Kamis, 09 September 2021

[Global] Tank Baru Inggris Jadi ‘Bencana’

Lebih dari 300 Tentara TerlukaTank terbaru Inggris, Ajax. [istimewa] ★

T
ank terbaru Inggris, Ajax, akan menimbulkan masalah terkait keamanan bagi awaknya jika tank ringan digital ini dikendarai dengan kecepatan lebih dari 32 kilometer per jam.

Kabar itu terungkap dalam laporan terbaru pemerintah Inggris pada Juli lalu. “Sebanyak 310 tentara Inggris menghadapi bantuan medis setelah uji coba kendaraan tempur lapis baja Ajax yang baru, yang juga disebut sebagai tank ringan,” kata Menteri Pengadaan Pertahanan Inggris Jeremy Quin dalam pernyataannya.

"Dari 310 personel tersebut, 304 tentara telah berhasil dihubungi dan 248 personel, termasuk 113 tentara dari 121 personel asli, kini telah diperiksa," ungkap dia.

Masalah kesehatan yang dilaporkan termasuk gangguan pendengaran, kejang punggung, dan nyeri sendi. Quin menambahkan, “Pejabat Kementerian Pertahanan terus mengidentifikasi dan memantau pendengaran personel yang terpapar kebisingan di Ajax."

"Tentara juga sedang dalam proses mengidentifikasi efek kesehatan apa pun pada mereka yang berpotensi terkena getaran," papar dia.

Mengacu pada laporan yang belum diterbitkan oleh direktur kesehatan dan keselamatan Kementerian Pertahanan, Quin mengatakan, "Sementara laporan tersebut belum disimpulkan, jelas bahwa masalah getaran diangkat sebelum uji coba Ajax dimulai di Uji Coba Lapis Baja dan Unit Pengembangan pada November 2019."

Dia berjanji setelah rilis dokumen tersebut, departemennya akan menangani penyelidikan lebih lanjut yang diperlukan. "Untuk melihat apakah pengambilan keputusan yang buruk, kegagalan dalam kepemimpinan, atau masalah organisasi sistemik berkontribusi pada situasi saat ini," papar dia.

Menteri Pengadaan Pertahanan juga mengatakan, "Tidak mungkin menentukan skala waktu yang realistis untuk pengenalan kendaraan Ajax ke dalam layanan.”

Kementerian Pertahanan tidak akan menerima kendaraan yang tidak sesuai untuk tujuan (nya)," ujar dia.

Pada saat yang sama, Quin menyarankan uji coba Ajax dapat dilanjutkan "dalam waktu dekat", tetapi mereka akan melibatkan staf General Dynamics daripada prajurit.

Perusahaan ini sebelumnya dipilih untuk memproduksi 589 tank ringan Ajax untuk militer.

Anggota Komite Pertahanan Commons parlemen Inggris Tory Mark Francois bertanya-tanya apakah tentara Inggris "yang waras ingin berperang di Ajax."

"Program ini telah menjadi bencana dan Kementerian Pertahanan harus bangkit dari penyangkalan, membatalkannya, dan membeli sesuatu yang berhasil, dan tidak melukai krunya sendiri!" tegas anggota parlemen itu.

Pernyataan itu muncul beberapa pekan setelah laporan pemerintah mengklaim Ajax menimbulkan risiko keselamatan bagi awaknya jika dikemudikan dengan kecepatan lebih dari 32 kilometer per jam. Kecepatan maksimum tank itu adalah 64 kilometer per jam.

The Telegraph melaporkan pada Juli bahwa uji coba tank ringan telah ditangguhkan dari November 2020 hingga Maret 2021, setelah kru mengalami pembengkakan sendi dan tinnitus.

Saat ini, semua personel seharusnya secara teratur melakukan tes telinga dan memakai headset peredam bising di dalam tank itu.

Dana USD4,9 miliar telah dihabiskan untuk program Ajax yang diluncurkan pada 2014, dan seharusnya selesai pada 2024. (sya)

 
sindonews  

Rabu, 08 September 2021

Perbaikan KRI Cakra 401 Telah Mencapai 97,5 Persen

  KRI Cakra-401 dibuat di Jerman Barat pada 1981 merupakan kapal selam sejenis dengan KRI Nanggala-402 yang tenggelam di perairan Utara Bali Hiu Kencana [TNI AL] ⚓️

PT PAL Indonesia menyatakan proses perbaikan atau overhaul (OVH) kapal selam KRI Cakra-401 yang berusia puluhan tahun telah mencapai 97,5 persen.

