Senin, 08 Agustus 2016

[Foto] Frigate Type-23

⚓️ Pemburu Kapal Selam Andalan Inggris

Frigate Type-23, Pemburu Kapal Selam Andalan Inggris,

Kapal perang Type-23 atau dikenal sebagai Duke Class merupakan frigate yang dirancang untuk perang bawah air atau Anti Submarine War (ASW). Inggris berencana membangun kapal perang Duke Class pada saat Perang Dingin, pada akhir dasawarsa 1970-an, untuk menghadapi ancaman kapal selam Uni Soviet di perairan Atlantik Utara. Inggris membangun 16 kapal Type-23, yang resmi bergabung dengan Angkatan Laut Kerajaan Inggris mulai 1990 hingga 2002. [ukdefencejournal.org.uk]
Frigate Type-23, Pemburu Kapal Selam Andalan Inggris,

Frigate Type-23 dibangun di Yarrow Shipbuilders (sekarang BAE Systems) dan Swan Hunter. Sebanyak 12 kapal dibangun di Yarrow dan 4 kapal lainnya di Swan Hunter. Kementerian Pertahanan Inggris memutuskan untuk mengurangi jumlah frigate Type-23, pada 2004. Tiga kapal frigate Duke Class dijual ke Cile, pada 2005 dan 2006, dan dikirim, pada 2007 dan 2008. Inggris kini mengoperasikan 13 kapal perang Duke Class untuk menjalankan misi-misi, seperti menyelamatkan warga Inggris dari Beirut setelah terjadi konflik antara Israel dan Lebanon, pada 2006. Operasi memutus penjualan senjata ilegal di perairan Lybia, pada 2011. [commons.wikimedia.org]
Frigate Type-23, Pemburu Kapal Selam Andalan Inggris,

Duke Class dipersenjatai dengan torpedo Stingray buatan BAE Systems, untuk menjalankan misi utamanya sebagai frigate pemburu kapal selam (Anti Submarine War). Torpedo Stingray mampu memburu kapal selam hingga ke dalaman 750 m di bawah permukaan laut dan memiliki jangkauan 11 km. Untuk melacak kapal selam musuh, Duke Class dilengkapi dengan sonar aktif/pasif bow-mounted jarak medium tipe 2050, towed array sonar pasif tipe 2031Z frekeunsi sangat rendah (untuk lima kapal) dan sonar aktif frekuensi rendah tipe 2087 (untuk delapan kapal). Duke Class juga membawa helikopter ASW Westland Lynx atau Agusta Westland EH101. [wikimedia.org]
Frigate Type-23, Pemburu Kapal Selam Andalan Inggris,

Belajar dari Perang Falkland, Frigaet Type-23 dilengkapi sistem peluncur vertikal atau Vertical Launch System (VLS) untuk meluncurkan rudal Sea Wolf yang dapat menghancurkan rudal anti kapal yang terbang rendah di atas permukaan laut (sea-skimming). Rudal Sea Wolf juga mampu menghancurkan pesawat tempur musuh. Rudal ini memiliki jangkauan 6 km dipandu command to line of sight (CLOS) dan pelacak radar dan electro-optic. [ukdefencejournal.org.uk]
Frigate Type-23, Pemburu Kapal Selam Andalan Inggris,

Kapal perang Type-23 juga dilengkapi dengan dua buah peluncur empat tabung untuk meluncurkan rudal permukaan ke permukaan Harpoon AGM-84A, yang memiliki jangkauan 90 km. Meriam utama kapal perang Type-23 adalah meriam 114mm mk8 mod 0 buatan BAE Systems, dengan jangkauan target permukaan 22 km dan jangkauan target udara 6 km. Meriam ini kemudian diganti dengan mk8 mod 1. Duke Class awalnya menggunakan dua meriam 30 mm BAE Systems/Oerlikon sebagai CIWS, kemudian diganti dengan MSI Defence Systems DS30 mk2. [wikipedia.org]
Frigate Type-23, Pemburu Kapal Selam Andalan Inggris,

