Minggu, 03 Januari 2016

TNI amankan Bahan Peledak di Afrika Tengah

✈ Konga XXXVII-B/MinuscaPrajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Kompi Zeni (Satgas Kizi) TNI Konga XXXVII-B/Minusca (Multi-Dimensional Integrated Stabilization Mission in Central African Republic) berhasil mengamankan bahan peledak atau UXO (Un Exploded Ordnance) yang masih aktif disekitar daerah Bossangoa, Mpoko-Bangui, Central Afrika Republik (CAR).

Berdasarkan rilis yang diterima poskotanews.com, Kamis (31/12/2015), penemuan bahan peledak oleh pasukan yang dipimpin Letkol Czi Denden Sumarlin S.E., sebagai Komandan Satgas (Dansatgas), Force Commander of Minusca memberikan perintah (Frago) kepada Dansatgas Kizi TNI Konga XXXVII-B/Minusca Letkol Czi Denden Sumarlin, S.E., untuk melaksanakan sterilisasi atau pembersihan bahan peledak dan berbagai jenis ranjau di daerah Bossangoa, Afrika Tengah.

Menindak lanjuti perintah tersebut, Dansatgas Kizi TNI memerintahkan Wadansatgas Mayor Czi Eko Cahyo, S.E. untuk segera mengirimkan Tim Jihandak ke daerah Bossangoa. Selanjutnya, Wadansatgas Kizi TNI melalui Pasi Ops Kapten Czi Ari Setiawan langsung menerjunkan 7 personel Tim Jihandak Konga XXXVII-B/Minusca yang dipimpin Letda Czi Try Aviyananto untuk segera berangkat ke Bossangoa yang berjarak kurang lebih 380 Km dari Camp Kontingen Garuda di Mpoko-Bangui, Afrika.

Menurut Dansatgas Kizi TNI Letkol Czi Denden Sumarlin, S.E., didampingi Wadansatgas Mayor Czi Eko Cahyo, S.E., yang meninjau langsung ke lokasi diamankannya bahan peledak tersebut mengatakan, kemungkinan bahan peledak ini sisa-sisa dari kerusuhan, sehingga masyarakat di daerah sekitar takut untuk melaksanakan kegiatan, karena banyak terdapat ranjau atau bahan peledak yang masih aktif.

Selama pencarian bahan peledak, tim Jihandak Pasukan Garuda di kawal oleh pasukan UN dari Kontingen Batalyon Camerun sejumlah 1 Peleton. Setelah dua hari (29 s.d 30 Desember 2015) melaksanakan pencarian, Tim Jihandak Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-B/Minusca berhasil menemukan bahan peledak, 2 pucuk senjata rakitan dan 1 ranjau anti personel yang masih aktif, dan diserahkan ke Minusca (Kontingen Camerun) yang berada di Bossangoa.

Diduga masih banyak wilayah di Afrika Tengah yang terdapat ranjau atau bahan peledak aktif, sisa-sisa dari kerusuhan. Selama pencarian serta pembersihan ranjau, tim Jihandak Pasukan Garuda mendapat respon yang positif dan disambut gembira oleh masyarakat di Bossangoa.

Mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan berkaitan dengan bahan peledak dan ranjau, Dansatgas Kizi TNI Konga XXXVII-B/Minusca Letkol Czi Denden Sumarlin, S.E. menghimbau kepada seluruh anggota yang melaksanakan tugas di lapangan agar tetap berhati-hati. (guruh)
 

  Poskota  

[World] Aljazair Pesan Pembom Tempur SU-34

Su 34 Rusia

Dalam sebuah wawancara dengan Vedomosti, direktur Novosibirsk Aircraft Production Association mengungkapkan bahwa Rosoboronexport telah menerima order dari Aljazair untuk pembelian pembom tempur Su-32 –versi ekspor untuk Su-34 pembom tempur.

Chkalov Sergey Smirnov menambahkan bahwa Aljazair telah bernegosiasi panjang tentang penjualan fighter bomber tersebut.

Novosibirsk Aircraft Production Association kini mempekerjakan sekitar tujuh ribu desainer, insinyur, pekerja, dan profesional lainnya.

