Kamis, 27 November 2014

[Foto] Simulasi Raider

Latihan peningkatan kemampuan pasukan TNI Raider Linud/700
Pasukan TNI Raider Linud/700 bersiaga saat melakukan penyergapan teroris di kantor Pertamina Region VII Sulawesi di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (26/11). Simulasi pembebasan GM Pertamina Region VII Sulawesi yang disandera teroris tersebut sebagai latihan peningkatan kemampuan pasukan TNI Raider Linud/700 dalam menjaga NKRI dari ancaman dalam dan luar negeri. (ANTARA FOTO/Yusran Uccang)
Pasukan TNI Raider Linud/700 melakukan penyergapan terhadap teroris di kantor Pertamina Region VII Sulawesi di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (26/11). Simulasi pembebasan GM Pertamina Region VII Sulawesi yang disandera teroris tersebut sebagai latihan peningkatan kemampuan pasukan TNI Raider Linud/700 dalam menjaga NKRI dari ancaman dalam dan luar negeri. (ANTARA FOTO/Yusran Uccang)
Pasukan TNI Raider Linud/700 memantapkan strategi saat akan melakukan penyergapan teroris di kantor Pertamina Region VII Sulawesi di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (26/11). Simulasi pembebasan GM Pertamina Region VII Sulawesi yang disandera teroris tersebut sebagai latihan peningkatan kemampuan pasukan TNI Raider Linud/700 dalam menjaga NKRI dari ancaman dalam dan luar negeri. (ANTARA FOTO/Yusran Uccang)

  ★ Antara  

[Foto] Terjun Malam Intai Amfibi

Melibatkan seluruh unsur Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT)
Seorang anggota pasukan khusus Intai Amfibi-1 (Taifib-1) Marinir, melakukan exit terjun bebas malam dari pesawat Casa NC212 milik Skuadron Udara 600 Wing Udara 1 Puspenerbal, saat Latihan Terbang Malam Awak Pesawat Udara (Pesud) TNI AL 2014, di atas Lanudal TNI AL Juanda Surabaya, Selasa (25/11) malam. Latihan yang melibatkan seluruh unsur Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT) tersebut, menampilkan kemampuan Puspenerbal dalam operasi dukungan udara taktis di wilayah Surabaya, guna mendukung tugas TNI AL. (ANTARA FOTO/Eric Ireng)
Sejumlah anggota pasukan khusus Intai Amfibi-1 (Taifib-1) Marini, melakukan parameter tempur di depan pesawat komersil yang dibajak, usai terjun bebas malam dari pesawat Casa NC212 milik Skuadron Udara 600 Wing Udara 1 Puspenerbal, saat Latihan Terbang Malam Awak Pesawat Udara (Pesud) TNI AL 2014, di Lanudal TNI AL Juanda Surabaya, Selasa (25/11) malam.

  ★ Antara  

[World Article] Rusia Akan Bentuk Divisi Angkatan Udara Gabungan di Krimea

Dalam beberapa minggu mendatang, Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoygu akan melaporkan perkembangan pembentukan angkatan bersenjata gabungan yang mandiri di Krimea pada Presiden Rusia. Tugas tersebut mendapat skala prioritas dalam instansi militer Rusia. Pembentukan divisi Angkatan Udara dibentuk guna melindungi ruang udara Krimea dan melakukan pengiriman personel serta barang angkut ke markas komando angkatan bersenjata Rusia. Foto: RIA Novosti

P
ara pimpinan angkatan bersenjata Rusia telah berupaya melakukan pembentukan pasukan sejak Semenanjung Krimea bergabung ke Rusia. Krimea harus membangun sistem pertahanan agar wilayah Rusia tersebut mampu melindungi dirinya sendiri dari serangan darat, udara, dan laut. Di antara tiga divisi tersebut, Angkatan Udara memainkan peran paling penting.

Pada Kamis (13/11) lalu, pembentukan divisi Angkatan Udara gabungan di Belbek sudah memasuki tahap akhir. Divisi itu dibentuk guna melindungi ruang udara Krimea dan melakukan pengiriman personel serta barang angkut ke markas komando angkatan bersenjata Rusia.

