Jumat, 17 Agustus 2018

[Video] Keseharian di KRI Bung Tomo 357

♞ Liputan CNN Sebagai abdi negara, TNI angkatan laut wajib siap ditugaskan di mana pun, termasuk di kapal perang, dan mengarungi lautan selama berbulan-bulan. Berikut ini liputan Produser Lapangan CNN Indonesia, Hemas Litikta, di kapal perang KRI Bung Tomo 357.



  Youtube  

[Video] Aksi Flypass TNI AU di HUT RI Ke-73

Dirgahayu Indonesia Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tepat berusia 73 tahun pada 17 Agustus 2018.

Liputan CNN



  Youtube  

[Video] Ujicoba Medium Tank Pindad

♞ Video ini diposkan resmi PT PINDAD Mendekati momen 73 tahun Indonesia merdeka, PT Pindad (Persero) melaksanakan penyambutan Medium Tank karya anak bangsa pada 16 Agustus 2018 yang telah melalui serangkaian uji sertifikasi dengan Ditlitbangad.

Setelah sebelumnya melalui Uji Ketahanan atas ledak ranjau dengan hasil yang memuaskan pada 12 & 14 Juli 2018, kali ini Medium Tank melakukan uji daya gerak atau mobilitas pada 7 - 16 Agustus 2018.

Uji yang dilakukan yaitu uji dimensi dan perlengkapan, uji track band meliputi: uji lintas jalan miring 30 %, uji rintangan tegak 0,6 m, uji rintangan balok sejajar, uji rintangan tanggul, uji melintas tanjakan 45 & 60 %, dan uji hand brake tanjakan 45 & 60 %, serta uji daya gerak, meliputi: uji odo meter, uji kecepatan aman dan uji kecepatan maksimum di Tol Cipali. Uji tanjakan 60 % dengan jarak 1,6 km dan Uji tanjakan 30-45 % dengan jarak 4 km di Sarangan, Jawa Timur. Uji cepat rendah kec. 5 km/jam dengan jarak 10 km, Uji lintas pasir terurai, Uji lintas bukit berpasir bersemak dan Uji lampu tempur di Kebumen, Jawa Tengah serta Uji ketahanan kendaraan 3x24 jam di Kalijati Subang dan uji off road di Parongpong Subang.

Hasil uji sangat memuaskan, memenuhi persyaratan dan spesifikasi yang dipunyai oleh TNI AD untuk melengkapi Kemampuan unjuk Kerja Teknis dari Medium Tank. Selanjutnya akan dilakukan uji daya gempur pada 27 – 30 Agustus 2018.

Setelah Rangkaian Uji ini selesai, diharapkan Medium Tank ini secepatnya bisa mengisi kebutuhan TNI akan alutsista yang modern. Pindad telah menyelesaikan proses pengembangan Medium Tank mulai dari proses desain sampai dengan prototyping yang dibangun di Indonesia oleh anak bangsa.

Kehadiran Medium Tank merupakan bukti kemampuan industri pertahanan dalam negeri untuk menghasilkan produk inovatif berteknologi tinggi dalam mendukung kemandirian alutsista menjaga kedaulatan NKRI.

{Bila video tidak tampil, klik langsung tulisan  Youtube  di video atau klik https://www.youtube.com/watch?v=QupY13bzAg8}


  Youtube  

Bukit Baluran Diserbu Pasukan Latma Carat 2018

Sebanyak 430 Pasukan gabungan Korps Marinir TNI dan USMC mengikuti Latihan Bersama (Latma) Cooperation Afloat Readiness And Training (Carat) Tahun 2018, melaksanakan Latihan perang Gerakan Maju Untuk Kontak (GMUK) dibukit Mangga Dua Karang Teko Banyuwangi Surabaya Jawa Timur, Kamis (16/08/18).

Latihan perang ini dipimpin langsung oleh Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Letkol Marinir Didik Iwan Supriyanto yang sehari - hari menjabat Komandan Batalion - 4 Marinir, dan Perwira Operasi (Pasiops) Mayor Marinir Ringga Pratama Widiyatama serta Kapten Marinir Bagus Sutrisno (Korps Marinir Head Of Exercise Staff Planner). Latihan ini merupakan program pelaksanaan Latma Carat tahun 2018 dengan tujuan memelihara dan meningkatkan kemampuan teknik maupun taktis satuan setingkat kompi dalam operasi darat.

