Sabtu, 18 Agustus 2018

Pindad Pasarkan Medium Tank ke Filipina dan Bangladesh

♞ Medium Tank hasil kerjasama dengan FNSS Medium Tank Pindad [def.pk]

PT Pindad (Persero) memasarkan produk teranyarnya, medium tank ke Filipina dan Bangladesh. Caranya dengan mengikuti lelang di kedua negara.

“Lelang di Filipina sama Bangladesh tahun ini. Filipina butuh 30 unit dan Bangladesh 100 unit,” ujar Direktur Utama Pindad, Abraham Mose saat menyambut medium tank di Bandung, Kamis (16/8/2018).

Abraham menjelaskan, medium tank buatan Pindad merupakan yang pertama di dunia. Karenanya, Pindad tak memiliki saingan dalam lelang tersebut.

“Ada juga yang menawarkan tank, tapi beda. Punya kita medium tank,” ungkapnya.

Abraham optimistis medium tank bisa bersaing. Apalagi, medium tank memiliki banyak kelebihan. Tank ini memiliki meriam 105 mm, sama dengan main battle tank seperti Leopard.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhLYsYLlQg0q2E-QtsnsUcBt7fMNnWWMRoL4RIMhd5aVbhjPcTpJFg-KL0tp08uhFjVB0rVLIosdE_jkuSJ1qlqqXKQF8qO6SFVR51JmTmeHyPMlgfVFIetqSz9rQCvfxY2PoGgM3Vw-EId/s1600/38081619_680.jpgNamun, medium tank lebih ringan dan tidak berbadan besar sehingga lebih enak manuvernya.

“Kalau leopard, lihat tongkrongannya saja sudah takut. Belum daya gempurnya. Tapi kalau dibawa ke Indonesia, agak sulit lakukan manuver,” ucapnya.

Karena itu, Indonesia membuat yang ukurannya lebih kecil, yakni medium tank. Rupanya ide ini belum dikembangkan negara lain.

“Makanya kenapa kita bikin acara hari ini, bahwa kita mau men-declare, kita sudah mampu membuat medium tank untuk pasar domestik maupun internasional. Kita declare supaya pihak asing hadir, user juga hadir,” tuturnya.

“Tanggal 27 Agustus nanti saat uji daya gempur, Filipina juga hadir,” ungkapnya.

Ke depan, sambung dia, pihaknya akan lebih gencar memasarkan medium tank karya anak bangsa tersebut.

  ♞ Kompas  

Jumat, 17 Agustus 2018

[Video] Keseharian di KRI Bung Tomo 357

♞ Liputan CNN Sebagai abdi negara, TNI angkatan laut wajib siap ditugaskan di mana pun, termasuk di kapal perang, dan mengarungi lautan selama berbulan-bulan. Berikut ini liputan Produser Lapangan CNN Indonesia, Hemas Litikta, di kapal perang KRI Bung Tomo 357.



  ♞ Youtube  

[Video] Aksi Flypass TNI AU di HUT RI Ke-73

Dirgahayu Indonesia Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tepat berusia 73 tahun pada 17 Agustus 2018.

Liputan CNN



  ♞ Youtube  

[Video] Ujicoba Medium Tank Pindad

♞ Video ini diposkan resmi PT PINDAD Mendekati momen 73 tahun Indonesia merdeka, PT Pindad (Persero) melaksanakan penyambutan Medium Tank karya anak bangsa pada 16 Agustus 2018 yang telah melalui serangkaian uji sertifikasi dengan Ditlitbangad.

Setelah sebelumnya melalui Uji Ketahanan atas ledak ranjau dengan hasil yang memuaskan pada 12 & 14 Juli 2018, kali ini Medium Tank melakukan uji daya gerak atau mobilitas pada 7 - 16 Agustus 2018.

Uji yang dilakukan yaitu uji dimensi dan perlengkapan, uji track band meliputi: uji lintas jalan miring 30 %, uji rintangan tegak 0,6 m, uji rintangan balok sejajar, uji rintangan tanggul, uji melintas tanjakan 45 & 60 %, dan uji hand brake tanjakan 45 & 60 %, serta uji daya gerak, meliputi: uji odo meter, uji kecepatan aman dan uji kecepatan maksimum di Tol Cipali. Uji tanjakan 60 % dengan jarak 1,6 km dan Uji tanjakan 30-45 % dengan jarak 4 km di Sarangan, Jawa Timur. Uji cepat rendah kec. 5 km/jam dengan jarak 10 km, Uji lintas pasir terurai, Uji lintas bukit berpasir bersemak dan Uji lampu tempur di Kebumen, Jawa Tengah serta Uji ketahanan kendaraan 3x24 jam di Kalijati Subang dan uji off road di Parongpong Subang.

Hasil uji sangat memuaskan, memenuhi persyaratan dan spesifikasi yang dipunyai oleh TNI AD untuk melengkapi Kemampuan unjuk Kerja Teknis dari Medium Tank. Selanjutnya akan dilakukan uji daya gempur pada 27 – 30 Agustus 2018.

Setelah Rangkaian Uji ini selesai, diharapkan Medium Tank ini secepatnya bisa mengisi kebutuhan TNI akan alutsista yang modern. Pindad telah menyelesaikan proses pengembangan Medium Tank mulai dari proses desain sampai dengan prototyping yang dibangun di Indonesia oleh anak bangsa.

Kehadiran Medium Tank merupakan bukti kemampuan industri pertahanan dalam negeri untuk menghasilkan produk inovatif berteknologi tinggi dalam mendukung kemandirian alutsista menjaga kedaulatan NKRI.

{Bila video tidak tampil, klik langsung tulisan  Youtube  di video atau klik https://www.youtube.com/watch?v=QupY13bzAg8}


  ♞ Youtube  

Bukit Baluran Diserbu Pasukan Latma Carat 2018

Sebanyak 430 Pasukan gabungan Korps Marinir TNI dan USMC mengikuti Latihan Bersama (Latma) Cooperation Afloat Readiness And Training (Carat) Tahun 2018, melaksanakan Latihan perang Gerakan Maju Untuk Kontak (GMUK) dibukit Mangga Dua Karang Teko Banyuwangi Surabaya Jawa Timur, Kamis (16/08/18).

Latihan perang ini dipimpin langsung oleh Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Letkol Marinir Didik Iwan Supriyanto yang sehari - hari menjabat Komandan Batalion - 4 Marinir, dan Perwira Operasi (Pasiops) Mayor Marinir Ringga Pratama Widiyatama serta Kapten Marinir Bagus Sutrisno (Korps Marinir Head Of Exercise Staff Planner). Latihan ini merupakan program pelaksanaan Latma Carat tahun 2018 dengan tujuan memelihara dan meningkatkan kemampuan teknik maupun taktis satuan setingkat kompi dalam operasi darat.

Serangan gabungan antara Marinir TNI dan USMC ini yang dilatihkan meliputi pemberian perintah operasi, sarana kendali serangan, perebutan sasaran, prosedur permintaan bantuan tembakan, konsolidasi, reorganisasi dan perpindahan posko.

Selain materi serangan, juga dilatihkan beberapa materi lainnya seperti GMUK (Gerak Maju Untuk Kontak), pertahanan, patroli tempur, dan Long March sejauh 30 km dari daerah persiapan (DP) Hutan Kecil Asem Bagus ke Bukit Mangga Dua Karang Teko Baluran.

  ♞ Marinir  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...