Jumat, 30 Januari 2015

Usai Laksanakan Tugas, KRI Banda Aceh-593 Kembali ke Dermaga Kolinlamil

http://jurnalmaritim.com/wp-content/uploads/2015/01/DSC0014-300x199.jpgSandar di Dermaga Kolinlamil – KRI BAC-593 kembali ke pangkalan setelan melakukan tugas SAR Airasia QZ8501 (Foto: Dispen Kolinlamil)✈️

KRI Banda Aceh-593 yang merupakan Kapal Perang TNI Angkatan Laut dari jajaran Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) dan berada dibawah binaan Satuan Lintas Laut Militer (Satlinlamil) Jakarta tiba di Dermaga Mako Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara usai mendukung proses pencarian dan evakuasi Pesawat AirAsia QZ8501, Jumat (30/01).

Keikutsertaan KRI Banda Aceh-593 dalam Search and Rescue AirAsia QZ8501, sesuai dengan yang disampaikan oleh Pangkolinlamil Laksamana Pertama TNI Aan Kurnia saat entry briefing dihadapan para perwira Kolinlamil, bahwa TNI Angkatan Laut khususnya Kolinlamil menjamin terlaksananya tugas-tugas bantuan kemanusiaan yang merupakan bagian dari visi dan misi TNI AL.

Setibanya di Dermaga kolinlinlamil, KRI BAC-593 langsung menerima kunjungan dari Kepala Staf Kolinlamil (Kaskolinlamil) Laksamana Pertama TNI Karma Suta didampingi Komandan Satlinlamil Jakarta Kolonel Laut (P) Heri Widodo, sekaligus melakukan peninjauan kepada personel dan material usai melaksanakan pelayaran selama lebih 30 hari.

Kapal Perang dari jenis Landing Platform Dock (LPD) dengan Komandan Letkol Laut (P) Arief Budiman ini berangkat dari Dermaga Mako Kolinlamil, pada 29 Desember 2014 lalu dan bergabung ke lokasi pencarian disekitar Perairan Selat Karimata dengan kapal perang TNI Angkatan Laut lainnya seperti KRI Sutedi Senoputra, KRI Todak, KRI Bung Tomo, KRI Hasanuddin, KRI Pulau Rengat dan ‎KRI Yos Sudarso.

Selama proses pencarian dan evakuasi yang berlangsung selama sebulan tersebut, KRI Banda Aceh-593 berperan sebagai Kapal Markas bagi seluruh tim penyelamat seperti penyelam TNI AL, Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL, dan Detasemen Jala Mangkara (Denjaka) Marinir TNI AL yang berada di bawah koordinasi BASARNAS, selain itu Kapal Perang yang merupakan buatan dalam negeri juga menjadi posko bagi wartawan dari media elektronik maupun cetak.

KRI Banda Aceh-593 dengan panjang 125 meter persegi memiliki kapasitas angkut total personel sebanyak 344 personel, serta dapat mengangkut tiga unit helikopter jenis Mi-2/Bel 412, dua unit LCVP, tiga unit howitzer dan 21 tank.

  ✈️ JMOL  

Kopassus 100 Persen Pergunakan Produk Pindad

https://achmadsyaroni.files.wordpress.com/2013/04/kopassus.jpgKopassus✈️

Danjen Kopassus Mayjen TNI Doni Monardo beserta jajaran Kopassus datang mengunjungi PT Pindad di Jalan Gatot Subroto, Kamis (29/1/2015). Saat ini, kebutuhan Kopassus sudah dipenuhi 100 persen oleh Pindad. Senjata organik yang dipegang oleh setiap prajurit, merupakan produksi Pindad.

"Kami komitmen terhadap penggunaan senjata produksi dalam negeri,’’ ujar Doni. Menurut Doni, senjata standar Kopassus adalah buatan Pindad.

Senjata lainnya, dalam berbagai jenis dan tipe hanya untuk pendukung saja. Sementara senjata organik yang dipegang di seluruh grup, adalah milik Pindad.

Doni mengatakan, dalam kunjungan tersebut sejumlah saran dan masukan pada Pindad untuk perbaikan dalam pembuatan senjata yang mereka gunakan. "Kehadiran Kopassus di PT Pindad ini untuk berdiskusi, memberi saran dan masukan," kata Doni.

