Liputan tvOneNewsPemerintah Indonesia memastikan bahwa empat tower Wisma Atlet Kemayoran telah selesai diperbaiki dan dirapihkan sehingga siap 100 persen digunakan sebagai Rumah Sakit (RS) Darurat Covid-19 sekaligus rumah isolasi khusus bagi para pasien.
Senin, 23 Maret 2020
[Video] Rumah Sakit Pulau Galang
Dipublikasikan KompasTVMenteri PUPR, Basuki Hadimulyono memastikan pengerjaan rumah sakit khusus corona di Pulau Galang hampir rampung dan siap digunakan.
Basuki yakin pada 28 Maret mendatang sudah tersedia ruang untuk observasi dan isolasi pasien positif corona.
Menurut rencana, presiden Joko Widodo langsung yang akan memantau perkembangan pembangunan RS khusus penanganan corona di Pulau Galang, Kepulauan riau.
Sebelumnya, pemerintah Indonesia akan segera menyiapkan rumah sakit khusus penanganan Covid-19 atau virus corona, menyusul sudah adanya warga Indonesia yang dinyatakan positif terjangkit virus corona.
Lokasi rumah sakit khusus untuk pasien corona ini akan dibangun di Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau. Namun pemerintah tidak membangun dari awal seperti yang dilakukan di China, melainkan akan merenovasi rumah sakit lama yang dulunya digunakan sebagai camp pengungsian warga negara Vietnam.
Bangunan bekas pengungsian Vietnam adalah bekas penampungan pencari suaka asal Vietnam yang kini difungsikan sebagai tempat wisata sejarah. Lokasinya berjarak sekitar 1,5 jam dari pusat Kota Batam.
Menindaklanjuti rencana ini, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, hari ini, Rabu (4,3,2020) meninjau lokasi tersebut. Menurut Panglima, Rumah sakit ini ditargetkan bisa menampung kurang lebih 1.000 pasien.
"Rencananya kita akan membangun atau merenovasi dengan kapasitas 1.000 pasien. Selain itu kita akan siapkan ruang isolasi sesuai aturan kesehatan 2 persen dari jumlah kamar itu," kata Hadi kepada wartawan.
Basuki yakin pada 28 Maret mendatang sudah tersedia ruang untuk observasi dan isolasi pasien positif corona.
Menurut rencana, presiden Joko Widodo langsung yang akan memantau perkembangan pembangunan RS khusus penanganan corona di Pulau Galang, Kepulauan riau.
Sebelumnya, pemerintah Indonesia akan segera menyiapkan rumah sakit khusus penanganan Covid-19 atau virus corona, menyusul sudah adanya warga Indonesia yang dinyatakan positif terjangkit virus corona.
Lokasi rumah sakit khusus untuk pasien corona ini akan dibangun di Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau. Namun pemerintah tidak membangun dari awal seperti yang dilakukan di China, melainkan akan merenovasi rumah sakit lama yang dulunya digunakan sebagai camp pengungsian warga negara Vietnam.
Bangunan bekas pengungsian Vietnam adalah bekas penampungan pencari suaka asal Vietnam yang kini difungsikan sebagai tempat wisata sejarah. Lokasinya berjarak sekitar 1,5 jam dari pusat Kota Batam.
Menindaklanjuti rencana ini, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, hari ini, Rabu (4,3,2020) meninjau lokasi tersebut. Menurut Panglima, Rumah sakit ini ditargetkan bisa menampung kurang lebih 1.000 pasien.
"Rencananya kita akan membangun atau merenovasi dengan kapasitas 1.000 pasien. Selain itu kita akan siapkan ruang isolasi sesuai aturan kesehatan 2 persen dari jumlah kamar itu," kata Hadi kepada wartawan.
Minggu, 22 Maret 2020
TNI AU Gelar Latihan Combat SAR
Di Lanud Iswahjudi
Latihan Combat SAR dengan helikopter Super Puma TNI ☆
Salah satu materi latihan yang diujikan pada latihan satuan Lanud Iswahjudi dengan sandi Elang Gesit 2020 adalah pelaksanaan Combat SAR, Kamis (19/3/2020). Combat SAR merupakan latihan dalam menguji kesiap-siagaan sejumlah satuan di jajaran Lanud Iswahjudi dan Insub dalam upaya pencarian dan penyelamatan penerbang pesawat tempur yang melakukan Eject karena pesawatnya tertembak jatuh oleh musuh di medan pertempuran.
Sejumlah unsur satuan yang terlibat pada latihan ini diantaranya, PLLU, prajurit Batalyon Komando 463 Paskhas, personel kesehatan, Satpomau, Pemadam Kebakaran dan Intelijen. Pelaksanaan latihan ini juga melibatkan pesawat helikopter yang digunakan untuk pencarian korban, sekaligus mengevakuasinya dari daerah musuh ke daerah aman. Pentingnya upaya pencarian dan penyelamatan korban ini karena seorang penerbang tempur merupakan asset yang sangat berharga bagi pihak musuh untuk mendapatkan berbagai informasi penting, sekaligus sebagai tawanan perang yang bernilai tinggi.
