Jumat, 24 Maret 2017

Pesawat Militer AS Mendarat Darurat

Di Bandara AcehPesawat Militer AS Mendarat di Aceh (Agus-detikcom) ☆

Pesawat militer Amerika Serikat (AS) mendarat darurat di Bandara Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar, Aceh. Pesawat tersebut diduga mengangkut barang dan anggota militer.

Pantauan detikcom Kamis (24/3/2017), pukul 16.00 WIB, pesawat berwarna putih dengan bagian bawah warna abu-abu itu parkir di salah satu sudut bandara. Di lambung pesawat terdapat bendera AS dan kode "OF". Pada bagian badan pesawat juga terdapat tulisan "United States Air Force".

Beberapa petugas militer AS terlihat berdiri tak jauh dari pesawat. Mereka di sana beberapa kali terlihat berbincang dengan petugas bandara.

Para militer yang berjumlah beberapa orang ini keluar masuk ke dalam pesawat. Mobil double cabin warna kuning milik bandara sempat mendekat ke lokasi pesawat parkir.

Informasi dihimpun detikcom, pesawat tersebut mendarat darurat di Bandara SIM sekitar pukul 13.00 WIB, Jumat (24/3/2017) siang tadi. Dugaannya, pesawat tersebut mengalami kerusakan pada bagian mesin.

Saat pesawat mendarat, beberapa mobil pemadam kebakaran sempat siaga. Hingga saat ini, pihak terkait belum mau memberikan keterangan terkait mendaratnya pesawat AS tersebut.
 

  ☠ detik  

155 Simpatisan Kelompok Bersenjata Menyerahkan Diri

Di Papua 150 orang mantan simpatisan kelompok bersenjata, kembali ke pihak pemerintah Indonesia (Dok Dispen TNI AD) ☆

Sebanyak 155 orang simpatisan kelompok bersenjata di Sinak, Kabupaten Puncak, Papua, 'turun gunung'. Mereka kemudian menyatakan kesetiaannya pada Republik Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat lewat keterangan tertulis yang diterima detikcom, Jumat (24/3/2017). Disebutkan, pihak tentara melakukan pendekatan manusiai untuk mengajak mereka bergabung dengan Indonesia.

"Dengan pendekatan humanis dan menyentuh yang dilakukan oleh Danramil 1714-14/Sinak Lettu Inf Yusuf Rumi," begitu bunyi keterangan dari TNI.

155 Orang itu termasuk Utaringgen Telenggen. Mereka turun gunung dan mendatangi Markas Koramil Sinak pada 15 Maret pukul 14.30 WIT, didampingi Pendeta Zakarias Tabuni. Pada Senin (20/3), ratusan orang itu kemudian mendatangi acara peresmian Kantor Kas BPD Papua. Di situ ada Bupati Puncak Jaya Wilem Wandik.

TNI: 155 Simpatisan Kelompok Bersenjata di Papua Menyerahkan Diri150 Orang mantan simpatisan kelompok bersenjata, kembali ke pihak pemerintah Indonesia (Dok Dispen TNI AD)

Dalam acara itu, Wilem memberi sehelai bendera Merah Putih ke Utaringggen Telenggen dan 154 simpatisan kelompok bersenjata itu. Kini ratusan orang itu benar-benar kembali ke pangkuan pihak Indonesia. Namun mereka meminta aspirasi mereka dipenuhi.

Aspirasi mereka adalah mendapatkan rumah honai yang layak dan sehat, juga meminta jaminan keamanan dari TNI dan Polri karena masih terancam dengan kelompok bersenjata pimpinan Lekagak Telenggen dan Gombanik Telenggen. Mereka adalah orang-orang dari Kampung Weni dan Kampung Rumagi Distrik Mageabume, Puncak Jaya. (dnu/imk)
 

  ☠ detik  

Laboratorium Dislitbang Ujikan Materil Alkap TNI AD

Mekatronik Mortir 81 mm generasi kedua (TNI AD) ☆

Hari kedua insan media nasional ke satuan Angkatan Darat mengunjungi laboratorium uji materil milik Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Darat (Dislibangad) di Batujajar, Bandung, Kamis (23/3/2017).

Berbagai proses uji materiil meliputi uji munisi dan senjata, uji pelumas, uji kendaraan taktis dan kendaraan tempur, uji accu dan solar cell dan berbagai uji perlengkapan latihan perorangan serta pengembangan dan pengujian materiil alutsista TNI AD.

Kepala Laboratorium Dislitbangad Letkol Cpl. Simon P. Kamlasi mengatakan, Laboratium uji Dislitbangad tidak hanya menguji materiil yang telah dikembangkan oleh TNI AD, tetapi juga melakukan uji materiil hasil penelitian dan pengembangan yang dilakukan oleh akademisi dan peneliti diluar TNI AD.

http://www.koran-jakarta.com/images/article/phpyvzhf2_resized.jpgDikatakan Letkol Simon P. Kamlasi, Dislitbangad membuka peluang kepada seluruh pihak termasuk Perguruan Tinggi Ketekhnikan seperti ITB dan ITS untuk bersama Dislitbangad untuk penelitian dan pengembangan alutsista TNI khususnya TNI AD.