Frigate Type-23 memiliki panjang 133 m, lebar 16,1 m, dan draft 7,3 m. Frigate ini menggunakan mesin diesel-listrik dan gas (CODLAG) sistem, dua turbin gas Rolls Royce Spey SM1A 34,000hp dan dua motor listrik Alstom 1.5MW 4,400hp. Ada juga empat mesin diesel tambahan Alstom 12 RP2000CZ 1.3MW 7,000 hp. Kecepatan ekonomis Duke Class 15 knots (28 km/jam), dengan kemampuan jelajah 7,800 mil laut (1.334 km). Kecepatan maksimum frigate Type-23 yang diawaki 185 orang ini adalah 28 knots atau 52 km/jam. [wikipedia.org]
  ⚓️ Tempo  

Indonesia Jadi Pusat Perhatian

Pada Penutupan RIMPAC 2016 http://static.republika.co.id/uploads/images/inpicture_slide/prajurit-kri-diponegoro-365-yang-menyajikan-hidangan-berupa-nasi-_160807220035-667.jpg Sajian ragam masakan yang disuguhkan prajurit KRI Diponegoro-365 mendapatkan perhatian dan daya tarik tersendiri.

Latihan Bersama Multilateral Rim of The Pacific (Rimpac) 2016 berhasil terlaksana dengan baik dan lancar. Kegiatan terakhir yang diikuti oleh peserta Rimpac yakni Photo Exercise yang membentuk formasi yang terdiri dari 40 kapal, 36 kapal permukaan, dan empat kapal selam di Hawaii, (7/8).

Ada hal unik saat penutupan acara ini, prajurit KRI Diponegoro-365 yang menyajikan hidangan berupa nasi goreng, bakso dan juga onde-onde mendapatkan perhatian dan daya tarik tersendiri. Pakaian yang digunakan oleh para prajurit ini menggunakan pakaian ciri khas dari Tari Saman dengan berbagai warna yang berbeda membuat para tamu sangat menyukai khas dari hidangan dan budaya Indonesia.

"Mereka yang datang menyukai menu nasi goreng dan onde-onde, terutama onde-onde karena saya membuat agak sedikit berbeda dari onde-onde pada biasanya, saya tambahkan coklat dan semuanya suka", ujar Ass. Kadiv Minlog Letda Laut (S) Novianto Dwiandhika dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id, Ahad (7/8).

Stand tempat Indonesia ini paling diminati para pengunjung dari peserta Rimpac 2016, menu hidangan yang khusus dibuatkan untuk 200 orang tersebut habis dalam waktu kurang dari satu jam saja.

Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan Sea Phase, sesi terakhir acara penutupan yang berlangsung meriah dilaksanakan pada tanggal 4 Agustus 2016 di kapal induk USS. John C. Stennis, dalam acara ini turut dihadiri oleh Vice Admiral Nora Tyson yaitu Laksamana berbintang tiga perempuan yang menjabat sebagai Commander U.S. Third Fleet dan perwakilan AL peserta Rimpac. Dalam acara penutupan ini para prajurit dari berbagai negara menampilkan hidangan dan khas budaya dari masing- masing.

"Rimpac memberikan kesempatan pelatihan unik yang membantu peserta membina dan mempertahankan hubungan kerjasama penting untuk memastikan keamanan jalur laut dan keamanan di lautan di dunia," katanya.

Diselenggarakan oleh AS Pacific Fleet, dalam penutupan Rimpac 2016 VADM Nora Tyson selaku Komandan AS Armada 3 mengatakan Rimpac 2016 merupakan keberhasilan yang wajar tanpa pengecualian, kolaborasi dan kekompakan antara peserta membuktikan bahwa kami dapat beroperasi secara efektif dengan negara-negara mitra kami dan bahwa kami akan siap jika atau ketika kita mendapatkan perintah.

"Kami beroperasi sebagai tim yang efektif sekaligus memperkuat keterampilan masing-masing dari setiap peserta. Rimpac ini belum berakhir, di tahun 2018 yang akan datang latihan bersama Multilateral ini akan berlanjut", ujar Nora Tyson.


  ✈ Republika  

Minggu, 07 Agustus 2016

[Video] Ujicoba R-Han 122B

Di Pantai Setrojenar https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi7u4zdIrpuERDaABm6dBLCvEBNjdxACmPs6ng7mM1Lbdlk4uhTPYTLR63pezTWizWQLuap-KA2CXkfOVNdFPtb5tyzJbJAiL2oSZLkEbYjT00E9zQaC4LEIYkPTtxVb8JgCMg9sfNR3I4y/s1600/2016-08-06+at+uji+coba+RHAN+122B+di+Pantai+Setrojenar.jpgPeluncuran Roket Rhan 122 [def.pk] 

Beberapa hari lalu ketika TNI AD mencoba MLRS Astros produksi Brasil, Konsorsium Roket Nasional yang terdiri dari Kemhan, Kemristek, Dikti, LAPAN, PT. DI, PT. Pindad, dan PT. Dahana telah mengujicoba roket kaliber 122 mm dengan nama R-Han 122B.

