Rabu, 01 Desember 2021

ScanEagle Skuadron 700 Puspenerbal Mulai Diujicoba

🛩 UAV ScanEagle Skuadron 700 Wing Udara 2 Puspenerbal

Pesawat Udara Tanpa Awak (PUTA) ScanEagle merupakan pesawat yang mampu melaksanakan fungsi ISR (intelligent, surveillance dan reconnainsance) yang merupakan salah satu unsur PUTA Skuadron 700 Wing Udara 2 Puspenerbal dengan Komandan Letkol Laut (P/W) Eni Ambarsari. Beliau juga merupakan Pilot wanita Puspenerbal TNI Angkatan Laut.

Letkol Eni Ambarsari mengatakan secara umum Pesawat tanpa awak ScanEagle di siapkan untuk melaksanakan misi pengintaian udara untuk memburu target musuh secara senyap dan tepat.

Lanjut Eni sapaan akrabnya bahwa pesawat ScanEagle juga untuk menjaga keamanan perbatasan serta siap membantu dalam operasi kemanusian diantaranya SAR, bencana alam, perlindungan aset negara dan kebakaran hutan, ujarnya.

Perlu diketahui kelebihan Pesawat Udara Tanpa Awak (PUTA) ScanEngle ini tidak memerlukan landasan pendaratan, namun pesawat ini di luncurkan dari peluncur portabel.

Dengan beroperasinya pesawat tanpa awak ScanEagle ini Alutsista TNI Angkatan Laut menjadi lebih kuat dan berkelas dunia, untuk menjaga kedaulatan darat, laut, udara Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari gangguan pihak asing.

 
Puspenerbal  

Polisi Udara Operasikan Helikopter Agusta Westland (AW) 189 dan AW 169

Perkuat keamanan Personel kepolisian udara berada di samping Helikopter Agusta Westland (AW) 189 setelah resmi dioperasikan oleh Kapolri usai upacara peringatan HUT Ke- 71 Polairud di Mako Polisi Udara Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (1/12/2021). [ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/rwa.]

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo bersiap memecahkan kendi tanda dimulainya pengoperasian Helikopter Agusta Westland (AW) 189 dan AW 169 usai upacara peringatan HUT Ke- 71 Polairud di Mako Polisi Udara Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (1/12/2021).

Kepolisian Udara akan mengoperasikan armada baru berupa sembilan Helikopter AW 189 dan dua helikopter AW 169 dalam rangka ikut serta memperkuat pertahanan dan keamanan Indonesia.

  antara  

Kodam Cenderawasih Terima 67 Kendaraan Operasional dari Mabes AD

Sebanyak 67 kendaraan nantinya akan diserahkan ke beberapa satuan jajaran Kodam XVII/Cenderawasih yaitu wilayah Jayapura 30 unit, Biak 4 unit, Nabire 20 unit, Timika 4 unit, Merauke 6 unit dan untuk Kendaraan Taktis ILSV akan diberikan kepada Korem 172/PWY, Kodim 1705/Nabire dan Kodim 1710/Mimika. (Dok Pendam Cenderawasih) ★

P
anglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A memimpin acara penyerahan Kendaraan Taktis Indonesian Light Strike Vehicle (ILSV) J-Forces Armored dan Kendaraan Bermotor Honda CRF 150 L di Lapangan Makodam XVII/Cenderawasih, Jayapura. Selasa 30 November 2021.

Hari ini merupakan momen yang menggembirakan, sebab Kodam XVII/Cenderawasih kembali menerima kendaraan dinas hasil pengadaan TNI AD tahun 2021, yang mana pendistribusian kendaraan bermotor ini merupakan wujud kepedulian dan perhatian dari pimpinan TNI AD kepada satuan jajaran TNI AD termasuk Kodam XVII/Cenderawasih untuk mendukung tugas pokok,” jelas Pangdam XVII/Cenderawasih.

Pangdam menyebutkan 67 kendaraan terdiri dari 3 Kendaraan Taktis Indonesian Light Strike Vehicle (ILSV) J-Forces Armored dan 64 Kendaraan Bermotor Honda CRF 150 L.

Sebanyak 67 kendaraan nantinya akan diserahkan ke beberapa satuan jajaran Kodam XVII/Cenderawasih yaitu wilayah Jayapura 30 unit, Biak 4 unit, Nabire 20 unit, Timika 4 unit, Merauke 6 unit dan untuk Kendaraan Taktis ILSV akan diberikan kepada Korem 172/PWY, Kodim 1705/Nabire dan Kodim 1710/Mimika.

