Selasa, 05 Oktober 2021

Delegasi Indonesia Kunjungi Drass Group

  ⚓️Kunjungan delegasi Indonesi di Italia [Drass Group]

Baru baru ini Delegasi dari Indonesia mengunjungi perusahaan Drass Group di Italia.

Dari laman Drass Group, Para pejabat dari TNI AL Indonesia tertarik dengan perusahaan yang bergerak pada teknologi maritim, seperti kapal selam, dan lainnya.

Perusahaan yang dimulai tahun 1927 ini mempunyai pengalaman dalam teknologi bawah air berawak, Dan pada tahun 1937 mendapat penghargaan dunia atas pakaian selam.

Perusahaan ini sekarang menjadi pemimpin internasional dalam penyelaman komersial, hiperbarik medis, midget and compact submarines, dan kendaraan untuk pasukan khusus.

  ⚓️
Garuda Militer  

[Global] Kendaraan Khusus Medis Linza 4X4 Rusia

Mulai di uji kemampuannya Ransus Linza 4x4 [ROE]

M
iliter Rusia telah menguji kemampuan lapangan kendaraan khusus (ransus) evakuasi medis Linza. Demikian disiarkan Kementerian Pertahanan Rusia pada 28 September 2021 lalu.

Sebanyak 10 ransus ini diuji coba dari Distrik Militer Barat di Wilayah Nizhny Novgorod di daerah Volga. Linza dilibatkan langsung dalam pertempuran gabungan selama latihan taktis.

Linza ambulans dikembangkan berdasarkan ranpur Typhoon MRAP buatan Kamaz dengan penggerak 4×4. Dirancang untuk mengevakuasi prajurit yang terluka dari medan pertempuran.

Kendaraan diawaki tiga kru termasuk pengemudi dan petugas medis. Di dalam kabin belakangnya tersedia enam kursi lipat untuk tentara yang terluka atau rak untuk menampung dua hingga empat tandu.

Ransus ambulans berbobot 15 ton ini ditenagai mesin diesel yang mampu melarikannya hingga kecepatan maksimum 105 km/jam.

Kulit bajanya dapan menahan tumbukan peluru senapan serbu kaliber 5,56 dan 7,62 mm serta serpihan munisi artileri medan. Juga sanggup bertahan dari ledakan ranjau darat setara 8 kg TNT.

Salah satu lawan sepadan Linza adalah Oshkosh L-ATV Ambulans dari Amerika Serikat yang diluncurkan dalam Simposium Pertahanan Global AUSA 2019 di Huntsville, Alabama.

  ★
Airspace Review  

Senin, 04 Oktober 2021

Kemhan Berikan Sertifikasi Helikopter Ringan Bell 505

 🚁 Helikopter ringan Bell 505 Bell 505 Jet Ranger X di apron bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (23/8/2018). [KOMPAS.com/Reska K. Nistanto] ★

Bertempat diruang kerja Kapuslaik Kemhan RI. Lt.10 Gd. Jenderal A.H Nasution, Laksma TNI Teguh Sugiono, S.E., M.M menandatangani dan menyerahkan Sertifikat Tipe Validasi Pesawat Udara Militer BELL 505 kepada Bapak Yudhistira Ardi N, selaku Businnes Development Director Bell Textron Canada Ltd sebagai Mitra Industri Pertahanan.

Pada kegiatan penyerahan sertifikat Kapuslaik Kemhan di dampingi oleh Kabid Kelaikan Udara Kolonel Tek Arif Andrijanto. Kegiatan berjalan lancar dengan selalu memperhatikan Protokol Kesehatan dan Pencegahan Covid-19.

Penandatanganan dan Penyerahan Sertifikat Tipe Validasi Pesawat Udara Militer BELL 505 dilaksanakan setelah seluruh proses kegiatan Sertifikasi Kelaikan Militer yang, meliputi pemeriksaan dokumen, pemeriksaan kesesuaian/pemeriksaan fisik dan menyaksikan (witness) pengujian unjuk kerja, yang telah dilaksanakan oleh Tim IMAA (Indonesian Military Airworthiness Authority).

