Minggu, 08 November 2015

[Foto] Pesawat EA-6B Prowler

Pengacau Radar dan Pertahanan Elektronika
Pesawat EA-6B Prowler merupakan salah satu alutsista paling unik di dunia, pesawat ini dirancang bukan untuk bertempur adu tembakan di udara melainkan melumpuhkan, mengacaukan dan membutakan kemampuan radar dan sistem pertahanan elektronik lawan seperti radar. Pesawat ini biasa beroperasi dari atas kapal induk, untuk mendukung pergerakan armada laut Amerika. Beragam sensor dan peralatan canggih dibenamkan dalam pesawat ini, walapun masa baktinya sebentar lagi usai digantikan oleh pesawat Growler. [wikipedia.org]

Pesawat EA-6B Prowler, Pengacau Radar dan Pertahanan Elektronika

Prowler dikembangkan dan dirancang oleh Northrop Grumman, untuk menggantikan pesawat EF-111 Raven yang masuk dinas pensiun. Prowler sudah mengabdi pada USAF sejak tahun 1971, dengan tugas utama sebagai perisai elektronik armada udara Amerika. Paman sam sadar benar bagaimana aset udaranya rentan terhadap sengatan rudal udara buatan Rusia yang banyak ditemui di medan perang, sehingga diperlukan alutsista khusus yang bertugas membutakan deteksi radar dan peralatan elektronik lainnya. Hampir dapat dipastikan setiap pertempuran udara Prowler selalu hadir lebih dahulu, memberikan perisai elektronik bagi armada udara. [theavionist.com]
Pesawat EA-6B Prowler, Pengacau Radar dan Pertahanan Elektronika

Prowler tidak hanya bertugas untuk membutakan elektronik lawan, tetapi menghancurkan situs radar lawan menggunakan rudal HARM High Speed Anti Radiation Missile. Senjata ini digerakan menggunakan metode energi radiasi, dan mendeteksi sinyal radar lawan. Prowler sangat bergantung pada ALQ-99 tactical jamming system dan USQ-113 communication jammer, kemampuan Prowler dalam mendeteksi radar Early Warning sangatlah menggagumkan bahkan lawan tidak mampu mendeteksi jika Prowler sedang mengacaukan sistem elektroniknya. [wikipedia.org]

Pesawat EA-6B Prowler, Pengacau Radar dan Pertahanan Elektronika

Kesaktian Prowler di uji di Vietnam, Timur Tengah, Balkan dan Asia Tenggara, hal ini membuktikan bahwa Amerika sangat konsen terhadap pertempuran spektrum elektromagnetik. Secanggih apapun sebuah pesawat tempur suatu negara, menjadi tidak berguna jika radar pendeteksi mati dan buta. Strategi inilah yang digunakan Amerika dalam mendapatkan superioritas udara, sangat sulit melawan jamming dari Prowler, hanya alutsista sekelas S-400 Rusia yang mampu membungkam Prowler. [aviationews.eu]
Pesawat EA-6B Prowler, Pengacau Radar dan Pertahanan Elektronika

Prowler diawaki oleh 4 orang yang terdiri dari 1 pilot dan 3 electronic countermeasures officers, para awak duduk saling berdampingan untuk memudahkan koordinasi. Bertubuh tambun tidak membuat Prowler sulit untuk bermanuver, di sekujur tubuh Prowler terlihat beberapa peralatan elektronik yang sangat sensitif, salah satunya bertujuan untuk menangkal frequency hopping intercept radars. Beragam peningkatan kemampuan dilakukan untuk memperpanjang usia pakai Prowler, namun sayang perannya kini sudah digantikan oleh Growler yang dianggap lebih murah dari biaya operasional. [wikipedia.org]
Pesawat EA-6B Prowler, Pengacau Radar dan Pertahanan Elektronika

Bagian dalam kokpit dari Prowler terdiri dari beragam peralatan elektronik, dengan sistem kendali digital. Prowler mampu terbang dengan kecepatan 1.050 km/jam, dengan jarak terbang mencapai 3.861 km di ketinggian 11 Km. Tercatat korps Marinir Amerika sebagai pengguna terbanyak Prowler, kemudian disusul oleh USAF atau United State Air Forces. [grahampilot.com]
   Tempo  

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...