Rabu, 15 Juli 2020

Pindad Berencana Bikin Mesin Sendiri


Ketimbang Comot Merek LainRantis Maung Pindad [Pindad]

Meski saat ini masih menggunakan mesin dan sasis milik Toyota Hilux, namun PT Pindad (Persero) berniat akan menggarap kendaraan taktis (Rantis) bernama Maung tersebut dengan komponen bikinan sendiri.

Direktur Utama PT Pindad Abraham Mose mengatakan, dirinya sudah mendapatkan sinyal agar ke depan tak lagi memproduksi kendaraan militer atau sejenisnya dengan mencomot mesin atau komponen dari pabrikan lain.

"Kemarin pak Prabowo juga sudah sempat bicara, seharusnya sudah waktunya kami (Pindad) memproduksi mesin sendiri, jangan kalah dengan pabrikan lain. Intinya beliau berpesan harus bisa produksi sendiri," ucap Abraham kepada Kompas.com Selasa (14/7/2020).

Abraham menjelaskan, hal tersebut memang sudah sempat dipikirkan sejak lama, namun memang dalam praktiknya tidak mudah. Ada banyak sekali kendala-kendala yang dihadapi.

Namun demikian, bukan berarti tidak bisa. Menurut Abraham, secara kemampuan dan sumber daya manusia (SDM), Indonesia sudah punya pontensi untuk memproduksi mesin sendiri, dan harusnya kondisi ini akan menciptakan banyak keuntungan serta lapangan kerja juga.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjJeWiMaxgEpZm9ov1Jfe1CXuILk11IcGrGcH0LE6Llzlu7MQwfOEz-uUz_ERAezvIwdEyI1dr3AKHCmlIerGZM1aNAKusoBruuznTic59NBCYOpz_8bn_i4117p4H6AFALqEADp1D__ZEC/s1600/Rantis+4x4+Maung+Twitter+Pindad.jpgKarena itu, bila memang nantinya peminat terhadap produk-produk Pindad makin besar, Abraham menjelasakan bukan hal yang mustahil ke depannya Pindad akan membangun pabrik mesin sendiri.

"Pastinya rencana sudah ada, kita juga berharap produk kami bisa diterima banyak market juga, tidak hanya sebatas kalangan militer saja. Jadi kita lihat perkembangannya akan seperti apa," kata Abraham.

Sebelumnya, Abraham mengakui bila masalah mesin memang menjadi salah satu pekerjaan rumah bagi Pindad. Karena itu dia berharap mendapat nantinya Pindad bisa mengembangkan dan memproduksi sendiri spesifikasi mesin yang dibutuhkan.

"Nantinya semua kita kembangkan sendiri, di luar dari mesin yang masih pakai Toyota. Sasis sekarang kita pakai Hilux, namun kita rombak lagi, nanti juga kita akan buat sendiri," ucap Abraham.

"Jadi PR (pekerjaan rumah) selanjutnya tinggal masalah mesin saja, karena kami ingin nantinya mesin dibuat lokal, tidak beli lagi," kata dia.
 

  Kompas  

KRI Teluk Jakarta-541 Tenggelam di Laut Pulau Kangean

55 ABK SelamatKRI Teluk Jakarta-541 [seputar kapal]

KRI Teluk Jakarta-541 tenggelam di kedalaman sekitar 90 meter di perairan timur laut Pulau Kangean, Jawa Timur, pada Selasa (14/7) sekitar pukul 09.00 WIB.

Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal), Laksamana Pertama TNI M Zaenal, mengatakan KRI Teluk Jakarta-541 karam karena mengalami kebocoran.

Saat kejadian, kata Zaenal, tinggi gelombang laut di lokasi sekitar 2,5 meter sampai dengan 4 meter.

Zaenal menyebut KRI Teluk Jakarta-541 tengah dalam tugas operasi dukungan laut pergeseran logistik ke wilayah timur.

"Seluruh ABK (anak buah kapal) sejumlah 55 orang dalam keadaan selamat," ujar Zaenal seperti dilansir Antara.

Zaenal menyebut sebanyak 54 ABK diselamatkan KM Tanto Sejahtera yang sedang berlayar di posisi 5 mil laut dari lokasi kejadian.

Sedangkan 1 ABK lainnya ditolong KM Dobonsolo milik PT Pelni (Persero).

