Tampilkan postingan dengan label Kapal Induk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kapal Induk. Tampilkan semua postingan

Selasa, 29 September 2026

Fincantieri dan PT PAL Indonesia Menandatangani Perjanjian Modernisasi Kapal Induk KRI Sriwijaya

    https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgE3a6phYnckO6hs6iB4uXxc1T3JmYPiDIOPmiYAe5b0jx7PqDstN0hMnFYE5BzaaFP_PoFDdeJDFYlzRaD5viuEGaaN8eSh-tAyyZDoQ7ZEWeXfbfPc4Lk97xc-7qpkCKtbXq61OLCsJNk9zXeAzzXAsZY8ZOopdzGN33u7-Av4_WnJbtlHc7bD7XOGUQb/s481/IMG_0770.jpegKRI Sriwijaya 100 (Dispenal)

Fincantieri dan PT PAL Indonesia menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) yang menetapkan kerangka kerja untuk kerja sama dalam program modernisasi masa depan KRI Sriwijaya (sebelumnya bernama Giuseppe Garibaldi) milik TNI AL.

Fincantieri dan PT PAL Indonesia akan berkolaborasi dalam program modernisasi kapal tersebut, menggabungkan keahlian masing-masing dan bersama-sama menentukan ruang lingkup kegiatan dan tanggung jawab dalam program tersebut.

Sebagai perancang dan pembangun asli kapal, Fincantieri akan menyumbangkan pengetahuannya yang luas tentang platform tersebut, sementara PT PAL akan memanfaatkan kemampuan yang telah mapan dalam pembangunan kapal angkatan laut, integrasi, pemeliharaan, dan layanan dukungan.

Program ini bertujuan untuk memaksimalkan efektivitas operasional kapal di berbagai misi, mulai dari operasi pertahanan dan keamanan maritim hingga bantuan kemanusiaan dan kegiatan tanggap darurat, sekaligus mendukung tujuan pengembangan kemampuan jangka panjang Angkatan Laut Indonesia.

Melalui perjanjian ini, Fincantieri dan PT PAL Indonesia akan bersama-sama menentukan pendekatan yang paling efektif untuk modernisasi kapal di masa mendatang. . 

  ⍟   Naval News    

Jumat, 25 September 2026

Indonesia Akan Ganti Sistem Komunikasi NATO

   Pada Kapal Induk KRI Sriwijaya https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgpaEAFyNT3rv_OElEOp96XbsSk-39N5OPaocv-vx7jJq2RERWIaYiapQWEnbvbP0wBynTckYDJ0bPjchKvNYlZArWDOOMNO9Uq3BRHIcqUdse8aN1wjjzlJtAcdRNj8xQNptiqbnDIDxfBS85E4XL_WF-LUm5P2xm71QN_68B3wKSIgxNf7cFKhox_InY/s1440/IMG_0767.jpegITS Garibald berlabuh di Tanjung Priok resmi  menjadi KRI Sriwijaya 100 (Ist)

Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengatakan pihaknya memastikan akan mengganti seluruh peralatan komunikasi yang ada dalam KRI Sriwijaya-100.

Hal tersebut dilakukan karena sampai saat ini peralatan komunikasi yang terpasang di KRI masih menggunakan versi North Atlantic Treaty Organization (NATO).

"Peralatan komunikasi yang punya Italia itu kan versi NATO. Mereka (Nato) tidak akan memberikan itu (alat komunikasi) kepada yang lain selain NATO, maka kita menggunakan versi kita sendiri," kata Ali saat jumpa pers usai mengikuti upacara pemberian nama dan pengibaran bendera di Deck KRI Sriwijaya-100, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis.

Ali tidak merinci teknologi komunikasi apa saja yang akan dipasang di dalam kapal induk tersebut. Dia hanya menjelaskan proses pergantian teknologi itu memakan waktu yang tidak terlalu lama.

"Butuh waktu mungkin empat bulan atau lima bulan sudah bisa operasional," kata Ali.

Setelah proses pergantian teknologi selesai, barulah TNI AL siap untuk mengerahkan KRI Sriwijaya-100 dalam misi apapun sesuai perintah pimpinan.

Kapal induk yang diperkuat oleh 400 awak kapal TNI AL ini baru saja berganti nama dari ITS Giuseppe Garibaldi ke KRI Sriwijaya-100.

Setelah kapal induk ini sudah resmi diterima pemerintah Indonesia, TNI AL selaku pihak operator siap menerjunkan KRI Sriwijaya-100 dalam misi apapun, salah satunya penanggulangan bencana. 

  ⍟  antara   

Kamis, 24 September 2026

PT PAL Siapkan Kemampuan Memodernisasi Kapal Induk Garibaldi

   Kerjasama dengan Ficantieri https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgpaEAFyNT3rv_OElEOp96XbsSk-39N5OPaocv-vx7jJq2RERWIaYiapQWEnbvbP0wBynTckYDJ0bPjchKvNYlZArWDOOMNO9Uq3BRHIcqUdse8aN1wjjzlJtAcdRNj8xQNptiqbnDIDxfBS85E4XL_WF-LUm5P2xm71QN_68B3wKSIgxNf7cFKhox_InY/s1440/IMG_0767.jpegITS Garibald berlabuh di Tanjung Priok sedang dipersiapkan menjadi KRI Sriwijaya 100, sebelum serah terima tanggal 24 September 2026 (Ist)

PT PAL Indonesia (Persero) menyiapkan kemampuan maintenance, repair and overhaul (MRO) serta modernisasi kapal untuk mendukung rencana penyesuaian kapal induk Giuseppe Garibaldi dengan kebutuhan operasional TNI Angkatan Laut (TNI AL).

"Modernisasi kapal menuntut pemahaman yang utuh terhadap kondisi aktual platform, karakteristik sistem yang sudah terpasang, serta kebutuhan operasional pengguna," kata CEO PAL Indonesia Kaharuddin Djenod, dalam keterangan di Surabaya, Jatim, Selasa.

Kaharuddin mengatakan proses modernisasi harus diawali dengan pemahaman menyeluruh terhadap kondisi platform dan sistem yang telah terpasang agar pekerjaan dapat dilakukan secara terukur.

