Rabu, 05 April 2023

[Video] Kemhan Incar Pengadaan Kapal Selam Senilai Rp 31 T

⚓️ Liputan CNN Target TNI Angkatan Laut mengoperasikan 8 buah kapal selam pada tahun 2024 tampaknya akan meleset. Hingga kini, pengadaan kapal selam untuk memperkuat TNI Angkatan Laut masih terus berlangsung. Anggaran untuk pengadaan kapal selam ini mencapai 2,1 miliar dollar Amerika.
 
  Video dari Youtube : 


 ⌾  Youtube  

Selasa, 04 April 2023

JAT dan Dynamic Pegasus

✈️ Dua Tim Aerobatik Siap Manuver Udara dalam HUT ke-77 TNI AUPesawat KT-1 Wong Bee yang digunakan oleh tim Jupiter Aerobatic Team. (Dok. Instagram @militer.udara)

Jupiter Aerobatic Team (JAT) dan Dynamic Pegasus akan berkolaborasi dan unjuk manuver udara dalam upacara peringatan HUT ke-77 TNI AU yang digelar di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta pada 9 April 2023 mendatang.

Nantikan aksi para Ksatria Pegasus berkolaborasi dengan The Jupiters pada peringatan ke-77 TNI Angkatan Udara Tahun 2023 di Lanud Halim Perdanakusuma pada tanggal 9 April 2023,” demikian dikutip dari keterangan Skadron Udara 7 dalam akun Instagram @skadron_udara7official, Senin (3/4).

Jelang tampil, the Jupiters dan Ksatria Pegasus telah tiba di Lanud Halim Perdanakusuma sejak Minggu (2/4). Kedua tim aerobatik TNI AU ini bertolak dari home base mereka masing-masing yakni Skadron Udara 102 Lanud Adi Soetjipto Yogyakarta bagi tim JAT dan Skadron Udara 7 Lanud Suryadarma Subang bagi tim Dynamic Pegasus.

Helikopter EC-120B Colibri yang digunakan oleh tim Dynamic Pegasus. (Dok. Instagram @militer.udara)
Dalam penampilan mereka nanti, The Jupiters akan mengerahkan pesawat KT-1 Wong Bee asal Korea Selatan. Adapun Ksatria Pegasus akan tampil dengan menggunakan Helikopter EC-120B Colibri buatan Airbus Helicopter, Prancis.

Tidak hanya TNI AU, Indonesia pantas berbangga dengan memiliki kedua tim aerobatik ini. Pasalnya, the Jupiters merupakan salah satu tim aerobatik yang begitu aktif tampil dalam berbagai ajang, baik nasional maupun internasional. Sejumlah manuver udara yang selama ini ditampilkan telah menunjukkan bagaimana the Jupiters begitu lihai dalam melukis langit dirgantara.

Adapun Dynamic Pegasus dikenal sebagai tim aerobatik pertama di Asia Tenggara yang unjuk aksi dan menyuguhkan sejumlah manuver udara dengan menggunakan pesawat rotary wing atau helikopter.

Tampil dengan helikopter maupun pesawat propeller tidaklah mudah karena dibutuhkan keterampilan yang mumpuni. Untuk itu, setiap penerbang yang mengawaki kedua jenis pesawat tersebut harus memiliki spesifikasi khusus, salah satunya harus memiliki kualifikasi sebagai instruktur penerbang. (yas)

  ✈️ IDM  

Senin, 03 April 2023

Sejumlah Pesawat TNI AU Telah Tiba Di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta

✈️ Akan Melaksanakan Demo Udara Peringatan HUT Ke-77 TNI AU(Dispenau)

Pada Minggu (2/4/2023), sebanyak 7 pesawat KT-1 Wongbee yang tergabung dalam Jupiter Flight telah tiba di Jakarta. Jupiter Flight, dipimpin Komandan Skadik 102 Letkol Pnb Ripdho “Mohawk” Utomo.

