Sabtu, 24 Mei 2025

Infoglobal Perbarui Kerjasama Avionik dengan G7 Aerospace

 @ LIMA 2025 
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhh3yqEnPCK9qF6NRWAXcI1j440QCsyj8ly-EytPO8pc_ZwpC_qNj8JSRubahdfuNA0aCA-WquHBujk0-SG-u0IrlNTnsRKG6XaDlbaHHm6ZvfG1mT70AhbOgMeYoFU-9u7_d_W2qpXdcwjdjKJXygATho62o-H0j9usrIAkzRXTudCLS-n0CqESyor1Ym_/s1080/Infog_2.jpg(Infoglobal)

I
nfoglobal memperbarui Memorandum of Understanding (MoU) dan Non-Disclosure Agreement (NDA) dengan G7 Aerospace, menandai kerjasama yang kuat dan keberlanjutan dalam pengembangan teknologi avionik.

MoU yang mencakup kerjasama dengan G7 Aerospace, pelaku utama Industri Dirgantara Malaysia, menggarisbawahi komitmen bersama untuk mendorong inovasi dan kerjasama dalam pengembangan sistem avionik.

Seremonial penandatanganan diadakan di event Langkawi International Maritime and Aerospace Exhibition 2025 (LIMA 2025) yang berlangsung di Pusat Pameran Internasional Mahsuri, Langkawi pada tanggal 20 Mei 2025. Perjanjian tersebut ditandatangani oleh Adi Sasongko, CEO Infoglobal dan Datuk Rosdi Mahmud, CEO G7 Aerospace.

Sejak penandatanganan MoU awal pada tahun 2019, yang kemudian diperbarui pada 2022 dan kini pada 2025, kolaborasi ini telah mendukung berbagai pengembangan sistem avionik untuk Tentara Udara Diraja Malaysia (TUDM), termasuk kontribusi terhadap platform pesawat Hawk 100/200 dan PC-7. Dengan pembaruan kerjasama ini diharapkan Infoglobal dan G7 Aerospace lebih luas cakupan kerjasamanya.

Sebagai industri pertahanan asal Indonesia, Infoglobal menghadirkan keahlian mendalam dalam bidang avionik, pemrosesan data radar, dan sistem misi. Melalui kemitraan strategis dengan industri regional seperti G7 Aerospace, kami akan meningkatkan kemampuan dalam menghadirkan solusi avionik canggih yang disesuaikan dengan kebutuhan pertahanan kawasan Asia Tenggara.

  ★ Infoglobal  

Jumat, 23 Mei 2025

KSAL Tinjau Progres Pembangunan Fregat Merah Putih dan Dermaga Kapal Selam

⚓ 👷 Defend.ID lakukan percepatan proyek strategisKSAL Laksamana Muhammad Ali meninjau beberapa proyek strategis yang dikerjakan oleh PT PAL, Surabaya, Kamis (22/5). (Foto: Dok. PT PAL)

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali bersama jajaran dewan komisaris dan direksi holding BUMN industri pertahanan Defend ID melakukan kunjungan kerja ke PT PAL, Surabaya, Kamis (22/5).

Pada kesempatan tersebut, Ali dan para pimpinan Defend ID meninjau langsung beberapa proyek strategis yang tengah dijalankan PT PAL, salah satunya pembangunan fregat Merah Putih hingga pembangunan dermaga dan dok kering (shiplift) untuk kapal selam.

Ali menyampaikan, peninjauan langsung ini bertujuan memperkuat fungsi pengawasan strategis terhadap pelaksanaan proyek-proyek prioritas nasional yang saat ini tengah dikerjakan oleh PT PAL.

Kegiatan ini bagian penting dari upaya kolektif kita, untuk memperkuat sinergi pengawasan strategis, serta koordinasi lintas entitas,” kata Ali, dikutip dari siaran pers PT PAL, dikutip Jumat (23/5).

Mengutip siaran pers dari Kemhan RI, unit kedua fregat merah putih memasuki tahap konstruksi. Hal ini diresmikan dalam peletakan lunas (keel laying) di PT PAL, Surabaya, pada November 2024 lalu.

Adapun keel laying merupakan tahapan peletakan konstruksi utama struktur badan kapal dan menjadi perhitungan awal usia sebuah kapal. Disebutkan bahwa produksi unit kedua fregat Merah Putih dipercepat, yang awalnya direncanakan pada Maret 2025.

Sementara untuk pembangunan fasilitas kapal selam, saat ini pangkalan kapal selam TNI AL hanya terdapat di Surabaya, Jawa Timur, yakni di wilayah kerja Koarmada II. Pangkalan tersebut berdiri sejak 12 September 1959 silam yang tergabung dalam lingkup komando pelaksana Satuan Kapal Selam (Satkalsel).

Pada Mei 2024 lalu, Ali sempat membeberkan rencana pengembangan pangkalan kapal selam di wilayah Koarmada I (barat) dan III (timur). Beberapa tempat di kedua wilayah tersebut sudah ditinjau dan disurvei.