Nantinya, proses modernisasi akan dimulai dari inspection dan condition assessment, dilanjutkan dengan engineering, penentuan lingkup pekerjaan, integrasi sistem, hingga testing dan commissioning.

Untuk mendukung kebutuhan tersebut, PAL Indonesia akan berkolaborasi dengan Fincantieri selaku pembangun kapal yang nantinya akan mengintegrasikan kebutuhan modernisasi dengan kondisi aktual kapal yang telah beroperasi selama lebih dari empat dekade.

Modernisasi kapal yang telah beroperasi memiliki tantangan berbeda dibandingkan pembangunan kapal baru dengan tahapannya antara lain meliputi condition assessment, inspeksi, kajian rekayasa, identifikasi teknologi yang sudah tidak lagi sesuai (obsolescence), hingga integrasi sistem lama dengan teknologi baru.

Menurut Kaharuddin, pengalaman lebih dari empat dekade dalam perbaikan kapal menjadi salah satu modal PT PAL untuk menangani pekerjaan modernisasi.

Kapabilitas tersebut mencakup perbaikan platform, sistem propulsi, kelistrikan, navigasi, komunikasi, sensor, hingga integrasi sistem persenjataan.

Ia mengatakan pengalaman tersebut juga dapat menjadi ruang untuk memperkuat kompetensi sumber daya manusia dan penguasaan teknologi industri pertahanan nasional melalui kolaborasi dengan pemilik teknologi.

"Kapabilitas PT PAL dalam MRO dan modernisasi menjadi basis untuk menjalankan tahapan tersebut secara sistematis," kata Kaharuddin.

Modernisasi Giuseppe Garibaldi diharapkan tidak hanya berorientasi pada perbaikan kondisi teknis kapal, tetapi juga menyesuaikan kemampuan platform dengan kebutuhan operasi TNI AL dan karakteristik lingkungan maritim Indonesia.

Penguatan kemampuan MRO dan mid-life modernization (MLM), kata dia, menjadi bagian dari pengembangan kemampuan industri galangan nasional dalam memperpanjang usia pakai dan menjaga kesiapan operasional kapal yang telah memasuki masa penggunaan panjang.

Melalui kerja sama dengan Fincantieri, lanjut dia, PT PAL Indonesia berupaya mendukung kebutuhan TNI AL sekaligus memperluas penguasaan kemampuan rekayasa dan teknologi dalam negeri pada sektor pemeliharaan serta modernisasi kapal perang.

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menambahkan kapal induk Giuseppe Garibaldi perlu menjalani modernisasi agar mesin, teknologi, dan perlengkapannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan serta doktrin operasi TNI AL termasuk kondisi lingkungan maritim tropis Indonesia..

  ⍟  antara   

Sabtu, 19 September 2026

Perbaikan Kapal Induk Garibaldi akan Dilakukan PT PAL dan Fincantieri

   Difokuskan untuk OMSP https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh7uSgHIaMP7I8ifc6lxj-qORK7lxkqMywkhgorUov9nHSKidmSjWf2rw8jpkHpmD-STJ9kSrkuc5PuAL6n0Td56vADeqiVfjEw1upJ5LgJ6Zuiy8svET2RSQyDPPiD6n-qEGS0oJoSrzYzyNNt2v1Qb_7-6KC6dnawFEuWOi4Lkxr8CkEJLRdsU126-C_U/s2048/IMG_0758.jpegITS Garibald berlabuh di Tanjung Priok (Rihan)

Kapal induk hibah dari pemerintah Italia, ITS Giuseppe Garibaldi, akan dilakukan perbaikan atau refurbishment oleh industri pertahanan dalam negeri, PT PAL Indonesia bersama galangan asal Italia, Fincantieri.

Selain itu, perusahaan asal Italia lain, Leonardo S.p.A juga dilibatkan untuk urusan senjata eks kapal induk Angkatan Laut Italia tersebut.

“(Perbaikan) kerja sama antara PT PAL dengan Fincantieri, dengan beberapa mungkin ada dari Leonardo, ada juga dari perusahaan lain untuk peralatannya,” kata Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali saat menyambut kedatangan ITS Giuseppe Garibaldi di Dermaga 107, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat (18/9).

KSAL Ali menyampaikan, Kementerian Pertahanan RI telah menyiapkan biaya refurbishment maupun retrofit kapal induk Garibaldi.

Nantinya, kapal induk Garibaldi akan difokuskan untuk operasi militer selain perang (OMSP), dengan diharapkan bisa membawa banyak helikopter dan kendaraan nirawak atau drone. Garibaldi juga diharapkan bisa beroperasi sampai 15-20 tahun lagi.

“Kapal ini nantinya akan lebih kita gunakan untuk kepentingan OMSP. Namun, juga bisa digunakan untuk kepentingan militer untuk perang (OMP), tapi kita fokuskan untuk OMSP, di mana negara kita ini banyak bencana alam. Jadi kita sangat butuh kapal atau platform yang bisa membawa banyak helikopter,” tutur KSAL.

KSAL menambahkan, dengan helikopter, logistik akan bisa banyak didrop dengan cepat dan bisa menjangkau daerah terpencil sekali pun.

“Jadi ini bisa membawa 14 helikopter, mungkin bisa lebih, tergantung ukuran helikopternya,” kata Ali.

Ali mengatakan, kapal induk Garibaldi sebenarnya sudah bisa berlayar. Namun, peralatan dan senjata harus tetap disesuaikan dengan kebutuhan operasi TNI dan TNI AL. Sebab, kebutuhan operasi militer Indonesia tidak sama dengan militer Italia.

 Target selesai 3-4 bulan

Sementara itu, Direktur Utama PT PAL Kaharuddin Djenod menargetkan perbaikan dan retrofit kapal induk Garibaldi bisa selesai dalam tiga hingga empat bulan.

“Kami dalam waktu dekat bersama Fincantieri akan terus mengasesmen semuanya, kami akan lihat mana-mana yang perlu diperbaiki,” tutur Djenod.

Djenod mengatakan, perbaikan juga meliputi sistem power atau kelistrikan pada kapal. “Kalau sekarang masih menggunakan gas turbin, kami melihat itu kemungkinan diganti dengan power yang lain,” kata dia.

