Kamis, 02 Juli 2026

PT PAL Segera Bangun Kapal Selam Kelas Scorpene

  👷 🤝 Pemotongan Baja Pertama di Akhir Juli  Ilustrasi kapal selam Scorpene (Naval Group)

PT PAL Indonesia bersiap membangun dua kapal selam serbu kelas Scorpene untuk memperkuat pertahanan maritim Indonesia.

Proyek Kapal Selam Scorpene merupakan kerja sama antara PT PAL dengan perusahaan pertahanan asal Prancis, Naval Group. Proses konstruksi kapal selam serang itu akan dimulai akhir bulan ini, yang ditandai dengan proses pemotongan baja pertama (first steel cutting) yang dilakukan di bengkel PHPL PT PAL Indonesia di Surabaya.

Berbeda dengan kapal selam yang dimiliki Indonesia sebelumnya, kapal selam Scorpene memiliki keunggulan di bidang operasi. Kapal tersebut dilengkapi teknologi baterai Lithium-Ion (LiB) penuh.

Baterai jenis baru ini memungkinkan Scorpene memiliki jarak dan ketahanan menyelam yang lebih lama, yakni hingga 80 hari. Scorpene juga mampu menyelam hingga kedalaman 400 meter.

Dalam misinya, kapal selam Scorpene membawa total 18 persenjataan, meliputi kombinasi torpedo kelas berat dan rudal anti-kapal SM39.

Project Director kapal selam kelas Scorpene Laksda TNI (Purn) Wiranto mengatakan, proyek ini akan menjadi penanda kemajuan kemandirian industri pertahanan dalam negeri, khususnya dalam kemampuan SDM dan infrastruktur pendukung dalam membangun kapal selam sendiri.

PT PAL juga telah membangun kapal selam KRI Alugoro-405 pada 2019 lalu, yang bekerja sama dengan Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering (DSME), Korea Selatan.

Pembangunan kapal selam sebelumnya kami masih tahap joint section. Tapi untuk kapal Scorpene ini, PT PAL sudah masuk tahap joint production,” kata Wiranto. Artinya proses pembuatan kapal selam dilakukan mulai dari awal hingga akhir di dalam negeri.

Direktur Produksi PT PAL Indonesia Diana Rosa menjabarkan proyek dua kapal selam ini menjadi pembuktian kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia.

Sebelum memulai proyek di Surabaya, PT PAL telah mengirimkan sebanyak 42 teknisi terbaiknya ke Naval Group di Prancis untuk pelatihan. Dari sana tim teknisi Indonesia mendapat pujian karena berhasil meraih predikat zero weld defect atau hasil pengelasan sempurna tanpa cacat.

Prestasi ini sangat krusial mengingat kerumitan sistem pipa dan keterbatasan ruang pada kapal selam modern. Selain itu, puluhan teknisi asal Prancis akan didatangkan ke Surabaya untuk mendampingi proses manufaktur guna memastikan transfer teknologi berjalan.

Proyek ini bukan sekadar hubungan kerja sama bisnis antara PT PAL dan Naval Group. Tapi juga langkah untuk meningkatkan hubungan kedua negara antara Indonesia dan Prancis,” papar Diana.

Diana menambahkan, proyek pembangunan dua kapal selam Scorpene ini akan dilakukan secara paralel. Unit pertama akan rampung pada 2032, sementara unit kedua akan selesai pada 2033.(*)


   👷  Harian Disway   

[Teror] KKB Bakar Pesawat dan Bunuh Pilot di Yakuhimo

Pilot berasal dari ASPesawat AMA diduga dibakar KKB di Yahukimo. (dok. Istimewa)

Pesawat milik PT AMA dengan nomor register PK-RCY yang diduga dibakar kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, dilaporkan membawa 7 penumpang. Seorang pilot bernama Nicholas F. Goselin dikabarkan meninggal dunia di lokasi kejadian.

"Laporan awal dari Kepala UPBU Kelas I Wamena yang menyebutkan bahwa pilot pesawat atas nama Nicholas F. Goselin dilaporkan meninggal dunia," kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemehub, Lukman F. Laisa dalam keterangannya, dilansir detikSulsel, Kamis (2/7/2026).

Lukman belum merinci kronologi kejadian tersebut. Pesawat awalnya berangkat dari Bandar Udara Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.

"Pesawat berangkat dari Bandar Udara Wamena pada pukul 06.30 WIT dengan membawa 1 orang pilot dan 7 penumpang," ujarnya.

Lukman juga belum memastikan penyebab pilot tersebut meninggal dunia. Pihaknya masih menunggu penyelidikan lebih lanjut dari aparat berwenang.

