Kamis, 23 September 2021

KSAL Dukung Modernisasi Alutsista

⚓️ TNI AL Akan Diperkuat 2 Kapal Perang Desain Inggris AH 140 [Babcock]

Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut dalam waktu dekat ini akan memiliki tambahan Alutsista baru, yaitu dua buah kapal perang canggih jenis Fregat sepanjang 140 meter yang akan memperkuat pertahanan dan keamanan di perairan Indonesia.

Rencana itu diperkuat dengan langkah Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto yang telah menghadiri penandatanganan antara PT PAL dan Babcock Internasional dalam pengadaan Kapal Perang Republik Indonesia TNI Angkatan Laut Frigat Type 31 Arrowhead 140 di Inggris pada tanggal 16 September 2021 lalu.

Dengan kesepakatan itu, PT PAL memiliki lisensi desain yang dapat memungkinkan untuk membangun dua buah kapal perang jenis Fregat di Indonesia dengan modifikasi desain untuk TNI Angkatan Laut.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono menyambut baik rencana pembelian dua kapal perang Fregat pabrikan Babcock International yang bermarkas di Inggris itu.

FREMM [Fincantieri]

Menurut Kasal, saat ini usia kapal perang yang dimiliki TNI Angkatan Laut rata-rata sudah tua, bahkan ada beberapa kapal perang yang usianya diatas 40 tahun.

Dengan demikian, lanjutnya, modernisasi Alutsista, khususnya kapal perang TNI Angkatan Laut adalah sebuah keniscayaan yang harus dilakukan untuk memperkuat pertahanan laut Indonesia.

Orang nomor satu di lingkungan TNI Angkatan Laut itu menjelaskan, sejauh ini kapal perang yang dimiliki oleh TNI Angkatan Laut rata-rata memiliki ukuran panjang di bawah 100 meter. Sehingga, dengan kehadiran dua kapal perang Frigat yang panjangnya 140 meter yang didesain Babcock International itu diharapkan dapat menambah performa kekuatan TNI Angkatan Laut dalam menjaga keamanan dan pertahanan di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Harapannya dengan kapal yang panjangnya 140 meter yang dipesan Kemhan ini dapat memiliki waktu endurance yang lebih lama di lautan, dan tentunya peralatannya juga harus canggih menyesuaikan dengan perkembangan saat ini, tentunya yang lebih canggih dibandingkan dengan kapal-kapal yang sekarang," kata KSAL Laksamana TNI Yudo Margono saat meninjau serbuan vaksinasi di Sentra Ekonomi Mangga Dua Square, Jakarta Utara, Rabu, 22 September 2021.

Ilustrasi frigate Maestrale [istimewa]

Lebih jauh lagi Kasal menjelaskan, salah satu tantangan TNI Angkatan Laut dalam menjaga wilayah perbatasan adalah luasnya wilayah perairan Indonesia yang sangat mungkin dapat menjadi titik rawan di jalur laut.

Dengan demikian, dia menegaskan, modernisasi kapal-kapal TNI Angkatan Laut dan penambahan kapal-kapal baru dengan Alutsista TNI Angkatan Laut menjadi kebutuhan untuk memperkuat pertahanan laut Indonesia.

"Kita tahu semua bagaimana kondisi di perbatasan kita yang sangat luar biasa. Kita memiliki 10 perbatasan laut dan di situlah tempat kerawanan strategis. Sehingga dengan modernisasi kapal-kapal yang tua dan kapal-kapal baru dengan Alutsista yang lebih canggih harapannya kedepan TNI Angkatan Laut bisa lebih kuat dan berlaga khususnya di lautan," ujarnya.

 ⚓️ 
Vivanews  

Yonbekang 2 Kostrad Turut Andil Dalam Latihan Pemantapan Operasi Hanlan Korpaskhas

 💂 🏍Pengepakan kendaraan ATV dan Mortir 81mm oleh Yonbekang [Kostrad] 💂

Dalam rangka mendukung latihan pemantapan operasi pertahanan pangkalan Korpaskhas Denmatra 2 Paskhas TNI AU, Peleton Perbekud Yonbekang 2 Kostrad mendukung dalam pengepakan Mortir 81 dan ATV yang dilaksanakan di Skuadron udara 32 Lanud Abd Saleh. Malang, Senin (20/09/2021).

Prajurit yang melaksanakan pengepakan ini harus memahami prosedur yang berlaku guna terwujudnya zero accident saat latihan sehingga tujuan dan sasaran latihan yang telah direncanakan dapat tercapai.