Meskipun difokuskan untuk OMSP, kapal induk Garibaldi nantinya tetap dipasang senjata dengan melibatkan Leonardo S.p.A.

Rencananya, kapal induk Garibaldi akan diberi nama KRI Sriwijaya. Pemberian nama atau ship naming akan digelar pada 24 September 2026. .

  ⍟  IDM   

Jumat, 18 September 2026

TNI AL Siapkan 310 Personel untuk Jadi Awak Kapal Induk KRI Sriwijaya

   https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjNWD-c9Q3xCRxJqs_XTc07pVJGoIsgZlH9ReGaMjw8yDqgX1pmGcamxApxRmt_nEuddd0GQOwrZIbGftc0PYT2OK2Te5ClGjKQBcf7tGCilPZrS5VyertemC-dMF0JMfXzXHQVE6sz0YQtq63C3k5yh2EE0dbUe8-wKHNjJJUXeCcqesAepEwdvi0DKcvn/s1200/IMG_0755.jpegITS Garibaldi ketika dikawal 2 Brawijaya class di perairan Indonesia (Dispenal)

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) menyiapkan 310 personel untuk menjadi calon awak kapal induk KRI Sriwijaya.

Dikutip dari siaran pers Komando Armada (Koarmada) RI di Jakarta, Kamis, dijelaskan upaya penyiapan itu dilakukan dengan cara memberikan berbagai pelatihan kepada para calon awak kapal.

"Materi diberikan sebagai bekal pengetahuan, keterampilan, dan profesionalisme yang harus dimiliki setiap prajurit, sebelum mengemban tugas sebagai pengawak KRI Sriwijaya," ujar Kepala Dinas Penerangan Koarmada RI Kolonel Laut (P) Wishnu Ardiansyah.

Para pengajar yang dihadirkan dipastikan memiliki latar belakang yang relevan dengan kebutuhan pengetahuan para calon awak kapal.

Salah satu yang telah memberikan pengarahan kepada para calon awak kapal, yakni Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) RI Laksamana Madya TNI Denih Hendrata di Gedung Canopus, Kolat Armada RI, Jakarta Utara, Rabu (16/9).

Kendati demikian, Wishnu tidak menjelaskan secara rinci materi apa saja yang diberikan kepada para personel.

Dia juga tidak menjelaskan secara rinci sejak kapan proses pendidikan tersebut berlangsung. "Dapat dipastikan pembentukan calon pengawak dilaksanakan melalui pelatihan yang terarah, disiplin dan berorientasi pada kesiapan operasional," kata dia.

Dengan adanya pelatihan tersebut, TNI AL berharap para calon awak kapal KRI Sriwijaya mendapatkan ilmu yang cukup agar mampu mengawaki kapal induk dengan lebih maksimal. .

  ⍟  antara   

Kamis, 17 September 2026

ITS Giuseppe Garibaldi Tiba di Indonesia

  Dikawal Brawijaya dan Prabu Siliwangi https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjNWD-c9Q3xCRxJqs_XTc07pVJGoIsgZlH9ReGaMjw8yDqgX1pmGcamxApxRmt_nEuddd0GQOwrZIbGftc0PYT2OK2Te5ClGjKQBcf7tGCilPZrS5VyertemC-dMF0JMfXzXHQVE6sz0YQtq63C3k5yh2EE0dbUe8-wKHNjJJUXeCcqesAepEwdvi0DKcvn/s1200/IMG_0755.jpegITS Garibaldi ketika dikawal 2 Brawijaya class di perairan Indonesia (Dispenal)

Giuseppe Garibaldi, calon kapal induk pertama Indonesia, akhirnya memasuki perairan Tanah Air.

Kedatangan kapal dengan nomor lambung 551 itu terlihat dalam sejumlah foto yang diterima dari Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Dispenal).

Garibaldi terlihat berlayar di tengah laut dengan dua fregat TNI Angkatan Laut (AL) berada di sisi kiri dan kanannya.

Kedua kapal pengawal tersebut merupakan fregat kelas Brawijaya, yakni KRI Brawijaya-320 dan KRI Prabu Siliwangi-321.

Ketiganya berlayar dalam satu formasi saat Garibaldi memasuki perairan Indonesia melalui Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) I.

Dari udara, Garibaldi tampak menempati posisi di tengah formasi.

Dua fregat TNI AL bergerak di sisi kanan dan kiri kapal dengan jarak tertentu.

Jejak putih dari buritan ketiga kapal terlihat membelah permukaan laut.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiaeGkfFAqf8BLCBcKa0vhtzcPbYCLlmjaf5UvY3xf91Twbw5ikmeESEqGdHbfMp4VNwMnf6hKf4JKY6w7ulp9Frkk76Kq16L8bSf0jUodOA_bYPI-UlxTgZysLTV_AY1-xWy2rdOMEUvXn0oNJj4ru5JyxOwvvH3gisKn2rYUtN7-LqBBhkLeb0XwOxHOe/s720/IMG_0750.jpegFormasi tersebut memperlihatkan pengawalan terhadap Garibaldi sepanjang pelayarannya memasuki wilayah perairan Indonesia.

Di bagian atas bangunan kapal, nomor lambung 551 terlihat jelas. Bendera Italia juga berkibar di dekat struktur anjungan kapal.

Sementara itu, salah satu foto memperlihatkan sebuah pesawat angkut bermesin turboprop terbang rendah di atas laut, tepat di depan Garibaldi.

Pesawat tersebut terlihat berada dalam satu rangkaian kegiatan pelayaran dengan kapal.

“Kapal induk ini akan tiba di Jakarta pada Jumat, 18 September 2026,” kata keterangan Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal), dikutip Kamis (17/9/2026).

Menurut rencana, kedatangan kapal induk akan disambut oleh Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, dan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali.

Ada juga Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny, serta para pejabat pemerintah lainnya.

“Kedatangan ITS Giuseppe Garibaldi ke Tanah Air menjadi bagian penting dalam perjalanan penguatan kemampuan TNI AL dalam memperkuat Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya dalam penanggulangan bencana dan misi kemanusiaan seperti yang telah menjadi prioritas Presiden RI,” jelas Dispenal.