Jika sebelumnya, tahun 2008 ke belakang, perusahaan yang memiliki karyawan 8 200 orang, merilis sebuah pesawat Su-34 selesai dalam satu atau dua tahun, tapi sekarang setiap tahun perusahaan mengirim sekitar 18 unit pembom Su-34 dan sekitar 24 set pesawat sipil SSJ, bagian kepala, dan ekor.

Bomber petempur Su-34 diciptakan atas dasar pesawat tempur terbaik di kelasnya, Su-27. Su-34 diuji berulang kali. Potensi Su-34 belum sepenuhnya terbuka, karya desain lanjutan yang lebih berpengalaman untuk memperluas pengujian kemampuan tempur, terus dilakukan. Prospek nya besar. Dia akan menyerang pesawat, dan itu akan “menutup” fungsi intelijen dan jammer, dan beberapa lainnya. Setelah satu atau dua tahun, perusahaan Rusia ini berencana memodernisasi Su-34. [vedomosti.sfo.ru]
 

  Jakarta greater  

Dubes Rusia Tantang Media di Indonesia

Duta Besar Rusia untuk Indonesia Mikhail Galuzin mengkritik salah satu surat kabar di Indonesia yang dianggap telah menyebarkan berita fitnah sekaligus kampanye anti-Rusia di Indonesia. Demikian hal tersebut disampaikan sang dubes dalam sesi jumpa pers di atas kapal perang antipermukaan Rusia "Bystry" di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin (28/12). Duta Besar Rusia untuk Indonesia Mikhail Galuzin meyakini bahwa AU Rusia selalu memberikan data konkret bahwa mereka hanya menyerang objek teroris dan tidak pernah menyerang objek dan fasilitas sipil, apalagi warga sipil. [Fauzan Al-Rasyid]

"Koran ini menerbitkan berita fitnah dengan karikatur, bukan foto asli, dan ini sangat disayangkan. Mereka berusaha menyalahkan Rusia atas dugaan menyerang warga sipil di Suriah. Media ini tak mau Rusia melawan terorisme ISIS di Suriah," kata Galuzin sambil menunjukkan potongan artikel dari salah satu surat kabar berbahasa Inggris di Indonesia yang terbit pada hari itu.

"Saya sarankan kepada koran ini, daripada menerbitkan karikatur bodoh dan memalukan semacam ini, publikasikanlah foto-foto nyata yang menggambarkan berbagai objek sipil yang telah dibom militer AS berkali-kali di Afganistan, Pakistan, Irak, dan sebagainya. Itulah kejahatan yang sebenarnya dari militer AS, dan itulah yang seharusnya dilaporkan media, bukannya menyebarkan berita bohong mengenai Rusia," kata Galuzin menegaskan.

Menurut Galuzin, media massa di dunia tahu bahwa Kementerian Pertahanan Rusia menggelar jumpa pers setiap harinya di Moskow. Di setiap sesi, juru bicara Kemenhan menjelaskan target apa saja yang disasar oleh AU Rusia di Suriah. "Dan apa yang dilakukan Rusia di Suriah adalah atas permintaan dari pemerintah yang sah. Seluruh target yang diserang AU Rusia dikonfirmasi dengan segala bukti berupa dokumen dan objective control data. Data ini memuat seluruh posisi dan lokasi teroris, kamp pelatihan mereka, tentara-tentara teroris, serta gudang senjata teroris," kata Galuzin.

Sang dubes meyakini bahwa AU Rusia selalu memberikan data konkret bahwa mereka hanya menyerang objek teroris dan tidak pernah menyerang objek dan fasilitas sipil, apalagi warga sipil. Menurutnya, hal ini juga dikonfirmasi oleh Panglima Tertinggi Pasukan Kedirgantaraan Rusia Kolonel Jenderal Viktor Bondarev selama wawancara dengan salah satu saluran televisi Rusia. Dalam wawancara tersebut, Bondarev mengatakan bahwa pilot-pilot Rusia tidak pernah menyerang objek sipil di Suriah.

