Kamis, 21 April 2022

Mengenal BMC Vuran

MRAP asal Turki yang diminati Indonesia BMC Vuran [BMC]

B
aru-baru ini beredar foto kendaraan lapis baja jenis Mine-Resistant Ambush Protected (MRAP) asal Turki yang kabarnya tengah diminati oleh TNI Angkatan Darat.

MRAP yang dimaksud adalah Vuran (Striker) yang dirancang dan diproduksi oleh perusahaan otomotif BMC, juga dikenal sebagai pembuat tank tempur utama (MBT) Altay.

Layaknya kendaraan militer modern lainnya, Vuran memiliki desain modular. Bisa dikembangkan untuk beragam misi, seperti angkut pasukan, post dan komando, pembawa mortir, ambulans dan lainnya.

Kendaraan ini menawarkan berbagai fitur, termasuk sistem penglihatan khusus, sistem pemadam api otomatis, sistem inflasi ban sentral, serta stasiun senjata otomatis yang dikendalikan dari jarak jauh (RCWS).

Mengenai spesifikasi dan performanya, Vuran memiliki dimensi panjang 6,2 m, lebar 2,6 m, dan tinggi 2,6 m.

Kendaraan berbobot 2,65 ton ini digerakkan menggunakan mesin diesel Cummins ISL e3 berdaya 375 PS, disandingkan dengan transmisi otomatis Alison seri 300, 6 maju 1 mundur.

{istagram Dayy]

Vuran dapat dibesut hingga kecepatan 110 km/jam, jangkauan operasinya sejauh 600 km dengan kapasitas tangki penuh solar 310 liter.

Vuran dapat menampung sembilan prajurit termasuk pengemudi dan juru senjata. MRAP ini menawarkan tingkat perlindungan pada STANAG 4569 Level 3 kategori MRAP.

Vuran mulai berdinas untuk militer Turki sejak 2019 dan langsung dilibatkan dalam operasi tempur sebenarnya pada serangan pasukan Turki ke timur laut Suriah dan Perang Saudara Libya Kedua.

Di luar Turki, Vuran juga telah dioperasikan oleh Militer Kosovo, Libya, dan Tunisia.

Apakah Indonesia akan menjadi pengguna selanjutnya? Yuk kita tunggu informasi resmi selanjutnya dari pihak terkait. -RBS-

 ★
Airspace Review  

Rabu, 20 April 2022

Presiden Luncurkan Defend.ID

Jadikan Lompatan Transformasi Industri Pertahanan Indonesia Presiden Jokowi meluncurkan Holding dan Program Strategis BUMN Industri Pertahanan Defend ID, Rabu (20/04/2022), di Surabaya. (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev)

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meluncurkan Holding dan Program Strategis Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Industri Pertahanan yang dinamakan Defence Industry Indonesia atau disingkat Defend ID. Acara peluncuran dilakukan di PT PAL Indonesia (Persero), Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, Rabu (20/04/2022) siang.

Dalam sambutannya, Presiden menekankan bahwa Indonesia harus segera membangun kemandirian sekaligus mendorong industri pertahanan dalam negeri agar sepenuhnya siap memasuki era persaingan baru dan mampu memenuhi kebutuhan pertahanan pokok untuk menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Kemandirian industri pertahanan harus kita wujudkan bersama-sama, tidak bisa sendiri-sendiri, tidak bisa parsial, enggak bisa. Kita harus perkuat industrinya, kita juga harus bangun ekosistemnya agar tumbuh dan berkembang semakin maju,” tegasnya.

Oleh karena itu, Kepala Negara pun mengapresiasi langkah konsolidasi dan pembentukan perusahaan induk atau holding BUMN industri pertahanan Defend ID yang sudah lama dinantikan ini.

Sudah lama ini saya tunggu-tunggu dan saya kejar-kejar terus agar BUMN industri pertahanan kita jauh lebih terkonsolidasi, ekosistemnya semakin kuat, mampu bersaing secara sehat dan menguntungkan. Dan, ini saya catat janjinya, janji ini saya catat, Defend ID akan menjadi TOP50 perusahaan pertahanan dunia,” ujar Presiden.

