Minggu, 12 April 2015

Pindad Siap Jadi Tuan Rumah Armoured Vehicle Asia

PT Pindad siap menjadi tuan rumah perhelatan Armoured Vehicle Asia 2015 yang bakal digelar akhir April ini.PT Pindad siap menjadi tuan rumah perhelatan Armoured Vehicle Asia 2015 yang bakal digelar akhir April ini. ●

Konferensi tentang kendaraan tempur yang digelar secara rutin itu bakal dihadiri sejumlah negara dari lima benua.

Direktur Utama Pindad Silmy Karim mengatakan, acara tersebut digelar pada 28-29 April mendatang di Crowne Plaza Jakarta.

"Acara itu akan dihadiri para produsen, pengguna, dan pengambil kebijakan dari berbagai negara. Para stakeholder itu akan terlibat dalam konferensi untuk membicarakan tentang kendaraan tempur dan persenjataan," kata Silmy usai menerima kunjungan 26 atase pertahanan asing ke industri pertahanan Pindad, Rabu (8/4) petang.

Menurutnya, konferensi itu sangat penting. Terlebih, dalam penjualan senjata itu bukan hal sembarangan. Transaksi persenjataan itu biasanya berdasarkan banyak faktor.

"Yang pasti, dalam jual beli senjata itu negara harus memiliki hubungan baik secara diplomatik. Selain itu, persenjataan yang dibutuhkan suatu negara itu harus sesuai dengan kondisi medan di lapangan," ucapnya.

Saat ini, produk Pindad dipakai sejumlah kesatuan militer di berbagai negara. Artinya, kendaraan tempur dan senjata buatan Indonesia itu sudah go internasional. Tahun ini, kata dia, sejumlah negara deal akan membeli produk prima buatan perusahaan industri dan manufaktur pembuatan produk militer dan komersial Indonesia.

Di antaranya, Prancis akan membeli produk elektronik dan optronik, roket, dan amunisi meriam kaliber 155 mm. Italia akan bekerja sama dalam pembangunan senjata untuk kapal laut. Jerman akan bekerja sama dalam hal mesin kendaraan tempur. Belgia, Korea Selatan, dan Turki pun akan bertransaksi senjata.

Mengenai kunjungan atase pertahanan asing, Silmy mengaku mereka merupakan tamu Kementerian Pertahanan. Rombongan dari 26 negara itu berasal dari negara-negara di benua Afrika, Amerika, Australia, Asia, dan Eropa.

"Kedatangan para atase pertahanan ini merupakan kehormatan bagi PT Pindad sebagai salah satu perusahaan yang berperan aktif dalam mendukung penuh industri pertahanan Indonesia," akunya.

Rombongan atase pertahanan ini dipimpin oleh Brigadir Jenderal TNI Sisriadi selaku Direktur Kerjasama Internasional Kementerian Pertahanan. Dalam kata sambutannya, Brigjen Sisriadi mengatakan kedatangan para atase pertahanan ini diharapkan dapat memperkenalkan industri pertahanan Indonesia yang sedang tumbuh kepada dunia pertahanan internasional.

"Tamu-tamu yang saya bawa sekarang adalah para atase pertahanan yang mewakili negara-negara sahabat di Indonesia. Saya khusus mengundang mereka untuk melihat secara langsung bagaimana industri pertahanan yang ada di Indonesia," katanya.
Pindad Terima Pesanan Retrofit Kendaraan TempurAMX 13 retrofit TNI AD [J/A/A/S]●

Tak hanya mampu membangun, PT Pindad sanggup menerima pesanan retrofit kendaraan tempur.

"Pasar untuk retrofit atau menambah kemampuan sebuah kendaraan tempur itu ada. Nggak sedikit negara yang menginginkan adanya modernisasi senjata pada kendaraan tempur yang dimiliki," kata Direktur Utama Pindad Silmy Karim, beberapa waktu lalu.

Saat ini, dia mengaku ada dua negara sahabat yang ingin memperbaiki kendaraan tempurnya di Pindad. Berbekal kapabilitas yang ada, industri pertahanan Indonesia ini mampu bersaing dengan pabrikan lainnya.

Silmy menyebutkan, pihaknya terus mencari peluang, baik itu untuk kebutuhan domestik maupun mancanegara.

Pihaknya, lanjut Silmy, terbuka untuk melakukan kerja sama investasi, produksi, hingga pemasaran kendaraan tempur dan persenjataan. "Sekarang kita juga ikut dalam beberapa tender di luar negeri," imbuhnya.

Lebih jauh dia mengatakan untuk jual-beli senjata itu masing-masing negara yang terlibat harus memiliki hubungan baik secara diplomatik. Selain itu, persenjataan yang dibutuhkan suatu negara itu harus sesuai dengan kondisi medan di lapangan.

Saat ini, produk Pindad dipakai oleh sejumlah kesatuan militer di berbagai negara. Artinya, kendaraan tempur dan senjata buatan Indonesia itu sudah go internasional.