Menurut kabar, saat ini pesawat Su-27 telah dipindahkan ke pangkalan udara Krimea. Berdasarkan jenis satuan pasukan gabungan tersebut, hangar Krimea akan diisi pula oleh pesawat tempur, pesawat pengintai dan transportasi, helikopter, serta pesawat pengebom garis depan. Sekarang ini, Krimea telah memiliki Su-24 yang ditempatkan di hangar pesawat Gvardeyskoye.

Pada musim panas lalu, para produsen pesawat militer berjanji akan menyerahkan tiga unit pesawat antikapal Be-12 yang sudah diperbaiki untuk para pilot Laut Hitam. Namun, para jendral tidak bersedia menyebutkan di mana pesawat tersebut akan ditempatkan.

“Semua unit aviasi kami akan ditaruh di hangar pesawat yang ada. Saya pikir, tidak penting menanyakan di mana kami menempatkan pesawat tertentu. Kami akan menempatkan pesawat sesuai tempat yang seharusnya,” tutur Komandan Utama Angkatan Udara Rusia Viktor Bondarev.

Pada masa Uni Soviet, terdapat 16 hangar pesawat yang digunakan di Semenanjung Krimea. Namun saat ini dirasa belum ada kebutuhan untuk mengaktifkan hangar pesawat sebanyak itu. Akan tetapi, setidaknya empat hangar pesawat yang ada di Belbek, Gvardeyskoye, Kacha, dan Saky memang diperlukan oleh angkatan laut dan udara Rusia. Kemungkinan besar, unit aviasi yang ditempatkan di sana ialah pesawat antikapal Tu-142 dan Il-38, pesawat tempur multifungsi Su-30, serta pesawat Ka-27 dan Ka-29.

Hangar pesawat Krimea yang sempat dijadikan pangkalan pesawat militer adalah Belbek (dekat Sevastopol), Kacha (dekat Sevastopol), NITKA (Saky), Gvardeyskoye (dekat Simrefopol), Oktyaberskoye (wilayah Krasnogvardeyskiy), Veseloye (Sudak), Jankoy, Bagerovo (Kerch), Severniy (Kirovskoye), Yuzhniy (Sevastopol), Donuzlav (dekat Evpatoriya), Evpatoriya, Kerch, Simferopol, Karagoz (wilayah Pervomayskiy), serta Primorskoye (Feodosiya).

Pertama kali dipublikasikan dalam bahasa Rusia di Rossiyskaya Gazeta.

  RBTH  

[World] China Diduga Kembangkan Drone Supersonik

http://cdn.sindonews.net/dyn/620/content/2014/11/25/40/928931/china-diduga-kembangkan-drone-supersonik-r5s.jpgDrone Dark Sword milik China yang diduga sedang dikembangkan jadi drone supersonik. | (Daily Mail / Getty Images)

China diam-diam mempunyai drone atau pesawat nirawak yang dikenal sebagai Dark Sword. Drone jenis itu diduga sedangkan dikembangkan menjadi drone supersonik.

China pernah menerbangkan drone Dark Sword dalam acara Zhuhai Airshow di Provinsi Guangdong, China selatan pada tahun 2006. Kala itu, China menamakan drone itu dengan nama "Anjian".

Sejak itu, keberadaannya dirahasiakan. Namun, para ahli meyakini, drone itu sedang dikembangkan menjadi drone supersonik.

Media China, CCTV, melaporkan beberapa proyek telah dihapus karena dana tidak mencukupi. Namun, laporan itu diduga untuk menutupi proyek pengembangan drone supersonik yang memang dirahasiakan China.

Ahli penerbangan Cina, Fu Qianshao, kepada CCTV, mengaku tidak tahu jika drone atau unmanned aerial vehicle (UAV) China itu sedang dikembangkann menjadi UAV supersonik. Jika dugaan itu benar, maka China menjadi negara pertama yang sukses memiliki drone supersonik.

Kendati belum tahu rencana rahasia China itu, Fu mengaku tidak terkejut dengan laporan itu. Media China tersebut melaporkan sekilas tentang spesifikasi drone Dark Sword milik Beijing. ”(Drone) ini kurang penekanan jika dibandingkan dengan drone siluman lainnya seperti UVA 601-S, tetapi sebaliknya lebih menekankan pada manuver,” tulis media China tersebut yang dilansir Daily Mail, Selasa (25/11/2014).