Serangan gabungan antara Marinir TNI dan USMC ini yang dilatihkan meliputi pemberian perintah operasi, sarana kendali serangan, perebutan sasaran, prosedur permintaan bantuan tembakan, konsolidasi, reorganisasi dan perpindahan posko.

Selain materi serangan, juga dilatihkan beberapa materi lainnya seperti GMUK (Gerak Maju Untuk Kontak), pertahanan, patroli tempur, dan Long March sejauh 30 km dari daerah persiapan (DP) Hutan Kecil Asem Bagus ke Bukit Mangga Dua Karang Teko Baluran.

  Marinir  

Kamis, 16 Agustus 2018

Marinir dan USMC Mendarat Di Pantai Banongan

♞ CARAT 2018 Korps Marinir TNI AL dan United States Marine Corps (USMC) kesekian kalinya melaksanakan Latihan Bersama (Latma), Cooperation Afloat Readiness and Training (CARAT) Tahun 2018 Latma ini dilaksanakan di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) 5 Korps Marinir Baluran, Karangtekok, Situbondo, Jawa Timur, Rabu (15/08/2018).

Latma CARAT 2018 ini dilaksanakan mulai tanggal 10 Agustus s.d 18 Agustus 2018, Latihan bersama dimulai dengan serangkaian pelatihan Lintas Laut (Linla), oleh KRI Banda Aceh, KRI Iskandar Muda Serta Kapal Perang Amerika USS Rushmore (LSD) Landing Ship Dock dengan Nomor Lambung 47, menampilkan latihan persenjataan serta operasi patroli laut.

Korps Marinir dan USMC tergabung dalam Landing Operation Working Group CARAT 2018, melaksanakan pendaratan bersama di Pantai Banongan pada tgl 15 Agustus 2018, dengan Komposisi satgas Amfibi Regu Komando Kompi (Rukoki) 2, Peleton 1 Regu Tonban Pasrat Korps Marinir di KRI Banda Aceh, serta1 Peleton dan 1 Regu Tonban Pasrat Korps Marinir di Kapal Perang USS Rushmore.

Pasalnya, Latma Carat ini melibatkan 3 kapal perang, terdiri dari 2 Kapal Perang Milik Indonesia dan 1 Kapal Perang Milik Amerika, 1 helikopter, 15 Amphibious Assault Vehicle (AAV) USMC, 2 LCU USS Rushmore dan 2 LCU KRI Banda Aceh, Tim Kesehatan dan Medis Serta Tim Komunikasi dari Korps Marinir.

Dalam Latma Carat 2018, dengan skenario latihan untuk melaksanakan operasi pengembalian Kedaulatan Pemerintah Negara Republik Blambangan (Negara fiktif) atas mandat Dewan Keamanan PBB, setelah wilayah ibukota Negara Blambangan di Banyuwangi diserang dan dikuasai oleh pasukan negara Buleleng (negara fiktif) yang melaksanakan agresi militer untuk menguasai wilayah Banyuwangi dan sekitarnya.

Latihan Latma Carat 2018 Kali ini dipimpin Oleh Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Letkol Marinir Didik Iwan Supriyanto yang sehari - hari menjabat Komandan Batalion - 4 Marinir, dan Perwira Operasi (Pasiops) Mayor Marinir Ringga Pratama Widiyatama serta Kapten Marinir Bagus Sutrisno (Korps Marinir Head Of Exercise Staff Planner).

Materi pertama yang dilatihkan, yakni patroli tempur secara gabungan, yaitu prajurit Marinir TNI AL dan Marinir Amerika (USMC) bergerak secara taktis yang dipusatkan di Puslatpur Baluran dan Selogiri. Materi selanjutnya tentang tata cara bertahan hidup di hutan (Jungle Survival) dengan memperkenalkan berbagai jenis tanaman hutan yang bisa dimakan secara langsung (tanpa harus dimasak terlebih dulu) dan yang tidak bisa dimakan serta cara mendapatkan sumber air dari tumbuhan.

Marinir Amerika (USMC) cukup antusias dalam mengikuti materi latihan yang diberikan oleh prajurit yang biasa disapa Korps Baret Ungu, tak hanya sampai disini Korps Marinir TNI AL memperkenalkan sekaligus mempraktikkan cara menangkap dan memasak sejumlah binatang buas, diantaranya biawak dan ular. Latihan ini selain untuk meningkatkan Profesionalisme Prajurit juga mempererat hubungan antara kedua Negara (Marines Brotherhood).

  Marinir  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...