Pada Januari lalu Konsorsium ini juga telah mengujicoba roket dengan jarak sekitar 23 km. Namun beberapa hari lalu, ujicoba roket rancangan para pemuda dan pemudi Indonesia berkembang lebih baik dan mampu menjangkau jarak sekitar 32 km.

Berikut dibawah sekilas video diambil dari Youtube :


  ✈ Garuda Militer  

Produsen Seragam Militer Incar Pasar Eropa

http://img.antaranews.com/new/2011/02/ori/20110207040305sritex040211.jpgIlustrasi produk Sritex [antara]

PT Sri Rezeki Isman Tbk (SRIL) atau Sritex tengah mengincar tiga negara baru di kawasan Eropa untuk memperbesar pangsa pasar ekspornya.

Sekretaris Perusahaan SRIL, Welly Salam mengatakan, perseroan sampai saat ini masih dalam tahap pendekatan kepada tiga negara kawasan Eropa.

"Ada beberapa negara Eropa untuk kami penetrasi lagi, tapi masih dalam tahap pendekatan. Ada tiga negara di Eropa yang dibidik," ujar Welly kepada Kompas.com, Minggu (7/8/2016).

Rencananya, produk yang akan di ekspor ke tiga negara yang belum bisa disebutkan namanya tersebut terdiri dari produk militer dan fashion.

"Ini untuk segmen militer dan juga ada fashion," tandas Welly.

Welly mengungkapkan, keputusan perseroan untuk memperbesar pasar ekspornya juga didorong oleh kondisi di kawasan tersebut, yang saat ini tengah menjadi incaran dari serangan terorisme.

"Karena kondisi itu, membuat mereka akan tambah jumlah yang lebih banyak," ucap Welly.

Welly menyebutkan, proses pendekatan terhadap ketiga negara tersebut ditargetkan perseroan akan selesai pada akhir tahun 2017 mendatang.

"Sekarang masih proses. Paling lambat akhir tahun depan sudah deal," ucapnya.

Saat ini, negara tujuan ekspor perseroan sudah mencapai 36 negara untuk seragam militer.

Sekadar informasi, ruang lingkup kegiatan SRIL meliputi usaha-usaha dalam bidang industri pemintalan, penenunan, pencelupan, pencetakan, penyempurnaan tekstil dan pakaian jadi.

Untuk bisnis seragam, SRIL dipercaya menjadi produsen seragam tentara Jerman dan sejumlah negara NATO lainnya.

  ✈ Kompas  

Panser Baru Produksi PT Pindad Diluncurkan Desember 2016

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiJ8hNA7-3ZQhDbE05wrXHe6tAx8F1epnWp1s1jO650EILSngMMmQJx7orbb2ZHDBtglkQeA4TU95UnwBFBiPnXUehFEIDjmS_9v-scWOBQQv8KANmQsLBHPn0dTEy9c9AmJpFYCOX3D3fV/s1600/badak-3defpk.jpgPanser Badak

Dua panser baru buatan PT Pindad dipamerkan ajang Car Free day, Jalan Slamet Riyadi, kawasan Ngarsopuro, Solo.

Dua alutsista tersebut adalah Panser Badak dan Panser Anoa 2. PT Pindad belum memroduksinya secara massal.

Marketing PT Pindad, Fidiarto mengatakan, Pindad berencana meluncurkan produk tersebut pada Desember 2016.

"Ini masih proses sertifikasi, nanti Desember akan kita launching," kata Fidiarto di CFD Jl Slamet Riyadi, Minggu (7/8/2016).

Selain dua panser baru tersebut, juga dipamerkan satu panser yang sudah lama diproduksi massal, yakni Panser Anoa.

"Panser Anoa 2 itu pengembangan dari Anoa ini, lalu baru kita buat yang Badak," lanjut dia.

Pameran tersebut merupakan rangkaian acara peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) yang akan dipusatkan di Gelora Manahan pada 10 Agustus 2016. (*)


  ✈ Tribunnews  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...