Namun, Ali menekankan ke depannya TNI AL perlu diperkuat terlebih dulu dengan jumlah armada kapal selam secara ideal.

Untuk satuan kapal selam memang saat ini hanya ada di Surabaya, ke depan harapannya tunggu (unit) kapal selamnya banyak dulu, baru kita bisa bagi (kapal selam) ke beberapa tempat ya,” kata Ali. (at)
 

  👷 IDM  

Kamis, 22 Mei 2025

PIndad Tandatangani MoU Dengan Mildef Malaysia

  ⚒ Perkuat kerjasama pertahanan 
PT Pindad melanjutkan upaya menjadi bagian dari rantai pasok global dengan hadir pada pameran Langkawi International Maritime and Aerospace (LIMA) Exhibition 2025, di Pulau Langkawi, Malaysia.

PT Pindad menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan syarikat Mildef International Technologies Sdn Bhd untuk pengembangan, produksi, dan pemasaran bersama kendaraan militer 4x4 dan 6x6 di Indonesia dan Malaysia.

Kendaraan High Mobility Light Tactical Vehicle (HMLTV) 4x4 akan menjadi produk awal yang diharapkan menjadi model bagi peningkatan kerjasama produk pertahanan sebagai upaya mewujudkan kemandirian pertahanan di regional Asia Tenggara ke depannya.

HMLTV Mildef (Malaysia defence)
Penandatanganan nota kesepahaman ini disaksikan langsung oleh Perdana Menteri Malaysia, YAB Dato' Seri Diraja Anwar Bin Ibrahim dan Panglima Angkatan Tentera Malaysia, Jeneral Datuk Hj Mohd Nizam Bin Hj Jaffar beserta jajaran, serta Sekretaris Direktorat Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan Indonesia Brigjen TNI Heri Pribadi, Plt. VP Inovasi dan Pengembangan Bisnis Rakhmat Aryo Baskoro, GM Kendaraan Khusus, Hery Mochtady, dan Manager Ekspor, Samuel Zefanya.

Direktur Utama PT Pindad, Sigit P. Santosa hadir menyampaikan penandatanganan MoU ini akan menjadi pembuka jalan peningkatan Kerja sama Pertahanan antar negara ASEAN. "Ini adalah langkah awal bagi terbentuknya ekosistem kerja sama pertahanan yang nyata di regional Asia Tenggara, dimulai dari Indonesia dan Malaysia," ujar Sigit P. Santosa.

PT Pindad di bawah koordinasi Kementerian Pertahanan RI hadir bersama Industri Pertahanan Indonesia lainnya di Indonesia Paviliun. PT Pindad Siap Menjadi Model Kolaborasi Produk pertahanan antar negara Indonesia dan Malaysia.

  🤝 Pindad  

PTDI Tunjukkan Daya Saing Dirgantara Indonesia di LIMA 2025

 🛩 👷 🤝 Booth PTDI (PTDI)

PT Dirgantara Indonesia (PTDI), sebagai satu-satunya industri manufaktur pesawat terbang di Asia Tenggara, kembali hadir di perhelatan bergengsi The 17th Langkawi International Maritime & Aerospace Exhibition (LIMA) 2025 yang berlangsung di Mahsuri International Exhibition Centre (MIEC) – Booth A001a, pada tanggal 20-24 Mei 2025.

Kehadiran PTDI di ajang ini menjadi bagian dari upaya perluasan jangkauan global, sekaligus mempertahankan eksistensi industri dirgantara nasional di kancah internasional.

Pada kesempatan ini, pesawat CN235-220 milik Tentera Udara Diraja Malaysia (TUDM), hasil produksi PTDI turut ditampilkan di area static display.

Kehadiran pesawat tersebut mencerminkan tingginya tingkat kepercayaan TUDM terhadap kualitas pesawat buatan Indonesia, sekaligus menunjukkan keyakinan mereka untuk menampilkan pesawat ini di ajang bergengsi LIMA 2025.

Selain itu, pesawat CN235-220 ini juga difungsikan sebagai platform siaga Air Ambulance selama penyelenggaraan LIMA 2025.

Hal ini menunjukkan fleksibilitas misi dan keandalan pesawat CN235-220 dalam mendukung berbagai kebutuhan operasional, termasuk penanganan situasi darurat dan layanan kemanusiaan.

Melalui LIMA 2025, PTDI menggarisbawahi kapabilitasnya dalam layanan pemeliharaan dan modernisasi pesawat, serta pengembangan simulator.

Kompetensi inti ini memperkuat posisi PTDI dalam merespons meningkatnya kebutuhan pasar atas layanan pemeliharaan lifecycle pesawat yang terintegrasi guna memastikan fleet readiness, serta kebutuhan pelatihan pilot yang andal.

Dengan layanan yang menyeluruh, PTDI tidak hanya mengatasi tantangan operasional, tetapi juga turut mendorong pengembangan kapabilitas teknis dan sumber daya manusia di sektor dirgantara, sehingga memperkuat daya saing dan kesiapan operasional di tingkat regional.