Ia mengatakan bahwa performa Kopassus selama ini didukung dengan kerja keras Pindad yang telah memberikan senjata terbaik bagi prajurit. Bahkan Doni menyatakan, salah satu kebanggaan yaitu Kopassus yang meraih juara umum dalam kejuaan menembak militer Asean Armies Rifle Meet (AARM) yang berlangsung pada akhir tahun lalu.

"Kita selama 7 tahun berturur-turut telah menjadi juara umum dengan selisih pengumpulan medali yang spektakuler dengan juara dua. Ini tidak lepas dari Pindad yang telah menyediakan senjata berkualitas," katanya.

Sejumlah saran yang disampaikan Doni secara langsung pada Dirut PT Pindad Silmy Karim diantaranya soal amunisi dan permintaan untuk pelibatan Kopassus dalam uji coba senjata sehingga jika ada komponen yang kurang pas atau kurang nyaman atau dari sisi keamanan bisa memberi saran dan masukan.

"Semoga Pindad mampu memenuhi keinginan dan hasrat kami untuk bisa mendapatkan barang terbaik, sama seperti produksi negara lain yang telah ratusan tahun memproduksi senapan, karaben dan lainnya," katanya.
Kopassus Usulkan PT Pindad Daur Ulang Amunisi http://static.republika.co.id/uploads/images/detailnews/sejumlah-prajurit-kopassus-mengikuti-defile-di-upacara-hut-ke-69-_141024125443-969.jpgSejumlah prajurit Kopassus mengikuti defile di upacara HUT ke-69 TNI di Dermaga Ujung, Koarmatim, Surabaya, Selasa (7/10).✈️

Komando Pasukan Khusus (Kopassus) mengunjungi fasilitas produksi PT Pindad, Kamis (29/1). Dalam kunjungan tersebut, Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus Mayjen TNI Doni Monardo, menyarankan agar PT Pindad melakukan efisiensi amunisi. Yakni, dengan melakukan daur ulang amunisi.

‘’PT Pindad, bisa melakukan penghematan dalam memproduksi amunisi. Pindad mungkin bisa mempertimbangkan, dengan sistem reload,’’ ujar Doni kepada wartawan. Menurut Doni, amunisi yang sudah digunakan dalam latihan sebaiknya di daur ular.

Karena, dalam kondisi ini khawatir bisa jatuh ke orang yang tak bertanggung jawab dan digunakan kelompok tertentu. Mendaur ulang amunisi bekas latihan, jauh lebih efisien, dibandingkan dengan peleburan. Jadi, Pindad harus mengusahakan bagaimana slongsongan 100 persen kembali ke PT Pindad.

‘’Di Korea, amunisi bekas latihan harus 100 persen kembali ke pabriknya. Kalau tidak, latihannya tak akan beres-beres,’’ katanya.

Masukan lainnya, kata dia, ke depan diharapkan PT Pindad bisa membagi dan menentukan amunisi.Yakni, ada perbedaan amunisi untuk latihan pertandingan dan kepentingan droper (latijan prajurit melakukan infiltrasi dari suatu tempat ke tempat tertentu). Selain itu, Pindad diharapkan bisa lebih meningkatkan kualitas yang baik jadi tak terjadi kecelakaan dalam latihan.

‘’Produk Pindad, kualitasnya terus meningkat. Terutama, dari aspek keamanan dulu ada kejadian mengalami kecelakaan akibat amunisi tapi sekarang tak ada lagi,’’ katanya.

Sementara menurut Dirut PT Pindad, Silmy Karim, Pindad sengaja mengundang konsumen user agar bisa mendapatkan masukan saran secara langsung. Terkait usulan Kopasus untuk mendaur ulang amunisi, Silmy mengatakan Hal tersebut baik, semangatnya tapi perlu ada suatu proses.

Kebutuhan amunisi sendiri, kata dia, dalam setahun idealnya setiap prajurit membutuhkan 1.500 butir. Jumlah prajurit saat ini sekitar 450 ribu artinya, kebutuhan pertahun untuk prajurit di Indonesia 600-700 juta.

Oleh karena itu, pihaknya akan meningkatkan kapasitas untuk kurun waktu tertentu. Agar bisa terus siaga, memenuhi kebutuhan Kemhan dan TNI/Polri. ‘’Dan ini bukan hanya dari sisi kapasitas tapi kualitasnya juga. Ke depan akan menjalin kerja sama dengan beberapa mitra dari luar negeri untuk transfer teknologi amunisi kaliber besar,’’ katanya.

