Jumat, 17 April 2026

Rusia Siap Suplai Alutsista ke Indonesia

  Semua Tinggal Tunggu Permintaan  
Ilustrasi SU35 Rusia, dikabarkan akan di beli Indonesia (TASS)
Rusia siap memasok berbagai kebutuhan alat utama sistem persenjataan (alutsista) untuk Indonesia. Namun saat ini, Rusia masih menunggu permintaan resmi dari pemerintah Indonesia.

Hal itu disampaikan Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Gennadievich Tolchenov usai menghadiri seminar internasional di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UPN Veteran Jakarta, Kamis (16/4/2026.

Dia mengatakan, hubungan militer kedua negara selama ini telah terjalin kuat, termasuk dalam kerja sama teknis.

"Saya senang mengatakan bahwa kami memiliki hubungan yang sangat kuat dengan militer Republik Indonesia di bidang militer dan teknis," katanya.

Lebih lanjut, Tolchenov menyebut Rusia telah menawarkan berbagai opsi alutsista kepada Indonesia, mulai dari sistem pertahanan udara hingga teknologi persenjataan lainnya.

"Kami telah menyampaikan kepada mitra Indonesia bahwa kami siap memasok apa pun yang mereka butuhkan," katanya.

"Kami memiliki banyak peluang untuk menunjukkan kepada militer Indonesia, angkatan laut, udara, dan darat, teknologi serta persenjataan spesifik, termasuk S-300, S-400, bahkan sistem yang lebih canggih,” kata dia.

Meski demikian, realisasi kerja sama tersebut masih menunggu langkah dari Indonesia.

Kami masih menunggu permintaan spesifik dari Indonesia dan siap memulai diskusi mengenai apa yang bisa kami suplai,” katanya.

Sebagai bagian dari upaya memperkenalkan teknologi militernya, Rusia juga aktif berpartisipasi dalam pameran pertahanan di Indonesia.

Sebagai contoh, tahun lalu kami memiliki delegasi besar untuk berpartisipasi dalam Indo Defence 2024. Jadi ini sangat memungkinkan,” kata dia..

  ✈️
IDX Chanel 

Kamis, 16 April 2026

TNI AL Gunakan Bahan Bakar Jenis B50

 Dalam rangka efisiensi BBM https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEia519IVCSEIsIIkRG4DQSKhu37pvsZ2BjqCFRCVq4oRsZBaIw3tlbgA6FqsenAwyRhjqn2gZ8YE2-HK-clkTGDhBC51y-dYZuGd3ry37tOGiJtpMx2gPHCc2DzlUUIGqM-ZC_yxLSdmoDlUev5TsxXZATMBPOgQ1khfAHR-jSGOXH5gTuHgdgiYiVjJho/s1026/FB_IMG_1776325613789.jpgIlustrasi kapal produksi PAL (PAL)

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengatakan pihaknya akan menggunakan bahan bakar jenis B50 untuk kapal patroli dalam rangka penghematan bahan bakar minyak (BBM).

"Ke depan akan menggunakan bahan bakar B50. B50 nah ini tentunya ada modifikasi dari permesinan yang ada di kapal nantinya," kata Ali saat jumpa pers di Mabes Angkatan Laut (Mabes AL), Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis.

Untuk diketahui, bahan bakar B50 merupakan bahan bakar nabati yang memiliki campuran 50 persen solar dan 50 persen minyak dari kelapa sawit (CPO).

Ali menyampaikan penggunaan B50 dapat mengurangi ketergantungan TNI AL akan bahan bakar yang berasal dari minyak mentah.

Selain itu, penggunaan B50 juga dianggap mampu untuk mendukung operasional kapal yang memiliki mobilitas tinggi seperti patroli laut hingga misi pengiriman logistik atau pasukan.

Ali melanjutkan penggunaan bahan bakar jenis B50 akan dilakukan secara bertahap dalam waktu dekat.

"Untuk patroli sementara ini kita masih menggunakan kapal-kapal yang menggunakan bahan bakar B35 ya," kata Ali.

Dengan adanya upaya penggunaan bahan bakar jenis B50, Ali memastikan intensitas kapal dalam berpatroli di laut tidak akan berkurang di tengah masa efisiensi bahan bakar.

   antara  

[Video] KRI Brawijaya 320

⚓  Multi Purpose Combat ShipMPCS BWJ 320 (Ficantieri)

KRI Brawijaya-320 merupakan kapal perang tercanggih milik TNI Angkatan Laut yang didukung dengan berbagai komponen teknologi modern.