Tak hanya itu, Presiden juga mengingatkan Defend ID untuk terus mendorong peningkatan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) dan menurunkan impor alat pertahanan dan keamanan (alpalhankam).

Saya minta agar TKDN produk-produk pertahanan unggulan terus ditingkatkan dari angka yang telah dicapai saat ini yaitu 41 persen, agar bisa terus naik dan meningkat, dan nanti pada akhirnya 100 persen. Kita harus bergerak cepat, lincah, dan juga jeli melihat peluang, proaktif menjawab peluang agar bisa menjadi bagian dari rantai pasok global. Ini penting sekali, dengan tetap mengutamakan pemenuhan kebutuhan di dalam negeri,” tegasnya.

Penandatanganan kerja sama Kemhan dengan DEFEND.ID [BUMN]

Lebih lanjut, Presiden menekankan bahwa peluncuran holding dan program strategis BUMN industri pertahanan ini harus dijadikan lompatan untuk bertransformasi membangun ekosistem industri pertahanan yang kuat dan modern.

Membentuk BUMN industri pertahanan yang kuat dan mandiri, yang mampu bersaing dan menguasai pasar di dalam negeri utamanya, dan diperhitungkan di pasar internasional atau pasar global,” imbuhnya.

BUMN industri pertahanan ini, lanjut Presiden, akan menjadi ujung tombak kemandirian industri pertahanan Indonesia. Oleh karena itu, Presiden menekankan pentingnya penguasahaan teknologi dan manufaktur komponen terkini berbasis dual-use technology dengan membangun global partnership seluas-luasnya dengan pihak manapun yang mau transfer teknologi.

Semuanya ajak, tetapi tetap mayoritas kita, agar juga pasar kita bisa lebih membesar. Terus berinovasi mencari cara dan mencari terobosan, baik itu terobosan di bidang SDM (sumber daya manusia), di bidang bahan baku, bidang produk, proses bisnis dan operasionalnya, semuanya. Semuanya harus excellent, yang terbaik,” tandasnya.

Dalam kegiatan ini juga dilakukan penandatanganan kerja sama Holding BUMN Industri Pertahanan antara Defend ID dengan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) dan antara Defend ID dengan global partner.

Penandatanganan kerja sama tersebut antara lain,:

♞ Kontrak pengadaan 13 unit Radar GCI dan pendukungnya antara PT Len Industri (Persero) dan Kemenhan,
♞ Pengadaan munisi kaliber kecil antara PT Pindad dan Kemenhan,
♞ Kontrak MRO modernisasi 12 unit pesawat C 130 antara PT Dirgantara Indonesia dan Kemenhan,
♞ Kesepakatan untuk kerja sama MRO peningkatan kemampuan dan modernisasi kapal perang TNI AL antara PT PAL Indonesia dan Kemenhan,
♞ Heads of Agreement (HoA) teknologi elektronika pertahanan antara PT Len Industri dan Thales International SAS, France,
Memorandum of Understanding (MoU) produksi bersama produk Armoured Amphibious Assault Vehicle antara PT Pindad dan FNSS Savunma Sistemleri, Turki.

Selain itu dilakukan juga Penandatanganan kerja sama antara Kemenhan dan Kementerian BUMN untuk mendorong peningkatan peran BUMN dalam pemenuhan alpalhankam serta peningkatan tingkat komponen dalam negeri untuk produksi alat pertahanan dan keamanan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut yakni Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Sosial Tri Rismaharini, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Fadjar Prasetyo, Direktur Utama Defend ID Bobby Rasyidin, dan Direktur Utama PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod. (TGH/UN)

  ♞
Setkab  

[Video] Uji Statis Motor Roket Kaliber 70 mm

➶ Diposkan Penerangan Poltekad Uji Penembakan Sistem Peluncur MLRS "Busur Geni" Kaliber 90mm [Poltekad]

Uji Statis Motor Roket (Static Thrust Rocket) merupakan salah satu rangkaian penelitian dan pengembangan Pembuatan Prototipe Roket Latih Kaliber 70 mm oleh Poltekad Rocket Research, Technology and Inovation (Proton) yang dipimpin oleh Perwira Teknis Mayor Arh Muhammad Ali, S.T.