Danyon Bekang 2 Kostrad Letkol Cba Firmanuddin Lilawangsa, S.I.P mengungkapkan bahwa pengepakan Mortir dan ATV ini adalah dalam rangka mendukung pelaksanaan latihan penerjunan bekal Denmatra 2 Paskhas dalam Latihan pemantapan operasi Hanlan Korpaskhas TNI AU.

Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat menambah pengetahuan, ketrampilan dan meningkatkan kesiapan prajurit serta sinergitas antar Matra dalam rangka menghadapi tugas operasional ke depannya yang semakin kompleks.

Kegiatan latihan ini rencananya akan dilaksanakan sampai 22 September 2021 mendatang di AWR TNI AU Pandan Wangi Lumajang.

Penerjunan ATV ini merupakan hal baru dan baru pertama dilaksanakan oleh Danmatra, sesuai dengan fungsi kita Bekang maka dari Peleton Perbekud diminta dukungannya dalam pelaksanaan Latihan ini, hal ini juga untuk meningkatkan kemampuan seluruh prajurit Yonbekang 2 Kostrad Khususnya Peleton Perbekud dalam melaksanakan penerjunan bekal dan materiil sehingga akan tercapai kesiapan operasional yang tinggi,” tambah Danyon.

Letkol Cba Firmanuddin Lilawangsa, S.I.P berpesan agar selalu berdoa dalam setiap pelaksanaan kegiatan baik latihan maupun tugas dan tetap semangat selama melaksanakan kegiatan serta tentunya tetap mengedepankan aturan dan SOP yang berlaku guna terwujudnya zero accident.

  💂 Kostrad  

TNI AL Laksanakan Latihan Samudera Shakti-21 Bersama Angkatan Laut India

 Perkuat Hubungan Bilateral dan InteroperabilitasRhib (Rigid Hull Inflatable Boat) diturunkan dalam MioEx (Maritime Interdiction Operations Exercise) atau prosedur Pengejaran Penangkapan dan Penyelidikan (Jarkaplid) sebagai rangkaian latihan Samudra Shakti. [Dispen Koarmada 1]

Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL) dalam hal ini Komando Armada (Koarmada) I melaksanakan Latihan Bersama (Latma) Samudera Shakti-21 bersama Angkatan Laut India.

Latihan tersebut dibuka langsung oleh Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) I, Laksamana Muda (Laksda) TNI Arsyad Abdullah, melalui Video Conference (Vidcon) dari Pusat Komando dan Pengendalian (Puskodal) Koarmada I, pada Senin (20/9/2021) kemarin.

Pangkoarmada I mengatakan, latihan tersebut adalah merupakan rangkaian latihan Angkatan Laut Tahunan antara TNI AL Koarmada I dengan Angkatan Laut India.

Ini adalah latihan yang ketiga kalinya diselenggarakan. Dalam situasi pandemi Covid 19, latihan dilaksanakan dengan mematuhi protokol Covid 19 yang ketat,” kata Pangkoarmada I, Selasa (21/9/2021).

Kapal perang AL India, INS Kadmatt P29 saat mengikuti latihan militer Samudra Shakti 21 bersama TNI AL di Laut Jawa, Senin, 20 September 2021. Latihan yang digelar selama tiga hari terdiri dari sejumlah kegiatan yaitu leaving harbour, MioEx, Cross Deck Landing, Tacman, Flashex, Pubex dan ditutup Nsic/Screenex. [Dispen Koarmada I]

Adapun unsur Kapal Republik Indonesia (KRI) Koarmada I yang terlibat yakni KRI Bung Tomo-357 dan KRI Malahayati-362. Sementara dari Angkatan Laut India ialah unsur Indian Naval Ship (INS) Shivalik F47 dan INS Kadmatt.

Saya berharap tahun ini, latihan Samudra Shakti-21 dapat berjalan dengan aman dan lancar. Dimana tujuan dari latihan ini adalah untuk memperkuat hubungan bilateral kedua Angkatan Laut dan Interoperabilitas,” jelasnya.

Selain itu, disampaikan Pangkoarmada I bahwa, latihan ini harus dicapai melalui pengembangan prosedur bersama serta skenario latihan dengan melakukan latihan komunikasi dan manuver taktis.