  🚁 Kemhan  

Minggu, 03 Oktober 2021

TNI Pamerkan 112 Alutsista di Sekitar Istana Merdeka

Di HUT TNI ke 76Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Eko Margiyono, M.A. didampingi Irjen TNI Letjen (Mar) TNI Bambang Suswantono, S.H., M.H., M.Tr., Asops Panglima TNI Mayjen TNI Syafruddin, Aspers Panglima TNI Marsda TNI A. Gustaf Brugman, M.Si meninjau pelaksanaan Gladi Bersih HUT ke-76 TNI yang dipusatkan di Istana Merdeka Jakarta [Jabodetabek.id]

TNI akan menampilkan 112 alat utama sistem persenjataan (alutsista) pada HUT ke-76 pada 5 Oktober 2021. Alutsista itu akan dipamerkan di sekitar Istana Merdeka, tepatnya di sepanjang Jalan Merdeka Barat, Jalan Merdeka Selatan, dan Jalan Merdeka Utara.

"Gelar alutsista tersebut merupakan bentuk perwujudan kekuatan TNI saat ini dan juga sebagai laporan kepada Presiden RI serta masyarakat bahwa anggaran yang diberikan pemerintah kepada TNI salah satunya digunakan sebagai pengadaan kebutuhan Alutsista untuk menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari gangguan, hambatan, ancaman dan tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia," Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Laut Edys Riyanto dikutip dari keterangan tertulis yang diterima pada Ahad, 3 Oktober 2021.

Sebelumnya, Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Eko Margiyono didampingi TNI Letjen (Mar) TNI Bambang Suswantono beserta jajaran meninjau pelaksanaan Gladi Bersih HUT TNI ke-76 yang dipusatkan di Istana Merdeka Jakarta, Ahad.

Beberapa jenis Alutsista yang akan ditampilkan, yaitu dua unit kendaraan taktis ringan Sherpa Light Scout, 35 unit kendaraan taktis Anoa, delapan unit Indonesia Light Strike Vehicle (ILSV) Armoured Personel Carrier, dua unit Rantis Bushmaster, 19 unit P6 Atav, 24 unit kendaraan Rudal Mistral, dua unit BTR 4, satu unit Aligator, dua unit APC Turangga, lima unit MLRS (RM 70 Vampire dan Tatrapan), dua unit Orlikon Skyshield, empat unit MLRS Astros dan enam unit Armed Caesar 155 MM.

Sementara itu, pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-76 TNI diselenggarakan secara sederhana dan terbatas dengan menerapkan standar protokol kesehatan yang ketat. Ini mengingat saat ini Indonesia masih dilanda pandemi Covid-19.

Menurut Kolonel Edys, dalam upacara yang berlangsung secara sederhana tersebut jumlah personel yang bertugas juga dibatasi yaitu hanya 28 personel. Selain dilaksanakan di Istana Merdeka Jakarta, Upacara peringatan HUT TNI ke-76 tahun 2021 juga dilaksanakan di seluruh satuan TNI, baik yang sedang bertugas di dalam negeri dan luar negeri secara daring.

TNI selain menggelar alutsista juga melaksanakan demonstrasi udara yang melibatkan 18 pesawat tempur dan 8 pesawat helikopter TNI dilibatkan dalam demo udara di atas langit Jakarta.

Delapan pesawat helikopter TNI (AD, AL, AU) dengan call sign Trimatra flight terbang melintasi langit Jakarta dengan membawa bendera Merah-Putih dan bendera Lambang TNI yang berukuran d 20x30 Meter.

Kedelapan pesawat helikopter ini dibagi dalam dua elemen penerbangan. Elemen pertama (empat helikopter) terdiri dari satu Helikopter NAS-332 Super Puma Skadron Udara 6 Lanud Atang Sendjaja yang membawa bendera Merah Putih dan tiga Helikopter AH-64 E Apache Skadron-11/Serbu, TNI AD.

Sementara elemen kedua (empat helikopter), kata Kolonel Edys, terdiri dari 1 Helikopter EC-725 Caracal Skadron Udara 8 Lanud Atang Sendjaja dengan membawa bendera Trimatra TNI dan 3 Helikopter AS565 MBe Panther Skadron Udara 400 Wing II, TNI AL.

Sementara 18 pesawat tempur TNI Angkatan Udara yang terdiri dari enam pesawat tempur T-50i Golden Eagle Golden Flight (Skadron Udara 15), 6 F-16 Fighting Falcon Dragon Flight (Skadron Udara 3).

