Sabtu, 03 Mei 2025

PT Pindad Jalin Kerja Sama Strategis Dengan Shandong Golddafeng, Fengzhu dan Chengda

https://pindad.com/uploads/images/article/full/300425_Penandatanganan_MoU_dengan_3_Perusahaan_Tiongkok_1.jpg (Pindad)

PT
Pindad menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dan NDA dengan tiga perusahaan asal Tiongkok: Shandong Golddafeng Machinery Co. Ltd, Fengzhu Group Co., Ltd. dan Zhengzhou Chengda Diesel Engine Co., Ltd. Penandatanganan dilaksanakan pada Rabu, 30 April 2025 berlokasi di Kantor Pusat PT Pindad, Bandung.

Penandatanganan kerja sama ini dilaksanakan antara Direktur Utama PT Pindad, Sigit Santosa dengan CEO Shandong Golddafeng, Xu Xiangqian; General Manager Chengda, Sun Danhao dan Vice Chairman Fengzhu, Liu Guangdao. Adapun ruang lingkup kerja sama meliputi produksi bersama, manufaktur, integrasi serta pengadaan strategis untuk produk alat pertanian dan alat berat.

Direktur Utama PT Pindad, Sigit Santosa menyampaikan rasa bangga atas kerja sama yang terjalin pada hari ini. Beliau berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat bagi seluruh pihak.

Kami mengapresiasi kehadiran bapak-bapak sekalian di PT Pindad untuk menandatangani kerja sama yang berdampak besar terutama untuk PT Pindad. PT Pindad memiliki lini produksi untuk produk alpalhankam dan produk industrial seperti alat pertanian dan alat berat yang dapat bapak-bapak saksikan secara langsung. Saya berharap kerja sama yang dihasilkan dapat memberikan kontribusi positif untuk seluruh pihak.” Jelas Sigit Santosa.

Pada kesempatan ini, diharapkan kerjasama antara PT Pindad dengan Shandong Golddafeng Machinery Co. Ltd, Fengzhu Group Co., Ltd. dan Zhengzhou Chengda Diesel Engine Co., Ltd., dapat menjadi wadah untuk mengembangkan produk-produk alat pertanian dan alat berat yang berkualitas dan unggul.

  ★ Pindad  

Jumat, 02 Mei 2025

Dislitbangau Bahas Kajian Pengembangan Avionik CN295 serta Mission System Drone

 Kunjungi Infoglobal https://www.airspace-review.com/wp-content/uploads/2022/03/IESD-Infoglobal-e1648298845759.jpgPerangkat IESD untuk CN295 dinyatakan lulus uji operasional (Airspace Review)
I
nfoglobal menerima kunjungan tim Dislitbangau yang diwakili oleh PAB Avionik Dislitbangau, Kolonel Lek Bunyamin; Kalab Avionik Dislitbangau, Letkol Lek Heru S. Hartono; dan Kalab Senamu Dislitbangau, Letkol Tek Y.H. Yogaswara, pada 24 April 2025 di Workshop Infoglobal, Surabaya.

Kunjungan Dislitbangau ini bertujuan untuk membahas rencana kajian pengembangan avionik pesawat CN295, yaitu Multipurpose Control & Display Unit (MCDU) serta mission system drone. MCDU merupakan komponen vital yang berfungsi sebagai interface utama bagi pilot dan sistem manajemen pesawat/Flight Management System.

