Selasa, 21 Juli 2026

Kapal Induk Pertama RI Datang ke Indonesia 20 September 2026

  Salah satu pangkalannya di Lampung https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEij93PCkWqgxfWySnF8KbEeso-5nr2oQNwfLBouefVOmSxvVdk_VM4mOVktP0lfqBvMq1V85P79AoJAN_oF9m89NcQSyy4aGz4zYFLdrsJOtPnp5LvOr8wl9uR2uhSa9Ey3qH2whzfWfhx7HRiBbWCGcSTiBURn4LP3_JdbkyZ814-Wtu119Qups-pbnXT4/s404/IMG_0677.webpKapal induk ITS Giuseppe Garibaldi akan hadir bulan September  (Marina militare)

Dirjen Kekuatan Pertahanan (Kuathan) Kementerian Pertahanan (Kemhan) Marsda TNI Hendrikus Haris Haryanto mengatakan kapal induk pertama Indonesia, yakni Giuseppe Garibaldi akan datang di Indonesia pada 20 September 2026 mendatang.

Hal tersebut dikatakan Hendrikus saat mengikuti rapat dengan Komisi I DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin.

"Rencana kedatangan kapal pada tanggal 20 September 2026," kata dia dalam rapat yang dipantau di akun YouTube TV Parlemen.

Untuk menyambut kedatangan kapal itu, dia mengatakan TNI AL sudah melakukan berbagai persiapan, di antaranya pengiriman pasukan ke Italia untuk dilatih menjadi awak kapal induk. Tercatat ada 100 personel yang telah dikirim oleh TNI.

Sebanyak 100 personel itu akan mengikuti pelatihan secara materi dan praktik hingga akhirnya mampu untuk mengoperasikan kapal induk dari Italia ke Indonesia.

Selain itu, TNI AL juga tengah mempersiapkan beberapa tempat untuk jadi pangkalan kapal induk salah satunya di Lampung.

Dengan adanya berbagai persiapan itu, diharapkan TNI akan lebih maksimal dalam mengoperasikan kapal induk.

Sebelumnya, TNI AL mempersiapkan Pangkalan TNI AL Lampung menjadi salah satu tempat bersandarnya kapal induk Giuseppe Garibaldi.

Hal tersebut dibenarkan Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana TNI Tunggul saat jumpa pers di Mabes AL, Jakarta, Senin (13/7).

"Jadi, Lampung merupakan salah satu pangkalan yang disiapkan untuk mengakomodasi tempat labuh maupun bersandar dari (kapal induk) Garibaldi," kata Tunggul.

Lanal Lampung ditetapkan sebagai salah satu pangkalan kapal induk Garibaldi karena beberapa pertimbangan, salah satunya lokasinya yang strategis.

Tunggul melanjutkan saat ini pihaknya sedang mempersiapkan banyak hal di Lanal Lampung untuk menyambut Garibaldi, salah satunya pengembangan fasilitas dan wilayah lanal agar mendukung kebutuhan operasional kapal induk.

Tunggul memastikan seluruh fasilitas itu akan selesai dibangun sebelum kapal induk Garibaldi datang ke Indonesia sebelum hari jadi TNI pada Oktober 2026.


   antara   

Senin, 20 Juli 2026

Komisi I DPR Setujui Hibah Kapal Giuseppe Garibaldi dari Italia

  Diharapkan ikut tampil pada HUT TNI https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj3MoVGQ4NZZ3KV-RZ37sLFHmtVHJ7iZGY5r0Mj681nZ38QGvy6TN66cToFKV3PBr3Cv3mjKGCY2SDMEf_eoQUG7RAlB-B6uYGuYgcZgbgsMPBT1yJi195z7FpzCOwq2T1qJ9h56hPv1aUECf5PaNweMkGxuHWTEoz0goUHdtch7l8GMdrGZdAzs-98eysf/s1265/Kapal%20induk%20Giuseppe%20Garibaldi.jpgKapal induk ITS Giuseppe Garibaldi akan hadir tahun ini.  (Marina militare)

Komisi I DPR menyetujui hibah kapal induk atau aircraft carrier Giuseppe Garibaldi dari Pemerintah Republik Italia senilai 54 juta euro (sekitar Rp 1,1 triliun).

Persetujuan diambil dalam rapat pleno Komisi I DPR yang dihadiri Wakil Menteri Pertahanan Marsekal TNI (purn) Donny Ermawan, Senin (20/7).

"Komisi I DPR RI menyetujui hibah satu unit kapal induk, Italian Ship Giuseppe Garibaldi, senilai 54.022.426,67 sen euro dari pemerintah Republik Italia kepada Kementerian Pertahanan RI sebagaimana surat Menhan RI kepada Ketua DPR RI nomor B/1845/m/VII/2026 tanggal 7 Juli 2026," ujar Utut dalam rapat.

Direktorat Jenderal Kekuatan Pertahanan, Hendrikus Haris Haryanto mengatakan hibah kapal induk merujuk pada surat dari Representative of The Italian Coordination Committee Ministry of Defense of Italian Republic Nomor Protokol 001 pada 8 Mei 2026.

Menurut Haris, surat itu berisi persetujuan Parlemen Italia tentang pemberian hibah kapal Giuseppe Garibaldi.

Berdasarkan surat tersebut, Kementerian Pertahanan kemudian melakukan kajian yang tertuang dalam Surat KSAL Nomor R/328/ V/2026 tanggal 26 Mei 2026.

Haris mengungkap spesifikasi kapal tersebut memiliki panjang kurang lebih 180 meter dengan lebar 33 meter, draft 8,2 meter, dan displacement kurang lebih 13,8 ton.

Kapal memiliki kecepatan maksimum 30 knot, dan kecepatan jelajah 20 knot. Selain itu juga dilengkapi empat propulsion system yakni empat gas turbin LM2500.

Menurut Haris, kapal memiliki kapasitas penerbangan untuk helikopter maupun pesawat yang mempunyai kemampuan short take-off atau vertical landing. Dengan kapasitas kru 550 personel.

"Penerimaan hibah ini juga mempunyai makna untuk efisiensi bagi negara, di mana mempersingkat waktu pengadaan, tidak membebani APBN pengadaan, serta memperkuat pertahanan maritim maupun berbagai operasi kemanusiaan," kata Haris. (thr/kid)


   CNN  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...