Jumat, 26 Mei 2017

[Dunia] Pertempuran di Marawi

Militan Filipina Penggal Polisi dan Bunuhi Warga[Reuters] ★

Seorang kepala polisi dipenggal dan setidaknya 20 orang lainnya telah dibunuh oleh kelompok militan yang menguasai Kota Marawi di selatan Filipina. Para militan juga dilaporkan membakar sejumlah bangunan di kota, termasuk dua sekolah, penjara dan gereja.

Serangan tersebut terjadi setelah militer Filipina menyerbu markas militan Abu Sayyaf pimpinan Isnilon Hapilon pada Rabu, 24 Mei. Isnilon yang terdesak kemudian meminta bantuan dari kelompok militan Maute yang menjadi sekutunya.

Juru bicara militer Filipina, Kolonel Edgar Avarelo mengatakan, sedikitnya lima tentara Filipina tewas dan 31 lainnya luka-luka dalam baku tembak yang terjadi. Sedangkan pihak militan dilaporkan kehilangan 13 anggotanya.

Avarelo menambahkan, tentara Filipina telah memukul mundur para militan dari balai kota, universitas, dan rumah sakit. Tentara dilaporkan berhasil membebaskan sekira 120 orang dari rumah sakit.

Pejabat lain mengatakan, seorang penjaga keamanan, dua anggota kepolisian, termasuk kepala polisi yang dipenggal juga tewas di tangan para militan. Demikian diwartakan Sky News, Kamis (25/5/2017).

Presiden Filipina Rodrigo Duterte yang sedang berada di Rusia segera pulang dan merespons situasi ini dengan memberlakukan darurat militer, tidak hanya di Marawi, tetapi juga di seluruh Pulau Mindanao. Status tersebut diberlakukan selama 60 hari, tetapi pria berjuluk Digong itu masih mempertimbangkan untuk memperpanjangnya bergantung dari situasi. (dka)

  Okezone  

Kamis, 25 Mei 2017

Penembak TNI AD Masih Memimpin Ajang AASAM 2017

Sudah Meraih 21 Emashttps://4.bp.blogspot.com/-4tqUlYXzTvU/WSVqeuwVATI/AAAAAAAAKYc/ysRV9A5nbcArlg8VT1wB-cI1yAQK9KuOgCPcB/s1600/aasam-3.jpgPenembak TNI AD di Ajang AASAM 2017 [Kostrad] ★

Kemampuan para prajurit TNI AD dalam menembak senjata api tidak dapat dipandang sebelah mata. Hal ini terlihat dalam keberhasilan yang diraih dalam lomba tembak bergengsi bertaraf internasional yang diselenggarakan oleh Angkatan Darat Australia (Royal Australian Army) yang bertajuk Australian Army of Skill Arms at Meeting (AASAM).

Sejak awal, perlombaan yang digelar mulai tahun 2008 silam, Indonesia selalu meraih kemenangan yang gemilang dengan meraih gelar juara umum dengan perolehan medali yang sangat signifikan. Gelar juara umum tersebut telah diraih sebanyak sembilan kali secara berturut-turut hingga tahun 2016 lalu. Saat ini sedang berlangsung perhelatan lomba tembak tersebut yang dimulai pada tanggal 5 mei 2017 s.d 26 mei 2017 dengan perolehan sementara, TNI AD berada pada peringkat pertama dengan hasil 21 Emas, 4 Perak dan 5 Perunggu.

Australian Army of Skill Arms at Meeting (AASAM) yang diselenggarakan oleh Angkatan Darat Australia (Royal Australian Army) berlangsung di Puckapunyal Military Range, Melbourne, Victoria, Australia. Puckapunyal adalah wilayah bersejarah yang digunakan sebagai area mobilisasi dan pelatihan selama Perang Dunia I awal 1920-an. Kota ini memiliki akses terbatas yang dihuni terutama oleh keluarga komunitas militer Australia, dengan luas sekitar 400 km2 yang digunakan untuk kegiatan latihan besar maupun lapangan lainnya. Puckapunyal adalah rumah bagi Angkatan Darat Australia.