Sebelumnya, Infoglobal berhasil mengembangkan avionik untuk pesawat CN295, yaitu Integrated Electronic Standby Display (IESD) yang berfungsi sebagai backup instrument dari data artificial horizon, altimeter, dan indicator airspeed dalam display 3-ATI.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh1GVIRLsv0q-pZPE-yJJXAb6Zo6yHur6RY9oUfkrLa_8crjfOW_VI9zarIuNIWdkvTFHLXBVtqqXUjBb56D4A4Q2Ba9O2_gWvfmItfRfQN8A4hdeyDJVF_hht68EdOIafcF2QDI6RBrWyMImTiwydL6zVmiS4OPMgPDu9tjcUFZHVIgxQQDvehPxQO_ow/s1352/IMG_0337.jpegSelain itu, Infoglobal juga berhasil mengembangkan avionik pesawat lainnya seperti Hawk 100/200, KT-1B, Super Tucano, C-130 Hercules, Boeing 737-200, Grob, Heli Hughes, NC-212, dan PC-7. Adapun sistem avionik yang sukses dikembangkan Infoglobal memiliki fungsi yang beragam, mulai dari Display System, Mission Planning, Sensor Processing, Navigation System, Recording & Camera System, Communication System hingga Mission System.

Selain membahas rencana kajian MCDU, juga dibahas rencana kerjasama untuk membuat mission system drone. Saat ini Infoglobal sedang mengembangkan secara mandiri Unmanned Aerial Vehicle (UAV) atau drone jenis Medium Altitude Long Endurance (MALE) dengan membawa misi pengawasan/surveillance.

Infoglobal siap mendukung kemandirian teknologi dan penguatan pertahanan Indonesia dengan pengembangan teknologi pertahanan, khususnya avionik dan teknologi aerospace.

Kamis, 01 Mei 2025

Kemhan Monitoring dan Evaluasi Offset OF05 Pesawat Rafale

 Pada pengadaan phase I (Kemhan)

Dir Tekindhan Ditjen Pothan Kemhan - Marsma TNI Dedy Laksmono, S.T., S.E., M.M. didampingi Kasubdit IDKLO Dit Tekindhan Ditjen Pothan Kemhan - Kolonel Tek Chaeruman, S.T., M.M., beserta staf melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi di PT. Solusi 247, Yogyakarta. Kegiatan ini dihadiri oleh Tim Thales dan PT. Solusi 247.

Kehadiran Tim Ditjen Pothan Kemhan ke Yogyakarta sebagai kegiatan Monitoring dan Evaluasi kegiatan Ofset OF05-Defence Digital Factory for Indonesia (DDFI) untuk Pengadaan Pesawat Tempur Multi Role Rafale (Phase#1) Nomor: TRAK/81/PLN/lI/2022/AU tanggal 25 Februari 2022 tentang Pengadaan Pesawat MRCA Rafale dan Dukunganya (Phase I).

Dir Tekindhan Ditjen Pothan Kemhan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada pihak Thales dan PT. Solusi 247 yang telah mengimplementasikan kegiatan Ofset DDFI ini sesuai dengan kesepakatan dalam Offset Agreement.

Sebelum mengakhiri sambutannya Dir Tekindhan menyampaikan harapan dengan kemampuan yang dimiliki tersebut PT. Solusi 247 kedepannya mampu membuat Digital Factory sesuai kebutuhan pengguna dan adanya kesinambungan di luar program Ofset dalam bentuk skema Bisnis to Bisnis antara Thales dengan PT. Solusi 247.

Kegiatan berjalan dengan tertib, aman, lancar dan tanpa hambatan.

 
Ditjenpothan  

[Global] Korea Utara Tembakkan Rudal dari Kapal Perang Baru

 Uji Coba Perdana Sistem Senjata Kapal Choe Hyon https://pbs.twimg.com/media/Gpu-M9obQAA7GXY?format=jpg&name=largeKapal baru perusak Korea Utara ujicoba semua sistem senjatanya disaksikan Kim Jong Un (KCNA)

Kantor berita negara Korea Utara KCNA pada hari Rabu (30/04) mengatakan negara itu melakukan uji coba pertama kapal perang "kelas Choe Hyon" barunya awal minggu ini.

Pemimpin Kim Jong Un dan pejabat lainnya menghadiri uji coba tersebut, di mana rudal jelajah supersonik dan strategis serta rudal antiserangan udara diluncurkan.

Kapal perang seberat 5.000 ton itu dinamai sesuai nama pejuang revolusioner anti-Jepang Choe Hyon.

