Kendaraan serbaguna CFMoto dari China [istimewa] ★
TNI Angkatan Darat telah selesai menjalankan uji materiil kendaraan ringan serbaguna buatan CFMoto asal China.
Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI AD (Dislitbangad) menggelar uji coba (sertifikasi) kendaraan ringan khusus CFMoto pada 9 Desember 2021.
Kendaraan yang diuji adalah jenis ATV (All Terrain Vehicle) dan UTV (Utility Terrain Vehicle). Pengujian dilakukan di Desa Pelangi Sentul, Bogor, Jawa Barat.
Ujii coba (sertifikasi) material TNI AD ini dalam pelaksanaannya memiliki metode dan teknik penelitian yang diatur dalam suatu tolok ukur Syarat-Syarat Tipe (SST).
Pelaksanaan pengujian tersebut ditinjau dari empat aspek.
Pertama, materi uji Aspek Konstruksi dan Perlengkapan. Kedua Materi uji aspek kemampuan. Ketiga, Aspek Kelancaran Kerja Kendaraan. Keempat, harus memenuhi Aspek Insani.
Kendaraan ATV/UTV CFMoto ini harus mampu dioperasionalkan di segala medan untuk mengangkut personel dan perlengkapannya.
Kendaraan harus dapat diandalkan dalam mendukung tugas-tugas khusus baik dalam Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP).
Mengenai CFMoto, produsen kendaraan sport ini berdiri sejak 1989. Perusahaan memiliki 200 tenaga R&D di lima negara yang fokus dalam pengembangan sepeda motor, ATV, dan UTV dengan lebih 500 produk telah dipatenkan. -RBS-
♞ Airspace Review
Bebaskan Aktivis Palestina yang Diculik
Pihak berwenang Malaysia menangkap beberapa agen Mossad yang menculik aktivis Palestina di Kuala Lumpur. [Foto/REUTERS] ★
Pihak berwenang Malaysia telah menangkap beberapa agen Mossad yang telah menculik seorang aktivis Palestina di Kuala Lumpur.
Setidaknya empat warga lokal direkrut menjadi agen Mossad—badan intelijen Israel yang beroperasi di luar negeri. Empat agen tersebut termasuk seorang wanita.
Al Jazeera Arabic, mengutip sumber-sumber Malaysia, melaporkan seorang aktivis Palestina asal Gaza yang telah diculik dan diinterogasi oleh agen Mossad di Kuala Lumpur berhasil dibebaskan.
Laporan itu menambahkan empat warga Malaysia direkrut dan dilatih Mossad di Eropa.
Aktivis Palestina yang diculik dituduh oleh Israel memiliki hubungan dengan sayap militer Hamas, Brigade Izzuddin Al-Qassam. Korban diinterogasi oleh petugas Mossad di Tel Aviv melalui video.
Mengutip Al Jazeera Arabic, Selasa (18/10/2022), penculikan itu terjadi September lalu dan pihak berwenang Malaysia telah melakukan operasi besar-besaran untuk menemukan para penculik, yang kini dilaporkan dalam tahanan polisi Malaysia.
Identitas aktivis Palestina yang berhasil dibebaskan belum diungkap polisi Malaysia. (min)
Operasi Garda Arnawa 22
CN-235 Patmar melaksanakan Prosedur Komunikasi Taktis dengan KRI Teluk Weda 526 )[TNI AL] ☆
Pada saat pelaksanaan Operasi Garda Arnawa-22 dibawah kendali Gugus Tempur Laut/ Guspurla Koarmada III, KRI Teluk Weda-526 yang sedang berlayar dalam operasi Pamtas Laut di Perairan Barat Pulau Buru, melaksanakan Proskomtis/Prosedur Komunikasi Taktis dengan unsur Koopsau III yaitu Pesawat Udara/ Pesud Patmar CN-235 yang sedang melaksanakan Operasi Pengamanan Alur Laut Kepulauan Indonesia/ ALKI III, dimana kedua unsur laut dan udara tersebut sedang berada dibawah kendali Koarmada III. Senin (17/10/22).
Adapun kegiatan pada pelaksanaan Prosedur Komunikasi Taktis tersebut adalah melaksanakan prosedur komunikasi serta uji jaring komunikasi/ Frequensi antara KRI Teluk Weda-526 dan Pesud Patmar CN-235 TNI Angkatan Udara dengan mengunakan radio Ground To Air (GTA).
Dikatakan Komandan KRI Teluk Weda-526 Letkol Laut (P) Thomas Riyanto, M.Si (Han), bahwa kegiatan ini merupakan hasil koordinasi verbal antara Sops Koarmada III dengan Koopsau III sebagai bentuk kekompakan serta kerja sama antara TNI Angkatan Laut dan TNI Angkatan Udara didalam melaksanakan operasi guna mencapai hasil yang diharapkan.
Kegiatan Proskomtis antara Kapal Perang TNI Angkatan Laut dan Pesawat Udara TNI Angkatan Udara saat berada di daerah operasi, khususnya wilayah rawan terjadi ancaman dan pelanggaran wilayah, seperti di perbatasan laut antar negara serta Alur Laut Kepulauan Indonesia/ALKI III, harus selalu dan sering dilakukan guna mendukung tugas-tugas saat melaksanakan operasi, yang mana TNI Angkatan Laut selaku komponen utama garda terdepan dalam Pertahanan Negara di laut dan Pesawat udara TNI Angkatan Udara sebagai garda terdepan dalam komponen pertahanan di udara.
➶ Usai Drone dan Pasukan Elite
Fateh-110 (IRNA) ★
Iran telah dituduh sedang bersiap untuk mengirimkan rudal balistik ke Rusia guna membantu perangnya di Ukraina.