Tahun ini, kata dia, sejumlah negara menyatakan deal akan membeli produk prima buatan perusahaan industri dan manufaktur pembuatan produk militer dan komersial Indonesia.

PT Pindad siap menjadi tuan rumah perhelatan Armoured Vehicle Asia 2015 yang bakal digelar akhir April ini. Konferensi tentang kendaraan tempur yang digelar secara rutin itu bakal dihadiri sejumlah negara dari lima benua.

Silmy Karim mengatakan, acara tersebut digelar pada 28-29 April mendatang di Crowne Plaza Jakarta.

"Acara itu akan dihadiri para produsen, pengguna, dan pengambil kebijakan dari berbagai negara. Para stakeholder itu akan terlibat dalam konferensi untuk membicarakan tentang kendaraan tempur dan persenjataan," kata Silmy.

  ★ inilah  

[Foto] Aksi Kesiapan Anggota TNI Jaga Tamu-tamu Negara dalam KAA

Robot tim gegana melakukan peledakan bahan berbahaya saat Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) bersama Anggota TNI melakukan simulasi pengamanan jelang KTT Asia-Afrika di Jakarta, Kamis, 9 April 2015. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Anggota gegana melakukan penyisiran bahan peledak saat Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) bersama Anggota TNI melakukan simulasi pengamanan jelang KTT Asia-Afrika di Jakarta, Kamis, 9 April 2015. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Latihan gabungan antara anggota TNI dan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) bertujuan untuk melatih kesigapan dalam proses pengamanan KTT Asia-Afrika ke-60 yang akan berlangsung di Jakarta dan Bandung. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Sejumlah Pasukan Pengamanan Presiden melakukan uji coba pengamanan terhadap tamu negara. Simulasi dilakukan sebagai bentuk perisapan pengamanan KTT Asia Afrika yang akan diadakan pada 18-24 April 2015 mendatang. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Regu penembak yang berasal dari anggota TNI dan Paspampres menunjukkan kesiapan mereka dalam memberikan perlindungan kepada pemimpin negara yang berpartisipasi dalam KTT Asia Afrika.(CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Regu penembak yang berasal dari anggota TNI dan Paspampres menunjukkan kesiapan mereka dalam memberikan penjagaan kepada pemimpin negara yang berpartisipasi dalam KTT Asia Afrika.(CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Regu penembak yang berasal dari Paspampres menunjukkan kesiapan mereka dalam memberikan penjagaan kepada pemimpin ataupun tamu negara yang berpartisipasi dalam KTT Asia Afrika.(CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Seorang anggota TNI berperan sebagai pengancam keamanan tamu-tamu negara dalam simulasi latihan gabungan antara anggota TNI dan Paspampres. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Regu penembak yang berasal dari anggota TNI dan Paspampres menunjukkan kesiapan mereka dalam memberikan penjagaan kepada pemimpin negara yang berpartisipasi dalam KTT Asia Afrika.(CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

  ★ CNN  

Koopsau III Akan Dibentuk di Wilayah Timur

Sukhoi terbang rendah di kota Ambon ●

Mengingat wilayah negara Indonesia yang begitu luas dan hanya dicover oleh dua Komando Operasi Angkatan Udara (Koopsau), saat ini pihak TNI Angkatan Udara berencana bentuk Koopsau III di wilayah Timur.

Hal itu dikatakan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau), Marsekal TNI Agus Supriatna, Senin (6/4) kemarin. Disela-sela serah terima jabatan Pangkoopsau II Marsda TNI Abdul Muis kepada Marsma TNI Bahrim, Agus mengaku pembentukan Koopsau III perlu dibentuk. Pasalnya, jika hanya dua Koopsau yang mengcover wilayah Indonesia dinilai agak sulit. Khususnya Koopsau II ini yang wilayahnya seperdua Indonesia.

"Rencananya kita akan bentuk Koopsau III di wilayah Timur, yakni Papua. Panglima TNI rencana bangun Markas Koopsau III, mengingat wilayah Indonesia begitu luas dan hanya dicover dua Koopsau. Khususnya, Koopsau II ini wilayah operasinya begitu luas," ucap Agus.

Agus mengaku, pembentukan Koopsau III perlu dilakukan. Pasalnya, saat ini wilayah Indonesia khusunya diudara sangat luas. Jika hanya dicover dua Komando Operasi TNI Angkatan Udara, itu sangat sulit. Apalagi saat ini, sangat rawan masuknya pesawat yang melanggar. Namun, selama ini hal itu mampu diatasi.

"Soal kerawanan memang ada. Tapi, selama kita laksanakan terus-menerus pengawasan dan melakukan pengintaian hal itu bisa diatasi. Sehingga, pesawat manapun yang masuk di wilayah Indonesia tanpa izin akan disergap," tegasnya.