Untuk meraih juara bertaraf dunia internasional tentu bukanlah hal yang mudah, melainkan melalui perjuangan yang berat dan butuh pengorbanan yang disertai tekad untuk selalu memberikan yang terbaik bagi TNI AD khususnya serta mengangkat citra Indonesia di mata dunia. Para petembak TNI AD harus melewati proses seleksi yang ketat yang diikuti oleh seluruh prajurit TNI AD baik yang berasal dari kesatuan Kopassus, Kostrad, maupun Kodam dengan materi-materi yang dilombakan. Selanjutnya mereka harus menjalani latihan penuh disiplin tinggi dan pembinaan fisik yang berat secara terpusat.

Sungguh hal yang luar biasa dan patut dibanggakan, para prajurit TNI AD meraih kemenangan dengan menggunakan senjata produksi dalam negeri yaitu buatan PINDAD yang berjenis SS2 V1 HB+Ampoint, Sniper AX 308, Minimi Para, GPMG MAG 58 dan Pistol G2 Elite. Banyak negara yang memiliki perusahaan senjata yang sudah modern dan berkualitas, tetapi fakta membuktikan bahwa produksi senjata Indonesia tidak dapat dipandang sebelah mata. Indonesia mampu menjadi yang terbaik diantara 20 negara dunia yang bertanding.

Perolehan saat ini, Indonesia masih memimpin klasemen sementara pada Rabu, 24 Mei 2017 dengan hasil :

♞ Indonesia : 21 Emas, 4 Perak, 5 Perunggu.
♞ Australia : 9 Emas, 13 Perak, 14 Perunggu.
♞ Jepang : 8 Emas, 5 Perak, 5 Perunggu.
♞ Uni Emirat Arab : 2 Emas.
♞ Anzac : 1 Emas, 2 Perak.
♞ Philipina : 2 Emas, 4 Perak, 2 Perunggu.
♞ Korea : 2 Emas, 2 Perak, 1 Perunggu.
♞ US Army : 1 Emas.
♞ UK (INGGRIS) : 1 Perak, 2 Perunggu.
♞ Canada : 2 Perak, 4 Perunggu.
♞ Malaysia : 1 Perak, 2 Perunggu.
♞ Thailand : 1 Emas, 4 Perak, 2 Perunggu.
♞ US Marines : 2 Perunggu.
♞ Singapura : 2 Perak.
♞ New Zealand : 1 Perak.
♞ Kamboja : nihil.
♞ Timor Leste : nihil.
♞ Tonga : nihil.
♞ PNG : nihil.
♞ Perancis : nihil.

  Kostrad  

[Teror] Bom Panci Kampung Melayu

Intelijen Sudah Tahu Ada Kemungkinan SeranganSuasana keramaian paska ledakan bom di Kampung Melayu, Jakarta (Twitter/@TMCPoldaMetro) ★

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan, pihak intelijen sudah mengetahui akan adanya serangan. Namun pihak intelijen tak bisa memastikan dimana serangan akan terjadi.

"Beberapa hari sebelum kejadian, pihak intelijen sudah mengidentifikasi kemungkinan akan adanya serangan, namun tidak dapat dipastikan tempatnya," ujarnya.

Setyo melanjutkan, akhir-akhir ini beberapa negara tengah dilanda serangan seperti di Inggris dan di Filipina. Namun Setyo belum dapat memastikan apakah serangan di Jakarta ini juga menjadi bagian dari serangan di negara lain. Dia hanya mengatakan, ini serangan global.

Ledakan bom terjadi di terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, sekitar pukul 21.00 WIB. Menurut saksi mata, yang dibenarkan oleh polisi, terdengar dua kali ledakan keras.

Polisi belum bisa memastikan titik ledakan. Namun, menurut polisi, ledakan ini adalah bom bunuh diri. Akibat ledakan ini, 11 orang menjadi korban. Dua diantaranya tewas.