"Saat ini, PT AMA bersama UPBU Kelas I Wamena dan instansi terkait masih melakukan pendalaman serta verifikasi kronologi kejadian untuk memastikan seluruh fakta di lapangan," imbuhnya. (yld/idh)

  💂 detik  

Rabu, 01 Juli 2026

PT PAL Buka Peluang Kerjasama Maritim Dengan AS

PT PAL Indonesia menerima kunjungan resmi Konsul Jenderal Amerika Serikat di Surabaya, Christopher Green beserta delegasi di Surabaya, Senin (29/6/2026). (ANTARA/HO-PT PAL.)

PT PAL Indonesia membuka peluang kerja sama antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) di sektor maritim dan industri pertahanan dengan menerima kunjungan resmi Konsul Jenderal Amerika Serikat di Surabaya Christopher Green.

"Kunjungan perdana ini membuka ruang dialog strategis untuk memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Amerika Serikat khususnya di sektor maritim dan industri pertahanan," kata Direktur Teknologi dan Manajemen Risiko PT PAL Indonesia Briljan Gazalba di Surabaya, Senin.

Briljan mengatakan PT PAL sebagai National Consolidator industri pertahanan nasional membuka ruang kolaborasi dengan berbagai mitra strategis global yang memiliki visi serupa dalam membangun rantai pasok pertahanan yang tangguh, inovatif, dan berkelanjutan.

Terlebih, transformasi yang dijalankan PT PAL menjadi fondasi untuk membangun ekosistem industri maritim dan pertahanan nasional.

Selain itu, kata dia, PT PAL telah mendapatkan tugas dari pemerintah untuk mengonsolidasikan seluruh industri maritim dalam negeri.

Briljan menuturkan pertemuan ini juga membahas tentang penguatan kolaborasi industri pertahanan Indonesia dan AS termasuk peran trusted industrial partnership dalam membangun rantai pasok pertahanan yang lebih tangguh dan berkelanjutan.

Bagi PT PAL, kunjungan Konsul Jenderal Amerika Serikat membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di bidang teknologi maritim, penguatan rantai pasok industri pertahanan, pengembangan kapabilitas MRO, serta berbagai inisiatif strategis lainnya yang mendukung keamanan dan stabilitas kawasan Indo-Pasifik.

"Kami percaya kemitraan yang dilandasi kepercayaan dan transfer kapabilitas akan memberikan nilai tambah, tidak hanya bagi kedua negara, tetapi juga bagi stabilitas kawasan Indo-Pasifik," ujarnya.

Konsul Jenderal Amerika Serikat di Surabaya Christopher Green menilai transformasi PT PAL melalui implementasi Industry Maritime 4.0 (IM4) telah berhasil meningkatkan efisiensi proses produksi.

Kami memandang PT PAL sebagai mitra industri penting yang dapat berkontribusi pada tujuan bersama kami dalam mempromosikan keamanan regional, ketahanan ekonomi, dan kolaborasi industri yang terpercaya." kata Green.

Menurutnya, digitalisasi yang diterapkan perusahaan mampu memangkas waktu pembangunan kapal maupun proses docking secara signifikan, sehingga menjadikan PT PAL memiliki daya saing industri di tingkat global.

Prestasi ini tidak hanya meningkatkan keunggulan operasional PT PAL tetapi juga memperkuat daya saing Indonesia di industri pembuatan kapal global bersama negara produsen kapal yang sudah mapan. Kami berharap dapat menjajaki peluang untuk kerja sama yang lebih dalam di tahun-tahun mendatang" ujarnya.

  📝  Antara   

PT PAL-Denmark Perkuat Bilateral Lewat Kolaborasi Teknologi Maritim

Duta Besar Denmark untuk Indonesia H.E. Sten Fridmodt Nielsen mengunjungi PT PAL Indonesia di Surabaya, Jawa Timur. A(NTARA/HO-PT PAL)

PT PAL Indonesia bersama Denmark memperkuat hubungan bilateral melalui kolaborasi pengembangan dan implementasi teknologi dalam industri maritim.

"Kerja sama PT PAL dan Denmark memiliki fondasi historis yang kuat," kata Direktur Teknologi dan Manajemen Risiko PT PAL Indonesia Briljan Gazalba di Surabaya, Selasa.

Briljan mengatakan hubungan bilateral antara Indonesia dan Denmark di sektor maritim sangat kuat seperti pemanfaatan desain frigat kelas Iver Huitfeldt yang dikembangkan OMT Denmark sebagai basis proyek Arrowhead 140.

Melalui penguasaan teknologi dan proses rekayasa lanjutan, kata dia, desain tersebut kemudian dikembangkan oleh PT PAL menjadi Frigat Merah Putih yang disesuaikan dengan kebutuhan pertahanan nasional.

Dalam hal itu, Briljan menuturkan hubungan kerja sama bilateral ini tidak hanya desain kapal melainkan juga komponen-komponen penting pada produk kapal PT PAL yang menggunakan teknologi asal Denmark.