Pada pelaksanaannya, latihan Combat SAR ini diskenariokan bahwa, pesawat tempur T-50i Golden Eagle dari Skadron Udara 15, Lanud Iswahjudi tertembak jatuh oleh musuh di medan pertempuran. Sang penerbang yang diperankan oleh Letda Pnb Silmi berhasil menyelamatkan dirinya dengan melakukan eject dari pesawat.
Dari berbagai informasi yang diterima, koordinat keberadaan sang penerbang telah didapatkan. Upaya pencarian dan penyelamatanpun dilakukan menggunakan pesawat Puma HT-3315 dengan membawa sejumlah personel. Setelah tiba di lokasi keberadaan korban, satu tim Yonko 463 Paskhas langsung mengamankan lokasi sekaligus melakukan evakuasi korban dengan cara hoist atau menaikkan korban menggunakan peralatan tali ke pesawat helikopter, karena lokasinya tidak memungkinkan bagi pesawat untuk mendarat.
Selanjutnya, korbanpun langsung diterbangkan ke daerah aman untuk mendapatkan pertolongan medis selanjutnya, karena saat melaksanakan eject, korban mengalami patah tulang pada bagian kakinya dan sejumlah luka lainnya.
Sebelum mendarat di lokasi aman yang diskenariokan berlokasi di main apron Lanud Iswahjudi, sejumlah unsur yang terlibat pada latihan Combat SAR ini telah siap sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing, baik dalam hal pengamanan, penanganan korban oleh tim kesehatan maupun oleh unsur satuan lainnya seperti Satpom, PLLU, Intelijen dan unsur satuan lainnya.
Latihan Elang Gesit 2020 merupakan latihan satuan Lanud Iswahjudi yang bertujuan untuk menguji kesiap-siagaan semua satuan dan staf di jajaran Lanud Iswahjudi termasuk satuan Insub.
Latihan Combat SAR dengan helikopter Super Puma TNI ☆Salah satu materi latihan yang diujikan pada latihan satuan Lanud Iswahjudi dengan sandi Elang Gesit 2020 adalah pelaksanaan Combat SAR, Kamis (19/3/2020). Combat SAR merupakan latihan dalam menguji kesiap-siagaan sejumlah satuan di jajaran Lanud Iswahjudi dan Insub dalam upaya pencarian dan penyelamatan penerbang pesawat tempur yang melakukan Eject karena pesawatnya tertembak jatuh oleh musuh di medan pertempuran.
Sejumlah unsur satuan yang terlibat pada latihan ini diantaranya, PLLU, prajurit Batalyon Komando 463 Paskhas, personel kesehatan, Satpomau, Pemadam Kebakaran dan Intelijen. Pelaksanaan latihan ini juga melibatkan pesawat helikopter yang digunakan untuk pencarian korban, sekaligus mengevakuasinya dari daerah musuh ke daerah aman. Pentingnya upaya pencarian dan penyelamatan korban ini karena seorang penerbang tempur merupakan asset yang sangat berharga bagi pihak musuh untuk mendapatkan berbagai informasi penting, sekaligus sebagai tawanan perang yang bernilai tinggi.
Pada pelaksanaannya, latihan Combat SAR ini diskenariokan bahwa, pesawat tempur T-50i Golden Eagle dari Skadron Udara 15, Lanud Iswahjudi tertembak jatuh oleh musuh di medan pertempuran. Sang penerbang yang diperankan oleh Letda Pnb Silmi berhasil menyelamatkan dirinya dengan melakukan eject dari pesawat.
Dari berbagai informasi yang diterima, koordinat keberadaan sang penerbang telah didapatkan. Upaya pencarian dan penyelamatanpun dilakukan menggunakan pesawat Puma HT-3315 dengan membawa sejumlah personel. Setelah tiba di lokasi keberadaan korban, satu tim Yonko 463 Paskhas langsung mengamankan lokasi sekaligus melakukan evakuasi korban dengan cara hoist atau menaikkan korban menggunakan peralatan tali ke pesawat helikopter, karena lokasinya tidak memungkinkan bagi pesawat untuk mendarat.
Selanjutnya, korbanpun langsung diterbangkan ke daerah aman untuk mendapatkan pertolongan medis selanjutnya, karena saat melaksanakan eject, korban mengalami patah tulang pada bagian kakinya dan sejumlah luka lainnya.
Sebelum mendarat di lokasi aman yang diskenariokan berlokasi di main apron Lanud Iswahjudi, sejumlah unsur yang terlibat pada latihan Combat SAR ini telah siap sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing, baik dalam hal pengamanan, penanganan korban oleh tim kesehatan maupun oleh unsur satuan lainnya seperti Satpom, PLLU, Intelijen dan unsur satuan lainnya.
Latihan Elang Gesit 2020 merupakan latihan satuan Lanud Iswahjudi yang bertujuan untuk menguji kesiap-siagaan semua satuan dan staf di jajaran Lanud Iswahjudi termasuk satuan Insub.
Langganan:
Postingan (Atom)