Sabtu, 25 April 2026

PT PAL Siapkan Infrastruktur Sambut Kapal Induk Giuseppe Garibaldi

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj3MoVGQ4NZZ3KV-RZ37sLFHmtVHJ7iZGY5r0Mj681nZ38QGvy6TN66cToFKV3PBr3Cv3mjKGCY2SDMEf_eoQUG7RAlB-B6uYGuYgcZgbgsMPBT1yJi195z7FpzCOwq2T1qJ9h56hPv1aUECf5PaNweMkGxuHWTEoz0goUHdtch7l8GMdrGZdAzs-98eysf/s1265/Kapal%20induk%20Giuseppe%20Garibaldi.jpgIndonesia minati kapal ITS Giuseppe Garibaldi, dapat hibah dan diharapkan tiba sebelum HUT TNI. (Marina militare)

PT PAL Indonesia mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan teknis untuk menyambut kedatangan kapal induk Giuseppe Garibaldi. Kapal hibah dari Italia tersebut dijadwalkan tiba di Indonesia pada Oktober 2026.

Senior Executive Vice President Transformasi Manajemen PT PAL Indonesia, Laksda TNI (Purn) A.R. Agus Santoso, mengatakan persiapan tidak hanya pada aspek pemeliharaan. PT PAL juga mengirimkan personel ke luar negeri untuk mempelajari rencana operasional kapal tersebut.

PT PAL mengirimkan personel untuk memahami rencana pemeliharaan saat kapal induk itu dioperasionalkan,” ujarnya. Ia menjelaskan, keberadaan kapal induk membutuhkan kesiapan galangan kapal yang memadai.

Hal ini penting untuk memastikan proses pemeliharaan dapat dilakukan secara optimal di dalam negeri. Menurut Agus, saat ini PT PAL menjadi galangan kapal dengan kapasitas terbesar di Indonesia.

Oleh karena itu, perusahaan dituntut menyiapkan fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan kapal induk. “Sementara ini galangan kapal dengan kapasitas tertinggi di Indonesia adalah PT PAL,” katanya.

Persiapan yang dilakukan meliputi peningkatan fasilitas dockspace, termasuk penyesuaian panjang dan kapasitasnya. Langkah ini penting agar mampu menampung kapal induk berukuran besar seperti Giuseppe Garibaldi.

Selain itu, PT PAL juga mengajukan pembangunan fasilitas floating dock baru. Fasilitas ini dirancang untuk mendukung pemeliharaan kapal berukuran besar dan memperkuat kapasitas galangan.

Floating dock baru diajukan untuk mendukung kapal baru. Karena kapasitas yang ada saat ini belum mencukupi,” ujarnya.

Ia menambahkan, fasilitas lama juga akan ditingkatkan dengan penambahan kapasitas. Upaya ini dilakukan agar seluruh kebutuhan pemeliharaan kapal dapat terpenuhi secara maksimal.

Kapal induk Giuseppe Garibaldi diharapkan sudah berada di Indonesia sebelum peringatan HUT TNI pada 5 Oktober 2026. Kehadirannya diyakini akan memperkuat armada TNI Angkatan Laut.

Dengan berbagai persiapan tersebut, PT PAL optimistis mampu menjadi pusat pemeliharaan kapal induk di Indonesia. Langkah ini sekaligus memperkuat kemandirian industri pertahanan nasional.


   RRI  

Inggris-Indonesia Sepakati Kerja Sama Strategis di Bidang Pertahanan Maritim hingga Pendidikan

KRI BPD 322 frigate pertama PAL, hasil kerjasama Babcock (PAL)

Perusahaan pertahanan Inggris, Babcock International Group (Babcock), bersama Kedutaan Besar Inggris di Jakarta, Kamar Dagang Inggris (Britcham), dan para mitra di Indonesia meluncurkan Maritime Partnership Programme (MPP).

Ini merupakan sebuah kesepakatan strategis guna memperdalam kerja sama Inggris–Indonesia di bidang pertahanan maritim, perikanan, kapabilitas industri, serta pengembangan keterampilan.

Chief Executive Babcock, David Lockwood OBE mengungkapkan bahwa Indonesia merupakan mitra strategis utama bagi Babcock.