Para pengembang drone sebelumnya juga menyatakan, bahwa fokus utama pengembangan Dark Sword adalah untuk dikembangkan menjadi UAV hipersonik, yang memiliki kemampuan bermanuver tingkat tinggi. Jika pengembangan itu berhasil, pertahanan udara China akan didukung peralatan militer canggih.(mas)

  Sindonews  

[World] Amerika Serikat akan kirim 150 kendaraan lapis baja ke negara NATO

... "sedikit lebih murah" ketimbang mengirim tank melintasi Atlantik dan jauh lebih efisien bagi misi pelatihan... http://icdn.antaranews.com/new/2011/03/ori/20110303035543armydrill-northkorea11111.jpgMBT Abrams di Estonia

Angkatan Darat Amerika Serikat berencana mengirim sekitar 150 tank dan kendaraan lapis baja ke negara NATO tahun depan dan sejumlah di antaranya digelar di Eropa Timur, kata perwira tinggi negara itu, Selasa.

Tindakan itu adalah bagian dari usaha AS bernama Operasi Penyelesaian Atlantik, di negara Baltik dan Polandia untuk menenangkan sekutu menyangkut tindakan Rusia di Ukraina timur, dengan pasukan AS digelar beberapa bulan untuk pelatihan bersama.

Hampir 50 kendaraan lapis baja setelah digelar dan sekitar 100 tank M1 Abrams dan kendaraan tempur Bradley akan digelar di Jerman dan kemungkinan di negara-negara lain bagi pasukan untuk melakukan pelatihan dengan mitra-mitra NATO, kata Letnan Jenderal Ben Hodges, kepada AFP melalui wawancara telepon dari Estonia.

"Pasukan itu akan datang dan melakukan pelatihan bersama, dan kemudian mereka pulang. Peralatan militer akan mereka tinggalkan," kata Hodges.

Pengaturan itu adalah "sedikit lebih murah" ketimbang mengirim tank melintasi Atlantik dan jauh lebih efisien bagi misi pelatihan, kata jenderal itu.

Hodges mengatakan akan segera membantu satu rekomendasi tentang apakah menggelar beberapa tank dan kendaraan lapis baja di antara para anggota Eropa timur NATO.

"Saya akan mempertimbangkan opsi-opsi yang akan termasuk dalam jumlah personil yang lebih kecil, satu kompi atau satu batalyon, kemungkinan di Baltik, Polandia, Rumania, Bulgaria," katanya.

AS menggelar sekitar 29.000 tentara secara permanen ditempatkan di Italia dan Belgia tetapi meningkatkan penggelaran sementara pasukan bagi pelatihan dengan tujuan untuk mengirim satu sinyal kepada Rusia dan mitra-mitra NATO.

"Pelatihan itu bertujuan memberikan jaminan kepada sekutu-sekutu itu bahwa berada telah berada paling dekat pada ancaman itu," kata jenderal tersebut.

Sekitar 600 personil Angkatan Darat AS dari Divisi 1 Kavaleri akan dikirim pertengahan Desember setelah tiga bulan bertugas di negara-negara Baltik dan Polandia. Mereka akan dilatih oleh tentara dari Resimen II Kavaleri yang ditempatkan di Vilseck, Jerman, yang akan diserahkan pada musim semi kepada anggota Divisi III Infantri, katanya.

Hodges, yang menjadi komandan pasukan AS di Eropa tiga bulan lalu, mengatakan rotasi pasukan akan diteruskan dari tahun 2015 sampai 2016, dengan mengatakan "Ini akan terus berlanjut".

Aneksasi Rusia atas semenanjung Krimea dan dukunganya pada pemberontak di Ukraina timur telah memicu kekhawatiran luas di kawasan itu yang pernah diduduki Sovyet selama puluhan tahun, dan kedatangan pasukan AS mendapat sambutan baik, katanya.

"Saya berada di Lithuania kemarin, hari ini di Estonia, Polandia selama beberapa minggu.

  ★ Antara  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...