Selain itu, sejumlah pesawat tempur lainnya juga menyusul tiba di Jakarta. Pesawat tersebut yaitu tiga F-16 Fighting Falcon Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi “Viper Flight” lima pesawat tempur T-50i Golden Eagle yang tergabung dalam Golden Flight dan Archer Flight dari Skadron Udara 15 Lanud Iswahjudi.

FB IMG 1680511109568 -- Sejumlah pesawat TNI AU yang akan melaksanakan demo udara peringatan HUT ke-77 TNI AU pada 9 April 2023 mendatang, telah tiba di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Selanjutnya empat Sukhoi Su-27/30 dari Skadron Udara 11 Lanud Sultan Hasanuddin juga telah bergabung dengan sejumlah pesawat tempur lainnya di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Sementara itu juga telah tiba lima helikopter Colibri dan dua pesawat Cessna dari Pusdiklat Terbang Layang Lanud Suryadarma, Kalijati.

Setibanya di Terminal Selatan Lanud Halim, seluruh kru pesawat disambut oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) Marsdya TNI A. Gustaf Brugman, M.Si (Han) dan sejumlah pejabat utama TNI AU.

  ✈️
TNI AU  

Indonesia Dapat Hibah 15 Unit Rantis Bushmaster

Senilai Rp 291,5 Miliar♘ Rantis Bushmaster untuk Ukraina (Department of Defence: LACW Emma Schwenke)

Indonesia mendapatkan hibah 15 unit kendaraan taktis (Rantis) Bushmaster Protected Mobility Vehicle (BPMV) dari Australia.

Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) RI M Herindra menyatakan bahwa 15 unit Rantis tersebut terdiri dari 13 unit tipe Troops, 1 unit tipe Command dan 1 unit tipe Ambulance.

Menurutnya, kendaraan taktis hasil hibah dari Australia tersebut dapat dioperasikan dalam kurun waktu 20 tahun ke depan.

Dia juga menyatakan bahwa total nilai hibah Rantis Bushmaster dari Australia sebesar AUD 29.075.441 atau setara Rp 291,57 miliar.

Wamenhan RI menjelaskan bahwa Rantis Bushmaster adalah kendaraan taktis yang cocok digunakan untuk medan padang pasir dan dapat mengangkut hingga 8 pasukan bersenjata lengkap.

Lalu, bagian bawah kendaraan taktis itu didesain menggunakan V hull, untuk meminimalisir efek akibat ledakan ranjau darat (Mine Blasting).

"Kendaraan ini juga memiliki kemampuan Anti Blasting dari bahan peledak sampai dengan 10 kg dan Anti Balistic terhadap munisi kaliber 7,62 mm, serta dapat dilengkapi dengan peralatan Anti Jammer Electronic Counter Measure (ECM)," katanya, di Komisi I DPR RI, pada Senin (3/3/2023).

Dia juga menjelaskan bahwa Kementerian Pertahanan RI dan TNI tidak mengeluarkan biaya apapun dalam penerimaan hibah tersebut.

"Kemhan dan TNI tidak mengeluarkan biaya apapun dalam penerimaan hibah dari pemerintah Australia untuk PMPP TNI," lanjutnya.

Sementara itu, Panglima TNI Yudo Margono menjelaskan bahwa hibah Rantis Bushmaster tersebut akan meningkatkan kesiapan operasional PMPP (Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian) TNI RI dalam rangka mendukung operasi perdamaian dunia.

"Penerimaan hibah ini dapat meningkatkan hubungan bilateral Indonesia dan Australia khususnya dalam bidang pertahanan dan operasi perdamaian," katanya.

Selain itu, dia menekankan bahwa hibah tersebut dapat mengurangi anggaran negara yang dialokasikan untuk PMPP TNI. "Hibah tersebut dapat mengurangi anggaran dana pemeliharaan dari item yang sama bagi PMPP TNI untuk jangka waktu 3 sampai 5 tahun ke depan, sehingga menghemat anggaran negara yang dialokasikan untuk PMPP TNI," tambahnya.