Seluruh ABK yang diselamatkan tengah dijemput KRI RE Martadinata-331. Selanjutnya para ABK akan dibawa ke Surabaya.

  Line Today  

Selasa, 14 Juli 2020

[Video] Maung Pindad

Rantis Maung Buatan Pindad Video dipublikasi oleh Rizky Adinegara

Komisi I DPR RI Menyetujui Disahkannya RUU Pengesahan Kerjasama Pertahanan RI – Ukraina

Ilustrasi alutsista produk Ukraina [ukrinform} 

Fraksi-Fraksi DPR RI melalui perwakilannya di Komisi I DPR RI menyetujui dilanjutkannya pembahasan RUU Pengesahan Kerjasama Pertahanan RI dan Ukraina pada Tingkat II dalam rapat Paripurna DPR RI untuk disahkan menjadi Undang-Undang.

Pemerintah menyatakan siap melaksanakan pembahasan selanjutnya sehingga dapat menyelesaikan RUU ini secepatnya. RUU Pengesahan Kerjasama Pertahanan ini dapat menjadi landasan yang kuat bagi pengembangan kerjasama pertahanan antara RI dan Ukraina terutama dalam bidang Alutsista dan Industri Pertahanan serta meningkatkan kerjasama bilateral antara kedua negara.

Hal ini dijelaskan Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly didampingi Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sakti Wahyu Trenggono, Senin (13/7) mewakili Pemerintah menghadiri Rapat Kerja dengan Komisi I DPR RI mengenai pembicaraan tingkat 1 Rancangan Undang-Undang Republik Indonesia tentang Pengesahan Persetujuan antara Pemerintah Republik Indonesia dan Kabinet Menteri Ukraina tentang Kerjasama Dalam Bidang Pertahanan di Ruang Rapat Paripurna Komisi I DPR RI Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta.[​IMG]

Menteri Hukum dan HAM menjelaskan bahwa RUU ini didasari oleh Surat Presiden RI pada tanggal 2 Januari 2020 tentang usulan penyusunan RUU Pengesahan Persetujuan antara Pemerintah Republik Indonesia dan Kabinet Menteri Ukraina tentang Kerjasama Dalam Bidang Pertahanan dan menugaskan KemenkumHAM, Kemhan dan Kemlu untuk bersama-sama membahas dengan DPR RI.

Ujicoba rudal neptune Ukraina [defense express]

Kerjasama Pertahanan antara Indonesia dan Ukraina terdiri dari pertukaran kunjungan pejabat tinggi termasuk Angkatan Bersenjata kedua negara, pengembanganan kerjasama militer teknis, pengembangan bersama dalam pertahanan dan logistik, kerjasama pertahanan dalam lingkungan ilmiah, pertukaran informasi di bidang Pertahanan dan militer, pengembangan pendidikan dan pelatihan di bidang pertahanan dan militer, meningkatkan kerjasama industri pertahanan, dan kerjasama lainnya yang disepakati oleh kedua belah pihak.

Rapat Kerja Komisi I DPR RI dengan Pemerintah yang bersifat terbuka ini dibuka oleh Ketua Komisi I Meutia Hafidz dan dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi Abdul Haris Al Mashari membahas antara lain mengenai Daftar Inventarisasi Masalah dalam penyusunan RUU Kerjasama dalam bidang Pertahanan antara RI dan Ukraina, dan pandangan Fraksi-Fraksi mengenai pembahasan RUU ini ke tahap berikutnya.

Persetujuan antara Pemerintah Indonesia dengan Ukraina di bidang Pertahanan telah ditandatangani sejak 15 Augustus 2015, perjanjian kerjasama ini belum dapat diterapkan, Pemerintah Ukraina telah melakukan pengesahan pada tahun 2017 dan telah diterima oleh Kemlu RI namun kerjasama ini belum dapat dilaksanakan karena belum menyelesaikan pengesahan secara internal dalam bentuk UU pengesahan pelaksanaan kerjasama tersebut.

Kehadiran Wamenhan mewakili Menhan RI ini didampingi oleh Dirjen Strahan Kemhan Mayjen TNI Dr. rer. pol. Rodon Pedrason M.A., Dirjen Kuathan Kemhan Marsda TNI N Ponang Djawoto, Dirjen Pothan Kemhan Prof. Dr. Ir. Bondan Tiara Sofyan, M. Si, Dirkersin Ditjen Strahan Brigjen TNI I Putu Eka Asmara Putra, M. Si (Han) , Assusmen Bid Kermalem, Karo Hukum Marsma TNI Yowono Agung Nugroho, S.H.,M.H. , Karo Turdang Setjen Kemhan Brigjen TNI Jamaruba Silaban S.H.,M.H.

