Jumat, 30 Agustus 2013

Kenaikan Dolar tak Ganggu Program Latihan Prajurit TNI-AD

BANDUNG -- Kenaikan nilai tukar dolar terhadap rupiah sampai saat ini belum mempengaruhi program latihan prajurit TNI-AD yang menggunakan alusista produk luar negeri.

Kalaupun pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar berkepanjangan, TNI-AD akan melakukan kangkah-langkah penyesuaian.

"Sampai saat ini belum ada pengaruhnya. Program latihan tetap berjalan seperti biasa. Kami yakin pemerintah akan menempuh kebijakan yang berdampak positif terhadap penguatan rupiah," kata Komandan Kodiklat TNI- AD, Letjen TNI Lodewijk F Paulus kepada para wartawan, Kamis (29/8).

Menurut Lodewijk, program latihan dengan penggunaan persenjataan yang dijalankan di lingkungan TNI-AD selama 2013 merupakan hasil kontrak setahun sebelumnya.

Dalam kontrak tersebut asumsi dolar terhaap rupiah di kisaran angka Rp 9.000. Jadi, kata dia, program- program latihan yang melibatkan persenjataan baik ringan maupun berat yang dibeli dengan dolar tidak ada pengaruhnya.

"Baru akan terasa kalau berlanjut sampai 2014. Tapi saya yakin Bapak Presiden akan melakukan langkag- langkah tepat untuk mengatasi masalah nilai tukar rupiah ini," ujar dia.

Kodiklat merupakan lembaga latihan, doktrin, dan pendidikan TNI- AD. Kodiklat membawahi 20 pusat pendidikan, empat di antaranya yaitu Pusdik Infanteri, Kavaleri, Alteleri, dan Zeni bersentuhan langsung dengan alusista yang diproduksi di mancanegara.

Dengan demikian, pengadaan alusista baik ringan maupun berat harus menggunakan mata uang dolar. "Ada sejumlah persenjataan yang didatangkan dari luar negeri," kata dia usai sertijab Wadan Kodiklat serta dua direktur di lingkungan Kodiklat.

Wadan Kodiklat diserahterimakan dati Mayjen TNI Mulyono kepada Brigjen TNI Dodi Usodo Hargo. Sedangkan Direktur Pendidikan diserahterimakan dari Brigjen TNI Komaruddin Simanjuntak kepada Kol Inf Gede Kusuma Arta, sedangkan Direktur Latihan dati Brigjen TNI Prihadi Agus kepada Brigjen TNI Tatang Adi Cahyono. Serahterima jabatan tersebut berlangsung di Sula Kodiklat Jl Aceh Bandung.

  Republika 

Menhan tempatkan Squadron Apache di dekat Laut China Selatan

https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRnJDeARDt0O0ZAal_uB7_ADbsxaLPwBe0I1aPboVPzpZgw1ivAAmerika Serikat (AS) telah sepakat untuk menjual helikopter serbu Apache tipe AH-64E kepada Indonesia. Persetujuan itu dilakukan saat Menteri Pertahanan AS Chuck Hagel melakukan kunjungan ke Tanah Air beberapa waktu lalu.

Dengan adanya pembelian itu, Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro meyakinkan penempatan squadron baru itu tak akan ditempatkan di Papua. Pembelian itu dilakukan hanya untuk menjaga kedaulatan Republik Indonesia, bukan menekan Organisasi Papua Merdeka (OPM).

"Oh enggak, itu bukan untuk Papua, itu untuk Indonesia itu. Untuk menjaga kedaulatan kita," ucap Purnomo di Istana Negara, Jakarta, Jumat (30/8).

Namun, alih-alih memberitahukan, Purnomo menyebut pangkalan untuk Apache dilakukan dekat perairan Laut China Selatan.

"Itu saya pastikan bukan di Papua, ya tapi kita tak bisa beri tahu sekarang ya. Agar tahu saja, bahwa kita akan tempatkan di Laut China Selatan," pungkasnya.[hhw]

  Merdeka  

Roket Meluncur dari Garut

[VIDEO] Roket Meluncur dari GarutGarut • Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) berhasil meluncurkan sejumlah roket dengan daya jelajah hingga 100 kilometer. Peluncuran dilakukan di Kawasan Cilautereun, Garut, Jawa Barat.