Selain itu, Komisi I DPR RI setelah mendengarkan penjelasan Wamenhan RI dan Panglima TNI terkait hibah tersebut, sebanyak 8 dari 9 fraksi partai telah menyetujui hibah 15 unit Rantis Bushmaster Protected Mobility Vehicle (BPMV) dari pemerintah Australia tersebut.

  Kabar 24  

[Global] 3 Robot AI China untuk Perang

 Nomor 2 Sudah Dikerahkan di Perbatasan 
China merupakan negara dengan kekuatan besar dan memiliki teknologi yang sangat maju. Negara ini disebut memiliki beberapa robot dengan kecerdasan buatan atau AI yang mampu diturunkan di medan peperangan.

 Berikut Robot-robot Canggih AI Buatan China

 
 1. Robot Berkaki 4 dengan Tenaga Listrik 
https://aws-images-prod.sindonews.net/dyn/600/pena/sindo-article/original/2023/04/03/china%20robot%20yak.jpg(Foto/twitter) 🤖

Terkenal akan kemajuan teknologinya, China telah memperkenalkan sebuah robot berkaki 4 dengan tenaga listrik terbesar di dunia.

Melansir laman The Defence Post, robot tersebut bisa digunakan di dunia militer dan membantu dalam misi logistik hingga pengintaian.

Satu hal yang menjadikan robot cerdas ini menarik adalah, penampilannya seperti yak, atau sapi bertubuh besar yang banyak ditemukan di Tibet dan Himalaya, Asia Tengah. Hal tersebut menjadikan robot tersebut sangat menarik perhatian dunia internasional.

Kemampuan kecerdasan buatan yang dikenal dengan nama robot yak ini sangat canggih. Ia mampu membawa beban setidaknya 160 kg dengan kecepatan 10 km per jam.

Robot yak juga mampu beroperasi di berbagai medan, baik itu parit, tebing, padang rumput, gurun, salju, maupun jalan berlumpur.

Meskipun tubuhnya besar, namun robot yak memiliki kemampuan untuk berputar, berlari, dan melompat secara diagonal.

Dengan 12 modul dan sensor yang sangat canggih, robot ini mampu mengumpulkan informasi medan perang taktis dan mengirimkan logistik.

 
 2. Robot Penjaga Perbatasan 
https://aws-images-prod.sindonews.net/dyn/600/pena/sindo-article/original/2023/04/03/china%20robot%20perbatasan.jpg(Foto/twitter)

China menempatkan tentara berwujud robot di sepanjang perbatasan India. Keberadaan robot tersebut diumumkan oleh Tentara Pembebasan Rakyat atau The People’s Liberation Army (PLA).

Robot yang dilengkapi dengan senapan mesin ini ditempatkan di perbatasan Indo-China dengan penjagaan tanpa henti.

Meskipun berita ini ramai menjadi perbincangan pada tahun 2022, namun China disebut sudah menempatkan robot tentara itu sejak akhir tahun 2021.

Lebih dari 12 unit robot membawa senapan mesin ke wilayah barat Tibet. Selain itu, robot-robot itu juga mengirimkan perbekalan dan logistik lainnya. Robot dioperasikan dengan menggunakan nirkabel.

 
 3. Robot Anjing 
https://aws-images-prod.sindonews.net/dyn/600/pena/sindo-article/original/2023/04/03/china%20robot%20anjing.jpg(Foto/twitter) 🐶

Robot anjing atau robodog buatan China menjadi perbincangan kala keberadaannya tertangkap kamera dan beredar luas di media sosial.

New York Times menyebut robot penyerang itu sangat menakutkan dan dijatuhkan dari atas drone atau pesawat tak berawak.

Senjata yang dipasang pada robot anjing diketahui adalah senapan bermesin ringan QBB-97 yang sanggup menembakkan 650 peluru per menit pada jarak 400 meter.

Namun, belum ada informasi jelas mengenai bagaimana robot tersebut dioperasikan di medan pertempuran. (sya)

  ★ sindonews  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...