Kami ucapkan selamat berlatih untuk Angkatan Laut kedua Negara, guna membangun semangat Navy Brotherhood. Atas nama delegasi Angkatan Laut Indonesia, saya mengucapkan terima kasih kepada Angkatan Laut India yang telah memberikan jadwalnya di tengah pandemi untuk melaksanakan kegiatan latihan bilateral ini,” katanya. (Ilh4m)
 

  Metro Batam  

Rabu, 22 September 2021

[Video] N219 Virtual Tour

✈ Post By official PTDI Take a closer look at N219


  Youtube  

Indonesia Berminat Banyak Alutsista Produk Turki

♘ 🛩 ⚓️ ↗MT Kaplan [FNSS} ★

M
engutip media savunmasanayist, diberitakan Turkish Aerospace Industries (TUSAŞ) telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan perusahaan penerbangan terbesar di Indonesia PTDI (PT Dirgantara Indonesia).

Dalam pernyataan yang dibuat oleh TAI disebutkan bahwa tujuan dari MoU yang ditandatangani adalah "untuk mewujudkan berbagai platform dan proyek bersama-sama dan untuk memperkuat potensi kerjasama".

  Detail MoU 
N245 [PTDI]

Dalam pernyataan KBRI Ankara mengenai kesepakatan tersebut, nota kesepahaman antara PTDI dan TUSAŞ adalah untuk memperluas dan memodernisasi produksi pesawat dinas N-219 Nurtanio yang dikembangkan oleh PTDI; Tercatat bahwa kerja sama akan dilakukan untuk memperpanjang umur armada CN235 Turki.

Kedua perusahaan juga akan bekerja sama dalam dukungan teknik dalam pengembangan dan produksi bersama proyek pengembangan TAI dan pesawat N245 produksi PTDI.

MoU tersebut akan mengembangkan dan memperkuat hubungan kerjasama yang ada antara PTDI dan Turkish Aerospace Industries, terutama dalam hal modernisasi pesawat N-219 dan pesawat CN235 Turki.

Dalam keterangan yang disampaikan KBRI, disebutkan bahwa kerja sama antara PTDI dan perusahaan Turki ditegaskan, serta sistem komunikasi intelijen dan intelijen sinyal yang diproduksi ASELSAN digunakan pada pesawat CN235 produksi Indonesia.

TAI dan PTDI menandatangani "Framework Agreement" pada tanggal 6 Juli 2017 sebagai hasil dari pekerjaan yang sedang berlangsung, menyusul Nota Kesepahaman yang ditandatangani saat Pameran IDEF 2017 untuk melakukan studi bersama di bidang penerbangan.

Dengan ditandatanganinya Framework Agreement, TAI akan berpartisipasi dalam studi pengembangan konsep pesawat N-245 berkapasitas 50 kursi yang dilakukan oleh PTDI. PTDI dan TAI akan melakukan kegiatan pemasaran bersama untuk pesawat N-219 dan menentukan model bisnis sesuai permintaan di pasar.

  Minati Industri Pertahanan Turki 
Ilustrasi Korhan [AA]

Minat Indonesia terhadap produk industri pertahanan Turki semakin hari semakin meningkat. Indonesia telah memesan sistem Countermeasure Jammer and Deception ZOKA Acoustic Torpedo dari ASELSAN dalam beberapa tahun terakhir.

Tank KAPLAN Medium Class, ZARGANA Torpedo Countermeasure System untuk Kapal Selam dan ACAR Land Surveillance Radar yang dikembangkan oleh FNSS adalah beberapa produk industri pertahanan Turki yang saat ini digunakan oleh TNI Angkatan Darat.

Indonesia menunjukkan minat yang besar pada UAV kelas ANKA Medium Altitude - Long Endurance (MALE) yang diproduksi oleh TAI dan Sistem Artileri Pertahanan Udara Self-Propelled Low Altitude KORKUT yang diproduksi oleh ASELSAN.

Di sisi lain, diketahui bahwa minat yang sama juga terjadi pada MİLGEM dan ALTAY.

  Indonesia di TEKNOFEST 2021 

Berpartisipasi dalam TEKNOFEST 2021 dengan banyak perusahaan pertahanan Indonesia, PTDI menandatangani MoU untuk potensi kerjasama dengan HAVELSAN selain TUSAŞ.

Menteri Perindustrian dan Teknologi Mustafa Varank, di sisi lain, bertemu dengan Rachmat Gobel, Wakil Presiden DPR RI, dan delegasi pendampingnya, yang datang ke Turki untuk TEKNOFEST.

Dalam pertemuan yang diadakan di Bandara Atatürk Istanbul, dibahas kemungkinan proyek infrastruktur antara kedua negara serta peluang kerjasama di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, antariksa dan standardisasi.

 
Garuda Militer  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...