Dalam tayangan Liputan 6 Terkini SCTV, Kamis (30/8/2013), roket-roket dengan daya jangkau 30 dan 100 kilometer ini berhasil mengangkasa dengan baik.

Roket berjenis R-Han ini merupakan karya para ahli Indonesia dengan seluruh materialnya dari dalam negeri. Roket khusus ini diciptakan untuk memperkuat pertahanan dalam menjaga kedaulatan negara.

Roket berhasil diciptakan berkat kerja sama para ahli dari Lapan, PT Pindad, serta Kementerian Riset dan Teknologi yang tergabung dalam Konsorsium Riset dan Teknologi Roket Nasional.

Rencananya kemampuan roket akan ditingkatkan hingga memiliki daya jangkau 150 kilometer.(Riz/Sss)

 Berikut Foto Tambahan Peluncuran Roket LAPAN (diposkan Kenyot10)

Petugas membawa roket RX1210 ke tempat peluncuran di lapangan Balai Produksi dan Pengujian Roket Pameungpeuk,Kamis (29/8)

Seorang petugas memasang stiker pada roket RX1210 di lapangan Balai Produksi dan Pengujian Roket Pameungpeuk, Kamis (29/8). 24 buah roket RX1210 hasil karya Konsorsium Roket Nasional diluncurkan di dalam pembukaan peringatan Hari Hari Teknologi Nasional ke18/2013

Tiga orang petugas Badan Meteorologi Kilmatologi dan Geofisika sedang memantau melalui layar monitor berbagai hal untuk mendukung kelancaran penembakan roket di dalam mobil Weather Emergency Service di lapangan Balai Produksi dan Pengujian Roket Pameungpeuk,Kamis (29/8).Melalui layar monitor diketahui antara lain arah dan kecepatan angin, suhu, tekanan udara kondisi keamanan ruang angkasa.

Sebuah roket jenis RX1210 meluncur ke angkasa lapangan Balai Produksi dan Pengujian Roket Pameungpeuk, Kamis (29/8).

Berikut Videonya :


  Liputan6  

TNI-AU Uji Coba Pesawat Grob

https://encrypted-tbn2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRbHdfyBby5VY4Sn03N8whYfRbAJ_Dkh7Hk4STD0sO6p0ZOieOB
LD 1204 TNIAU
Yogyakarta • Setelah melalui proses assembly, TNI Angkatan Udara mulai melakukan uji coba terbang pesawat Grob G120 TP.

Empat pesawat buatan Jerman ini menjalani uji coba pada Rabu (28/8) untuk pesawat bernomor registrasi LD-1201 dan LD-1202. Sedang pada Kamis (29/8) uji dilakukan terhadap pesawat nomor registrasi LD-1203 dan LD-1204.

Secara keseluruhan, nantinya TNI-AU akan menerima 16 pesawat keluaran pabrik Grob Aircraft Tussenhausen Mattsies, Jerman.

Pesawat bermesin turbo prop jenis Roll Royce type 250-B17F dengan baling-baling bilah lima ini mampu terbang dengan kecepatan hingga 237 knot atau 439 km/jam.

Pesawat latih dasar ini nantinya akan menggantikan pesawat AS 202 Bravo dan T-34 Charlie.

  MetroTv 

SBY Lantik Moeldoko Jadi Panglima TNI

http://www.demokrat.or.id/wp-content/uploads/2013/05/20897.jpgJakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pagi ini dijadwalkan melantik panglima TNI yang baru. Jabatan panglima yang sebelumnya dijabat Laksamana Agus Suhartono akan diserahkan pada Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal Moeldoko.

Juru Bicara presiden, Julian Aldrin Pasha mengatakan, prosesi pelantikan akan dilakukan pukul 10.00 WIB. “Sebagaimana lazimnya, pelantikan akan dihadiri oleh para pimpinan dan kepala lembaga negara,” kata Julian saat dihubungi, Jumat, 30 Agustus 2013.