Dengan dukungan tersebut Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A., berharap agar kendaraan-kendaraan tersebut dapat digunakan, dirawat dan dijaga dengan sebaik-baiknya dalam rangka mendukung tugas pokok satuan jajaran Kodam XVII/Cenderawasih.

Setelah saya serahkan kendaraan dinas ini, agar dirawat, dijaga, dimanfaatkan dan dipelihara dengan sebaik-baiknya, sehingga akan memperpanjang usia pakai kendaraan,” katanya.

Usai acara penyerahan kendaraan tersebut, Pangdam XVII/Cenderawasih dan Pejabat Kodam lainnya mengecek secara langsung kendaraan yang telah digelar di Lapangan Makodam XVII/Cenderawasih. *** (Adv/Pendam Cenderawasih)

 
Kabar Papua  

[Video] Jet Siluman F-35 Inggris Tak Berdaya Terbang dan Jatuh ke Laut

Jet tempur siluman F-35 Inggris. Pesawat seharga Rp 1,9 triliun jatuh di Laut Mediterania. [Foto/Daily Mirror]

Rekaman video yang bocor menunjukkan detik-detik sebuah jet tempur siluman F-35 Inggris jatuh ke Laut Mediterania. Dari rekaman terlihat bahwa jet tempur seharga £100 juta atau lebih dari Rp 1,9 triliun ini melewati landasan peluncuran di kapal induk tanpa sempat mengudara.

Bocoran rekaman video insiden itu—yang tampaknya asli—menambah kredibilitas pada teori bahwa sesuatu—seperti penutup hujan plastik—kemungkinan telah tersedot ke dalam mesin pesawat, yang menyebabkannya gagal terbang.

Rekaman itu juga menimbulkan pertanyaan tentang apakah pesawat tempur mahal tersebut mungkin telah menabrak kapal induk HMS Queen Elizabeth saat jatuh ke Laut Mediterania pada 17 November 2021.

Jet tempur F-35B terlihat bergerak terlalu lambat di jalur lepas landas pendek sebelum jatuh dari pandangan saat pilot melontarkan diri ke tempat yang aman.

"Mengingat seberapa dekat pesawat itu menuju ke haluan, dan kecepatan kapal saat diluncurkan, kemungkinan menabrak haluan kapal (di bawah garis air) akan cukup tinggi," kata Tom Sharpe, mantan perwira Angkatan Laut Kerajaan Inggris, seperti dikutip Sky News, Selasa (30/11/2021).

"Baja kapal perang tidak setebal itu, jadi, meskipun ada perbedaan berat antara keduanya, saya ingin kompartemen di dekat haluan segera diperiksa...Saya kemudian ingin lambungnya menukik pada kesempatan pertama, hanya untuk memastikan."

Seorang sumber Angkatan Laut Kerajaan Inggris mengatakan bahwa dia tidak mengira bahwa F-35 telah merusak kapal induk, tetapi kapal induk itu diperiksa secara menyeluruh.

Sumber itu mencatat bahwa—meskipun belum diketahui—bahkan jika pesawat itu menabrak kapal induk, itu akan berdampak minimal pada kapal berbobot 65.000 ton tersebut."Seperti lalat yang menabrak kaca depan," katanya.

Video kecelakaan berdurasi 16 detik, yang tampaknya diambil oleh kamera keamanan di atas kapal induk, diposting di Twitter oleh seorang komentator pertahanan dengan nama akun @sebh1981.

Menurut Sky News, rekaman video itu dianggap asli.

F-35B ditampilkan saat lepas landas, melaju di sepanjang dek dan menaiki tanjakan. Namun, jelas saat jet bergerak di landasan pacu—ketika seharusnya mencapai kecepatan peluncuran—bahwa ia tidak memiliki daya dorong atau daya angkat yang cukup untuk mengudara.

Alih-alih menyapu ke atas pada sudut sekitar 20 derajat dari kapal ke langit, pesawat tempur itu jatuh lurus ke bawah dari ujung tanjakan dan tidak terlihat lagi.

Bersamaan dengan itu, terlihat seperti kepulan asap saat pilot keluar dari kokpit. Parasutnya kemudian terlihat melayang ke bawah.

Pilot tersebut berhasil diselamatkan.

