Pantau kapal perang asing di Pos Pulau Sangiang Banten
Ilustrasi Radar Pasif LAPI ITB [indomiliter] ♔
Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut memantau pergerakan situasi kapal perang asing yang memasuki wilayah Perairan Selat Sunda bagian utara dan selatan Banten di Pos Pulau Sangiang, Kabupaten SerangSerang, Provinsi Banten.
"Semua personel di Pos Sangiang itu melakukan pemantauan kapal perang dan kapal asing itu," kata Kepala Staf Angkatan Laut ( KSAL) Laksamana Yudo Margono di Lebak, Jumat.
Untuk wilayah maritim Perairan Selat Sunda bagian utara dan selatan Banten tentu menjadikan pengamanan personel dari Pangkalan Angkatan Laut ( Lanal) Merak.
Sebab, wilayah Perairan Maritim Selat Sunda bagian utara dan selatan Banten merupakan jalur kapal perang dan kapal asing sehingga perlu mendapatkan pengawasan khusus.
"Kita menempatkan personel di Pos Sangiang untuk melakukan pemantauan situasi pergerakan kapal perang dan kapal asing yang masuk wilayah Indonesia," katanya menjelaskan.
Menurut dia, personel TNI AL di Pos Pulau Sangiang itu, mereka setiap hari melaporkan hasil pemantauan kapal perang dan kapal asing tersebut.
Selama ini, kata dia, Perairan Maritim Banten sebagai jalur kapal perang dan kapal asing.
"Kita setiap hari melakukan pemantauan kapal perang dan kapal asing yang masuk wilayah Indonesia," katanya.
Laksamana Yudo mengatakan pihaknya ke depan akan membangun pasukan Batalyon Marinir Pertahanan Pantai di Banten.
Pendirian satuan Batalyon Marinir itu untuk memperkuat pengamanan wilayah Banten.
Namun, pasukan Batalyon Marinir Pertahanan Pantai itu belum ditentukan lokasinya.
"Kami tentu akan berkoordinasi dengan Gubernur Banten untuk pembangunan Baru Marinir Pertahanan Pantai itu," kata Laksamana Yudo.
🛩 Perkuat Kerjasama Pengembangan Avionik
Pilatus PC 7 mark II TUDM (ist) ☆
G7 Aerospace mengunjungi Infoglobal pada 23 November 2022. Kunjungan yang dilakukan secara langsung oleh Direktur Eksekutif G7 Aerospace Datuk Rosdi Mahmud beserta tim ini disambut langsung oleh CEO Infoglobal Adi Sasongko di Workshop Infoglobal Surabaya.
Kunjungan G7 Aerospace ini dalam rangka memperkuat kerjasama dalam pengembangan avionic. G7 Aerospace bermaksud untuk memperluas kerjasama dengan melaksanakan teaming agreement. Rencananya Infoglobal bersama G7 Aerospace akan mengembangkan avionik pesawat PC7.
Sebelumnya, G7 Aerospace dan Infoglobal telah berkolaborasi sejak 2019 dalam rangka joint development MPCD untuk pesawat Hawk 108/208. Kemudian dilaksanakan penanda-tanganan NDA dan MoU yang disaksikan langsung oleh pejabat militer kedua negara di ajang DSA Malaysia 2022.
Di tahun ini Infoglobal akan mengekspor 6 pcs MPCD ke Malaysia. Sebelumnya, Infoglobal telah men-deliver 6 pcs MPCD ke negeri jiran pada 2021.
Awalnya Terbang Beriringan, Tiba-tiba Tak Ada Kabar
Ilustrasi helikopter NBO 105/P-1103 milik Polri (PMJ News) 👮
Helikopter milik Badan Pertahanan dan Keamanan (Baharkam) Polri dilaporkan hilang kontak di Belitung Timur, Bangka Belitung, Minggu (27/11/2022).
Awalnya, dua helikopter milik Baharkam Polri terbang dari Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah dengan tujuan Tanjung Pandan, Belitung, Kepulauan Bangka Belitung, Minggu.
Helikopter dengan nomor registrasi NBO 105/P-1103 dan NBO 105/P-1113 itu sebelumnya menjalani tugas perbantuan atau BKO di Pangkalan Bun.
Dari Pangkalan Bun, kedua helikopter terbang beriringan depan dan belakang sekitar pukul 11.00 WIB. Heli P-1103 berada di depan P-1113.