"Kemitraan ini akan mewujudkan komitmen tersebut, dan kami menantikan kelanjutan hubungan yang kuat dan berkelanjutan," kata David di Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Sementara itu Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Dominic Jermey CVO OBE, mengatakan bahwa Maritime Partnership Programme memberikan manfaat nyata bagi masyarakat berupa lapangan kerja, peluang, dan pertumbuhan.

Program ini mencerminkan komitmen bersama Inggris dan Indonesia terhadap stabilitas dan kemakmuran di Indo-Pasifik, menjunjung tinggi kebebasan navigasi serta mendukung tatanan internasional berbasis aturan.

"Melalui program ini, kita bersama-sama memperkuat ketahanan maritim, mendukung industri, dan membuka peluang yang lebih luas bagi generasi pemimpin Indonesia berikutnya. Kemitraan ini dibangun atas ambisi bersama danakan memberikan manfaat jangka panjang bagi Indonesia dan Inggris. Diplomasi, kolaborasi, dan prestasi!" ujarnya.

Ketua Kamar Dagang Inggris di Indonesia, Ian Betts, menyambut baik peluncuran UK–Indonesia Maritime Partnership Programme. Menurutnya program tersebut menjadi tonggak penting dalam memperdalam hubungan ekonomi dan industri antara kedua negara.

Ian menambahkan, Investasi Babcock, termasuk perannya dalam memperkuat kapabilitas fregat Indonesia melalui program Arrowhead 140, menunjukkan kuatnya keahlian maritim Inggris sekaligus komitmen jangka panjang terhadap ambisi maritim Indonesia.

Kemitraan tersebut dinilai melampaui sektor pertahanan, dengan mendorong pengembangan industri lokal, transfer keterampilan, serta pertumbuhan ekosistem maritim yang lebih luas di Indonesia. Hal ini mencerminkan visi bersama untuk infrastruktur maritim yang tangguh, berkelanjutan, dan aman di kawasan Indo-Pasifik.

Peluncuran Maritime Partnership Programme turut dihadiri oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Inggris untuk Aviasi, Maritim, dan Dekarbonisasi Keir Mather, Chief Executive Babcock David Lockwood OBE, Duta Besar Inggris untuk Indonesia Dominic Jermey CVO OBE, serta perwakilan sektor bisnis, pejabat pemerintah senior, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya.

Babcock diketahui menandatangani empat Nota Kesepahaman (MoU) strategis dengan universitas-universitas terkemuka, mitra industri, dan pemangku kepentingan utama dari program MPP. MoU ini mencakup pengembangan tenaga kerja, pendidikan, beasiswa, serta kapabilitas industri guna mendukung tujuan maritim Indonesia dan implementasi MPP.

Salah satu MoU yang ditandatangani yakni terkait Beasiswa Chevening. Babcock berkomitmen mendanai total 30 beasiswa Chevening Pemerintah Inggris bagi mahasiswa Indonesia, yang akan diberikan secara bertahap selama periode tiga tahun untuk mendukung calon pemimpin masa depan di sektor maritim dan industri.

Selain itu, Babcock juga menyepakati kemitraan dengan enam universitas di Inggris dan Indonesia untuk memperkuat kapasitas pendidikan dan keterampilan maritim yang selaras dengan prioritas MPP, membuka peluang pendidikan, penelitian, dan inovasi.

Konsorsium ini terdiri dari Newcastle University, University of Strathclyde, University of Edinburgh, University of Glasgow, Universitas Indonesia, dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Selain itu Babcock dan PT Len Industri juga sepakat berkolaborasi dalam pengembangan teknologi angkatan laut dan maritim, termasuk potensi pemanfaatan fasilitas DEFEND ID.

Kemudian Babcock juga menjajaki kerja sama pembuatan kapal dengan PT Citra Shipyard, pengembangan keterampilan, transfer teknologi, dan rantai pasok.

MoU tersebut juga mencerminkan strategi yang terarah untuk berinvestasi di seluruh spektrum pembangunan maritim Indonesia, serta melanjutkan kesepakatan maritim senilai £4 miliar antara Inggris dan Indonesia yang ditandatangani pada November 2025.

Inisiatif ini juga memperkuat komitmen Kemitraan Strategis Inggris–Indonesia yang diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Sir Keir Starmer di London pada 20 Januari 2026.