"Dan enam pesawat tempur SU-27/30 'Bajra Flight' (Skadron Udara 14 dan 11) melaksanakan terbang formasi 'arrow head' dan manuver 'bomb burst' tepat di atas Istana Merdeka," kata Kolonel Edys.

Turut hadir dalam tinjauan pelaksanaan Gladi Bersih HUT TNI ke-76 Asops Panglima TNI Mayjen TNI Syafruddin dan Aspers Panglima TNI Marsda TNI A. Gustaf Brugman.

  ♘ Tempo  

PTDI dan Havelsan Kerjasama Simulator Pesawat N219

 Meliputi Avionic and System Modeling, Flight and Engine Modeling, dan Computer System and Interface Simulator Pesawat N219 [indoaviation] ★

PT Dirgantara Indonesia (Persero) (PTDI) dan Hava Elektronik Sanayi ve Ticaret A.Ş. (HAVELSAN) menandatangani Nota Kesepahaman / Memorandum Of Understanding (MoU) terkait kerjasama Aircraft Simulator untuk pesawat N219.

MoU ini ditandatangani oleh Direktur Utama PTDI, Dr. Ir. Elfien Goentoro, MBA dan CEO HAVELSAN, Dr. Mehmet Aktif Nacar, di booth PTDI yang tergabung dalam Paviliun Indonesia, Teknofest 2021, Instanbul, Turki.

Penandatanganan ini disaksikan oleh Wakil Ketua DPR RI sekaligus Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan (Korinbang), Rachmad Gobel dan Duta Besar Republik Indonesia untuk Turki, Dr. Lalu Muhamad Iqbal.

PTDI dan HAVELSAN sepakat untuk melakukan kerjasama dalam Aircraft Simulator untuk pesawat N219, termasuk Avionic and System Modeling, Flight and Engine Modeling, dan Computer System and Interface.

PTDI bekerja sama dengan LAPAN telah sukses membangun pesawat N219 dan telah resmi memperoleh Type Certificate pada tanggal 22 Desember 2021 dari Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasioan Pesawat Udara (DKPPU), Kementerian Perhubungan RI. Pesawat N219 merupakan pesawat penumpang dengan kapasitas 19 orang dengan dua mesin turboprop yang mengacu kepada regulasi CASR Part 23.

Pesawat N219 memiliki kemampuan lepas landas di landasan pendek yang tidak dipersiapkan, yang kemudian dapat membantu mengisi kebutuhan penerbangan konektivitas dan perintis di pelosok Indonesia dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia secara lebih merata. Dalam pengoperasiannya, pesawat N219 dapat digunakan untuk berbagai macam kebutuhan, seperti angkutan penumpang, angkutan barang, maupun ambulan udara.

Pesawat N219 memiliki kecepatan (speed) maksimum mencapai 190 knot, dan kecepatan terendah mencapai 65 knot, yang artinya pada kecepatan cukup rendah pun pesawat N219 masih bisa terkontrol, ini sangat penting terutama saat memasuki wilayah yang bertebing-tebing, diantara pegunungan yang membutuhkan pesawat dengan kemampuan manuver dan kecepatan rendah. Pesawat N219 dilengkapi dengan dua turboprop engine PT6A-42 dengan empat bilah propeller Hartzell dan sistem navigasi komunikasi Garmin 1000 Next Generation.

Adapun untuk nilai Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) pesawat N219 berdasarkan hasil assessment oleh PT Surveyor Indonesia tahun 2019 adalah sebesar 44,69% dan PTDI dengan melibatkan berbagai industri komponen dalam negeri akan terus berupaya meningkatkan nilai TKDN pesawat N219 hingga mencapai lebih dari 50%, sehingga manfaat dari mengembangkan produk pesawat nasional dapat dimaksimalkan dan disebarkan pada industri UKM Nasional.

Dalam ajang Internasional Teknofest Aerospace And Technology Festival 2021 PTDI kembali promosikan pesawat CN235-220 dan pesawat N219. Keikutsertaan PTDI dalam acara ini dalam upaya perluasan pemasaran, kerja sama dan peningkatan penjualan berbagai produk dan jasa yang dihasilkan selama ini, khususnya pesawat CN235-220 dan N219.

  ⍟ Koran BUMN  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...