Pada posisi radial 097 37 NM dari TPN VOR, P-1113 memutuskan untuk deviasi ke kanan menghindari cuaca buruk. Sedangkan P-1103 memutuskan untuk tetap berada di jalur normal.
Setelah berupaya menghindari cuaca buruk, kru di helikopter P-1113 berusaha menghubungi kru di P-1103, tapi tidak ada jawaban.
Airnav yang dihubungi P-1113 juga tidak menerima kabar terkait keberadaan P-1103. Sehingga P-1103 dinyatakan hilang kontak di wilayah Pulau Bukulimau, Belitung Timur.
Kepala Bidang Humas Polda Bangka Belitung Kombes Maladi mengatakan, helikopter tersebut berisikan empat orang personel, yakni AKP Arif Rahman Saleh (Capt), Briptu Lasminto, Aipda Joko M dan Bripda Anam.
Sedangkan helikopter NBO 105/P-1113 terkonfirmasi sudah mendarat di Tanjung Pandan, Belitung.
"Rencananya, dari Tanjung Pandan akan melaksanakan penerbangan ke Jakarta. Kembali ke Mako Ditpoludara," kata Maladi dalam keterangan, Minggu malam.
Kepala Polres Belitung Timur AKBP Taufik Noor Isya mengatakan, dua kapal yang terdiri dari kapal dinas perhubungan dan kapal milik nelayan telah dikerahkan untuk menyisir lokasi hilang kontak.
Hingga pukul 23.30 WIB, tim gabungan masih berada di lautan dalam rangka pencarian dan penyelamatan.
Belakangan nelayan menemukan sandaran kursi bertuliskan Polisi Udara yang diduga berasal dari helikopter yang hilang kontak.
Temuan itu diperiksa di Posko SAR Manggar. Nelayan bernama Sobri yang menemukan jok persegi berwarna biru tersebut juga telah dimintai keterangan.
"Telah ditemukan diduga bagian dari helikopter yang lost contact. Berupa sandaran kursi. Ini akan mempermudah lokalisir lokasi pencarian," ujar Taufik.
Bisa bikin alat pertahanan yang canggih
Ilustrasi Medium Tank Harimau [Pindad] ★
Indonesia memiliki potensi harta karun super langka, dalam hal ini adalah mineral logam tanah jarang (LTJ) atau rare earth element/REE. Harta karun super langka ini memiliki banyak manfaat termasuk bisa menjadi bahan baku pembuatan baterai kendaraan listrik hingga ke peralatan kendaraan tempur yang bersifat modern.
Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Eko Budi Lelono menyampaikan LTJ sendiri memiliki beragam manfaat yang bisa dikembangkan. Misalnya sebagai bahan baku untuk baterai, alat pertahanan, pesawat, tank, senjata, kendaraan tempur.
"Sangat memerlukan itu. Termasuk kaitannya dengan program transisi energi, peralatan-peralatan yang menggerakkan seperti turbin memerlukan LTJ. Lapisannya upaya lebih ringan dan cepat, penyimpanan baterai memerlukan itu," kata Eko di Jakarta, Rabu (10/8/2022).
Meski begitu, pengembangan logam tanah jarang hingga saat ini masih sampai pada tahapan eksplorasi awal, yakni berupa pemetaan. Oleh sebab itu, pemerintah tengah melakukan kajian bersama Australia yang sudah maju dalam penyediaan teknologi pengolahan logam tanah jarang. "Kita coba kemarin kunjungan ke Australia itu untuk lebih belajar bagaimana mineral kritis di sana, karena sudah maju sekali ya di sana," kata Eko.
Yang terang, harta karun super langka ini, jarang dimiliki oleh negara-negara lain. Eko mengatakan, keberadaan logam tanah jarang ini hanya berada di lokasi-lokasi tertentu yakni di Indonesia yang merupakan ring of fire.
"Namanya juga mineral jarang, keberadana hanya di lokasi tertentu gak semua negara punya. Karena jarang, hukum ekonomi barang langka dan jarang barangnya mahal, lebih jauh dari batu bara misalnya, coba dilihat lithium berapa harganya. Tapi memang mahal itu per gramnya," ungkap Eko.