Salah satu pencapaian yang membanggakan adalah keberhasilan PTDI dalam mengkonversi 3 (tiga) unit pesawat CN235-220 Military Transport milik Tentera Udara Diraja Malaysia (TUDM) menjadi Maritime Patrol Aircraft (MPA).

Pekerjaan konversi ini merupakan bagian dari program Maritime Security Initiative (MSI) yang telah dikerjakan secara bertahap pada periode tahun 2022-2023 dan merefleksikan komitmen PTDI dalam mendukung peningkatan kapabilitas pesawat untuk misi-misi khusus di lingkungan customer.

Sub bisnis Aircraft Services (ACS) PTDI sendiri terus menunjukkan pertumbuhan positif, baik dalam hal cakupan layanan maupun eksistensinya di pasar global.

Aktivitas pengembangan pasar ACS PTDI kini diperkuat bersama Anak Perusahaannya, yaitu IPTN North America Inc. (INA, Inc.), untuk kawasan Afrika dan Amerika Latin.

Sementara PT Nusantara Turbin & Propulsi (PT NTP) yang juga merupakan Anak Perusahaan PTDI, berfokus pada layanan Maintenance, Repair & Overhaul (MRO) mesin dan sistem propulsi, termasuk teknologi turbin canggih.

Selain itu, PTDI saat ini tengah mendorong percepatan pengembangan full-flight simulator dan sistem pelatihan terintegrasi untuk pesawat CN235-220, N219, serta helikopter hasil kerja sama strategis dengan Original Equipment Manufacturer (OEM) global.

Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan pilot, menekan biaya pelatihan, dan membangun kemandirian dalam ekosistem pelatihan penerbangan.

PTDI juga telah menjalin kolaborasi strategis dengan berbagai perusahaan global penyedia teknologi simulasi untuk memastikan penerapan standar pelatihan tertinggi dan inovasi terkini.

Kami berkomitmen memberikan solusi kedirgantaraan secara menyeluruh. Bagi kami, layanan pemeliharaan pesawat dan program pilot training dengan simulator bukan sekadar hal pendukung, tetapi merupakan bagian integral dari strategi jangka panjang kami dalam mendampingi customer sepanjang siklus hidup pesawat,” ujar Gita Amperiawan, Direktur Utama PTDI.

Pada LIMA 2025, PTDI juga menunjukkan peran aktifnya dalam pengembangan teknologi dirgantara yang lebih luas, termasuk penguatan kemampuan di bidang Aerostructure, pengembangan pesawat misi khusus seperti Anti-Submarine Warfare (ASW), inovasi teknologi roket, serta pengembangan pesawat N219 versi Amphibious yang dirancang untuk mendukung operasi maritim dan pariwisata.

  🛩 Kabar SDGs  

Rabu, 21 Mei 2025

Dua Kapal Perang TNI AL Ikut Parade di Langkawi Malaysia

⚓ 📸(Koarmada I)

TNI AL mengerahkan dua kapal perang jajaran Koarmada I untuk berpatisipasi dalam parade atau demonstrasi (fleet review) pada pameran maritim dan dirgantara internasional (LIMA) 2025 di Langkawi, Malaysia, Selasa (20/5).

Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Koarmada I Kolonel Laut (P) Yoni Nova Kusumawan, mengungkapkan kedua kapal perang yang mengikuti parade di Langkawi, Malaysia tersebut adalah KRI Bung Karno-369 dan KRI Kerambit-627.

Partisipasi dua kapal perang Indonesia ini menjadi bukti kesiapan TNI AL di mata dunia internasional,” ungkapnya, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada I, Rabu (21/5).

Kegiatan parade kapal perang itu dipimpin langsung oleh Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dan diikuti oleh berbagai negara peserta, termasuk Indonesia.

Bersama 25 negara lainnya yang menampilkan kapal-kapal perang unggulan mereka, kehadiran KRI Bung Karno-369 dan KRI Kerambit-627 menegaskan komitmen Indonesia dalam menjaga keamanan laut sekaligus memperkuat diplomasi pertahanan maritim.

Pada awal bulan ini, TNI AL juga sempat mengirimkan KRI Bung Karno-369 dan KRI Kerambit-627 ke Singapura untuk mengikuti pameran industri pertahanan maritim (IMDEX) Asia 2025, yang berlangsung selama 5-8 Mei.

KRI Bung Karno-369 dan KRI Kerambit-627 dipamerkan dalam IMDEX Asia 2025 bersamaan dengan 15 kapal perang dari belasan angkatan laut negara yang menjadi peserta acara tersebut, seperti Australia (HMAS Arunta); Brunei Darussalam (KDB Darussalam); Cina (Xunchang dan Chishui); India (INS Kiltan).

Kemudian, Italia (ITS Antonio Marceglia); Jepang (JS Yahagi); Malaysia (KD Lekir); Singapura (RSS Endeavour, RSS Tenacious, RSS Dauntless); Sri Lanka (SLNS Samudura); Thailand (HTMS Prachuap Khiri Khan); Inggris (HMS Spey); Amerika (USS Dewey). (at)
 

  📸 IDM  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...