  ✈️ Republika  

Kerja Sama Maritim dengan Spanyol dan Italia Terus Diperkuat

http://jurnalmaritim.com/wp-content/uploads/2015/01/menkomar-dgn-dubes-spanyol-300x158.jpgMenko Kemaritiman, Indroyono Soesilo Bertemu dengan Duta Besar Spanyol untuk Indonesia, Franciso Jose Viqueira Niel, di Jakarta, Rabu 28 Januari 2015 (Foto: Humas Menkomar)✈️

I
ndonesia – Spanyol sepakat terus meningkatkan kerja sama di bidang maritim, khususnya bidang kepelabuhan, perkapalan, dan galangan kapal. Kesepakatan ini terjalin usai pertemuan antara Menko Kemaritiman, Indroyono Soesilo dengan Duta Besar Spanyol untuk Indonesia, Franciso Jose Viqueira Niel, di Jakarta, Rabu 28 Januari 2015.

“Beberapa program kerjasama segera diinventarisasi, termasuk kaji-ulang program pembangunan kapal kapal ikan Mina Jaya pada dekade 1990-an lalu,” Ujar Menko Maritim dalam keterangan pers yang diterima JMOL.

Indroyono mengungkapkan, saat ini kerjasama Indonesia – Spanyol masih berlangsung di bidang pembangunan kapal, diantaranya pembangunan kapal latih perikanan untuk Sekolah Tinggi Perikanan (STP), dan pembangunan kapal layar tiang tinggi pengganti kapal layar KRI Dewaruci sebagai kapal latih Taruna Akademi Angkatan Laut TNI AL.

Selain itu, tambah Indroyono, tim lintas kementerian dari Indonesia telah dikirim ke Spanyol guna studi banding ke galangan kapal Rodman di Vigo, Spanyol, sekaligus menyiapkan kedatangan empat kapal patroli untuk memperkuat Badan Keamanan Laut RI (Bakamla).

“Diharapkan akan ada investasi pembangunan galangan kapal oleh Spanyol di Indonesia, utamanya di Kuala Tanjung, Sumatera Utara dan di Sorong, Papua,” paparnya.

Sebelumnya, Menko Kemaritiman juga telah melakukan pertemuan dengan Duta Besar Italia untuk Indonesia, Federico Failla. Dalam pertemuan tersebut, menko menginformasikan tentang keikutsertaan Indonesia dalam World Expo Milan, Italia 2015, pada Mei – Oktober 2015. Disamping itu, Indonesia juga akan mengirimkan kapal perang TNI-AL yang akan ditumpangi para taruna Akademi Angkatan Laut, taruna Sekolah Tinggi Pelayaran dan Taruna Sekolah Tinggi Perikanan untuk berpartisipasi dalam World Ocean Day di Expo Milan 2015, pada 8 Juni 2015 mendatang.

“Dibidang pengolahan hasil perikanan, Indonesia dan Italia akan bekerjasama dalam penyamakan kulit Ikan Nila untuk pembuatan sepatu, tas, dompet dan sabuk khas Italia guna meningkatkan usaha kecil dan menengah di tanah air,” tukas Menko.

  ✈️ JMOL  

[World] Ukraina Setuju Produksi An-70

http://www.janes.com/images/assets/315/48315/1523709_-_main.jpgDebut An-70 pada Paris Airshow tahun 2013. [IHS / Patrick Allen]

Pada tangggal 22 Januari 2015, Ukraina menyetujui untuk memproduksi pesawat angkut Antonov An-70 dan akan memperkenalkan ke layanan angkatan bersenjatanya.

Departemen Pertahanan (MoD) memberi keputusan akan mengadopsi pesawat An-70 setelah mengikuti program tes ujicoba dan akan menyimpulkannya pada bulan Juni 2014. Serial produksi akan dimulai, meskipun perusahaan tidak menentukan jadwal pastinya.

