Jumat, 15 Juli 2016

[Teror] Aksi Tabrak dan Tembak di Perancis

Truk Tabrak Kerumunan di Prancis, 70 Orang Tewas

Truk Tabrak Kerumunan di Prancis, 70 Orang Tewas

Polisi dan petugas forensik menyisir sekitar lokasi truk yang menabrak kerumunan warga yang merayakan libur nasional Bastille Day di Nice, Prancis, 14 Juli 2016. Setelah truk menabrak kerumunan warga, sopir truk tersebut melancarkan tembakan dan menewaskan 70 orang. [REUTERS/Eric Gaillard]
Truk Tabrak Kerumunan di Prancis, 70 Orang Tewas

Kondisi kerusakan truk yang menabrak kerumunan warga yang merayakan libur nasional Bastille Day di Nice, Prancis, 14 Juli 2016. Truk tersebut menghantam kerumunan orang di Promenade des Anglais, sebuah lokasi wisata pinggir laut Nice, wilayah selatan Prancis. [dailymail.co.uk]
Truk Tabrak Kerumunan di Prancis, 70 Orang Tewas

Sejumlah jasad tergeletak di jalanan usai truk menabrak kerumunan warga yang merayakan libur nasional Bastille Day di Nice, Perancis, 14 Juli 2016. Akibat serangan ini, sedikitnya 70 orang tewas dan ratusan lainnya mengalami luka-luka. [REUTERS/Eric Gaillard]
Truk Tabrak Kerumunan di Prancis, 70 Orang Tewas

Seorang pria menangisi kerabatnya yang tewas akibat truk yang menabrak kerumunan warga yang merayakan libur nasional Bastille Day di Nice, Perancis, 14 Juli 2016. Pihak berwajib mengatakan peristiwa itu bukanlah kecelakaan namun sebuah serangan, dan mereka menyerukan warga untuk tetap tinggal di rumah. [REUTERS/Eric Gaillard]
Truk Tabrak Kerumunan di Prancis, 70 Orang Tewas

Polisi dan petugas forensik menyisir di sekitar sebuah truk yang menabrak kerumunan warga yang sedang merayakan Bastille Day di Nice, Prancis, 14 Juli 2016. Sopir truk dilaporkan telah tewas akibat terkena tembakan petugas. [REUTERS/Eric Gaillard]
Truk Tabrak Kerumunan di Prancis, 70 Orang Tewas

Warga berjalan dengan tangan di atas kepalanya usai peristiwa truk menabrak kerumunan warga yang sedang merayakan Bastille Day di Nice, Perancis, 14 Juli 2016. Sopir truk dilaporkan telah tewas akibat terkena tembakan petugas. [REUTERS/Jean-Pierre Amet]
 ♖ Tempo  

[Foto] Aksi Marinir Latihan Bersama AS

Dalam RIMPAC 2016


Aksi Tentara Indonesia saat Latihan Bersama AS dalam RIMPAC 2016

Tentara Indonesia usai turun dari helikopter saat melakukan latihan bersama dengan tentara AS di gunung Kahuku dalam latihan militer multi-national RIMPAC di Honolulu, Hawaii, 13 Juli 2016. [REUTERS/Hugh Gentry]
Aksi Tentara Indonesia saat Latihan Bersama AS dalam RIMPAC 2016

Tentara Indonesia mengambil posisi setelah turun dari helikopter saat melakukan latihan bersama dengan tentara AS di gunung Kahuku dalam latihan militer multi-national RIMPAC di Honolulu, Hawaii, 13 Juli 2016. REUTERS/Hugh Gentry
Aksi Tentara Indonesia saat Latihan Bersama AS dalam RIMPAC 2016

Tentara Indonesia membidik sasaran setelah turun dari helikopter saat melakukan latihan bersama dengan tentara AS di gunung Kahuku dalam latihan militer multi-national RIMPAC di Honolulu, Hawaii, 13 Juli 2016. [REUTERS/Hugh Gentry]
Aksi Tentara Indonesia saat Latihan Bersama AS dalam RIMPAC 2016