  📝  Investor Trust  

Jumat, 24 April 2026

Unsur KRI Koarmada II Tunjukkan Kekuatan Tempur

 ⚓️ Pada Puncak Latihan Operasi Laut Gabungan TA. 2026 KRI Sampari tembakan rudal C705 (Dispenal)

Unsur koarmada II, yakni KRI I Gusti Ngurah Rai-332 dan KRI Sampari-628 yang tergabung dalam Satgas Penembakan Senjata Khusus Kogaslagab berhasil menembakkan rudal pada latihan puncak Latopslagab TA. 2026 yang digelar di Laut Jawa, perairan Kepulauan Karimun Jawa, Kamis (23/4). Aksi ini menjadi momen krusial dalam menunjukkan kesiapan tempur prajurit Jalasena dalam menghadapi berbagai spektrum ancaman di laut.

Dalam pelaksanaan latihan, Dansatkor Koarmada II Kolonel Laut (P) Adam Tjahja S. selaku Dansatgas Baksus onboard di KRI I Gusti Ngurah Rai-332 yang di Komandani Kolonel Laut (P) Ahmad Makmur Ikhlas menembakkan rudal Exocet MM 40 Blok III dengan sasaran eks KRI Teluk Hading-538 yang telah purna tugas sebagai alutsista TNI AL.

Sementara itu, KRI Sampari-628 yang di Komandani Letkol Laut (P) Eko Darmawan melaksanakan penembakan rudal C-705 juga berhasil mengenai sasaran Pulau Gundul di wilayah Kepulauan Karimun Jawa. Seluruh rangkaian penembakan berlangsung aman, dan sesuai rencana, menegaskan profesionalisme serta akurasi tinggi prajurit TNI Angkatan Laut.

Keberhasilan latihan ini disaksikan langsung oleh Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsuddin dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto serta Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., dari atas KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992. Sementara itu, Pangkoarmada II Laksda TNI I G. P. Alit Jaya, S.H., M.Si., selaku Pangkogaslagab memimpin seluruh unsur yang tergabung dalam Kogaslagab dari KRI Brawijaya-320. Kehadiran pimpinan tertinggi pertahanan negara tersebut menjadi bentuk dukungan sekaligus apresiasi terhadap kesiapan operasional TNI AL dalam menjaga kedaulatan maritim Indonesia.

Pada latihan ini melibatkan berbagai unsur kekuatan TNI AL yang terbagi dalam unsur tugas penembak, pengamanan, dan bantuan. Selain itu, pesawat udara, helikopter, serta drone turut dilibatkan untuk mendukung jalannya latihan secara terintegrasi, sehingga mampu mensimulasikan operasi laut modern yang kompleks dan realistis.

Sebelum mencapai puncak latihan, berbagai serial latihan telah dilaksanakan saat menuju daerah latihan (Rahlat). Seluruh rangkaian ini dirancang untuk mengasah kemampuan taktis, koordinasi, serta interoperabilitas antar unsur dalam menghadapi skenario operasi gabungan.

Latopslagab TA. 2026 tidak hanya menjadi ajang unjuk kekuatan tempur, tetapi juga wujud nyata komitmen TNI Angkatan Laut dalam menjaga kedaulatan dan keamanan laut Indonesia. Momentum ini sekaligus mempertegas semangat juang serta profesionalisme prajurit Jalasena dalam menghadapi tantangan pertahanan maritim yang semakin dinamis.

 ⚓️ 
Aksara Indonesia  

PT PAL Tawarkan Solusi Armada dan Kolaborasi Industri Maritim kepada Malaysia

 👷  Kapal LPD desain PAL Indonesia (PAL)
PT PAL Indonesia memperkuat langkah ekspansinya di pasar regional melalui partisipasi pada Defence Services Asia Exhibition and Conference (DSA) 2026 yang berlangsung sejak 20–23 April 2026 di Malaysia International Trade and Exhibition Centre (MITEC), Kuala Lumpur.

Dalam pameran tersebut, PT PAL memfokuskan promosi pada varian Landing Platform Dock (LPD) yang dinilai relevan untuk mendukung kebutuhan Angkatan Laut Malaysia.

Sebagai negara maritim dengan tantangan geografis yang serupa dengan Indonesia, Malaysia membutuhkan platform yang tidak hanya mampu mendukung operasi militer, tetapi juga disaster relief, humanitarian assistance, evakuasi medis, serta mobilisasi pasukan dan logistik ke wilayah kepulauan.

Selain menawarkan platform, PT PAL juga membuka peluang kerja sama jangka panjang yang berfokus pada penguatan local content atau industri lokal, pengembangan sumber daya manusia, hingga peluang kolaborasi dengan industri Malaysia.