An-70 adalah pesawat empat mesin yang telah dikembangkan Ukraina dan Rusia. Dengan kargo berukuran panjang 22,4 m dan lebar 4,80 m. Pesawat ini, mempunyai kemampuan daya jelajah sejauh 6. 598 km (dengan 20.000 kg payload) dan muatan maksimum 47.000 kg, menempatkan pesawat An-70 satu kelas dengan A400M Atlas dari Airbus.

Diperkirakan pasar global pesawat angkut An-70 kemungkinan akan bersaing dengan A400M, Embraer KC-390 dan Lockheed Martin C-130J-30 Hercules.[IHS Jane]

  Garuda Militer  

[World] Pemerintah Argentina Berencana Bubarkan Dinas Intelijen

http://images.cnnindonesia.com/visual/2014/12/14/715a1be2-4fef-467a-aa83-9a2c71486045_169.jpg?w=650Presiden Cristina Fernandez menegaskan dinas intelijen Argentina harus lebih transparan dan sering bertindak di luar kepentingan negara. (Reuters/Marcos Brindicci)

Presiden Argentina Cristina Fernandez berencana membubarkan badan intelijen negara itu ditengah kecurigaan oknum-oknum badan tersebut terlibat dalam kematian misterius jaksa penuntut yang menyelidiki pengeboman pusat pertemuan Yahudi pada 1994.

Dalam pidato pertama di depan televisi sejak Alberto Nisman ditemukan tewas akibat tembakan satu peluru di kepalanya, Fernandez mengatakan pada Senin (26/1) malam bahwa dia akan mengajukan RUU ke Kongres untuk pembentukan satu badan keamanan yang lebih transparan.

Kematian Nisman pada 18 Januari yang hanya sehari sebelum dia melakukan rapat dengar pendapat di Kongres terkait klaim bahwa Fernandez bersekongkol untuk mengalangi penyelidikannya, memicu berbagai teori konspirasi termasuk yang menyangkut Fernandez secara langsung.

Tetapi pemerintah presiden Fernandez mengatakan Nisman diperdaya untuk mengajukan tuduhan terhadap Fernandez dan kemudian dibunuh ketika dia tidak lagi berguna bagi pihak yang memimpin persekongkolan itu.

Pemerintah Argentina mengatakan skandal ini terkait dengan perebutan kekuasan di Sekretariat Intelijen, atau SI, dan juga pejabat-pejabat intelijen yang dipecat baru-baru ini.

SI, sebelumnya bernama SIDE, memiliki kekuasaan dan otonomi besar.

Dalam “perang kotor” yang dilakukan oleh diktator miltier Argentina pada 1976-1983, badan ini memata-matai para pemberontak beraliran Marxist, sersingat buruh dan kelompok sayap kiri lain.

Fernandez mengaakan RUU ini akan diajukan ke Kongres sebelum dia berkunjung ke Tiongkok pada akhir minggu, dan anggota kongres akan menyelenggarakan pertemuan luar biasa pada masa reses di bulan Februari untuk mendebatkan RUU tersebut.

“Kita harus membuat dinas intelijen lebih transparan karena mereka tidak melakukan tugas demi kepentingan negara,” kata Fernandez, yang duduk di kursi roda dengan mengenakan gaun berwarna putih.

Pemimpin yang berani ini mengatakan dinas intelijen tidak banyak berubah sejak negara itu kembali ke demokrasi, tetapi dia tidak mengeluarkan retorika berapi-api yang biasa dia sampaikan setelah selama satu minggu dikritik keras ata penanganan skandal ini.

Seminggu sebelum tewas, Nisman mengatakan bahwa Fernandez membuka jalur pintu belakang ke Iran untuk menutup-nutupi dugaan keterlibatan Tehran dalam pengeboman di pusat pertemuan Yahudi itu demi mendapatkan minyak dari negara tersebut.

Fernandez menyebut tuduhan itu tidak masuk akal.

Iran pun berulangkali menyangkal terlibat dalam serangan bom tersebut.

Minggu lalu, ribuan orang turun ke jalan-jalan untuk memprotes lambannya proses keadilan bagi korban pengeboman pada 1994 yang menewaskan 85 orang, dan mereka menuntut jawaban dari kematian Nisman.

Skandal terkait kematian Nisman memicu kekacauan baru di Argentina 10 bulan sebelum pemilu presiden.

Fernandez sendiri dilarang oleh UUD mencalonkan diri untuk masa jabatan ketiga.(yns).

  CNN  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...