Kamis, 16 November 2017

KRI Dewa Ruci sambut KRI Bima Suci

KRI Bima Suci Tiba di Jakarta https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhyZwu7ZaHa4NTWL01BMdnBbb40YEXpoiILugTKP4UZ8YZxlFea58RIwhFHkh9mB06_RUygc4JyGKQ05Hmr1SFxeSttjIdN3nhlyeqlDhCsiV40yyTauZtafbCrMLDWZHbJC7_zzY3TUaE/s1600/25072014+KRI+Clurit+641.jpgKedatangan KRI Bima Suci di Jakarta [defence.pk] ☆

Kapal layar latih tiang tinggi KRI BIma Suci tiba di Jakarta disambut pendahulunya KRI Dewa Ruci di tenggara Pulau Damar, Kepulauan Seribu, Jakarta, Kamis pagi.

KRI Dewa Ruci yang dikomandani Letkol Laut (P) Rahadian Rahmadi, dan membawa 30 purnawirawan TNI Angkatan Laut, bertolak dari JICT II Tanjung Priok pada pukul 05.30 WIB menuju tenggara Pulau Damar, Kepulauan Seribu.

Satu setengah jam berlalu, KRI Dewa Ruci pun tepat berhadapan dengan KRI BIma Suci. Kedua kapal layar latih tiang tinggi pun saling memberikan penghormatan parade lambung.

Usai prosesi penghormatan parade lambung, KRI Dewa Ruci pun bergerak memandu KRI BIma Suci menuju Dermaga JICT II, untuk menjalani proses sandar di dermaga tersebut.

Tepat pukul 08.30 KRI Dewa Ruci sandar di dermaga dan disambut atraksi drum band siswa siswi SMP Hang Tuah 2. Berselang sekitar 30 menit kemudian KRI BIma Suci pun sandar di dermaga yang sama untuk menjalani upacara penyambutan oleh Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, dihadiri Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Ade Sopandi dan sejumlah menteri Kabinet Indonesia Kerja.

Kedatangan kapal kelas layar latih Barque itu disambut atraksi sendratari bertajuk "BIma Suci" oleh Sanggar Tari Sasana Budaya.

KRI BIma Suci dibuat di galangan kapal Construcciones Navales Paulino Freire, Vigo, Spanyol, selama 22 bulan. Kapal bernomor lambung 945 tersebut bertolak ke Indonesia pada 18 September 2017, menyinggahi 9 kota di 5 negara dengan jarak tempuh 11.170 NM.

Kapal yang memiliki panjang 111,20 meter itu dikomandani Letkol Laut (P) Widiyatmoko Baruno Aji dan membawa 171 personel termasuk seorang jurnalis Perum Kantor Berita Antara.

Kapal perangqa1 jenis layar latih KRI BIma Suci akan berada di Jakarta hingga 22 November untuk menggelar ?open ship? sebelum berlayar ke Sabang, untuk mengikuti ?Sail Sabang? dan bertolak menuju Surabaya.

  ★ Antara  

Negosiasi dengan KKB di Papua Dibatasi Waktu

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhyZwu7ZaHa4NTWL01BMdnBbb40YEXpoiILugTKP4UZ8YZxlFea58RIwhFHkh9mB06_RUygc4JyGKQ05Hmr1SFxeSttjIdN3nhlyeqlDhCsiV40yyTauZtafbCrMLDWZHbJC7_zzY3TUaE/s1600/25072014+KRI+Clurit+641.jpgJika negosiasi gagal, Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan, ada cara lain untuk mengatasi konflik di Tembagapura. (CNN Indonesia/Hesti Rika Pratiwi) ☆

Negosiasi antara aparat keamanan dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua, dibatasi waktu. Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal Gatot Nurmantyo berkata, saat ini perundingan masih dilakukan pihak KKB dan aparat.

Menurutnya, perundingan tak akan dilakukan selamanya. Jika negosiasi tidak berhasil, Gatot berkata ada cara lain untuk mengatasi konflik di Tembagapura.

"Kalau negosiasi tidak mau, semuanya tidak mau, malah menantang, itu kan lain ceritanya nanti," tutur Gatot usai mengisi acara Rapat Kerja Nasional Partai NasDem di Kemayoran, Jakarta, Kamis (16/11).

Gatot mengklaim tentara dan polisi sudah mempersiapkan armada untuk menghadapi segala kemungkinan di Papua.

Ia juga berkata, senjata yang digunakan KKB di Papua merupakan hasil rampasan dari aparat. Menurutnya, KKB tak membeli atau mendapat senjata itu dari aparat.

"Negara harus hadir di mana pun juga, dan melindungi masyarakat di mana pun juga, dan itu TNI akan hadir apapun costnya," ujarnya.

Aksi KKB di Tembagapura, Mimika, Rabu (15/11) lalu telah mewaskan seorang Brigadir Mobil (Brimob) Polda Papua Brigadir Firman. Selain itu, satu orang anggota Brimob Polda Papua lainnya, Brigadir Kepala Yongky Rumte mengalami luka tembak di bagian punggung.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto mengatakan polisi masih melakukan penyelidikan atas kejadian ini hingga sekarang.

Aksi teror oleh KKB di wilayah Tembagapura sudah berlangsung lebih dari tiga pekan.

