Kamis, 10 Mei 2018

32 Prajurit Pasukan Khusus TNI Laksanakan Terjun Rahasia

Latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI tahun 2018 http://poskotanews.com/cms/wp-content/uploads/2018/05/operasi1.jpgSejumlah anggota TNI mengikuti latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI tahun 2018.(Ist) ✬

Sebanyak 32 prajurit TNI yang tergabung dalam latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI tahun 2018, melaksanakan penerjunan tengah malam.

Kelompok Depan Operasi Linud (KDOL), dibawah pimpinan Kapten Pas Irvan selaku Komandan Tim (Dantim) secara bergantian melompat keluar dari badan pesawat TNI AU di atas perairan Tanjung Tuwau dan Teluk Lemiang, dan berhasil mendarat dengan sempurna di wilayah musuh di Selaru, Selasa malam (8/5/2018).

Penerjunan tersebut dilaksanakan sebagai kegiatan pendahuluan dari operasi pasukan besar yang tergabung dalam PPRC TNI yang sedang melaksanakan latihan di Pulau Selaru, Maluku Tenggara Barat.

Sehari sebelumnya, sebanyak 1.620 personel penyelenggara dan pendukung latihan PPRC TNI Tahun 2018 telah diberangkatkan menuju ke daerah latihan di Morotai-Maluku Utara, Timika-Papua Barat dan Pulau Selaru-Maluku Tenggara Barat dengan menggunakan 3 (tiga) pesawat Hercules, melalui Lanud Juanda Surabaya dan Lanud Halim Perdanakusuma.

Adapun tim penyelenggara dan pendukung yang berangkat tersebut terdiri dari, personel Kodiklat TNI (Penyelenggara), unsur Satgas Darat (Satgasrad), Satgas Laut (Satgasla), Satgas Udara (Satgasud), Satgas Penerangan (Satgaspen), Tim Dukungan Kesehatan (Dukes) dan Tim Bakti Sosial.

Tim KDOL dipimpin Kapten Pas Irvan beranggotakan 32 penerjun melaksanakan Infiltrasi malam hari guna menghindari pendeteksian musuh. Selanjutnya Tim KDOL akan melaksanakan tugas untuk menjamin kelancaran dan keamanan operasi pasukan besar yang akan dilaksanakan selanjutnya.

Usai berhasil mendarat dengan aman di wilayah Desa Kandar, ke 32 prajurit TNI tersebut melanjutkan aksinya dengan rahasia, melakukan penyelaman di daerah sasaran masing-masing.

“Penerjunan malam hari sangat beresiko tinggi, sehingga dengan keberhasilan mereka melaksanakan kegiatan ini, menunjukkan mereka adalah prajurit yang sangat profesional dan berkualitas tinggi,” ungkap Kapten Pas Irvan.

Pada malam yang sama sebelum latihan, terlebih dahulu dilaksanakan acara adat di halaman Balai Desa Lingat, dilanjutkan berdoa secara serentak dipimpin tokoh agama setempat agar latihan PPRC TNI tahun 2018 diberi kelancaran.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Lingat Bapak Meky Baumase menyampaikan terima kasih termasuk seluruh masyarakat atas kehadiran TNI di Desa Lingat. “TNI patut di hargai karena sudah mau datang jauh-jauh dari Jakarta ke Desa Lingat yang terisolir, mereka rela demi menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” katanya. (Tri)

  ♞ Poskota  

Rabu, 09 Mei 2018

35 Kapal Perang Ikuti Latihan Bersama

Dalam MNEK 2018 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjY8VUKHS12IfDx_2AL9SW1gkay2gTxuMtjHt1TTEyo8bnz0TyYLLKLWxqilKncdlCz48v2jm-DQyuY5Vts25ynAPlUKvaagBswkPCtx9gVhqYgA_eZI5BKblQaUqWq3-ntRec5HsVhoW1T/s1600/0phase.jpegSebanyak 35 kapal perang mengikuti latihan bersama fase laut di perairan Laut Bali. Sebelum melakukan latihan, seluruh kapal perang membentuk berbagai formasi untuk latihan foto yang diambil dari pesawat Cassa dan CN-235 milik TNI AL dan pesawat P-08 Orion Amerika Serikat dan Pakistan.