"Kami berharap kunjungan hari ini dapat memperkuat persahabatan serta membuka lebih banyak peluang kolaborasi inovasi ke depan." ujarnya.

Duta Besar Denmark untuk Indonesia H.E. Sten Fridmodt Nielsen pun sempat berkunjung ke PT PAL Indonesia untuk memperkuat hubungan bilateral sekaligus mengeksplorasi peluang kolaborasi yang lebih luas di sektor maritim, perkapalan, dan pengembangan teknologi.

Nielsen mengapresiasi kemajuan kapabilitas PT PAL Indonesia yang dinilainya telah menjadi simbol teknologi terdepan di Indonesia.

"Denmark merasa sangat bangga jika keahlian dan teknologi maritim kami nantinya dapat diberikan kesempatan untuk mendukung serta menjadi bagian dari produk-produk luar biasa di sini," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Dubes Denmark beserta delegasi juga meninjau secara langsung fasilitas produksi dan perkembangan sejumlah proyek strategis yang sedang dikerjakan PT PAL Indonesia.

Salah satu yang ditinjau adalah pembangunan kapal perang Landing Dock (LD) Philippines #1 pesanan Angkatan Laut Filipina yang dijadwalkan melaksanakan peluncuran pada akhir Juni 2026.

Kunjungan ini menjadi cerminan semakin eratnya hubungan Indonesia dan Denmark di sektor maritim sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas dalam pengembangan teknologi, peningkatan kapabilitas industri, dan penguatan ekosistem maritim kedua negara.

  📝  Antara   

Selasa, 30 Juni 2026

PT PAL Serah Terimakan Kapal Landing Dock ke-3 Pesanan AL Filipina

 👷 Dibangun dalam waktu 6 bulan Kapal Landing Dock ke-3 Pesanan AL Filipina diluncurkan di Surabaya (KERIS reborn)

PT PAL Indonesia resmi meluncurkan sekaligus menyerahterimakan kapal ekspor Landing Dock (LD) Philippines #1 (LD-603) kepada Angkatan Laut Filipina. Seremoni penyerahan alutsista strategis ini berlangsung di Graving Dock 50.000 DWT 'Orca', kawasan PT PAL Indonesia Ujung, Surabaya, Selasa (30/6/2026) malam.

Pantauan di lokasi sekitar pukul 19.30 WIB, acara serah terima kapal sepanjang 124 meter tersebut dihadiri oleh belasan perwakilan Flag Officer in Command of The Philippine Navy, jajaran direksi PT PAL, serta perwakilan dari Danantara. Pelepasan kapal hasil produksi anak bangsa ini juga dimeriahkan dengan pesta kembang api.

Direktur Utama PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod, menegaskan komitmen perusahaan dalam membangun ekosistem industri maritim nasional.

Dalam proyek kapal LD-603 ini, PT PAL melibatkan berbagai industri dalam negeri, baik sektor BUMN maupun swasta, untuk memasok komponen kapal guna mendongkrak nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Kaharuddin juga menjelaskan bahwa proses produksi di dalam dok (dock time) berhasil dipangkas secara signifikan berkat percepatan manajemen.

"Sehingga waktu di dalam dok atau dock time-nya hanya 6 bulan kita bisa launching. Kapal ini memiliki fungsi yang bermacam-macam. Selain support untuk peperangan, tapi sekaligus support ketika kondisi bencana, mobilisasi tentara, evakuasi korban, hingga pengiriman logistik dalam jumlah besar," ujar Kaharuddin, Selasa (30/6/2026).

Kapal LD-603 ini merupakan kapal ketiga yang diproduksi PT PAL untuk Filipina. Kaharuddin menambahkan, kapal keempat (LD-604) ditargetkan akan diluncurkan pada tahun ini juga.

Sementara itu, Flag Officer in Command (FOIC) of The Philippine Navy, Vice Admiral Jose Ma Ambrosio Q. Ezpeleta, menyatakan bahwa kedatangan kapal LD-603 ini sudah sangat dinantikan oleh rakyat dan militer Filipina.

Sebagai sesama negara kepulauan yang rawan bencana alam, kapal multi-fungsi ini dinilai sangat krusial untuk mendukung misi kemanusiaan dan distribusi logistik ke wilayah terpencil.

"Kami sangat puas dengan kinerja Landing Dock yang kami miliki sebelumnya, hasilnya sangat berguna dan efektif. Itulah mengapa kami sangat menantikan kedatangan kapal LD-603 dan 604 ini," kata Jose.

Meski belum mengumumkan nama resmi untuk kapal LD-603 tersebut, Jose menegaskan bahwa Angkatan Laut Filipina memandang PT PAL Indonesia sebagai mitra senior yang tepercaya dan tidak meragukan kualitas produksi galangan kapal asal Surabaya tersebut. (prf/adq)

 👷  detik  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...