✈ Video diposkan Adnan Dodi
Hawk TNI AU [TNI AU]
TNI AU laksanakan latihan Interoperability Pesawat dengan Drone.
Di video kali ini merupakan latihan bersama dengan Skadron Udara 1 yaitu Close Air Support (CAS).
UAV bertindak sebagai Airborne Forward Air Control (AFAC) yaitu bertugas untuk memberikan gambaran target yang akan diberikan Dukungan Tembakan Udara (DTU), dan Pesawat Hawk bertindak sebagai eksekutor untuk memberikan bantuan tembakan untuk pasukan di darat yang terhambat oleh musuh.
✈ Youtube
Dalam Skenario LSL I Aspek Darat/Laut
Latihan Operasi Pertahanan Pantai oleh Resimen Artileri 2 Korps Marinir TNI AL [Pasmar 2]
Satuan Resimen Artileri 2 marinir, dengan kekuatan satu baterai Armed dan satu baterai Arhanud merupakan bagian dari unsur Satgasrat (Satuan Tugas Darat) yang tergabung dalam Kogasgabhantai melaksanakan operasi pertahanan pantai Port Strella Distrik II Misille Island (Paiton Probolinggo) dalam skenario Latihan Satuan Lanjutan (LSL) I Aspek Darat/Laut Resimen Artileri 2 Marinir TA. 2020, Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu(26/09/2020).
Dengan menggunakan drone sebagai pembantu peninjau depan Armed dalam latihan ini yang terhubung pada monitor pimpinan penembakan (P2) yang berada ditempat stelling, dapat melihat dan mengoreksi secara cepat dengan jelas akurasi tembakan senjata artileri yang mengenai dan menghancurkan sasaran di laut.
Kegiatan tersebut ditinjau langsung oleh Komandan Resimen Artileri 2 Marinir Kolonel Marinir Aris Budiadi, S.Pi., MM., selaku Pimpinan Latihan, Asrena Danpasmar 2 Letkol Marinir M Rizal, Pasops Menart 2 Marinir Letkol Marinir Rana Karyana, S.E., M.Tr.Hanla.,M.M., selaku Penasehat latihan, Danyon Howitzer 2 Marinir Letkol Marinir Jumino, M.Tr. Hanla., Selaku Palaklat, Danyon Roket 2 Marinir Letkol Marinir Suroso, M.Tr.Opsla., Danyon Arhanud 2 Marinr Letkol Marinir Agus Nyubianto, S.A.P.,M.Tr.Opsla.
Ditandai dengan suara ledakan pertama dan alarm stelling, musuh telah masuk di medan pertahanan depan, seluruh prajurit Artileri 2 Marinir segera melaksanakan siaga pertempuran menempati kedudukan/stelling dibibir pantai sesuai dengan sektor tembakan.
Satuan arhanud melaksanakan prosedur pengendalian tempur (prosdalpur) dengan bantuan radar Kosekhanudnas dan KRI yang berkemampuan pertahanan udara untuk mendeteksi pesawat/rudal musuh yang akan melaksanakan serangan ke daerah pertahanan utama, dan langsung aksi melaksanakan tembakan terpilih ke sasaran pesawat tempur musuh sesuai jangkauan senjatanya.
Pada saat musuh memasuki daerah pertahan utama, secara serentak dan masive satu baterai armed dengan material Roket Vampire dan meriam Howitzer 105mm melaksanakan tembakan penghambat.
♘ PASMAR 2
Tiba di Lanud Iswahjudi
Danlanud Iswahjudi, Marsma TNI Widyargo Ikoputra, S.E., M.M menyambut kedatangan 4 pesawat tempur jenis Sukhoi, Skadron Udara 11, Lanud Hasanuddin yang tiba siang ini di Lanud Iswahjudi, Sabtu (26/9/2020).
Keempat pesawat Sukhoi tersebut tiba dalam dua flight dengan call sign Thunder Flight dan Flanker Flight.
Thunder Flight terdiri dari dua pesawat yakni, Sukhoi TS-3009 yang dipiloti oleh Letkol Pnb I Gusti Ngurah Surga Laksana dengan Lettu Pnb Ahmad Finandika dan Sukhoi TS-3004 yang dipiloti oleh Mayor Pnb Setyo Budi Pulungan dengan Kapten Pnb Nur Wahid. P.
