Sabtu, 03 Agustus 2024

Kopassus Latihan Bersama Pasukan Khusus Thailand

  Latma Tiger-XXVKopassus dan Pasukan Khusus Thailand, Royal Thai Army Special Warfare Command berkolaborasi mengasah keterampilan dalam Latma Tiger-XXV. (Penkopassus)

Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dan Pasukan Khusus Thailand, Royal Thai Army Special Warfare Command berkolaborasi mengasah keterampilan dalam Latma Tiger-XXV.

Dilansir dari keterangan Penkopassus, Jumat, (2/8) Latma Tiger-XXV/TA 2024 antara Komando Kopassus TNI AD dan Royal Thai Army Special Warfare Command telah sukses digelar di Markas Komando Pasukan Khusus (Makopassus) Cijantung pada 16-30 Juli 2024.

Selama dua pekan, prajurit elit kedua negara berlatih berbagai skenario operasi khusus, seperti infiltrasi, penyergapan, dan urban warfare. Latihan ini bertujuan meningkatkan interoperabilitas dan kesiapan operasional kedua pasukan,” tulis keterangan Penkopassus.

Latma Tiger merupakan latihan yang telah rutin dilaksanakan setiap tahunnya antara Kopassus dan RTASF. Di tahun 2023 lalu, Latma ini digelar di Markas 5th Regiment RTA Special Forces (RTASF).

Pada saat itu, para komandan latihan berharap para prajurit memanfaatkan latihan bersama ini untuk meningkatkan pengetahuan dan bertukar pengalaman yang dapat menambah bekal dalam penugasan di medan operasi khususnya dalam bidang taktik dan tehnik pertempuran secara perorangan maupun kelompok.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan hubungan baik antara Kopassus TNI AD dengan RTASF serta kerjasama antara kedua negara Indonesia dan Thailand. (rr)

  💂 IDM  

Jumat, 02 Agustus 2024

TNI AU Datangkan Drone Bayraktar

✈ Untuk perkuat pertahanan udara ✈ Drone Bayraktar TB2 Sanggup Bermanuver “Barrrel Roll”  (Baykar)

Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohammad Tonny Harjono mengatakan pihaknya akan mendatangkan pesawat nir awak atau drone Bayraktar buatan Turki untuk memperkuat pertahanan udara Indonesia.

"Kita akan dapatkan produk tersebut Bayraktar tipe 2. Unmanned Aerial Vehicle (UAV) yang berkemampuan MALE (medium altitude long endurance) dengan kemampuan LOS (land of sight) dan BILOS (beyond land of sight)," kata Tonny saat ditemui kawasan Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis.

Tonny mengatakan pembelian drone Bayraktar itu dapat dipastikan setelah dirinya melakukan kunjungan Baykar Technology di Istanbul, Turki, beberapa waktu lalu.

Menurut Tonny, drone produksi Turki itu memiliki kualitas yang baik dan sangat tepat untuk digunakan dalam operasi pengawasan dan pengintaian.

Drone Bayraktar ini juga akan membantu kinerja drone CH-4, Anka yang baru saja dibeli TNI AU dalam menjalankan operasi militer udara Indonesia.

Dengan adanya kekuatan pesawat nir awak ini, Tonny yakin kekuatan militer Indonesia akan semakin kuat di tengah era penggunaan alat utama sistem senjata (alutsista) berteknologi tinggi.

Sebelumnya, Tonny beserta jajaran TNI AU mengunjungi Baykar Technology, Istanbul, Turki untuk mempelajari teknologi pesawat nir awak dan kecerdasan buatan, Sabtu (29/6).

Untuk diketahui, Baykar Technologies merupakan perusahaan pengembang teknologi pesawat terbang tanpa awak atau UAV dan teknologi kecerdasan buatan yang berperan penting dalam mendukung kemampuan pertahanan Turki.

Dalam kunjungannya KSAU dan seluruh jajaran TNI AU mendengarkan paparan dari pihak Baykar tentang teknologi pesawat nirawak yang mereka miliki.

KSAU berkesempatan untuk menyaksikan beragam simulasi teknologi melalui demonstrasi penerbangan Bayraktar Akinci.

 Tingkatkan kualitas gunakan alutsista teknologi AI 
Ketika KSAU meninjau pusat pengendali drone UCAV (Baykar)

Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohammad Tonny Harjono memastikan pihaknya telah meningkatkan kualitas prajurit agar dapat menggunakan alat utama sistem senjata (alutsista) berteknologi tinggi atau AI.