  Kemhan  

Pindad Jual Versi Sipil Maung Pesanan Prabowo

Harga Fortuner Rantis Maung produksi Pindad [twitter Pindad} 

Kendaraan taktis (rantis) Maung buatan Pindad tidak hanya dijual ke Kementerian Pertahanan (Kemenhan). Menurut perusahaan pelat merah itu Maung dengan spesifikasi 'sipil' akan dijual ke masyarakat umum dengan harga lebih murah.

Direktur Utama Pindad Abraham Mose menjelaskan Maung yang dipesan sesuai kebutuhan Kemenhan dijual dengan harga sekitar Rp 600 juta. Dia mengatakan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sudah memesan 500 unit yang produksi massalnya akan dilakukan pada Oktober.

Abraham menjelaskan Maung bakal dijual ke masyarakat umum seperti kendaraan jenis SUV. Pemasarannya akan dilakukan usai kerja sama dengan Kemenhan rampung.

"Jadi dari sipil juga bisa beli dan harganya relatif atau kompetitif terjangkau," kata Abraham saat dihubungi, Senin (13/7).

"Setelah kontrak dengan Kemhan berjalan next kami sudah diizinkan penjualan ke sipil," ucap Abraham lagi.

 Maung spesifikasi sipil 
Satu hal yang pasti spesifikasi Maung untuk sipil tidak dilengkapi persenjataan. Maung versi militer yang dipesan Kemenhan diketahui punya dudukan persenjataan kaliber 7,62 mm, konsol SS2-V4, perangkat GPS navigasi, dan tracker kendaraan serta perlengkapan lainnya.

Menurut Abraham di luar itu spesifikasi Maung buat sipil tidak terlalu berbeda dibanding versi militer. Pembedanya disebut pada bodi dan kaca tidak antipeluru, tanpa rollbar, dan tak perlu dudukan persenjataan.

Meski demikian Abraham bilang jika ada konsumen yang menginginkan Maung bisa saja dilengkapi komponen antipeluru namun dengan konsekuensi penyesuaian harga.

"Tapi begitu model buat sipil pasti ada pengurangan-pengurangan, ya seperti [SUV] pada umumnya. Dan pasti [harga] agak lebih jauh di bawah, kurang lebih Rp 400 juta - Rp 500 juta, tapi kami masih pantau dulu," ucap dia.

Harga yang diucapkan Abraham membuat Maung versi sipil setara SUV medium populer seperti Toyota Fortuner yang dilego Rp 492,9 juta - Rp 685 juta atau Mitsubishi Pajero Sport Rp 491,5 juta - Rp 702 juta.

Pindad mengembangkan Maung menjadi empat varian, tiga di antaranya yang disebut yakni kabin ganda, kendaraan logistik, hingga mobil yang dikhususkan bakal pertempuran jarak dekat seperti dipesan Kemenhan.

rantis 4x4, maung, pindad"Tapi tiga varian berikut ini kami masih uji, dan kami baru lepas yang satu ini [pesanan Kemenhan]," ucap Abraham.

Kelebihan utama Maung mampu menerjang medan-medan sulit dan beroperasi di area tidak aspal. Mobil ini dibekali mesin diesel turbo 2.500 cc milik Toyota Hilux, transmisi manual 6-percepatan, dan sistem gerak 4x4.

Abraham menjelaskan Maung buat sipil akan dipasarkan ritel melalui melalui anak perusahaan atau Pindad secara langsung. Soal perawatan mesin disebut bisa memanfaatkan bengkel resmi Toyota.

"Ini standar. Mesinnya kalau datang ke Astra, jadi buka kap mesin bisa langsung ke komputernya, ya sesuai standar perawatan mereka," kata Abraham.

Maung menjadi ramai dibicarakan usai Prabowo mengungkap lewat media sosial pribadi telah menguji kendaraan taktis itu. Prabowo mengunggah konten itu setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Kemenhan belanja produk lokal misalnya pada Pindad atau Dirgantara Indonesia. (ryh/fea)

  CNN  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...