Jumat, 13 November 2015

[World] Sistem Pertahanan Udara Hybrid Bi Ho Korea

Siap memasuki pasar ekspor Sistem hybrid anti-pesawat self-propelled Bi Ho, terlihat di ADEX 2015, Seoul, menggabungkan senjata dan rudal SAM pada satu platform lapis baja yang mobile. [IHS / James Hardy]

Korea Selatan Doosan DST siap memasarkan sistem pertahanan udara Hybrid Bi Ho (Macan Terbang) self-propelled (SP) terbaru ke kawasan Asia-Pasifik dan merupakan salah satu dari dua sistem pertahanan udara mobile yang dipilih oleh pemerintah India.

Sistem pertahanan udara Bi Ho SP, juga dikenal sebagai K30, telah dalam pelayanan Angkatan Darat Korea Selatan (RoKA) selama beberapa tahun dan dilengkapi dengan turret yang dipersenjatai dengan twin guns diproduksi secara lokal Rheinmetall Air Defence KCB dengan kaliber 30 mm.

Hybrid Bi Ho menambahkan dua rudal pertahanan udara SAM Singung (Chiron) pada kedua sisi menara yang memiliki jangkauan efektif sekitar 7 km dan dapat menjejak target hingga ketinggian maksimum 3,5 km.

Meriam kaliber 30 mm mampu menembakan 600 peluru per menit dengan jarak efektif maksimum dalam peran pertahanan udara sampai 3.000 m. Dapat pula digunakan sebagai persenjataan darat.

Sistem pencarian target  menggunakan pengawasan radar TPS-830K dipasang di bagian belakang turret dan menggunakan penampakan panorama hari / malam (termasuk sistem inframerah), yang juga termasuk pengintai laser dan terkomputerisasi dengan sistem kontrol penembakan (FCS).

Hybrid Bi Ho juga dapat menerima informasi target dari sumber lain dan menjaga radar surveillance sendiri secara aman dimatikan untuk menghindari ancaman rudal anti-radiasi (ARM).

Rudal Singung (Chiron), yang juga dikenal sebagai P-SAM oleh produsen LIG Nex1, sudah digunakan oleh Korea Selatan dalam versi tripod-mount-man portable dan dilengkapi dengan bahan peledak fragmentasi hulu ledak tinggi.

Hybrid Bi Ho awalnya dikembangkan untuk memenuhi persyaratan dari RoKA dan telah selesai dalam ujicoba pada tahun 2014, dan sekarang siap dalam produksi. [IHS Janes]
 

  Garuda Militer  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...