"Sebuah urgent bahwa setiap personel harus memahami harus menguasai, harus memiliki kemampuan untuk mengoperasikan setiap alutsista yang dimiliki dan dengan teknologi mutakhir yang tepat," kata Tonny saat memberikan sambutan dalam acara seminar soal keselamatan penerbangan dan kerja di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis.

Menurut Tonny, saat ini teknologi kecerdasan buatan atau yang akrab disapa AI telah merambah dunia militer.

Dia melanjutkan Indonesia dan beberapa negara besar pun saat ini telah mengadopsi alutsista berteknologi AI di bidang penyerangan, pengintaian hingga keselamatan penerbang.

Namun demikian, kecanggihan teknologi ini justru akan menjadi berbahaya jika tidak diimbangi dengan kualitas SDM yang menggunakannya.

"Teknologi menawarkan efektivitas menawarkan efisiensi dalam melaksanakan misi sementara di sisi lain teknologi dapat mengundang bahaya jika tidak diimbangi kemampuan dan profesionalisme personel yang mengawasinya," kata Tonny.

Karenanya, Tonny beserta jajarannya telah berupaya meningkatkan kualitas SDM personel melalui berbagai program pendidikan, pertukaran pelajar ke luar negeri hingga pelatihan teknis untuk para awak.

Dengan beriringannya peningkatan kualitas SDM dan teknologi alutsista, Tonny yakin TNI AU akan semakin kuat dalam mempertahankan teritorial langit Indonesia.

Sebelumnya, beberapa contoh teknologi tempur yang akan digunakan Indonesia yakni pesawat nir awak atau drone Bayraktar yang dibeli TNI AU dari Turki.

Pesawat nir awak itu akan digunakan untuk melakukan misi pengintaian hingga operasi untuk melakukan penyerangan.

"Kita akan dapatkan produk tersebut Bayraktar tipe 2. Unmanned Aerial Vehicle (UAV) yang berkemampuan MALE (medium altitude long endurance) dengan kemampuan LOS (land of sight) dan BILOS (beyond land of sight)," kata Tonny.

Drone Bayraktar ini juga akan membantu kinerja drone CH-4, Anka yang baru saja dibeli TNI AU dalam menjalankan operasi militer udara Indonesia.

Namun demikian, Tonny tidak menjelaskan berapa unit yang akan dibeli dan kapan drone dari Turki itu akan datang ke Indonesia.

  antara  

Prabowo Kunjungi Pabrik Drone Bayraktar di Turkiye

🛩 Sebelum Pulang ke Indonesia Presiden Terpilih sekaligus Menhan Prabowo Subianto berfoto bersama CEO Baykar Haluk Bayraktar dan CTO Baykar Selcuk Bayraktar. (Republika)

Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto melakukan kunjungan singkat ke Pusat Teknologi Nasional Ozdemir Bayraktar, Istanbul, Turkiye, Rabu (31/7/2024) waktu setempat, dalam perjalanan kembali ke Indonesia setelah bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin.

Presiden terpilih periode 2024-2029 itu didampingi Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Turkiye Achmad Rizal Purnama dan diterima oleh Chief Technology Officer (CTO) Baykar, Selcuk Bayraktar beserta jajaran.

Baykar merupakan perusahaan pembuat kendaraan nirawak atau drone Bayraktar.

Kepala Biro Humas Setjen Kementerian Pertahanan RI Brigjen TNI Edwin Adrian Sumantha mengatakan, kedatangan Prabowo ke Pusat Teknologi Nasional Ozdemir Bayraktar yang dikenal sebagai pusat inovasi dan pengembangan teknologi pertahanan terkemuka di Turkiye menandai komitmen Indonesia memperkuat kapabilitas industri pertahanan dalam negeri.

Kunjungan singkat ini diharapkan dapat membuka peluang kerja sama lebih lanjut antara industri pertahanan Indonesia dan Turkiye,” kata Edwin dalam keterangan tertulis, Kamis (1/8/2024).

Sebelumnya, Kepala Staf TNI AU (KSAU) Marsekal Mohamad Tonny Harjono juga mengunjungi Pusat Teknologi Nasional Ozdemir Bayraktar, Sabtu (29/6/2024) lalu.

Dalam kunjungan itu, KSAU Tonny menerima presentasi soal PTTA atau unmanned aerial vehicle (UAV) dan articial intelligence (AI).

Wakil Kepala Staf TNI AU (Wakasau) Marsdya Andyawan Martono Putra memberikan sinyal bahwa Indonesia akan memberli pesawat terbang tanpa awak (PTTA) atau drone Bayraktar dari Turkiye.