Adapun Giuseppe Garibaldi, calon kapal induk pertama Indonesia, mulai berlayar dari Italia menuju Tanah Air pada Senin (24/8/2026) malam waktu Italia atau Selasa (25/8/2026) dini hari waktu Indonesia.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjbaAl76nivNfoRqpKcFBWaCTVzq02LqxB9b4WiK6AsNnDskvVhwltmPmYXYwD1U1kl7s74-zJSzxgmx3fLJ8e6tJATVwy-H5tHZE5A8QdnITxQeZyEfOmfajov53l2WFG1tvtC-Rfu3Vm84OVPfxStUysd2cDO53QP7ORROGzsaA6xdejqFxP7S8Q2VYJS/s1726/IMG_0744.jpeg “Benar, sesuai rencana kapal Garibaldi akan bertolak dari Italia (Senin) malam ini,” kata Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait saat dihubungi Kompas.com, Senin (24/8/2026) malam.

Dalam perjalanan menuju Indonesia, Giuseppe Garibaldi direncanakan melintasi Terusan Suez dan singgah di Jeddah, Arab Saudi, serta Colombo, Sri Lanka. Setelah itu, kapal akan melanjutkan pelayaran menuju Indonesia.

Menurut rencana, pelayaran akan memakan waktu selama 3 pekan sehingga kapal diperkirakan tiba di Indonesia pada pertengahan September 2026.

Sebelum pelayaran ini, TNI Angkatan Laut (AL) mengonfirmasi bahwa sebanyak 100 prajuritnya telah bertolak ke Italia untuk menjemput Giuseppe Garibaldi.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut Marsekal Pertama Tunggul mengatakan, 100 prajurit TNI AL ini berlatih sebelum mengawaki kapal induk pertama Indonesia itu.

“Saat ini perkembangannya, kru dari Garibaldi sudah berada di Italia untuk melaksanakan serangkaian pelatihan sebelum pelaksanaan penyeberangan,” ujar Tunggul saat dihubungi Kompas.com, 14 Juli 2026.

Setelah itu, mereka akan membawa Giuseppe Garibaldi berlayar ke Indonesia dengan skema joint crew, yakni pengawak gabungan yang terdiri atas personel TNI AL dan Angkatan Laut Italia.

“Kemudian setelah tiba di Indonesia akan dilaksanakan serah terima sampai dengan 100 persen pengawakan dari prajurit TNI Angkatan Laut,” jelas dia. .

  ⍟  Kompas   

Minggu, 13 September 2026

Garibaldi Tinggalkan Pelabuhan Kolombo Menuju Indonesia

  Akan diubah menjadi KRI Sriwijaya https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhXqCBIR0ip6eKp3P9K76WxQ1MYYAdlkob1z90mlXmAaMLQ6iYXrAVKQaa5v6rdC1l38kWmJNMdifnAnlnmsZyrxUy64s7_g0g601JMzZUzPZsOnqyiFcQYD4IOOgiajlhjDDQ3YEHACcLKVU_vYw9lR4WWYYPTprDaV6GZswpzqfTZyGVKfOAbg_81gIWB/s1500/IMG_0741.jpegITS Garibaldi bersiap menuju Indonesia (Srilanka Navy)

Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi (C551) bertolak dari Pelabuhan Kolombo pada Sabtu (12/9/2026), menuju Indonesia. Hal itu setelah kapal induk produksi Fincantieri, Italia tersebut menuntaskan proses singgah untuk pengisian ulang logistik dan layanan.

Selama Garibaldi berada di Pelabuhan Kolombo, Komandan ITS Giuseppe Garibaldi Kapten Marco Guerriero melakukan kunjungan kehormatan kepada Komandan Wilayah Angkatan Laut Barat Sri Lanka Laksamana Muda Harsha De Silva di Markas Komando Angkatan Laut Wilayah Barat.

Para anggota awak kapal juga mengunjungi sejumlah objek wisata di sekitar Kolombo selama singgah di pelabuhan tersebut.

Adapun Garibaldi dijadwalkan tiba di Jakarta pada Kamis (17/9/2026). Informasi terbaru, nantinya kapal induk tersebut disematkan nama KRI Sriwijaya.

Sementara itu, TNI AL dipastikan memberi nama baru bagi kapal induk Garibaldi setiba di Indonesia.

"Saat ini Garibaldi sedang dalam perjalanan menuju ke Indonesia dan diperkirakan akan tiba pada 17 September 2026," kata Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksma Tunggul kepada Republika di Jakarta, Jumat (11/8/2026).

Disinggung penamaan Garibaldi diubah menjadi KRI Gajah Mada yang belum pasti, ia meminta publik menunggu pengumuman resmi. Pun kabar Garibaldi diubah menjadi KRI Sriwijaya, Tunggul menegaskan, TNI AL masih meminta persetujuan dari pimpinan.

Hanya saja, ia tidak menjelaskan, pimpinan itu apakah di TNI AL, Menhan RI, atau bahkan Presiden RI. "Untuk penamaan resmi masih dalam proses administrasi dan persetujuan dari pimpinan atas," ucap Tunggul.

  ⍟  Republika   

Senin, 07 September 2026

Garibaldi Akan Diubah Jadi Kapal Induk Helikopter dan Drone

 Untuk penanganan bencana alam https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiTQdcM_TbYuEHrSA9IOFQt7Pst9ky9Ywc2Muj_8KolznFD_4_5GcVRQboij5bcOS1XaQv5zB6LDL5kKfJ9oZJoqe4kXZ9R8rLDRRv5nd037-vqdSAVsQ6vC_xlWm7q7wY8A40dnYGGL-KB1bBAxh7WlO2UQUFQ0DQC-3lFE3FY9hQIXvm7i3Eb3WRXJESU/s1170/Gelar%20Tactical%20Floor%20Game,%20Koarmada%20II%20Latihkan%20Rencana%20Pergerakan%20Unsur%20Pada%20Sailing%20Pass%20Nava.webpTNI AL menggelar Tactical Floor Game dalam pelaksanaan Sailing Pass Naval Parade yang direncanakan digelar di perairan Teluk Jakarta (Koarmada II)

Pemerintah akan menyulap kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi atau KRI Gajah Mada asal Italia menjadi kapal induk untuk helikopter dan pesawat nirawak (drone).