Sebelum Firman, Anggota Brimob Polda Papua Detasemen B Mimika, Brigadir Satu Berry Pernama Putra, juga tewas tertembak saat mengejar kelompok kriminal bersenjata pimpinan Sabinus Waker, pada 22 Oktober. Sementara, empat rekannya mengalami luka-luka. (pmg)

  ★ CNN  

Rabu, 15 November 2017

Pangarmabar Tinjau Kesiapan Satgas Uji Coba Penembakan Rudal C 705

KRI Clurit 641 [poskota]

Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., meninjau kesiapan Satgas Uji Coba Penembakan Rudal C 705. Dalam peninjauan tersebut, Pangarmabar memberikan pengarahan kepada Komandan beserta Prajurit KRI Kujang-642 dan KRI Curit-641 yang tergabung dalam Satgas Uji Coba Penembakan Rudal C 705 dan Terpedo SUT bertempat di geladak buritan KRI Kujang yang sedang sandar di dermaga semenanjung timur PT PAL Surabaya. Selasa (14/11).

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos melakukan pengecekan kesiapan teknis KRI maupun prajurit pengawak yang akan melaksanakan uji coba penembakan Rudal C 705. Rencana penembakan tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 17 November 2017 di Perairan Utara Laut Bali.

Dalam pengarahannya, Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., memberikan pesan dan motivasi kepada seluruh prajurit yang terlibat agar memiliki keyakinan dan kepercayaan diri dalam melaksanakan uji coba penembakan tersebut sehingga tugas yang diemban dapat terlaksana dengan optimal. Dimana untuk mencapai keberhasilan tugas, dibutuhkan kerja keras melalui proses latihan yang dilaksanakan dengan sungguh-sungguh.

Selanjutnya, Pangarmabar memerintahkan kepada seluruh prajurit sebelum memulai kegiatan untuk senantiasa berdoa kepada Tuhan YME, agar diberikan kelancaran, kemudahan, keselamatan serta keberhasilan dalam melaksanakan kegiatan uji coba penembakan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Asops Pangarmabar, Aslog Pangarmabar, Kadiskomlekarmabar serta Dansatkatarmabar selaku Dansatgas Uji Coba Penembakan Rudal C 705 dan Terpedo SUT.

  ★ Koarmabar  

TNI AL Lanjutkan Pengadaan Alutsista Tempur

Ganti Alutsista Lama BMP3F Marinir

Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Ade Supandi, mengatakan pihaknya akan melanjutkan pengadaan alat utama sistem senjata (alutsista) pendukung kekuatan tempur Korps Marinir. Pengadaan tersebut salah satunya dimaksudkan untuk mengganti alutsista yang telah berusia tua.

"Marinir akan melanjutkan pengadaan 27 unit Tank Amfibi, 22 Unit Ranpur Angkut Personel serta beberapa unit Ranratfib, Rantis, dan Ranratfib angkut artileri sekaligus menghapus sejumlah alutsista berusia tua," kata Ade Supandi dalam amanatnya saat memimpin upacara Peringatan HUT Ke-72 Korps Marinir, di Bhumi Marinir Cilandak pada Rabu, 15 November 2017.

Menurut Ade, rencana pengadaan itu juga sejalan dengan rencana pembangunan kekuatan Korps Marinir yang mengacu pada kebijakan program pembangunan TNI AL dalam rangka mencapai kekuatan pokok minimum (Minimum Essential Force/MEF). Ia mengatakan, marinir harus tetap membina kemampuan profesional dalam mengawal keutuhan NKRI.

Ade menilai hari ulang tahun Korps Marinir ke 72 ini merupakan momen tepat untuk terus memantapkan jati diri dan mengabdi pada bangsa dan negara. "Sebagai prajurit Marinir dituntut profesional. Asah dan bina kemampuan serta pertajam naluri tempur. Sebab, hal ini penting untuk menyongsong setiap perubahan tantangan penugasan mendatang," kata dia.

Selain modernisasi alutsista, Ade mengatakan pihaknya merencanakan pembentukan Pasukan Marinir (Pasmar) 3 di Sorong. Ia juga ingin membentuk Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) di Pontianak, Tarakan dan Sorong.

Sejumlah aksi digelar untuk memperingati HUT Korps Marinir hari ini. Beberapa aksi yang digelar adalah Demo Kombinasi Pencak Silat, Demo Senam Perahu Karet, Senam Balok, Rampak Beduk dan Demo Free Fall.

  ★ Tempo  

[Teror] 1.300 Warga yang Ditahan Kelompok Bersenjata Papua Harus Diselamatkan

Apa Pun Caranya Ilustrasi Marinir

Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta aparat keamanan untuk menyelamatkan warga yang ditahan oleh kelompok bersenjata di Papua.

Seperti diketahui, ada 1.300 orang dari dua desa, yakni Desa Kimbely dan Desa Banti, Kecamatan Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua, dilarang keluar dari kampung itu oleh kelompok bersenjata.

"Harus menyelamatkan rakyat apa pun caranya," ujarnya di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (14/11/2017).

Wapres menilai, aparat keamanan harus mengambil langkah tegas terhadap setiap upaya yang dilakukan oleh kelompok bersenjata dan mengancam hidup rakyat Indonesia.

Meski demikian, Wapres mengingatkan, upaya persuasif tetap harus dikedepankan. Hal itu penting agar menghindari korban jiwa akibat penyanderaan itu.

"Polisi dan TNI kan sudah mengusahakan dan juga pemerintah sana untuk menyelesaikan itu secara persuasif, secara dialog," kata Kalla.

Saat ditanya soal motif atau penyebab kelompok bersenjata menahan 1.300 orang di Papua, Kalla mengaku tidak tahu dengan jelas.

Menurut dia, semua kelompok bersenjata, apalagi separatis, tentu melakukan perlawanan terhadap pemerintah.

  ★ Kompas  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...