Tentara AS berdiri dibelakang senjata Multi-Utility Tactical Transport (MUTT) saat melakukan latihan Rim of the Pacific (RIMPAC) 2016 di Kamp Pendleton, California, 13 Juli 2016. [REUTERS/Mike Blake]
Aksi Tentara Indonesia saat Latihan Bersama AS dalam RIMPAC 2016

Tentara AS melepaskan Grp I UAS Black Hornet Drone dalam latihan Rim of the Pacific (RIMPAC) 2016 di kamp Pendleton, California, 13 Juli 2016. [REUTERS/Mike Blake]
Aksi Tentara Indonesia saat Latihan Bersama AS dalam RIMPAC 2016

Tentara AS keluar dari helikopter CH53 Sea Stallion saat latihan bersama dengan tentara Indonesia dan Australia di pegunungan Kahuku dalam latihan militer multi-national RIMPAC di Honolulu, Hawaii, 13 Juli 2016. [REUTERS/Hugh Gentry]
 ♖ Tempo  

[Foto] Marinir Laksanakan Uji Tembak Roket MLRS Kal.122 MM Vampire

MLRS terbaru Marinir


Prajurit Batalyon Roket Marinir Resimen Artileri Marinir melaksanakan kegiatan uji fungsi penembakan senjata dan amonisi Roket Multi Launch Rocket System (MLRS) Kal.122 MM Vampire di Puslatpur Marinir Baluran, Situbondo, Jawa Timur, Rabu (13/7/2016). Dalam kegiatan tersebut, Asisten Logistik Komandan Korps Marinir Kolonel Marinir Suherlan yang didampingi Asisten Logistik Komandan Pasmar-1 LetKol Marinir Budiarso, Danmenart-1 Marinir Letkol Marinir AinurRofiq, Kasub Harpal Dismat Korps Marinir Letkol Marinir Hendy serta Danpuslatpur Marinir Baluran Letkol Marinir Gunawan Tri Utomo meninjau langsung uji fungsi penembakan amonisi Roket Multi Launch Rocket System (MLRS) Kal.122 MM Vampire.

Dalam lanjutan kegiatan uji fungsi penembakan tersebut, para prajurit Batalyon Roket Marinir melaksanakan cara memasukkan amonisi ke dalam laras peluncur roket secara manual, pemasangan fius hulu ledak pada amonisi serta melaksanakan penembakan ke sasaran yang berjarak 5 Km dengan 40 butir amonisi, melaksanakan penembakan pada malam hari sebanyak 20 butir amonisi secara bergiliran ke sasaran serta melaksanakan uji berkendara di medan berpasir.

RM 70 Vampire adalah varian baru dari RM 70 Grad MLRS (Multi Launch Rocket System) yang selama ini sudah dioperasikan Marinir. Baik RM 70 Grad dan RM 70 Vampire mengusung jenis roket yang sama, yakni roket RM 70 kaliber 122 mm. Panjang roket RM 70 hampir sama dengan panjang tabung peluncur. Agar gerakan stabil, setiap roket punya empat sirip ekor. Paduan sirip dan gerak putar pelan membuat tingkat akurasi pada target cukup tinggi. Ada 3 jenis roket amunisi RM 70, masih dalam koridor kaliber 122 mm, ada yang berhulu ledak HE (high explosive)-fragmentation, ada roket Agat berhulu ledak kargo dengan memuat bom mini, kemudian ada roket Krizna, yakni berhulu ledak kargo yang isinya ranjau anti tank.

Setiap roket punya bobot 66 kg. Komponennya terdiri dari hulu ledak seberat 18,3 kg, lalu ada motor roket dengan double base solid propellant seberat 20,5 kg. Sisanya adalah cangkang roket. Dimensi panjang roket keseluruhan adalah 2,88 meter dan lebar rantang sirip 0,226 meter. Dengan kecepatan jelajah 2.516 meter per jam, maka jarak jangkau roket bisa mencapai 20,75 km. Saat terdetonasi, hulu ledak bisa menghamburkan 3.150 serpihan kecil baja yang terserak hingga radius 28 meter.