 Ada Dua Ledakan yang Terjadi di Kampung Melayu berselang lima menit 
Ada Dua Ledakan yang Terjadi di Kampung MelayuHalte yang rusak akibat ledakan bom di Kampung Melayu, Jakarta (VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar)

Jakarta kembali diguncang ledakan. Malam ini, ledakan terjadi di Kampung Melayu, Jakarta Timur, tepatnya di halte TransJakarta.

Menurut Wakil Kepala Polisi Republik Indonesia, Komjen Pol Syafruddin, besar dugaan ledakan berasal dari bom bunuh diri. Hingga saat ini, polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara, untuk mencari penyebab pastinya.

Sementara itu, akibat dari ledakan tersebut, enam orang disebutkan menjadi korban. Satu merupakan warga sipil dan diduga sebagai pelaku bom bunuh diri, sementara lima lainnya adalah anggota polisi Polda Metro Jaya.

Lima anggota polisi itu kebetulan sedang melakukan pengamanan kegiatan warga di sekitar lokasi tersebut. Satu anggota atas nama Topan Al Agung meninggal dunia, sementara empat lainnya menderita luka-luka.

Saat ini, kelima korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Premier Jatinegara. Sedangkan satu jasad lagi, yang hancur berantakan dan diduga milik pelaku, masih berada di TKP.

Menurut laporan reporter tvOne di acara Breaking News, ledakan terjadi sebanyak dua kali. Masing-masing ledakan berselang lima menit. Ledakan pertama terjadi pada pukul 21.00, sedangkan yang kedua pukul 21.05. (mus)

 Korban Tewas Jadi Lima Orang 
Korban Tewas Bom Kampung Melayu Jadi Lima OrangAnggota polisi yang menjadi korban ledakan bom dirawat di UGD RS Hermina, Jakarta (VIVA.co.id/Feri Damayanti)

Korban meninggal dalam ledakan bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, bertambah menjadi lima orang. Tiga korban adalah anggota Polri dari Polda Metro Jaya dan dua korban adalah terduga pelaku.

Menurut penjelasan Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Setyo Wasisto, dua korban lagi adalah anggota dari Polda Metro Jaya. Korban gugur setelah menjalani perawatan. Dua korban tewas lain adalah terduga pelaku yang salah satu jasadnya berada di lokasi kejadian.

"Total yang menjadi korban 15 orang, tiga anggota Polri gugur, dua terduga tewas. Lima luka adalah anggota Polri dan lima luka lain adalah warga sipil," kata Wasisto Kamis dini hari, 25 Mei 2017.

Mengenai identitas korban, Wasisto tidak bersedia menjelaskan. Juga tempat korban sebelumnya menjalani perawatan.

"Nama dan dirawat di rumah sakit mana belum bisa kami sampaikan. Ini demi keamanan," katanya.

 Data korban

1. Bripda Topan Al Agung anggota unit 1 peleton 4 Polda Metro Jaya (meninggal dunia).
2. Bripda Feri unit 1 peleton 4 Polda Metro Jaya. (luka pada muka badan dan paha).
3. Bripda Yogi unit 1 peleton 4 Polda Metro Jaya (luka di sekujur tubuh).
4. Agung (17), sopir (luka pada kaki, tangan dan badan).
5. Jihan (19), mahasiswi (luka pada tangan kiri melepuh).

Sementara enam korban lain dibawa ke Rumah Sakit Budhi Asih dan Rumah Hermina, Kampung Melayu.

 Bom Panci Dimasukkan ke Dalam Ransel 
Ini Isi Bom Panci yang Meledak di Kampung MelayuPolisi berjaga di lokasi kejadian ledakan bom di Kampung Melayu, Jakarta (VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar)

Berdasarkan hasil olah TKP Bom Terminal Kampung Melayu, polisi memastikan bom yang meledak merupakan bom panci. Hal tersebut dipastikan berdasarkan material yang ditemukan di lokasi.