"Sebentar lagi kapal induk dari Italia akan masuk ke jajaran Angkatan Laut kita, kita ubah untuk menjadi kapal induk helikopter, dan untuk drone," kata Presiden RI Prabowo Subianto dalam Ratas Penanganan Bencana Alam, Jakarta, Senin (7/9).

Prabowo menyebut kapal induk perdana milik Indonesia itu bisa menampung sekitar 10 unit helikopter kelas menengah. Ia mencontohkan misalnya helikopter berjenis Black Hawk dan MI-17.

"Yang rata-rata bisa mengangkut 4-5 ton air. Jadi kalau kita punya 10 helikopter bisa segera merapat ke titik api yang terbanyak, ini juga akan sangat membantu respons kita," ucap dia.

Giuseppe Garibaldi yang merupakan kapal Induk pertama Indonesia dijadwalkan sampai di Tanah Air pada pertengahan September mendatang.

TNI Angkatan Laut menyebut kapal induk yang akan menyandang nama KRI Gajah Mada berangkat dari Italia pada awal pekan ini.

"Dan kami mohon doanya, malam ini mungkin jam 22.00, KRI Gajah Mada akan meninggalkan Italia menuju Indonesia," kata KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali saat mengunjungi Kraton Majapahit, Jakarta Timur, Senin (24/8), dikutip dari Detikcom.

"Namanya masih ITS Garibaldi, masih berbendera Italia. Tapi sesampainya di Indonesia akan berganti bendera menjadi KRI Gajah Mada," imbuhnya.

Giuseppe Garibaldi merupakan salah satu dari dua kapal induk yang dimiliki oleh Angkatan Laut Italia. Kapal ini mencetak sejarah sebagai kapal penerbangan bergeladak penuh pertama yang dibangun untuk Italia.

Sepanjang masa tugasnya, kapal ini sudah terlibat dalam berbagai operasi udara tempur di wilayah Somalia, Kosovo, Afghanistan, dan Libya.

Giuseppe Garibaldi memiliki panjang 180,2 meter dan mampu melaju hingga 30 knot atau sekitar 56 kilometer per jam berkat sistem mesin penggeraknya. Bobotnya diperkirakan sekitar 13,8 ribu ton.

Kapal ini mampu menampung kru yang besar, yakni sekitar 600 kru inti kapal, 230 personel grup udara, sekitar 100 personel komando, dan dalam kondisi tertentu dapat mengangkut hingga 600 pasukan komando tambahan. (mnf/wis)
.

  ⍟ CNN   

Kamis, 03 September 2026

Koarmada II Latihkan Rencana Pergerakan Unsur Pada Sailing Pass Naval Parade HUT Ke-81 TNI

 Gelar Tactical Floor Game https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiTQdcM_TbYuEHrSA9IOFQt7Pst9ky9Ywc2Muj_8KolznFD_4_5GcVRQboij5bcOS1XaQv5zB6LDL5kKfJ9oZJoqe4kXZ9R8rLDRRv5nd037-vqdSAVsQ6vC_xlWm7q7wY8A40dnYGGL-KB1bBAxh7WlO2UQUFQ0DQC-3lFE3FY9hQIXvm7i3Eb3WRXJESU/s1170/Gelar%20Tactical%20Floor%20Game,%20Koarmada%20II%20Latihkan%20Rencana%20Pergerakan%20Unsur%20Pada%20Sailing%20Pass%20Nava.webpGelar Tactical Floor Game dalam pelaksanaan Sailing Pass Naval Parade yang direncanakan digelar di perairan Teluk Jakarta (Koarmada II)

Panglima Koarmada II Laksda TNI I G. P. Alit Jaya, S.H., M.Si., memimpin Tactical Floor Game (TFG) Sailing Pass Naval Parade dalam rangka memperingati HUT Ke-81 TNI, bertempat di Gedung Panti Tjahaya Armada (PTA) Koarmada II, Surabaya, Rabu (2/9).

TFG dilaksanakan sebagai bagian dari persiapan dan pemahaman seluruh unsur yang terlibat dalam pelaksanaan Sailing Pass Naval Parade yang akan digelar di perairan Teluk Jakarta. Kegiatan ini membahas secara detail manuver unsur KRI, Pesawat udara serta kesiapan seluruh prajurit pendukung demo laut, udara, dan Pasukan Khusus Laut (Pasusla).

Dalam arahannya, Pangkoarmada II menekankan pentingnya seluruh peserta memahami rangkaian kegiatan secara menyeluruh, sekaligus menguasai tugas dan tanggung jawab masing-masing unsur.

“Secara umum seluruh kegiatan rangkaian harus dipahami, sehingga setiap unsur mengerti tahapan pelaksanaan dan dapat melaksanakan tugasnya dengan baik,” tegas Pangkoarmada II.

Lebih lanjut disampaikan bahwa setiap tim dan unsur, baik KRI, Pesud maupun unsur pendukung lainnya, harus mempersiapkan diri secara matang sehingga tercipta orkestrasi yang tepat dan mampu bekerja sebagai satu kesatuan. Setiap unsur juga dituntut memahami setiap perubahan situasi dan manuver yang telah direncanakan.

Pangkoarmada II juga menekankan aspek keselamatan dan kesiapsiagaan. Seluruh unsur, termasuk pesawat yang terlibat, diminta senantiasa dalam kondisi siap dan memastikan seluruh perlengkapan telah diperiksa serta dipersiapkan dengan baik sesuai waktu yang tersedia.

Selain kesiapan unsur, komunikasi menjadi salah satu kunci keberhasilan pelaksanaan Naval Parade.

Pangkoarmada II mengingatkan agar jaring komunikasi antara Pengendali Utama dengan seluruh unsur demo laut, udara, dan Pasusla dapat terjalin dengan baik serta tidak mengalami kendala maupun kepadatan komunikasi.