Jika diopersikan secara tepat, dipastikan area seluas 3 hektar akan luluh lantak akibat ulah roket multi laras ini. Pasokan roket untuk RM 70 Vampir dan RM 70 Grad kini dapat diperoleh dari produksi dalam negeri. Pasalnya roket R-Han 122 mm hasil pengembangan Balitbang Kemhan sudah terbukti mampu ditembakkan dari basis peluncur RM 70 Marinir. Secara umum dari sisi peluncur, antara RM 70 Vampir dan RM 70 Grad tidak ada perbedaan berarti. Satu truk terdiri dari 40 peluncur roket kaliber 122 mm.

RM 70 Vampir diproduksi oleh Exalibur Army Ltd, perusahaan persenjataan asal Ceko. Oleh manufakturnya, RM 70 Vampir juga disebut sebagai next-generation rocket artillery system. Rancangan RM 70 Vampir disasar untuk menggantikan peran RM 70 Grad yang sudah diluncurkan sejak era Pakta Warsawa. Bila RM70 Grad menggunakan basis truk Tatra 813 Kolos berpenggerak 8×8, maka RM 70 Vampir juga mengusung basis truk Tatra, namun jenis truk yang lebih modern dan baru, yaitu Tatra T815-7. Tatra adalah merek truk yang juga berasal dari Ceko.
 ♖ Sindonews  

[Video] Mengintip Penembakan Oerlikon Skyshield TNI AU

Penampakan video penembakan pada Latihan Alutsista TNI AU, Oerlikon Skyshield pada tahun 2015 diambil dari Youtube.



 ♖ Garuda Militer  

Presiden Setuju Langit Jawa Bagian Selatan Dilintasi Penerbangan Komersil

Presiden Jokowi ☆

Presiden Joko Widodo setuju agar ruang udara di sisi selatan Pulau Jawa dimanfaatkan untuk penerbangan sipil atau komersil.

Selama ini, ruang udara sisi selatan pulau Jawa hanya digunakan untuk penerbangan militer dan terlarang digunakan untuk penerbangan sipil.

“Pada prinsipnya Presiden menyetujui apa yang diusulkan Menteri Perhubungan dan tentunya atas persetujuan Panglima TNI dan Kepala Staf AU untuk memanfaatkan ruang selatan pulau Jawa yang selama ini terlarang,” kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung usai rapat terbatas mengenai pemanfaatan ruang udara di selatan Pulau Jawa, di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (13/7/2016).

Menteri perhubungan Ignasius Jonan menambahkan, keputusan untuk memanfaatkan ruang udara selatan Pulau Jawa ini diambil karena ruang utara sudah terlalu padat.

Rute Jakarta-Bali yang melewati ruang udara utara Pulau Jawa misalnya, tercatat 170 lalu lintas penerbangan per hari. Sedangkan rute Jakarta-Surabaya 150 lalu lintas penerbangan per hari.

Oleh karenanya, pemanfaatan ruang udara di bagian selatan Pulau Jawa perlu dilakukan untuk membuat rute penerbangan semakin efisien, memperlancar arus dan kapasitas penerbangan, serta meningkatkan keselamatan lalu lintas penerbangan pada rute-rute padat di Jawa-Bali.

“Kalau bisa pakai ruang udara selatan pulau Jawa, memang untuk penerbangan ke Yogyakarta, ke Solo, Banyuwangi, Denpasar itu waktunya bisa hemat 10 menit, fuelnya bisa 15 persen dan harga tiket mustinya bisa turun 10 persen. Lumayan kan,” tambah Jonan.

Penggunaan ruang selatan Pulau Jawa ini rencananya akan direalisasi dan dievaluasi pada 17 Agustus-17 September 2016. Selain Pramono dan Jonan, hadir pula dalam rapat terbatas kali ini di antaranya Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Lalu, Wakil Kepala Staf Angkatan Udara Marsdya TNI Hadiyan Sumintaatmadja, Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional Thomas Djamaluddin. Rapat terbatas mengenai pemanfaatan ruang udara di selatan Pulau Jawa ini merupakan rapat yang kedua kalinya. Sebelumnya, rapat yang sama digelar 8 Januari 2016.
 

  ☠ Kompas  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...