Alkes seberat 12 Ton
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto telah memerintahkan KSAU memberangkatkan pesawat Hercules ke Shanghai, China untuk mengangkut logistik kesehatan yang telah dibeli oleh Pemerintah RI. [Foto/ Dispenau] ☆
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto telah memerintahkan KSAU memberangkatkan pesawat angkut berat C130 Hercules ke Shanghai, China untuk mengangkut logistik kesehatan yang telah dibeli oleh Pemerintah RI melalui Kemhan RI.
Sesuai surat permohonan Menhan RI Prabowo Subianto, TNI AU telah memberangkatkan satu unit pesawat C130 Hercules dari Skadron Udara 32 Wing Udara 2 Lanud Abdulrachman Saleh Malang, Sabtu (21/3/2020).
Hercules A-1333 melakukan dua kali transit (short stop) di Lanud Raden Sadjad Natuna dan Bandara Sanya di Hainan untuk melakukan pengisian bahan bakar (refuel) sebelum mendarat di Bandara Pudong di Shanghai. Sementara logistik kesehatan yang telah dibeli oleh pemerintah seberat kurang lebih 12 ton.
Pesawat dengan nomor registrasi A-1333 yang dipiloti Komandan Skadron Udara 32 Letkol Pnb Suryo, lepas landas dari Lanud Abdulrachman Saleh pukul 06.55 WIB dan akan menempuh rute penerbangan Malang-Natuna-Hainan-Shanghai. Sebanyak 18 kru pesawat dan pendukung turut serta dalam misi ini, beserta dua pejabat dari Kemhan. (nfl)
☆
Sebagai salah satu kapal rumah sakit rujukan, KRI dr.Soeharso-990 yang saat ini sedang sandar di Dermaga Lanal Ranai di Kepulauan Riau menggelar latihan evakuasi untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam penanganan pasien yang diduga terinfeksi virus Corona atau Covid-19.
Komandan satuan tugas (Dansatgas) Covid-19, Laksma TNI Rachmad Jayadi- yang akrab disapa Rachmad ini mengatakan jika simulasi yang dilaksanakan pada hari ini, Selasa (19/3/2020) adalah untuk mengantisipasi bila ada pasien yang menunjukkan gejala sakit demam dan flu atau bahkan menyandang status ODP (Orang Dalam Pengawasan) Covid-19 yang masuk ke KRI dr. Soeharso.
“Kita melakukan simulasi mulai dari heli datang membawa pasien sampai dengan masuk ruang isolasi. Kita tahu bahwa KRI dr.Soeharso sampai sekarang masih standby apabila diperlukan untuk menerima pasien dalam pengawasan,” ujarnya.
Rachmad juga menambahkan, saat ini mereka sedang menunggu kedatangan ABK Grand Princess dari California untuk dikarantina di Natuna. “Namun kita berharap tidak ada satupun ABK yang dinyatakan suspect Covid-19 hingga harus dievakuasi disini,“ terangnya.(Mansyur)
Officers of the Russian Armed Forces’ General Staff Military Academy have shared the experience of post-conflict peace-building in the Syrian Arab Republic with cadets of the Indonesian Defense University in Jakarta, the Russian Defense Ministry’s press office said.
Russian soldiers in Syria [Picture source: Wikimedia]
"Deputy Chief of Russia’s principal military educational institution Lieutenant-General Vladimir Savchenko, who had accomplished missions in Syria more than once, delivered a lecture for Indonesian officers and generals," the press office said.
He noted the role of the Russian Center for the Reconciliation of the Opposing Sides and the Refugee Migration Monitoring and emphasized the delivery of humanitarian cargo, medical assistance to civilians and operations to demine vital facilities.
The lecture interested the audience that asked Savchenko numerous questions.
During a working meeting, the Russian delegation and representatives of the Indonesian university’s leadership agreed on extending mutually beneficial cooperation, in particular, forming joint teams to organize interaction, exchanging delegations, and holding training sessions for senior officers of the Indonesian Armed Forces.