Direktur Pemasaran PT PAL Indonesia, Wiyono Komodjojo, menyampaikan bahwa pendekatan tersebut menjadi nilai tambah utama PT PAL dalam membangun kerja sama dengan Malaysia.

PT PAL ingin menunjukkan bahwa kerja sama industri pertahanan tidak harus berhenti pada transaksi pembelian kapal, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk membangun kemampuan industri nasional, meningkatkan tingkat serapan dalam negeri, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat ekosistem maritim Malaysia secara keseluruhan.

Penguatan tersebut menjadi semakin penting di kawasan ASEAN yang memiliki karakter geografis maritim, jalur perdagangan strategis, serta tantangan bersama seperti bencana alam, keamanan laut, dan perlindungan wilayah perairan.

Partisipasi PT PAL di DSA 2026 sekaligus menjadi langkah strategis untuk memperluas peran Indonesia dalam membangun kekuatan maritim ASEAN yang lebih tangguh dan mandiri.

Melalui solusi yang tidak hanya kuat dari sisi platform, tetapi juga didukung transfer teknologi dan kolaborasi industri, PT PAL ingin mendorong terciptanya kawasan yang memiliki kapasitas pertahanan maritim yang lebih terintegrasi, siap menghadapi tantangan regional, dan mampu tumbuh bersama sebagai kekuatan maritim dunia.

 👷  PAL Indonesia  

Kamis, 23 April 2026

TNI AL Pamerkan Teknologi Hidrografi di Monaco

  Garapan UI dan ITB Komandan Pushidrosal Laksamana Madya Budi Purwanto menjelaskan produk teknologi hidrografi unggulan Indonesia kepada delegasi asing dalam pameran IHO Assembly 2026 di Monaco. (Foto: Dok. Pushidrosal))

TNI AL melalui Pusat Hidro-Oseanografi Angkatan Laut (Pushidrosal) hadir sebagai delegasi Indonesia dalam sidang 4th Session of the IHO Assembly 2026 di Monaco. Dalam forum internasional ini, Pushidrosal membawa produk teknologi hasil inovasi dalam negeri.

Komandan Pushidrosal Laksamana Madya Budi Purwanto memimpin langsung delegasi Indonesia di Auditorium Rainier III, Monaco, pada 19-23 April. Pertemuan ini merupakan forum pengambil keputusan tertinggi dalam International Hydrographic Organization (IHO) atau Organisasi Hidrografi Internasional.

 Inovasi HidroSDB35 dan Almanak Nautika

Dua produk unggulan yang menjadi fokus pameran adalah HidroSDB35 dan Almanak Nautika Indonesia. Teknologi ini merupakan hasil penelitian mandiri antara personel Pushidrosal dengan akademisi dari Universitas Indonesia (UI) dan Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk mendukung data pemetaan laut nasional.

Budi menjelaskan, kehadiran produk tersebut membuktikan kemampuan teknologi Indonesia di bidang hidro-oseanografi atau ilmu pemetaan laut.

Produk ini mencerminkan kemandirian teknologi nasional. Hal ini menunjukkan kontribusi nyata Indonesia dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kelautan dunia,” ujar Budi, dikutip dari keterangan Dispenal, Rabu (22/4).

Ia menambahkan, keterlibatan para pakar domestik menjadi kunci dalam inovasi ini. “Penelitian ini merupakan kolaborasi dengan putra-putri terbaik bangsa untuk menghasilkan perangkat pendukung keselamatan pelayaran,” lanjutnya.

 Tentukan Kebijakan Strategis Maritim

Selain pameran teknis, delegasi Indonesia berperan aktif dalam merumuskan rencana strategis IHO periode 2027–2032. Forum ini membahas laporan kegiatan organisasi serta menetapkan anggaran tiga tahunan untuk kepentingan hidrografi global.

Partisipasi aktif ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kerja sama internasional sesuai instruksi Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali, yang menekankan pentingnya peran Indonesia dalam mendukung keselamatan pelayaran dunia serta memperkuat kedaulatan maritim.

Melalui forum ini, TNI AL memastikan pemanfaatan informasi hidrospasial atau data keruangan laut dapat terintegrasi secara modern. Langkah tersebut bertujuan untuk menjamin keamanan navigasi kapal-kapal yang melintasi perairan internasional. (at)

 ⚓️ 
IDM  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...