Tuduhan terbaru ini muncul dalam laporan Washington Post, Minggu, beberapa hari setelah Teheran dilaporkan mengirim drone kamikaze dan pasukan elite untuk membantu Moskow di garis depan pertempuran di Ukraina.
Laporan Washington Post mengutip dua pejabat yang tidak disebutkan namanya dari negara sekutu AS yang telah diberi pengarahan tentang masalah tersebut.
Menurut kedua pejabat itu, Iran sedang mempersiapkan untuk pengiriman pertama rudal balistik jarak pendek ke Rusia, yang akan mencakup rudal Fateh-110 dan Zolfaghar, mampu mencapai target masing-masing 300 dan 700 kilometer.
Iran, lanjut mereka, juga bersiap untuk memasok kendaraan udara tak berawak (UAV) atau drone tambahan, termasuk puluhan drone Mohajer-6, dan drone kamikaze Shahed-136—yang dapat membawa bahan peledak dan menabrak target pada jarak hingga 2.400 kilometer.
Menurut laporan Washington Post, pengarahan itu sudah dibagikan dengan pejabat AS dan Ukraina.
Badan intelijen AS, Iran dan Rusia tidak mengomentari laporan tersebut.
Sumber yang sama mengatakan kepada The Washington Post pada bulan Agustus bahwa Iran mulai memberikan drone Mohajer-6 dan Shahed-136 ke Rusia.
Sejak itu, Ukraina telah memberikan bukti bahwa drone buatan Iran—yang tampaknya dicat ulang dan diberi nama Rusia—telah digunakan dalam serangan di seluruh negeri oleh Moskow.
Pejabat pertahanan AS juga secara terbuka mengonfirmasi penggunaan drone Iran oleh Rusia, dan bahwa pasukan Ukraina telah berhasil menembak jatuh beberapa UAV buatan Iran.
Menanggapi laporan bahwa rival regional Israel menyediakan senjata ke Moskow, Menteri Diaspora Israel Nachman Shai meminta pemerintahnya untuk memberikan bantuan militer ke Kiev.
“Tidak ada lagi keraguan di mana Israel harus berdiri dalam konflik berdarah ini. Waktunya telah tiba bagi Ukraina untuk menerima bantuan militer juga, seperti yang diberikan oleh AS dan negara-negara NATO,” tulisnya di Twitter, seperti dikutip Times of Israel, Senin (17/10/2022).
Meskipun telah berulang kali mengirim pengiriman bantuan kemanusiaan ke Ukraina, Israel telah berulang kali menolak permintaan Kiev untuk senjata pertahanan, khususnya sistem pertahanan rudal yang dapat digunakan untuk menangkis serangan udara Rusia.
Penolakan tersebut dipandang sebagai upaya Tel Aviv untuk mempertahankan hubungan kerja dengan Moskow, karena kontrol Rusia atas wilayah udara Suriah, di mana Angkatan Udara Israel telah melakukan ratusan serangan mendadak terhadap dugaan pengiriman senjata Iran.
Rusia sebagian besar telah menutup mata terhadap serangan udara Israel, meskipun hubungan antara Tel Aviv dan Moskow telah menderita karena Israel mengutuk invasi Rusia terhadap Ukraina. (min)
Truk Penarik Meriam
Truk MAZ 5316 TNI AD [TNI AD] ★
Sobat Sekalian, Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad) kembali menggelar dan mendistribusikan sejumlah kendaraan dinas kepada satuan jajaran, Senin (27/9). Kendaraan dinas yang dibagikan adalah hasil Pengadaan TNI AD tahun anggaran 2020-2021 dan dukungan SKK Migas, baik kendaraan roda empat maupun roda dua.
Namun dari Total keseluruhan 353 unit kendaraan yang digelar, perhatian awansan justru teralih pada 8 Unit truk MAZ yang didapuk sebagai kendaraan penarik meriam, sekilas melihat truk asal Belarussia ini mirip sekali posturnya dengan Truk LIAZ milik Marinir TNI AL yang didatangkan dekade 90an lalu, berbeda dengan truk sejenis dari Eropa dan Amerika yang relatif lebih modis dan eye catching, truk MAZ ini desainnya kaku dan sangar khas kendaraan blok timur.
Belum ada informasi resmi tentang spek truk MAZ ini, tetapi melihat penampakannya besar kemungkinan tipenya adalah MAZ 5316, truk militer dari negara Belarussia yang sudah diproduksi semenjak akhir dekade 90an, truk militer MAZ 5316 mempunyai kapasitas angkut 5 – 6 ton sekelas dengan truk Reo, LIAZ dan Kia KM 420 yang sudah terlebih dahulu digunakan TNI sebagai penarik meriam, truk ini sebetulnya masuk dalam kategori General Utility Truck yang dapat digunakan untuk mengangkut pasukan dan logistik di berbagai medan jalan, sekaligus untuk menarik trailer dan artillery seperti howitzer atau meriam anti pesawat udara, Kabin depan truk ini mempunyai kapasitas tempat duduk 2 orang dan dilengkapi dengan 2 tempat tidur pada belakang sopir, untuk mempermudah maintenance, kabin truk ini juga bisa diangkat ke atas.
MAZ-5316 di tenagai oleh mesin turbo diesel YaMZ-238DE2 yang mampu menghasilkan tenaga hingga 330 hp dan torsi 1516 nm. Tenaga dari mesin kemudian disalurkan ke roda via transmisi manual 9-speed, dengan penggunaan ban berukuran raksasa MAZ 5316 mempunyai ground clearence cukup tinggi, dan semakin sakti ketika melibas medan offroad karena truk ini menggunakan sistem penggerak full-time all-wheel drive, central tyre inflation system dan self-recovery winch berkapasitas 8 ton sebagai perlengkapan standar.
♞ Awansan