Menurut Julian, tak ada acara khusus yang disiapkan dalam pelantikan Moeldoko nanti. Prosesi akan berlangsung sama seperti pelantikan petinggi lembaga negara lainnya. Acara juga tak dihadiri oleh para duta besar dan perwakilan negara sahabat.

Setelah dilantik, Moeldoko akan langsung menjalankan tugas sebagai panglima TNI. Sedangkan pejabat lama, Agus Suhartono sudah memasuki masa pensiun sejak 25 Agustus kemarin. "Apa pesan presiden, nanti akan disampaikan dalam pelantikan."

Sebelum dilantik presiden, Moeldoko sudah menjalani uji kepatutan dan kelayakan di Komisi Pertahanan Dewan Perwakilan Rakyat. Dia merupakan satu-satunya calon yang diajukan presiden dan mendapat dukungan penuh dari DPR.

Untuk pengganti Moeldoko sebagai KSAD, Agus Suhartono sudah mengajukan tiga nama pengganti pada Presiden. Tiga nama yang diajukan adalah Wakil KSAD Letnan Jenderal Muhammad Munir, Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Letjen Budiman, dan Panglima Komando Strategis Angkatan Darat Letjen Gatot Nurmantyo.

Sebelum terpilih jadi panglima TNI, Moeldoko baru saja menjabat sebagai KSAD pada 20 Mei lalu menggantikan Jenderal Pramono Edhie yang pensiun. Singkatnya periode jabatan tersebut dinilai tak menjadi pertimbangan. Karir Moeldoko dinilai lambat karena lama menjadi pejabat di Lembaga Ketahanan Nasional sejak 2011.

 Letjen Budiman Dipilih Jadi KSAD untuk Regenerasi 

Letjen Budiman Dipilih Jadi KSAD untuk RegenerasiPanglima TNI Laksamana Agus Suhartono mengatakan pemilihan Letnan Jenderal Budiman menjadi Kepala Staf TNI Angkatan Darat dilakukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono setelah melalui banyak pertimbangan. Menurut Agus, pemilihan Budiman, yang merupakan senior di Angkatan Darat, bisa jadi dilakukan dengan pertimbangan proses regenerasi.

"Untuk tahun depan diperlukan kebijakan ini, waktu (jabatan KSAD) yang pendek dulu, baru nanti yang berikutnya yang akan memiliki waktu (jabatan) yang panjang," kata Agus, di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 29 Agustus 2013. Budiman merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1978. Adapun KSAD sebelumnya adalah angkatan 1981 dan 1982.

Ia mengatakan, pemilihan Budiman, bisa jadi dilakukan untuk mendorong perwira di bawahnya lebih berprestasi. "Konteksnya sangat luas sekali," ujar Agus. "Meskipun dari sisi angkatannya mundur, bukan berarti kemunduran dari TNI Angkatan Darat."

Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Letnan Jenderal Budiman dipastikan menggantikan posisi Jenderal Moeldoko menjadi Kepala Staf TNI Angkatan Darat. "KSAD baru, Letjen Budiman," kata Menteri Sekretaris Negara, Sudi Silalahi, Kamis, 29 Agustus 2013.

Menurut Sudi, nama Budiman muncul sebagai kandidat KSAD atas usulan Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono. Pelantikan Budiman oleh Presiden SBY akan dilakukan di Istana Negara, Jumat besok, pukul 10.00 WIB berbarengan dengan pelantikan Jenderal Moeldoko menjadi Panglima TNI menggantikan Agus Suhartono.

Letnan Jenderal Budiman merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1978. Dia pernah menjadi Panglima Daerah Militer IV Diponegoro dan Wakil KSAD. Namanya sempat bersaing dengan Letnan Jenderal Moeldoko saat Jenderal Pramono Edhie Wibowo akan lengser dari jabatan KSAD. Moeldoko kemudian yang terpilih menggantikan Pramono Edhie.


  Tempo 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...