Chief Operating Officer (COO) PAL Indonesia Iqbal Fikri mengakui pandemi Covid-19 sempat menghambat kedatangan peralatan dan tenaga ahli perbaikan kapal selam tersebut.

Meski demikian, dia menegaskan PAL Indonesia tetap berkomitmen untuk menyelesaikan proyek dan mencapai pengiriman tepat waktu.

"Secara pararel terus dilakukan penyempurnaan pada bagian-bagian khusus pada proyek Overhaul KRI Cakra-401 meski berada di luar scope of work," jelas Iqbal Fikri saat menerima kunjungan Inspektur Jenderal TNI AL (Irjenal) Laksamana Muda TNI Sunaryo pada Selasa.

[PAL] ⚓️

Irjenal Laksamana Muda TNI berharap Kapal Selam KRI Cakra-401 dapat segera bergabung dan mendukung kegiatan TNI dalam pertahanan Republik Indonesia.

Sebelumnya, KRI Cakra-401 dibuat di Jerman Barat pada 1981.

Kapal selam ini serupa dengan KRI Nanggala-402 yang tenggelam di perairan Bali beberapa waktu lalu.

KRI Cakra-401 merupakan Kapal selam tipe 209/1300 dan memiliki berat selam 1,395 ton dengan dimensi 59,5 meter x 6,3 meter x 5,5 meter.

Kapal selam ini diawaki 34 pelaut dan dipersenjatai 14 buah torpedo 21 inci dalam 8 tabung, serta memiliki sensor dan elektronis.

  ⚓️
AA  

Helikopter Puspenerbal Tingkatkan Kemampuan SBO di Laut Jawa

 🚁 🏁 🎌[Puspenerbal]

Penerbang Helikopter Skuadron 400 Wing Udrara 2 Puspenerbal Tingkatkan Kemampuan Ship Board Operation (SBO) di Laut Jawa.

Mayor Laut (P) Oscar Johanes Novie, M. Tr. Opsla selaku Komandan Skuadron Udara 400 Wing Udara 2 mempunyai tugas dan tanggungjawab dalam melaksanakan peningkatan kualifikasi penerbang helikopter. Senin (6/9).

Salah satu program materi kualifikasi yang dilaksanakan yaitu Ship Board Opration, dimana kegiatan tersebut dilaksanakan bersama dengan KRI Makassar-590 Satfib Koarmada II yang pada saat itu juga sedang melaksanakan pelayaran Lattek Wira Jala Yudha Siswa Kodiklatal.

Latihan tersebut melibatkan 3 unsur helikopter jenis AS 565 MBe Panther HS-4204, Bell-412EP HU-4204 dan BO-105 Bolkow HE-4112. Kegiatan ini diawali dengan Flight Brief para peserta latihan dipimpin langsung oleh Komandan Skuadron Udara 400 Wing Udara 2 di Ruang Operasi Skuadron Udara 400 dan dilanjutkan dengan pelaksanaan Ship Board Opration (SBO) di KRI Makasar-590.

Selama latihan berlangsung baik crew pesud dan awak KRI menjalankan dengan penuh semangat, sungguh-sungguh serta sesuai dengan prosedur yang berlaku, dimana hal tersebut merupakan ciri khas seorang prajurit matra laut yang profesional, handal dan disegani.

Kegiatan latihan SBO ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan sekaligus merefresh para Penerbang helikopter beserta Air Crew tentang pelaksanaan prosedur SBO di KRI yang merupakan salah satu keistimewaan para Rajawali Laut yang tidak dimiliki oleh matra lain. "Jadilah prajurit gurita yang Terbaik, Terhormat dan Di Segani" ujar Danron 400 Wing Udara 2.
 

  🚁
Puspenerbal  

TNI Tangkap 2 Anggota KKB Papua

 ♜ Berikut barang bukti 5 pucuk senjatahttps://asset.kompas.com/crops/OWLtiH3zc0qsFLjgHhlcugFdygg=/0x0:0x0/750x500/data/photo/2021/09/07/6137669c92006.jpgBarang bukti yang berhasil diamankan dari dua orang yang diduga KKB dan diamankan di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Selasa (7/9/2021)(Dok Korem 172/PWY)

Personel TNI menangkap dua orang yang diduga anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang berada di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, di Distrik Oksibil, Selasa (7/9/2021).

Dari dua orang tersebut, TNI mengamankan total 5 pucuk senjata api.

Di antaranya dua pucuk senjata api jenis M-16 yang salah satunya dilengkapi dengan pelontar granat, dan satu pucuk senapan laras panjang rakitan.