Simulasi penanganan bencana dan masalah kemanusiaan yang melibatkan kapal perang peserta Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2018. Latihan non-perang di hari ke-empat MNEK 2018 ini berupa Maritime Interdiction Operation (MIO) atau Operasi Interdiksi Maritim.

Koordinator Bidang Latihan Fase Laut MNEK 2018, Kolonel Laut (P) Dato Rusman menjabarkan, latihan tersebut disimulasikan bahwa terjadi bencana alam di Lombok. Merespons itu, negara lain ingin memberi bantuan.

“Bantuan asing ini kita kumpulkan dalam satu organisasi. Kita ke laut karena dampak bencana itu ternyata ada pengungsi yang keluar jadi kita amankan dengan HADR,” ujarnya.

Latihan itu dikombinasikan dengan operasi interdiksi. Disimulasikan, kelompok kerja interdiksi menghalau penyelundup dan bajak laut yang secara ilegal memanfaatkan situasi bencana untuk berbuat kriminal.

“Pada saat itulah kami laksanakan quick response operasi interdiksi,” kata Dato yang juga Komandan Satuan Kapal Eskorta Komando Armada RI Kawasan Timur ini.

Hasil latihan itu, kata Dato, menunjukkan Indonesia mampu menjaga dan berpartisipasi dalam mewujudkan keamanan maritim. Negara peserta yang mengirimkan kapal perang antara lain Indonesia, Perancis, Cina, Banglades, Jepang, Thailand, Srilanka, Malaysia, Philipina, Singapura, Vietnam, Australia, Rusia, dan Amerika Serikat. Latihan fase laut hari pertama melakukan boarding exercise, miscellaniuos exercise, dan aasywex, serta tacex.

  ♞ TNI AL  

Wiranto Anggap Masalah di Mako Brimob Menyangkut Keamanan Nasional

https://akcdn.detik.net.id/community/media/visual/2018/05/09/8b7cb068-ad01-4033-9068-de315e90aaa9_169.jpeg?w=780&q=90Penjagaan di depan Mako Brimob. (Grandyos Zafna-detikcom) ✬

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto belum mau menjelaskan detail mengenai kerusuhan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.

Wiranto beralasan, masalah ini terkait keamanan nasional.

Awalnya, wartawan menanyakan kegentingan situasi di Mako Brimob.

Pasalnya, sejumlah pejabat berkumpul di kantor Wiranto di Kemenko Polhukam, Jakarta, pada Rabu (9/5/2018) siang.

Tampak hadir Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kepala BNPT Suhardi Alius, Kabareskrim Komjen Pol Ari Dono Sukmanto, Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) Budi Gunawan hingga Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Utami.

"Ya, kalau sudah ada yang terbunuh kan, ya urgen," ucap Wiranto kepada wartawan seusai pertemuan.

Namun, Wiranto belum mau menjelaskan lebih detail mengenai korban.

"Udah nanti aja ya, masalah begini enggak bisa saya ekspos. Kalau selesai kita ekspos ya," kata Wiranto.

Mantan Panglima ABRI itu tetap tak mau memberi penjelasan saat terus ditanya wartawan.

"Saya akan sampaikan, you enggak bisa desak saya kaya apa, enggak bisa ya. Ini masalah yang harus kita tangani dengan hati-hati tetapi sungguh sungguh karena menyangkut masalah keamanan nasional. Menyangkut bagaimana kita mengatasi dengan baik, benar berdasarkan hukum, dan tuntas," kata dia sambil berjalan.

Sejumlah pejabat berkumpul di Kantor Menko Polhukam, Jakarta, Rabu (9/5/2018). Mereka membahas kerusuhan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.

Pantauan Kompas.com, begitu keluar dari kantor, mereka langsung menaiki bus. Hanya Sri Puguh Utami yang menaiki mobil dinasnya.