Tak hanya tercanggih, kapal ini juga dilabeli sebagai kapal fregat terbesar di Asia Tenggara.

Label ini membuat TNI Angkatan Laut berhasil menciptakan kekuatan berdaya gentar di kawasan.

  📹 Video from Youtube : 


 🎥 Youtube  

[Global] Kamboja Terima Korvet Rudal Tipe 056C Pertama dari China

https://www.armyrecognition.com/templates/yootheme/cache/4d/Cambodia_receives_first_Type_056C_missile_corvette_from_China_at_Ream_Naval_Base_925_001-4d4542cf.webpKorvet type 056C terbaru Kamboja (Army Recognition)

Kamboja telah menerima korvet rudal Tipe 056C pertama buatan China di Pangkalan Angkatan Laut Ream, menandai peningkatan signifikan dalam kemampuan tempur maritim Angkatan Laut Kerajaan Kamboja..

Dikirim oleh China dan secara resmi diserahkan pada 8 April 2026, kapal ini memperkenalkan potensi peperangan permukaan yang mampu meluncurkan rudal, menggeser Kamboja dari armada yang berfokus pada patroli menuju operasi tempur angkatan laut terintegrasi di perairan pesisir..

Kapal korvet, dengan nomor lambung 622, tiba pada 4 April 2026, dengan awak lengkap, menyelesaikan fase pertama dari hibah dua kapal yang diumumkan pada tahun 2024, dengan unit kedua dijadwalkan tiba pada bulan Juni..

Pengiriman ini, menyusul pembukaan kembali Pangkalan Angkatan Laut Ream setelah perluasan yang didanai China, meningkatkan kesiapan operasional Kamboja dan memperkuat kemampuannya untuk melakukan patroli keamanan maritim dan operasi angkatan laut terkoordinasi di Teluk Thailand.

 
👷
Army Recognition  

Rabu, 15 April 2026

Prabowo dan Macron Bahas Pengadaan Alutsista hingga Pengembangan Energi

Rafale C T-0318 pesanan Indonesia sedang di ujiterbang. Dikabarkan Indonesia akan menambah pesawat Rafale. (@Swiderek M)

Presiden Prabowo Subianto bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris, pada Selasa (14/4/2026).

Kedua kepala negara membahas kerja sama pengadaan alutsista hingga pengembangan energi. Sebelum bertemu Macron, Presiden Prabowo terlebih dahulu melakukan lawatan ke Rusia untuk bertemu dengan Presiden Vladimir Putin di Istana Kremlin, pada Senin (13/4/2026).

"Usai merampungkan kunjungan kenegaraannya ke Rusia, Presiden melanjutkan agenda lawatan ke Prancis dan bertemu dengan Presiden Republik Prancis, Yang Mulia Emmanuel Macron," tulis akun resmi @presidenrepublikindonesia.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin negara membahas penguatan kerja sama di berbagai sektor, termasuk pengadaan alutsista dan penguatan industri pertahanan, transisi energi dan pengembangan energi baru terbarukan, infrastruktur dan transportasi, hingga pendidikan dan ekonomi kreatif.

"Sebagai salah satu mitra penting di kawasan Eropa, Indonesia terus mendorong kerja sama berkelanjutan dengan Prancis guna membuka peluang kolaborasi baru yang semakin konkret dan saling menguntungkan bagi kedua negara," tulis keterangan tersebut.

Sementara itu, ketibaan Presiden Prabowo di Istana Élysée disambut secara resmi oleh Presiden Macron beserta pasukan kehormatan. Pasukan Guard of Honor Prancis memberikan penghormatan militer sebagai simbol persahabatan dan penghargaan tinggi terhadap kunjungan Presiden Prabowo.

Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, kedua pemimpin tampak berjabat tangan dan berbincang singkat sebelum melanjutkan agenda utama.

Presiden Prabowo dan Presiden Macron kemudian menuju ruang Les Salon des Portraits untuk melaksanakan pertemuan tête-à-tête.

Pertemuan empat mata tersebut menjadi forum strategis bagi kedua pemimpin untuk membahas penguatan kerja sama bilateral di berbagai sektor prioritas, sekaligus bertukar pandangan mengenai dinamika global yang tengah berkembang.

Agenda dilanjutkan dengan jamuan makan siang resmi yang menjadi bagian dari diplomasi tingkat tinggi untuk mempererat hubungan personal antar pemimpin serta memperkuat fondasi kemitraan kedua negara. (shf)

   ★ 
sindonews  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...