Memang akan datang ke Indonesia dari negara yang tadi, disebutkan ada dua yaitu ANKA dan Bayraktar,” kata Andyawan usai acara KSAU Award di Gedung Griya Ardhya Garini Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (10/7/2024).

  🛩
Kompas  

Kamis, 01 Agustus 2024

Prabowo Minta Alih Teknologi untuk Industri Pertahanan Indonesia

 Temui Menhan Rusia 
https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2024/08/01/66aabb3282257-prabowo-bertemu-menhan-rusia-bahas-alih-teknologi-pertahanan_1265_711.JPGPrabowo temui Menhan Rusia (Ist)

M
enteri Pertahanan RI sekaligus presiden terpilih Prabowo Subianto meminta Rusia membantu program alih teknologi untuk industri pertahanan Indonesia.

Permintaan itu disampaikan Prabowo saat bertemu Menteri Pertahanan Federasi Rusia Andrey Belusov di Moskwa, Rusia, Rabu (31/7/2024) waktu setempat.

Dalam pertemuan itu, Menhan Prabowo menyampaikan keinginan adanya alih teknologi dari Rusia untuk mewujudkan industri pertahanan Indonesia yang mandiri,” ujar Kepala Biro Humas Setjen Kementerian Pertahanan RI Brigjen TNI Edwin Adrian Sumantha dalam keterangan tertulis, Kamis (1/8/2024).

Prabowo juga memberikan ucapan selamat kepada Andrey Belusov yang baru saja dilantik sebagai Menhan Rusia pada Mei lalu.

Saya menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan Anda sebagai Menteri Pertahanan Federasi Rusia yang baru. Saya senang berkesempatan bertemu dan berdiskusi dengan Anda,” ujar Prabowo.

Setelah itu, Prabowo menemui Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskwa. Prabowo dan Putin berbicara soal peningkatan hubungan bilateral kedua negara.

Prabowo menyoroti hubungan persahabatan jangka panjang dan dukungan historis yang diberikan Rusia, yang sebelumnya bernama Uni Soviet kepada Indonesia, termasuk infrastruktur dan bantuan militer.

Pembahasan utama pertemuan itu adalah kerja sama ketahanan pangan dan energi.

Selain itu, dibahas kerja sama bidang pendidikan dan rencana beasiswa bagi pelajar Indonesia ke Rusia, serta peningkatan kolaborasi dalam pemanfaatan energi nuklir dan pengembangan pariwisata.

"Penekanan utama saya, selain ketahanan pangan, ketahanan energi, juga untuk pendidikan. Dan saya berencana untuk memulai program beasiswa besar-besaran untuk mengirim siswa kami ke luar Indonesia, terutama untuk pelatihan medis," kata Prabowo.

  ★ Kompas  

Helikopter Anti Kapal Selam AS 565 MBe Panther HS-1307

Akan Perkuat Skuadron Penerbal Customer Acceptance Flight Helikopter AS 565 MBe Panther AKS HS-1307 di PT Dirgantara Indonesia (Puspenerbal)

Komandan Wing Udara 1 Kolonel Laut (P) Gugus Wahyu Setyo Utomo mewakili Puspenerbal bergabung dalam Tim Customer Acceptance Flight Helikopter Anti Kapal Selam (AKS) di PT Dirgantara Indonesia bersama dengan perwakilan dari Kementrian Pertahanan dan Mabes TNI Angkatan Laut.

Hal tersebut diungkapkan Komandan Wing Udara 1 Puspenerbal Tanjungpinang, Kolonel Laut (P) Gugus Wahyu Utomo di Mako Wing Udara 1 Puspenerbal Tanjungpinang, Rabu (31/7/2024).

Kegiatan Customer Acceptance Flight Helikopter AS 565 MBe Panther AKS HS-1307 di PT Dirgantara Indonesia ini, direncanakan akan berlangsung dari tanggal 31 Juli s.d 7 Agustus 2024 mendatang.

Kegiatan di awali dengan Opening, dimana disampaikan perkembangan dari proyek Helikopter AS 565 MBe Panther AKS dengan nomor lambung HS-1307, yang nantinya akan memperkuat jajaran Skuadron 400 Wing Udara 1.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan langsung kondisi Helikopter AS 565 MBe Panther AKS HS-1307 dan peninjauan torpedo functional test pada normal firing and jettison.

  🚁 Puspenerbal  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...