“Kunci terakhir adalah komunikasi. Pengendali utama harus yakin bahwa komunikasi benar-benar terjalin dengan seluruh unsur,” tegasnya.

  ⍟ Koarmada II  

Jumat, 28 Agustus 2026

TNI AU Uji Kemampuan Helikopter Mendarat di Kapal Perang

   Jelang Kedatangan Garibaldi Bulan Depan https://asset.kompas.com/crops/hJ6Isxd-KuNfmSjsLvzzjh9jYEs=/0x0:0x0/1200x800/data/photo/2026/08/28/6a914ec2ca1e7.jpgTNI Angkatan Udara (AU) menguji kemampuan helikopter beroperasi dari kapal perang menjelang kedatangan Giuseppe Garibaldi, calon kapal induk pertama Indonesia, yang akan menjadi bagian dari armada TNI Angkatan Laut (AL).( (DOK. Dinas Penerangan Angkatan Udara)

TNI Angkatan Udara (AU) menguji kemampuan helikopter beroperasi dari kapal perang menjelang kedatangan Giuseppe Garibaldi, calon kapal induk pertama Indonesia, yang akan menjadi bagian dari armada TNI Angkatan Laut (AL).

Pengujian dilakukan melalui latihan Ship Board Operation (SBO) dengan mendaratkan helikopter H-3218 Skadron Udara 6 TNI AU di Landing Platform Dock (LPD) KRI Makassar, Surabaya, pada 24-26 Agustus 2026.

“Helikopter H-3218 Skadron Udara 6 TNI AU melaksanakan take off dan landing di LPD KRI Makassar dalam rangkaian latihan SBO terintegrasi yang melibatkan TNI AD, TNI AL, dan TNI AU,” kata Kadispenau Marsma TNI I Nyoman Suadnyana, dalam keterangannya, Jumat (28/8/2026).

Sebelum mendarat di kapal, para penerbang terlebih dahulu mengikuti pembekalan dan simulasi take off serta landing di helideck simulator.

“Tahapan ini memberikan pembekalan kepada penerbang mengenai prosedur, teknik, dan aspek keselamatan dalam pelaksanaan operasi helikopter berbasis kapal,” ujar dia.

Mereka juga berlatih menggunakan replika flight deck dengan siluet kapal induk Garibaldi.

Setelah itu, helikopter H-3218 melakukan take off dan landing di flight deck KRI Makassar yang berada di Dermaga Batoe Poron.

Helikopter tersebut diterbangkan Letkol Pnb Sofan Hasani sebagai Pilot in Command (PIC).

Latihan disupervisi Danwing Udara 2.1 Grup 2 Heli Kolonel Pnb A. Mauludin Mulyono.

“Pelaksanaan tersebut menjadi bagian dari upaya TNI AU meningkatkan kemampuan dan kesiapan penerbang dalam melaksanakan operasi helikopter dari dan menuju kapal, sekaligus memperkuat interoperabilitas antarmatra dalam mendukung pelaksanaan operasi gabungan,” ujar dia.

Latihan SBO tersebut juga menjadi bagian dari persiapan rangkaian kegiatan HUT TNI ke-81, termasuk Naval Parade dan peresmian Giuseppe Garibaldi yang direncanakan berganti nama menjadi KRI Gajah Mada.

“Penguasaan Ship Board Operation menjadi salah satu bentuk kesiapan TNI AU dalam mendukung pelaksanaan operasi gabungan secara terpadu sesuai tuntutan tugas di masa mendatang,” pungkas dia.

Diberitakan sebelumnya, setelah lebih dari empat dekade berlayar di bawah bendera Italia, kapal perang Giuseppe Garibaldi kini memulai perjalanan baru.

Pada Senin (24/8/2026) malam waktu Indonesia atau Selasa (25/8/2026) dini hari waktu Italia, kapal yang nantinya menjadi kapal induk pertama Indonesia itu meninggalkan Italia menuju Tanah Air.

Pelayaran ini menjadi bagian dari proses hibah kapal yang nantinya akan menjadi kapal induk pertama Indonesia, yang rencananya tiba di Tanah Air pada pertengahan September 2026.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait membenarkan keberangkatan Giuseppe Garibaldi dari Italia.

“Benar, sesuai rencana kapal Garibaldi akan bertolak dari Italia (Senin) malam ini,” kata Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait saat dihubungi Kompas.com, Senin (24/8/2026).


  ⍟ Kompas   

Kamis, 27 Agustus 2026

Calon Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Bukan "Game Changer" Kekuatan TNI AL

   Akan tiba di RI Bulan Depan https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgphym2zFh4V7VvkhMGw1tpQ52ALft9Vcff-dNKgnmIBBfdJ6rDRGBphjBBr1kl0bT2z9gzxU97BKGqb9SyOVYaePeoLEnYIWUYtGdpdCLOdfLoUSwAQZVcGuV9UDArUxbq38C6w3FyQXRCl4CnfYpP0jXrYwS4KbGKlV_7LIa8iVUrfSWyRrDQ495c_5S0/s1125/daftar-terbaru-negara-paling-berkuasa-di-dunia-ada-indonesia-1784271923568.jpeginfografic Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi akan hadir bulan September  (CNBC)

Pengamat militer Connie Rahakundini Bakrie menilai Giuseppe Garibaldi, calon kapal induk pertama Indonesia, bukanlah game changer bagi kekuatan TNI AL.

Menurut Connie, perubahan besar justru dapat terjadi jika Garibaldi dimanfaatkan untuk mentransformasi doktrin dan cara operasi TNI AL.

“Menurut saya juga Garibaldi itu bukanlah game changer. Karena yang bisa jadi game changer itu adalah transformasi doktrin,” kata Connie kepada Kompas.com, Rabu (26/8/2026).

Ia menilai Garibaldi dapat menjadi bridge capability atau kemampuan transisi bagi Indonesia untuk belajar mengoperasikan kapal induk sekaligus membangun doktrin angkatan laut.

Menurut dia, Garibaldi dapat dimanfaatkan untuk membangun sejumlah kemampuan yang selama ini belum dimiliki TNI AL, mulai dari doktrin operasi kapal induk, pelatihan awak dek, penerbangan angkatan laut hingga struktur komando.