"Tentu di antara target-target tersebut, ada pula truk-truk minyak yang mengantarkan minyak ilegal dari ISIS ke Turki untuk kemudian diekspor ke luar negeri. Minyak ini menjadi sumber dana aktivitas teroris ISIS, dan minyak ini disalurkan melalui wilayah Turki dengan bantuan Pemerintah Turki," katanya menambahkan.

 Beberapa Media di Indonesia Dukung Kampanye Anti-Rusia 

Duta Besar Rusia untuk Indonesia Mikhail Galuzin menyayangkan publikasi sejumlah media di Indonesia yang dianggap turut menyebarkan kampanye anti-Rusia. Demikian hal tersebut disampaikan sang dubes dalam sesi jumpa pers di atas kapal perang antipermukaan Rusia "Bystry" di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin (28/12).

"Sayangnya, beberapa media Indonesia telah bergabung dengan kampanye anti-Rusia. Media-media ini tidak mau Rusia melawan terorisme ISIS di Suriah," kata Galuzin sambil menunjukkan potongan artikel dari salah satu surat kabar berbahasa Inggris di Indonesia yang terbit pada hari itu. "Hari ini, surat kabar ini menerbitkan berita fitnah dengan karikatur, bukan foto asli, dan ini sangat disayangkan. Koran ini dan beberapa media massa lainnya berusaha menyalahkan Rusia atas dugaan menyerang warga sipil di Suriah."

Kepada para awak media, Galuzin meyakinkan bahwa apa yang diberitakan oleh media-media anti-Rusia sama sekali tidak merepresentasikan sumber tepercaya apa pun. "Itulah yang juga dilakukan organisasi Amnesty International lakukan. Inilah yang koran ini lakukan. Mereka menuduh bahwa Rusia menyerang warga sipi, tapi mereka tidak menyajikan bukti apa pun."

Sebelumnya pada Rabu (23/12) minggu lalu, organisasi internasional nonpemerintah Amnesty International (A.I.) menerbitkan laporan yang memaparkan mengenai serangan udara Rusia di provinsi Suriah Aleppo, Idlib, dan Homs. Secara keseluruhan, A.I. menganalisis bahwa dari 25 serangan yang dilancarkan Rusia telah menewaskan setidaknya 200 warga sipil dan belasan militan.

Menanggapi hal tersebut, Kementerian Pertahanan Rusia menganggap bahwa laporan yang diterbitkan A.I. sama sekali tidak mewakili sesuatu yang spesifik, berdasarkan spekulasi, dan informasi palsu. Kemenhan Rusia menyatakan bahwa tidak jelas dari mana organisasi tersebut dapat mengetahui di mana letak sasaran militer, dan bagaimana mereka dapat memeriksanya. Kemenhan Rusia bantah laporan organisasi Amnesty International terkait operasi militer Rusia di Suriah.
 

  RBTH  

[Foto] Frigat Admiral Gorshkov

Frigate Project 22350, Kapal Perang Masa Depan Rusia Admiral Gorshkov merupakan frigat Rusia dengan nama project 22.350 dibangun oleh galangan kapal Severnaya Verf OJSC.

Frigat multimisi ini dapat digunakan dalam peperangan permukaan dan operasi anti kapal selam.

Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan bahwa pengiriman kapal frigat pertama dari Proyek 22350, Admiral Gorshkov akan mengalami penundaan sampai Mei 2016. Frigat Admiral Gorshkov seharusnya diserahkan ke Angkatan Laut Rusia, pada akhir 2015, namun ditunda karena hingga saat ini kapal tersebut masih terus uji persenjataan. [sdelanounas.ru]

http://41.media.tumblr.com/59f2063fef01f8b0e021894a0610dd57/tumblr_nitex5SYO21rkefdoo1_1280.jpg

Frigat Admiral Gorshkov-class merupakan pengganti dari Krivak class yang sudah menua. Rusia rencananya akan membangun 20 kapal frigat kelas Admiral Gorshkov. Dua kapal sudah diluncurkan, dua lagi sedang dibangun. Enam kapal dijadwalkan sudah bergabung dengan Angkatan Laut Rusia sebelum 2020. Frigat-frigat terebut akan bergabung dengan Armada Baltic, Armada Laut Hitam, Armada Utara, dan Armada Pasifik [41.media]
http://i.imgur.com/oAFPvsA.jpg

