa rakyat Iran melepaskan diri dari belenggu tirani; pada akhirnya, itu tergantung pada mereka," ujarnya.

"Tetapi tidak diragukan lagi bahwa dengan tindakan yang telah diambil sejauh ini, kami sedang menghancurkan mereka... dan kami belum selesai," tambahnya lagi.

  19.Serangan Israel Menghantam Lebanon
Serangan Israel terbaru menghantam pinggiran selatan Beirut dan Lebanon selatan setelah tentara Israel memperingatkan warga untuk mengungsi. Otoritas Lebanon mengatakan hampir 760.000 orang telah terdaftar sebagai pengungsi.

Lebanon terseret ke dalam perang pekan lalu ketika kelompok militan yang didukung Iran, Hizbullah, menyerang Israel sebagai tanggapan atas pembunuhan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam serangan AS-Israel.

  20.Trump "Omong Doang"
Pernyataan Trump yang mengatakan AS akan mengawal kapal tanker minyak apapun melalui Selat Hormuz belum terbukti. Kemarin, Gedung Putih bahkan menghapus postingan di akun media sosial menteri energi mereka.

Awalnya Menteri Energi AS Chris Wright mengunggah pernyataan yang menyebut bahwa Angkatan Laut AS telah mengawal sebuah kapal tanker minyak melalui Selat Hormuz, Selasa. Tapi ternyata, postingan itu tiba-tiba dihapus, hanya beberapa menit setelah akunnya mengunggahnya.

"Saya dapat mengkonfirmasi bahwa Angkatan Laut AS belum mengawal kapal tanker atau kapal apa pun saat ini, meskipun tentu saja itu adalah pilihan," kata Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt dalam sebuah konferensi pers.

Militer Iran IRGC juga mengatakan pada hari Selasa bahwa tidak ada kapal Angkatan Laut AS yang "berani" mendekati Selat Hormuz. Iran mengatakan klaim AS adalah kebohongan.

"Tidak satu pun kapal perang AS yang berani mendekati bahkan Laut Oman, Teluk Persia, atau Selat Hormuz selama perang," kata juru bicara Garda, Ali Mohammad Naini, menyebut klaim tersebut sebagai "kebohongan belaka". (sef/sef)

  👹  CNBC  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...