Dengan demikian, Garibaldi lebih tepat dipandang sebagai sarana belajar atau "sekolah" kapal induk bagi Indonesia, bukan sekadar simbol bahwa Indonesia kini memiliki kapal induk.

“Kalau Garibaldi digunakan sebagai transitional carrier selama, misalnya, satu dekade untuk membangun doktrin, carrier aviation, deck crew gitu kan, command structure, ya Indonesia bisa menggunakan Garibaldi dengan nilai strategis yang besar,” ucap dia.

Namun, Connie mengingatkan agar Indonesia tidak berhenti pada kepemilikan platform.

“Yang sekali lagi, dari platform-centric navy menjadi network maritime force,” tegas dia.

Ia menjelaskan, kapal induk tidak pernah beroperasi sendirian. Kapal tersebut membutuhkan kapal pengawal, kapal selam, pesawat pengintai, dukungan satelit, sistem komunikasi, hingga jaringan sensor yang terintegrasi.

Karena itu, tantangan Indonesia setelah Garibaldi tiba bukan hanya bagaimana mengoperasikan kapal tersebut, melainkan bagaimana menjadikannya bagian dari kekuatan armada yang terintegrasi.

“Jadi, kalau kita bilang Garibaldi, sesungguhnya Indonesia itu dengan Garibaldi harusnya memaksa menjadi, atau belajar menjadi sesuatu yang lebih penting daripada hanya punya. Yaitu mengoperasikan sebuah kapal, how to fight as a fleet gitu. Jangan punya, hanya memiliki,” kata dia.

Connie menilai kemampuan tersebut jauh lebih penting daripada sekadar mengejar prestise memiliki kapal induk.

Menurut dia, Garibaldi baru akan memiliki nilai strategis apabila keberadaannya mendorong Indonesia membangun budaya, doktrin, dan kemampuan untuk mengoperasikan kekuatan laut secara terpadu.

Dengan kata lain, Garibaldi bukan tujuan akhir, melainkan platform bagi Indonesia untuk belajar menjadi kekuatan maritim yang mampu beroperasi sebagai sebuah armada.

Diberitakan sebelumnya, Giuseppe Garibaldi, calon kapal induk pertama Indonesia, mulai berlayar dari Italia menuju Tanah Air pada Senin (24/8/2026) malam atau Selasa (25/8/2026) dini hari waktu setempat.

“Benar, sesuai rencana kapal Garibaldi akan bertolak dari Italia (Senin) malam ini,” kata Karo Infohan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait saat dihubungi Kompas.com, Senin (24/8/2026) malam.

Dalam perjalanan menuju Indonesia, Giuseppe Garibaldi direncanakan melintasi Terusan Suez dan singgah di Jeddah, Arab Saudi, serta Colombo, Sri Lanka.

Setelah itu, kapal akan melanjutkan pelayaran menuju Indonesia. “Untuk detail rute pelayaran selanjutnya akan menyesuaikan dengan rencana operasi dan navigasi kapal,” ungkap Rico.

Sebelum pelayaran ini, TNI Angkatan Laut (AL) mengonfirmasi bahwa sebanyak 100 prajuritnya telah bertolak ke Italia untuk menjemput Giuseppe Garibaldi.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut Laksamana Pertama Tunggul mengatakan, 100 prajurit TNI AL ini berlatih sebelum mengawaki kapal induk pertama Indonesia itu.

“Saat ini perkembangannya, kru dari Garibaldi sudah berada di Italia untuk melaksanakan serangkaian pelatihan sebelum pelaksanaan penyeberangan,” ujar Tunggul saat dihubungi Kompas.com, Selasa (14/7/2026).

Setelah itu, mereka akan membawa Giuseppe Garibaldi berlayar ke Indonesia dengan skema joint crew, yakni pengawak gabungan yang terdiri atas personel TNI AL dan Angkatan Laut Italia. “Kemudian setelah tiba di Indonesia akan dilaksanakan serah terima sampai dengan 100 persen pengawakan dari prajurit TNI Angkatan Laut,” jelas dia.


  ⍟ Kompas   

Rabu, 26 Agustus 2026

Giuseppe Garibaldi Dikawal Fregat Italia Belayar ke Indonesia

   2 KRI Siap Sambut Saat Masuk Perairan Indonesia https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjhZhtXJRrvUiH9njjQwKBc2gp6qfAwSApaJw5InWT5PlLNPNbV7fmiDF16KNYCpgQ7IMVk7A8_e35f3TujN5uHB1YFSuRTEo9SGPzZ81TALfBTpe-2NtVzeEXnTw1TeiNZ6lV8WWL4rjSmrBbawLGoX6AaHfRlCRRRhyzTFlaHsYpRt4xAigdpAT-LE3nB/s596/Garibaldi.jfifKapal induk ITS Giuseppe Garibaldi akan hadir bulan September  (marina military)
TNI Kapal induk Giuseppe Garibaldi yang tengah berlayar dari Italia menuju Indonesia mendapat pengawalan kapal fregat Italia selama melintasi Laut Merah, Teluk Aden, dan Laut Arab.

“Selama melintasi Laut Merah-Teluk Aden-Laut Arab akan dikawal oleh beberapa kapal Fregat Italia,” kata Kadispenal Laksma TNI Tunggul, saat dikonfirmasi, Selasa (25/8/2026).

Setelah memasuki perairan Indonesia, Giuseppe Garibaldi juga akan mendapat pengawalan dari minimal dua kapal fregat TNI AL.

“Dan rencananya akan ada pengawalan minimal 2 KRI fregat Indonesia dan pesawat udara Puspenerbal pada saat memasuki perairan Indonesia,” ucap dia.

Pesawat Puspenerbal juga direncanakan melakukan on board ke Giuseppe Garibaldi sebagai bagian dari rangkaian penyambutan kapal tersebut.

Sementara itu, Giuseppe Garibaldi akan dilibatkan dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI.

Kapal perang eks Angkatan Laut Italia itu direncanakan ikut dalam kegiatan sailing pass yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT TNI ke-81.

“Sesuai rencana awal Garibaldi rencananya akan dilibatkan sebagai salah satu unsur Sailing Pass dalam rangka HUT TNI ke-81,” kata Tunggul.