♖ armyrecognition
Pertajam Naluri Tempur
Terjun malam Marinir [marinir]
Prajurit Batalion Intai Amfibi 2 Marinir melaksanakan latihan terjun di malam hari dalam rangka meningkatkan kemampuan dan ketrampilan terjun tempur.
Letnan Satu Marinir Tatag Hidayat selaku perwira pelaksana latihan melalui keterangan tertulis, Kamis, mengatakan, selain terjun tempur siang dan malam hari, juga dilaksanakan terjun payung akurasi.
"Sebelum melaksanakan penerjunan dilakukan pemeriksaan kesehatan, ground training dan briefing kepada seluruh penerjun," katanya di sela pelaksanaan kegiatan di Lapangan Tembak Internasional FX Soepramono Bhumi Marinir Karangpilang, Surabaya, Jawa Timur.
Ia mengemukakan, kemudian setelah selesai penerjunan dilaksanakan evaluasi latihan yang telah dilakukan.
"Dengan harapan profesionalisme prajurit Taifib 2 Mar selalu terjaga dan terus meningkat," ucapnya.
Sementara itu Komandan Batalion Intai Amfibi 2 Marinir, Letnan Kolonel Marinir Sri Utomo, mengatakan, latihan terjun malam tersebut dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan profesionalisme prajurit Batalion Intai Amfibi 2 Marinir sebagai pasukan khusus Korps Marinir TNI AL.
"Agar mampu melaksanakan infiltrasi ke sasaran-sasaran terpilih dalam operasi amfibi, operasi darat dan operasi khusus lainnya," katanya.
Menurutnya, dengan latihan terjun free fall maupun terjun tempur baik siang dan malam, diharapkan mampu meningkatkan kemampuan, pengetahuan, naluri tempur, tentang taktik dan teknik khusus yang dimiliki oleh prajurit Tri Media guna menyongsong tugas-tugas ke depan.
"Latihan terjun ini selain untuk meningkatkan naluri tempur prajurit Taifib 2 Marinir juga sebagai sarana meningkatkan kemampuan akurasi prajurit dihadapkan pada penugasan, latihan maupun prestasi olahraga," ucapnya.
Latihan terjun malam dilakukan dari ketinggian 6.000 kaki dari pemukaan laut menggunakan pesawat CASA NC-212-200 U-6216 Skuadron 600 Wing Udara 2 Puspenerbal Surabaya dengan pilot Kapten Pelaut Wisnu Akbar dan kopilot Letnan Satu Pelaut Yudistira.
♖ antara
Pembelian Su-35 belum dibatalkan
Ilustrasi Su35 Rusia [istimewa]
Pemerintah Indonesia dikabarkan batal melakukan pembelian 11 jet tempur Sukhoi Su-35 dari Rusia. Santer dikabarkan tekanan dari Amerika Serikat menjadi penyebabnya. Negeri Paman Sam itu dikabarkan akan memberikan sanksi kepada Indonesia apabila pembelian Su-35 direalisasikan.
Menanggapi itu, Juru Bicara Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak membantah kabar tersebut.
"Belum ada keputusan pembelian Su-35 dibatalkan oleh pemerintah."
“Berita itu tdak benar sama sekali. Karena sampai detik ini tdak ada kebijakan yang pasti terkait rencana pembelian Su-35 tersebut,” kata Dahnil saat dikonfirmasi, Rabu (18/3).
Dahnil menyebut, Prabowo sudah banyak memberikan masukan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait pembelian pesawat tempur ini. Oleh karena itu, bola panas menjadi kewenangan Jokowi.
“Kebijakan akhir apakah Su-35 tanda tangan kontraknya akan dilanjutkan atau tidak dilanjutkan itu di tangan Presiden,” imbuhnya.
Kendati demikian, Dahnil menilai, pembelian Sukhoi ini memiliki banyak pertimbangan. Bukan hanya spesifikasi pesawat yang dilihat, melainkan kondisi geopolitik dan geostrategis pun harus ikut difikirkan.
“Tentu Menhan sudah memberikan masukan beliau kepada Presiden dan keputusan akhir itu ada di tangan Presiden. Isu mengenai dibatalkan itu tidak benar sama sekali,” pungkasnya.
♖ Jawa Pos