Selain itu, bukti yang memperkuat dugaan bom tersebut merupakan bom panci adalah ditemukannya struk pembelian panci di dalam saku terduga pelaku.

"Ditemukan struk bukti pembelian panci di salah satu didiga pelaku, itu tanggal 22 mei (struk itu). Seperti pembelian panci, itu di beli salah satu di mini market di padalarang," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto Kamis dini hari.

Setyo mengatakan beberapa material yang terdapat di dalam bom panci tersebut berupa paku. Ada juga berupa butiran besi.

"Di bom panci ditemukan paku dan gotri, Jadi panci di dalamnya ada paku dan gotri kemudian di taruh di dalam ransel," ujarnya.

 Tinggalkan Struk Pembelian Panci 
Pelaku Bom Kampung Melayu Tinggalkan Struk Pembelian PanciPolisi Evakuasi Jenazah Korban Bom Kampung Melayu (VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar)

Kepolisian yakin bahwa bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, kemarin malam menggunakan peledak berbahan panci. Ini diketahui setelah tim identifikasi Polri menemukan sebuah struk pembelian panci.

Menurut Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Setyo Wasisto, dari saku celana salah satu pelaku ditemukan struk pembelian panci dari sebuah minimarket di Padalarang, Jawa Barat. Transaksi terjadi pada 22 Mei 2017.

"Kita temukan ada struk atau bukti pembelian, tanggal 22 Mei pukul 9. Ini struk pembelian panci dari salah satu minimarket. Ini ditemukan dari salah satu pelaku, ada di saku," kata Setyo di lokasi kejadian, Kamis dini hari, 25 Mei 2017.

Dengan struk pembelian panci yang digunakan untuk bom bunuh diri, polisi akan mengungkap identitas pelaku dan jaringannya. Menurut penyelidikan awal, kasus di Kampung Melayu ini hampir sama modusnya dengan insiden bom panci di Bandung beberapa waktu lalu.

Bom bunuh diri itu menewaskan tiga personel Polri. Dua orang lagi yang tewas diduga adalah pengebom. Insiden itu juga melukai sepuluh orang.

Lima korban luka adalah polisi dari unit 1 peleton 4 Polda Metro Jaya. Lima korban lain adalah warga sipil yang berada di lokasi saat ledakan terjadi.

Selain terhadap material bom yang meledak, polisi juga mengidentifikasi potongan tubuh yang diduga adalah pelaku bom bunuh diri yang masih berada di lokasi ledakan.

Dipastikan, bagian kepala terduga pelaku masih utuh dan dapat dikenali dengan baik.

"Potongan bagian kepala masih utuh, secara visual terlihat jelas wajah dan tangan masih bisa diambil sidik jarinya," kata Setyo.

Dari identifikasi awal, titik ledakan dipastikan berada di posisi yang berdekatan – yaitu antara parkir motor, toilet, dan dekat halte bus TransJakarta Kampung Melayu, Jakarta Timur. (ren)

  VIVA  

[Dunia] Sekarang Cukup 2 SSV Untuk Angkatan Laut

BRP Davao del Sur LD 602 [Rappler]

Akuisisi tambahan kapal Strategic Sealift Vessel (SSV) untuk Angkatan Laut Filipina, tergantung kebutuhan keamanan masa depan.

Demikian pemberitahuan dari juru bicara departemen keamanan nasional (DND) Arsenio Andolong, ketika ditanya perihal penambahan kapal SSV untuk Filipina.

“Sampai sekarang, tidak ada rencana pengadaan kapal ketiga SSV. Rencana modernisasi kami, berdasarkan Filipina dokrin, hanya dua unit,” ungkapnya.

“Mungkin kami akan memerlukan di masa depan, ketika keamanan kita membutuhkannya,” kata Andolong.

