Jumat, 21 Maret 2014

KSAU Tinjau Kesiapan Skadron Pesawat Tempur F-16

Pekanbaru  DELAPAN unit pesawat tempur F-16 diharapkan sudah datang tahun ini di Indonesia sebelum Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI), 5 Oktober 2014. Kedatangan pesawat F-16 itu akan bertahap hingga selesai Rencana Strategis (Renstra) II pembangunan alat utama sistem persenjataan (Alutsista) menjadi satu skadron dengan 16 unit pesawat.

Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU), Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia kepada Wartawan saat kunjungan kerjanya, di Lanud Roesmin Nurjadi, Pekanbaru, Rabu (19/3) lalu.

Dalam siaran pers Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau), Marsekal Pertama TNI Hadi Tjahjanto, S.IP, mengatakan kunjungan KSAU tersebut untuk melihat kebijakan Markas Besar Angkatan Udara (Mabesau) bisa terealisasi sesuai dengan kebijakan tersebut, seperti pembangunan alutsista, perawatan alutsista apa sudah sesuai dengan direncanakan. Demikian juga fasilitas pembangunan Skadron sehingga perencanaan untuk menempatkan Skadron 16 di Pekanbaru sesuai dengan rencana.

Pada kesempatan itu, KSAU juga kembali menekankan tentang netralitas TNI AU dalam pelaksanaan pemilihan anggota legislatif maupun Pemilihan Presiden RI 2014. "Netralitas harus benar-benar dikawal oleh Lanud-Lanud agar pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik,” kata KSAU mengingatkan.

KSAU juga mengingatkan pentingnya Keselamatan Terbang dan Kerja agar harus mencapai zero accident. Menurutnya, sebelum melaksanakan tugas harus selalu melakukan check and recheck kelaikan terbang.

KSAU juga meminta agar pengamanan aset yang sudah disertifikat dapat segera dimanfaatkan, baik dikerjasamakan maupun dikelola sendiri. Ia juga berharap agar aset yang masih dikuasai masyarakat dapat diselesaikan dengan baik melalui kerohiman maupun melalui jalur hukum. “Jangan membuat permasalahan baru,” tegas KSAU.


  ■ Jurnas  

Menhan Tugasi TNI AL Cari "Usman-Harun" yang Muncul di JIDD

Kemunculan "Usman" dan "Harun" ini membuat Singapura berang

Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro mengaku tidak tahu soal 'insiden' dua marinir yang mengenakan  seragam khas Korps Komando Angkatan Laut (KKO AL) dengan nama "Usman" dan "Harun" di sebuah stan pada acara Jakarta International Defence Dialogue (JIDD) di Jakarta. Kemunculan "Usman" dan "Harun" itu membuat Singapura kembali berang.

Purnomo mengaku sudah memerintahkan TNI AL untuk menyelidiki siapa prajurit yang menyaru jadi "Usman-Harun" itu. "Kami akui itu memang tidak appropriate (pantas) dan kami sedang cek siapa itu. Yang jelas, bukan dari kami," kata Purnomo di Istana Negara, Jakarta, Jumat 21 Maret 2014.

Purnomo yakin, kemunculan "Usman-Harun"  bukan atas perintah Kepala Staf Angkatan Laut. KSAL, kata dia, sudah berkomunikasi dengan Singapura.

Di hari pertama pagelaran JIDD, Purnomo mengaku berkeliling melihat pameran senjata milik TNI bersama Wakil Presiden Boediono dan Perdana Menteri Timur Leste Xanana Gusmao. Saat itu, Purnomo mengaku tak melihat ada dua orang yang mengenakan seragam Usman-Harun. "Siapa itu kita pun nggak ngerti. Saya dapat laporan, kami mau lihat dulu laporannya," kata dia.

Purnomo juga membantah bahwa delegasi Singapura menarik perwakilannya dari acara JIDD. "Saya dapat laporan masih ada delegasi Singapura dari Aspam mereka kalau ngak salah," kata dia.

Sampai saat ini, Purnomo mengaku tidak ada gangguan hubungan antara Indonesia dan Singapura atas kemunculan "Usman-Harun" di acara dialog pertahanan maritim secara multilateral itu. "Itu di luar konteks JIDD. JIDD kan memberi kontribusi soal maritime security, promosikan industri pertahanan Indonesia. Orang itu ada kita dapat laporan itu. Semua orang kan bisa masuk kalau ke pameran gitu," kata dia.