 Kapal akan dikerahkan tahun depan 

https://pbs.twimg.com/media/Gpu-M_KaYAE4ZJA?format=jpg&name=largeKCNA melaporkan bahwa Kim terkesan dengan serangan kuat kapal dan pertahanan konvensional dan mengatakan kapal itu akan dikerahkan tahun depan.

Ia juga mengatakan waktunya telah tiba untuk "mempercepat persenjataan nuklir angkatan laut" demi kedaulatan maritim dan demi pertahanan nasional.

Pemimpin Korea Utara mengatakan sistem daya tembak berbasis kapal negara itu "secara efektif dikombinasikan" dengan "sarana serangan paling kuat termasuk rudal jelajah supersonik, rudal jelajah strategis, dan rudal balistik taktis."

Ia mengatakan memperoleh kapal selam bertenaga nuklir akan menjadi langkah besar berikutnya.

 Bagaimana tanggapan Washington dan Seoul ? 
https://pbs.twimg.com/media/Gpu-M-naYAAhcZu?format=jpg&name=largeMenurut pejabat pertahanan Korea Selatan, intelijen AS dan Korea Selatan tengah memantau aktivitas Pyongyang. Para ahli yakin kapal tersebut mampu membawa Ship-to-Surface dan Ship-to-Air- jenis rudal yang diluncurkan dari kapal untuk menyerang target di permukaan laut atau di udara.

Washington dan Seoul khawatir tentang bantuan Rusia terhadap ambisi nuklir dan militer Korea Utara.

38 North, sebuah lembaga pemikir yang berfokus pada Korea Utara, mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa kapal kelas Choe Hyon mungkin memerlukan pengerjaan lebih lanjut sebelum dapat beroperasi bekerja dengan tenaga penggeraknya sendiri. Mereka mengatakan citra satelit menunjukkan kapal tersebut menggunakan kapal tunda untuk mendorongnya ke dok kering terapung.

Yang Moo-jin, presiden Universitas Studi Korea Utara di Seoul, mengatakan kepada AFP bahwa kapal baru tersebut menunjukkan tekad Korea Utara untuk memperoleh apa yang disebut kemampuan operasi perairan biru, yang merujuk pada misi yang dilakukan di wilayah maritim yang jauh dari perairan pesisir Korea Utara sendiri.

 
DW  

Rabu, 30 April 2025

Sekjen Kemhan Menerima Courtesy Call Athan Rusia

 Membahas beberapa kerja sama di bidang industri pertahanan SU 35 Rusia, pesawat yang dikabarkan akan di beli Indonesia (Ist)

Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan (Sekjen Kemhan) Letjen TNI Tri Budi Utomo menerima courtesy call Athan Rusia Kolonel Maxim L. Lukianov di ruang tamu Sekjen Kemhan, Jakarta, Jumat (25/4/2025).

Hubungan bilateral antara kedua negara, termasuk dalam sektor industri pertahanan, telah meningkat secara signifikan.

Indonesia berupaya memperkuat industri pertahanan dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan Alutsista. Pengadaan peralatan pertahanan juga didorong dengan offset, kandungan lokal dan transfer teknologi sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Hal ini telah dilaksanakan melalui beberapa program offset pengadaan Alutsista dari Rusia berupa simulator Sukhoi dengan PT. Len dan seluruh pekerjaan telah selesai dan berjalan dengan baik.

Dalam pertemuan ini juga membahas beberapa kerja sama di bidang industri pertahanan salah satunya terkait rencana Russian-Indonesian Intergovernmental Commission on Military-Technical Cooperation (MTC).

Selain itu, dalam pertemuan ini juga membahas dan menindaklanjuti peluang kerja sama industri pertahanan.

Turut mendampingi Sekjen dalam pertemuan ini yaitu Dirkersinhan Ditjen Strahan Kemhan. (Biro Infohan Setjen Kemhan)

 
Kemhan  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...