Kendati demikian, Tunggul belum menjelaskan lebih lanjut terkait rencana itu. Keterlibatan Giuseppe Garibaldi dalam kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda awal setelah kapal itu berlayar dari Italia menuju Indonesia.

Giuseppe Garibaldi mulai berlayar dari Italia menuju Indonesia pada Senin (24/8/2026) malam waktu setempat atau Selasa (25/8/2026) dini hari WIB. Perjalanan kapal tersebut diperkirakan memakan waktu sekitar tiga pekan dan ditargetkan tiba di Indonesia pada pertengahan September 2026.

“Dalam pelayarannya menuju Indonesia, Garibaldi direncanakan melintasi Terusan Suez, dengan agenda singgah di Jeddah, Arab Saudi, dan Colombo, Sri Lanka, sebelum melanjutkan pelayaran menuju Indonesia,” ungkap Karo Infohan Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait kepada Kompas.com, Selasa (25/8/2026).

Setibanya di Indonesia, Giuseppe Garibaldi akan berganti nama menjadi KRI Gajah Mada dan bakal menjalani proses penyesuaian sebelum nantinya digunakan oleh TNI Angkatan Laut.

Diberitakan sebelumnya, rapat paripurna DPR RI menyetujui permohonan pemerintah untuk menerima hibah satu unit kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi dari Pemerintah Republik Italia, Selasa (21/7/2026).

Persetujuan itu diambil setelah DPR mendengarkan laporan Komisi I DPR RI mengenai hasil pembahasan permohonan penerimaan hibah alat peralatan pertahanan dan keamanan (Alpalhankam) dari luar negeri.


  ⍟ Kompas   

Senin, 24 Agustus 2026

Kapal Induk Garibaldi Bakal Bernama KRI Gajah Mada

   Tiba di RI Bulan Depan https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgphym2zFh4V7VvkhMGw1tpQ52ALft9Vcff-dNKgnmIBBfdJ6rDRGBphjBBr1kl0bT2z9gzxU97BKGqb9SyOVYaePeoLEnYIWUYtGdpdCLOdfLoUSwAQZVcGuV9UDArUxbq38C6w3FyQXRCl4CnfYpP0jXrYwS4KbGKlV_7LIa8iVUrfSWyRrDQ495c_5S0/s1125/daftar-terbaru-negara-paling-berkuasa-di-dunia-ada-indonesia-1784271923568.jpeginfografic Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi akan hadir bulan September  (CNBC)

TNI Angkatan Laut segera memiliki kapal induk baru bernama KRI Gajah Mada. Kapal itu merupakan ITS Giuseppe Garibaldi yang berangkat dari Italia malam ini.

"Dan kami mohon doanya, malam ini mungkin jam 22.00, KRI Gajah Mada akan meninggalkan Italia menuju Indonesia," kata KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali saat mengunjungi Kraton Majapahit, Jakarta Timur, Senin (24/8/2026).

Ali menerangkan, kapal induk ini memang didatangkan langsung dari Italia. Nama asal sebelum KRI Gajah Mada adalah ITS Giuseppe Garibaldi dan akan berganti nama saat tiba di wilayah Indonesia.

"Namanya masih ITS Garibaldi, masih berbendera Italia. Tapi sesampainya di Indonesia akan berganti bendera menjadi KRI Gajah Mada," jelas dia.

Ali meminta dukungan doa agar perjalanan KRI Gajah Mada selamat sampai Indonesia. Dia mengatakan kapal itu akan tiba sekitar 15 hingga 20 September mendatang.

"Semoga selamat dalam perjalanan, sukses, karena ini akan melewati Terusan Suez, melewati Laut Merah juga, tapi dikawal juga oleh fregat-fregat Italia. Dan mudah-mudahan tanggal 20 atau tanggal 15 atau tanggal 20 September ini sudah tiba di Indonesia," ucapnya.

KRI Gajah Mada akan berganti bendera setiba di Indonesia. Ali mengatakan Presiden Prabowo Subianto akan ikut meresmikan kapal itu.

"Dan tanggal 25 bisa pengukuhan atau pergantian bendera menjadi bendera Indonesia dan penggantian nama dari Garibaldi menjadi Gajah Mada. Rencana Bapak Presiden akan ikut meresmikan, hadir di onboard di kapal induk Gajah Mada. Dan nanti kapal induk itu juga dengan nama Gajah Mada akan memiliki semangat yang luar biasa untuk menyatukan Nusantara," katanya.

Ali menambahkan, kapal induk itu tidak hanya dilengkapi dengan helikopter Angkatan Laut, tapi juga helikopter Angkatan Udara dan helikopter Angkatan Darat. Dia memastikan kapal itu akan dipakai oleh semua matra TNI.

"Namun memang pilot-pilotnya akan kita latih untuk bisa mendarat di kapal induk. Itu semangat persatuan kita dan menjaga kesatuan karena Bapak Presiden berpesan bahwa yang sangat berperan dalam menjaga kesatuan dan persatuan NKRI ini adalah TNI," ucap dia.

Seperti diketahui, dalam rapat paripurna DPR pada bulan Juli lalu telah disepakati penerimaan hibah satu unit kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi dari pemerintah Italia. Persetujuan diambil setelah seluruh anggota DPR yang hadir menyatakan setuju.

Persetujuan diambil saat rapat paripurna digelar di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (21/7). Wakil Ketua Komisi I DPR Budi Djiwandono menyampaikan laporan hasil pembahasan persetujuan penerimaan hibah alpalhankam dari luar negeri.

Ketua DPR Puan Maharani lalu meminta persetujuan forum paripurna atas laporan Komisi I DPR terkait penerimaan hibah tersebut. Para peserta rapat pun sepakat menyetujuinya.

"Kami menanyakan kepada Sidang Dewan yang terhormat, apakah Laporan Komisi I DPR RI atas persetujuan penerimaan hibah 1 unit kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi dari Pemerintah Republik Italia dapat kita setujui?" tanya Puan.

"Setuju," jawab peserta rapat. (tsy/ygs)


  ⍟ detik   
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...