Senin, 01 Maret 2021

Kemhan Sertifikasi Target Drone IPCD

Hasil kerjasama dengan BUMS IPCDhttps://www.kemhan.go.id/puslaik/wp-content/uploads/2021/01/2-6-1024x678.jpgHari Kamis, 21 Januari 2021, Pusat kelaikan Kemhan mengeluarkan sertifikasi target drone perusahaan swasta IPCD.

Target Drone TD-02/TD-02A merupakan produk IPCD (PT. Indo Pacific Communication & Defence) yang berlokasi di Tanggerang.

IPCD sebagai salah satu Industri Nasional bidang Pertahanan, bergerak dalam bidang pengembangan teknologi, khususnya Target Drone model TD-02, dapat digunakan sebagai target sasaran bergerak, latihan penembakan rudal / meriam anti pesawat, dapat teke off menggunakan landasan keras dan pelontar.

Target Drone ini merupakan produk First Article (FA) Pengembangan Teknologi Pertahanan (Bangtekindhan) dengan Kementerian Pertahanan (Dirjen Pothan Kemhan), dan sudah mendapatkan Certificate Type (TC) dari Pusat Kelaikan (Puslaik) Kemhan.
TD 02 IPCD
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhCvb_m1eQebnPFvNiQI8GZ10WDaoTt_efVa1mLhUHlJQFWrLhzTR6E2jpLHTbw6sjAr9jblZByrEN5m09PgEvJMfv5358R1K7d1JjDI9fUE-56zVW_6LL35bCmcBqoY8QPuJNjG8IH0gNJ/s677/Target+drone+TD-02+IPCD.pngTarget Drone TD-02 [IPCD]

Pesawat tanpa awak ini menggunakan sayap delta merupakan pengembangan badan usaha milik swasta (BUMS) IPCD, mampu terbang dengan kecepatan 200 km/jam.

Selain itu mesinnya bisa diganti dengan mesin jet, sehingga menambah kecepatannya.

Dengan berat sekitar 40 kg mampu terbang selama 2 jam dengan jarak jelajah sekitar 5 km.

Target drone ini menambah alutsista yang sudah ada. Mengutip indomiliter, Target drone TNI ada beberapa macam, dari China, NIRST S70 mampu terbang dengan kecepatan 300 km/jam.

Sedangkan Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Udara (Dislitbangau) bekerja sama dengan PT Aviator mengembangkan prototipe target drone dengan kecepatan maksimal 200 km per jam.

Target Drone Dislitbangad (Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Darat) yang diberi label LTD (Light Target Drone) Elang mampu terbang dengan kecepatan 120 km/jam. [GM]

 ♖
Garuda Militer  

Kemhan Sertifikasi Roket Motor RD 702

Produksi PT Dirgantara Indonesiahttps://www.kemhan.go.id/puslaik/wp-content/uploads/2021/02/photo1-1-1024x640.jpgPenandatanganan sertifikasi kelaikan roket motor RD-702 [Kemhan]

Pusat Kelaikan Kemhan RI Senin tanggal 22 Februari 2020 Laksma bertempat di ruang rapat Puslaik Lantai 10 Gedung A.H Nasution Laksma TNI Teguh Sugiono, S.E., M.M melaksanakan penandatanganan dan penyerahan Sertifikat Kelaikan Militer RD-702 Rocket Motor kepada PT. Dirgantara Indonesia (Persero) sebagai produsen atau penyedia materiil.

Kegiatan berjalan lancar dengan selalu mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgIWmPAiPd4OKNYByDQWW2iqMmFVo-gDIQH6d2CgdMq2mUtzdJu6Jz6CGG9spg-sUTALmiHOxD-rbMUmeY6OiIkQiJsm9GuVmgxRQeMmzJQCYNp8rnSS6bSCmU57cnk7CnpSK-QiAKiA9NV/s682/Roket+RD+702+Mod+4+PTDI.pngRoket RD 702 Mod 4

Penandatanganan dan penyerahan Sertifikat Kelaikan Militer dilaksanakan setelah seluruh proses kegiatan Sertifikasi Kelaikan yang meliputi kegiatan Aplikasi, Verifikasi Dokumen/Review Document dan Pemeriksaan Kesesuaian/Conformity Inspection serta Pengujian Fungsi/Functional Test yang telah dilaksanakan oleh Tim IMMA (Indonesian Military Airworthiness Authority).

Dalam sambutannya Kapuslaik mengucapkan selamat kepada PT. Dirgantara Indonesia (Persero) dan berharap kepercayaan Puslaik berupa Sertifikat Type yang diberikan, kedepannya dapat bermanfaat demi kemajuan PT. Dirgantara Indonesia (Persero) sebagai Industri dalam mendukung Pertahanan Negara.

