⚓️ Sembari Mengurangi Partisipasi dalam 'RIMPAC' di AS
KRI GNR 332 menembakkan rudal Exocet B3 dalam Latopslagab 2026 menghancurkan target (eks KRI Teluk Hading) (Kodiklat)
TNI Angkatan Laut (TNI AL) telah mengerahkan frigat KRI I Gusti Ngurah Rai-332 ke Vladivostok untuk Latihan 'Orruda' 2026; ini merupakan pengerahan kapal perang Indonesia yang pertama kalinya ke Rusia untuk latihan bilateral tersebut.
Pengerahan ini dilakukan di saat Indonesia berpartisipasi dalam Latihan 'Rim of the Pacific' (RIMPAC) 2026 tanpa menyertakan kapal perang angkatan laut, sebagaimana tercantum dalam daftar peserta yang dirilis oleh Armada Pasifik AS.
Ini adalah kali pertama Indonesia tidak mengirimkan kapal ke RIMPAC sejak tahun 2014, tidak termasuk edisi tahun 2020 yang terdampak oleh pandemi Covid-19.
Partisipasi Indonesia dalam 'Orruda' 2026 dikonfirmasi melalui pernyataan TNI Angkatan Laut kepada Janes pada tanggal 21 Juli.
Selain KRI I Gusti Ngurah Rai-332, TNI Angkatan Laut juga telah mengirimkan personel pasukan khusus, penyelam, dan tim medis ke Vladivostok untuk latihan tersebut.
Pernyataan tersebut menyebutkan bahwa pengiriman delegasi Indonesia ini merupakan kelanjutan dari kerja sama pertahanan yang dimulai melalui latihan perdana 'Orruda', yang diselenggarakan oleh Indonesia pada bulan November 2024.
Meskipun Indonesia masih tercantum sebagai salah satu dari 31 negara peserta 'RIMPAC' 2026, kontribusinya terbatas pada kontingen personel Korps Marinir Indonesia, menurut informasi yang dirilis oleh Armada Pasifik AS.
Kontingen tersebut berpartisipasi dalam berbagai kegiatan, termasuk latihan penembakan dengan peluru tajam, latihan infiltrasi fast-rope, latihan pertempuran jarak dekat, dan kegiatan latihan amfibi multinasional di Hawaii.
Berkurangnya kontribusi unsur angkatan laut ini berbeda dengan penyelenggaraan 'RIMPAC' sebelumnya.
Indonesia mengerahkan frigat KRI Raden Eddy Martadinata-331 ke 'RIMPAC' 2024, sementara latihan-latihan sebelumnya melibatkan kapal kombatan permukaan utama TNI Angkatan Laut, termasuk KRI I Gusti Ngurah Rai.
KRI GNR 332 menembakkan rudal Exocet B3 dalam Latopslagab 2026 menghancurkan target (eks KRI Teluk Hading) (Kodiklat)TNI Angkatan Laut (TNI AL) telah mengerahkan frigat KRI I Gusti Ngurah Rai-332 ke Vladivostok untuk Latihan 'Orruda' 2026; ini merupakan pengerahan kapal perang Indonesia yang pertama kalinya ke Rusia untuk latihan bilateral tersebut.
Pengerahan ini dilakukan di saat Indonesia berpartisipasi dalam Latihan 'Rim of the Pacific' (RIMPAC) 2026 tanpa menyertakan kapal perang angkatan laut, sebagaimana tercantum dalam daftar peserta yang dirilis oleh Armada Pasifik AS.
Ini adalah kali pertama Indonesia tidak mengirimkan kapal ke RIMPAC sejak tahun 2014, tidak termasuk edisi tahun 2020 yang terdampak oleh pandemi Covid-19.
Partisipasi Indonesia dalam 'Orruda' 2026 dikonfirmasi melalui pernyataan TNI Angkatan Laut kepada Janes pada tanggal 21 Juli.
Selain KRI I Gusti Ngurah Rai-332, TNI Angkatan Laut juga telah mengirimkan personel pasukan khusus, penyelam, dan tim medis ke Vladivostok untuk latihan tersebut.
Pernyataan tersebut menyebutkan bahwa pengiriman delegasi Indonesia ini merupakan kelanjutan dari kerja sama pertahanan yang dimulai melalui latihan perdana 'Orruda', yang diselenggarakan oleh Indonesia pada bulan November 2024.
Meskipun Indonesia masih tercantum sebagai salah satu dari 31 negara peserta 'RIMPAC' 2026, kontribusinya terbatas pada kontingen personel Korps Marinir Indonesia, menurut informasi yang dirilis oleh Armada Pasifik AS.
Kontingen tersebut berpartisipasi dalam berbagai kegiatan, termasuk latihan penembakan dengan peluru tajam, latihan infiltrasi fast-rope, latihan pertempuran jarak dekat, dan kegiatan latihan amfibi multinasional di Hawaii.
Berkurangnya kontribusi unsur angkatan laut ini berbeda dengan penyelenggaraan 'RIMPAC' sebelumnya.
Indonesia mengerahkan frigat KRI Raden Eddy Martadinata-331 ke 'RIMPAC' 2024, sementara latihan-latihan sebelumnya melibatkan kapal kombatan permukaan utama TNI Angkatan Laut, termasuk KRI I Gusti Ngurah Rai.
🚀 Jane’s
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.