"Personel Koramil 1715-05/Batom beserta dengan Linmas Distrik Batom berhasil menangkap dua orang anggota KKB Ngalum Kupel pimpinan Lamek Taplo," ujar Danrem 172/PWY, Brigjen Isak Pangemanan, melalui keterangan tertulis, Selasa.

Menurut dia, penangkapan tersebut bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai kehadiran dua orang tidak dikenal berada di sungai dengan menggunakan perahu kecil.

"Mereka menggunakan perahu jenis Johnson dari arah PNG menuju ke Mongham yang merupakan basis KKB," kata Isak.

Namun, perahu yang digunakan kedua orang tersebut rusak ketika berada di Kampung Muara.

Setelah personel Koramil 1715-05/Batom menerima laporan tersebut, empat anggota Koramil bersama beberapa pemuda dan anggota Linmas, bergerak menuju lokasi dengan menggunakan perahu.

"Personel kami kemudian melakukan pengepungan di pertengahan sungai Oksip – Mongham dan berhasil menangkap dua orang anggota KKB bernama Yulian Uropmabin (36) dan Kapol Uropmabin (42)," kata dia.

Setelah membawa kedua orang tersebut ke Koramil, mereka kemudian diperiksa dan didapati beberapa barang bukti.

Barang bukti yang diamankan adalah, 35 butir amunisi 5,56 mm, dua butir GLM, dua buah ponsel, enam buah senjata tajam, satu buah solar cell, lima buah flasdisk, satu buah Bendera OPM, tiga buah Bendera "Buka".

Kemudian, dua buah Bendera "Buka" kecil, satu buah ketapel, satu lembar FC KK, satu buku kartu kesehatan, dua lembar tiket pesawat, saru buah buku saku, delapan buah tas, dan satu buah tenda payung.

Saat ini kedua orang yang diduga anggota KKB tersebut ditahan di Koramil 1715-05/Batom.

 ♖ Kompas  

Selasa, 07 September 2021

Pandangan Kemhan Terkait Industri Pertahanan Nasional

 Menciptakan kemandirian industri pertahanan melalui holding Ilustrasi PUNA MALE Elang Hitam [BUMN] 

Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Pertahanan (Kemhan), Penny Radjendra, mengatakan, terdapat tiga arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait industri pertahanan.

Pertama, kesinambungan alutsista dalam sebuah kerangka daur hidup senjata oleh Kemhan dan TNI. Desainnya harus holistik dan tidak boleh parsial. Bahkan, harus didesain dengan baik dan tersedia strategi besar.

Kedua, menciptakan kemandirian industri pertahanan melalui holding. "Baru-baru ini sudah kita ketahui PT LEN Industri sebagai ketua holding industri pertahanan Indonesia," katanya dalam acara diskusi secara virtual pada Minggu (5/9).

Ketiga, mengubah paradigma dari belanja pertahanan menjadi investasi pertahanan.

Menurut Penny, Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto juga pernah menekankan bahwa pertahanan adalah sebuah investasi. Sehingga, hal ini menjadi fokus pemerintah, khususnya Kemhan.

"Pengadaan alutsista diwujudkan dalam sebuah investasi pertahanan jangka panjang," ujarnya.

Menurutnya, dibandingkan kekayaan sumber daya alam Indonesia yang sangat berlimpah, investasi pertahanannya masih sangat kecil.

Padahal, investasi pertahanan ditujukan untuk mengamankan sumber daya alam yang berlimpah itu. Sehingga, investasi pertahanan menjadi suatu hal yang sangat penting.

Oleh karena itu, lanjut Penny, Kemhan memiliki beberapa strategi dalam mengembangkan industri pertahanan.

Pertama, membentuk klaster industri pertahanan. Industri-industri sejenis dan industri pendukungnya ditempatkan dalam satu lokasi atau satu wilayah yang sama. Sehingga akan menciptakan efisiensi logistik, memudahkan interaksi antar industri, serta mempermudah riset dan pengembangan.

"Sejauh ini, dari 141 yang terverifikasi di industri pertahanan, kita sudah memiliki sekitar 17 klaster industri," jelasnya.

Kedua, memperkuat industri bahan baku (tier-4), industri pendukung (tier-3), dan industri komponen (tier-2).

Ketiga, mengadopsi konsep industri 4.0.

Terakhir, melakukan ekspansi kapasitas produksi industri pertahanan.

"Dengan keempat fondasi tersebut, kinerja industri pertahanan akan semakin lebih besar. Seperti kita lihat, dalam beberapa hal kita juga sudah mampu menjual produk ke luar negeri," ujarnya.

  ♔
Gatra  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...