 ♖
Kemhan  

KRI 526 Dinamakan KRI Teluk Weda

Produksi Bandar AbadiKRI 526 Teluk Weda, merupakan jenis dari Bituni class [antara]

Kapal Angkut Tank (AT-8) H-355 untuk TNI AL yang diberi nama KRI Teluk Weda-526 dan diproduksi oleh PT Bandar Abadi Ship Builders and Dry Docks di Batam, diluncurkan.

Menurut keterangan tertulis Biro Humas Kementerian Pertahanan (Kemenhan), Senin (1/3) diungkapkan, peluncuran KRI Teluk Weda tersebut dilakukan diresmikan oleh Kepala Pusat Alat Peralatan Pertahanan Badan Sarana Pertahanan Kementerian Pertahanan (Kapus Alpalhan Baranahan Kemhan) Marsma TNI Asfan Jauhari, Sabtu (27/2).

Proses peluncuran kapal, jelas Kapus Alpalhan Baranahan Kemhan, merupakan salah satu momen penting dalam proses pengadaan kapal, yang menandai selesainya pembangunan struktur badan kapal.

Pengadaan Kapal Angkut Tank (AT) ini didukung dari anggaran Pinjaman Dalam Negeri (PDN) Tahun Anggaran 2018 dan memulai pembangunannya pada 13 September 2019.

Kapus Alpalhan Baranahan Kemhan berharap, penyelesaian pembangunan Kapal Angkut Tank ini dapat terlaksana sesuai jadwal yang telah direncanakan.

Pengadaan Kapal Angkut Tank ini merupakan bagian dari program Pembangunan Kekuatan Pertahanan untuk mewujudkan Kekuatan Pokok Minimal (minimum essensial force) sesuai renstra 2015-2019,” kata Asfan. (ant)
 

 
Kastara  

Pindad Presentasi Senjata CAR 816 ke Pussenif

      Produk kerjasama dengan perusahaan UEA 
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhndqwk-lGM1CTNkLnVZP0pC2KgUWWv7xNM5jZomF8voNUla8TmEu8Dt573F_4pa5cTSKK7FuY3paKfLH6lGtf7m5q-RpIY8RI0FIYD1xjL-XG5vGVP7GlhCZp-0o9es8UYVmbU5MbRsUU/w400-h266/6192d-gng07199.jpgVarian senapan Caracal CAR 816 [Pussenif]

W
adanpussenif Mayjen TNI A. Daniel Chardin, S.E., M.Si.,membuka acara presentasi senjata CAR 816 dari PT. Pindad (Persero), bertempat di ruang Ahmad Yani Mapussenif, jalan Supratman No. 60 Bandung Jawa Barat, Rabu (24/02/2021).

Dalam sambutannya mengatakan “Pelaksanaan kegiatan presentasi selain menambah ilmu pengetahuan juga merupakan salah satu upaya dalam rangka menentukan pemilihan alutsista yang tepat untuk melengkapi materiil satuan infanteri guna menjawab tantangan tugas kedepan yang semakin kompleks” jelasnya.

Lebih lanjut disampaikan “Pussenif Kodiklatad selaku Lapangan kekuasaan Teknis (LKT) Infanteri senantiasa berupaya mengikuti perkembangan teknologi kemiliteran dihadapkan pada doktrin dan taktik bertempur infanteri dimasa kini dan masa yang akan datang.” sambutan Wadanpussenif.

Acara tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan. Tampak hadir presentasi ini Irpussenif, Danpusdikif, para Direktur dan para Pamen ahli Pussenif serta Direktur dan staf PT. Pindad.

  ★ Pussenif  

[Foto] Penampakan Rantis Maung 4x4

Kreasi Pindad Rantis Maung 4x4 produksi Pindad [GM]

Kendaraan taktis Maung 4x4 telah dipresentasikan Pindad kepada Menhan tahun lalu. Kemudian menhan memesan 500 unit untuk kebutuhan TNI.

Setelah diperkenalkan dan dinamai oleh Menteri Pertahanan, Bapak Prabowo Subianto, Kendaraan taktis ringan 4x4 Maung sudah diproduksi dan tahap awal sudah diserahkan oleh Menhan ke Kasad pada 13 Januari 2021 lalu.

Maung memiliki kemampuan modular, manuver yang gesit, tangguh, dan terus dikembangkan agar semakin handal untuk mendukung operasi di berbagai medan.

Tahun 2021 akan ada upgrade dan varian baru yang akan menambah pilihan solusi yang bisa Maung tawarkan. Termasuk menyediakan berbagai mesin untuk Maung sipil.

 Berikut ini penampakan Maung 4x4 Pindad : 


Penampakan Maung untuk umum [Pindad]

Bentuk Maung 4x4 sipil yang berbeda [Pindad]

  Garuda Militer  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...