Belum diketahui hendak kemana rombongan tersebut.

Seperti dikutip Kompas.id, insiden di Mako Brimob, Selasa (8/5/2018) malam, diduga diawali oleh tahanan teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) asal Sumatra Selatan (Sulsel) Wawan Kurniawan alias Abu Afif.

Berdasarkan informasi dari sumber di kepolisian, Wawan yang tengah menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Selasa (8/5/2018), dibesuk keluarganya yang juga membawa makanan untuk Wawan.

Namun, pengawal dari kepolisian melarang pemberian makanan itu dan Wawan marah.

Sudah jamak diketahui di kalangan aparat, termasuk di lembaga pemasyarakatan bahwa tahanan atau nara pidana (napi) teroris kerap kali mendapatkan barang-barang selundupan yang dilarang aparat dari keluarga atau penjenguk, termasuk melalui makanan.

Barang tersebut, sekalipun tidak berbahaya, tak jarang berupa surat atau catatan, dari sesama anggota jejaring terorisme yang diindikasi cukup berisiko ketika menjadi cara mereka menebar pemahaman ekstrem/radikal.

Oleh karena itu, aparat bersikap lebih tegas. Kemarahan Wawan berlanjut setelah persidangan dan kembali ke tahanan di Mako Brimob.

Sekitar pukul 17.00 WIB, Wawan menuntut untuk dipertemukan dengan petugas untuk memprotes soal larangan pemberian makanan tadi.

Namun, petugas yang ingin ditemui Wawan sedang tidak di tempat, dan Wawan diminta bertemu keesokan harinya.

Namun, Wawan rupanya tidak puas. Sekitar pukul 20.00 Wawan memprovokasi tahanan lain untuk membuka paksa sel mereka.

Mereka kemudian merangsek ke ruang interogasi, yang saat itu sedang ada polisi wanita yang tengah memeriksa tahanan baru, anggota JAD dari Ambon.

Mereka kemudian merebut senjata Sang Polwan dan memukulinya. Dari insiden inilah kemudian para tahanan teroris menyerang aparat lainnya dan menyandera mereka.

Para tahanan bahkan menjarah gudang barang bukti dan merebut sedikitnya enam senjata laras panjang dan lima senjata laras pendek.

 Media Asing Soroti soal ISIS dalam Kerusuhan di Mako Brimob 
Kata Polisi soal Kondisi Ahok dan Tahanan Lainnya di Mako BrimobSejumlah petugas berjaga pasca kerusuhan di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat, Rabu (9/5/2018).

Kerusuhan yang terjadi di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat menarik perhatian sejumlah media asing. kerusuhan tersebut terjadi pada Selasa (8/5/2018) malam hingga Rabu (9/5/2018) dini hari.

Media Australia ABC News mewartakan, sebanyak enam orang menjadi korban tewas dalam kerusuhan yang terjadi antara kepolisian Indonesia dengan narapidana terorisme. Kejadian tersebut terjadi di rutan yang memiliki tingkat keamanan tinggi.

"Rutan di Mako Brimob di Depok menampung narapidana terorisme berisiko tinggi," tulis ABC News dalam artikelnya hari ini.

Media asal AS, New York Times pun mewartakan hal serupa. New York Times menulis, ISIS mengklaim kerusuhan di Mako Brimob yang menewaskan lima polisi dan satu narapidana.

"Kerusuhan mematikan terjadi di rutan berkeamanan tinggi di luar ibukota Indonesia dan media ISIS mengklaim para loyalisnya menyandera di sana," demikian diwartakan New York Times.

Bahkan, masih diberitakan New York Times, unit propaganda ISIS mengunggah video dan foto yang berasal dari dalam rutan. Mereka dikabarkan mengangkat bendera ISIS dan mengungkap janji setia terhadap pemimpinnya.

Selain itu, media Daily Telegraph yang berpusat di Sydney, Australia mengabarkan, teroris ISIS mengklaim telah menewaskan 10 orang polisi antiteror di rutan berkeamanan tinggi, yakni Mako Brimob.