Setiap pesawat yang disergap itu lanjut Agus, pasti akan dilakukan penyelidikan. Semua ada SOPnya, kepana masuk di wilayah Indonesia tanpa izin. Untuk memperkuat pertahanan ditingkatkan pengaktifan radar."Apalagi jika Armada ada tiga dan Koopsau ada tiga, seluruh Indonesai bisa dicover. Namun secara ideal kita akan tambah peralatan tempur," tutupnya. (jay/ris)

  ★ upeks  

Densus 88 Tangkap Tersangka Teroris di Hotel Santika

Personel Densus 88 Antiteror Mabes Polri saat mengawal petugas yang membawa barang bukti usai melakukan penggeledahan di kediaman Tuah Febriwansyah yang diduga terlibat dalam jaringan ISIS di Setu, Tangerang Selatan, Banten, Minggu (22/3). (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)★

Wakapolri Komisaris Jenderal Badrodin Haiti memastikan telah dilakukan penangkapan tersangka teroris di Hotel Santika, Petamburan, Jakarta Barat, sekitar pukul 11.25 WIB, siang tadi.

Robi Risaputra, 38, alias Robi diduga berperan sebagai fasilitator warga Indonesia yang ingin bergabung dengan kelompok Islam Irak dan Suriah (ISIS).

"Iya ada penangkapan tadi siang. Ada kaitannya dengan ISIS. Dia sudah lama ditargetkan oleh Densus," ujar Badrodin saat dihubungi CNN Indonesia, Sabtu (11/4).

Dari informasi yang diterima, Robi diketahui merupakan pria kelahiran Bukittinggi, 9 Maret 1977. Dia tercatat sebagai warga Kampung Baru, Jalan Persatuan No.10 RT.001 RW.04 Sukabumi Selatan, Kebayoran Lama, Jakarta Barat. (meg)
Tersangka Teroris Kantungi Kartu Penyelaman Internasional Polisi menangkap seorang tersangka teroris di Hotel Santika, Petamburan, Jakarta Barat, Sabtu (11/4) sekitar pukul 11.25 WIB. Polisi mengamankan sejumlah barang bukti dari tersangka.

Kepala Bagian Penerangan Umum Komisaris Besar Rikwanto mengatakan tersangka adalah lelaki berusia 38 tahun bernama Robi Risaputra. Dari tangan tersangka polisi menyita barang bukti, di antaranya ada tiga kartu penyelaman dari ADS International.

Selain itu, polisi juga menyita kartu Garuda Frequent Flyer, SIM A dan SIM C, KTP DKI Jakarta, kartu ATM BCA dan Mandiri, Kartu NPWP, kartu VIP Honda, STNK sepeda motor Honda Vario, serta catatan rekening.

Rikwanto mengatakan ada catatan rekening dan diduga tersangka telah melakukan transfer uang senilai Rp 2.000.000. Selain itu ada juga faktur penjualan dari Nabawi Herbal.

Rikwanto mengatakan lebih lanjut, keterlibatan tersangka adalah memfasilitasi orang-orang WNI yang bergabung dengan ISIS di Suriah.

Sebelumnya, Wakil Kepala Polri Komisaris Jenderal Badrodin Haiti juga telah memastikan terjadinya penangkapan terhadap Robi di Hotel Santika. “Dia sudah lama ditargetkan oleh Densus,” kata Badrodin.


  ★ CNN  

[World] Jerman akan mendapatkan 100 tambahan MBT Leopard 2

MBT Leopard 2A7★

Jerman berencana untuk mendapatkan lebih dari 100 tambahan MBT Leopard 2 , ungkap seorang juru bicara pemerintah pada hari Jumat, karena berusaha untuk memastikan pasukannya siap beraksi dalam menanggapi keprihatinan atas ketegasan Rusia baru-baru ini.

Keputusan untuk melengkapi militernya datang setelah NATO mencoba untuk mempercepat waktu respon dari gaya reaksi yang cepat setelah aneksasi Rusia dari Krimea tahun lalu dan konflik di Ukraina.

"Kementerian telah memutuskan untuk menaikkan batas atas untuk masa depan untuk 328," kata seorang juru bicara kementerian pertahanan dalam sebuah konferensi pers reguler pemerintah pada hari Jumat, membenarkan laporan majalah Jerman Spiegel.

Tepat sebelum akhir Perang Dingin, pada 1980-an, Jerman Barat kemudian memiliki lebih dari 3.500 tank. Sekarang, tujuh puluh tahun setelah Perang Dunia II, ia memiliki hanya 225. Akibatnya prajurit harus berbagi tank dan alat berat di unit yang berbeda.

Mengingat tujuan baru NATO pada fleksibilitas dan waktu reaksi cepat, Jerman harus memastikan bahwa hal itu dapat mengerahkan pasukan dengan peralatan yang benar ke tempat yang tepat dalam waktu singkat, kata juru bicara itu.

Tank-tank Leopard diketahui diproduksi oleh Krauss-Maffei Wegmann (KMW).[channelnewsasia]

  ☠ Garuda Militer  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...