Investigasi atas apa yang terjadi pada pesawat itu masih berlangsung. Upaya untuk mengambil puing-puing jet tempur juga telah dilakukan tetapi belum jelas apakah sudah berhasil.

Kementerian Pertahanan Inggris ingin memastikan tidak ada pasukan musuh yang dapat mengakses teknologi rahasia apa pun pada pesawat itu, termasuk sensor, radar dan peralatan sensitif lainnya.

Ini adalah pertama kalinya Inggris kehilangan salah satu dari 24 pesawat tempur F-35-nya. Kecelakaan itu terjadi pada perjalanan pulang dari pelayaran perdana HMS Queen Elizabeth ke Timur Jauh dan kembali.

Delapan—sekarang tujuh unit—jet tempur F35 Inggris berada di kapal induk, bersama dengan 10 unit F-35 Amerika. Mereka adalah varian B dari jet Lockheed Martin, yang dapat lepas landas dalam jarak pendek dan mendarat di kapal induk.

Fakta bahwa tidak ada jet lain yang dilarang terbang setelah insiden tersebut menunjukkan masalah dengan pesawat yang jatuh itu sangat spesifik dan bukan kesalahan teknis atau mekanis yang lebih umum.

Meskipun sangat jarang, sejumlah kecil jet F-35 Amerika telah jatuh termasuk satu pada Mei 2020 selama latihan rutin di Florida.

Jet F-35 adalah bagian paling berharga dari kapal induk baru Inggris. Jet Inggris dan Amerika telah terbang untuk mencegat pesawat Rusia dari HMS Queen Elizabeth dalam beberapa bulan terakhir. (min)


  ★ sindonews  

[Global] Sejenak Bersama Admiral Panteleyev

⚓️ Kapal Perusak Angkatan Laut Rusia yang Dikirim ke RI Kapal perusak Angkatan Laut Rusia, [Admiral Panteleyev/Net]

Angkatan Laut (AL) Rusia dan ASEAN akan melaksanakan latihan bersama pada 1 hingga 3 Desember 2021. Dalam gelaran itu,

Diturunkannya kapal perang anti kapal selam itu dikabarkan langsung oleh Duta Besar Rusia untuk ASEAN, Alexander Ivanov. Ivanov menyebut bahwa latihan itu akan diadakan di wilayah perairan utara pulau Sumatera.

"Kapal anti kapal-selam besar, Admiral Panteleyev, akan menghadiri latihan itu dari sisi Rusia," ujarnya kepada Sputnik dikutip Selasa (30/11/2021).

Admiral Pateleyev sendiri bukan kapal perang biasa. Armada tempur buatan tahun 1987 itu memiliki beberapa kemampuan pengangkutan amunisi tempur.

Kapal perang Admiral Panteleyev [Tangkapan layar Militär Russian Navy]

Amunisi yang dikandung kapal itu adalah tabung peluncur SS-N-14. Dibantu radar bawah laut, SS-N-14 mampu diluncurkan secara vertikal dengan jarak 55 kilometer serta kecepatan jelajah 0.9 Mach. Untuk kedalaman, kapal itu mampu untuk melumpuhkan sasaran yang berada hingga 500 meter di bawah permukaan laut.

Selain itu, Admiral Panteleyev juga memiliki 8 rudal pertahanan udara (hanud) SA-N-9 dengan vertical launchers. Tak hanya itu, kapal itu juga mengandung 2 pucuk meriam 100 mm, 4 pucuk kanon CIWS AK-630 kaliber 30 mm, 2×4 peluncur torpedo 533 mm, dan juga 2 pucuk peluncur roket anti kapal RBU-6000.

Tak hanya itu, kapal ini juga memiliki helipad yang digunakan untuk pendaratan helikopter.

Sementara itu, latihan ini sendiri diadakan untuk memperkuat kerjasama pertahanan antara ASEAN dan Rusia. Ide mengenai latihan ini sebenarnya telah dibahas dalam pertemuan Rusia-ASEAN pada 28 Oktober lalu.

Dalam pertemuan itu, dibahas juga beberapa proyek kerjasama strategis antara kedua pihak. Ivanov menambahkan bahwa latihan ini akan langsung diresmikan oleh Menhan RI Prabowo Subianto di atas kapal Admiral Panteleyev.

"Latihan ini bertujuan untuk melatih AL Rusia dan AL ASEAN dalam bekerjasama menciptakan keamanan maritim bagi lalu lintas komersial," tambahnya.

 ⚓️  CNBC  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...