Beberapa foto menunjukkan korban tewas dan ada oknum-oknum bersenjata beratribut ISIS.

"(Foto-foto tersebut) disebarluaskan di media sosial teroris dan ISIS telah menyatakan bertanggung jawab," tulis Daily Telegraph.

Beberapa media asing lainnya turut mewartakan kerusuhan di Mako Brimob, antara lain Reuters, Gulf Times, SFGate, PerthNow, dan The Straits Times.

Sementara itu, pihak kepolisian sendiri menyatakan ada enam korban tewas dalam kerusuhan di Mako Brimob. Korban tewas antara lain lima orang anggota kepolisian dan seorang narapidana kasus terorisme.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Muhammad Iqbal menyatakan, satu narapidana terorisme tewas ditembak lantaran melawan dan merebut senjata petugas.

"Kami sampaikan bahwa kejadian insiden in memakan korban jiwa. Ada lima rekan kami dan satu dari mereka (narapidana terorisme) terpaksa kami lakukan upaya kepolisian karena melawan dan mengambil senjata petugas," ujar Iqbal.

Sebanyak 6 kantong jenazah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.(Kompas TV)

  ♞ Kompas  

Kadismatau Tinjau Gudang

Jelang Kedatangan Pesawat Sukhoi Su-35 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgCZwOq-3GtDQLFjlk8x98WNg6L0znMR9pJaYops289z8TF07RmVURBz_ogYXgwTjtMeT5OC6vKscJPWILt-t25dsjcZNIQM4_DafI9YC0iy96-2uNBhU6vV9RbrS_uDh2Jm6U9zHohmo4/s1600/KOMODO+-+GM.gifPersiapan penyimpanan spare parts Su-35 di gudang Lanud Iswahjudi ✬

Kepala Dinas Materiil TNI Angkatan Udara (Kadismatau) Marsekal Pertama TNI Yuri Afiudin meninjau Gudang Persediaan Lanud (GPL) di Lanud Iswahjudi, Magetan, Jawa Timur, Selasa.

Kepala Penerangan Lanud Iswahjudi, Mayor Sus Hamdi Londong, mengatakan kedatangan Yuri Afiudin ke Lanud Iswahjudi dimaksudkan untuk melihat kesiapan GPL menjelang kedatangan pesawat Sukhoi 35 yang rencananya akan ditempatkan di Lanud Iswahjudi.

"Sesuai rencana gudang yang akan digunakan untuk menyimpan komponen atau spare part pesawat Sukhoi 35 adalah Gudang Persedian Lanud Lanud Iswahjudi," kata Hamdi Londong.

Sebelumnya, kata Londong, gudang tersebut digunakan untuk menyimpan spare part pesawat F-5 Tiger.

"Selanjutnya gudang spare part pesawat F-5 akan diboyong ke GPP 4 di Solo dan GPP 5 di Lanud Abdul Rahman Saleh Malang," jelasnya.

Dalam kunjungannya, Kadismatau beserta rombongan didampingi Komandan Lanud Iswahjudi Marsekal Pertama TNI Samsul Rizal, Kadislog Lanud Iswahjudi Kolonel Tek Royke Manusiwa serta sejumlah pejabat Lanud Iswahjudi dan Insub.

"Rombongan melihat dan mengecek langsung kondisi gudang yang akan digunakan untuk penyimpanan spare part pesawat Sukhoi 35," tuturnya.

  ♞ antara  

[RIP] Lima Polisi dan Satu Napi Tewas dalam Bentrok

Di Mako Brimob https://cdn.sindonews.net/dyn/620/content/2018/05/09/13/1304312/lima-polisi-dan-satu-napi-tewas-dalam-bentrok-di-mako-brimob-PS9.jpgPuluhan personel Brimob di depan Mako Brimob Kelapa Dua pascabentrok antara petugas dengan tahanan, di Depok, Jawa Barat, Rabu (9/5/2018). [Foto/Antara] ✬

Polri menyatakan kerusuhan di Rumah Tahanan Mako Brimob Kelapa Dua, Kota Depok, Jawa Barat, Selasa 8 Mei 2018 malam menewaskan enam orang.