Badan Geologi sendiri telah melakukan penyelidikan terkait dengan adanya logam tanah jarang di beberapa wilayah di Indonesia. Misalnya di Bangka Belitung di dalam proses kandungan timah.
Adapun Indonesia yang disebut sebagai ring of fire mulai dari Sumatera Utara sampai Sumatera Selatan, Pulau Jawa sampai ke Timur Indonesia merupakan jalur vulkanik.
"Jadi sepanjang jalur itu ada mineralisasi, kan mineral-mineral itu asalnya dari batuan juga dari bumi itu. Kita ketahui untuk LTJ yang saat ini asosiasinya dengan jalur timah makanya kita cari jalur timah mulai Sumut sampai timur. Di Sumatera Utara di daerah Parmonangan ada juga itu endapan LTJ di situ terus ke arah Kalimantan Barat, Sulawesi Barat itu ada beberapa endapaan yang setelah dicek ada LTJ," ungkap Eko.
Tak hanya itu, di Lumpur Lapindo, Sidoarjo saat ini Dalam penyelidikan tersebut pihaknya justru menemukan adanya potensi mineral kritis seperti Lithium dan Stronsium.
Dirjen Minerba Kementerian ESDM pada saat itu yakni Ridwan Djamaluddin mengatakan pemerintah tengah menyiapkan roadmap atau peta jalan pengembangan LTJ di dalam negeri. Hal ini dilakukan agar rencana pengembangan harta karun super langka tersebut tidak hanya sebatas wacana.
"Roadmap sedang kami siapkan rencana kami akan keluarkan Kepmen ESDM, bagaimana mineral ikutan termasuk LTJ diatur dulu," kata Ridwan dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VII, Selasa (21/6/2022).
Menurut Ridwan dari hasil pengolahan mineral timah selama ini terdapat mineral ikutan seperti monasit dan xenotim yang mengandung LTJ. Namun demikian, sampai saat ini mineral langka tersebut belum diolah atau dimanfaatkan. "Masih ditumpuk saja, disimpan saja sambil kami lakukan kajian bersama sama dengan badan usaha dan pakar dari perguruan tinggi," ujarnya.
Berdasarkan "Kajian Potensi Mineral Ikutan pada Pertambangan Timah" yang dirilis Kementerian ESDM pada 2017, logam tanah jarang ini tersebar di beberapa daerah, antara lain Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi, dan Papua.
♞ CNBC
☠
PMC Wagner Group [wikipedia]
Kepala tentara bayaran Rusia Wagner Group atau PMC Wagner; Yevgeny Prigozhin, mengungkap bahwa seorang mantan jenderal Marinir Amerika Serikat (AS) bekerja untuk kelompoknya.
PMC Wagner ikut terlibat dalam perang di Ukraina untuk membela pasukan Moskow.
Menanggapi permintaan komentar dari surat kabar Finlandia; Helsingin Sanomat, Prigozhin berkata: “Tidak banyak warga Finlandia di PMC Wagner, sekitar 20 orang. Tapi untuk alasan yang jelas, saya tidak bisa memberikan informasi pasti tentang mereka.”
“Saya memiliki pendapat yang sangat bagus tentang Finlandia di medan perang. Mereka bertempur di batalion Inggris (sebagai bagian dari PMC Wagner), yang dipimpin oleh seorang warga negara AS, mantan jenderal Korps Marinir,” papar Prigozhin seperti dikutip dari layanan pers perusahaannya, Concord, Jumat (25/11/2022).
Dia tidak mengungkap sosok mantan jenderal AS yang bekerja untuk kelompok tentara bayaran Rusia tersebut.
Prigozhin, dijuluki "koki Putin" karena kontrak katering Kremlin-nya, telah terkena sanksi Uni Eropa dan AS.
Pada bulan September dia mengungkapkan untuk pertama kalinya bahwa dia mendirikan Wagner Group pada tahun 2014 untuk bertempur di Ukraina dan mengakui kehadirannya di Afrika, Timur Tengah, dan Amerika Latin.
Selama bertahun-tahun, Wagner Group dicurigai berperan dalam mewujudkan ambisi Kremlin di luar negeri, termasuk di Ukraina di mana tentara bayaran dari Wagner Group berada di garis depan serangan Moskow sejak invasi akhir Februari lalu.
Bulan ini Wagner Group membuka kantor pusat di kota kedua Rusia, Saint Petersburg. (min)
♖ Sindonews