Berikut video dari Youtube :


  Youtube  

41 Kapal Perang TNI AL Bakal Dimodernisasi Defend ID

⚓ Modernisasi 41 kapal perang TNI Angkatan Laut oleh PT PAL Indonesia menjadi salah satu bentuk kerja sama Kemenhan dan Defend ID.Penanda tanganan kerjasama DEFEND.ID [BUMN]

Kementerian Pertahanan dan holding BUMN industri pertahanan yakni Defend ID menandatangi sejumlah kontrak kerja sama di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (20/4/2022).

Salah satu kontrak kerja sama yaitu upaya modernisasi 41 kapal perang TNI Angkatan Laut oleh PT PAL Indonesia.

Kesepakatan MRO dan peningkatan kemampuan serta modernisasi kapal perang TNI AL sebanyak 41 kapal perang antara PT PAL Indonesia dan Kementerian Pertahanan senilai 1,1 miliar dollar AS merupakan salah satu kegiatan dalam penandatanganan kontrak kerja sama antara Defend ID dan Kementerian Pertahanan,” kata Menteri Pertahanan Pertahanan Prabowo Subianto dalam keterangan tertulis Dispenal, Rabu sore.

Selain itu, momentum terjalinnya kontrak kerja sama ini terjadi di sela-sela peluncuran holding dan program strategis BUMN di bidang industri pertahanan yang diluncurkan Presiden Joko Widodo.

Peluncuran ini merupakan bagian dari upaya pemerintah membangun dan mendukung program, yaitu pembentukan perusahaan induk pada perusahaan-perusahaan BUMN yang bergerak di bidang industri pertahanan.

Defend ID merupakan perusahaan induk dari BUMN industri pertahanan dalam negeri yang terdiri dari PT LEN Industri, PT Dahana, PT Dirgantara Indonesia, PT Pindad, dan PT PAL Indonesia.

Kendaraan tempur amfibi ZAHA, disebut turut ditekan kerjasama bersama FMSS dan Pindad.

Holding ini diharapkn dapat meningkatkan penggunaan komponen dalam negeri menjadi 50 persen serta target 50 besar dunia dalam bidang industri pertahanan pada 2024.

Kegiatan yang dilaksanakan pada acara peluncuran tersebut yakni penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian Pertahanan dan Kementerian BUMN dalam hal dukungan BUMN industri pertahanan untuk kemandirian alat peralatan pertahanan dan keamanan.

Kemudian, penandatanganan kontrak kerja sama antara Defend ID dan Kementerian Pertahanan, penandatanganan Global Strategic Partnership, peluncuran kapal cepat rudal, dan peresmian pabrik elemented detonator.

Sementara itu, Jokowi mengapresiasi pembentukan holding BUMN industri pertahanan ini.

Saya mengapresiasi pembentukan holding BUMN industri pertahanan yang bernama Defend ID yang sudah lama ditunggu-tunggu, agar BUMN Industri Pertahanan kita, pertama, Defend ID akan menjadi top fifty atau top 50 perusahaan pertahanan dunia,” kata Jokowi.

“Kedua, Defend ID akan mendorong perkembangan TKDN (tingkat kandungan dalam negeri) untuk terus dikembangkan menjadi besar, dan menurunkan impor alat pertahanan dan keamanan alpahankam kita,” kata dia.
 

  🐟 
Kompas  

Jokowi Luncurkan "Holding" BUMN Pertahanan Defend ID

 Membangun kemandirian industri pertahanan  
https://pict.sindonews.net/dyn/732/pena/news/2022/04/20/34/748781/disaksikan-presiden-jokowi-defend-id-resmi-diluncurkan-jwu.jpgPresiden Joko Widodo (Jokowi) menyaksikan peluncuran holding BUMN industri pertahanan atau Defend ID di Jawa Timur, Rabu (20/4/2022).

P
residen Joko Widodo meluncurkan holding BUMN di bidang pertahanan yang dinamakan Defense Industry Indonesia (Defend ID) di Surabaya, Rabu (20/4/2022).