Dari enam korban, lima di antaranya adalah polisi. "Korban tewas enam orang. Lima dari petugas kami, lima gugur," Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Polisi M Iqbal di depan Mako Brimob, Depok, Rabu (9/5/2018).

Sementara satu orang yang tewas dalam peristiwa tersebut adalah narapidana.

"Upaya kepolisian keras karena mengancam nyawa petugas dan mengambil senjata," kata Iqbal. (dam)

 Lima Petugas yang Gugur adalah Bhayangkara Terbaik 

Lima personel kepolisian gugur dalam bentrokan dengan napi Rumah Tahanan Mako Brimob Kelapa Dua, Kota Depok, Jawa Barat, Selasa 8 Mei 2018 malam. Polri pun mengucapkan belasungkawa mendalam atas gugurnya lima personel yang sedang bertugas.

"Lima petugas kami yang gugur adalah petugas terbaik. Mereka menjalankan tugas negara. Dalam rangka tugas kepolisian khususnya anggota Densus 88. Kita berbelasungkawa," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal di Mako Brimob, Depok, Rabu (9/5/2018).

Dia mengatakan insiden ini jelas menampilkan pembangkangan napi teroris. Lanjut dia, petugas yang gugur karena menegakkan SOP di rumah tahanan.

"Terbukti petugas kami disandera, senjata diambil, bahkan meninggal dunia," tegasnya.

Ketika disinggung apakah petugas yang gugur karena ditembak napi teroris? "Saya belum bisa bicara itu. Karena sayapun belum bisa bergerak ke sana. Sampai saat ini tim dokter masih bekerja," jawab Iqbal.

Lima korban tewas dalam kejadian ini, yaitu Iptu (anumerta) Yudi Rostuji Siswanto, Aipda (anumerta) Denny Setiadi, Brigadir (anumerta) Fandy Setyo Nugroho, Briptu (anumerta) Syukron Fadhli dan Briptu (anumerta) Wahyu Catur Pamungkas. Empat korban tewas merupakan anggota Detasemen Khusus (Densus) 88 Polri dan seorang anggota Polda Metro Jaya.

 Polisi Masih Terus Upayakan Negosiasi dengan Napi Teroris 

Kepolisian masih terus melakukan upaya negosiasi dengan para tahanan di rumah tahanan (Rutan) Mako Brimob Kelapa Dua, Depok pasca bentrok yang terjadi Selasa 8 Mei 2018 malam. Polri berharap tidak jatuh korban yang lebih banyak.

"Saat ini kenapa kami mengedepankan terus upaya nego. Walaupun di pihak kami berguguran Bhayangkara terbaik Polri. Kami tidak ingin ada korban lebih banyak. Kami menghargai HAM," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal di Mako Brimob, Depok, Rabu (9/5/2018).

Untuk itu, pihak kepolisian terus memaksimalkan komunikasi dan negoisasi dengan perwakilan para napi teroris sampai detik ini. Iqbal pun memohon doa masyarakat agar kasus bisa segera diselesaikan.

"Mohon doa saja, sekali lagi lima Bhayangkara terbaik yang berdedikasi dalam menjalankan tugas negara diterima di sisi Allah. Kami juga dapat segara menyelesaikan dan menuntaskan kasus ini," jelasnya.

Iqbal menambahkan, kepolisian akan melakukan upaya penegakan hukum. Dia mengungkapkan penegakan hukum tersebut ditempuh dengan beberapa cara.

"Yang jelas apabila mereka menyerahkan diri pasti ada proses dari kepolisian tanpa harus upaya keras. Kalau ada pengancaman nyawa petugas atau orang lain, kami akan lakukan upaya yang sangat tegas," pungkasnya. (kri)

  ♞ sindonews  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...