Selain melakukan uji materiil, Laboratorium Uji Dislitbangad juga melakukan sertifikasi terhadap materiil yang telah lulus pengujian untuk diproduksi massal dan digunakan bagi kepentingan Angkatan Darat.

Koordinator Kunjungan awak media Kolonel Inf. Benny Bintoro menyampaikan, dengan mengenal lebih dekat satuan-satuan jajaran Angkatan Darat. Melalui media massa diharapkan masyarakat dapat juga mengenal satuan-satuan yang terdapat di Angkatan Darat.

Disamping itu sekaligus menginformasikan kepada masyarakat luas tentang tugas dan fungsi satuan-satuan Angkatan Darat bahwa TNI AD bekerja keras mengembangkan sistem pertahanannya untuk mengawal tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.
 

  ☠ TNI AD  

Pangarmabar Saksikan Uji Coba HDPE Boat

HDPE Boat produksi PT. Sari Multi Raya Artha ☆

Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., menyaksikan pelaksanaan uji coba high density polyethelene (HDPE) Boat di perairan Komplek Satuan Koarmabar I Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (22/3).

Dalam uji coba HDPE Boat tersebut, Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., didampingi Kepala Staf Koarmabar (Kasarmabar) Laksamana Pertama TNI Yudo Margono, S.E., Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) III Jakarta Laksamana Pertama TNI Muchammad Richad, S.H., M.M., para pejabat utama Koarmabar serta Direktur II PT. Sari Multi Raya Artha Indiana dan Direktur Teknik PT. Sari Multi Raya Artha Hari Supriyadi.

HDPE Boat merupakan kapal jenis speed boat yang dirancang khusus sehingga tetap mengapung walaupun dalam kondisi darurat dikarenakan mempunyai kontruksi desain berbahan material high density polyethelene (HDPE) dan dibuat dengan dua lapis yang diisi dengan polystyrene blocks.

Uji coba HDPE Boat produksi PT. Sari Multi Raya Artha tersebut, diawaki prajurit Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska) Koarmabar melakukan uji kecepatan dan manuver dengan kecepatan tinggi. Selain itu, juga dilakukan uji coba bahan material HDPE dengan tembakan menggunakan senjata laras panjang jenis SS-1 dengan peluru tajam.

Usai menyaksikan pelaksanaan uji coba HDPE Boat, Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., melakukan pengecekan kendaraan tempur sea raider Satkopaska Koarmabar.
 

  ☠ TNI AL  

Honeywell Signs 34 Aircraft Engine Contract with PT Dirgantara Indonesia

Honeywell has been selected by PT Dirgantara Indonesia to supply 34 TPE331 turboprop engines for its NC212i aircraft over the next four years.

Honeywell is expected to deliver the first six engines in 2017, with the rest to be delivered through 2020.

Honeywell will also provide complimentary TPE331 training for six PTDI engineers to promote line-maintenance skills and to transfer technical knowledge to locally based companies.

“PTDI’s new generation NC212i aircraft is an exceptional aircraft that suits Southeast Asia’s need for a variety of missions, including maritime and coast guard patrol, passenger, troop and cargo transport, search and rescue, and medical evacuation. As a key high-growth region for Honeywell, we are committed to supporting aircraft operators and manufacturers such as PTDI as they expand their capabilities across the region,” said Mark Burgess, vice president, APAC, Defense and Space, Honeywell Aerospace. “We are excited and confident to see Honeywell’s TPE331 engine deliver swifter throttle response and increased fuel efficiency — for maximum mission performance.”

The TPE331 was Honeywell’s first turboprop engine, originally designed more than 50 years ago, and the first commercial version received its Supplemental Type Certificate from the Federal Aviation Authority in 1965. Throughout this time, Honeywell has made numerous improvements to the power section and gearbox, which have allowed the engine to prove itself in demanding conditions around the world.

Developed for multiple applications within military, regional airline, agricultural and general aviation aircraft, the series now includes 18 engine models and 106 configurations.

Today, with more than 13,000 engines delivered and more than 122 million hours of flight time, the TPE331 is one of the most reliable and proven turboprop engines, known for its shorter takeoffs, improved fuel efficiency and lower operating costs.

“PTDI has a rigorous selection process when it comes to engines for our aircraft. Honeywell’s TPE331 engine is well-aligned with our needs for its reliability and cost efficiency,” said Budi Santoso, president director, PTDI. “We are confident that the TPE331 engine will deliver excellent performance and reliability while enhancing our aircraft capabilities. The agreement with Honeywell also further strengthens our capabilities as an aircraft manufacturer in the region.
 

  ☠ asiatraveltips  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...