Filipina mempunyai 2 unit SSV, BRP Tarlac (LD-601) dan BRP Davao Del Sur (LD-602) yang akan diresmikan penggunaannya pada akhir bulan Mei. (Update)
 

  Garuda Militer  

Rabu, 24 Mei 2017

[Dunia] Duterte Umumkan Darurat Militer di Mindanao

Ilustrasi pasukan Filipina

Presiden Filipina Rodrigo Duterte dilaporkan telah mengumumkan darurat militer di wilayah Mindanao, Filipina Selatan. Pengumuman ini datang setelah adanya pertempuran besar-besaran antara tentara Filipina dan kelompok milisi Abu Sayyaf, kemarin.

Menurut juru bicara Kepresidenan Filipina, Ernesto Abella, darurat militer itu akan berlangsung selama 60 hari ke depan dan mulai berlaku saat Duterte mengumumkan hal tersebut.

"Presiden Duterte telah mengumumkan darurat militer untuk seluruh pulau Mindanao. Hal ini dimungkinkan atas dasar adanya pemberontakan," kata Abela dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Al Jazeera pada Rabu (24/5).

Sementara itu, menurut Menteri Luar Negeri Filipina, Alan Peter Cayetano, Duterte memutuskan untuk mempersingkat kunjungannya ke Rusia. "Presiden merasa ia dibutuhkan di Manila sesegera mungkin," kata Alan.

Terkait dengan pertempuran yang berlangsung kemarin, Menteri Pertahanan Filipina Delfin Lorenzana mengatakan, dua tentara dan satu petugas polisi tewas dalam baku tembak di kota Marawi, 816 km selatan Manila. 12 orang tentara lainnya terluka akibat pertempuran ini.

Lorenzana menuturkan, pertempuran terjadi setelah kelompok milisi melakukan serangan terhadap basis tentara di Marawi. Selain menyerang basis tentara, penyerang juga membakar sebuah gereja Katolik, penjara kota, dan dua sekolah, serta menduduki jalan-jalan utama dan dua jembatan menuju kota.

"Orang-orang bersenjata juga menduduki balai kota, sebuah rumah sakit yang dikelola pemerintah, dan merupakan bagian dari sebuah universitas. Seluruh kota Marawi gelap gulita, tidak ada cahaya dan ada sniper di seluruh sudut kota," tukasnya. (esn)

 RI Berharap Status Darurat Militer Filipina Tak Pengaruhi Sandera WNI

Direktur Perlindungan Warga Negara dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kementerian Luar Negeri Indonesia, Lalu Muhammad Iqbal berharap darurat militer yang berlaku di Mindanao tidak mempengaruhi sandera WNI di sana. Setidaknya ada tujuh orang yang masih menjadi sandera kelompok milisi di Filipina Selatan.

"Kondisi di Mindanao secara umum normal. Pertempuran terkonsentrasi di sekitar Marawi. Marawi bukan daerah konsentrasi WNI. Daurat militer hanya diberlakukan di Mindanao saja. Sejak beberapa bulan lalu KJRI Davao sudah mengeluarkan seruan kepada WNI di Filipina Selatan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap situasi keamanan. Seruan tersebut belum dicabut," kata Iqbal

"Sejauh ini tujuh sandera dalam keadaan baik. Komunikasi dan upaya pembebasan terus berlangsung. Harapan kita status darurat militer di Mindanao ini tidak mempengaruhi kondisi para sandera WNI," sambungnya melalui pesan singkat kepada wartawan pada Rabu (24/5).

Sebelumnya diwartakan, juru bicara kepresidenan Ernesto Abella, darurat militer itu akan berlangsung selama 60 hari ke depan. Pengumuman ini datang setelah adanya pertempuran besar-besaran antara tentara Filipina dan kelompok milisi Abu Sayyaf, kemarin.

"Presiden Duterte telah mengumumkan darurat militer untuk seluruh pulau Mindanao. Hal ini dimungkinkan atas dasar adanya pemberontakan," kata Abela dalam sebuah pernyataan. (esn)
 

  Sindonews  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...