Jakarta - Wilayah
laut Indonesia bertambah 4.209 km2 setelah sidang pleno klaim Indonesia
terhadap Perserikatan Bangsa Bangsa/PBB melalui Commission on the
Limits of Continental Shelf (CLCS) dapat menerima submisi Indonesia
atas hak kedaulatannya di dasar laut di wilayah di luar 200 mil laut.
Wilayah baru yang menjadi bagian yurisdiksi Indonesia adalah di bagian
Barat Aceh.
"Wilayah
laut seluas 4.209 km2 yang tadinya tidak bertuan, kini menjadi secara
sah telah menjadi milik Indonesia. Ini adalah prestasi bangsa Indonesia
yang patut dibanggakan. Sebuah kado untuk Ibu Pertiwi," kata Kepala
Badan Informasi Geospasial (BIG), Asep Karsidi, pada acara seminar
nasional ke-6 Akunting Sumber Daya Alam dan Deklarasi Perluasan Sumber
Daya Kelautan RI oleh BIG, di Jakarta, Selasa (20/11). Menurut Asep,
masih ada beberapa wilayah yang berpotensi untuk pengembangan landas
kontinen, yakni sebelah selatan Bengkulu, selatan Sumba, utara Papua,
dan sebelah utara Halmahera. Sebagai negara yang telah meratifi kasi
hukum laut internasional (UNCLOS) 1982, Indonesia berhak mengajukan
landas kontinen di luar batas 200 mil laut. Landas kontinen adalah
kawasan yuridiksi negara pantai yang terkait dengan pengelolaan dasar
laut dan tanah di bawahnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.