Sementara Flanker Flight dengan dua pesawatnya, Sukhoi TS-3006 yang dipiloti oleh Mayor Pnb B. Baskoro Adi dengan Lettu Pnb Agyd Hertantya dan Sukhoi TS-3005 yang dipiloti oleh Kapten Pnb Satria Tikwana. R dengan Kapten Pnb Yanifa Eska. S.
Kempat pesawat super canggih ini sedang melaksanakan misi terbang jelajah yang terbang dari Lanud Hasanuddin, Makassar menuju Lanud Iswahjudi, Magetan, Jawa Timur.
Selain melaksanakan misi latihan terbang jelajah, empat pesawat tempur Sukhoi ini juga akan melaksanakan latihan puncak Koopsau II dengan sandi Sikatan Daya 2020.
Pada latihan Sikatan Daya 2020 tersebut, pesawat Sukhoi Skadron Udara 11 ini tergabung dalam satuan pesawat tempur bersama-sama dengan sejumlah pesawat tempur Skadron Udara 3, Skadron Udara 14 Skadron Udara 15 Lanud Iswahjudi, serta Skadron Udara 21 Lanud Abd Saleh.
Selama latihan, Satuan Pesawat Tempur tersebut akan melaksanakan sejumlah operasi udara dengan pangkalan ajunya di Lanud Iswahjudi, Magetan, Jawa Timur.
Kerahkan KRI Makasar 590
KRI Makassar 590 Laksanakan Latihan Manuver Lapangan [Puspen TNI]
Sebanyak empat Landing Craft Vehicle Personnel (LCVP), lima sekoci karet, serta Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Makassar 590, tengah berada di perairan Laut Jawa.
Sekitar 82 personel KRI Makassar (MKS) 590 dan 24 personel Divisi Pantai Koarmada II juga terlibat dalam operasi ini. Mereka diangkut KRI MKS 590, dan akan melakukan pendaratan amfibi.
Sementara itu, personel Divisi Pantai melaksanakan pandu gelombang terhadap pasukan yang membawa tank dengan menggunakan LCVP untuk segera menuju ke pantai sebagai titik pendaratan.
Berdasarkan siaran resmi Pusat Penerangan TNI, dilansir VIVA Militer Jumat 25 September 2020, ternyata operasi ini merupakan latihan Sekoci Pendarat Pasukan (SPP) Satuan Kapal Amfibi (Satfib) Koarmada II.
Latihan ini memasuki tahap Manuver Lapangan (Manlap), dengan melibatkan KRI Makassar (MKS-590), 4 LCVP dan 5 sekoci karet.
“Dengan melaksanakan latihan pandu gelombang dalam formasi Viktor, Alfa dan Shaf, diharapkan keterampilan serta kemampuan Prajurit Satfib,” kata Dansatfib Koarmada II Kolonel Laut (P) Agus Prabowo Adi.
Adi juga mengungkapkan jika, para prajurit Satfib mempunyai tugas pokok guna mendukung terlaksananya operasi amfibi yang semakin meningkat sesuai yang dicanangkan dan ditargetkan Pangkoarmada II Laksda TNI Heru Kusmanto.
Meski melaksanakan latihan di tengah pandemi COVID-19, Dansatfib menegaskan bahwa selama kegiatan latihan berlangsung, para prajuritnya tetap melaksanakan protokol kesehatan. Tentu hal ini dilakukan untuk mengurangi dampak penyebaran virus mematikan tersebut.
Radar Passive Vera-NG
Duta Besar RI Praha pada tanggal 4 Juni 2020 melakukan kunjungan kerja ke pabrik radar terbaik di Ceko, Era a.s. di Pardubice.
Kunjungan dilakukan bersama dengan Atase Pertahanan RI Berlin yang juga merangkap untuk Republik Ceko dalam rangka mewakili Kementerian Pertahanan dan TNI AU dalam melaksanakan Factory Acceptance Test (FAT) terhadap 2 unit Radar Passive: Vera-NG buatan Era a.s.
Radar Passive Vera-NG merupakan salah satu produk tracker Era terbaru dan tercanggih, dirancang untuk deteksi lokasi dan identifikasi sasaran baik di darat, laut maupun udara. Radar tersebut akan memperkuat pertahanan RI terutama di wilayah perbatasan.
Pada kesempatan tersebut, Duta Besar dan rombongan serta tim Era juga melakukan vidcon dengan sekitar 15 perwira TNI AU di Indonesia terkait persiapan-persiapan teknis dan rencana pelatihan para perwira TNI AU ke Era di Ceko.
♖ Kemenlu