Pada akhir Desember 2015, Kementerian Pertahanan Rusia menyebutkan bahwa Admiral Gorshkov telah menyelesaikan test awal persenjataan, meliputi uji coba meriam, pertahanan udara, dan rudal jelajah, dengan penembakan target di laut dan pantai di White Sea dan Chizh di wilayah Arkangelsk. Uji coba persenjataan tahap berikutnya akan terus dilanjutkan, dan menurut Kepala Angkatan Laut Rusia, frigat ini akan diserahkan pada Mei 2016.. [imgur.com]
http://files.balancer.ru/forums/attaches/2015/09/08-3942558-img-1569.jpg

Proyek 22350 Admiral Gorshkov merupakan kapal perang masa depan Rusia. Frigat dengan panjang 135 m dan lebar 16,4 m ini mempunyai bobot 4.550 ton. Admiral Gorshkov menggunakan tenaga penggerak sistem CODAG atau kombinasi diesel dan turbin gas sehingga kapal perang ini dapat melaju hingga kecepatan 30 knot atau 56 km/jam. Daya jelajah frigat ini adalah 4.500 mil laut atau 8.300 km pada kecepatan 14 knot atau 26 km/jam. Kapal yang mampu menampung 200 awak, juga memiliki dek pendaratan dan hanggar untuk helikopter Ka-26/27. [imgur.com]
http://navaltoday.com/wp-content/uploads/2015/11/AdmiralGorshkovS.jpg

Selain dilengkapi dengan meriam utama 130 mm, juga terdapat CIWS Palash, senjata pertahanan jarak dekat 30 mm, 8 rudal jelajah anti kapal SS-NX-26 Yakhont dan 8 rudal jelajah SS-N-27 Kalibr.

Sistem persenjataan lainnya, rudal anti kapal selam Medvedka-2 ASW, tabung torpedo 21 inchi dan 32 rudal pertahanan udara menengah Redut dengan sistem VLS. [navaltoday]

http://pbs.twimg.com/media/B5ClO3pCQAEAmpK.jpg

Rencananya kapal fregat ini akan dilengkapi dengan rudal BrahMos. BrahMos adalah rudal jelajah supersonik yang dikembangkan oleh BrahMos Aerospace, sebuah kolaborasi antara Rusia dan India. [klear.com]
  ★ Garuda Militer  

[World] Rusia pandang NATO sebagai ancaman

Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani perbaruan dokumen keamanan nasional yang memandang perluasan NATO sebagai sebuah ancaman bagi negaranya. Kapal perang Rusia "Caesar Kunikov" melewati Teluk Bosphorus, Istanbul, Turki. [EPA]

D
okumen tersebut menyatakan "kebijakan dalam dan luar negeri independen" Rusia telah memicu "aksi balasan" dari Amerika Serikat dan sekutunya.

Rusia menuduh negara-negara ini berusaha mendominasi dunia.

Konflik di Ukraina, yang mulai terjadi pada tahun 2014, menyebabkan sangat memburuknya hubungan Rusia dengan Barat.

Strategi Keamanan Nasional perbaruan yang ditandatangani Presiden Putin pada hari Kamis (31 Desember) tersebut adalah aksi terbaru dari serangkaian kebijakan yang dipandang kritis terhadap NATO.

Pada tahun 2014, Rusia mengumumkan perubahan doktrin militer dengan memasukkan masalah Ukraina dan kehadiran NATO di Eropa timur.

Penasehat Kremlin, Mikhail Popov, saat itu mengatakan perluasan NATO dalam beberapa tahun terakhir berarti pakta pertahanan tersebut semakin mendekati perbatasan Rusia dan menjadi "ancaman eksternal" bagi negaranya.

Albania dan Kroasia bergabung dengan NATO pada tahun 2009. Di tahun 2011, anggota pakta tersebut mengakui empat calon anggota, Bosnia, Georgia, Macedonia dan Montenegro.

  BBC  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...