  ■ Vivanews  

Royal Thailand Air Force Kunjungi Lanud Adisutjipto

Yogyakarta Komandan Pangkalan Udara Adisutjipto yang diwakili oleh Kepala Dinas Operasi Kolonel Pnb IGN.

Wahyu Anggono menerima kunjungan rombongan Delegasi dari Royal Thailand Air force, di ruang Rapat Komandan dalam acara Junior Officer Exchange Visit.

Kunjungan Delegasi Royal Thailand Air Force berjumlah 15 orang ini dipimpin oleh Group Capten Teerapun Bussei.

Kadisops Kolonel Pnb Wahyu Anggona didampingi beberapa Pejabat Lanud Adisutjipto, dalam penerimaan mengungkapkan kebanggaannya, karena Pangkalan TNI AU Adisutjipto menjadi salah satu lokasi kunjungan para Perwira dari Angkatan Udara Tahailand.

Melalui kunjungan ini Kadisops berharap, para Perwira dari Angkatan Udara Thailand akan mendapat gambaran tentang pelaksanaan tugas dan peran Pangkalan Udara Adisutjipto Yogyakarta, sehingga ke depan dapat lebih mempererat jalinan hubungan kerjasama antara kedua Negara pada umumnya, dan kedua Angkatan Udara pada khususnya.

Usai diterima Kadisops rombongan tamu Thailand mengadakan kunjungan ke beberapa tempat, diantaranya Wing Pendidikan Terbang yaitu di Skadik 102. Rombongan juga mengunjungi AAU, Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala, Kraton Yogyakarta, dan dilanjutkan ke Candi Borobudur pada esok harinya.


  ■ TNI  

Latihan Jungar Uji Protap PPRC TNI di Grati Pasuruan

Malang Kepala Staf Divif 2 Kostrad Brigadir Jenderal TNI Tatang Sulaiman didampingi Marsekal Pertama Gutomo Danlanud Abd Shaleh, Danbrig Linud 18 Trisula, dan Kadisops ABD Shaleh menyaksikan kesiapan latiahan penyegaran penerjunan Uji Protap Yonif Linud-502/18/2 Kostrad dalam rangka PPRC TNI tahun 2014.

Sebanyak 72 prajurit Yonif Linud 502 langsung dipimpin oleh Danyonif L-502 Mayor Inf Riksani Gumai.

Kegiatan Uji Protap Jungar ini rencananya akan dilaksanakan selama dua hari, mulai tanggal 19 Maret s.d. 20 Maret 2014 yang terbagi dalam 1 Soerty, bertempat di Bandara Abd Shaleh Malang, dan penerjunan berada di daerah latihan Grati Pasuruan.

Latihan ini merupakan suatu kebutuhan yang mendasar bagi setiap prajurit lintas udara, agar kemampuan dan keterampilan yang dimilikinya selalu terpelihara dan bahkan dapat ditingkatkan sehingga memiliki prajurit yang profesional dan setiap saat siap digerakkan untuk menjaga keutuhan wilayah NKRI.


  ■ TNI  

TNI Angkatan Udara Ikuti Apsdex 2014

Jakarta TNI Angkatan Udara mengikuti kegiatan Pameran Asia Pacifik Security and Defence Expo (APSDEX) yaitu pameran industri pertahanan dan keamanan dengan tema, "Driving Indonesian Industries and Parnerships In Support Of Regional Maritim Collaborations."

APSDEX dilaksanakan selama hari dari tanggal 19 s.d. 20 dan resmi dibuka oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Bapak Budiono, s.d. di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Rabu (19/3).

APSDEX 2014 menampilkan produk terbaru dan inovasi teknologi pertahanan dan keamanan yang diikuti oleh Kementerian Pertahanan RI, Basarnas, Bakorkamla, BNPB, TNI, Polri, LIPI, IKAHAN, PT. Pindad, PT. PAL, PT. Dirgantara Indonesia, Datacomm, CMI, Palindo, Garda Pertsada, Sabda Wijaya, serta Industri Pertahanan Swasta Nasional Indonesia.

Penyelenggaraan APSDEX dibarengi dengan pelaksanaan Jakarta International Defence Dialogue (JIDD) ke-4 tahun 2014 yang diikuti oleh 46 Delegasi dari negara-negara anggota ASEAN, China, India, Australia, Amerika Serikat, serta dari negara lain yaitu: Eropa dan Afrika.

Tujuan utama penyelenggaraan JIDD adalah untuk meningkatkan kerjasama antar Negara dalam mengatasi ancaman dan tantangan di bidang pertahanan dan keamanan.


  ■ TNI  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...