Dalam kesempatan itu, diluncurkan pula sejumlah program strategis BUMN industri pertahanan.

"Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, holding dan program strategis BUMN industri pertahanan Defend ID saya luncurkan hari ini," ujar Jokowi dalam keterangannya sebagaimana disiarkan YouTube Sekretariat Presiden.

Jokowi menuturkan, Indonesia harus segera membangun kemandirian industri pertahanan.

Selian itu, juga mendorong industri pertahanan dalam negeri agar siap memasuki era persaingan baru.

"Dan mampu memenuhi kebutuhan pertahanan pokok untuk menjaga kedaulatan NKRI. Dan kemandirian industri pertahanan harus kita wujudkan bersama-sama. Tidak bisa sendiri-sendiri," ungkapnya.

"Tidak bisa parsial, endak bisa. Kita harus perkuat industrinya. Kita juga harus bangun ekosistemnya agar tumbuh dan berkembang semakin maju. Karena itu saya mengapresiasi pembentukan holding BUMN industri pertahanan," lanjut Jokowi.

Dia mengaku, selama ini telah menunggu-nunggu kapan realisasi holding BUMN pertahanan ini diperkenalkan kepada masyarakat.

Jokowi pun menyatakan sempat terus mengejar-ngejar realisasi dari holding ini.

"Sudah lama ini saya tunggu-tunggu dan saya kejar-kejar terus agar BUMN industri pertahanan kita jauh lebih terkonsolidasi. Ekosistemnya semakin kuat. Mampu bersaing secara sehat dan menguntungkan," jelasnya.

Jokowi menegaskan, dia akan mencatatkan janji pendirian holding industri pertahanan ini.

"Janji ini saya catat. Defend ID akan menjadi top 50 perusahaan pertahanan dunia. Itu pertama," katanya.

Yang kedua, akan terus mendorong peningkatan TKDN. Harus terus diperbesar terus. Dan menurunkan impor alat pertahanan dan keamanan kita. Goal-nya ke sana," tambah Jokowi.


 Teken Kerja Sama 

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyambut positif peluncuran holding BUMN industri pertahanan atau Defend ID oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Jawa Timur, Rabu (20/4/2022).

Erick menyebut peluncuran Defend ID merupakan komitmen presiden dalam membangun kemandirian pertahanan nasional.

"Tentu kita bersyukur atas peresmian holding BUMN industri pertahanan oleh Bapak Presiden. Kita harus menindaklanjuti arahan Presiden agar Defend ID benar-benar menjadi penggerak dalam mewujudkan ketahanan pertahanan nasional," ujar Erick dalam keterangannya.

Erick mendorong PT Len Industri (Persero) sebagai induk holding mampu mengorganisir transformasi anggota holding industri pertahanan guna mewujudkan tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance dan membangun keselarasan antara anggota holding di sektor keuangan, pemasaran, operasional, hingga portofolio manajemen.

"Holding industri pertahanan harus mampu memperkuat ekosistem pertahanan nasional, tak hanya dengan anggota holding, melainkan juga kerja sama dengan BUMN lain dan juga TNI," ucap Erick.

Erick meminta holding industri pertahanan yang beranggotakan PT Dirgantara Indonesia, PT PAL Indonesia, PT Pindad, dan PT Dahana, mulai menyiapkan langkah strategis. Erick menginginkan pembentukan holding mampu meminimalisir terjadinya tumpang tindih fokus bisnis masing-masing anggota holding.

"Sebagai induk holding, Len memiliki peran besar dalam merealisasikan integrasi dengan tiga matra TNI, baik darat, laut, maupun udara," ungkap Erick.

Dalam kesempatan tersebut, Erick juga melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU dengan Menteri Pertahanan Prabowo tentang komitmen meningkatkan nilai TKDN hingga 50 persen.

"Komitmen TKDN ini menjadi keharusan bagi setiap anggota holding. Ini menjadi langkah konkret dalam membangun kemandirian industri pertahanan kita ke depan," kata Erick.

  ★ Kompas  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...